Usulan Fitur Baru menyambut Tahun Baru Hijriyah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahiim,
Alhamdulillahirabbil ‘alamin… (terusin sendiri)

Ya akhi fara fengguna wordpress.com…

Menyambut tahun baru Hijriyah, bagaimana jika kita beramai-ramai usulkan fada fenguasa wordpress.com sufaya menambahkan feature baru seperti berikud:

  1. Registered nick must login to comments.
    Meski sedikit merefodkan, tafi akan mencegah nickname antum disalahgunakan untuk membuat komentar tidak fantas. Bayangkan, misalnya antum sudah biasa membuat komentar gak mutu seperti ini blog sampah!, ini blog najis!, atau ini badut kafir kenapa gak berhenti nulis saja sih?! Lalu suatu hari ada seekor iblis-laknad-tak-beragama menyalahgunakan nick antum untuk berkomentar cerdas yang membuat umat menyangka antum bisa berfikir. Afa tak hancur itu refutasi yang sudah antum bangun dengan susah fayah?
  2. Last edit date and reasons.
    Jadi setiap kali sebuah komentar (atau fosting) di edit, akan selalu ada tanda yang menamfilkan kafan terakhir ufdate (kalau ferlu alasannya juga). Hal ini akan mencegah femilik blog mencemari kemurnian komentar, juga bisa mencegah fitnah. Forum ubuntu sudah lama menerapkan feature ini.
  3. Find all comments made by…
    Ini yang faling menarik, karena akan membantu antum menemukan semua komentar yang fernah dibuat siafafun termasuk diri antum sendiri. Bukan hanya komentar yang ada di blog antum, tapi di seluruh jaringan wordpress.com, lebih afdhol kalau bisa terurut waktu. Fitur ini akan memudahkan antum untuk saling mengenal kefribadian dan ferkembangan fola fikir. Termasuk memfelajari ferkembangan fola fikir antum sendiri. Antum juga akan termotivasi untuk lebih bertanggung jawab dalam membuat komentar. Faling tidak, sebelum berkomentar, antum akan memfertimbangkan efeknya fada sejarah/refutasi antum. Memang hal ini tidak banyak berguna bagi kafir-kafir yang fersetan fada afafun, tapi bagi umat awam fastilah fitur ini berfengaruh fositif.

Bagaimana? Setuju? Atau antum funya request lain?

Kalau ada diantara antum yang bisa menterjemahkan ke english, tolong dong. Sebenarnya ana sudah submit dengan bahasa english belefotan (maklum bahasa kafir), takutnya mereka ga ngerti.

Fyi, semua saran antum bisa antum usulkan fada fenguasa wordpress.com dengan memijid tombol feedback yang bisa antum temukan di sebalah kanan atas dalam dashboard blog antum.

37 Responses to “Usulan Fitur Baru menyambut Tahun Baru Hijriyah”


  1. 1 Kal El 20 Januari 2007 pukul 12:52 pm

    hore akhirnya gw ngasih komen pertama di blognya wadehel…

    btw, wadehel masih seleb kan? wak wak wak2x

  2. 2 dewo 20 Januari 2007 pukul 1:08 pm

    W a d e h e l,

    Registered nick must login to comments.

    Kalau semua pengomen harus login, kayaknya antum ga bakal kasih komen. Di posting yg lalu kan antum menulis kalau males ngasih komen kalau suatu blog mensyaratkan captcha, dst… Kayaknya login termasuk deh. Eh, apa aku yg lupa ya?

    (** Kabur **)

  3. 3 Aku 20 Januari 2007 pukul 2:01 pm

    Om Dehel
    Lha wong sama2 ga tahu-nya aja lhoo…ente juga ngumfet2 tooo..;) gpp resiko jadi selebrintrik di komentari orang banyak…hihihi…

  4. 4 biela 20 Januari 2007 pukul 3:36 pm

    hmm..
    keren juga, heheheh

  5. 5 Antum 20 Januari 2007 pukul 3:43 pm

    Apalah artinya sebuah nama. Wong .. di blog ente ada macam2 Tuhan. Ya ga?

  6. 6 helgeduelbek 20 Januari 2007 pukul 4:39 pm

    Weh Ladhalah… wis atur aja deh. Yang penting enjoy aja, ini blog khan?!
    Bener kata dewo bahwa wadehel pernah ngasih pasal bahwa wega kalo mau komen mesti login dulu.
    Kalau mau sedikit ekstrim bukan ekstrimis… gimana kalau gak nglayanin komentar… Hahahahaha. Iki guyon lho…

  7. 7 Kang Adhi 20 Januari 2007 pukul 4:43 pm

    Hel, ini khan soal orang mau anonymous atau tidak. coba sekali-sekali googling “anonymous blogs/blogging” di situ muncul pro dan kontra. Menyangkut blog masing2 dan comment yang ada di situ, bukankah itu teritorial pemilik blog? seperti sampeyan bisa semena-mena or tidak semena-mena di blog ini toh? selamat tahun baru!

  8. 8 Arif Kurniawan 20 Januari 2007 pukul 6:33 pm

    Assalamualaikum…
    Ente kenafaaa vadehel… tiva-tiva.. ente vizara feghituu. Vukankah internet itu sungguh vevaasss?
    Andaivuun, ada adza yang mengumvet-umvet kasih komenthaar. Itu tanda beliau zungguh tidak mau riya’a. Memveverkan aibnya ke sluruh negeri denghan namaa azeli, itu zunguh vervahaia’a.

    Vukankhah, ente yang menulis “Yang saya benci dari blog orang lain?”

    Hehehe… *ketawa culas*

  9. 9 Luthfi 20 Januari 2007 pukul 7:07 pm

    halah
    ini orang sunda atau orang arab nih!

  10. 10 passya 20 Januari 2007 pukul 9:08 pm

    udah di-submit blom ke feedback??

  11. 11 uzi 20 Januari 2007 pukul 9:41 pm

    Heheheh.. kenafa setelah menzadhi zeleb antum mezadhi semaqi’n faranoidh? :p

  12. 12 fulan 20 Januari 2007 pukul 10:08 pm

    Nomor 2 dan 3 kalo gak salah kan sudah ada to Om. Masalah kemurnian update dan mencemari yang sampeyan khawatirkan ikut berperan, sepertinya itu hak yang diberikan wp kepada user.
    Tinggal user, mau otak atik komen apa enggak, dan fitur itu berguna ketika user salah ketik.
    Itu dah resiko selebriti, apapun yang sampeyan tulis akan mengundang komen, mungkin sampeyan angop saja ada yang komen, gak percaya boleh coba, gak terbukti uang kembali. hehehe. Gimana ?
    Umpama sampeyan sibuk kasih tanda tangan penggemar sampai gak kober mbales komen, kita maklum aja.
    Untuk no 1 gak ikut komen.

    Nunut:
    @ Arif Kurniawan,
    Mas, samfeyan fasiyeh vizara feghitu velajar sama siyafa ?
    Afa tersevav sudzah dafat noni londho, diem-diem fesan ke Kang Adhi… :D

  13. 13 Amd 20 Januari 2007 pukul 10:26 pm

    Benar-benar mempraktikkan ajaran Bang Tajib rupanya…

    Tapi find all comments-nya beneran keren juga tuh kalau direalisasikan, jadi kan kita tahu (misalnya) berapa ribu kali Luthfi nulis komen “Jadi kiper dunks”…

  14. 14 Lita 20 Januari 2007 pukul 10:42 pm

    Fitur ketiga itu, bukannya bisa disediakan oleh CoComment?
    Rada repot sih, butuh add-on dan koneksi yang cukup lancar. Lagipula setiap komentar (yang ingin dilacak) harus didaftarkan ke layanan itu oleh si komentator.
    Jadi ente gak bisa seenaknya menjelajah semua komentar(ku, misalnya) karena belum tentu sang komentator menyetorkan komentarnya ke CoComment.

    *beuh, ribet amat yak gue ngomongnya. Pokoknya ™ ngerti kan?

    Kalo WP kebanyakan fitur, jadi makin berat. Kasihan. Ntar kaya Multiply, loading aja lama :p

  15. 15 daus oh daus 20 Januari 2007 pukul 11:26 pm

    “Kalau ada diantara antum yang bisa menterjemahkan ke english, tolong dong. Sebenarnya ana sudah submit dengan bahasa english belefotan (maklum bahasa kafir), takutnya mereka ga ngerti.”

    waah… ini kah yang namanya *bermain cantik*, mas???

    yang salah situ juga sih, mas.. mas..
    coba dari dulu sebelum posting di blog sampeyan, situ mikirin perasaan orang-orang yang bakalan baca.
    pasti yang suka komen sembarangan, pake nama sampeyan, mikirin situ juga sebelum komen sembarangan.. halaaahh, kok ribet yaa???

    :D

  16. 16 MaIDeN 20 Januari 2007 pukul 11:35 pm

    itu sudah … semangkanye cepak maap-maapan sama ente funya moesoeh supaya nick ente tidak disalah gunaken lagi …

  17. 17 Dani Iswara 20 Januari 2007 pukul 11:38 pm

    mmm…WP.com jadi (ada modul) ‘forum’ donk.. :D

  18. 18 Luthfi 20 Januari 2007 pukul 11:44 pm

    bujug dah, jadi pada ngomong belepotan gini yach …. pake f, v, p … bisa modar nih basa endonesaku
    jadi inget fitur ini
    http://hericz.net/2006/03/simple-abg-text-generator/

  19. 19 rizko 21 Januari 2007 pukul 7:03 am

    Assalammualaikum…

    ane setuju dengan ente…

    tapi ane ada gak setuju dengan ente yaitu istilah (bahasa kafir), wah pikiran ente payah nih, emang semua orang yang pake bahasa english itu kafir ?, banyak juga mereka yang bahasa ibunya english jauh lebih sholeh di banding ente dan mungkin lebih beriman.

    semua bahasa itu ciptaan Allah, mao bahasa aslinya Israel pun kalo dia muslim sejati mungkin jauh lebih sholeh dibanding ente… jangan suka mengkafirkan sesuatu ya…

    Wassalamm

  20. 20 rizko 21 Januari 2007 pukul 7:17 am

    setelah baca tulisan ente lainnya, terutama About, ya terserahlah hehehe, lupakan comment sebelumnya, kalo perlu dihapus…

  21. 22 wadehel 21 Januari 2007 pukul 11:27 am

    @Semua tentang point 1, ana bukan ingin membereidel anonimitas. Hanya sekedar ingin membatasi sufaya nick yang sudah terdaftar sebagai milik seseorang tidak bisa lagi digunakan dengan semena-mena. Kalau mau anonim dengan nick-nick aneh tak terdaftar, saya setuju itu harus tetap bebas :D
    Seperti ana bilang, itu untuk mencegah fitnah, ingat, fitnah itu lebih kezam dari fembunuhannnh!

    @Arif Kurniawan, alaykum salaam, tentu saza inet bebas, tafi sebagai manusia dengan ego kefemilikan, saya dan antum-antum semua (:P), juga nahnu (:D) tentu ingin memiliki nick sendiri kan? Setidaknya di wordpress, yang bersuara atas arifkurniawan.wordpress.com itu ya cuma antum. betul?

    @Passya, zudah di zubmit. Ana fikir, kalau yang menzubmit banyak, mungkin akan lebih cefat di imflementasikan.

    @Uzi, ana bukan faranoidh, ini hanya mencegah fitnah.

    @Fulan, belum ada akhi. Maksud ana, edit-edit itu tetaf bebas, tafi harus ada tanda sufaya fembaca tahu bila itu sudah di ufdate.

    @Amd, iya dongh, sufaya tamfil islami…. *emange yang arabi pasti islami?*

    @Lita, nah itu dia, di wp ini tracking and komentar bisa, tafi hanya untuk blog sendiri, ana yakin sebenarnya sudah ada, tinggal di buka untuk akses fublik saja. Masa sih seferti itu memberatkan.

    @Daus oh daus, maksud ente afa sih, fusing saya. Saya mengkafir-kafirkan ini sufaya lebih afdhol, bicara pake antum-antuman itu kurang afdhol bila tidak sambil mengkafirkan.

    @Luthfi, fengkeriting text itu tidak berguna, bidah!! Lebih baik antum fakai antum antuman sahajah!

    @Rizko, hehe, terlalu cefat menilai ya? wajar kok. Antum tidak salah.

  22. 23 ressay 21 Januari 2007 pukul 4:54 pm

    ANA SETUJU YA AKHI.

    TAPI BUDI TIDAK SETUJU…….

  23. 24 Shinta 21 Januari 2007 pukul 8:50 pm

    Iya nih, sampeyan ninggalin komentar cerdas di blog aye, yang punya blog sampe speechless… kudu mikir dulu jawabnya apa :)

    Apa komentar aye di atas merusak reputasi sampeyan? Syukurlah emang itu maksudnya hahaha

  24. 25 wadehel 21 Januari 2007 pukul 11:25 pm

    @Reesay: Budi itu siafa?

    @Shinta: Hehe, tak ferlu dijawab koq :)

  25. 26 Pipit 22 Januari 2007 pukul 1:11 pm

    Antum tu apa sih?

  26. 27 Dee 22 Januari 2007 pukul 2:11 pm

    Ngakunya nabi blogger, lha kok masih pake usul-usul kayak anggota depeer aja. Langsung aja sampaikan bahwa ini perintah wajib, kalau nggak dilaksanakan, masuk kubangan lumpur sidoarjo aja…

  27. 28 kikie 22 Januari 2007 pukul 8:11 pm

    registered user must be logged to comment, trus si wordpress.com darimana tau kalo seorang calon komentator punya account di wordpress.com?

  28. 29 Ferry 23 Januari 2007 pukul 9:50 am

    hell.. hell.. dah kaya seleb sinetron azza.. banyak narsis sedikit parno… lupaya sama peraturan yang dibuat sendiri :)

    * ana tadinya kagum sama antum tetavi kenava antum jadi berubah :(… *

  29. 30 pramur 23 Januari 2007 pukul 7:32 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Penduduk Indonesia kan 200juta, klo blogger Indonesia 2 kalinyaaaa aja (mana mungkin?) Terus masing2 kirim feedback, gimana ga di ijabah doa kita? Betul?

  30. 31 pramur 23 Januari 2007 pukul 7:36 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Gimana kalo kita dzikir akbar, memohon pada Yang Maha Kuasa buat mengabulkan doa kita ini, terus kumpul di senayan kek.. Eh, jangan lupa bawa spanduk partai baju serba putih ya?

  31. 32 chaidir 24 Januari 2007 pukul 10:48 pm

    klo kayak gitu sekalian aja blognya jadi forum… :-P

    soalnya fitur2 yang dah ente sebutin tuh biasa dah ade di forum… :-D

  32. 33 Lita 26 Januari 2007 pukul 9:40 am

    Bantuin ah.
    @ Kikie
    Kalau calon komentator berkeliaran ke blog wordpress lain dalam keadaan dia sedang login di akun (wordpress)nya, wordpress.com tahu kok.

    Nanti akan kelihatan pilihan ‘logout’ di bawah ‘Tinggalkan pesan’ di kolom komentar blog lain yang dia kunjungi.

    Sekian.

    *yang lagi libur juga, tapi gak ikut2an wadehel*

  33. 34 abdulsomad 8 Februari 2007 pukul 6:03 pm

    katanya ” negeri” bebas??? koq!!???

  34. 35 venus 9 Februari 2007 pukul 9:46 am

    walah. cuma blog ini. ga usah dimasukin ke ati, hel.


  1. 1 p.a.s.s.y.a Mari dukung w a d e h e l !! « Lacak balik pada 23 Januari 2007 pukul 6:56 pm
  2. 2 Saya tidak suka dengan beberapa komentator blog saya « Akhmad Murtajib (Id) Lacak balik pada 25 Januari 2007 pukul 6:16 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: