Pengacau Bertulisan Kotor

Bagaimana perasaan anda sebagai blogger maupun sebagai seorang manusia, bila suatu ketika ada seorang blogger dengan nickname berbau Arab membuat posting khusus dalam bahasa Indonesia yang membahas tentang anda? Ingat ya, ini pertanyaan pertama.

Belum lama ini, dalam sebuah situs yang mengatasnamakan Salafy muncul tulisan seperti yang saya paste-kan di bawah ini, perhatikan bagian yang saya tebalkan:

DIAM ADALAH HIKMAH

Bismillah.

Diam adalah hikmah. Sedikit sekali orang-orang yang mampu menahan lisannya untuk berbicara, padahal dia tidak mempunyai ilmunya. Allahul musta’an.

Belakangan ini, begitu banyak komentar yang masuk di website saya ini dari orang-orang (muslim) awam yang kadang sok tahu sehingga berani berbicara agama tanpa dalil. Padahal sangat berbahaya bagi kehidupan dunia dan akhirat kita ketika kita berani berbicara agama dengan kejahilan (kebodohan). Ada pula yang merasa “panas” telinganya ketika dinasihati (ditegur). Padahal nasihat itu tidaklah datang kecuali dari orang yang menyayangi. Tetapi begitulah keadaan orang awam dan orang-orang yang keras hatinya, “membal” terhadap nasihat, kecuali mereka yang dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala.

Ada beberapa yang tidak mempan diberitahu, meskipun dengan menggunakan ayat-ayat Allah. Orang-orang model seperti ini suka mengacaukan keadaan melalui lisan-lisan dan tulisan-tulisan mereka yang kotor. Sebut saja, Wedehel, Joesatch, dan yang semisalnya. Mengenai Wedehel, mungkin tinggal kita berdoa saja agar kelakuannya berubah karena sudah parah sekali orang ini. Adapun Joesatch, meskipun ngeyel dan suka membangkang, tetapi saya yakin anak ini masih bisa membaik sakitnya. Apalagi, di tempat tinggalnya sana banyak majelis-majelis ilmu kajian salafiyah. Barakallahu fiikum.

Maka, menghadapi anak-anak seperti ini tidak perlu memperpanjang masalah sehingga akhirnya menjadi debat kusir. Seandainya mereka mau belajar dan memahami Tauhid, saya yakin agama (kebenaran) ini mudah sekali untuk diterima dan diamalkan. Insya Allah. Pelajaran tauhid menduduki peringkat paling atas sehingga penting sekali untuk saya mem-posting akar masalah kebobrokan umat ini. Mari belajar tauhid!

Pertanyaan kedua, bagaimana bila nama yang ditulis dibagian-bagian yang saya tebalkan itu adalah nama anda? Apa yang akan anda rasakan, apa yang akan anda lakukan?

Pendapat saya tentang tulisan beliau
Menurut saya, tulisan itu adalah contoh nyata penerapan trik yang telah saya paparkan dalam fanatisme dan kesetiaan konsumen. Sekarang bisa kita lihat bagaimana para agamawan begitu lihai dalam memainkannya. Karena itulah, jangan anda ragu untuk berguru pada mereka!

Satu lagi, janganlah anda lengah, karena sebenarnya tulisan beliau itu sangat inspiratif. Meski tidak panjang, didalamnya ada banyak ide yang dapat anda kembangkan jadi tulisan tersendiri. Kalau anda kehabisan ide mau nulis apa, memperhatikan saja bagian-bagian yang sudah saya garis bawahi.

Selamat menulis. Oh ya, kalau memutuskan untuk berkomentar, jangan lupa sertakan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan diatas. Anda masih ingat kan saya sudah ajukan berapa pertanyaan? :)

113 Responses to “Pengacau Bertulisan Kotor”


  1. 1 antobilang 7 Februari 2007 pukul 5:58 pm

    Tumben nih ..PERTAMAX…
    *ASIK..*
    om wadehel yang tabah ya…bang joe juga…
    hehehe…
    *nunggu komen joe ah…*

  2. 3 helgeduelbek 7 Februari 2007 pukul 6:15 pm

    Jawaban untuk 2 pertanyaan itu: Kalau saya “Santai saja” adem ayem ngglenggem. Semua orang punya prinsip dalam memahami sesuatu. jadi semua ada track masing-masing. menggap sesorang salah atau bener itu pandangan pribadi, apakah itu juga pandangan SANG PENCIPTA sapa bilang, Allah-lah yang tahu maksud manusia itu dengan se-benar2nya.

  3. 5 xwoman 7 Februari 2007 pukul 6:50 pm

    Anda masih ingat kan saya sudah ajukan berapa pertanyaan? :) **sudah… 2 pertanyaan!!! :)**
    Jawabannya : **mikir**
    Aku sih yang pasti tetep “Sania” aja “santai” :D

    Soalnya kebenaran hanya Allah SWT yang tahu! ;)

  4. 6 IndonesianInfidel 7 Februari 2007 pukul 7:10 pm

    Mas Wadehel, biasa aja, gak perlu repot-repot semua itu berarti anda itu diperhatikan orang sampe ada orang yang mau wasting time capek-capek nulis tentang anda.

    Biar aja orang mau komentar apa kek ASAL mereka gak melarang kita mau bicara dan berekspresi apalagi memenjarakan kita (Orba banget) sampe membunuh kita (kayak si Theo van Gogh).

  5. 7 Manitou 7 Februari 2007 pukul 7:14 pm

    Jawaban pertanyaan pertama :
    “Ngapain nulis-nulis tentang saya ..?!!! ga ada topik lain yang lebih menarik apah?!!! … Nama aja berbau arab, tapi kok yah ngomongin orang lain *apalagi yg jelek-jelek*”

    Jawaban pertanyaan kedua :
    “Anjriitt ..!! *baca syahadat, fatehah, al-ikhlas 66x* gw ga abis pikir kenapa tulisan gw dibilang kotor, padahal gw nulis diatas layar putih, keyboard gw juga baru dibersihin, ngupil juga kagak!
    Gw Berubah ..??!!! berubah begimana ..??? emang lu tangan kanan Tuhan apah?! bisa bilang kelakuan gw parah dengan tulisan-tulisan kotornya?!!!!”

    *langsung solat, karena gw abis marah2 dan bicara kasar kepada hamba Alloh*

  6. 8 grandiosa12 7 Februari 2007 pukul 7:40 pm

    kok saya ga disebut sama anto salafai yah? saya juga salah satu yang nggak mempan diberi tahu oleh anto salafai

  7. 9 Epat 7 Februari 2007 pukul 8:00 pm

    Kemerdekaan adalah untuk disadari, bukan untuk dicari atau diperjuangkan…

  8. 10 JaF 7 Februari 2007 pukul 8:20 pm

    Bagaimana perasaan anda sebagai blogger maupun sebagai seorang manusia, bila suatu ketika ada seorang blogger dengan nickname berbau Arab membuat posting khusus dalam bahasa Indonesia yang membahas tentang anda?

    Wah ahlah wasahlah dong. Mudah2an dibahas dengan baik dan tidak jelek2. Kalaupun jelek, ya wis terserah dia lah.. Tapi saya belum pernah di bahas sama orang Arab jeh.. hehehe

    Pertanyaan kedua, bagaimana bila nama yang ditulis dibagian-bagian yang saya tebalkan itu adalah nama anda? Apa yang akan anda rasakan, apa yang akan anda lakukan?

    Ya di tanya baik baik2 lah. Niatnya apa? Kadang2 perbedaan pendapat itu kan lahir dari ketidak mengertian terhadap orang lain yang dengan mudah memunculkan praduga..

    Kalau seperti yang anda alami, ya saya mungkin akan merasakan sedih, stress, tapi lama-lama cuek aja lah.. Saya selalu percaya bahwa Tuhan itu tidak bodoh. Benar salah cuma DIA aja yang tahu. :)

  9. 11 pramur 7 Februari 2007 pukul 8:29 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    1. Tergantung, kalau itu blog seleb yang pengikutnya banyak, jelas bersyukur dong! Kan kita juga bisa ikut2an ngetop, tebar pesona, jadi artis sementara, meraup keuntungan dari pemasang iklan, atau bisa jadi dapet pahala karena sang pengghibah adalah orang-orangan jualan salep yang pembencinya banyak di dunia blog.. kekekeke
    2. Sama kayak atas.

  10. 12 Arif Kurniawan 7 Februari 2007 pukul 9:04 pm

    Hel, hebat lah dirimu. Joe juga. Sampe-sampe dibahas oleh orang (yang mengaku bernama) Arab.

    Huehuehue…

    *ngiri, karena ga diomongi ama orang Arab*

  11. 13 ryan 7 Februari 2007 pukul 9:05 pm

    Kali ini salah satu strateginya mr.wadehel untuk mendongkrak popularitas..dan secara tidak langsung anda menjadi penggemar fanatiknya…hahahaha

  12. 14 Mbah Keman 7 Februari 2007 pukul 9:37 pm

    Wes wes seng edan kumat, yang satu setan berwujud malaikat yang satu setan berwujud setan, duh pilih yang mana ya, kalau aq sih pilih setan beruwjud setan lebih jujur,

    Udahalah belum tentu yang di jelek-jelekin itu lbih baik dari yang menjelekan.

    pehaman agama seseorang selama di dunia tolak ukurnya adalah tokoh2 agamanya, sedang bicara masalah tuhid itu hanya Allah swt yang tau,

    jangan saling menghakimi sesama setan

  13. 15 joesatch 7 Februari 2007 pukul 9:49 pm

    ahahahaha…
    bagaimanapun, wadehel tetap sang ujung tombak, dan saya cukup shadow striker. yang lain mungkin “hanya dianggap” barisan gelandang oleh antosalafy, kekekekekeke

  14. 16 Tresno 7 Februari 2007 pukul 9:58 pm

    wakakakakka
    salafi yach?? salah faham kaliii

  15. 17 Lita 7 Februari 2007 pukul 10:05 pm

    @Mbah Keman: Sesama setan dilarang mendahului, maksudnya mbah?

    *kabur, gak ikut-ikutan*

  16. 18 ressay 7 Februari 2007 pukul 10:59 pm

    Maklumlah ada orang-orang di WP ini yang berprinsip “Pokoknya kambing walaupun bisa terbang.” seraya menutup telinga mereka rapat-rapat.

  17. 19 de King 7 Februari 2007 pukul 11:32 pm

    Kata orang tua di balik setiap kejadian pasti ada hikmahnya.
    Ya ambil positifnya saja, kalo yang negatif tinggal dipotong dengan garis vertikal kan akhirnya jadi positif juga hehe :D
    Itung-itung promosi gratis kan? Lumayan lho…

    @ Ryan:
    Ngapain ngurusin orang lain?Mendingan kalau kamu kasih komentar berupa nasehat (walaupun membal hehehe) lha komentarmu tuch menunjukkan ‘kesinisanmu’ atau kamu iri karena tidak dipromosikan?

  18. 20 Jusuf Kalla Senja 7 Februari 2007 pukul 11:53 pm

    biarlah mereka yg mungkin memang expert di bidang agama melanjutkan tugasnya masing2, dan wadehel yang katanya masih awam dengan agama melanjutkan tugasnya menulis tulis2an kreatif seperti sebelum2nya…bukankah surga bisa kita raih dengan rajin merokok minimal satu batang setiap hari?
    lanjut terus wadehel………..

  19. 21 venus 8 Februari 2007 pukul 12:04 am

    wadaw! tiwas aku deg2an :D

    1. tergantung. tapi reaksi pertama saya terhadap sesuatu yang terasa gak enak di ati, biasanya saya tanya langsung apa maksud dan maunya.

    2. tanya! tanya! tanya! lt’s my fucking life, my fucking body,my fucking pen, my fucking blog. right???
    emang siapa elu berani2 ngejudge hidup dan cara hidup (baca; blog) gw???

    sekedar catatan, saya pernah maki2 orang yang ngisi SB dengan kata2 yang nyakitin..hohoho…

    jangan diem aja, hel! tanya langsung ke orangnya sana!
    good luck :)

  20. 22 Ryan 8 Februari 2007 pukul 12:38 am

    @ de king
    Anda tahu kalo dinasehati membal. Caranya nasehatinya beda donk. Berikan dengan tulisan-tulisan yang membuat dia berpikir, kalo masih bisa berpikir. Masalah promosi..tidak lah yau.Kita ngak perlu dipromosikan hanya karena menjadikan diri laen dari yang lain. Normal2 aja..deh (hahaha).

  21. 23 BARRY 8 Februari 2007 pukul 12:47 am

    Kalau menurut saya, menulis blog itu tidak boleh terbawa emosi. Soalnya nanti kalau ada tulisan yang disesalkan di kemudian hari, maka akan sulit untuk di tarik kembali. Ingat si embah Google selalu menebarkan net nya kemana-mana dan mengkopi semua itu.

    Namun demikian bukan berarti kita tidak bisa mengungkapkan kekesalan dan menolak ketidak adilan yang dilontarkan kepada kita atau lebih tepatnya tulisan kita.

    Saran saya: Jangan ragu (karena itu adalah hak anda untuk menulis apa saja) tapi tetap sopan, tunjukkan kelas anda.

  22. 24 aRdho 8 Februari 2007 pukul 1:04 am

    kita manusia berkelas gitu lhoo.. hyehehhe.. =D

  23. 25 cakmoki 8 Februari 2007 pukul 1:27 am

    Jawaban saya atas 2 pertanyaan: “sak karepe sing menilai, enjoy”.
    Tenang aja Pak, yang menilai kita bukan orang semata.
    :D

  24. 26 tukangkomentar 8 Februari 2007 pukul 1:51 am

    Mas Wadehel,
    semuanya kan tergantung dari sudut pandangannya, kan? Mungkin ada yang mikir: “wah, si salafy yang ngomentari tulisan-tulisan Wadehel ini rupanya nggak ngerti maksud dan tujuannya, bloon banget, sih! Apalagi pakai istilah-istilah tauhid dsb., biar lebih kelihatan keren, ya? Biar kelihatan Islam, gitu? Kampungan, ah! Ini penyalah gunaan nama Allah! Masuk neraka nantinya! Laknat! Dosa!”
    Mungkin, lho!
    Tapi mungkin ada juga yang mikirnya gini:”Betul juga si Salafy ini,ya?!”
    :)
    Tergantung sudut pandangnya, lah.
    Dan lebih penting lagi: Pokoknya …!

  25. 27 kumala 8 Februari 2007 pukul 2:19 am

    **ngikik2 dulu sebelum jawab pertanyaan**

    menjawan pertanyaan:
    saya sih sebenernya gak masalah kalo ada yang ngata-ngatain apa saja di blog saya dalam menanggapi tulisan saya.

    udah sering saya dibilang: sesat, bebas, kafir dll pokoknya dikata2in lah. saya cuek aja. tapi begitu udah ada yang ngancem mo ngedatangin massa, mulai deh, saya gonta-ganti blog.

    moga-moga, ini blog saya yang terakhir. capek, register melulu. dan moga ‘musuh’ saya itu gak ikut2an ke sini. hehehe…

    tapi, atas saran seorang temen, kalo nanti ada yang datengin massa, ya tinggal bayar preman aja. simpel toh?

    iya juga sik… tapi kok kalo diitung2 rugi juga ‘buang2 duit’ buat kaya gituan ya? walah, mo nulis di blog sndiri dengan bebas kok ya refot!

  26. 28 mardun 8 Februari 2007 pukul 3:03 am

    1. Santai aja lage, jangan rendahkan dirimu seperti “mereka” :P

    2. Ya, kalau kenal tak biarin aja (paling-paling jadi sedikit iba), kalau nggak kenal ya tak ajak kenalan :P siapa tahu dia cuma ngefan, kalau memang niatnya nggak baik ya tinggal diajak “kenalan” kan :P

  27. 30 Herman Saksono 8 Februari 2007 pukul 8:24 am

    Padahal sangat berbahaya () berani berbicara agama tanpa dalil…

    Tetapi, berbicara agama hanya dengan dalil sepotong-sepotong sama bahayanya ;)

  28. 31 cK 8 Februari 2007 pukul 9:57 am

    Jawaban:

    1. GR, jarang gitu lho dibahas di blog orang huehehehe…
    2. Ya ampyun…ni orang ngefans banget ya sampe nyebut2 nama saya ehehehe…

    Begitulah respon dari saya seandainya nama saya terpampang di blog orang. Tapi apabila pembahasan tersebut berbau kontroversi, lebih baik tanyaken maxudnya apa. Lalu coba komunikasi sampai ketemu titik terang. Mungkin yang nulis pengen perhatian lebih, siapa tau…

  29. 32 ichsanmufti 8 Februari 2007 pukul 9:59 am

    hui hui, ngga kuat ama mbah kemam yang pilih setan berwujud setan tuh.. lebih jujur tentang kesetanannya.. jangan menjelek-jelekkan orang mas, dua-duanya lagi.. belum tentu yang di jelek-jelekin itu lbih baik dari yang menjelekan..hehe

    hmmm, tapi kalo saya sih membela yang benar ajah (siapa yak ?).. masak mesti mati dulu baru tau yang benar dan yang salah

    *jawabannya ya tergantung apa yang saya lakukan

    *pergi dulu akh, takut disalah pahami dan memperpanjang masalah, fiu fiu.

  30. 33 TJ 8 Februari 2007 pukul 10:07 am

    Berbicara berhadapan dengan orang yang mengangkat dirinya sebagai pemilik kebenaran memang tidak ada jalan lain, selain “tunduk dan menerima mentah-mentah”. Tidak ada ruang untuk dialog atau diskusi. Atau anda menerima pengajarannya, atau anda meninggalkannya, dan meneruskan kehidupan anda.

  31. 34 Luthfi 8 Februari 2007 pukul 10:13 am

    :-)
    *hanya bisa tersenyum*

  32. 35 petroek 8 Februari 2007 pukul 10:41 am

    terima aja HELL
    dibaca lagi berulang-ulang sambil menghayal….
    klo memang tulisan itu mengandung kebenaran buat anda, ya terima dan perbaikilah sampai menurut anda sudah benar.
    tapi jika tulisan itu tidak sesuai dengan yang ada pada diri anda, ya lupakanlah, toh hitung2 dapat kawan baru.
    *sekali lagi anda yang benar2 mengetahui diri anda sendiri*
    je…..

  33. 36 Paijo 8 Februari 2007 pukul 10:49 am

    Keep on track aja. Menulislah sebelum menulis itu dilarang. Saya tidak akan kunjungi blog ini lagi seandainya sudah tidak ada lagi ciri khas Wadehel yang cerdas dan menentang arus. Jadilah diri sendiri.
    Untuk yang berseberangan dengan Wadehel, juga keep on track. Ini negara bebas. Sayapun akan berhenti mengunjungi blog anti Wadehel yang sudah kehabisan energi.
    Bagi pengunjung seperti saya, argumen pro-kontra justru dapat memperkaya wawasan sepanjang memperdebatkan materi yang berbobot dan relevan. Adapun cara mengajukan pendapat, saya tetap menghargai trade mark dan ciri khas masing-masing individu. Dalam hal ini, saya mendukung anda karena telah memasang PERINGATAN yang harus dibaca dan dipahami oleh setiap pengunjung sebelum membaca posting anda. Dengan membaca peringatan itu, pengunjung yang memiliki kecerdasan rata-rata saja sudah bisa menangkap seperti apa isi atau gaya tulisan dalam blog anda. Jadi jika ada pengunjung yang TIDAK MEMENUHI SYARAT tapi memaksakan diri untuk membaca ( mungkin karena penasaran ), itu bukan salah anda. Blog manakah yang memasang PERINGATAN seperti blog anda ?
    Salam eksperimen.

  34. 37 safir 8 Februari 2007 pukul 10:56 am

    assalamu allaikum ya muslimin

    disini saya tidak akan menyebutkan siapa yang bener dan siapa yang salah
    entah itu yang bener yang punya blog ini atau yang mas anton itu
    atau yang salah entah si empunya blog atau mas anton

    sekali lagi saya tidak akan mengatakan siapa yang salah dan mana yang benar. karena saya tidak tau siapa kedua orang yang dibicarakan oleh mas anton, siapa dan bagai mana 2 insan itu, wong saya baru baca wordprees di blog ini aja. saya pun ga tau siapa mas anton sampai-2 berani menasihati orang (berarti udah merasa benar). memang kita harus saling mengingatkan terhadap terhadap semua insan. tapi apakah mas anton tau siapa orang yang mas omongin (untung klo udah tau)apakah kalian satu akidah dan satu tauhid enggak. soalnya di indonesia sendiri banyak agama yang diperbolehkan. kan di islam sendiri ada dalil “agamaku untuk ku dan agamamu untuk mu” (mungkin mas anton yang lebih tau dengan dalil ini)

    tapi disini saya hanya ingin menuliskan pikiran saya
    1. nama antonsalafy enggak berbau arab dia hanya memasukkan nama salafy sebagai namanya dari nama golongan salafy
    2. walau disuatu daerah banyak tempat belajar salafy belum berarti daerah tersebut harus nganut salafy kan????

    punten kasadayana mun aya lepatnya

  35. 38 Mufti 8 Februari 2007 pukul 11:06 am

    Ya kalo saya sih gampang aja. Baca, trus dibikin tulisan. hehehe…

  36. 39 Yeni The Setiawan 8 Februari 2007 pukul 11:27 am

    saya pengen komentar.. tp sebaiknya ngga komentar aja deh.

  37. 40 Kang Kombor 8 Februari 2007 pukul 11:29 am

    1. Kalau nama saya yang ditulis di sana? Nggak mungkin…
    2. Kalaupun benar nama saya yang ditulis di sana, saya akan minta klarifikasi sama Ustad Anto Salafy itu, di bagian-bagian mana apa yang dituduhkan pada saya itu berlaku. Kalau salah, di mana letak salahnya, minta dijlentrehkan dengan jelas dan lugas.

    BTW, sepertinya ada kongkalikong nih antara Kang Wadehel dan Ustad Anto Salafy. Mereka berdua berkonspirasi untuk menaikkan lalu-lintas blogger ke blog masing-masing. Atau, paling tidak membuat baik wadehel dan antosalafy semakin terkenal.

    Triknya wajib ditiru nih… Aku tak golek sopo sing iso dijak kongkalikong dhisik.

  38. 41 srintil 8 Februari 2007 pukul 12:24 pm

    Tumben hampir pada nurut tuh semua, tertib jawab sesuai instruksi, gak ngalor-ngidul.

    Di antara sekian komentar, kali-kali dong Om kasih penghargaan untuk komentar terbaik. Kalo bisa sih jangan berupa nilai, tapi merchandise gitu :)

  39. 42 senyumsehat 8 Februari 2007 pukul 12:58 pm

    Dear Teguh Wadehel,
    Itu resiko celebritis selalu jadi bahan omongan, gpp hel..
    ini khan ujian, baru segitu aja lho…;-). Latihan…ntar klo jadi presiden atau pejabat malah diomongin semua orang, ga cuman ama satu orang hayyooo…

    Aku seneng kok baca tulisanmu, menembus batas gitu… udah keep writing, drpd nanggapin yg beginian bagimana klo nulis andai aku jadi presiden apa yg mau kulakukan…hayyooo…

  40. 43 Thamrin 8 Februari 2007 pukul 1:41 pm

    Jawaban untuk kedua pertanyaan diatas adalah: “BANGGA” ;)
    Kan namanya sudah disebut dan dibahas kelakuannya, berarti diperhatikan….. :)

  41. 44 senyumsehat 8 Februari 2007 pukul 1:42 pm

    Lho aku ke sana kok ga ada trafict to…? tak kira bener kata kang kombor, wadehel janjian…
    Lho hel, kamu diomongin kok ga di jawab to?
    oh ya jawaban pertanyaanmu :
    1. Perasaan ya seneng campur sedih, seneng beliau perhatian sedih beliau ternyata tidak terlalu paham dirimu.
    2. Kalau aku yg diomongin ya aku datengin dan bilang terimakasih atas perhatiannya.

  42. 45 agorsiloku 8 Februari 2007 pukul 1:51 pm

    Pertanyaan pertama dan kedua bermakna sama. Semua pujian so pasti kita akan merasa senang atuh, dan marah/kesel/sebel kalau dilecehkan. Apalagi jika isinya tidak sesuai dengan persepsi yang ada di kepala kita. Seluruh pikiran adalah rasional, so kita bisa membedakan benar dan salah. Seluruh hati adalah subjektif, so kita bisa merasakan suka dan benci, iri dengki atau ikhlas. Meskipun pepatah selalu bilang bahwa kritik dan celaan lebih banyak menyelamatkan dari pada pujian yang lebih sering menyesatkan. Tapi yang namanya manusia, bekerja dengan hati. Jadi yah… begitulah. Setiap orang mendapatkan apa yang diniatkannya.
    Sy ingat-ingat lupa, kisah tentang Allah menyuruh Nabi Sulaiman untuk menemui seorang “biasa”. Setelah ditemui, nabi tertegun, terkesima, karena orang itu hanya bilang : “Wahai Nabi, bertakwalah kepada Allah”. Saya lupa, cerita ini benar atau hanya rekayasa. Namun, maknanya apa ya?. Jadi lupa tuh.

  43. 46 -may- 8 Februari 2007 pukul 1:54 pm

    Oom Hell, pertanyaan pertama dan kedua kok sami mawon sih? Intinya: bagaimana perasaan Anda jika nama Anda dibuatkan tulisan khusus seperti tulisan yg di-paste kan?

    Kalau saya, perasaan saya: SENANG.
    Pertama, itu artinya saya berhasil “menyentil” apa yg ingin saya sentil, sampai mereka perlu membuat klarifikasi.
    Kedua, kalau klarifikasi yg dibuat berdasarkan “sentilan” saya bunyinya seperti itu, berarti sang penulis tidak memiliki argumen yg bagus untuk membalas sentilan saya secara lebih elegan. Itu berani another credit point for me.

    Jadi, Oom Hell, berbahagialah Anda, karena nama Anda telah dimuat (bahkan dianggap sebagai yg “Ter” diantara semua yg disebut).. ;-)

  44. 47 papabonbon 8 Februari 2007 pukul 1:56 pm

    setuju ama bang kombor. trik “kotor” yg wajib ditiru … :p kabur … :D

  45. 48 passya 8 Februari 2007 pukul 2:01 pm

    1. Bangga dong….seleb blog, huh..?
    2. Bangga juga….

    kok trackback ini gak muncul disana ya…. ketangkep akismet apa ketangkep….. :P

  46. 49 kw 8 Februari 2007 pukul 2:04 pm

    1. whuaaaaaaa.. mestinya tersanjung dong. apapun alasanya, setidaknya kita sudah ngasih inspirasi ke dia.

    2. ya santai aja lagi. untuk kasus ini, aku pikir si salafi itu kurang punya selera humor. over serius. kata ki Gendeng pamungkas, orang seperti itu lebih mudah di santet dari pada wadehel yang humoris itu :)

  47. 50 Abdullah 8 Februari 2007 pukul 2:32 pm

    Assalamualaikum wr wb..
    Nama saya ndak berbau arab loh, tapi berbau ABDULLAH, sedikit berbau minyak wangi Za’faron, dan non Alkohol.
    Wah.. ALHAMDULILLAH, artinya ada yang memperhatikan saya, dan siapa tau yang nulis malaikat.
    Bersyukur masih diingetin di dunia, kalo udah di KUBUR, dah ga ada guna nya lagi.
    Di KUBUR? di sana sekali susah, susah selamanya, ga bisa SMS, ato MISCALL buat minta bantuan dunia?
    makanya kalo saya beruntung ada yang mo ngingetin selama masih di dunia.
    Siapa yang mo bulis tentang saya??? MONGGO
    Siapa yang mo ngomelin saya??? CAME ON

  48. 51 wadehel 8 Februari 2007 pukul 2:37 pm

    @Semua, Terimakasih untuk semua yang menanggapi, terutama untuk yang bersedia menjawab pertanyaan. Saya jadi bisa menyimpulkan bahwa tulisan saya benar-benar dibaca lengkap, hehe.

    @Grandiosa, mungkin anda dianggap tidak mempan. Atau, secara strategi pemasaran, beliau memang mengharapkan saya posting seperti itu (meski yang diharapkan mungkin tidak sehalus itu), beliaw kan dapat promosi gratis. Jadi para salafaham yang langganan baca blog saya bisa terjaring gituh.
    *lirik antosalafy* Betul tidak om?

    @JaF, jangan stress pak, langsung cuek aja, maksimal jadi tulisan deh. Dan saya setuju itu, jangan menyembah pada tuhan yang goblok :P Apalagi Tuhan yang gampang diperbudak untuk mengganyang musuh.

    @Joesatch, piye toh? Sampeyan yang sering debat sama beliau, sampeyan yang sering bikin beliaw esmosi, kok malah saya yang kena getahnya ini gimana hah? Hah? HAH?

    @Venus, ngerasa tulisannya berpotensi di cap kotor ya, haha, Wahay para  Salaf,  Abdul, dan para Jurdak (juru dakwah), ada sasaran baru yg harus didakwahi nih!!!
    *hehehe, tertawa jahat*

    @BARRY, sepakat, banyak yang ga paham kalau tuhan google itu selalu mengawasi dan mencatat hampir setiap kata yang dilontarkan. Tapi berkelas? Hehehehe… selama ini kelas saya ya begini ini, semoga nanti2 naik kelas.

    @Tukangkomentar, kalau langsung dibawa ke tagline, nanti permainan selesai dong :P

    @Herman, betul ituh, tapi bahaya bagi kemanusiaan atau bagi keagungan para calo surga ya?

    @Paijo, serasa dipentung, jadi nyadar kalo saya juga sering lupa dan menganggap bahwa semua orang pasti sudah membaca halaman peringatan :))

    @Safir, sebaiknya sebelum mengatasnamakan lab-teknik dan berkomentar pake nickname arab, anda baca dulu link yang saya sebutkan, tulisan itu diberi tag apa? Betul sekali! ABU MAULID!

    @KangKombor, saya ga ada kongkalingkong tuh, tapi wajar kalo nampak seperti itu, secara memang tulisan ini sudah menyumbang lebih dari 20hits ke situs SALAFY ituh. Tapi linknya saya pakaikan kondom no follow kok :P

    @Srintil, situ mau modalin?

    @Senyumsehat, tapi ini bukan ujian dari tuhan yang pengangguran kan? Hehehe. Terimakasih Bu.

    @Agorsilaku, orang biasa yang ngomong sama sulaiman itu cewe kan? saya baca tuh sekilas di kidung agung yang seksi itu :P

    @-May-, emaaang, makanya itu sebagai tanda terimakasih, saya promosikan blognya dia :P

    @Passya, ketangkep kondom no follow, semoga :D Makanya saya ganti pake komentar kesummon.

    @Kw, humoris? Saya ini nulisnya sambil kepala berkerut2 lho!!!
    Tapi kepala yg kedua :))

    @Abdullah, kalo pengen diomelin, daftar aja langsung ke antosalafy :D

  49. 52 Tuhannya Wadehel 8 Februari 2007 pukul 2:57 pm

    @Wadehel
    Pendapat seseorang tidaklah mencerminkan siapa dirimu yg sebenarnya. Sekali lagi teruskan dakwahmu nak!

    Sesungguhnya aku bersama orang2 yang sabar.

    @antosalafy
    */me googling di database calon penghuni sorga…
    lho nama antosalafy ko ga ada di list ya??? :p*

  50. 53 papabonbon 8 Februari 2007 pukul 6:21 pm

    wah, wadehel menangguk untung postingan lancar. meski kampanye negatif sih …:p

  51. 54 rime 8 Februari 2007 pukul 6:30 pm

    jawaban:

    1. awalnya terkejut. bohong kalau dibilang ga terkejut.

    2. yang saya lakukan adalah diam saja, benar kata orang2 di atas: santai saja. tapi kalau emang punya landasan kuat sih lawan aja. gua juga pernah kaya gitu. semua orang anggap gua salah dan sotoy, padahalmereka yang sotoy.

    kadang orang bodoh emang suka kebanyakan bicara.

    nyantei aja cuy..

  52. 55 Khaidar 8 Februari 2007 pukul 7:20 pm

    bisa aja nih. jadi kepikiran… :D

  53. 56 irdix 8 Februari 2007 pukul 7:36 pm

    Jawaban dari pertanyaan :

    1. Shock… ambil tali…… tarik onta.. trus tunggangin..
    (artinya.. I don’t give a damn..)

    2. ana anggaf itu anjing menggonggong.. seperti ketika ana
    menggonggongi mereka juga
     

     

     

     

  54. 57 manusiasupersalaf 8 Februari 2007 pukul 7:47 pm

    Pertama:
    Kalo ada yang nulis tentang saya di blognya, *langsung berasa jadi seleb!*

    Kedua:
    Seleb juga manusia, jadi keep walk on lah…

    Ketiga:
    Ngapain seh kau menulis ini guh? Malah bikin itu orang tambah jumawa saja, ntar blognya banyak yang baca, senang.. senang..

    Atau jangan-jangan, dikau terganggu?
    Ah, wadehel kan What-the-hell, think nothing, act nothing, sin-thing

  55. 58 anung 8 Februari 2007 pukul 8:16 pm

    jawaban pertama:
    hm, simpati sama saya ya..sampe perlu curhat2 segala. Lumayan bisa terkenal ampe arab sono…jauh lho
    jawaban kedua:
    wah, tambah merenges saya…berhasil buat orang bingung..hehehe

    “wadehel” aja lah…life goes on…(bener gak yg nulis?)

  56. 59 antobilang 8 Februari 2007 pukul 8:53 pm

    weleh2…
    om wadehel udah di bahas LAGI nih di sini
    sama-sama taulah…kira2 motifnya apa..hahaha…

    oia kemarin saya belum jawab, soale nampang pertamax dulu…
    kalo saya seneng aja dibahas, wong saya ini bukan orang terkenal, tapi kalo saya seleb blog, saya minta rotalti ajah..atau kalao kira2 mencemarkan nama baik..tuntut aja ke pengadilan..
    *menghasut mode On*

  57. 60 fertobhades 8 Februari 2007 pukul 9:51 pm

    jawaban atas 2 pertanyaan itu : Saya tidak peduli :-)

  58. 61 KJG 8 Februari 2007 pukul 10:57 pm

    Oh itu pasti yg bikin orang Golkar Asli.
    Golkar (Golongan Keturunan Arab)

  59. 62 Shinta 9 Februari 2007 pukul 4:42 am

    hehehe, tumben wadehel curhat.

    pertanyaannya ga perlu dijawab, orangnya sendiri sudah tahu jawabnya :)

  60. 63 laras 9 Februari 2007 pukul 7:46 am

    lho…namanya juga ngeblog, bisa komen sak kayange..semakin dirembug semakin ngetop markotop lho…
    Yang aku lihat neh..semakin banyak salafy datang semakin naik ratingnya di wordpress.. :D
    Ayoo…keep writing…

  61. 64 abdulsomad 9 Februari 2007 pukul 8:17 am

    Musik adalah ADZAN nya SETAN

  62. 65 abdulsomad 9 Februari 2007 pukul 8:19 am

    salah masukin comments
    he he he he… gara gara baca tuklsan bang Tajib

  63. 66 petroek 9 Februari 2007 pukul 9:47 am

    santai bos…
    mungkin ini ‘teguran’ halus tuk anda supaya anda lebih bersahabat dengan komunitas nya mereka
    * ###jhfsll((%$##1!?;’K *

  64. 67 Dee 9 Februari 2007 pukul 10:01 am

    hel, kamu ganti nama aja dari wadehel jadi wahgatel, soalnya kamu memang bikin semua orang gatel komen, gatel menilaimu, gatel menghujatmu, gatel memujimu.

  65. 68 toim the arrancar 9 Februari 2007 pukul 10:53 am

    ternyata mbuat blog banyak jg yah musuhnya, hehehe….
    tapi tenang om wadehel, saya gak dukung siapa2, trus perbedaan pendapat khan wajar, mudah2-an membawa rahmah baik bagi om wadehel maupun yg ngritik om wadehel…

  66. 69 Ferry 9 Februari 2007 pukul 11:19 am

    kembali kepada azas democrazy… semua bebas berpendapat napa mesti repot he… he… santai bro Wadehel tp kalo mo bales juga gpp…

    * kepala mulai bertanduk *

  67. 70 erander 9 Februari 2007 pukul 11:23 am

    Pertama2, saya turut prihatin dengan apa yang mas Teguh alami. Saya turut berkomentar, karena mas adalah teman blog saya sedangkan mas Anto saya belum kenal. Kalo saya kenal, pasti saya akan say hello juga dengan beliau.

    Saya pikir, kebenaran itu datangnya dari Allah. Manusia diwajibkan terus menerus untuk mencari kebenaran itu karena manusia adalah relatif. Tidak ada yang salah dan benar selama kita terus mau mencari dan tidak berhenti.

    Dalam menyampaikan kritikan, ada seni tersendiri. Walaupun apa yang kita katakan benar, kalau disampaikan dengan kalimat atau intonasi yang keliru, dampaknya Insya Allah akan berbeda dengan yang kita harapkan.

    Saya coba membantu menjawab apa yang mas Teguh rasakan

    #1 Bagaimana perasaan saya jika ada orang yang membahas tentang saya? .. yang pasti, sebagai manusia, ada perasaan kagetlah. Tapi itu cuma sebentar. Selanjutnya akal sehatlah yang berbicara. Apakah yang dibahas itu benar atau tidak.

    Jika orang yang membahas saya itu mengenal betul siapa saya, saya pikir orang itu baik dan sayang dengan saya. Saya pasti perhatikan apa yang dikatakannya. Karena saya sadar bahwa saya tidak sempurna dan saya bukanlah Dewa -jangan diplesetkan ya – apalagi Tuhan. Sehingga saya setuju dengan kata-kata mas Anto : “Padahal nasihat itu tidaklah datang kecuali dari orang yang menyayangi.”

    Tapi kalo orang tersebut tidak mengenal saya. Saya paling cuma tertawa aja, wong gimana dia tahu saya tapi kok bisa ngebahas saya. Yang pasti, orang yang ga kenal saya trus ngebahas saya, pasti dia fans gelap saya :)

    #2 Bagaimana bila nama yang ditulis dibagian-bagian yang ditebalkan itu adalah nama saya? … yang pasti, saya lihat di blog mas Anto nama itu dicoret. Ga ngerti maksudnya. Apakah ingin mengritik atau ingin memprovokasi.

    Menurut saya .. ga gentlemen aja. Kalo emang nama itu dicoret, ya hilangkan aja. Toh, kita berniat untuk menghapus nama itu. Tapi kalau tetap dimunculkan, saya pikir ada maksud2 tertentu. Walahualam. Saya belum tanya saya mas Anto.

    Yang pasti .. saya tidak akan membuka aib orang. Jika saya sayang dengan teman saya, saya pasti bicara langsung ke teman tersebut. Saya tidak pernah masuk ke forum. Saya punya pengalaman. Ada teman saya yang sangat vocal di forum email, saya menasehati beliau dengan mengirim private email.

    Alhamdulillah malah berhasil tuh. Saya percaya, siapapun orangnya, sekeras apa pun hatinya, kalau kita menasehati dengan cara yang tepat, Insya Allah akan berhasil. Kelemahan kita adalah belajar berempati. Sampai sekarang, saya terus menerus untuk berusaha berempati dengan siapapun.

    Mas Teguh .. saya sedih ya dan juga jangan pede. Hidup itu jangan berlebih2an. Semua biasa2 saja. Ga ada yang abadi. Ga ada yang pasti kecuali mati. Good luck. Doa ku buat mas Teguh agar diberikan kemudahan dalam segala hal. Amien.

  68. 71 Galm 1 9 Februari 2007 pukul 1:59 pm

    Melihat judulnya…

    DIAM ADALAH HIKMAH

    Sepertinya isinya tak sesuai dengan apa yang tertera pada judul.

  69. 72 jekih 9 Februari 2007 pukul 4:14 pm

    DIAM ADALAH HIKMAH
    Bismillah.
    Diam adalah hikmah. Sedikit sekali orang-orang yang mampu menahan lisannya untuk berbicara, padahal dia tidak mempunyai ilmunya. Allahul musta’an.
    Belakangan ini, begitu banyak komentar yang masuk di website saya ini dari
    Wadehel yang sering sok tahu sehingga berani
    berbicara agama tanpa dalil. Padahal sangat berbahaya bagi kehidupan dunia
    dan akhirat kita ketika kita berani berbicara agama dengan kejahilan (kebodohan).
    Wadehel juga merasa “panas” telinganya ketika dinasihati
    (ditegur). Padahal nasihat itu tidaklah datang kecuali dari orang yang
    menyayangi. Tetapi begitulah keadaan Wadehel dan orang-orang
    yang keras hatinya, “membal” terhadap nasihat, kecuali mereka yang
    dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala.

    Wadehel tidak mempan diberitahu, meskipun dengan menggunakan
    ayat-ayat Allah. Orang-orang model seperti ini suka mengacaukan keadaan
    melalui lisan-lisan dan tulisan-tulisan mereka yang kotor. Sebut saja, Wedehel
    ,
    Joesatch, dan yang semisalnya. Mengenai Wedehel, mungkin tinggal kita
    berdoa saja agar kelakuannya berubah karena sudah parah sekali orang
    ini.
    Adapun Joesatch, meskipun ngeyel dan suka membangkang,
    tetapi saya yakin anak ini masih bisa membaik sakitnya. Apalagi, di
    tempat tinggalnya sana banyak majelis-majelis ilmu kajian salafiyah. Barakallahu
    fiikum.

    Maka, menghadapi Wadehel tidak perlu memperpanjang masalah
    sehingga akhirnya menjadi debat kusir. Seandainya Wadehel
    mau belajar dan memahami Tauhid, saya yakin agama (kebenaran) ini mudah sekali
    untuk diterima dan diamalkan. Insya Allah. Pelajaran tauhid menduduki
    peringkat paling atas sehingga penting sekali untuk saya mem-posting akar
    masalah kebobrokan umat ini. Mari belajar tauhid!

    Wahh.. pantesan elu panas ya hel
    *kabur xixixi*

  70. 73 BhambanK 9 Februari 2007 pukul 9:32 pm

    Jawaban ke 1:” Kereeeen….! Kapan tuh Arab ngebahas tentang Ogut??? mau dooonk…!
    Jawaban ke 2:”Panas kuping!!! Marah!!! Wajar kalee ya… Mang Salafi tuh sapa?
    “Yang namanya Salafi tuh Ustadz ya? Ustadz yang model gitu koq makin banyak aza ya (dikampung gw banyak tuh Mas Hel, Gak pada di dengerin… gw yakin bukan umatnya pada ngeyel, tapi ustadznya SABLENG!!!…waduuuh… jadi gw ikutan panass ya…;p) Duh kalo Ustadz – Ustadz udah banyak yang kaya gitu (gak tau cara yang bener untuk membenarkan umat…)gimana umatnya ntar ya??
    Tenang Mas Hel, Si Salafi itu dari awal tulisan aja udah salah…
    “Diam adalah Hikmah….”
    Kenapa dia gak diam aza, dari pada ngomongin orang, ya nggak…??
    PISS!

  71. 74 dewo 10 Februari 2007 pukul 1:38 pm

    Wah… Wadehel sudah benar-benar jadi selebritis. Eh… seleb-blog.
    Ingatlah pepatah: “Anjing menggonggong, kafilah berlalu…”

    Biarlah beliau menggonggong, tapi Wadehel tetap berlalu.
    (** Kabur setelah nyalain kompor **)

  72. 75 jejakpena 11 Februari 2007 pukul 5:44 pm

    wheeew…Saat baca tulisan pak antosalafi itu, saya sempat prediksi pak wadehel akan bikin review ttg postingan itu karena mmg lumayan provokatif. Dan skrg jadilah postingan ini. kalau dilihat, masing-masing punya logika berfikir yang berbeda. Tapi kelemahan kita terkadang kurang bijak saat menemukan perbedaan. Terkadang kritik pun walau ok malah tidak akan dianggap sama sekali krn sudah meNIDAKkan atas apapun yang berbeda. Ketika orang lain berbeda dengan kita bukan berarti mereka langsung salah atau patut disalahkan kan?

    Hmm…di satu sisi makin complicated ya atmosfir diskusinya, tapi juga bisa melatih sikap bijak kita saat berkomentar.
    *Sok Bijak mode on*

    oh ya, pertanyaanya kan satu dua tiga kurang lebih sama ya, kalau saya sih kurang nyaman aja, krn cara reviewnya terkesan kurang bersahabat (subjektif) but, saya fikir pak wadehel bisa lihat sisi lainnya tuh, ya kan?

  73. 76 irdix 11 Februari 2007 pukul 7:25 pm

    hmm.. I’ll do the same as him…

    ehhehehe..

  74. 77 itkaS lotnoK 12 Februari 2007 pukul 2:56 pm

    kalo gua, gua akan ketawain si anto, karena apa yang dikatakannya adalah salah besar. Pokoknye keyakinan yg gua anut adalah yg paling bener dan paling ganteng SEDUNIA. selain itu semuanya salah, dan semuanya udah pasti dimasukin neraka jahanam kalo dah ko’it nanti, termasuk juga si anto dan orang2 lain yang berbeda keyakinan sama gua.
    Hidup Zeus!!!

  75. 78 Yuuki 12 Februari 2007 pukul 4:14 pm

    wah…parah tu orang xD
    tenang ya, wadehel..

    Anjir…segitu wadehel,
    apalagi klo tu orang berkunjung ke blog gua?!? *pasang tolak bala*

  76. 79 Pipit 12 Februari 2007 pukul 4:22 pm

    Wadehel, kok kamu tau kidung agung, sih? Emang ada di “Kitab Wadehel”?

    (*wajah polos seorang murid*)

  77. 80 wadehel 12 Februari 2007 pukul 11:43 pm

    @Pipit, secara saya penyuka hal-hal berbau seks, wajar dong :) Btw, meski Gusdur bilang kitab kami paling porno, menurut saya tidak seseksi kidung agung deh, tapi ini dalam nada positif lhooo.
    @Yuuki, blog lu sih jelas ada kolor segede gaban, merah pula, mereka ga bakal sempet komentar disana, udah ngecrots duluan :))
    @Itkas, yeah, whateverlah.
    @Jejakpena, benar, menerima perbedaan itu bukan sesuatu yang mudah untuk dipelajari. Saya sendiri sering kesulitan :)
    @Dewo, anjing menggonggong, khafilah iqro, berusaha memahami apa maksud si anjing, apakah si anjing ingin memberi tahu adanya bahaya? Atau cuma menggonggong karena kelaparan? *matiin kompor*
    @Bhambank, diam itu sesuatu yang sulit, apalagi bagi orang yang POKOKNYA™ kami yang paling benar.
    @Jekih, ganti semua dengan jekih gimana? :D
    @Erander, tul pak, sebaik apapun pesan, kalau penyampaiannya tengik, males juga yang dengerin, hihi.
    @Ferry, yang kayak gitu ga pantas dibales kalee, menurut saya tidak semua contoh baik itu harus diteladani :)
    @Toim, ini posting emang bukan cari dukungan, tapi untuk mengajak orang-orang berguru pada beliau :)) Supaya pada tercerahkan dan ngerti, “oooh, salafy tuh gitu toh”.
    @Dee, males ah, tar orang-orang bukan cuma komen, tapi ikut garuk2.
    @Petroek, teguran halus gitu, yang kasar maen penggal ya :)
    @Papabonbon, kok kampanye negatif sih?
    @Rime, terkejut serasa jadi seleb ya, haha. Tapi apanya yang mo dilawan? Itu mah untuk dipelajari.
    @Khaidar, bukan mikir jorok kan?
    @Irdix, guk-guk-guk :P

    *baru inget ada posting ini :D*

  78. 81 Yuuki 15 Februari 2007 pukul 2:01 pm

    Errr…sebenernya sempet terbesit ide untuk naro link blog gue di komen blog dia, ..sapat tau jadi sadar indahnya dunia xD

    Orang yg SANGAT RELIGIUS kayak gitu mendingan langsung ke akhirat aja kali ya klo ga bisa nikmatin dunia xD pusing gue liatnya, kayak ga punya hal duniawi yg di urusin yah itu orang?? ahuahuahua *pasang bawang putih*

  79. 82 yume 15 Februari 2007 pukul 5:20 pm

    jah, om dehel. cuekin aza. lha wong hak nya beliau untuk bersuara, so biarin aja. cuma saran aja seh, bahasa yang dipake itu lowh ojo terlalu ….. (garuk-garuk kepala)

  80. 83 sandynata 15 Februari 2007 pukul 5:36 pm

    udah sore, capek seharian kerja, baca blog lumayan panjang, mata jadi lelah…

    numpang lewat aja om..

    pmisi…

  81. 84 halludba72623 15 Februari 2007 pukul 8:26 pm

    hmmm? mas wadehel nama aslinya mas teguh toh… :P

  82. 85 Dimashusna 20 Februari 2007 pukul 11:25 am

    Kalaw bwt Sayah mah kamu ga usah risau hel, kalaw kamu baca komentar terakhir sayah di “Pokoknya Kami Yang Paling Benar” itu bisa jadi jwbn,
    kalaw kamu tipe orang dgn karakter #1. maka ya tenang2 sajah, kecuali kamu punya karakter manusia #4., …ngeri deh! :p

  83. 86 Renee 21 Februari 2007 pukul 9:58 pm

    Buat wadehel…!

    SEBAIKNYA KEJADIAN INI DI AMBIL HIKMAHNYA DAN COBA INTROSPECTION DIRI,BIAR BAGAIMANAPUN JUGA DIMANA ADA ASAP DISITU ADA API??? COBA DEH KLO NGOMENTARIN ORANG JANGAN KELEWAT BATAS, SEKARANG KAMU DI KOMENTARIN SEGITU AJA KAYA KEBAKARAN HUTAN..EH JENGGOT….???? EMANG ENAKKK…hi…hi…hi..KITA BEBAS BERSUARAKAN???? ISTIGFAR ACHHH…SWGTL…

    CHERRRR

  84. 87 Yuuki 23 Februari 2007 pukul 3:42 pm

    Kayaknya Renee hiperbolis deh.

    Sejauh mata memandang, Wadehel nampak santai aja seperti biasanya *sotoy xD* Ahuahuahua..

    hel, keep up the good!!!

  85. 88 Renee 25 Februari 2007 pukul 10:01 pm

    Hiii…yuk, baru nongol loe??? I dont think his calm down, because if he did, he’s not asked question to all of us??? I think you’re HIPERBOLIS, because you said so…lol
    You’re SOTOY, pake ngatain orang lagi loe…yang enak juga soto dari pada sotoy..ach elo ade-ade aje???

    Kabur ach nanti yuk nyari gue lagi…he..he..
    Keep in touch and don’t give up. Ok???

  86. 89 chielicious 26 Februari 2007 pukul 10:07 am

    sayangnya ga ada link ke homepage nya renee… -geleng2-

    btw si wadehel ini belom balik dari perantauan ya hu3…

  87. 90 fourtynine 26 Februari 2007 pukul 8:45 pm

    1.berterima kasih karena telah mempromosikan saya
    2. merasa tersanjung karena tidak semua orang bisa mendapatkannya

  88. 91 cidh 2 Maret 2007 pukul 3:42 pm

    wew.. sekarang berubah mendukung wadehel semua…. begitu perhatiannya mereka pada mu hell..

  89. 92 sufehmi 2 Maret 2007 pukul 10:29 pm

    LOL…. asli ngakak ngebaca komentar chaosregion :D

  90. 93 masdhenk 12 Maret 2007 pukul 5:25 pm

    ane kok zetuju ma cara caranye om erander…
    sorry nek telat kasih koment…

    sipp om erander..

  91. 94 Pak Sabar 12 Maret 2007 pukul 10:29 pm

    sing sabar yo mas!
    kalo kita memang salah, apa salahnya kita introspeksi.
    kalo kita memang bener, ya udah. toh yang namanya kebenaran kan pasti akan kelihatan, ya to?
    kalo nama saya sich g bakal tercantum. saya kan orange sabar N g neko2!

  92. 95 Abu Aqil Al-Atsy 27 Maret 2007 pukul 3:09 pm

    Maklumlah ada orang-orang di WP ini yang berprinsip “Pokoknya Benar walaupun Sesat.” seraya menutup telinga mereka rapat-rapat.

    -Ya begini ini, nasehat malah diartikan sebagai hujatan.
    Mbok ya di tanggapi secara dengan lapang dada, lhawong salah kok ndak mau disalahkan.

  93. 96 joesatch 29 Maret 2007 pukul 3:51 pm

    mas dehel,
    kayaknya tulisannya abuanto yg ditujukan buat mas dan saya di atas itu udah dihapus sama penulisnya. mbuh ngopo, saya juga ndak ngerti, hehehehe…padahal baru mau bikin tulisan pake referensi tulisan itu :P

  94. 97 wadehel 29 Maret 2007 pukul 7:49 pm

    @Yuuki, huss, saya emang harusnya kelihatan serius!
    @Renee, kok sampe teriak2an gitu om? Selamat istighfar deh.
    @Chielicious, saya lupa ga cek lagi :P Kasikan ngeklik link ke blog orang nih.
    @Fourtynine, siapa yg promosiin?? saya cuma bagi2 barang bagus buat orang lain kok :P
    @Abu Aqil, yang menanggapi sebagai hujatan siapa pak? Bukan saya kan? lha itu saya anggap sebagai sumber inspirasi kan. Sayang, sekarang malah dihapus sama yang punya. Gimana sih, nasehat bagus kok dihapus.
    @Joesatch, kenapa ya? Ada cara untuk kliping nasehat2 bagus ga, tapi dengan tetep terjamin keasliannya? sepertinya mulai perlu nih.

  95. 98 Amd 29 Maret 2007 pukul 8:41 pm

    Untung arsip penting ini sudah kamu amankan Guh! Duh, saya harus revisi posting saya kalau begini. Nambahin kalau tulisannya sudah dihapus… tanya kenapa?

  96. 99 Amd 29 Maret 2007 pukul 8:44 pm

    @ Abu Aqil dst
    Ngomongin diri sendiri Pak?

  97. 100 Fourtynine 31 Maret 2007 pukul 9:38 pm

    100 genap!
    Biar dianggap komennya masih nyambung maka komentar saya adalah : sama dengan Amd (komentar ke 99)

  98. 101 Lily 4 April 2007 pukul 1:54 pm

    Pertanyaan pertama: “Bagaimana perasaan anda sebagai blogger maupun sebagai seorang manusia, bila suatu ketika ada seorang blogger membuat posting khusus yang membahas tentang anda?”

    Pertanyaan pertama.. (kata2 yg menurut saya gak penting karena gak terlalu relevan dengan inti pertanyaannya, saya hilangkan ya..)

    First..,
    I will get interested. Tentunya akan saya baca dengan seksama untuk dapat dengan sepenuhnya memahami maknanya..

    Pertanyaan kedua: “bagaimana bila nama yang ditulis dibagian-bagian yang saya tebalkan itu adalah nama anda? Apa yang akan anda rasakan, apa yang akan anda lakukan?”

    Secara terstruktur, begini reaksi saya..

    Pertama.. saya akan merasakan panas di sekujur tubuh saya, sangat mungkin wajah saya memerah, entahlah karena komputer saya tidak dilengkapi dengan webcam..

    Kedua.. saya akan menarik napas sangat panjang, kembali membaca tulisan tersebut berulang kali, dan mencoba menulis jawabannya, dengan sangat pintar tentu saja..
    Oleh karena itu, mungkin saya harus tetap berulang kali membaca kembali tulisan tersebut selagi menyusun jawabannya..
    Saya akan sangat berhati-hati, jangan sampai menjadi sebodoh, sefanatik dan tidak logis seperti orang yang mengkritik saya..
    Yg bersembunyi dibalik.. (entah apa yg dia percayai..) untuk membenarkan tulisannya.

    Tapi entahlah, karena anda bukan saya, mungkin punya cara yg berbeda.. berpura-pura serius misalnya.. ;)

  99. 102 Xentrix 18 April 2007 pukul 6:47 am

    Oh nabiku, engkaulah yang dijanjikan..
    Kini kau sudah datang memberikan kami pencerahan..

    Akan banyak sekali penentangmu
    Jangan khawatir, demi kenikmatan dengan bidadari
    Dan sungai miras yang mengalir deras
    Kami akan selalu membelamu

    Engkau kembali meluruskan apa yang selama ini sudah dibelokkan..

    Selamat datang wahai nabiku

    *PS
    Kalau mau ke surga bolehkan saya mbonceng?
    Sekedar window shopping dan mengagumi kecantikan bidadari
    Serta mencicipi setetes miras dari sungai yang mengalir

  100. 103 wudehel 24 Mei 2007 pukul 3:16 pm

    Lina Joy bersenjatakan Surah Al Baqarah

    November 30th, 2006

    Di dalam usaha Lina Joy menukar agama dan menukar status dirinya, perdebatan berlaku di antara peguam dan kehakiman di Malaysia. Yang menyedihkan apabila peguam beliau juga terdiri dari orang Islam. Semua mereka ini buta hati dan jiwa di dalam mengekar kedunian, wang dan harta. Tidak mustahil dunia kafir akan bersekongkol dengan Lina Joy untuk memenangi kes ini kerana untuk masa depan Kristian keseluruhannya. Satu Kemenangan ini akan membawa kepada kecemerlangan usaha MURTAD. Tidak mustahil, selepas ini angka 100,000 orang yang MURTAD akan melonjak ke angka yang lebih besar sekiranya keputusan Mahkamah menyebelahi LINA JOY.
    Di dalam sesuatu perdebatan, perkara yang tidak boleh dipertikaikan adalah penggunaan AL-QURAN. Kerana itu UMNO cukup bimbang berdebat dengan PAS kerana mereka tidak tahu terjemahan dan tidak tahu penggunaan ayat Al-Quran. Sepotong ayat sahaja mampu menutup semua mulut. Begitu lah besarnya Mukjizat Al-Quran itu.

    MEMPERGUNAKAN

    Surah Al-Baqarah ayat 256, digunakan dalam usaha memenangi kes MURTAD LINA JOY. Adalah menjadi perkara yang PELIK apabila ayat Kitab Islam digunakan untuk menolak Islam itu sendiri, manakala peguam yang juga Islam digunakan untuk menolak ISLAM itu. Begini lah akhir zaman dan tidak mustahil segalanya berlaku kerana umat dan pemimpin Islam sendiri tidak mendalami Islam. Maka terjadilah perkara-perkara yang bakal membunuh ISLAM, tanpa kita sedari.

    Mari kita lihat kepelbagaian tafsiran surah Al-Baqarah yang dijadikan sandaran kepada Anti Islam untuk menyerang dan memperlekehkan Islam. Kenapa Surah Al-Baqarah dipilih untuk merealisasikan kemenangan Lina Joy?

    TERJEMAHAN AYAT

    Dibawah ada 3 terjemahan. Di dalam Bahasa Inggeris, Bahasa Malaysia dan Bahasa Indonesia. Jika kita cukup bijak di dalam berbahasa, mungkin ia jelas nampak bezanya.

    Terjemahan di dalam bahasa Inggeris Surah Al-Baqarah (Ayat 256) *There is no compulsion in religion. Verily, the Right Path has become distinct from the wrong path. Whoever disbelieves in T?gh?t and believes in All?h, then he has grasped the most trustworthy handhold that will never break. And All?h is All-Hearer, All-Knower.”

    Terjemahan di dalam Bahasa Malaysia Surah Al-Baqarah (Ayat 256) Tidak ada paksaan dalam agama (Islam) kerana sesungguhnya telah nyata kebenaran (Islam) dari kesesatan (kufur). Oleh itu, sesiapa yang tidak percayakan Taghut dan dia pula beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada simpulan (tali agama) yang teguh yang tidak akan putus dan (ingatlah), Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

    Terjemahan di dalam Bahasa Indonesia Surat Al~Baqoroh (2): 256 Tidak ada paksaan untuk MEMASUKI agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

    Di dalam 3 terjemahan di atas, terdapat perbezaan yang sedikit, membawa makna yang besar. Lihat terjemahan di dalam Bahasa Indonesia, perkataan MEMASUKI itu seperti kecil tetapi sangat besar ertinya. Ia menjelaskan bahawa ISLAM tidak pernah mengajak penganut agama lain di dalam menyertai Islam, ia lebih bersikap terbuka, tidak memaksa, redha, rela dan bersetuju . Manakala LARANGAN sebenarnya adalah kerana meninggalkan Islam, yakni MURTAD. Lantas adanya HUKUM BUNUH dan sebagainya. Itu kita WAJIB tahu.

    Nampak mudah, tetapi sebenarnya sepotong ayat membawa makna yang berlainan MEMASUKI di dalam terjemahan Bahasa Malaysia dan Inggeris, secara tidal langsung bermaksud keluar Islam pun boleh.

    Begitulah bahayanya jika AL-Quran diterjemahkan oleh orang yang ingin mengambil kesempatan atau tidak sedar akan kesilapan.

    INJIL BERUBAH KE BIBLE

    Kita semua tahu bahawa Bible adalah merupakan larutan dari Kitab Injil. Berita-berita memberitahu bahawa Injil Sebenar disimpan dan dielak dari dibaca oleh penganut Kristian sendiri.

    Ini adalah kerana pada zaman King Arthur banyak bahasa dan pengertian INJIL diubah dari Bahasa Arab kepada bahasa Inggeris. Hanya dengan salah menggunakan bahasa dan terjemahan, kita melihat penganut Kristian tersasar jauh dari INJIL sebenar.

    Perubahan terjemahan boleh salah ertikan dan diperdebatkan seperti yang berlaku sekarang. Lantas Penganut Kristian menjadi ragu-ragu akan INJIL itu sendiri lantas merosakkan kehidupan penganut Kristian mereka seperti mereka itu bersikap seperti tiada agama. Arak, pelacuran, judi dan pelbagai lagi perkara munkar berlaku kerana mereka hilang percaya.

    USAHA PENTERJEMAHAN

    Menterjemah merupakan salah satu kerja dan punca pendapatan. Namun jangan sekali-kali terlibat sama di dalam menyalah-tafsirkan Al-Quran. Implikasinya mungkin bukan sekarang tetapi akan datang dan membawa kemudharatan kepada Islam seluruhnya.

    Terjemahan AlQuran ke dalam Bahasa Malaysia dan Inggeris sudah lama dilakukan. Tetapi kesempatan ini baru sekarang digunakan oleh mereka yang anti Islam. Manakala orang Islam seperti terdiam tidak berkata apabila musuh Islam datang menyerang dengan menggunakan Al-Quran.

    Malah memalukan apabila, keadaan sekarang ini melihatkan Islam diserang oleh Orang Islam yang ingin murtad, dibantukan oleh Peguam Islam yang menggunakan Kitab Islam sendiri. Kafir dan lakhnat hanya memerhatikan diluar sambil memberikan sokong padu di dalam bentuk wang dan semangat. Entah berapa juta yang sudah dilaburkan, kita sendiri tidak tahu. Tapi penulis yakin ianya angka yang besar.

    BAGAIMANA DENGAN TERJEMAHAN AYAT YANG LAIN?

    Mungkin ini hanya berlaku pada satu ayat ketika ini dan tidak mustahil akan ada terjemahan lain yang boleh diselewengkan mengikut rentak hati dan tujuan masing-masing.

    Manusia sememangnya terdorong untuk melakukan perkara yang dilarang. Sikap kita masih seperti anak-anak. “Jangan memanjat” tetapi itu lah yang kita mahu. Sentiasa mencari ruang untuk mengejar keduniaan. Tidak fikirkan dengan siapa kita bersekongkol dan untuk apa kita sekongkolkan. Hanya mengikut nafsu supaya orang lihat kita kaya, berduit dan berharta.

    ISLAM DAN KEMENANGAN

    Dahulu Islam mempunyai ahli debat yang HEBAT, Allahyarham AHMAD DEEDAT. Selepas kematian beliau, kita terasa seperti kehilangan taring. Musuh Islam bukan sahaja menyerang terang-terangan dalam menghantar bom dan askar, mereka semakin bijak menyerang menggunakan ayat dan cara Islam sendiri.

    Islam dibiarkan kalah dalam keliru. Itu lah hakikatnya yang berlaku pada Islam sekarang dan masa akan datang, ia mungkin lebih teruk lagi. Islam diserang menggunakan ALQURAN kerana Islam sendiri menjauhi ALQURAN.

    Sudah banyak terjemahan dilakukan di Malaysia, begitu juga yang telah diedarkan. Adakah kita bersubahat melakukannya? Kita sebenarnya tidak sedar jika sehari 1 perkataan diubah, kerana kita tidak pernah pun MENGAMBIL BERAT.

    p/s: 10hb ogos adalah hari penentuan kes setelah sekian lama ditangguhkan

  101. 104 abu hanzhalah zevian 9 Agustus 2007 pukul 1:53 pm

    afwan tulisan mas anto itu telah dihapus karena beliau itu cuma manusia biasa yang tak terlepas dari khilaf.maka mungkin beliau sudah menyadari kekhilafan beliau dan berusaha menghindari fitnah yang lebih besar…dan Alhamdulillah itu lebih baik.

    jadi jangan pernah salah menafsirkan bahwa mas anto ” kadza wa kadza” penakut..ato apa lah…
    dan afwan ana bukannya membela karena sama2 salafiyin..tapi karena antum semua terlalu membesarkan masalah ini sehingga banyak komentar-komentar yang sebenarnya cuma pengen ikut nimbrung aja tanpa ada kefahaman dalam masalah ini.wallahu’alam…

    cobalah antum semua fahami ini…
    mungkin saja karakteristik seseorang berbeda…
    dan antum “mungkin” yang lebih berjiwa lapang dada yang harusnya berusaha merenungi arti sebuah nasihat dan peringatan…

    alhamdulillah ana bersyukur karena banyak ikhwah salafiyin yang berbagi ‘ilmunya dengan tulisan2 beliau ini melalui blog…
    dan kalopun ada yang merasa tersinggung…maka kembalikanlah semuanya kepada agungnya al-qur an dan assunnah yang sahih.dan timbanglah sehingga tidak ada penyimpangan didalam kita menjalankan kehidupan beragama ( islam )

    sudah saatnya kita kembali meniti jalan ‘ilmu…’ilmu yang syr’i berlandaskan al-qur an dan assunnah ala fahmi salaf.
    mengamalkan dan mendakwahkannya semampu kita…

    hanya kepada Allah saja lah kita memohon perlindungan,,
    jangan sekali-kali kekhilafan seorang ikhwah salafiyin membuat antum semua men generalisir bahwa “manhaj salaf yang penuh berkah ” ini tidak BENAR!!!allahu’alam…

  102. 105 B Ali 24 Agustus 2007 pukul 8:17 pm

    Pertanyaan: Apakah Islam agama teroris?
    Jawaban: Tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk menjadi teroris.

    Tetapi, di dalam Al-Qur’an, ada banyak sekali ayat-ayat yang menggiring umat untuk melakukan hal-hal yang tidak manusiawi, seperti: kekerasan, anarki, poligami dengan 4 istri, anggapan selain muslim adalah orang kafir, dsb. Sikap-sikap tersebut tidak sesuai lagi dengan norma-norma kehidupan masyarakat modern.

    Al-Qur’an dulu diracik waktu jaman tribal, sehingga banyak ayat-ayat yang tidak bisa dimengerti lagi seperti seorang suami diperbolehkan mempunyai istri 4. Dimana mendapatkan angka 4? Kenapa tidak 10, 25 atau bahkan 1000? Dalam hal ini, wanita tidak lagi dianggap sebagai manusia, tapi sebagai benda terhitung dalam satuan, bijian, 2, 3, 4 atau berapa saja. Terus bagaimana sakit hatinya istri yang dimadu (yang selalu lebih tua dan kurang cantik)? Banyak lagi hal-hal yang nonsense seperti ini di Al-Qur’an. Karena semua yang di Al-Qur’an dianggap sebagai kebenaran mutlak (wahyu Tuhan), maka umat muslim hanya menurutinya saja tanpa menggunakan nalar.

    Banyak pengemuka muslim yang berusaha menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an supaya menjadi lebih manusiawi. Tapi usaha ini sia-sia saja karena ayat-ayat Al-Qur’an itu semuanya sudah explisit sekali. Sehingga tidak bisa ditawar lagi. Disamping itu, pemuka muslim atau siapa saja yang coba-coba memberi tafsiran yang lebih manusiawi tentang Al-Qur’an pasti mendapatkan ancaman terhadap keselamatan fisiknya.

    Jadi umat muslim terjebak.

  103. 107 ki Dipowardoyo 22 Mei 2011 pukul 9:15 pm

    Salam. Orang sok merasa BENER dab SUCI padahal sebusuk-busuknya orang, seperti bangkaiu binatang yang tak akan mengotori samudera raya. Tak usah merasa sudah DEWASA dan lebih unggul dari badut-badut jalanan. Kita semua hanya sebutir molekul diantara molekul yang tak terhitung banyaknya. Lhha kok MERASA ini dan itu, lalu ngomong ini dan itu, merasa sudah PALING jempolan omongannya ? Lhoo. Orang JAWA bilang : ” Ora hono hopo-hopo kejobo INGSUN.”
    Begitulah selagi masih ada kesadaran. Kalu sudah hilang kesadaran yo HORA HONO HOPO-HOPO. Ya su-daaaag. Capek badan, capek pikiran, capek-capek -capek…. hilang rasa dan kesadaran lalu apa? Siapa bilang ada kehidupan setelah MATI ? Paling-paling orang kulakan JARE lalu juwalan JARE, resiko, untung-rugi… hanya IYO BE-KKEEE.

  104. 108 cerita dewasa 29 Februari 2016 pukul 8:51 pm

    Hello colleagues, how is everything, and what you
    would like to say regarding this article, in my view its really awesome in favor of me.


  1. 1 Kenzt’s Personal Blog » Jawaban Untuk 2 Pertanyaan Wadehel Lacak balik pada 7 Februari 2007 pukul 7:12 pm
  2. 2 Saya Resah « All That I Can’t Leave Behind Lacak balik pada 29 Maret 2007 pukul 8:54 pm
  3. 3 Saya Resah « Mereka Bicara Salafy n Wahabi Lacak balik pada 28 Januari 2008 pukul 10:18 pm
  4. 4 Saya Resah « A Sort of Homecoming Lacak balik pada 17 Februari 2010 pukul 3:24 pm
  5. 5 Pengacau Bertulisan Kotor « frimitzon Lacak balik pada 2 Desember 2011 pukul 4:23 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: