Wadehel sudah mati

Para Pembaca Yang Saya Hormati,

Ini sekedar pemberitahuan, bahwa saya, Teguh, orang yang ada di balik blog Wadehel, sudah memutuskan untuk mematikan Wadehel.

Setelah posting ini tak akan ada lagi tulisan baru maupun balasan komentar dari saya. Di Yahoo Messenger dan GTalk juga saya tidak akan pernah login lagi.

Alasannya? (silahkan pilih sendiri yang anda mau)

  1. Sudah bosan dengan ke”seleb”an ini. Silahkan siapapun yang pernah menuduh saya ADHD untuk tertawa sepuasnya. *lirik Bu Ev*
  2. Sudah muak dengan segala masalah dungu yang timbul karena blog saya ini. Sudah cukup banyak masalah dan saya tidak menambah lagi, apalagi dengan yang tidak penting.
  3. Untuk belajar melepas keterikatan. Blog ini adalah sesuatu yang sangat amat penting bagi saya. Bukan hanya blognya, tapi juga orang-orang yang saya kenal melalui blog ini, dari kalian saya belajar banyak hal. Kalau saya bisa melepas semua ini, harusnya akan lebih mudah untuk berpisah dengan apapun lainnya yang saya anggap penting ataupun sangat penting.
  4. Saya pikir yang ini tak perlu diceritakan disini ;)
  5. (mungkin) Ingin ngeblog lagi sebagai orang biasa, dimana yang baca hanya orang-orang yang tertarik ingin membaca, atau terseret berbagai “kebetulan” untuk membaca. Bukan cuma karena numpang “pertamak” atau sedekah komen.
  6. Hasrat saya untuk menulis sebagai wadehel sudah mati. Sudah mampus.

Terimakasih banyak saya haturkan pada anda semua. Kalau ada yang tidak terima, tak perlu maki-maki, tak ada gunanya memaki yang sudah mati. Kalau ada “utang” yang belum terbayar, silahkan hubungi via kontak form di halaman “tentang wadehel”. Untuk Bangaip dan temen2nya, saya sangat berharap anda menemukan orang yang lebih kompeten, pun seandainya belum, saya tetap selalu available, tentunya bukan sebagai wadehel ;)

Terimakasih.

362 Responses to “Wadehel sudah mati”


  1. 1 antobilang 28 Mei 2007 pukul 7:58 pm

    *tempeleng muka jelek ini seakan tak percaya*

    gw gak pernah OL, lu langsung bunuh diri hel?

  2. 6 Fadli 28 Mei 2007 pukul 8:03 pm

    Saya tunggu reinkarnasi Antum , wahahahaha

  3. 7 Fadli 28 Mei 2007 pukul 8:05 pm

    Moga Moga Wadehel dalam Kehidupannya Yang Mendatang Muncul Perwudjudannya yang lebih Feminis :D

  4. 8 deking 28 Mei 2007 pukul 8:05 pm

    Kenapa Hel? Janganlah dikau pergi…
    Aku banyak belajar dari blogmu lho…kalau kamu pergi berarti hilang salah satu sumber belajarku

  5. 9 cK 28 Mei 2007 pukul 8:06 pm

    hayah…dosa kalo bunuh diri :(

  6. 10 Rizma Adlia 28 Mei 2007 pukul 8:06 pm

    Ah,, yang bener???

    kalo mau ganti nama juga gapapa kok,,

    asal jangan mati aja,, hiks,,

  7. 11 Fadli 28 Mei 2007 pukul 8:07 pm

    Hikz,
    In Memoriam
    Wadehel the Famouz (Juni 2006 – May 2007),
    Klo sempat daku akan kirim doa dan puisi buat dikau

  8. 12 Shan-in Lee 28 Mei 2007 pukul 8:07 pm

    Kenapa om…?

    *penonton kecewa*

    *main PSP di pojokan*

  9. 13 Geddoe 28 Mei 2007 pukul 8:08 pm

    Biar saya yang menggantikan Wadehel…! *mengumumkan dengan bersemangat*

    *dibunuh beramai-ramai*

    .

    .

    .

    Tunggu dulu, jangan terburu-buru. Kenapa berhenti? o_O
    *bingung*

  10. 14 Fadli 28 Mei 2007 pukul 8:12 pm

    Pecahkan saja gelasnya biar ramai..
    Apakah engkau akan lari ke hutan?
    Atau ke pantai …

  11. 15 venus 28 Mei 2007 pukul 8:13 pm

    ada apa sih, hel??? jangan gitu dooongggg :((

  12. 16 The Sandalian 28 Mei 2007 pukul 8:38 pm

    segala sesuatu selalu ada saatnya.
    ada saat untuk hidup, ada saat untuk mati.

    selamat mati om wadehel!!
    hidup kematian!

  13. 17 sora9n 28 Mei 2007 pukul 8:42 pm

    Turut berdukacita… :(

    Tapi memang cuma sebagian kecil orang, yang siap dan mau berusaha mengerti makna di balik blog ini. Nomor (2) ada benernya juga sih. (-_@)

    Adios hel… bakal banyak dari kita yang kangen sama ente. :)

    @ Geddoe

    Well, you’re the closest thing to it right now. (~_@)”\

    (subyektif lho :P )

  14. 18 Andhika Nugraha 28 Mei 2007 pukul 8:43 pm

    wadehel evolve jadi teguh?

    *tak usah kau hiraukan*

  15. 19 Scrooge McDuck 28 Mei 2007 pukul 8:44 pm

    Janganlah bersedih, wahai sahabat. Meskipun wadehel pergi, ia tetap akan selalu hidup di hati kita semua!
    (komentar perdana yang tidak jelas)

  16. 20 cK 28 Mei 2007 pukul 8:50 pm

    Saya mencium konspirasi…jangan-jangan wadehel diculik dan dipaksa menulis ini??? :-?

  17. 21 anthonysteven 28 Mei 2007 pukul 9:00 pm

    Wadehel mati?
    Wah… padahal blog ini kan salah satu hiburan pas nge-net… hilang deh….

  18. 22 kw 28 Mei 2007 pukul 9:01 pm

    dah mati kok commentya maih dibuka. lalu buat apa? saya kira ini hanya nafsu esaat belaka. he he he he

    kalau beneran, semoga masuk “surga” dan aku diajak.

  19. 23 unGate 28 Mei 2007 pukul 9:25 pm

    waduh, mengapa..?
    Pas aku baru bikin blog biar bisa comment disini malah kamu udah mati…hiks

  20. 24 kunderemp an-narkaulipsiy 28 Mei 2007 pukul 9:26 pm

    Sudah lah.. jangan dihina-hina begitu.
    Mari kita berdiri
    buka topi-topi kita
    dan sambil melepas kepergian wadehel
    kita nyanyikan.. errr…

    Enaknya mau dinyanyikan apa buat pemakaman, hel?
    :D

  21. 26 kunderemp an-narkaulipsiy 28 Mei 2007 pukul 9:28 pm

    @anthony steven:
    Toto…
    kita buat blog baru yuk.. yang nulis kita berdua.. nulis dari kampus :p
    bikin kontroversi.. hihihihi

  22. 27 Sugeng Rianto 28 Mei 2007 pukul 9:38 pm

    Guh, sebelum takdir menjemput sudah memutuskan bunuh diri mati, adalah kesalahan besar(ga enak nyebutin dosa).
    Pokoke™ ga rela….
    Penggemar tulisan wadehel kuciwa….
    [**tabur bunga di kuburan blog wadehel**]

  23. 29 mbah keman bersabda 28 Mei 2007 pukul 9:43 pm

    ROY SURYO: blog adalah trend sesaat….jadi lebih baik ada blog

  24. 30 Suluh 28 Mei 2007 pukul 9:55 pm

    Semoga anda wafat dengan tenang….

  25. 31 Johans 28 Mei 2007 pukul 10:04 pm

    Kenapa? kenapa? Baiklah sekarang kubongkar. Karena ketahuan makna kata wadehel: What the Hell !!

  26. 32 telmark 28 Mei 2007 pukul 10:08 pm

    rest in peace ??
    wdh ??
    NO WAY !! wake upppppppppppppp!!!!!!!!!!

  27. 33 Lacak Balik Manual - Antobilang - 28 Mei 2007 pukul 10:13 pm

    ………..Semoga dengan sesuatu yang kamu sebut kematian ini, tak akan mematikan ide-ide kehidupan yang sudah kita susun sebelumnya. ………

  28. 34 Roffi 28 Mei 2007 pukul 10:13 pm

    emang ga enak terus²an anonim, betul begitu teguh?

    eh tapi jangan dibunuh dong wadehelnya!!!

  29. 35 peyek 28 Mei 2007 pukul 10:36 pm

    on wad, jika saya pilih no.5 maukan anda memperjelas diblog baru anda ” ini Teguh orang yang pernah menjadi nyawa wadehel”

  30. 36 mathematicse 28 Mei 2007 pukul 10:37 pm

    Mati? Jangan-jangan ada kesibukan lain. Jadinya berhenti deh nge-blognya.

  31. 37 Evy 28 Mei 2007 pukul 10:55 pm

    Guh, maafin aku ya… kamu marah ma aku guh? Kemarin itu ga sempet jawab pas anakku tanya kamu udah off… hiks…hiks…Guh…bangun guh…

  32. 38 Fadli 28 Mei 2007 pukul 10:56 pm

    Kalo KH. Emha Ainun Nadjib pernah bilang sebenarnya Inul itu juga utusan tuhan.
    Lalu Wadehel ini kira-kira statusnya apa yaa. Mungkin orang suci / santa / beata.
    Wallahu’alam

    BTW menurut penerawangan saya, Wadehel (eh salah arwahnya) lagi ongkang-ongkang kaki, menyeruput teh, sembari merefresh halaman ini setiap 2 menit, diselingi mengklik tulisan inbox di GMail setiap 3 menit.
    Sambil senyum-senyum sendiri (tapi, itu menurut penerawangan saya lho).

    Bukankah biasanya “pelaku” akan mengunjungi “TKP” secara diam-diam untuk melihat-lihat perkembangan :D

  33. 39 Geddoe 28 Mei 2007 pukul 10:58 pm

    Trekbek mulai beterbangan…

  34. 41 mrtajib 28 Mei 2007 pukul 11:03 pm

    @Fadli

    saya juga mengira demikian….
    paling nati kelar lagi, gak jadi mati….he he he he

  35. 42 arul 29 Mei 2007 pukul 12:15 am

    pasti nanti balik juga… gak tahan… liat posting2…. pengen posting …juga..

    liat aja ntar… hehehe :)

    kayaknya wadehel butuh istirahat…. yah ud.. met irtirahat deh…

  36. 43 Catshade 29 Mei 2007 pukul 12:19 am

    Berarti matinya Wadehel cuma trend sesaat nih? :D

  37. 44 cakmoki 29 Mei 2007 pukul 12:40 am

    termangu …
    ide Om Hel gak akan mati, percayalah !!! *meyakinkan diri sendiri*

  38. 45 dedex 29 Mei 2007 pukul 1:00 am

    lha saya udah lama ga datang kesini…dan saat saya berkunjung kesini ternyata wadehel mati….hel..hel.. bangun hel…masih bayak tugas yang belum kau selesaikan…

  39. 46 agga ayu 29 Mei 2007 pukul 1:02 am

    yaaa, sbg newbie, saya baru kenal blog wadehel..ee..malah mati

  40. 47 Gus Pur 29 Mei 2007 pukul 1:42 am

    Kalau saya sih gampang aja.Biarpun namanya Teguh, saya ga percaya beliau akan teguh dengan janjinya untuk mati. Paling cuma mati suri. Ya itu dia, what the hell. Gitu aja kok refrot. Guh, Guh.

  41. 48 ndarualqaz 29 Mei 2007 pukul 2:31 am

    ayo om del, cepet reinkarnasi…. (cuma jangan jadi cewek ya, hiiiii ngeriiiii)

  42. 49 mathematicse 29 Mei 2007 pukul 3:36 am

    Jangan-jangan Wadehel udah kehabisan ide. Atau sudah punya rumah baru? Rumah lama dibairkan rusak, hancur dimakan rayap….Ah ga tahu deh.. kita lihat aja perkembangan selanjutnya……….

  43. 50 sekedar 29 Mei 2007 pukul 3:41 am

    baguslah..dah mati sono!

  44. 51 chiw imudz 29 Mei 2007 pukul 3:45 am

    Lho kok?Lho kok?
    Kejem banget si Oom yang barusan ngaku namanya Teguh ini!
    Sampeyan belum sambang ke t4 saya!kok udah mati!
    Ada yang ngancem mau nyuntik formalin ke sampeyan ya?
    jangan ikutan GTM donk!

    *tabur clurit & senjata tajam lain di makam wadehel*

  45. 52 anthonysteven 29 Mei 2007 pukul 4:17 am

    @kunderemp

    Kontroversi?? haha boleh tuh…

  46. 53 arz 29 Mei 2007 pukul 6:37 am

    Selamat jalan wadehel …
    saya kehilangan blog yg bisa bikin “senyum – senyum sendiri’ pas dibaca .. :mrgreen:

    maap gapernah komen, pingbek/ trekbek
    karena aku cuman pembaca biasa …

    selamat jalan …

  47. 54 -tikabanget- 29 Mei 2007 pukul 6:58 am

    ada rencana pewarisan blog..??

  48. 55 Paijo 29 Mei 2007 pukul 7:32 am

    Nanti saya pasang tulisan RIP di batu nisan blog Wadehel. RIP artinya bukan Rest In Peace lho karena ‘nyawa’ wadehel tidak akan pernah istirahat dalam damai setelah kematian blognya. RIP di sini artinya Relakan Ia Pergi, silakahn ‘nyawa’ Wadehel pergi untuk menemukan ‘raga’-nya yang baru.
    Untuk terakhir kalinya, saya sampaikan terimakasih karena semasa hidupmu telah memberikan banyak inspirasi bagi saya untuk berani ngeblog. Wadehel, saya banyak belajar dari kamu. Wadehel,bagaimanapun juga kamu akan tetap saya kenang sebagai bloger paling femonenal yang pernah lahir dan hidup di dunia wordpress. Terimakasih dan salam eksperimen selalu.

  49. 56 bagonk 29 Mei 2007 pukul 7:34 am

    wah… baru mau nimbrung… malah udah ditutup… :)

    semoga sukses ya bro…

  50. 57 joesatch 29 Mei 2007 pukul 8:24 am

    sayang…sayang…sayang…
    karena pasti ada yang bakal bersorak-sorai…

  51. 58 ABe 29 Mei 2007 pukul 8:32 am

    aku juga pembaca biasa..

    *apakah pernah ‘kegerebek’ sehingga memutuskan out?*
    *apakah sudah mendapat hidayah yang lain sehingga memutuskan out?*
    *apakah ga pingin jadi David Duchovny di Palying God lagi??hehehe*

    turut berduka :)

    ps. kapan makaminnya hel?? bikin selametan ya :P

  52. 59 Amd 29 Mei 2007 pukul 8:32 am

    Tidaaaa……..kkkk

    *Pingsan*

    (Guh, YM-mu yang baru add ke tempat saya ya.)

  53. 61 jalansutera 29 Mei 2007 pukul 8:41 am

    wadehel dead… longlive wadehel…
    huray… huray…
    ayo, bikin yang laen lagi…

  54. 62 anggara 29 Mei 2007 pukul 8:47 am

    Inalillahi wa inailahi rojiun, waduh saya bersedih kalau betul anda tidak akan menulis psotingan lagi karena takut dituduh seleb. Menurut ku ini adalah bagian dari kebebasan berkespresi dari pembelajaran yang menariuk telah anda lakukan untuk masyarakat blogger di Indonesia.
    Salam
    kutunggu blogmu yang lain

  55. 63 andrias ekoyuono 29 Mei 2007 pukul 8:47 am

    luar biasa…berhenti di saat puncak, dikau menjadi legenda

  56. 64 jurig 29 Mei 2007 pukul 8:58 am

    tiiiiiidddddaaaaaakkkkkkkk ….

    ini pasti alteregonya wadehel …

  57. 65 ilham 29 Mei 2007 pukul 8:58 am

    Hehehe, the problem of a true man is being a hero, and the hero has committed suicide to be the true hero… what a tragedy!!!

  58. 66 mamabhian 29 Mei 2007 pukul 9:00 am

    yahhh.. sayang donkkkk

  59. 67 n0vri 29 Mei 2007 pukul 9:02 am

    Mas Hel,
    Semoga aja gak jadi mati.
    Kita semua merasa rugi n kehilangan wacana yang segar dan menyengat yang biasa ente lempar…
    Atau kalo udah memutuskan untuk jadi zombie, jangan lupa buat woro-woro ya…

  60. 68 akoedw 29 Mei 2007 pukul 9:10 am

    LHa iya lha saya aja belum baca blog ini lha kok dah RIP duluan
    terus kalo ba ngBLOG lagi mau ngapain??/

  61. 69 ABe 29 Mei 2007 pukul 9:24 am

    sori..playing..bukan palying :P

  62. 70 Kang Tutur 29 Mei 2007 pukul 9:33 am

    Ah, ternyata mati pun sebuah KEPUTUSAN. Selamat Mati, kawan!
    Mudah2an Wak De’Hel gak Go To Hell.
    [mmmmmmmm, ide kematian ini kayaknya nambahin “klik” juga. Ada yang mau meyusul???]

  63. 71 anas 29 Mei 2007 pukul 9:43 am

    bingung, heran, tak percaya. Mau belajar darimana lagi yah, satu sumber telah hilang. Semoga akan datang wadehel yang baru. Klo saya lebih memilih yang nomor 5, dengan harapan sama dengan kang peyek.

  64. 72 Freddy Hernawan 29 Mei 2007 pukul 9:50 am

    bah!!! ini lagi cari sensasi atau apaan..?? udah sadar atau makin gila loe guh..?? apa maksudnya “Hasrat saya untuk menulis sebagai wadehel sudah mati” emangnya selama ini sapa yang nulis..? ataukah ada 2 kepribadian dalam dirimu sehingga kali ini bukan wadehel yang nulis..?

  65. 73 p4ndu_454kura 29 Mei 2007 pukul 9:53 am

    Oi!! Serius Nih??!!!! :twisted:
    Terus nantinya saya belajar dari siapa? :cry:
    Hmm… saya mencium adanya kasus
    [Detective Mode=on]

    Bukan cuma karena numpang “pertamak”

    *Habisi para PertamaxEr dengan spell Creation*

  66. 74 elpalimbani 29 Mei 2007 pukul 10:24 am

    Sayang…matinya tanpa suksesi… :(
    *undang teman2, siap2 main jelangkung online ntar malem*

  67. 75 Bajaj 29 Mei 2007 pukul 10:29 am

    Coba semuanya diam sesaat dan merenung. Mungkin maksud kematian Wadehel agar “mati satu tumbuh seribu”. Seperti matinya Kartini yg menimbulkan gerakan emansipasi wanita di Indonesia, atau Munir yg membuat HAM lebih dipertimbangkan daripada sebelumnya.
    Hayoo!!! siapa yg berminat jadi yg “seribu” itu? Itulah maksud sebenarnya dibalik “pembunuhan” Wadehel.

  68. 76 Dee 29 Mei 2007 pukul 11:06 am

    masih tersisa tanda tanya….

  69. 77 chielicious 29 Mei 2007 pukul 11:15 am

    Berkurang satu deh seleb blog kita~

  70. 78 Dani Iswara 29 Mei 2007 pukul 11:39 am

    sptnya perlu bikin petisi online lg biar blog ini gak diapus..[scr ini sumber ilmu banyak pengguna..]
    silakan available sbg om guh, lainnya atau w a d e h e l™ bangkit kembali..
    semoga tercapai.. :)

  71. 79 neri 29 Mei 2007 pukul 11:41 am

    sibuk ngurusin calon warnetnya ????

  72. 80 neri 29 Mei 2007 pukul 11:46 am

    sibuk ngurusin calon warnetnya ???? GREAT, cara yang elegan Hel……mengundurkan diri di saat beken2nya!!!! :-(

  73. 81 DeDe 29 Mei 2007 pukul 11:48 am

    gemblung,kentir.lah gimana sih,bosen jadi seleb pa?pengen punya privacy,,,,ya wes.ntar malam pada tahlil buat wadehel.semoga tenang kembali ke alamanya,,,,amien,,,amien,,,tuhan memberkati,,,

  74. 82 Dimashusna 29 Mei 2007 pukul 12:02 pm

    jreng,jreng,jreng…. TUTUP LAWANG SIBETAKA !!!

  75. 83 -may- 29 Mei 2007 pukul 12:40 pm

    Wadehel bunuh diri? Tapi akan ada edisi “Wadehel Resurrection” kan?

  76. 84 xwoman 29 Mei 2007 pukul 12:41 pm

    tegakkah kamu melihat kita berduka karena kehilangan seorang teman Hel?

    ah percuma ngomen gini juga ga akan dibaca!!!

  77. 85 manusiasuper 29 Mei 2007 pukul 12:42 pm

    Yah, just wanna say I respect your choice….

    But be back when you need, we’ll always waiting for you..

    *kaya surat cinta…??*

  78. 86 Abu Aqil Al-Atsy 29 Mei 2007 pukul 1:37 pm

    syukurlah, akhirnya …. ?

  79. 87 wargimin 29 Mei 2007 pukul 1:40 pm

    turut berduka cita..
    saya yakin 100% anda tidak akan meninggalkan dunia maya.
    ditunggu reinkarnasinya dalam bentuk wadehel yang baru :)

  80. 88 jejakpena 29 Mei 2007 pukul 2:42 pm

    Ikut berbelasungkawa…
    Padahal jarang-jarang ada orang seperti anda,
    Masa sih begini endingnya?
    :(

  81. 89 Ed 29 Mei 2007 pukul 2:48 pm

    Yaiii sayang banget…………. Kasih tau ya kalo bikin blog baru ;;)

  82. 90 Ku-A 29 Mei 2007 pukul 2:54 pm

    Moga2 bener2 mati. jgn hidup lg klo cm mbuat onar.
    klo mmg mo hidup, yg baik aza

  83. 91 yudhipras 29 Mei 2007 pukul 3:21 pm

    kapan selametan ? makan2™ !!!

  84. 92 joesatch 29 Mei 2007 pukul 3:22 pm

    betul kan?
    banyak yang “bersorak-sorai”….. :(

    hei…hei…
    “kalian” lupa, yang “kalian” klaim sebagai tandemnya masih ada.
    tinggal mencari pasangan oportunis lagi untuk saya bukakan ruang baginya.
    hehehehehehehe! :P

  85. 93 yudhipras 29 Mei 2007 pukul 3:31 pm

    traffic meningkat bung.Hahaha ! selamat kapten !!.

  86. 94 Jingga 29 Mei 2007 pukul 3:43 pm

    Ada gunanya apa kita menulis lagi? Toh beliau tidak akan membacanya. Kenapa Guh? kecewa gagal masuk kabinet waktu resuffle kemaren ?

  87. 95 Asep Mulyana 29 Mei 2007 pukul 3:49 pm

    Anda sudah sampai pada titik puncak ketenaran. Keputusan untuk mati saat berada di puncak itu akan membuat anda menjadi legenda. selamat ya

  88. 96 clukindahose 29 Mei 2007 pukul 4:04 pm

    abaaangggg.. tidaaaaaakkkkk..

    blog yang baru bukan wahedelBagian2.wordpress kan? :D

  89. 98 cK 29 Mei 2007 pukul 4:45 pm

    gile…trekbeknya banyak amat o.O

  90. 99 antobilang 29 Mei 2007 pukul 4:47 pm

    *tendang chika*
    jangan OOT, gara2 OOT yang buat wadehel bunuh diri!

  91. 100 aLe 29 Mei 2007 pukul 4:52 pm

    Suer!! salut banget ama kamu Guh,
    di saat kau sudah menjadi ‘seleb’ dengan tega membunuh dirimu sendiri dan kau dengan jelas tahu banget efek yang akan di timbulkan setelah ini. dan terbukti sekarang banyak banget salam rindu dan isak tangis menyertai kepergian dirimu. bahkan sorak sorai juga ada.
    entah apakah karena dikau telah bertemu para syalafi dan mereka telah membuatmu untuk memutuskan ‘MATI’ dan bereinkarnasi lagi menjadi yang ‘LEBIH’. Atau entah apakah karena kau ingin menyudahi semua yang telah berlalu. Atau memang ini ‘sebuah pilihan’.
    ‘di buang sayang, di simpan percuma’
    berharap untuk kamu berubah fikiran pun kayaknya sudah gak mungkin. karena menjilat ludah sendiri bukanlah sifat seorang wadehel.
    Semoga kematianmu ini meninggalkan kenangan ahir yang indah.
    aLe tunggu reinkarnasi mu yang akan datang.

    seLamat menempuh hidup baru *lhoh*

  92. 101 superkecil 29 Mei 2007 pukul 5:06 pm

    yakin mau “bunuh diri”?

  93. 102 Adil Makmur 29 Mei 2007 pukul 5:34 pm

    Yaaa… kok udahan.. padahal aku belum lama tahu blog ini..

  94. 103 Mr. Fulus 29 Mei 2007 pukul 5:41 pm

    Tak ada lagi wadehel…. What the hell????
    Wadehel telah pupus…. what to do hell…?

    Tapi bagi yang jeli membaca gaya tulisan wadehel, mereka akan menemukannya… di satu sudut blog kecil, dengan semililir angin sawah, kesejukan angin gunung, “empuk”nya nongkrong di gardu pematang sawah… dan obrolan petani-petani yang polos…
    Mungkin itu yang diinginkan uwak..
    Selamat “menyepi” wak… Satu saat mungkin turun gunung lagi…
    dalam wajah yang lain….

  95. 104 Fadli 29 Mei 2007 pukul 7:36 pm

    a Tribute to Wadehel, saya kutipken sebuah lagu dari Ebiet G Ade, dipopulerken tahun 1986.
    Judulnya “Isyu”

    Engkau pasti menuduhku
    Telah bersekutu dengan setan
    Menyangka apa yang ku miliki
    Aku dapat dari dusta

    Engkau mulai kasak-kusuk
    Bergunjing ke sana sini
    Melilitkan isyu di leherku
    Mengipaskan suasana panas

    Entah apa yang harus ku jelaskan
    Aku enggan bicara
    Yang penting suara dalam jiwaku
    Adalah kebenaran
    Biarpun hanya Tuhan yang mendengar

    Engkau pasti menduga-duga
    Aku telan yang bukan milikku
    Coba buka catatan di langit
    Di sana ku simpan kebenaran

    Isyu
    Semuanya hanya isyu.

  96. 105 telmark 29 Mei 2007 pukul 7:45 pm

    Wdh `ga akan bisa mati. dia akan balik lagi dgn pikiran briliannya. pokoknya wdh akan balik lagi, apapun bentuknya. (TITIK).

  97. 106 deKing 29 Mei 2007 pukul 8:59 pm

    Jadi ingat Kurt Cobain (bukan Kurt Zainudin lho :D)
    MAti di saat ada di puncak mungkin memang akan jadi legenda…
    Tetapi yang jelas revolusi tidak akan pernah mati… *ngaco*
    Mari kita semua menghargai keputusan Wadehel…dia pasti sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan hal ini
    Yang jelas kapan pun, dimana pun dan seperti apapun kemunculan barumu … saya siap menyambutnya
    Semoga ini memang pilihan yang tepat..tetapi seandainya ini bukan pilihan yang tepat maka saya pun tetap akan menerima kemunculanmu kembali tetap dalam nama wadehel…

  98. 107 Geddoe 29 Mei 2007 pukul 9:35 pm

    Hapus air mata itu, ia tiadalah berguna.
    Mari teruskan perjuangan sang legenda (halah).

    Habis Wadehel, terbitlah Omaigat :D

    Merdeka!

  99. 108 Akonx 29 Mei 2007 pukul 9:44 pm

    Wah selamat jalan wadehel. Tulisan mu lucu dan sering menyerempet hal hal yang biasanya jarang orang bicarakan, tp nyata ada nya.

    Mengapa harus mati? itu adalah pilihan beliau.

    Tp klo boleh memilih, saya memilih beliau liburan dari pada mati. hehe

    Selamat jalan !

  100. 109 muftisip 29 Mei 2007 pukul 10:27 pm

    Weh, yang bener iki? Kudu layat iki. :(
    Semoga lebih baik di kehidupan berikutnya. Kasih kabar kalo udah reinkarnasi. :(

  101. 110 Someone 29 Mei 2007 pukul 10:33 pm

    Salam,

    Betul-betul sampah…..

    wslm.

  102. 111 wadeheaven 29 Mei 2007 pukul 10:33 pm

    I’m Back

    Janus, evoco vestram animam. Exaudi meam causam. Carpe noctem pro consilio vestro. Veni, appare et nobis monstra quod est infinita potestas. Persona in corpus et sanguinem commutanda est. Vestra sancta praesentia concrescet viscera. Janus! Sume noctem!

  103. 112 wadeheaven 29 Mei 2007 pukul 10:36 pm

    I’m Back

    Janus, evoco vestram animam. Exaudi meam causam. Carpe noctem pro consilio vestro. Veni, appare et nobis monstra quod est infinita potestas. Persona in corpus et sanguinem commutanda est. Vestra sancta praesentia concrescet viscera. Janus! Sume noctem!

  104. 113 wadeheaven 29 Mei 2007 pukul 10:37 pm

    http://wadeheaven.wordpress.com/

    wadeheaven 29th Mei 2007 di 10:36 pm

    I’m Back

    Janus, evoco vestram animam. Exaudi meam causam. Carpe noctem pro consilio vestro. Veni, appare et nobis monstra quod est infinita potestas. Persona in corpus et sanguinem commutanda est. Vestra sancta praesentia concrescet viscera. Janus! Sume noctem!

  105. 114 sora9n 29 Mei 2007 pukul 10:41 pm

    @ wadeheaven

    I’m back apaan…

    Wadehel yang asli bakal lebih cerdas buat nampilin url daripada cara yang ente pake, ngkali… ;)

  106. 115 BuPunSu 29 Mei 2007 pukul 10:42 pm

    Wadehel mati? guh knpa ko nt ambil keputusan untuk bunuh diri sih? dosa guh…….dosa……

    Jadi mo hijrah ya guh kedunia yang baru untuk ngeblog disana ya?…. :D

  107. 116 Kunderemp An-Narkaulipsiy 29 Mei 2007 pukul 10:43 pm

    Waks…
    tampaknya ada yang memanfaatkan kematian wadehel untuk mencari popularitas sesaat™

    bagaimana kita menyaring yang mana wadehel sesungguhnya?

  108. 117 Rizma Adlia 29 Mei 2007 pukul 11:13 pm

    Sora jadi ganas gitu,, tapi iya sih,,

    apaan sih wadeheaven??,, ga penting,, biarin orang lagi berkabung napa,,

    jangan keliatan banget senengnya,,

  109. 118 pramur 29 Mei 2007 pukul 11:19 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Masoloh

    Apa saya tidak salah baca? Bukankah Iblis takkan pernah mati? Pembunuhan karakter kah?

    Buat teman-teman semua, kita harus menghidupkan wadehel kembali. Demi Tuhan dari semua orang, kita harus bersatupadu untuk mengerjakan hal absurd sekalipun! Cari artikel ttg menghidupkan orang yang udah mati, gali kembali dokumentasi yang dibuat Isa as soal mukjizatnya, kalau perlu kita buat petisi tandingan yang kelasnya lebih elit dari kasus IPDN agar Wadehel kembali berjaya. Kita tak boleh menyerah teman2!

    Siapa lagi yang mau berdakwah dalam menghilangkan tabiat maling di negeri ini dengan mengajak menggunakan sistem operasi yang jelas kehalalannya? Siapa lagi yang kebal terhadap segala macam wujud makian? Siapa lagi yang menjadi panutan kita dalam belajar bersarkas-sarkas menulis? Siapa lagi yang … ah, sudahlah!

    Tidak Bung Wadehel… Tidak! Anda, sekali-kali tak kan pernah boleh mati. Kematian bagi Anda adalah kematian bagi dunia blog, kehampaan kehidupan, dan kacaunya peredaran benda-benda angkasa. Anda bagai Nabi, bagi orang-orang yang menganggap Anda begitu. Musuh-musuh kita akan tertawa terbahak terkentut-kentut membahana, Bung! Sekali lagi: Anda tak boleh mati!!

    Apapun akan kami lakukan demi membangkitkan jasad Anda. Kami yakin, Tuhan masih menempatkan Anda di dunia yang terawang-awang, tak jelas, antara dunia sebenarnya dan akhirat. Kami tahu, bahwa Anda ruh Anda masih mengambang berselancar di antara mega-mega alam lain. Kontrak dengan setan, menukar jiwa, terambilnya setengah dari waktu sisa usia, bermain voodoo or jelangkung, mendatangkan dukun dari pelbagai penjuru bumi, apapun, akan kami korbankan demi hadirnya Anda kembali di dunia blog.

    Tolong pikirkan orang-orang yang belum memperoleh hidayah.
    Ada berjuta orang yang menginginkan Anda kembali dalam hakikat aseli.
    Jangan egois dengan lebih dulu menikmati 70000 bidadari.
    Masih banyak mimpi2 yang belum terlaksana oleh bangsa ini.

    Kami semua tak rela memasang obituari di KOMPAS dalam bentuk dua halaman penuh, karena kami yakin wadehel belum mati, selain karena kami juga tak cukup uang untuk itu. Dapatkah Anda bayangkan betapa gembiranya mereka-mereka yang bersembunyi di balik topeng dakwah komersil? Mereka akan berbahagia bila tak ada yang mengawasi.

    Mengapa? Mengapa? Mengapa?
    Apakah kami telah berdosa kepadamu guru?
    Katakanlah pada kami, bahwa semua ini hanya senda gurau belaka, tipu daya mutakhir, atau joke of the century.
    Katakan…

    Ataukah ada di antara kami yang alpa lagi lupa tanpa bermohon maaf padamu?
    Janganlah kau hukum kami, hanya karena kelakuan segelintir orang sahaja, Tuanku…
    Haruskah kami mencari nabi baru?
    Tak mahfumkah engkau wahai Tuanku, akan lahir wadehel2 palsu, yang dengan bangganya berkata “Akulah Nabi selanjutnya!”

    Kami menunggu balasan dari Anda.

    Terima kasih.

  110. 119 Geddoe 29 Mei 2007 pukul 11:32 pm

    Yang ingin berkabung, teruskan perjuangan Wadehel…

  111. 120 Kunderemp An-Narkaulipsiy 29 Mei 2007 pukul 11:35 pm

    […]Wadehel, jujur saja, yang tidak kusuka darimu adalah, kau terlalu dilandasi oleh kebencian. Akhirnya lama-lama tulisanmu monoton dan tidak menarik.

    Tapi itu cerita lain…

    Jujur saja, Hel…
    aku agak kecewa ketika kau tiba-tiba memutuskan untuk mati.
    Hey.. you’re not even one year old.

    — truncated —

    Tentu kau juga kenal Priyadi, kan? Sudah berapa musuh yang ia buat? Sudah berapa pertikaian muncul di komentarnya? Dan ia masih tetap bertengger di sarangnya.

    Jujur saja, aku tidak merindukanmu.
    Aku malah senang kau tewas, bukan karena aku musuhmu, tetapi karena kau sedang dipuja-puja berlebihan saat ini. Lihat saja, betapa banyak yang merindukanmu dan betapa banyak yang mensyukuri kematianmu.
    […]

  112. 121 fertobhades 30 Mei 2007 pukul 12:31 am

    wadehel yang mati atau idenya yang mati ? :-)

  113. 122 habibillah 30 Mei 2007 pukul 7:40 am

    ya………… sayang dech!!!1

  114. 123 Fourtynine 30 Mei 2007 pukul 10:07 am

    Innalillahi apa alhamdulillah Ya????????????????

  115. 124 Thamrin 30 Mei 2007 pukul 10:34 am

    Saya selalu telat kalau soal bunuh diri nih. Tapi mau dikremasi atau dikubur Mas? Lantas kalau kremasi abunya disebar dimana? WordPress kah, blogspot, atau yang lain?

  116. 125 orangbiasa 30 Mei 2007 pukul 11:18 am

    dah lah, biarin si teguh berpikir lebih jernih dulu.
    buat blog nih, yang udah mati ya udah, jangan dibicarakan keburukannya lagi. bicara baiknya aja, asal dalam tataran yang jujur.

  117. 126 astikirna 30 Mei 2007 pukul 11:56 am

    Pak De ojok mati a… sego pecel iseh enak lho pak de… Nggko tak bawain wes… asli soko medion… ya pak de… ojok mati sek… paling engga ditunda beberapa minggu lagi… sampe ada yang menggantikanmu ato yang mencampakkan mu dari dunia ini… :-D

    Peace pakde…

  118. 127 artul 30 Mei 2007 pukul 12:55 pm

    Eh ternyata mati beneran yah? Komen pun tiada berbalas… Apa iya, mudah-mudahan cuma mati suri.

  119. 129 malaikat maut 30 Mei 2007 pukul 1:55 pm

    wadehel emang ga ada apa apa nya …..

  120. 130 aufklarung 30 Mei 2007 pukul 2:20 pm

    mati hidup wadehel/teguh, semoga dapat kemuliaan!

  121. 131 bayuleo 30 Mei 2007 pukul 2:33 pm

    selamat jalan ke surga

  122. 134 papabonbon 30 Mei 2007 pukul 3:38 pm

    yah, abis blog multiply dimatiin, trus wprdpress dimatiin juga. elo habis dikejar para pemburu syariah itu yah, hel .. :D kayaknya mereka kan lagi aktif banget memborbardir semua blog yg tidak ssesuai dgn mereka.

  123. 135 lilamr 30 Mei 2007 pukul 3:50 pm

    kayaknya sih mo ngetes ketenaran… iyakan… ;p

  124. 136 petroek 30 Mei 2007 pukul 3:53 pm

    Satu lagi ‘orang gila’ yang mati……
    Duh, Hel..Hel…
    Coba ada 100 orang kaya anda, pasti ni bangsa hebat…..
    btw welcome to be a ordinary person….

  125. 137 calonorangtenarsedunia 30 Mei 2007 pukul 4:17 pm

    yg ping banyak bgt,,

    ini serius??

    ajal sudah menjemput??

    si salafy2 bisa girang km mati…

    kalo masuk surga titip salam ya buat Allah

  126. 139 Someelse 30 Mei 2007 pukul 5:56 pm

    Assalamu’alaikum…

    Baiknya kamu begini aja Hel…!

    http://imajr.com/wadehel_82554

    Wslm.

  127. 140 JohansAlbert 30 Mei 2007 pukul 6:12 pm

    Yang penting kalau mau bangkit lagi tetap di jalur yang benar ya. Jangan pindah ke blogspot trus bikin blog cabul.

  128. 141 antobilang 30 Mei 2007 pukul 6:57 pm

    Someelse
    saya tahu, tak ada gunanya menanggapi anda, karena anda tak cukup jantan untuk mencantumkan link…(bawa2 islam lagi)….

    tapi…keputusan wadehel untuk mendelete atau tidak itu terserah di wadehel…

  129. 142 A. Pangestu 30 Mei 2007 pukul 7:28 pm

    ada apa nih………..??????????
    suatu saat dirimu akan merindukan saat-saat kepopuleranmu………..

    “Perjalanan di kehidupan lampau memberikan sebuah refleksi konstruktif dan korektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia itu sendiri.”

  130. 143 Death Berry Ille-Bellisima 30 Mei 2007 pukul 7:44 pm

    Someelse

    Rencana yang tak berguna.

  131. 144 halludba72623 30 Mei 2007 pukul 8:15 pm

    bayangan sudah lenyap, ditikam oleh pisau sang asli.
    tidak ada darah, tidak ada apa-apa. hanya kenangan masa lalu yang terlupa.
    melanjutkan kehidupan, tidak menoleh ke belakang.

    *teringat novel rhadamantus*

    selamat tinggal, selamat melanjutkan kehidupan nyata. :)

  132. 146 Zhmee Altratimuri 31 Mei 2007 pukul 1:33 am

    Apa kamu termasuk orang yang sadar kalau menulis di blog hanya sekedar onani kata2, lebih baik nggak usah… Kalau menulis di blog tak memiliki pencerahan, untukl apa? lebih baik bunuh diri. Setuju sama wadehel

  133. 147 Zhmee Altratimuri 31 Mei 2007 pukul 1:36 am

    Wadehel telah insaf dari onani kata-kata yang sering dilakukannya. Yang lain kapa?

  134. 148 Zhmee Altratimuri 31 Mei 2007 pukul 1:37 am

    Wadehel telah insaf dari onani kata-kata yang sering dilakukannya. Yang lain kapan menyusul?

  135. 149 antobilang 31 Mei 2007 pukul 6:31 am

    Zhmee Altratimuri
    ohya? serius lo? ga salah? punya blog juga? hihihiihihihi

  136. 150 Aleks 31 Mei 2007 pukul 7:40 am

    Guh, jangan mati dulu donk. Dikau belum masukin link daku. Huhuhu, teganya!!! ;_; ;_;

    Semoga Anda cepat bereinkarnasi dan kembali ke pangkuan wordpress (ato web blog yang lain). Para umatmu akan selalu setia mendukung dan melanjutkan perjuanganmu.

    Salam cheers

  137. 151 Lily 31 Mei 2007 pukul 8:21 am

    Fiuh..
    Blog ini udah jadi url kedua yg gue buka setelah email setiap kali gue online, sangking gue sukanya..

    Sadly,
    I barely ever drop a comment..
    Berhubung gue ngerasa penulisnya sangat pintar,
    cermat dalam memilih kata dan sangat berhati-hati,
    sepertinya setiap kata (baiknya yang ditampilkan secara apa adanya maupun yang dicoret..),
    sudah dipikirkan dengan baik..

    Tidak heran kalau beliau sering mengaku,
    untuk menulis sebuah postingan dibutuhkan waktu 2 – 4 jam,
    cukup cepat sebenarnya untuk hasil secermat itu. :)
    And I love the game of words.. ;)

    Good bye Wadehel a.k.a. Teguh..
    Agak sayang sebenarnya karena gue gak pernah mengenal beliau secara pribadi..
    Have a better life, then.. ;)

    PS: I don’t put an url since I don’t have a blog, an active blog.. ;p

  138. 152 peterbaru 31 Mei 2007 pukul 11:14 am

    well..wadehell…
    kena batu ya, kesandung, berdarah, kapok ya….
    lu lagi dapet skenario nyo film Tom Hanks ‘conspiracy theory’ ya?
    i hope not coz…yap mungkin ini saatnya lu pegi…tapi gw yakin lu bakal balik lagi cos wordpress udah ngalir di darah lu…

  139. 153 Wahyunansyah 31 Mei 2007 pukul 11:30 am

    “apabila seseorang meninggal, tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat menolongnya kecuali 3 hal ”

    1. Posting yang bermanfaat yang diamalkan para blogger.
    (ada enggak ya ? manfaatnya ?)
    2. Doa blogger yatim,
    yang selama ini link blognya belum masuk dalam list wadehel
    (makanya masukin link aku ya.., nanti aku doakan biar masuk syurga lt 7)
    3. Harta dan uang yang disumbangkan ke blogger lain
    (perlu no rekening ???…)

  140. 154 insanayu 31 Mei 2007 pukul 11:45 am

    jangan mati dunkkk… aku termasuk penggemar gelap mu lhoo… *gombal*

  141. 155 cakmoki 31 Mei 2007 pukul 12:28 pm

    haduhh komen saya di atas, salah tulis tag tuh, maaf semuanya.
    Oke kawan, selamat jalan. Percayalah, tulisan di sini adalah nostalgia indah bagi saya.

  142. 156 Death Berry Ille-Bellisima 31 Mei 2007 pukul 1:45 pm

    Zhmee Altratimuri

    Kamu, pulang. :mrgreen:

    Ikut Wahaby sana.

  143. 157 siNung 1 Juni 2007 pukul 1:54 am

    salam kenal untuk (almarhum) wadehel :)

    > Ini sekedar pemberitahuan, bahwa saya, Teguh, orang yang ada di balik
    > blog Wadehel, sudah memutuskan untuk mematikan Wadehel.

    langkah berikutnya mendatangi notaris,
    untuk membuat nama baru,

    kapan undangan aqiqah ?

    :)

    siNung
    (comment pertama di blog [almarhum]wadehel)

  144. 158 orangbiasa 1 Juni 2007 pukul 5:53 pm

    peringatan penting:

    hati-hati!! ORANG BIASANYA MENGKULTUSKAN YANG TELAH MATI
    bahkan pengkultusan itu: BISA DILUAR LOGIKA

    sekarang sudahilah semua ini.
    sadarlah teman-teman

    WADEHEL TELAH MATI

  145. 159 Rizma Adlia 1 Juni 2007 pukul 6:05 pm

    @ orang biasa

    iya,, bakal diinget tuh sarannya,,

  146. 160 rajaiblis 2 Juni 2007 pukul 12:21 am

    ya … mati ya … ?
    ya sudah … toh blognya gak dibawa ke kubur juga toh ?
    cuma buat menuhin servernya wordpress …

    wakkakkakaaaa …

  147. 161 coretmoret 2 Juni 2007 pukul 10:26 am

    setiap niat ada pilihan …
    setiap langkah ada tujuan …
    setiap sebab ada akibat …
    setiap ada wadehel/teguh biasanya ada yang menarik …
    setiap jejak meninggalkan pengikut …
    masih ada kok tulisan/artikel/opini sejenis …
    tapi mungkin (apa yang dipikirkan wadehel) ada yang lebih masuk akal untuk dikerjakan …

  148. 162 rickisaputra 2 Juni 2007 pukul 7:48 pm

    semoga bisa lebih baik kelak..
    ditunggu kelahiran nya kembali..

    *)pendatang baru..

  149. 163 Tresno 3 Juni 2007 pukul 3:54 am

    gugur satu tumbuh seribu?? :P

  150. 164 alex 3 Juni 2007 pukul 3:34 pm

    Ndak apa-apa…

    Matilah dengan santai, Hel (atau harus disebut TEGUH mulai dari sekarang? :D)

    Orang sepertimu, ide sepertimu, dan kejujuran berpikir sepertimu, tidak akan pernah mati. Aku yakin….

    Tapi… ngomong2… aku maki2 pengkultusan, komersialisasi agama dan sejenisnya sama siapa nih? Apa perlu pake acara panggil2 roh segala??

    *buka YM, buzz wadehel*

  151. 165 danalingga 3 Juni 2007 pukul 3:56 pm

    Kematian itu bukan akhir,
    tapi merupakan awal.

  152. 167 kunderemp an-Narkaulipsiy 3 Juni 2007 pukul 11:53 pm

    Lha…
    ada mas Dana Lingga di sini.. huahahahaha
    berkunjung juga yah ke sini? Hihihi

  153. 168 erander 4 Juni 2007 pukul 9:03 am

    Apapun tentang Wadehel .. bagi aku, dia adalah teman pertama yang memberikan komentar di WordPress ku. Walau aku bukan ‘penyembah’ beliau tapi aku hargai semua tutur katanya yang kontroversial yang justru membuat aku lebih memahami apa arti kehidupan dengan perbedaan yang ada. Sayang, kalau Wadehel harus ‘dimatikan’ atau ‘bunuh diri’ .. tapi memang hidup itu tiada yang abadi. Semua akan kembali kepada Sang Pencipta.

  154. 169 deedhoet 4 Juni 2007 pukul 10:06 am

    @Someelse & antobilang

    I wonder, does the one who make this comment is the one who made koswara.wordpress.com? Look at the picture carefully… Kalo benar, nggak jantan dan nggak teliti bener yang buat komen itu hihi

    Yah, padahal saya bisa belajar banyak dari blog ini.. Ditunggu yah kelahiran blog barunya :)

  155. 170 Rif'an Muazin 4 Juni 2007 pukul 11:40 am

    Siapa sih Wadehel? kok gue malah gak kenal. Malah sudah mati,ya? …

  156. 171 Rif'an Muazin 4 Juni 2007 pukul 11:48 am

    oh ya kunjungi webblog saya, saya butuh masukan tentang materi dan penampilannya
    http://rumahsalafy.blogspot.com

  157. 172 wawann 4 Juni 2007 pukul 1:01 pm

    Mati atau dimatikan mungkin karena takut mati nya kaya yang pernah nggambar karikatur Nabi Muhammad. Tau sendiri tho?

  158. 173 wawan 4 Juni 2007 pukul 1:02 pm

    Mati atau dimatikan mungkin karena takut mati nya kaya yang pernah nggambar karikatur Nabi Muhammad. Tau sendiri tho?

  159. 174 danalingga 4 Juni 2007 pukul 6:46 pm

    Justru karena dah mematikan diri,
    berarti si hell tak takut mati neh berarti. :D

  160. 175 danalingga 5 Juni 2007 pukul 12:51 am

    @kunde:

    wah ketemu kamu di sini neh :P

    *nasib….nasib…*

  161. 176 tukangkomentar 5 Juni 2007 pukul 4:52 am

    Mati beneran nih orang?
    Weleh, dikira mati suri.
    Ada nggak ya organnya yang bisa didonorkan? Mungkin otaknya? (banyak lho yang perlu).

  162. 177 Suluh 5 Juni 2007 pukul 11:50 am

    Weh jangan2 diantara koment koment diatas ada wadehel reinkarnasi… Ah saya cuma bermimpi kayaknya :)

  163. 178 haishor 5 Juni 2007 pukul 6:42 pm

    matek?
    ada yang senang
    ada yang sedih
    inilah dunia

  164. 179 wongliwat 6 Juni 2007 pukul 2:30 am

    gelar kloso……Yasinan…. kekek
    Wes gedhe kok mutungan…

  165. 180 mathematicse 6 Juni 2007 pukul 4:28 am

    Komentar terakhir untuk wadehl… semoga

  166. 181 purnama 6 Juni 2007 pukul 1:51 pm

    aya deui !!! ooo kang wedehwll teh tos teu aya..

  167. 182 Death Berry Ille-Bellisima 6 Juni 2007 pukul 7:40 pm

    @Fadli

    Freak sekali ketika kematian Wadehel.

    Senang atau sedih tuh…?

  168. 183 ~kopidangdut~ 8 Juni 2007 pukul 1:42 pm

    kagak ngarti ane..maksudnya apaan sih?

  169. 184 ctrlz 9 Juni 2007 pukul 9:59 pm

    duh comments banyak amat, yg kaya gini udh ada yg ngomen belom, belom sempet baca semua komen..
    wadehel mati lahirlah wadefuck.. lebih seru dan lebih zalim lagi yah ntar isinya… hehe…

  170. 185 dedex 10 Juni 2007 pukul 5:52 am

    lhooooo ini serius…. mati beneran..ya udah ga ada lagi yang gontok2kan donk.. udag ga ada lagi kamus kata-kata… donk…

  171. 186 aLe 11 Juni 2007 pukul 12:34 pm

    baca baca koment lagi ah…

  172. 187 Adil Makmur 11 Juni 2007 pukul 1:07 pm

    Walaupun udah beberapa lama mati, blog ini masih bertahan di BOTD

    Luar biasa :)

  173. 188 osolihin 11 Juni 2007 pukul 6:35 pm

    Mati? Hmm.. kita lihat saja nanti.. :-)

  174. 189 mivtech 11 Juni 2007 pukul 8:57 pm

    Saya mmg blm pernah komen di sini, (just looking arround)
    Untuk terakhir kalinya!
    Terima kasih semuanya!

  175. 190 mathematicse 12 Juni 2007 pukul 1:51 am

    Nih dia koment terakhir…. hehehe…

  176. 191 raihanaazzahra 13 Juni 2007 pukul 2:18 pm

    Kok mati sih………

  177. 192 kuring 13 Juni 2007 pukul 9:20 pm

    sssst dah sudah githu aja ko repot sieh
    wadalaketekhel mampus ke idup lagi ke sebodo amat sing penting dia bisa ngeblog laghi ganti naam apake yg penting maju terus pantang undur

  178. 193 nDoroKanjeng 13 Juni 2007 pukul 11:11 pm

    WHAT THE HELL…?
    INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI’UN…
    Ini matinya dengan tenang ato Mati penasaran seh???
    Wis, “Rest In Peace” ae lah Pokoke.
    IN LOVING MEMORY – WADEHEL

    [W A D E H E L] nggak pengen berubah jadi [W A D E F A K] aja?

  179. 194 anick 14 Juni 2007 pukul 4:44 pm

    Pertanyaan untuk wadehel…

    1. Pertanyaan ala Hollywood: “Kamu pengen ditulis sebagai apa di batu nisanmu?”
    2. Pertanyaan orang Budha: “Kamu pengen lahir lagi sebagai cacing atau apa nantinya?”
    3. Pertanyaan orang Islam: “Kamu pengen masuk neraka level berapa?”
    5. Pertanyaan orang Kristen: “Kamu pengen duduk di samping Bapa atau di teras?”
    6. Pertanyaan orang Hindu: “Kamu pengen jadi asisten Deva Shiva (destroyer) ya…”
    7. Komentar orang kuno: “Asale lemah dadiyo lemah….”

  180. 195 rizka 15 Juni 2007 pukul 10:36 pm

    Wadehel, kita kan belum kencan?

  181. 196 n/a 16 Juni 2007 pukul 3:49 pm

    “Setelah posting ini tak akan ada lagi tulisan baru maupun balasan komentar dari saya. Di Yahoo Messenger dan GTalk juga saya tidak akan pernah login lagi”.

    kasihan belum resepsi sudah mati.
    tidak jadi deh nyumbangnya :)

  182. 197 surip 16 Juni 2007 pukul 8:25 pm

    mati ya??? syukurin loh!!!

  183. 198 Nirwana 18 Juni 2007 pukul 2:17 pm

    ‘Dunia makin menua, manusia berubah…’

    Well, it shows your true colors. Keep smiling :)

  184. 199 Steve 18 Juni 2007 pukul 5:34 pm

    Rizka, wadehel sudah ko’it. Mending kencan ama saya aja ya? ya? ya?

  185. 200 Irwan 19 Juni 2007 pukul 3:58 pm

    Innalillahi Wa Innailaihi Rodziun
    Semoga diterima disisinya………….

  186. 201 Hanichi Kudou 19 Juni 2007 pukul 4:37 pm

    MAS TEGUH..

    WAKTUNYA TERLAMBAT,

    Harusnya artikel ini 3 minggu sebelumnya dikeluarkan..

    HEBAT… BERHENTI SAAT POSISI DIATAS, walo agak turun dikit sih.. :D

  187. 202 Orang awam 20 Juni 2007 pukul 6:39 pm

    Wah, mati deh! Tapi apa bukan pura-pura mati aja nih Mas Tegoh?

  188. 204 shinobigatakutmati 21 Juni 2007 pukul 10:38 pm

    wew…. apakah wadehel sudah benar2x “tobat”????

    tetapi bila memang begitu, isi tulisannya masih tetap “panas” hehehe

  189. 205 kangwahana 22 Juni 2007 pukul 3:27 pm

    Hehmmmmm….. matinya sebuah paradigma….

  190. 206 aNaNDiTa 23 Juni 2007 pukul 11:44 am

    Wooopss…saya baru nemu blog ini tapi kok ternyata udah ditinggalin sama nyang punya…tapi masih suka ngasih reply untuk komen2 yang masuk ga nih??

    Jangan2 ini cuma sensasi sesaat *seperti inul daratista*, menghilang sesaat untuk muncul lagi dalam kemasan yang lebih bombastis….

    Jangan2 blog anda sedang dicetak menjadi buku…bisa langsung best seller pastinya *pesan satu dong*

    Jangan2…………..

  191. 207 akmal 23 Juni 2007 pukul 6:10 pm

    ooo…
    ini toh yg namanya wadehel itu…
    sayang…
    sudah lebih dahulu mati
    sebelum sempat bertukar pikiran…

  192. 208 celotehnyaradityo 26 Juni 2007 pukul 2:35 pm

    Lho….baru buat blog…pengen nimbrung….koq dah pada yasinan?

    ya udah…ikut yasinan aja….met bobo ya hel…ditunggu ocehan cerdas bergaya wadehelism nya di tempat lain….(ato jangan2 dah ngabur beneran ke blog lain kah….?)

  193. 209 wiedy 27 Juni 2007 pukul 11:48 pm

    jangan2 nanti ada sequel-nya

  194. 210 aunsstuff 30 Juni 2007 pukul 8:02 pm

    Sok-sok cari sensasi… (*kabur*)

  195. 211 Death Berry Inc. 6 Juli 2007 pukul 4:25 pm

    Masih dikenang !?

    Bukankah ‘tempat persembunyiannya’ sudah ketahuan…?

  196. 212 rd Limosin 16 Juli 2007 pukul 12:29 am

    ikutan nge-junk

    kok matee?? baru kali ini ak tau ad blog yg namanya wadehel

  197. 213 Koen 16 Juli 2007 pukul 9:16 pm

    Hoahm. Nulis lagi donk. Tema apa kek, nggak nggak harus kayak2 gini.

  198. 214 antobilang 16 Juli 2007 pukul 10:25 pm

    kangen ama elo :mrgreen: kangen dengan aroma panas bakar2 di sini.

  199. 215 Rizma 16 Juli 2007 pukul 10:32 pm

    gile,, anto kangeen nih,, :)

  200. 216 Albert 17 Juli 2007 pukul 5:56 pm

    Gilee, udah mati 3 bulan masih ada aja yang kirim komen.

  201. 217 Pembaca 17 Juli 2007 pukul 9:40 pm

    Sekedar komentar. Dari pembaca yang sebelumnya jarang komentar.

  202. 218 Dhimas Lazuardi 17 Juli 2007 pukul 9:47 pm

    wadehel matinya ke hell yang mana??

  203. 219 mathematicse 18 Juli 2007 pukul 3:31 am

    Hmmhh sepi bener ya blog ini… penghuninya sudah punya rumah baru…

  204. 220 areta 21 Juli 2007 pukul 2:18 pm

    yah, pdhl ini pertama kalinya gw visit tempat ini…
    eh, udah mati!

  205. 221 k'baca 27 Juli 2007 pukul 2:25 pm

    Besok genep dua bulan kamu mati wak!
    Ada kabar apa disana? – Sudah ketemu bidadari belum?
    Cerita donk! Lewat mimpi juga boleh……
    atau kirim “video streaming” aja……..
    \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar \bigstar
    Eh…., gak ada yg mo bikin selametan nih???

  206. 222 welly prasetyo 28 Juli 2007 pukul 8:21 pm

    waduh koq jadi ribet
    lah aku dulu sering blogwalk kesini tuk cari topik lain
    kini harus pergi mencari ketempat lain
    sayang aku dulu jarang tinggalin koment

    sekarang aku terpaksa harus kasih koment
    hanya untuk sebuah obituari
    semoga saja reinkarnasi benar terjadi

  207. 223 Hanichi Kudou 1 Agustus 2007 pukul 12:46 pm

    It’s The High Time For Khilafah To Lead The World..!!!

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
    May Allah SWT shower His blessings on our daily duties of and activities in calling for the re-establishment of His Deen. Ameen.

    Since the collapse of the last Islamic Ottoman-Caliphate in Turkey 83 years ago, generations of muslims have virtually lived without dignity, protection, and justice they rightfully deserved. Moreover, muslims and non-muslims alike have been subjected to colonization and suffered under Capitalism. In order to regain the status as a respectable and just Ummah, muslims will have to return to Islam and to resume the comprehensive implementation of the Sharia by the re-establishment of the Khilafah. These are the reasons that Hizbut Tahrir Indonesia will conduct the 2007 International Khilafah Conference :

    Day and date : Sunday, 12th August 2007/ 28 Rajab 1428H
    Time : 07.00-12.30 PM Indonesian Local Time
    Place : Gelora Bung Karno Main Stadium Jakarta, Indonesia
    Number of Participants : 100.000 people
    Topic : “It’s The High Time For Khilafah To Lead The World”

    Hizbut Tahrir Indonesia Office:
    Anakida Building 7th floor Suite 202,
    Prof. Soepomo Street 27 Tebet, South Jakarta District, JAKARTA
    Phones: 62-21-8500440, 71220254, 8305848
    Fax : 62-21-8500440, 8312111
    Email : info@hizbut-tahrir.or.id
    Contact Person : Fanani (62-815-8366436 / 62-21-70031924)

    Hizbut Tahrir Indonesia mengundang kaum muslim pada acara:

    Konferensi Khilafah Internasional

    Ahad, 12 Agustus 2007 M
    28 Rajab 1428 H

    Pukul 08:00 – 12:30 WIB
    Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta

    Susunan Acara :

    * Pembukaan (Hari Mukti dan Adi Maretnas)
    * Pembacaan Kitab Suci Al Quran
    * Sambutan Jubir HTI (Ismail Yusanto)
    * Parade Bedug + Pembacaan Puisi (Taufik Ismail)
    * Testimoni Tokoh Nasional
    * Orasi Pembicara (Hizbut Tahrir)
    * Teatrikal Lapangan Raya-Liwa
    * Refleksi (Jamil Azzaini)
    * Doa Penutup (Arifin Ilham dan Ary Ginanjar)

    Insya Allah menghadirkan pembicara dari: Eropa, Australia, Palestina, Sudan, Inggris, Jepang dan Indonesia serta tokoh-tokoh nasional dari NU, Muhammadiyah, MUI, Darut Tauhid, Majelis Mujahidin, Menpora, dan Ormas-ormas Islam.

    Pembicara:
    1. Dr. Imran Waheed (Hizbut Tahrir Eropa)
    “Tanda-tanda Kehancuran Peradaban Barat”

    2. Syeikh Ismail Al Wahwah (Hizbut Tahrir Australia)
    “Dunia Membutuhkan Khilafah”

    3. Syeikh Issam Ameera (Hizbut Tahrir Palestina)
    “Tanda-tanda Tegaknya Khilafah”

    4. Syeikh Usman Abu Khalil (Hizbut Tahrir Sudan)
    “Tantangan Setelah Tegaknya Khilafah”

    5. Dr. Salim Frederick (Hizbut Tahrir Inggris)

    6. Prof. Dr. Hassan Ko Nakata (Cendekiawan Muslim Jepang)
    “Peran Perjuangan HT Membangun Peradaban Islam ke Depan”

    7. Hafidz Abdurrahman, MA (Ketua Umum DPP HTI)
    “Perjuangan Hizbut Tahrir Indonesia Menuju Khilafah”

    Orasi Tokoh:
    * KH. Abdullah Gymnastiar
    * Prof. Dr. H. M. Amin Rais
    * DR. H. Adyaksa Dault, SH, M.Si
    * Prof. Dr. Din Syamsuddin
    * KH. Habib Riziq Shihab
    * KH. Zainuddin MZ
    * Ustadz Abu Bakar Baasyir

    Tiket:
    1. VVIP : Rp. 100.000
    2. VIP : Rp. 75.000
    3. Reguler : Rp. 20.000

    Mari kita mengajak keluarga, kerabat, tetangga, masyarakat dan para tokoh masyarakat dalam acara besar yang insya Allah akan dihadiri oleh 100.000 massa. Dengan dukungan Anda semua mari bersama-sama kita perjuangkan tegaknya Syariah dan Khilafah segera !

    Kantor Hizbut Tahrir Indonesia:

    Gedung Anakida Lt.7 Suite 202,
    Jl. Prof. Soepomo No.27 Tebet Jakarta Selatan
    Telp: 021-8500440, 71220254, 8305848
    Fax : 021-8500440, 8312111
    Email : info@hizbut-tahrir.or.id
    Contact Person : Fanani (0815-8366436 / 021-70031924)

  208. 224 MT 19 Agustus 2007 pukul 10:45 pm

    kematian….
    artinya hidup kembali dengan rupa lain!
    kematian itu sementara…
    hidup setelahnya adalah keabadian

  209. 225 ginan 21 Agustus 2007 pukul 11:56 pm

    Waduh >> mati,..! gimana ini?

  210. 226 Suluh 25 Agustus 2007 pukul 10:07 am

    horeee udah mati tapi aku masih bisa komentar….. seneng seneng…

  211. 227 antobilang 29 Agustus 2007 pukul 4:10 pm

    Kangen komen kesini :mrgreen:
    halo hel? eh guh?

  212. 228 telmark 17 September 2007 pukul 9:36 pm

    sama ama yg diatas. kangen pengen jenguk kesini.
    halo hel…

  213. 229 warmorning 20 September 2007 pukul 2:50 pm

    saya baru saja mau kenalan sekalian berguru, masa sudah mau mati? dimana semangat hidup, kawan?

  214. 230 andra 30 September 2007 pukul 9:28 pm

    Hmm….sayang sekali jadi nggak keurus warisannya, padahal banyak tulisan inspiratif kalo emang ‘bisa melihat’, dan nggak sekedar ‘bisa baca.’

  215. 231 savic 20 Oktober 2007 pukul 10:36 pm

    orang pada kepingin idup ini malah memilih mati… kepiye toh?

  216. 232 morishige 27 Oktober 2007 pukul 7:44 pm

    buset, om pramur bikini posting dalam posting..
    @semuanya
    SALAM KENAL…..
    :lol:
    ups, skrg lagi berkabung ya??
    :-(

  217. 233 benbego 29 Oktober 2007 pukul 4:14 am

    wat de hell is this blog?

  218. 234 nieznaniez 30 Oktober 2007 pukul 11:58 pm

    ini ntar ga bakal jadi blog angker kan ?? (kaya rumah klo udah lama ga ditinggalin, jadi angker) ihihhiii…

  219. 235 antobilang 31 Oktober 2007 pukul 2:51 am

    *naniez geblek*
    ayo benerin resletingku aja.. *dihajar massa*

  220. 236 Klikiri sebelum login 8 November 2007 pukul 4:30 pm

    mau ziarah..
    sm mo nanya, pemenang liga champion 07 syapa ya eyang..
    *sambil pasang kemenyan*

  221. 238 mutia 12 November 2007 pukul 7:46 pm

    baru aja mampir, kok udah mati?
    Yaaah…. kecewa ;(

  222. 239 poison ivy 29 November 2007 pukul 4:42 pm

    Pertanyaannya…. “Takut menulis blog?”

    :)

  223. 240 Dodi 5 Desember 2007 pukul 12:17 pm

    Akhirnya sadar juga, dah bikin postingan dungu terus..

  224. 241 zaM 5 Desember 2007 pukul 4:28 pm

    sebuah sikap yang luar biasa, salut!

  225. 242 Mbah keman 13 Desember 2007 pukul 12:33 pm

    Ahahahhhaha…. Apa HELL lihat2 hi hi.. emange aq ora reti nek kwe sek..sering buka Blogmu… ;)) wes silahkan di pantau terus opo tak …Baja blogmu iki

  226. 243 wathe guche prachet yo 19 Desember 2007 pukul 1:16 pm

    Nestapaku di Nheracka … Zjcuhunnum!

    Panaa…zZz 73x, Puzii…ng 37x
    Jangan kau ikuti langkahku!
    Menuduh tanpa ilmu
    Kecuali kau rindu berteman ku

    Tiada arti sesal di sini
    Tempat Zjcuhunnum bertanya: “Masih adakah stock manusia macam begini?”
    “Aku rindu spesies type ini!”, tambah Zjcuhunnum
    “Jangan khawatir Zjcuh!, stok melimpah”, jawab MaiGat

    Kenapa Kau zixzahinakan aku begini, OmaiGat?
    “Ingatlah saat kau meuduhku tanpa ilmu!”, jawab MaiGat
    Itu karena aku benci yang berlagak suci MaiGat!
    “Benci orang tapi kau timpakan tuduhan palsu padaku?”, timpal MaiGat
    “Sekarang temanilah si Zjcuhunnum selamanya!!!”, tutup MaiGat

    Panaa…zZz 73x, Puzii…ng 37x
    OomaiGat… kalau begini akhirnya
    Mending dulu kau jadikan saja aku ini tanah
    Tiada berdoza tiada berzalah

  227. 245 bodrox 29 Desember 2007 pukul 9:09 pm

    tabur bunga… buat sang fenomena tahun ini yang telah mati… sepi banget… ziarah sendirian…

  228. 251 djunaedird 1 Februari 2008 pukul 7:00 pm

    Sekali berarti, sesudah itu mati, kata Chairil Anwar…
    Apa wadehel memang sudah merasa tak punya arti lagi :?:

  229. 252 qzink666 2 Februari 2008 pukul 12:48 pm

    Tiba-tiba pengen nyekar ke sini.. :(

  230. 253 M. Sejuki 3 Februari 2008 pukul 11:05 am

    Gue pada mau nimbrung, eh kok udeh pade mati.

    Wah, mudahan lolos ye ame pertanyannye Malaikat Munkar & Nakir.

    Marrabbuka, wannabiyyuka……… dst.

    Ntar kalo balik lagi ke dunie, ceritain dong ye kayak ape suasananye di alam kubur sane?

  231. 254 yuswantina 12 Februari 2008 pukul 2:43 pm

    saya ingin mati karena saya sudah di perkosa!

  232. 255 zahra 24 Februari 2008 pukul 2:54 am

    hmmm…mati yah..adakah penerusnya?

    klo ada kasi tau yagh…

    *bayanginomwadehellgdisyurga*

  233. 257 axl rose 5 Maret 2008 pukul 10:09 pm

    Jeee…baru aja mulai jadi Fans, Dah mati…
    Yahhh semoga dikehidupan mendatang nasib anda lebih baik dari ini dan tak lekas MemBosan, bung wadehel..

  234. 259 Aceng! 10 April 2008 pukul 11:26 am

    Aku tak sadar mengunjungi orang mati hari ini…
    betul kata orang, hidup kita meninggalkan jejak.

  235. 261 vrp165 18 April 2008 pukul 3:34 pm

    Sementara ini, sampai jumpa.. Kenapa sementara ini? karena suatu saat blog ini bisa hidup kembali. Wadehel bisa aja mbuka blog ini sewaktu2 karena blog ini belom dihapus ;). Sampai jumpa Wadehel…

  236. 262 GUDANG BABE 4 Mei 2008 pukul 12:32 pm

    Komunitas pemburu barang bekas, siapa tau… ada wanita dan OM bekas di sini buruaaan

  237. 263 cabcibcUbkembangkUncub 2 Juni 2008 pukul 10:14 pm

    hel..baru aja gua nemuin blog luh yaaah luh dah mati.. hiks…gimana sii hel ..hiks…tega banget si luh..hiks…gua kan ga sempet nanya2 ke elu..hiks…hiksshiks

  238. 264 AngelNdutz 4 Juni 2008 pukul 8:04 am

    Lhoo….padahal kan Ndutz baru sekali ke sinih, kok uda mati sih?? gak adil kiy :(

  239. 266 Supermance 6 Juli 2008 pukul 3:47 pm

    lah, baru nyampe, udah minggat

  240. 267 Silly 15 Juli 2008 pukul 3:32 pm

    Yaaaaa…

    udah lama yach matinya… masih bisa idup lagi gak yach… kalo mo bertamu sekalian kenalan, bisa gak sama hantunya???

    Silly

  241. 268 blogger amatir 1 Agustus 2008 pukul 10:19 am

    sayang sekali, sungguh, padahal saya baru mau kenalan ini.
    saya tertarik dgn alasan no.5… reinkarnasi jadi apa nih? saya penasaran….

  242. 269 Akang Dahsyat a.k.a Kang Iwan 31 Agustus 2008 pukul 5:49 pm

    Waduh.. baru saja nyampe nih… hehehehe.. anyway.. salam dahsyat aja yah.. salam sukses

  243. 270 1rw@n 16 September 2008 pukul 11:28 pm

    gpp mati tp postingannya jangan di hapus :P

  244. 271 lovepassword 2 Oktober 2008 pukul 1:07 pm

    @Teguh : Kejam sekali dikau. Hik Hik Hik. Engkau pembunuh…- Mengapa harus kau bunuh Wadehel dengan begitu kejam ? Teganya teganya….

  245. 272 antobilang 28 Oktober 2008 pukul 10:10 pm

    halo mas wadehel, kapan anda hidup lagi?

  246. 273 sigundulmaklain 24 November 2008 pukul 8:54 pm

    Saya baru nemu blog pak wadusgombel eh salah wadehel ternyata asyik bacanya saya setuju dengan vision-nya, cari2 yg uptodate eh ternyata dah mati bunuh diri, cayang cekali.
    Reinkarnasi dong pak! atau mungkin sudah ada? cuman saya belum tau blog apa?

  247. 274 WILLIAM 5 Maret 2009 pukul 8:53 pm

    haloooo

    blognya baguus,,

    bagi tips donk biar alexanya ma pageranknya bagusss]]]

    thx

  248. 275 Masterpiss 11 Maret 2009 pukul 9:42 pm

    Wah sayang kenapa kok dimatikan ?

  249. 276 garabak bihi 12 Maret 2009 pukul 9:22 am

    heaven knows, baby…

  250. 277 brengsek 6 April 2009 pukul 2:07 pm

    MAMPUS LU

  251. 278 forum internet marketing 22 Mei 2009 pukul 9:44 pm

    Wah lu kok mati sich gw gak bisa ngunjungin website lu lagi donk ??? :D

  252. 279 Andra 23 Juni 2009 pukul 1:45 am

    berapa tahun lagi kau bangkit lagi?

  253. 280 resensibukubaru 2 Juli 2009 pukul 10:41 am

    Wah sayang banget sampe harus dibunuh blognya. Semoga sometime blognya dibangkitkan kembali

  254. 281 inidanituku 1 Agustus 2009 pukul 9:44 pm

    doh :) lagi lagi kesasar ke blog yang udah mati .
    [ ini dari apa seh ]

  255. 282 Canon 27 Oktober 2009 pukul 7:42 pm

    wah baru baca, udah mati.

  256. 283 medon's log 5 November 2009 pukul 1:21 am

    gila malam ini gw baru ngeh jumlah komen nya sama banget sama punya mas priyadi… hahayyyy

  257. 284 dithoap 6 November 2009 pukul 4:06 pm

    Hi salam kenal,
    Blognya bagus!!!

    Kunjungin blog saya,

    http://dithoap.wordpress.com

  258. 286 belajar quran 5 Januari 2010 pukul 6:02 pm

    Saya hanya bisa mendo’akan Antum… Rekan2 silahkan kunjungi Grosir Al Quran Murah, ada info menarik.

  259. 290 Orang Iseng 11 Juli 2010 pukul 8:47 pm

    Saya ga sengaja datang ke blog ini gara gara liat link temen,
    meskipun blognya udah mati tapi saya tetep sering baca tulisan di blog ini,tulisannya bagus, bikin ngakak kadang kadang bikin introspeksi juga =)) …

    Terserah anda mau hidup lagi atau nggak, tapi tulisan anda benar benar bagus … two thumbs up lah

  260. 292 eco 20 Juli 2010 pukul 4:19 pm

    ini mah kayaknya msh idup deh..

  261. 293 Brotoadmojo 25 Juli 2010 pukul 10:45 am

    semoga sukses dengan pilihan jalannya… :) semua benar tergantung dai mana memandangnya (ky judul blog ini)

  262. 294 jabon 19 Agustus 2010 pukul 2:38 pm

    by jabon

    wah sayang banget ya saya sangat terpukul hik hik

  263. 295 jabon 19 Agustus 2010 pukul 2:40 pm

    by jabon

    saya juga sugdah sering ke blog ini

  264. 296 jabon 19 Agustus 2010 pukul 2:42 pm

    by jabon

    buat yang punya … salam sukses ya dari saya

  265. 298 zack 3 September 2010 pukul 11:50 pm

    mcam iye2 jak laaahh…… ^_^

  266. 299 Usup Supriyadi 9 November 2010 pukul 6:35 pm

    انّا للہ و انّا الیہ راجعون

  267. 302 Ryku Bayu 18 Januari 2011 pukul 1:16 pm

    Om Wadehel lagi Cari Sensasi……

  268. 304 aRuL 23 Maret 2011 pukul 11:50 pm

    gara2 om almas saya ke sini :D

    kapan ya reinkarnasinya? :D hehe

  269. 306 Ade Fr 13 Juni 2011 pukul 7:56 am

    Sensasinya boleh ditiru. Dari Hidup Untuk mati suri lalu bangkit lagi. Semakin salut sama wadehel.

  270. 307 Ken Dedes 12 Juli 2011 pukul 12:17 pm

    ada seorang titisan wadehel di kompasiana…hahahaha…
    namanya Erianto Anas, yg sering nongkrong tulisannya di kompasiana atawa forum tempointeraktif
    hmmmm….2 karakter yg amat mirip, tulisan2 yg provokatif dan nyelekit!

    saya senang baca tulisan2 anda wadehel, mohon ijin utk share kemana2 ok? (tenang…saya akan sebutkan sumber aslinya supaya saya tdk disebut plagiat hahaha :D )
    thanks a lot, bro….

    Ken Dedes
    http://www.kompasiana.com/Ken_Dedes_Imoet

  271. 308 rumah kOpi 7 Februari 2012 pukul 5:32 pm

    ziarah. sambil tabur bunga.

  272. 309 jeopardy online 19 April 2013 pukul 2:51 pm

    Hi, i think that i saw you visited my blog
    so i came to “return the favor”.I am attempting to
    find things to improve my site!I suppose its ok to use some of your ideas!

    !

  273. 310 kplacrosse.com 20 April 2013 pukul 11:38 pm

    I do accept as true with all the concepts you’ve presented for your post. They’re very convincing and can
    certainly work. Still, the posts are too short
    for starters. May just you please prolong them a little from next time?
    Thanks for the post.

  274. 311 Priscilla 23 April 2013 pukul 5:47 am

    There are some interesting time limits on this article but I don’t know if I see
    all of them center to heart. There’s some validity but I will take hold opinion till I look into it further. Good article , thanks and we would like extra! Added to FeedBurner as nicely

  275. 312 Sewa Mobil Semarang Murah 22 Juni 2013 pukul 9:27 am

    Keren sekali tulisannya. Mencerahkan :)

  276. 313 anjinglu@pkssetan.com 30 September 2013 pukul 8:15 am

    matilah kau teguh anjing pks munafik binaan intel

  277. 314 Best Technical Seo 2 Juni 2014 pukul 8:16 am

    This is the right webpage for everyone who
    hopes to find out about this topic. You realize so much its almost tough to argue with you (not that I really would want to…HaHa).
    You definitely put a fresh spin on a subject which has been written about for
    years. Excellent stuff, just wonderful!

  278. 315 adi d k 30 Juli 2014 pukul 2:12 am

    kristen tai
    katolik tai

  279. 316 burtonatkinson2370 8 April 2016 pukul 9:16 pm

    It’s rather a weird thought, isn’t it, that there may be no more Potter fiction after 2006… ?(Although I will personally be very surprised if she gets Click https://twitter.com/moooker1

  280. 317 latifano 22 Juli 2016 pukul 7:48 pm

    Sayang banget baru tahu ada blog keren ini


  1. 1 Mars vs Venus » Blog Archive » wadehel mati? Lacak balik pada 28 Mei 2007 pukul 8:31 pm
  2. 2 This is Madness!! Wadehel MATI!!! « cK stuff Lacak balik pada 28 Mei 2007 pukul 9:56 pm
  3. 3 Pecas Ndahe by Ndoro Kakung Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 12:57 am
  4. 4 Maafin aku Guh... :( « SENYUM itu SEHAT Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 1:11 am
  5. 5 wadehel « [roffi’s blog] Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 6:59 am
  6. 6 Hormati Pilihannya « A Journal of A Not-Superman Human Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 1:00 pm
  7. 7 Blog Ilmiah Tanpa Username Anonim! « Akhmad Murtajib (Id) Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 2:22 pm
  8. 8 Bird-day part 2 « A Journal of A Not-Superman Human Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 3:24 pm
  9. 9 Ending Wadehel... « sedikit tulisan Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 3:26 pm
  10. 10 Dua Sisi Pada Manusia « Freddy Hernawan Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 5:10 pm
  11. 11 Sebaiknya Wadehel Mendelet Blognya (2) « Akhmad Murtajib (Id) Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 5:47 pm
  12. 12 Habis Wadehel Terbitlah Omaigat « o m a i g a t Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 9:30 pm
  13. 13 Sekadar Renungan « sora-kun.weblog() Lacak balik pada 29 Mei 2007 pukul 10:32 pm
  14. 14 Top Posts « WordPress.com Lacak balik pada 30 Mei 2007 pukul 7:01 am
  15. 15 Selamat Datang Omaigat « Suatu Ketika, Tentang Sesuatu… Lacak balik pada 30 Mei 2007 pukul 1:17 pm
  16. 16 Satu lagi keberanian telah mati « Chaos_Region.html Lacak balik pada 30 Mei 2007 pukul 4:41 pm
  17. 17 W a d e h e l yang berani mati « p.a.s.s.y.a Lacak balik pada 1 Juni 2007 pukul 1:25 pm
  18. 18 Reinkarnasi Master Li « Tjoretan Master Li Lacak balik pada 1 Juni 2007 pukul 2:09 pm
  19. 19 wadehel, siapa sih?? « o m a i g a t Lacak balik pada 2 Juni 2007 pukul 9:36 am
  20. 20 Matinya Wadehel « My Boo Lacak balik pada 4 Juni 2007 pukul 1:38 pm
  21. 21 Ah, My Goddess... Thanks and Sorry, Guys « The Satrianto Show! Lacak balik pada 4 Juni 2007 pukul 5:50 pm
  22. 22 Matinya Wadehel « LeftClick Lacak balik pada 5 Juni 2007 pukul 10:52 am
  23. 23 Apakah A D H D itu? « SENYUM itu SEHAT Lacak balik pada 5 Juni 2007 pukul 11:13 am
  24. 24 Shouldn’t you avoid repetition? « The one who want to protect someone Lacak balik pada 13 Juni 2007 pukul 3:55 pm
  25. 25 RIP: Wadehel (?) » .: syahwinda.com :. Lacak balik pada 16 Juni 2007 pukul 4:59 pm
  26. 26 In God We Trust « RosenQueen Company Lacak balik pada 16 Juni 2007 pukul 8:15 pm
  27. 27 Just Be Your Self | Ken Reidy Lacak balik pada 17 Juni 2007 pukul 3:39 am
  28. 28 Fahranism ! Sekarat Setelah Mati « Lacak balik pada 17 Juni 2007 pukul 11:38 pm
  29. 29 Wadehel Tidak Mati « Suara Rakyat Lacak balik pada 27 Juli 2007 pukul 2:31 pm
  30. 30 Buang Saja Kekaguman Itu! « O-Mai-Gat! Lacak balik pada 29 Juli 2007 pukul 7:05 am
  31. 31 wadehel mati?? « belajar nulis Lacak balik pada 21 September 2007 pukul 11:56 am
  32. 32 Manusiasuper Mati « A Journal of A Not-Superman Human Lacak balik pada 4 Oktober 2007 pukul 9:14 am
  33. 33 Reworking OMG « OMG! opinions - uncensored Lacak balik pada 2 November 2007 pukul 8:11 pm
  34. 34 War at Indonesian WordPress « [Chaos Region - Incorporated] Lacak balik pada 14 November 2007 pukul 4:55 pm
  35. 35 Curhat dan Tema « Generasi Biru Lacak balik pada 6 Januari 2008 pukul 11:04 am
  36. 36 “Seharusnya Anto Salafy ‘MATI’ seperti Almarhum Wedehel!!!” « Islamku Kini Lacak balik pada 9 Januari 2008 pukul 11:01 am
  37. 37 Blogger mati beneran .. « KU LETAK KAN KATA DISINI Lacak balik pada 17 Januari 2008 pukul 4:02 pm
  38. 38 Last Episode - Farewell~Stroke of Death « [Chaos Region - Incorporated] Lacak balik pada 15 Februari 2008 pukul 4:04 pm
  39. 39 nasib seleb « Kawah Candradimuka Blogger Lacak balik pada 23 Februari 2008 pukul 1:35 pm
  40. 40 Maaf, Blog ini Tutup? « kangtutur.com Lacak balik pada 5 Maret 2008 pukul 9:54 am
  41. 41 Tips Ngeblog Yang Efektif « All That I Can’t Leave Behind Lacak balik pada 5 Agustus 2008 pukul 3:13 pm
  42. 42 Permisi, halo semua… « this is my nice world Lacak balik pada 23 Agustus 2008 pukul 4:47 pm
  43. 43 Amrozi akan Segera Menyusul Wadehel « k.a.n.g.t.u.t.u.r Lacak balik pada 6 November 2008 pukul 7:23 pm
  44. 44 I Have Lost My Religion | Gunawan Rudy dot Com Lacak balik pada 22 Desember 2008 pukul 1:08 pm
  45. 45 Rahasia | Generasi Biru Lacak balik pada 9 Maret 2011 pukul 1:21 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: