Wadehel sudah mati

Para Pembaca Yang Saya Hormati,

Ini sekedar pemberitahuan, bahwa saya, Teguh, orang yang ada di balik blog Wadehel, sudah memutuskan untuk mematikan Wadehel.

Setelah posting ini tak akan ada lagi tulisan baru maupun balasan komentar dari saya. Di Yahoo Messenger dan GTalk juga saya tidak akan pernah login lagi.

Alasannya? (silahkan pilih sendiri yang anda mau)

  1. Sudah bosan dengan ke”seleb”an ini. Silahkan siapapun yang pernah menuduh saya ADHD untuk tertawa sepuasnya. *lirik Bu Ev*
  2. Sudah muak dengan segala masalah dungu yang timbul karena blog saya ini. Sudah cukup banyak masalah dan saya tidak menambah lagi, apalagi dengan yang tidak penting.
  3. Untuk belajar melepas keterikatan. Blog ini adalah sesuatu yang sangat amat penting bagi saya. Bukan hanya blognya, tapi juga orang-orang yang saya kenal melalui blog ini, dari kalian saya belajar banyak hal. Kalau saya bisa melepas semua ini, harusnya akan lebih mudah untuk berpisah dengan apapun lainnya yang saya anggap penting ataupun sangat penting.
  4. Saya pikir yang ini tak perlu diceritakan disini ;)
  5. (mungkin) Ingin ngeblog lagi sebagai orang biasa, dimana yang baca hanya orang-orang yang tertarik ingin membaca, atau terseret berbagai “kebetulan” untuk membaca. Bukan cuma karena numpang “pertamak” atau sedekah komen.
  6. Hasrat saya untuk menulis sebagai wadehel sudah mati. Sudah mampus.

Terimakasih banyak saya haturkan pada anda semua. Kalau ada yang tidak terima, tak perlu maki-maki, tak ada gunanya memaki yang sudah mati. Kalau ada “utang” yang belum terbayar, silahkan hubungi via kontak form di halaman “tentang wadehel”. Untuk Bangaip dan temen2nya, saya sangat berharap anda menemukan orang yang lebih kompeten, pun seandainya belum, saya tetap selalu available, tentunya bukan sebagai wadehel ;)

Terimakasih.

351 Tanggapan ke “Wadehel sudah mati”


  1. 1 antobilang 28 Mei 2007 pada 7:58 pm

    *tempeleng muka jelek ini seakan tak percaya*

    gw gak pernah OL, lu langsung bunuh diri hel?

  2. 4 Fadli 28 Mei 2007 pada 8:03 pm

    Saya tunggu reinkarnasi Antum , wahahahaha

  3. 5 Fadli 28 Mei 2007 pada 8:05 pm

    Moga Moga Wadehel dalam Kehidupannya Yang Mendatang Muncul Perwudjudannya yang lebih Feminis :D

  4. 6 deking 28 Mei 2007 pada 8:05 pm

    Kenapa Hel? Janganlah dikau pergi…
    Aku banyak belajar dari blogmu lho…kalau kamu pergi berarti hilang salah satu sumber belajarku

  5. 7 cK 28 Mei 2007 pada 8:06 pm

    hayah…dosa kalo bunuh diri :(

  6. 8 Rizma Adlia 28 Mei 2007 pada 8:06 pm

    Ah,, yang bener???

    kalo mau ganti nama juga gapapa kok,,

    asal jangan mati aja,, hiks,,

  7. 9 Fadli 28 Mei 2007 pada 8:07 pm

    Hikz,
    In Memoriam
    Wadehel the Famouz (Juni 2006 – May 2007),
    Klo sempat daku akan kirim doa dan puisi buat dikau

  8. 10 Shan-in Lee 28 Mei 2007 pada 8:07 pm

    Kenapa om…?

    *penonton kecewa*

    *main PSP di pojokan*

  9. 11 Geddoe 28 Mei 2007 pada 8:08 pm

    Biar saya yang menggantikan Wadehel…! *mengumumkan dengan bersemangat*

    *dibunuh beramai-ramai*

    .

    .

    .

    Tunggu dulu, jangan terburu-buru. Kenapa berhenti? o_O
    *bingung*

  10. 12 Fadli 28 Mei 2007 pada 8:12 pm

    Pecahkan saja gelasnya biar ramai..
    Apakah engkau akan lari ke hutan?
    Atau ke pantai …

  11. 13 venus 28 Mei 2007 pada 8:13 pm

    ada apa sih, hel??? jangan gitu dooongggg :((

  12. 14 The Sandalian 28 Mei 2007 pada 8:38 pm

    segala sesuatu selalu ada saatnya.
    ada saat untuk hidup, ada saat untuk mati.

    selamat mati om wadehel!!
    hidup kematian!

  13. 15 sora9n 28 Mei 2007 pada 8:42 pm

    Turut berdukacita… :(

    Tapi memang cuma sebagian kecil orang, yang siap dan mau berusaha mengerti makna di balik blog ini. Nomor (2) ada benernya juga sih. (-_@)

    Adios hel… bakal banyak dari kita yang kangen sama ente. :)

    @ Geddoe

    Well, you’re the closest thing to it right now. (~_@)”\

    (subyektif lho :P )

  14. 16 Andhika Nugraha 28 Mei 2007 pada 8:43 pm

    wadehel evolve jadi teguh?

    *tak usah kau hiraukan*

  15. 17 Scrooge McDuck 28 Mei 2007 pada 8:44 pm

    Janganlah bersedih, wahai sahabat. Meskipun wadehel pergi, ia tetap akan selalu hidup di hati kita semua!
    (komentar perdana yang tidak jelas)

  16. 18 cK 28 Mei 2007 pada 8:50 pm

    Saya mencium konspirasi…jangan-jangan wadehel diculik dan dipaksa menulis ini??? :-?

  17. 19 anthonysteven 28 Mei 2007 pada 9:00 pm

    Wadehel mati?
    Wah… padahal blog ini kan salah satu hiburan pas nge-net… hilang deh….

  18. 20 kw 28 Mei 2007 pada 9:01 pm

    dah mati kok commentya maih dibuka. lalu buat apa? saya kira ini hanya nafsu esaat belaka. he he he he

    kalau beneran, semoga masuk “surga” dan aku diajak.

  19. 21 unGate 28 Mei 2007 pada 9:25 pm

    waduh, mengapa..?
    Pas aku baru bikin blog biar bisa comment disini malah kamu udah mati…hiks

  20. 22 kunderemp an-narkaulipsiy 28 Mei 2007 pada 9:26 pm

    Sudah lah.. jangan dihina-hina begitu.
    Mari kita berdiri
    buka topi-topi kita
    dan sambil melepas kepergian wadehel
    kita nyanyikan.. errr…

    Enaknya mau dinyanyikan apa buat pemakaman, hel?
    :D

  21. 24 kunderemp an-narkaulipsiy 28 Mei 2007 pada 9:28 pm

    @anthony steven:
    Toto…
    kita buat blog baru yuk.. yang nulis kita berdua.. nulis dari kampus :p
    bikin kontroversi.. hihihihi

  22. 25 Sugeng Rianto 28 Mei 2007 pada 9:38 pm

    Guh, sebelum takdir menjemput sudah memutuskan bunuh diri mati, adalah kesalahan besar(ga enak nyebutin dosa).
    Pokoke™ ga rela….
    Penggemar tulisan wadehel kuciwa….
    [**tabur bunga di kuburan blog wadehel**]

  23. 27 mbah keman bersabda 28 Mei 2007 pada 9:43 pm

    ROY SURYO: blog adalah trend sesaat….jadi lebih baik ada blog

  24. 28 Suluh 28 Mei 2007 pada 9:55 pm

    Semoga anda wafat dengan tenang….

  25. 29 Johans 28 Mei 2007 pada 10:04 pm

    Kenapa? kenapa? Baiklah sekarang kubongkar. Karena ketahuan makna kata wadehel: What the Hell !!

  26. 30 telmark 28 Mei 2007 pada 10:08 pm

    rest in peace ??
    wdh ??
    NO WAY !! wake upppppppppppppp!!!!!!!!!!

  27. 31 Lacak Balik Manual - Antobilang - 28 Mei 2007 pada 10:13 pm

    ………..Semoga dengan sesuatu yang kamu sebut kematian ini, tak akan mematikan ide-ide kehidupan yang sudah kita susun sebelumnya. ………

  28. 32 Roffi 28 Mei 2007 pada 10:13 pm

    emang ga enak terus²an anonim, betul begitu teguh?

    eh tapi jangan dibunuh dong wadehelnya!!!

  29. 33 peyek 28 Mei 2007 pada 10:36 pm

    on wad, jika saya pilih no.5 maukan anda memperjelas diblog baru anda ” ini Teguh orang yang pernah menjadi nyawa wadehel”

  30. 34 mathematicse 28 Mei 2007 pada 10:37 pm

    Mati? Jangan-jangan ada kesibukan lain. Jadinya berhenti deh nge-blognya.

  31. 35 Evy 28 Mei 2007 pada 10:55 pm

    Guh, maafin aku ya… kamu marah ma aku guh? Kemarin itu ga sempet jawab pas anakku tanya kamu udah off… hiks…hiks…Guh…bangun guh…

  32. 36 Fadli 28 Mei 2007 pada 10:56 pm

    Kalo KH. Emha Ainun Nadjib pernah bilang sebenarnya Inul itu juga utusan tuhan.
    Lalu Wadehel ini kira-kira statusnya apa yaa. Mungkin orang suci / santa / beata.
    Wallahu’alam

    BTW menurut penerawangan saya, Wadehel (eh salah arwahnya) lagi ongkang-ongkang kaki, menyeruput teh, sembari merefresh halaman ini setiap 2 menit, diselingi mengklik tulisan inbox di GMail setiap 3 menit.
    Sambil senyum-senyum sendiri (tapi, itu menurut penerawangan saya lho).

    Bukankah biasanya “pelaku” akan mengunjungi “TKP” secara diam-diam untuk melihat-lihat perkembangan :D

  33. 37 Geddoe 28 Mei 2007 pada 10:58 pm

    Trekbek mulai beterbangan…

  34. 39 mrtajib 28 Mei 2007 pada 11:03 pm

    @Fadli

    saya juga mengira demikian….
    paling nati kelar lagi, gak jadi mati….he he he he

  35. 40 arul 29 Mei 2007 pada 12:15 am

    pasti nanti balik juga… gak tahan… liat posting2…. pengen posting …juga..

    liat aja ntar… hehehe :)

    kayaknya wadehel butuh istirahat…. yah ud.. met irtirahat deh…

  36. 41 Catshade 29 Mei 2007 pada 12:19 am

    Berarti matinya Wadehel cuma trend sesaat nih? :D

  37. 42 cakmoki 29 Mei 2007 pada 12:40 am

    termangu …
    ide Om Hel gak akan mati, percayalah !!! *meyakinkan diri sendiri*

  38. 43 dedex 29 Mei 2007 pada 1:00 am

    lha saya udah lama ga datang kesini…dan saat saya berkunjung kesini ternyata wadehel mati….hel..hel.. bangun hel…masih bayak tugas yang belum kau selesaikan…

  39. 44 agga ayu 29 Mei 2007 pada 1:02 am

    yaaa, sbg newbie, saya baru kenal blog wadehel..ee..malah mati

  40. 45 Gus Pur 29 Mei 2007 pada 1:42 am

    Kalau saya sih gampang aja.Biarpun namanya Teguh, saya ga percaya beliau akan teguh dengan janjinya untuk mati. Paling cuma mati suri. Ya itu dia, what the hell. Gitu aja kok refrot. Guh, Guh.

  41. 46 ndarualqaz 29 Mei 2007 pada 2:31 am

    ayo om del, cepet reinkarnasi…. (cuma jangan jadi cewek ya, hiiiii ngeriiiii)

  42. 47 mathematicse 29 Mei 2007 pada 3:36 am

    Jangan-jangan Wadehel udah kehabisan ide. Atau sudah punya rumah baru? Rumah lama dibairkan rusak, hancur dimakan rayap….Ah ga tahu deh.. kita lihat aja perkembangan selanjutnya……….

  43. 48 sekedar 29 Mei 2007 pada 3:41 am

    baguslah..dah mati sono!

  44. 49 chiw imudz 29 Mei 2007 pada 3:45 am

    Lho kok?Lho kok?
    Kejem banget si Oom yang barusan ngaku namanya Teguh ini!
    Sampeyan belum sambang ke t4 saya!kok udah mati!
    Ada yang ngancem mau nyuntik formalin ke sampeyan ya?
    jangan ikutan GTM donk!

    *tabur clurit & senjata tajam lain di makam wadehel*

  45. 50 anthonysteven 29 Mei 2007 pada 4:17 am

    @kunderemp

    Kontroversi?? haha boleh tuh…

  46. 51 arz 29 Mei 2007 pada 6:37 am

    Selamat jalan wadehel …
    saya kehilangan blog yg bisa bikin “senyum – senyum sendiri’ pas dibaca .. :mrgreen:

    maap gapernah komen, pingbek/ trekbek
    karena aku cuman pembaca biasa …

    selamat jalan …

  47. 52 -tikabanget- 29 Mei 2007 pada 6:58 am

    ada rencana pewarisan blog..??

  48. 53 Paijo 29 Mei 2007 pada 7:32 am

    Nanti saya pasang tulisan RIP di batu nisan blog Wadehel. RIP artinya bukan Rest In Peace lho karena ‘nyawa’ wadehel tidak akan pernah istirahat dalam damai setelah kematian blognya. RIP di sini artinya Relakan Ia Pergi, silakahn ‘nyawa’ Wadehel pergi untuk menemukan ‘raga’-nya yang baru.
    Untuk terakhir kalinya, saya sampaikan terimakasih karena semasa hidupmu telah memberikan banyak inspirasi bagi saya untuk berani ngeblog. Wadehel, saya banyak belajar dari kamu. Wadehel,bagaimanapun juga kamu akan tetap saya kenang sebagai bloger paling femonenal yang pernah lahir dan hidup di dunia wordpress. Terimakasih dan salam eksperimen selalu.

  49. 54 bagonk 29 Mei 2007 pada 7:34 am

    wah… baru mau nimbrung… malah udah ditutup… :)

    semoga sukses ya bro…

  50. 55 joesatch 29 Mei 2007 pada 8:24 am

    sayang…sayang…sayang…
    karena pasti ada yang bakal bersorak-sorai…

  51. 56 ABe 29 Mei 2007 pada 8:32 am

    aku juga pembaca biasa..

    *apakah pernah ‘kegerebek’ sehingga memutuskan out?*
    *apakah sudah mendapat hidayah yang lain sehingga memutuskan out?*
    *apakah ga pingin jadi David Duchovny di Palying God lagi??hehehe*

    turut berduka :)

    ps. kapan makaminnya hel?? bikin selametan ya :P

  52. 57 Amd 29 Mei 2007 pada 8:32 am

    Tidaaaa……..kkkk

    *Pingsan*

    (Guh, YM-mu yang baru add ke tempat saya ya.)

  53. 59 jalansutera 29 Mei 2007 pada 8:41 am

    wadehel dead… longlive wadehel…
    huray… huray…
    ayo, bikin yang laen lagi…

  54. 60 anggara 29 Mei 2007 pada 8:47 am

    Inalillahi wa inailahi rojiun, waduh saya bersedih kalau betul anda tidak akan menulis psotingan lagi karena takut dituduh seleb. Menurut ku ini adalah bagian dari kebebasan berkespresi dari pembelajaran yang menariuk telah anda lakukan untuk masyarakat blogger di Indonesia.
    Salam
    kutunggu blogmu yang lain

  55. 61 andrias ekoyuono 29 Mei 2007 pada 8:47 am

    luar biasa…berhenti di saat puncak, dikau menjadi legenda

  56. 62 jurig 29 Mei 2007 pada 8:58 am

    tiiiiiidddddaaaaaakkkkkkkk ….

    ini pasti alteregonya wadehel …

  57. 63 ilham 29 Mei 2007 pada 8:58 am

    Hehehe, the problem of a true man is being a hero, and the hero has committed suicide to be the true hero… what a tragedy!!!

  58. 64 mamabhian 29 Mei 2007 pada 9:00 am

    yahhh.. sayang donkkkk

  59. 65 n0vri 29 Mei 2007 pada 9:02 am

    Mas Hel,
    Semoga aja gak jadi mati.
    Kita semua merasa rugi n kehilangan wacana yang segar dan menyengat yang biasa ente lempar…
    Atau kalo udah memutuskan untuk jadi zombie, jangan lupa buat woro-woro ya…

  60. 66 akoedw 29 Mei 2007 pada 9:10 am

    LHa iya lha saya aja belum baca blog ini lha kok dah RIP duluan
    terus kalo ba ngBLOG lagi mau ngapain??/

  61. 67 ABe 29 Mei 2007 pada 9:24 am

    sori..playing..bukan palying :P

  62. 68 Kang Tutur 29 Mei 2007 pada 9:33 am

    Ah, ternyata mati pun sebuah KEPUTUSAN. Selamat Mati, kawan!
    Mudah2an Wak De’Hel gak Go To Hell.
    [mmmmmmmm, ide kematian ini kayaknya nambahin "klik" juga. Ada yang mau meyusul???]

  63. 69 anas 29 Mei 2007 pada 9:43 am

    bingung, heran, tak percaya. Mau belajar darimana lagi yah, satu sumber telah hilang. Semoga akan datang wadehel yang baru. Klo saya lebih memilih yang nomor 5, dengan harapan sama dengan kang peyek.

  64. 70 Freddy Hernawan 29 Mei 2007 pada 9:50 am

    bah!!! ini lagi cari sensasi atau apaan..?? udah sadar atau makin gila loe guh..?? apa maksudnya “Hasrat saya untuk menulis sebagai wadehel sudah mati” emangnya selama ini sapa yang nulis..? ataukah ada 2 kepribadian dalam dirimu sehingga kali ini bukan wadehel yang nulis..?

  65. 71 p4ndu_454kura 29 Mei 2007 pada 9:53 am

    Oi!! Serius Nih??!!!! :twisted:
    Terus nantinya saya belajar dari siapa? :cry:
    Hmm… saya mencium adanya kasus
    [Detective Mode=on]

    Bukan cuma karena numpang “pertamak”

    *Habisi para PertamaxEr dengan spell Creation*

  66. 72 elpalimbani 29 Mei 2007 pada 10:24 am

    Sayang…matinya tanpa suksesi… :(
    *undang teman2, siap2 main jelangkung online ntar malem*

  67. 73 Bajaj 29 Mei 2007 pada 10:29 am

    Coba semuanya diam sesaat dan merenung. Mungkin maksud kematian Wadehel agar “mati satu tumbuh seribu”. Seperti matinya Kartini yg menimbulkan gerakan emansipasi wanita di Indonesia, atau Munir yg membuat HAM lebih dipertimbangkan daripada sebelumnya.
    Hayoo!!! siapa yg berminat jadi yg “seribu” itu? Itulah maksud sebenarnya dibalik “pembunuhan” Wadehel.

  68. 74 Dee 29 Mei 2007 pada 11:06 am

    masih tersisa tanda tanya….

  69. 75 chielicious 29 Mei 2007 pada 11:15 am

    Berkurang satu deh seleb blog kita~

  70. 76 Dani Iswara 29 Mei 2007 pada 11:39 am

    sptnya perlu bikin petisi online lg biar blog ini gak diapus..[scr ini sumber ilmu banyak pengguna..]
    silakan available sbg om guh, lainnya atau w a d e h e l™ bangkit kembali..
    semoga tercapai.. :)

  71. 77 neri 29 Mei 2007 pada 11:41 am

    sibuk ngurusin calon warnetnya ????

  72. 78 neri 29 Mei 2007 pada 11:46 am

    sibuk ngurusin calon warnetnya ???? GREAT, cara yang elegan Hel……mengundurkan diri di saat beken2nya!!!! :-(

  73. 79 DeDe 29 Mei 2007 pada 11:48 am

    gemblung,kentir.lah gimana sih,bosen jadi seleb pa?pengen punya privacy,,,,ya wes.ntar malam pada tahlil buat wadehel.semoga tenang kembali ke alamanya,,,,amien,,,amien,,,tuhan memberkati,,,

  74. 80 Dimashusna 29 Mei 2007 pada 12:02 pm

    jreng,jreng,jreng…. TUTUP LAWANG SIBETAKA !!!

  75. 81 -may- 29 Mei 2007 pada 12:40 pm

    Wadehel bunuh diri? Tapi akan ada edisi “Wadehel Resurrection” kan?

  76. 82 xwoman 29 Mei 2007 pada 12:41 pm

    tegakkah kamu melihat kita berduka karena kehilangan seorang teman Hel?

    ah percuma ngomen gini juga ga akan dibaca!!!

  77. 83 manusiasuper 29 Mei 2007 pada 12:42 pm

    Yah, just wanna say I respect your choice….

    But be back when you need, we’ll always waiting for you..

    *kaya surat cinta…??*

  78. 84 Abu Aqil Al-Atsy 29 Mei 2007 pada 1:37 pm

    syukurlah, akhirnya …. ?

  79. 85 wargimin 29 Mei 2007 pada 1:40 pm

    turut berduka cita..
    saya yakin 100% anda tidak akan meninggalkan dunia maya.
    ditunggu reinkarnasinya dalam bentuk wadehel yang baru :)

  80. 86 jejakpena 29 Mei 2007 pada 2:42 pm

    Ikut berbelasungkawa…
    Padahal jarang-jarang ada orang seperti anda,
    Masa sih begini endingnya?
    :(

  81. 87 Ed 29 Mei 2007 pada 2:48 pm

    Yaiii sayang banget…………. Kasih tau ya kalo bikin blog baru ;;)

  82. 88 Ku-A 29 Mei 2007 pada 2:54 pm

    Moga2 bener2 mati. jgn hidup lg klo cm mbuat onar.
    klo mmg mo hidup, yg baik aza

  83. 89 yudhipras 29 Mei 2007 pada 3:21 pm

    kapan selametan ? makan2™ !!!

  84. 90 joesatch 29 Mei 2007 pada 3:22 pm

    betul kan?
    banyak yang “bersorak-sorai”….. :(

    hei…hei…
    “kalian” lupa, yang “kalian” klaim sebagai tandemnya masih ada.
    tinggal mencari pasangan oportunis lagi untuk saya bukakan ruang baginya.
    hehehehehehehe! :P

  85. 91 yudhipras 29 Mei 2007 pada 3:31 pm

    traffic meningkat bung.Hahaha ! selamat kapten !!.

  86. 92 Jingga 29 Mei 2007 pada 3:43 pm

    Ada gunanya apa kita menulis lagi? Toh beliau tidak akan membacanya. Kenapa Guh? kecewa gagal masuk kabinet waktu resuffle kemaren ?

  87. 93 Asep Mulyana 29 Mei 2007 pada 3:49 pm

    Anda sudah sampai pada titik puncak ketenaran. Keputusan untuk mati saat berada di puncak itu akan membuat anda menjadi legenda. selamat ya

  88. 94 clukindahose 29 Mei 2007 pada 4:04 pm

    abaaangggg.. tidaaaaaakkkkk..

    blog yang baru bukan wahedelBagian2.wordpress kan? :D

  89. 96 cK 29 Mei 2007 pada 4:45 pm

    gile…trekbeknya banyak amat o.O

  90. 97 antobilang 29 Mei 2007 pada 4:47 pm

    *tendang chika*
    jangan OOT, gara2 OOT yang buat wadehel bunuh diri!

  91. 98 aLe 29 Mei 2007 pada 4:52 pm

    Suer!! salut banget ama kamu Guh,
    di saat kau sudah menjadi ‘seleb’ dengan tega membunuh dirimu sendiri dan kau dengan jelas tahu banget efek yang akan di timbulkan setelah ini. dan terbukti sekarang banyak banget salam rindu dan isak tangis menyertai kepergian dirimu. bahkan sorak sorai juga ada.
    entah apakah karena dikau telah bertemu para syalafi dan mereka telah membuatmu untuk memutuskan ‘MATI’ dan bereinkarnasi lagi menjadi yang ‘LEBIH’. Atau entah apakah karena kau ingin menyudahi semua yang telah berlalu. Atau memang ini ‘sebuah pilihan’.
    ‘di buang sayang, di simpan percuma’
    berharap untuk kamu berubah fikiran pun kayaknya sudah gak mungkin. karena menjilat ludah sendiri bukanlah sifat seorang wadehel.
    Semoga kematianmu ini meninggalkan kenangan ahir yang indah.
    aLe tunggu reinkarnasi mu yang akan datang.

    seLamat menempuh hidup baru *lhoh*

  92. 99 superkecil 29 Mei 2007 pada 5:06 pm

    yakin mau “bunuh diri”?

  93. 100 Adil Makmur 29 Mei 2007 pada 5:34 pm

    Yaaa… kok udahan.. padahal aku belum lama tahu blog ini..

  94. 101 Mr. Fulus 29 Mei 2007 pada 5:41 pm

    Tak ada lagi wadehel…. What the hell????
    Wadehel telah pupus…. what to do hell…?

    Tapi bagi yang jeli membaca gaya tulisan wadehel, mereka akan menemukannya… di satu sudut blog kecil, dengan semililir angin sawah, kesejukan angin gunung, “empuk”nya nongkrong di gardu pematang sawah… dan obrolan petani-petani yang polos…
    Mungkin itu yang diinginkan uwak..
    Selamat “menyepi” wak… Satu saat mungkin turun gunung lagi…
    dalam wajah yang lain….

  95. 102 Fadli 29 Mei 2007 pada 7:36 pm

    a Tribute to Wadehel, saya kutipken sebuah lagu dari Ebiet G Ade, dipopulerken tahun 1986.
    Judulnya “Isyu”

    Engkau pasti menuduhku
    Telah bersekutu dengan setan
    Menyangka apa yang ku miliki
    Aku dapat dari dusta

    Engkau mulai kasak-kusuk
    Bergunjing ke sana sini
    Melilitkan isyu di leherku
    Mengipaskan suasana panas

    Entah apa yang harus ku jelaskan
    Aku enggan bicara
    Yang penting suara dalam jiwaku
    Adalah kebenaran
    Biarpun hanya Tuhan yang mendengar

    Engkau pasti menduga-duga
    Aku telan yang bukan milikku
    Coba buka catatan di langit
    Di sana ku simpan kebenaran

    Isyu
    Semuanya hanya isyu.

  96. 103 telmark 29 Mei 2007 pada 7:45 pm

    Wdh `ga akan bisa mati. dia akan balik lagi dgn pikiran briliannya. pokoknya wdh akan balik lagi, apapun bentuknya. (TITIK).

  97. 104 deKing 29 Mei 2007 pada 8:59 pm

    Jadi ingat Kurt Cobain (bukan Kurt Zainudin lho :D)
    MAti di saat ada di puncak mungkin memang akan jadi legenda…
    Tetapi yang jelas revolusi tidak akan pernah mati… *ngaco*
    Mari kita semua menghargai keputusan Wadehel…dia pasti sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan hal ini
    Yang jelas kapan pun, dimana pun dan seperti apapun kemunculan barumu … saya siap menyambutnya
    Semoga ini memang pilihan yang tepat..tetapi seandainya ini bukan pilihan yang tepat maka saya pun tetap akan menerima kemunculanmu kembali tetap dalam nama wadehel…

  98. 105 Geddoe 29 Mei 2007 pada 9:35 pm

    Hapus air mata itu, ia tiadalah berguna.
    Mari teruskan perjuangan sang legenda (halah).

    Habis Wadehel, terbitlah Omaigat :D

    Merdeka!

  99. 106 Akonx 29 Mei 2007 pada 9:44 pm

    Wah selamat jalan wadehel. Tulisan mu lucu dan sering menyerempet hal hal yang biasanya jarang orang bicarakan, tp nyata ada nya.

    Mengapa harus mati? itu adalah pilihan beliau.

    Tp klo boleh memilih, saya memilih beliau liburan dari pada mati. hehe

    Selamat jalan !

  100. 107 muftisip 29 Mei 2007 pada 10:27 pm

    Weh, yang bener iki? Kudu layat iki. :(
    Semoga lebih baik di kehidupan berikutnya. Kasih kabar kalo udah reinkarnasi. :(

  101. 108 Someone 29 Mei 2007 pada 10:33 pm

    Salam,

    Betul-betul sampah…..

    wslm.

  102. 109 wadeheaven 29 Mei 2007 pada 10:33 pm

    I’m Back

    Janus, evoco vestram animam. Exaudi meam causam. Carpe noctem pro consilio vestro. Veni, appare et nobis monstra quod est infinita potestas. Persona in corpus et sanguinem commutanda est. Vestra sancta praesentia concrescet viscera. Janus! Sume noctem!

  103. 110 wadeheaven 29 Mei 2007 pada 10:36 pm

    I’m Back

    Janus, evoco vestram animam. Exaudi meam causam. Carpe noctem pro consilio vestro. Veni, appare et nobis monstra quod est infinita potestas. Persona in corpus et sanguinem commutanda est. Vestra sancta praesentia concrescet viscera. Janus! Sume noctem!

  104. 111 wadeheaven 29 Mei 2007 pada 10:37 pm

    http://wadeheaven.wordpress.com/

    wadeheaven 29th Mei 2007 di 10:36 pm

    I’m Back

    Janus, evoco vestram animam. Exaudi meam causam. Carpe noctem pro consilio vestro. Veni, appare et nobis monstra quod est infinita potestas. Persona in corpus et sanguinem commutanda est. Vestra sancta praesentia concrescet viscera. Janus! Sume noctem!

  105. 112 sora9n 29 Mei 2007 pada 10:41 pm

    @ wadeheaven

    I’m back apaan…

    Wadehel yang asli bakal lebih cerdas buat nampilin url daripada cara yang ente pake, ngkali… ;)

  106. 113 BuPunSu 29 Mei 2007 pada 10:42 pm

    Wadehel mati? guh knpa ko nt ambil keputusan untuk bunuh diri sih? dosa guh…….dosa……

    Jadi mo hijrah ya guh kedunia yang baru untuk ngeblog disana ya?…. :D

  107. 114 Kunderemp An-Narkaulipsiy 29 Mei 2007 pada 10:43 pm

    Waks…
    tampaknya ada yang memanfaatkan kematian wadehel untuk mencari popularitas sesaat™

    bagaimana kita menyaring yang mana wadehel sesungguhnya?

  108. 115 Rizma Adlia 29 Mei 2007 pada 11:13 pm

    Sora jadi ganas gitu,, tapi iya sih,,

    apaan sih wadeheaven??,, ga penting,, biarin orang lagi berkabung napa,,

    jangan keliatan banget senengnya,,

  109. 116 pramur 29 Mei 2007 pada 11:19 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Masoloh

    Apa saya tidak salah baca? Bukankah Iblis takkan pernah mati? Pembunuhan karakter kah?

    Buat teman-teman semua, kita harus menghidupkan wadehel kembali. Demi Tuhan dari semua orang, kita harus bersatupadu untuk mengerjakan hal absurd sekalipun! Cari artikel ttg menghidupkan orang yang udah mati, gali kembali dokumentasi yang dibuat Isa as soal mukjizatnya, kalau perlu kita buat petisi tandingan yang kelasnya lebih elit dari kasus IPDN agar Wadehel kembali berjaya. Kita tak boleh menyerah teman2!

    Siapa lagi yang mau berdakwah dalam menghilangkan tabiat maling di negeri ini dengan mengajak menggunakan sistem operasi yang jelas kehalalannya? Siapa lagi yang kebal terhadap segala macam wujud makian? Siapa lagi yang menjadi panutan kita dalam belajar bersarkas-sarkas menulis? Siapa lagi yang … ah, sudahlah!

    Tidak Bung Wadehel… Tidak! Anda, sekali-kali tak kan pernah boleh mati. Kematian bagi Anda adalah kematian bagi dunia blog, kehampaan kehidupan, dan kacaunya peredaran benda-benda angkasa. Anda bagai Nabi, bagi orang-orang yang menganggap Anda begitu. Musuh-musuh kita akan tertawa terbahak terkentut-kentut membahana, Bung! Sekali lagi: Anda tak boleh mati!!

    Apapun akan kami lakukan demi membangkitkan jasad Anda. Kami yakin, Tuhan masih menempatkan Anda di dunia yang terawang-awang, tak jelas, antara dunia sebenarnya dan akhirat. Kami tahu, bahwa Anda ruh Anda masih mengambang berselancar di antara mega-mega alam lain. Kontrak dengan setan, menukar jiwa, terambilnya setengah dari waktu sisa usia, bermain voodoo or jelangkung, mendatangkan dukun dari pelbagai penjuru bumi, apapun, akan kami korbankan demi hadirnya Anda kembali di dunia blog.

    Tolong pikirkan orang-orang yang belum memperoleh hidayah.
    Ada berjuta orang yang menginginkan Anda kembali dalam hakikat aseli.
    Jangan egois dengan lebih dulu menikmati 70000 bidadari.
    Masih banyak mimpi2 yang belum terlaksana oleh bangsa ini.

    Kami semua tak rela memasang obituari di KOMPAS dalam bentuk dua halaman penuh, karena kami yakin wadehel belum mati, selain karena kami juga tak cukup uang untuk itu. Dapatkah Anda bayangkan betapa gembiranya mereka-mereka yang bersembunyi di balik topeng dakwah komersil? Mereka akan berbahagia bila tak ada yang mengawasi.

    Mengapa? Mengapa? Mengapa?
    Apakah kami telah berdosa kepadamu guru?
    Katakanlah pada kami, bahwa semua ini hanya senda gurau belaka, tipu daya mutakhir, atau joke of the century.
    Katakan…

    Ataukah ada di antara kami yang alpa lagi lupa tanpa bermohon maaf padamu?
    Janganlah kau hukum kami, hanya karena kelakuan segelintir orang sahaja, Tuanku…
    Haruskah kami mencari nabi baru?
    Tak mahfumkah engkau wahai Tuanku, akan lahir wadehel2 palsu, yang dengan bangganya berkata “Akulah Nabi selanjutnya!”

    Kami menunggu balasan dari Anda.

    Terima kasih.

  110. 117 Geddoe 29 Mei 2007 pada 11:32 pm

    Yang ingin berkabung, teruskan perjuangan Wadehel…

  111. 118 Kunderemp An-Narkaulipsiy 29 Mei 2007 pada 11:35 pm

    [...]Wadehel, jujur saja, yang tidak kusuka darimu adalah, kau terlalu dilandasi oleh kebencian. Akhirnya lama-lama tulisanmu monoton dan tidak menarik.

    Tapi itu cerita lain…

    Jujur saja, Hel…
    aku agak kecewa ketika kau tiba-tiba memutuskan untuk mati.
    Hey.. you’re not even one year old.

    — truncated —

    Tentu kau juga kenal Priyadi, kan? Sudah berapa musuh yang ia buat? Sudah berapa pertikaian muncul di komentarnya? Dan ia masih tetap bertengger di sarangnya.

    Jujur saja, aku tidak merindukanmu.
    Aku malah senang kau tewas, bukan karena aku musuhmu, tetapi karena kau sedang dipuja-puja berlebihan saat ini. Lihat saja, betapa banyak yang merindukanmu dan betapa banyak yang mensyukuri kematianmu.
    [...]

  112. 119 fertobhades 30 Mei 2007 pada 12:31 am

    wadehel yang mati atau idenya yang mati ? :-)

  113. 120 habibillah 30 Mei 2007 pada 7:40 am

    ya………… sayang dech!!!1

  114. 121 Fourtynine 30 Mei 2007 pada 10:07 am

    Innalillahi apa alhamdulillah Ya????????????????

  115. 122 Thamrin 30 Mei 2007 pada 10:34 am

    Saya selalu telat kalau soal bunuh diri nih. Tapi mau dikremasi atau dikubur Mas? Lantas kalau kremasi abunya disebar dimana? WordPress kah, blogspot, atau yang lain?

  116. 123 orangbiasa 30 Mei 2007 pada 11:18 am

    dah lah, biarin si teguh berpikir lebih jernih dulu.
    buat blog nih, yang udah mati ya udah, jangan dibicarakan keburukannya lagi. bicara baiknya aja, asal dalam tataran yang jujur.

  117. 124 astikirna 30 Mei 2007 pada 11:56 am

    Pak De ojok mati a… sego pecel iseh enak lho pak de… Nggko tak bawain wes… asli soko medion… ya pak de… ojok mati sek… paling engga ditunda beberapa minggu lagi… sampe ada yang menggantikanmu ato yang mencampakkan mu dari dunia ini… :-D

    Peace pakde…

  118. 125 artul 30 Mei 2007 pada 12:55 pm

    Eh ternyata mati beneran yah? Komen pun tiada berbalas… Apa iya, mudah-mudahan cuma mati suri.

  119. 127 malaikat maut 30 Mei 2007 pada 1:55 pm

    wadehel emang ga ada apa apa nya …..

  120. 128 aufklarung 30 Mei 2007 pada 2:20 pm

    mati hidup wadehel/teguh, semoga dapat kemuliaan!

  121. 129 bayuleo 30 Mei 2007 pada 2:33 pm

    selamat jalan ke surga

  122. 132 papabonbon 30 Mei 2007 pada 3:38 pm

    yah, abis blog multiply dimatiin, trus wprdpress dimatiin juga. elo habis dikejar para pemburu syariah itu yah, hel .. :D kayaknya mereka kan lagi aktif banget memborbardir semua blog yg tidak ssesuai dgn mereka.

  123. 133 lilamr 30 Mei 2007 pada 3:50 pm

    kayaknya sih mo ngetes ketenaran… iyakan… ;p

  124. 134 petroek 30 Mei 2007 pada 3:53 pm

    Satu lagi ‘orang gila’ yang mati……
    Duh, Hel..Hel…
    Coba ada 100 orang kaya anda, pasti ni bangsa hebat…..
    btw welcome to be a ordinary person….

  125. 135 calonorangtenarsedunia 30 Mei 2007 pada 4:17 pm

    yg ping banyak bgt,,

    ini serius??

    ajal sudah menjemput??

    si salafy2 bisa girang km mati…

    kalo masuk surga titip salam ya buat Allah

  126. 137 Someelse 30 Mei 2007 pada 5:56 pm

    Assalamu’alaikum…

    Baiknya kamu begini aja Hel…!

    http://imajr.com/wadehel_82554

    Wslm.

  127. 138 JohansAlbert 30 Mei 2007 pada 6:12 pm

    Yang penting kalau mau bangkit lagi tetap di jalur yang benar ya. Jangan pindah ke blogspot trus bikin blog cabul.

  128. 139 antobilang 30 Mei 2007 pada 6:57 pm

    Someelse
    saya tahu, tak ada gunanya menanggapi anda, karena anda tak cukup jantan untuk mencantumkan link…(bawa2 islam lagi)….

    tapi…keputusan wadehel untuk mendelete atau tidak itu terserah di wadehel…

  129. 140 A. Pangestu 30 Mei 2007 pada 7:28 pm

    ada apa nih………..??????????
    suatu saat dirimu akan merindukan saat-saat kepopuleranmu………..

    “Perjalanan di kehidupan lampau memberikan sebuah refleksi konstruktif dan korektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia itu sendiri.”

  130. 141 Death Berry Ille-Bellisima 30 Mei 2007 pada 7:44 pm

    Someelse

    Rencana yang tak berguna.

  131. 142 halludba72623 30 Mei 2007 pada 8:15 pm

    bayangan sudah lenyap, ditikam oleh pisau sang asli.
    tidak ada darah, tidak ada apa-apa. hanya kenangan masa lalu yang terlupa.
    melanjutkan kehidupan, tidak menoleh ke belakang.

    *teringat novel rhadamantus*

    selamat tinggal, selamat melanjutkan kehidupan nyata. :)

  132. 144 Zhmee Altratimuri 31 Mei 2007 pada 1:33 am

    Apa kamu termasuk orang yang sadar kalau menulis di blog hanya sekedar onani kata2, lebih baik nggak usah… Kalau menulis di blog tak memiliki pencerahan, untukl apa? lebih baik bunuh diri. Setuju sama wadehel

  133. 145 Zhmee Altratimuri 31 Mei 2007 pada 1:36 am

    Wadehel telah insaf dari onani kata-kata yang sering dilakukannya. Yang lain kapa?

  134. 146 Zhmee Altratimuri 31 Mei 2007 pada 1:37 am

    Wadehel telah insaf dari onani kata-kata yang sering dilakukannya. Yang lain kapan menyusul?

  135. 147 antobilang 31 Mei 2007 pada 6:31 am

    Zhmee Altratimuri
    ohya? serius lo? ga salah? punya blog juga? hihihiihihihi

  136. 148 Aleks 31 Mei 2007 pada 7:40 am

    Guh, jangan mati dulu donk. Dikau belum masukin link daku. Huhuhu, teganya!!! ;_; ;_;

    Semoga Anda cepat bereinkarnasi dan kembali ke pangkuan wordpress (ato web blog yang lain). Para umatmu akan selalu setia mendukung dan melanjutkan perjuanganmu.

    Salam cheers

  137. 149 Lily 31 Mei 2007 pada 8:21 am

    Fiuh..
    Blog ini udah jadi url kedua yg gue buka setelah email setiap kali gue online, sangking gue sukanya..

    Sadly,
    I barely ever drop a comment..
    Berhubung gue ngerasa penulisnya sangat pintar,
    cermat dalam memilih kata dan sangat berhati-hati,
    sepertinya setiap kata (baiknya yang ditampilkan secara apa adanya maupun yang dicoret..),
    sudah dipikirkan dengan baik..

    Tidak heran kalau beliau sering mengaku,
    untuk menulis sebuah postingan dibutuhkan waktu 2 – 4 jam,
    cukup cepat sebenarnya untuk hasil secermat itu. :)
    And I love the game of words.. ;)

    Good bye Wadehel a.k.a. Teguh..
    Agak sayang sebenarnya karena gue gak pernah mengenal beliau secara pribadi..
    Have a better life, then.. ;)

    PS: I don’t put an url since I don’t have a blog, an active blog.. ;p

  138. 150 peterbaru 31 Mei 2007 pada 11:14 am

    well..wadehell…
    kena batu ya, kesandung, berdarah, kapok ya….
    lu lagi dapet skenario nyo film Tom Hanks ‘conspiracy theory’ ya?
    i hope not coz…yap mungkin ini saatnya lu pegi…tapi gw yakin lu bakal balik lagi cos wordpress udah ngalir di darah lu…

  139. 151 Wahyunansyah 31 Mei 2007 pada 11:30 am

    “apabila seseorang meninggal, tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat menolongnya kecuali 3 hal ”

    1. Posting yang bermanfaat yang diamalkan para blogger.
    (ada enggak ya ? manfaatnya ?)
    2. Doa blogger yatim,
    yang selama ini link blognya belum masuk dalam list wadehel
    (makanya masukin link aku ya.., nanti aku doakan biar masuk syurga lt 7)
    3. Harta dan uang yang disumbangkan ke blogger lain
    (perlu no rekening ???…)

  140. 152 insanayu 31 Mei 2007 pada 11:45 am

    jangan mati dunkkk… aku termasuk penggemar gelap mu lhoo… *gombal*

  141. 153 cakmoki 31 Mei 2007 pada 12:28 pm

    haduhh komen saya di atas, salah tulis tag tuh, maaf semuanya.
    Oke kawan, selamat jalan. Percayalah, tulisan di sini adalah nostalgia indah bagi saya.

  142. 154 Death Berry Ille-Bellisima 31 Mei 2007 pada 1:45 pm

    Zhmee Altratimuri

    Kamu, pulang. :mrgreen:

    Ikut Wahaby sana.

  143. 155 siNung 1 Juni 2007 pada 1:54 am

    salam kenal untuk (almarhum) wadehel :)

    > Ini sekedar pemberitahuan, bahwa saya, Teguh, orang yang ada di balik
    > blog Wadehel, sudah memutuskan untuk mematikan Wadehel.

    langkah berikutnya mendatangi notaris,
    untuk membuat nama baru,

    kapan undangan aqiqah ?

    :)

    siNung
    (comment pertama di blog [almarhum]wadehel)

  144. 156 orangbiasa 1 Juni 2007 pada 5:53 pm

    peringatan penting:

    hati-hati!! ORANG BIASANYA MENGKULTUSKAN YANG TELAH MATI
    bahkan pengkultusan itu: BISA DILUAR LOGIKA

    sekarang sudahilah semua ini.
    sadarlah teman-teman

    WADEHEL TELAH MATI

  145. 157 Rizma Adlia 1 Juni 2007 pada 6:05 pm

    @ orang biasa

    iya,, bakal diinget tuh sarannya,,

  146. 158 rajaiblis 2 Juni 2007 pada 12:21 am

    ya … mati ya … ?
    ya sudah … toh blognya gak dibawa ke kubur juga toh ?
    cuma buat menuhin servernya wordpress …

    wakkakkakaaaa …

  147. 159 coretmoret 2 Juni 2007 pada 10:26 am

    setiap niat ada pilihan …
    setiap langkah ada tujuan …
    setiap sebab ada akibat …
    setiap ada wadehel/teguh biasanya ada yang menarik …
    setiap jejak meninggalkan pengikut …
    masih ada kok tulisan/artikel/opini sejenis …
    tapi mungkin (apa yang dipikirkan wadehel) ada yang lebih masuk akal untuk dikerjakan …

  148. 160 rickisaputra 2 Juni 2007 pada 7:48 pm

    semoga bisa lebih baik kelak..
    ditunggu kelahiran nya kembali..

    *)pendatang baru..

  149. 161 Tresno 3 Juni 2007 pada 3:54 am

    gugur satu tumbuh seribu?? :P

  150. 162 alex 3 Juni 2007 pada 3:34 pm

    Ndak apa-apa…

    Matilah dengan santai, Hel (atau harus disebut TEGUH mulai dari sekarang? :D)

    Orang sepertimu, ide sepertimu, dan kejujuran berpikir sepertimu, tidak akan pernah mati. Aku yakin….

    Tapi… ngomong2… aku maki2 pengkultusan, komersialisasi agama dan sejenisnya sama siapa nih? Apa perlu pake acara panggil2 roh segala??

    *buka YM, buzz wadehel*

  151. 163 danalingga 3 Juni 2007 pada 3:56 pm

    Kematian itu bukan akhir,
    tapi merupakan awal.

  152. 165 kunderemp an-Narkaulipsiy 3 Juni 2007 pada 11:53 pm

    Lha…
    ada mas Dana Lingga di sini.. huahahahaha
    berkunjung juga yah ke sini? Hihihi

  153. 166 erander 4 Juni 2007 pada 9:03 am

    Apapun tentang Wadehel .. bagi aku, dia adalah teman pertama yang memberikan komentar di WordPress ku. Walau aku bukan ‘penyembah’ beliau tapi aku hargai semua tutur katanya yang kontroversial yang justru membuat aku lebih memahami apa arti kehidupan dengan perbedaan yang ada. Sayang, kalau Wadehel harus ‘dimatikan’ atau ‘bunuh diri’ .. tapi memang hidup itu tiada yang abadi. Semua akan kembali kepada Sang Pencipta.

  154. 167 deedhoet 4 Juni 2007 pada 10:06 am

    @Someelse & antobilang

    I wonder, does the one who make this comment is the one who made koswara.wordpress.com? Look at the picture carefully… Kalo benar, nggak jantan dan nggak teliti bener yang buat komen itu hihi

    Yah, padahal saya bisa belajar banyak dari blog ini.. Ditunggu yah kelahiran blog barunya :)

  155. 168 Rif'an Muazin 4 Juni 2007 pada 11:40 am

    Siapa sih Wadehel? kok gue malah gak kenal. Malah sudah mati,ya? …

  156. 169 Rif'an Muazin 4 Juni 2007 pada 11:48 am

    oh ya kunjungi webblog saya, saya butuh masukan tentang materi dan penampilannya
    http://rumahsalafy.blogspot.com

  157. 170 wawann 4 Juni 2007 pada 1:01 pm

    Mati atau dimatikan mungkin karena takut mati nya kaya yang pernah nggambar karikatur Nabi Muhammad. Tau sendiri tho?

  158. 171 wawan 4 Juni 2007 pada 1:02 pm

    Mati atau dimatikan mungkin karena takut mati nya kaya yang pernah nggambar karikatur Nabi Muhammad. Tau sendiri tho?

  159. 172 danalingga 4 Juni 2007 pada 6:46 pm

    Justru karena dah mematikan diri,
    berarti si hell tak takut mati neh berarti. :D

  160. 173 danalingga 5 Juni 2007 pada 12:51 am

    @kunde:

    wah ketemu kamu di sini neh :P

    *nasib….nasib…*

  161. 174 tukangkomentar 5 Juni 2007 pada 4:52 am

    Mati beneran nih orang?
    Weleh, dikira mati suri.
    Ada nggak ya organnya yang bisa didonorkan? Mungkin otaknya? (banyak lho yang perlu).

  162. 175 Suluh 5 Juni 2007 pada 11:50 am

    Weh jangan2 diantara koment koment diatas ada wadehel reinkarnasi… Ah saya cuma bermimpi kayaknya :)

  163. 176 haishor 5 Juni 2007 pada 6:42 pm

    matek?
    ada yang senang
    ada yang sedih
    inilah dunia

  164. 177 wongliwat 6 Juni 2007 pada 2:30 am

    gelar kloso……Yasinan…. kekek
    Wes gedhe kok mutungan…

  165. 178 mathematicse 6 Juni 2007 pada 4:28 am

    Komentar terakhir untuk wadehl… semoga

  166. 179 purnama 6 Juni 2007 pada 1:51 pm

    aya deui !!! ooo kang wedehwll teh tos teu aya..

  167. 180 Death Berry Ille-Bellisima 6 Juni 2007 pada 7:40 pm

    @Fadli

    Freak sekali ketika kematian Wadehel.

    Senang atau sedih tuh…?

  168. 181 ~kopidangdut~ 8 Juni 2007 pada 1:42 pm

    kagak ngarti ane..maksudnya apaan sih?

  169. 182 ctrlz 9 Juni 2007 pada 9:59 pm

    duh comments banyak amat, yg kaya gini udh ada yg ngomen belom, belom sempet baca semua komen..
    wadehel mati lahirlah wadefuck.. lebih seru dan lebih zalim lagi yah ntar isinya… hehe…

  170. 183 dedex 10 Juni 2007 pada 5:52 am

    lhooooo ini serius…. mati beneran..ya udah ga ada lagi yang gontok2kan donk.. udag ga ada lagi kamus kata-kata… donk…

  171. 184 aLe 11 Juni 2007 pada 12:34 pm

    baca baca koment lagi ah…

  172. 185 Adil Makmur 11 Juni 2007 pada 1:07 pm

    Walaupun udah beberapa lama mati, blog ini masih bertahan di BOTD

    Luar biasa :)

  173. 186 osolihin 11 Juni 2007 pada 6:35 pm

    Mati? Hmm.. kita lihat saja nanti.. :-)

  174. 187 mivtech 11 Juni 2007 pada 8:57 pm

    Saya mmg blm pernah komen di sini, (just looking arround)
    Untuk terakhir kalinya!
    Terima kasih semuanya!

  175. 188 mathematicse 12 Juni 2007 pada 1:51 am

    Nih dia koment terakhir…. hehehe…

  176. 189 raihanaazzahra 13 Juni 2007 pada 2:18 pm

    Kok mati sih………

  177. 190 kuring 13 Juni 2007 pada 9:20 pm

    sssst dah sudah githu aja ko repot sieh
    wadalaketekhel mampus ke idup lagi ke sebodo amat sing penting dia bisa ngeblog laghi ganti naam apake yg penting maju terus pantang undur

  178. 191 nDoroKanjeng 13 Juni 2007 pada 11:11 pm

    WHAT THE HELL…?
    INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN…
    Ini matinya dengan tenang ato Mati penasaran seh???
    Wis, “Rest In Peace” ae lah Pokoke.
    IN LOVING MEMORY – WADEHEL

    [W A D E H E L] nggak pengen berubah jadi [W A D E F A K] aja?

  179. 192 anick 14 Juni 2007 pada 4:44 pm

    Pertanyaan untuk wadehel…

    1. Pertanyaan ala Hollywood: “Kamu pengen ditulis sebagai apa di batu nisanmu?”
    2. Pertanyaan orang Budha: “Kamu pengen lahir lagi sebagai cacing atau apa nantinya?”
    3. Pertanyaan orang Islam: “Kamu pengen masuk neraka level berapa?”
    5. Pertanyaan orang Kristen: “Kamu pengen duduk di samping Bapa atau di teras?”
    6. Pertanyaan orang Hindu: “Kamu pengen jadi asisten Deva Shiva (destroyer) ya…”
    7. Komentar orang kuno: “Asale lemah dadiyo lemah….”

  180. 193 rizka 15 Juni 2007 pada 10:36 pm

    Wadehel, kita kan belum kencan?

  181. 194 n/a 16 Juni 2007 pada 3:49 pm

    “Setelah posting ini tak akan ada lagi tulisan baru maupun balasan komentar dari saya. Di Yahoo Messenger dan GTalk juga saya tidak akan pernah login lagi”.

    kasihan belum resepsi sudah mati.
    tidak jadi deh nyumbangnya :)

  182. 195 surip 16 Juni 2007 pada 8:25 pm

    mati ya??? syukurin loh!!!

  183. 196 Nirwana 18 Juni 2007 pada 2:17 pm

    ‘Dunia makin menua, manusia berubah…’

    Well, it shows your true colors. Keep smiling :)

  184. 197 Steve 18 Juni 2007 pada 5:34 pm

    Rizka, wadehel sudah ko’it. Mending kencan ama saya aja ya? ya? ya?

  185. 198 Irwan 19 Juni 2007 pada 3:58 pm

    Innalillahi Wa Innailaihi Rodziun
    Semoga diterima disisinya………….

  186. 199 Hanichi Kudou 19 Juni 2007 pada 4:37 pm

    MAS TEGUH..

    WAKTUNYA TERLAMBAT,

    Harusnya artikel ini 3 minggu sebelumnya dikeluarkan..

    HEBAT… BERHENTI SAAT POSISI DIATAS, walo agak turun dikit sih.. :D

  187. 200 Orang awam 20 Juni 2007 pada 6:39 pm

    Wah, mati deh! Tapi apa bukan pura-pura mati aja nih Mas Tegoh?

  188. 202 shinobigatakutmati 21 Juni 2007 pada 10:38 pm

    wew…. apakah wadehel sudah benar2x “tobat”????

    tetapi bila memang begitu, isi tulisannya masih tetap “panas” hehehe

  189. 203 kangwahana 22 Juni 2007 pada 3:27 pm

    Hehmmmmm….. matinya sebuah paradigma….

  190. 204 aNaNDiTa 23 Juni 2007 pada 11:44 am

    Wooopss…saya baru nemu blog ini tapi kok ternyata udah ditinggalin sama nyang punya…tapi masih suka ngasih reply untuk komen2 yang masuk ga nih??

    Jangan2 ini cuma sensasi sesaat *seperti inul daratista*, menghilang sesaat untuk muncul lagi dalam kemasan yang lebih bombastis….

    Jangan2 blog anda sedang dicetak menjadi buku…bisa langsung best seller pastinya *pesan satu dong*

    Jangan2…………..

  191. 205 akmal 23 Juni 2007 pada 6:10 pm

    ooo…
    ini toh yg namanya wadehel itu…
    sayang…
    sudah lebih dahulu mati
    sebelum sempat bertukar pikiran…

  192. 206 celotehnyaradityo 26 Juni 2007 pada 2:35 pm

    Lho….baru buat blog…pengen nimbrung….koq dah pada yasinan?

    ya udah…ikut yasinan aja….met bobo ya hel…ditunggu ocehan cerdas bergaya wadehelism nya di tempat lain….(ato jangan2 dah ngabur beneran ke blog lain kah….?)

  193. 207 wiedy 27 Juni 2007 pada 11:48 pm

    jangan2 nanti ada sequel-nya

  194. 208 aunsstuff 30 Juni 2007 pada 8:02 pm

    Sok-sok cari sensasi… (*kabur*)

  195. 209 Death Berry Inc. 6 Juli 2007 pada 4:25 pm

    Masih dikenang !?

    Bukankah ‘tempat persembunyiannya’ sudah ketahuan…?

  196. 210 rd Limosin 16 Juli 2007 pada 12:29 am

    ikutan nge-junk

    kok matee?? baru kali ini ak tau ad blog yg namanya wadehel

  197. 211 Koen 16 Juli 2007 pada 9:16 pm

    Hoahm. Nulis lagi donk. Tema apa kek, nggak nggak harus kayak2 gini.

  198. 212 antobilang 16 Juli 2007 pada 10:25 pm

    kangen ama elo :mrgreen: kangen dengan aroma panas bakar2 di sini.

  199. 213 Rizma 16 Juli 2007 pada 10:32 pm

    gile,, anto kangeen nih,, :)

  200. 214 Albert 17 Juli 2007 pada 5:56 pm

    Gilee, udah mati 3 bulan masih ada aja yang kirim komen.

  201. 215 Pembaca 17 Juli 2007 pada 9:40 pm

    Sekedar komentar. Dari pembaca yang sebelumnya jarang komentar.

  202. 216 Dhimas Lazuardi 17 Juli 2007 pada 9:47 pm

    wadehel matinya ke hell yang mana??

  203. 217 mathematicse 18 Juli 2007 pada 3:31 am

    Hmmhh sepi bener ya blog ini… penghuninya sudah punya rumah baru…

  204. 218 areta 21 Juli 2007 pada 2:18 pm

    yah, pdhl ini pertama kalinya gw visit tempat ini…
    eh, udah mati!

  205. 219 k'baca 27 Juli 2007 pada 2:25 pm

    Besok genep dua bulan kamu mati wak!
    Ada kabar apa disana? – Sudah ketemu bidadari belum?
    Cerita donk! Lewat mimpi juga boleh……
    atau kirim “video streaming” aja……..
    \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar
    Eh…., gak ada yg mo bikin selametan nih???

  206. 220 welly prasetyo 28 Juli 2007 pada 8:21 pm

    waduh koq jadi ribet
    lah aku dulu sering blogwalk kesini tuk cari topik lain
    kini harus pergi mencari ketempat lain
    sayang aku dulu jarang tinggalin koment

    sekarang aku terpaksa harus kasih koment
    hanya untuk sebuah obituari
    semoga saja reinkarnasi benar terjadi

  207. 221 Hanichi Kudou 1 Agustus 2007 pada 12:46 pm

    It’s The High Time For Khilafah To Lead The World..!!!

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    May Allah SWT shower His blessings on our daily duties of and activities in calling for the re-establishment of His Deen. Ameen.

    Since the collapse of the last Islamic Ottoman-Caliphate in Turkey 83 years ago, generations of muslims have virtually lived without dignity, protection, and justice they rightfully deserved. Moreover, muslims and non-muslims alike have been subjected to colonization and suffered under Capitalism. In order to regain the status as a respectable and just Ummah, muslims will have to return to Islam and to resume the comprehensive implementation of the Sharia by the re-establishment of the Khilafah. These are the reasons that Hizbut Tahrir Indonesia will conduct the 2007 International Khilafah Conference :

    Day and date : Sunday, 12th August 2007/ 28 Rajab 1428H
    Time : 07.00-12.30 PM Indonesian Local Time
    Place : Gelora Bung Karno Main Stadium Jakarta, Indonesia
    Number of Participants : 100.000 people
    Topic : “It’s The High Time For Khilafah To Lead The World”

    Hizbut Tahrir Indonesia Office:
    Anakida Building 7th floor Suite 202,
    Prof. Soepomo Street 27 Tebet, South Jakarta District, JAKARTA
    Phones: 62-21-8500440, 71220254, 8305848
    Fax : 62-21-8500440, 8312111
    Email : info@hizbut-tahrir.or.id
    Contact Person : Fanani (62-815-8366436 / 62-21-70031924)

    Hizbut Tahrir Indonesia mengundang kaum muslim pada acara:

    Konferensi Khilafah Internasional

    Ahad, 12 Agustus 2007 M
    28 Rajab 1428 H

    Pukul 08:00 – 12:30 WIB
    Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta

    Susunan Acara :

    * Pembukaan (Hari Mukti dan Adi Maretnas)
    * Pembacaan Kitab Suci Al Quran
    * Sambutan Jubir HTI (Ismail Yusanto)
    * Parade Bedug + Pembacaan Puisi (Taufik Ismail)
    * Testimoni Tokoh Nasional
    * Orasi Pembicara (Hizbut Tahrir)
    * Teatrikal Lapangan Raya-Liwa
    * Refleksi (Jamil Azzaini)
    * Doa Penutup (Arifin Ilham dan Ary Ginanjar)

    Insya Allah menghadirkan pembicara dari: Eropa, Australia, Palestina, Sudan, Inggris, Jepang dan Indonesia serta tokoh-tokoh nasional dari NU, Muhammadiyah, MUI, Darut Tauhid, Majelis Mujahidin, Menpora, dan Ormas-ormas Islam.

    Pembicara:
    1. Dr. Imran Waheed (Hizbut Tahrir Eropa)
    “Tanda-tanda Kehancuran Peradaban Barat”

    2. Syeikh Ismail Al Wahwah (Hizbut Tahrir Australia)
    “Dunia Membutuhkan Khilafah”

    3. Syeikh Issam Ameera (Hizbut Tahrir Palestina)
    “Tanda-tanda Tegaknya Khilafah”

    4. Syeikh Usman Abu Khalil (Hizbut Tahrir Sudan)
    “Tantangan Setelah Tegaknya Khilafah”

    5. Dr. Salim Frederick (Hizbut Tahrir Inggris)

    6. Prof. Dr. Hassan Ko Nakata (Cendekiawan Muslim Jepang)
    “Peran Perjuangan HT Membangun Peradaban Islam ke Depan”

    7. Hafidz Abdurrahman, MA (Ketua Umum DPP HTI)
    “Perjuangan Hizbut Tahrir Indonesia Menuju Khilafah”

    Orasi Tokoh:
    * KH. Abdullah Gymnastiar
    * Prof. Dr. H. M. Amin Rais
    * DR. H. Adyaksa Dault, SH, M.Si
    * Prof. Dr. Din Syamsuddin
    * KH. Habib Riziq Shihab
    * KH. Zainuddin MZ
    * Ustadz Abu Bakar Baasyir

    Tiket:
    1. VVIP : Rp. 100.000
    2. VIP : Rp. 75.000
    3. Reguler : Rp. 20.000

    Mari kita mengajak keluarga, kerabat, tetangga, masyarakat dan para tokoh masyarakat dalam acara besar yang insya Allah akan dihadiri oleh 100.000 massa. Dengan dukungan Anda semua mari bersama-sama kita perjuangkan tegaknya Syariah dan Khilafah segera !

    Kantor Hizbut Tahrir Indonesia:

    Gedung Anakida Lt.7 Suite 202,
    Jl. Prof. Soepomo No.27 Tebet Jakarta Selatan
    Telp: 021-8500440, 71220254, 8305848
    Fax : 021-8500440, 8312111
    Email : info@hizbut-tahrir.or.id
    Contact Person : Fanani (0815-8366436 / 021-70031924)

  208. 222 MT 19 Agustus 2007 pada 10:45 pm

    kematian….
    artinya hidup kembali dengan rupa lain!
    kematian itu sementara…
    hidup setelahnya adalah keabadian

  209. 223 ginan 21 Agustus 2007 pada 11:56 pm

    Waduh >> mati,..! gimana ini?

  210. 224 Suluh 25 Agustus 2007 pada 10:07 am

    horeee udah mati tapi aku masih bisa komentar….. seneng seneng…

  211. 225 antobilang 29 Agustus 2007 pada 4:10 pm

    Kangen komen kesini :mrgreen:
    halo hel? eh guh?

  212. 226 telmark 17 September 2007 pada 9:36 pm

    sama ama yg diatas. kangen pengen jenguk kesini.
    halo hel…

  213. 227 warmorning 20 September 2007 pada 2:50 pm

    saya baru saja mau kenalan sekalian berguru, masa sudah mau mati? dimana semangat hidup, kawan?

  214. 228 andra 30 September 2007 pada 9:28 pm

    Hmm….sayang sekali jadi nggak keurus warisannya, padahal banyak tulisan inspiratif kalo emang ‘bisa melihat’, dan nggak sekedar ‘bisa baca.’

  215. 229 savic 20 Oktober 2007 pada 10:36 pm

    orang pada kepingin idup ini malah memilih mati… kepiye toh?

  216. 230 morishige 27 Oktober 2007 pada 7:44 pm

    buset, om pramur bikini posting dalam posting..
    @semuanya
    SALAM KENAL…..
    :lol:
    ups, skrg lagi berkabung ya??
    :-(

  217. 231 benbego 29 Oktober 2007 pada 4:14 am

    wat de hell is this blog?

  218. 232 nieznaniez 30 Oktober 2007 pada 11:58 pm

    ini ntar ga bakal jadi blog angker kan ?? (kaya rumah klo udah lama ga ditinggalin, jadi angker) ihihhiii…

  219. 233 antobilang 31 Oktober 2007 pada 2:51 am

    *naniez geblek*
    ayo benerin resletingku aja.. *dihajar massa*

  220. 234 Klikiri sebelum login 8 November 2007 pada 4:30 pm

    mau ziarah..
    sm mo nanya, pemenang liga champion 07 syapa ya eyang..
    *sambil pasang kemenyan*

  221. 236 mutia 12 November 2007 pada 7:46 pm

    baru aja mampir, kok udah mati?
    Yaaah…. kecewa ;(

  222. 237 poison ivy 29 November 2007 pada 4:42 pm

    Pertanyaannya…. “Takut menulis blog?”

    :)

  223. 238 Dodi 5 Desember 2007 pada 12:17 pm

    Akhirnya sadar juga, dah bikin postingan dungu terus..

  224. 239 zaM 5 Desember 2007 pada 4:28 pm

    sebuah sikap yang luar biasa, salut!

  225. 240 Mbah keman 13 Desember 2007 pada 12:33 pm

    Ahahahhhaha…. Apa HELL lihat2 hi hi.. emange aq ora reti nek kwe sek..sering buka Blogmu… ;)) wes silahkan di pantau terus opo tak …Baja blogmu iki

  226. 241 wathe guche prachet yo 19 Desember 2007 pada 1:16 pm

    Nestapaku di Nheracka … Zjcuhunnum!

    Panaa…zZz 73x, Puzii…ng 37x
    Jangan kau ikuti langkahku!
    Menuduh tanpa ilmu
    Kecuali kau rindu berteman ku

    Tiada arti sesal di sini
    Tempat Zjcuhunnum bertanya: “Masih adakah stock manusia macam begini?”
    “Aku rindu spesies type ini!”, tambah Zjcuhunnum
    “Jangan khawatir Zjcuh!, stok melimpah”, jawab MaiGat

    Kenapa Kau zixzahinakan aku begini, OmaiGat?
    “Ingatlah saat kau meuduhku tanpa ilmu!”, jawab MaiGat
    Itu karena aku benci yang berlagak suci MaiGat!
    “Benci orang tapi kau timpakan tuduhan palsu padaku?”, timpal MaiGat
    “Sekarang temanilah si Zjcuhunnum selamanya!!!”, tutup MaiGat

    Panaa…zZz 73x, Puzii…ng 37x
    OomaiGat… kalau begini akhirnya
    Mending dulu kau jadikan saja aku ini tanah
    Tiada berdoza tiada berzalah

  227. 243 bodrox 29 Desember 2007 pada 9:09 pm

    tabur bunga… buat sang fenomena tahun ini yang telah mati… sepi banget… ziarah sendirian…

  228. 249 djunaedird 1 Februari 2008 pada 7:00 pm

    Sekali berarti, sesudah itu mati, kata Chairil Anwar…
    Apa wadehel memang sudah merasa tak punya arti lagi :?:

  229. 250 qzink666 2 Februari 2008 pada 12:48 pm

    Tiba-tiba pengen nyekar ke sini.. :(

  230. 251 M. Sejuki 3 Februari 2008 pada 11:05 am

    Gue pada mau nimbrung, eh kok udeh pade mati.

    Wah, mudahan lolos ye ame pertanyannye Malaikat Munkar & Nakir.

    Marrabbuka, wannabiyyuka……… dst.

    Ntar kalo balik lagi ke dunie, ceritain dong ye kayak ape suasananye di alam kubur sane?

  231. 252 yuswantina 12 Februari 2008 pada 2:43 pm

    saya ingin mati karena saya sudah di perkosa!

  232. 253 zahra 24 Februari 2008 pada 2:54 am

    hmmm…mati yah..adakah penerusnya?

    klo ada kasi tau yagh…

    *bayanginomwadehellgdisyurga*

  233. 255 axl rose 5 Maret 2008 pada 10:09 pm

    Jeee…baru aja mulai jadi Fans, Dah mati…
    Yahhh semoga dikehidupan mendatang nasib anda lebih baik dari ini dan tak lekas MemBosan, bung wadehel..

  234. 257 Aceng! 10 April 2008 pada 11:26 am

    Aku tak sadar mengunjungi orang mati hari ini…
    betul kata orang, hidup kita meninggalkan jejak.

  235. 259 vrp165 18 April 2008 pada 3:34 pm

    Sementara ini, sampai jumpa.. Kenapa sementara ini? karena suatu saat blog ini bisa hidup kembali. Wadehel bisa aja mbuka blog ini sewaktu2 karena blog ini belom dihapus ;). Sampai jumpa Wadehel…

  236. 260 GUDANG BABE 4 Mei 2008 pada 12:32 pm

    Komunitas pemburu barang bekas, siapa tau… ada wanita dan OM bekas di sini buruaaan

  237. 261 cabcibcUbkembangkUncub 2 Juni 2008 pada 10:14 pm

    hel..baru aja gua nemuin blog luh yaaah luh dah mati.. hiks…gimana sii hel ..hiks…tega banget si luh..hiks…gua kan ga sempet nanya2 ke elu..hiks…hiksshiks

  238. 262 AngelNdutz 4 Juni 2008 pada 8:04 am

    Lhoo….padahal kan Ndutz baru sekali ke sinih, kok uda mati sih?? gak adil kiy :(

  239. 264 Supermance 6 Juli 2008 pada 3:47 pm

    lah, baru nyampe, udah minggat

  240. 265 Silly 15 Juli 2008 pada 3:32 pm

    Yaaaaa…

    udah lama yach matinya… masih bisa idup lagi gak yach… kalo mo bertamu sekalian kenalan, bisa gak sama hantunya???

    Silly

  241. 266 blogger amatir 1 Agustus 2008 pada 10:19 am

    sayang sekali, sungguh, padahal saya baru mau kenalan ini.
    saya tertarik dgn alasan no.5… reinkarnasi jadi apa nih? saya penasaran….

  242. 267 Akang Dahsyat a.k.a Kang Iwan 31 Agustus 2008 pada 5:49 pm

    Waduh.. baru saja nyampe nih… hehehehe.. anyway.. salam dahsyat aja yah.. salam sukses

  243. 268 1rw@n 16 September 2008 pada 11:28 pm

    gpp mati tp postingannya jangan di hapus :P

  244. 269 lovepassword 2 Oktober 2008 pada 1:07 pm

    @Teguh : Kejam sekali dikau. Hik Hik Hik. Engkau pembunuh…- Mengapa harus kau bunuh Wadehel dengan begitu kejam ? Teganya teganya….

  245. 270 antobilang 28 Oktober 2008 pada 10:10 pm

    halo mas wadehel, kapan anda hidup lagi?

  246. 271 sigundulmaklain 24 November 2008 pada 8:54 pm

    Saya baru nemu blog pak wadusgombel eh salah wadehel ternyata asyik bacanya saya setuju dengan vision-nya, cari2 yg uptodate eh ternyata dah mati bunuh diri, cayang cekali.
    Reinkarnasi dong pak! atau mungkin sudah ada? cuman saya belum tau blog apa?

  247. 272 WILLIAM 5 Maret 2009 pada 8:53 pm

    haloooo

    blognya baguus,,

    bagi tips donk biar alexanya ma pageranknya bagusss]]]

    thx

  248. 273 Masterpiss 11 Maret 2009 pada 9:42 pm

    Wah sayang kenapa kok dimatikan ?

  249. 274 garabak bihi 12 Maret 2009 pada 9:22 am

    heaven knows, baby…

  250. 275 brengsek 6 April 2009 pada 2:07 pm

    MAMPUS LU

  251. 276 forum internet marketing 22 Mei 2009 pada 9:44 pm

    Wah lu kok mati sich gw gak bisa ngunjungin website lu lagi donk ??? :D

  252. 277 Andra 23 Juni 2009 pada 1:45 am

    berapa tahun lagi kau bangkit lagi?

  253. 278 resensibukubaru 2 Juli 2009 pada 10:41 am

    Wah sayang banget sampe harus dibunuh blognya. Semoga sometime blognya dibangkitkan kembali

  254. 279 inidanituku 1 Agustus 2009 pada 9:44 pm

    doh :) lagi lagi kesasar ke blog yang udah mati .
    [ ini dari apa seh ]

  255. 280 Canon 27 Oktober 2009 pada 7:42 pm

    wah baru baca, udah mati.

  256. 281 medon's log 5 November 2009 pada 1:21 am

    gila malam ini gw baru ngeh jumlah komen nya sama banget sama punya mas priyadi… hahayyyy

  257. 282 dithoap 6 November 2009 pada 4:06 pm

    Hi salam kenal,
    Blognya bagus!!!

    Kunjungin blog saya,

    http://dithoap.wordpress.com

  258. 284 belajar quran 5 Januari 2010 pada 6:02 pm

    Saya hanya bisa mendo’akan Antum… Rekan2 silahkan kunjungi Grosir Al Quran Murah, ada info menarik.

  259. 288 Orang Iseng 11 Juli 2010 pada 8:47 pm

    Saya ga sengaja datang ke blog ini gara gara liat link temen,
    meskipun blognya udah mati tapi saya tetep sering baca tulisan di blog ini,tulisannya bagus, bikin ngakak kadang kadang bikin introspeksi juga =)) …

    Terserah anda mau hidup lagi atau nggak, tapi tulisan anda benar benar bagus … two thumbs up lah

  260. 290 eco 20 Juli 2010 pada 4:19 pm

    ini mah kayaknya msh idup deh..

  261. 291 Brotoadmojo 25 Juli 2010 pada 10:45 am

    semoga sukses dengan pilihan jalannya… :) semua benar tergantung dai mana memandangnya (ky judul blog ini)

  262. 292 jabon 19 Agustus 2010 pada 2:38 pm

    by jabon

    wah sayang banget ya saya sangat terpukul hik hik

  263. 293 jabon 19 Agustus 2010 pada 2:40 pm

    by jabon

    saya juga sugdah sering ke blog ini

  264. 294 jabon 19 Agustus 2010 pada 2:42 pm

    by jabon

    buat yang punya … salam sukses ya dari saya

  265. 296 zack 3 September 2010 pada 11:50 pm

    mcam iye2 jak laaahh…… ^_^

  266. 297 Usup Supriyadi 9 November 2010 pada 6:35 pm

    انّا للہ و انّا الیہ راجعون

  267. 300 Ryku Bayu 18 Januari 2011 pada 1:16 pm

    Om Wadehel lagi Cari Sensasi……

  268. 302 aRuL 23 Maret 2011 pada 11:50 pm

    gara2 om almas saya ke sini :D

    kapan ya reinkarnasinya? :D hehe

  269. 304 Ade Fr 13 Juni 2011 pada 7:56 am

    Sensasinya boleh ditiru. Dari Hidup Untuk mati suri lalu bangkit lagi. Semakin salut sama wadehel.

  270. 305 Ken Dedes 12 Juli 2011 pada 12:17 pm

    ada seorang titisan wadehel di kompasiana…hahahaha…
    namanya Erianto Anas, yg sering nongkrong tulisannya di kompasiana atawa forum tempointeraktif
    hmmmm….2 karakter yg amat mirip, tulisan2 yg provokatif dan nyelekit!

    saya senang baca tulisan2 anda wadehel, mohon ijin utk share kemana2 ok? (tenang…saya akan sebutkan sumber aslinya supaya saya tdk disebut plagiat hahaha :D )
    thanks a lot, bro….

    Ken Dedes
    http://www.kompasiana.com/Ken_Dedes_Imoet

  271. 306 rumah kOpi 7 Februari 2012 pada 5:32 pm

    ziarah. sambil tabur bunga.


  1. 1 Mars vs Venus » Blog Archive » wadehel mati? Lacak balik pada 28 Mei 2007 pada 8:31 pm
  2. 2 This is Madness!! Wadehel MATI!!! « cK stuff Lacak balik pada 28 Mei 2007 pada 9:56 pm
  3. 3 Pecas Ndahe by Ndoro Kakung Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 12:57 am
  4. 4 Maafin aku Guh... :( « SENYUM itu SEHAT Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 1:11 am
  5. 5 wadehel « [roffi’s blog] Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 6:59 am
  6. 6 Hormati Pilihannya « A Journal of A Not-Superman Human Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 1:00 pm
  7. 7 Blog Ilmiah Tanpa Username Anonim! « Akhmad Murtajib (Id) Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 2:22 pm
  8. 8 Bird-day part 2 « A Journal of A Not-Superman Human Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 3:24 pm
  9. 9 Ending Wadehel... « sedikit tulisan Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 3:26 pm
  10. 10 Dua Sisi Pada Manusia « Freddy Hernawan Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 5:10 pm
  11. 11 Sebaiknya Wadehel Mendelet Blognya (2) « Akhmad Murtajib (Id) Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 5:47 pm
  12. 12 Habis Wadehel Terbitlah Omaigat « o m a i g a t Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 9:30 pm
  13. 13 Sekadar Renungan « sora-kun.weblog() Lacak balik pada 29 Mei 2007 pada 10:32 pm
  14. 14 Top Posts « WordPress.com Lacak balik pada 30 Mei 2007 pada 7:01 am
  15. 15 Selamat Datang Omaigat « Suatu Ketika, Tentang Sesuatu… Lacak balik pada 30 Mei 2007 pada 1:17 pm
  16. 16 Satu lagi keberanian telah mati « Chaos_Region.html Lacak balik pada 30 Mei 2007 pada 4:41 pm
  17. 17 W a d e h e l yang berani mati « p.a.s.s.y.a Lacak balik pada 1 Juni 2007 pada 1:25 pm
  18. 18 Reinkarnasi Master Li « Tjoretan Master Li Lacak balik pada 1 Juni 2007 pada 2:09 pm
  19. 19 wadehel, siapa sih?? « o m a i g a t Lacak balik pada 2 Juni 2007 pada 9:36 am
  20. 20 Matinya Wadehel « My Boo Lacak balik pada 4 Juni 2007 pada 1:38 pm
  21. 21 Ah, My Goddess... Thanks and Sorry, Guys « The Satrianto Show! Lacak balik pada 4 Juni 2007 pada 5:50 pm
  22. 22 Matinya Wadehel « LeftClick Lacak balik pada 5 Juni 2007 pada 10:52 am
  23. 23 Apakah A D H D itu? « SENYUM itu SEHAT Lacak balik pada 5 Juni 2007 pada 11:13 am
  24. 24 Shouldn’t you avoid repetition? « The one who want to protect someone Lacak balik pada 13 Juni 2007 pada 3:55 pm
  25. 25 RIP: Wadehel (?) » .: syahwinda.com :. Lacak balik pada 16 Juni 2007 pada 4:59 pm
  26. 26 In God We Trust « RosenQueen Company Lacak balik pada 16 Juni 2007 pada 8:15 pm
  27. 27 Just Be Your Self | Ken Reidy Lacak balik pada 17 Juni 2007 pada 3:39 am
  28. 28 Fahranism ! Sekarat Setelah Mati « Lacak balik pada 17 Juni 2007 pada 11:38 pm
  29. 29 Wadehel Tidak Mati « Suara Rakyat Lacak balik pada 27 Juli 2007 pada 2:31 pm
  30. 30 Buang Saja Kekaguman Itu! « O-Mai-Gat! Lacak balik pada 29 Juli 2007 pada 7:05 am
  31. 31 wadehel mati?? « belajar nulis Lacak balik pada 21 September 2007 pada 11:56 am
  32. 32 Manusiasuper Mati « A Journal of A Not-Superman Human Lacak balik pada 4 Oktober 2007 pada 9:14 am
  33. 33 Reworking OMG « OMG! opinions - uncensored Lacak balik pada 2 November 2007 pada 8:11 pm
  34. 34 War at Indonesian WordPress « [Chaos Region - Incorporated] Lacak balik pada 14 November 2007 pada 4:55 pm
  35. 35 Curhat dan Tema « Generasi Biru Lacak balik pada 6 Januari 2008 pada 11:04 am
  36. 36 “Seharusnya Anto Salafy ‘MATI’ seperti Almarhum Wedehel!!!” « Islamku Kini Lacak balik pada 9 Januari 2008 pada 11:01 am
  37. 37 Blogger mati beneran .. « KU LETAK KAN KATA DISINI Lacak balik pada 17 Januari 2008 pada 4:02 pm
  38. 38 Last Episode - Farewell~Stroke of Death « [Chaos Region - Incorporated] Lacak balik pada 15 Februari 2008 pada 4:04 pm
  39. 39 nasib seleb « Kawah Candradimuka Blogger Lacak balik pada 23 Februari 2008 pada 1:35 pm
  40. 40 Maaf, Blog ini Tutup? « kangtutur.com Lacak balik pada 5 Maret 2008 pada 9:54 am
  41. 41 Tips Ngeblog Yang Efektif « All That I Can’t Leave Behind Lacak balik pada 5 Agustus 2008 pada 3:13 pm
  42. 42 Permisi, halo semua… « this is my nice world Lacak balik pada 23 Agustus 2008 pada 4:47 pm
  43. 43 Amrozi akan Segera Menyusul Wadehel « k.a.n.g.t.u.t.u.r Lacak balik pada 6 November 2008 pada 7:23 pm
  44. 44 I Have Lost My Religion | Gunawan Rudy dot Com Lacak balik pada 22 Desember 2008 pada 1:08 pm
  45. 45 Rahasia | Generasi Biru Lacak balik pada 9 Maret 2011 pada 1:21 am

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 59 pengikut lainnya.