GPRS: Busuk tapi Sehat

Curhat seorang fakir benwit yang sefakir-fakirnya. Pengguna layanan GPRS dengan tarif flat.

Banyak Duka
Nyedot email (POP3) belum selesai, sudah keburu DC. Pengulangan membuat banyak email jadi dobel. Mau praktis malah tragis. Baca dari web? Keburu lumutan. Browsing baru beberapa halaman, putus lagi. Akhirnya muak dan memutuskan untuk download video poligami. Belum selesai, diskonek juga. Bila servernya tidak mendukung resume, maka ini pun harus ulang dari awal. Hrrrgh…

Semasa di windows, ada GPRS Counter, software gratisan buatan anak negeri yang sangat berkhasiat. Mampu melakukan pemutusan dan membuka koneksi baru secara otomatis tiap kali koneksi jadi idiot khas GPRS. Sungguh berkah bagi yang suka download (dari server yang resumeable), download bisa ditinggal sementara anda sibuk beribadah. Sayangnya di dunia Linux tak ada software seperti itu. Mungkin dewa-dewa linux tak pernah ada yang pakai GPRS. Jadi ya.. kalau ngotot mau download, siap-siaplah belajar sabar. Update: Udah ada dewa yang bikin scriptnya disini :D

Sebenarnya bisa maklum bila semua terjadi saat pengguna sedang mobile, berkeliaran gak jelas sampai gonta-ganti area BTS. Handover yang busuk bisa dimaki. Tapi bencana ini juga (selalu) menimpa pengguna statis, yang sedang diam di tempat bersinyal full, tak jauh dari BTS kampung yang penduduknya lebih suka mejeng daripada internetan via GPRS.

“Solusi” Customer Service

“Kami belum memiliki dedicated line, jadi setiap kali demand voice meningkat, layanan data akan drop secara otomatis untuk memuliakan pengguna voice”

Sama-sama bayar, kenapa arus data dianaktirikan? Ini pertanyaan yang akan selalu terngiang. Tapi hanya uang yang bisa menjawabnya: Ganti layanan.

“Beban Jaringan di setiap akhir pekan melonjak, jaringan kami overload, mohon maaf.”

Salah satu alasan membeli layanan ini, kan supaya dari rumah bisa internetan nyaman sepuas-puasnya. Tapi nyatanya? Sabtu, minggu dan hari besar, saat orang seharian bisa dirumah, kualitas layanan makin melemot dan tak layak digunakan!

Tergantung kebiasaan juga sih, kalau anda biasa pakai internet kantor, GPRS akan membuat tekanan darah melonjak drastis. Tapi kalau memang biasa berlemot ria, tidak terlalu jadi masalah, hanya sering putus yang membuat ingin menangis.

“Kami akan reset nomor anda, tolong matikan dulu device anda dan nyalakan sekitar 15 menit lagi”

Itu solusi rutin yang diberikan manusia-manusia dari 819. Entah apa efeknya bagi korban. Yang jelas, bila ratusan pengeluh mematikan modem/hp selama 15 menit, maka beban jaringan akan berkurang. Selain menguntungkan operator, juga memberi kesempatan kita untuk tarik nafas dalam-dalam, mungkin saja ini menyelamatkan kita dari stroke.

Tanpa Uang Tak Ada Solusi, Yang Ada Sehat!
Setiap kali kesal dengan kualitas layanan, saat kemarahan memuncak, selalu ada pilihan. Terbatasnya keuangan membuat tak mungkin ganti layanan, maka sisa dua pilihan. Memaki customer service, atau gunakan adrenalin itu untuk berolahraga. Pilihan sehat akan memastikan tubuh anda –setidaknya satu kali tiap minggu– mendapatkan latihan intens. Sehat pastinya.

Tak Hanya Tubuh, Kantong Juga Sehat
Di indonesia ini, mana ada tariff flat semurah ini? Bayar tak sampai seperempat juta, boleh pakai sepuasnya dan mobile pula! Meski berkeliaran, anda tetap bisa browsing, nyedot email, dan sexchat ikut pengajian online! Bahkan bila device anda memadai, ngeblog pun bisa sambil berkeliaran mobile! Semua bisa dilakukan tanpa ketakutan over quota. Pakai tak dipakai, bayar segitu saja.

Saran Bagi yang Tertarik
JANGAN! Please! Demi kemanusiaan, jangan beli layanan ini! Bertambahnya anda dalam jaringan akan membuat layanan yang lemot ini semakin idiot! Kalau ingin berbadan sehat, daftar saja ke Gym terdekat, jangan daftar GPRS FLAT. Okeh!?!

Semoga segera muncul layanan lain yang lebih murah dan manusiawi untuk Indonesia.

54 Responses to “GPRS: Busuk tapi Sehat”


  1. 1 manusiasuper 2 Januari 2007 pukul 11:54 am

    Saya sampai sekarang belum bisa pake GPRS, salah siapa??

  2. 2 prayogo 2 Januari 2007 pukul 12:19 pm

    Saya mendukung sekali untuk munculnya layanan murah tetapi tidak murahan (spt iklan mtr Vega-R ya).

    Semoga kedepan akan ada layanan seperti itu di Indonesia.
    Saya berharap sekali, sehingga saya bisa akses internet di manapun saya berada. Kos, rumah teman, kampus, lapangan dll.

  3. 3 Emanuel Setio Dewo 2 Januari 2007 pukul 12:21 pm

    Terima kasih Mas Wadehel atas reviewnya. Terus terang saya pernah sangat tertarik dengan layanan data corp ini. Cuma terus nahan nafsu sampai akhirnya terbit artikel disertai anjurannya ini.

    Saran Bagi yang Tertarik
    JANGAN! Please! Demi kemanusiaan, jangan beli layanan ini! Bertambahnya anda dalam jaringan akan membuat layanan yang lemot ini semakin idiot! Kalau ingin berbadan sehat, daftar saja ke Gym terdekat, jangan daftar GPRS FLAT. Okeh!?!

    Atau karena supaya tidak ada pelanggan baru sehingga beban jaringan tidak nambah ya?

  4. 4 kw 2 Januari 2007 pukul 12:32 pm

    tunggu aja setengah dekade mendatang, masalah koneksi mungkin sudah beres
    sekarang aku cuman pakai fren , pinjaman dari teman. cuku menarik, wong aku gak pernah bayar :)

  5. 5 -f 2 Januari 2007 pukul 12:38 pm

    ol pas d kantor, d rmh santai menikmati hidup :)

  6. 6 pramur 2 Januari 2007 pukul 12:43 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Kalo punya laptop mending di cafe sambil minum kopi and mejeng, atau tempat ngenet sejuta ummat alias kampus(masih berstatus mahasiswa kan?), makanya dimanfaatkan serba gratis di sekeliling Anda. Tapi kalo masalah availability sih, kayaknya ga ada pilihan laen… Atau pindah ke Lembah Silikon aja, kan di sana setiap jengkal ada access pointnya…

    CMIIW

  7. 7 Lita 2 Januari 2007 pukul 1:31 pm

    Dulu apply ke satu provider GSM gara2 kepincut GPRS flat. 2 bulan langganan, lalu GPRS flat ditiadakan. Asem! Sekarang layanan telpon reguler aja yang dipake.

    Beralih ke telkomnyet instan (maap, yang bikin istilah nyeleneh itu bukan saya kok, bener!). Dodol… tagihannya, maksudnya.

    Begitu ada promo modem dari spidi-slowly, naek kelas deh ke broadband. Nasib. Kadang untung, koneksi cepet. Kadang mutung, koneksi lambat. Tapi masih mending daripada telkomnyet apalagi GPRS (General Package Radio Sucks).

    Nikmati aja, bleh :D

  8. 8 om7ack 2 Januari 2007 pukul 1:33 pm

    cieee… ada yang curhat niihh….

    *siyul.. siyul*

  9. 9 Amd 2 Januari 2007 pukul 1:45 pm

    Dapat salam dari Eca…

  10. 10 sandal 2 Januari 2007 pukul 1:55 pm

    untuk donlot email pop3 agar nyaman, gunakan email client The Bat. setiap satu pesan terdownload maka pesan di server pun akan terhapus.

    sehingga saat keputus di tengah, tinggal donlot ulang tanpa takut pesan dobel-dobel.

  11. 11 -maynot- 2 Januari 2007 pukul 2:14 pm

    Hmm.. emang GPRS-nya lemot ya? Gw malah lebih puas klo pakai GPRS daripada dial-up. Tapi… yang bikin sedih, itungan per kilobyte-nya itu lho…

    Eh, kali klo GPRS-nya gak flat, servisnya lebih ok ;) Kesalahan pada flat, bukan pada GPRS.. HAHAHAHA.. *just kidding ;)*

  12. 12 Hedi 2 Januari 2007 pukul 2:15 pm

    Untuk pengguna internet di indonesia, sapa yang ga fakir benwit :D Kalo urusan akses mendingan, billing-nya yg kacau :(

    Masih untung ada yang bisa ngenet dari kantor, jika enggak ya sabar aja.

  13. 13 Anang 2 Januari 2007 pukul 2:27 pm

    setuju GPRS flat kayak dulu lagi dongggg

  14. 14 bagonk 2 Januari 2007 pukul 3:01 pm

    wekekek… xl corp acocunt?

    sangat tidak disarankan… bikin naik darah… boleh apply jika dan hanya jika tidak tersedia akses gratis di kantor… :)

  15. 15 fulan 2 Januari 2007 pukul 3:30 pm

    Saran Bagi yang Tertarik
    JANGAN! Please!

    Udah 3 bln terlanjur jadi korban, sering dapat sajian”koneksi gagal”, tapi adrenalin ngga sampai naik koq … Lha bagi terlanjur sarannya apa dong … cerai ya?
    Atau pilih yang ini aja:
    Semoga segera muncul layanan lain yang lebih murah dan manusiawi untuk Indonesia.
    :)

  16. 16 winerwin 2 Januari 2007 pukul 4:32 pm

    menyedihkan sekali memang koneksi internet indonesia

    gw hampir aja kepincut mau pakai speedy, karena gw sering baca keluhan tentang speedy, akhirnya gak jadi deh..

  17. 17 dani 2 Januari 2007 pukul 4:38 pm

    untung gak jd ngikut paket..GPRS XL akhirnya cuman buat kirim fotonya si kecil ke neneknya pake MMS.. :)

  18. 18 iman Brotoseno 2 Januari 2007 pukul 4:59 pm

    terima kasih atas insightnya
    salam

  19. 19 wadehel 2 Januari 2007 pukul 6:05 pm

    @Manusiasuper: Hare gene blom bisa gprs??? :P

    @Dewo: Iya, jangan ikuut!!

    @Pramur: Availabilitynya itu pak. Berkeliarannya kan gak cuma sekitar kampus, kadang nyebrang selat juga. Laptop kemahalan. Lagian kampus saya masih terlalu primitif :P *ups*

    @Lita: Sabaaar bu, sabaaar. Semoga spidi ga naikin tarif lagi :))

    @Amd: Alaykum salaam :D

    @Sandal: Ini linux om, emang ada ya TheBat! for linux? Ntar liat ah.

    @-maynot-: Flat dicekek? Kalau benar, semoga laknat tuhan ditimpakan pada para pencekek :))

    @Fulan: Cerai aja pak, biar jaringan lebih enteng :P

  20. 20 helgeduelbek 2 Januari 2007 pukul 8:16 pm

    Saya karena gak pernah kemana-mana jadi gak perlu makai GPRS, nanti kalau saya paksakan bikin gripis kantong saja.

  21. 21 Luthfi 2 Januari 2007 pukul 9:54 pm

    :-)
    untung masih kuliah :-)
    gratisan bo’

  22. 22 passya 3 Januari 2007 pukul 12:25 am

    kemarin baca di digest xplor yg diselipkan di tagihan, soal akses cepat 3G:
    …. kami melakukan pembulatan kelipatan sepuluh dimana 8 kb dibulatkan 10 kb dengan biaya Rp. 4,- atau 12 kb dibulatkan 20 kb dengan biaya Rp. 8,-….
    udah tuh hasil akhir perhitungan, Rp-nya masih dibulatkan lagi, gak ketinggalan ppn 10%, keren kan ???

  23. 23 Niwatori 3 Januari 2007 pukul 9:20 am

    argh tidak… gadget dan gprs, bisa merusak rehab dan terapi kecanduan internet sayah heuiheiue

  24. 24 Irwan 3 Januari 2007 pukul 10:59 am

    Saya ga pake tuh…
    ada yg trima kasih ga?
    Khan saya ga nambahin lemot jaringan :D

  25. 25 wadehel 3 Januari 2007 pukul 11:45 am

    @Passya: Somasi aja bung, atau bikin class action? Atau masukin surat pembaca kompas gimana?

    @Niwatori: Sudah lah, menyerah saja… ga akan bisa sembuh :P *mimik setan*

    @Irwan: Subhanallah, terimakasih saudaraku. Ternyata masih ada orang baik didunia ini :P

  26. 26 passya 3 Januari 2007 pukul 11:56 am

    @wadehel
    gak mudeng saya undang2 yg berkaitan dengan kepuasan konsumen, paling xplor bilang: take it or leave it!
    YLKI nih harus kerja…

  27. 27 ekowanz 3 Januari 2007 pukul 3:25 pm

    pake cdma aj boss…

    yg starone murmer tuh,asal jgn buat dunlud video aj :p

  28. 28 preaxz 4 Januari 2007 pukul 12:01 pm

    pernah pake GPRS flat matrix ..
    (eh emang sekarang ada yang FLAT lagi … hmmm?)

    ga semenyebalkan itu, mungkin karena device dan sinyal kuat kali ya, atau penggunanya emang masih lebih banyak yang dari t*******l

    tapi tetep saja, mengharuskan diri berkoneksi dengan jalan keluar terbatas memang menyebalkan

    me?

    pake GPRS: masih mahal
    pake CDMA: fren? mota mati. flexi? idle aja billing jalan. starone? akhir-akhir ini sudah tidak senyaman dulu. uhhh …

    lantas? chat sebentar kalo pas ketemu mahluk ym online .. beberapa kali diskonek, permisi dulu, bilang ngantuk *pura-pura* trus …

  29. 29 Fany 4 Januari 2007 pukul 9:25 pm

    hahaha…
    saya pernah mengalaminya dulu, jaman dulu pake **3 yg flat 25ribu sebulan. awalnya bagus, lama2 pas banyak yg pake jadi dodol…

  30. 30 felina 6 Januari 2007 pukul 9:51 am

    di sini, mending ke warnet… jalan kaki cuma 20 menit dari rumah, dan sekalian membebaskan diri dari eyangnya si ucin yang suka tau2 nongol berkomentar, “internet lagi? kurang kerjaan!” :P:P

    *padahal emang nganggur, daripada nonton infotainmen* :P

  31. 31 blebekblebek 6 Januari 2007 pukul 11:45 pm

    hahahaha, lucu deh…
    skrg pake apa nih?

  32. 32 wadehel 7 Januari 2007 pukul 4:22 pm

    @Passya: Sepertinya gitu… Selama mereka ga punya saingan, tetap bisa seenaknya bilang take it or leave it.

    @Ekowanz: Waks, semurmer apapun, kalo harus menahan diri dari download, rasanya seperti disebelah cewe bugil cantik naked seksi dan basah tapi ga boleh ngapa2in.

    @Phreakz: Ada kok, tapi jangan tertarik ya, please. Masalah rentan idle itu memang diakui dari sananya kok. Bukan karena device pihak user, tapi memang mereka gak punya dedicated line untuk data. Kalau yang mulia voice mau lewat, data harus nyingkir.

    @Felina: Bener banget, daripada nonton setantron atau inpotaimen mending ngejunk :))

    @Blebekblebek: Masih pake yang terbaik diantara yang… emang belum ada saingan sih, makanya jadi yg terbaik. GPRS XL CORP flat tariffffff, biar suxxx dan lemottt tapi unlimited… hehe.

  33. 33 Gabrielle 16 Januari 2007 pukul 3:37 am

    Saya pernah pake fren + prepaid CBN. Not bad at all. Masalahnya cuma satu: Susah banget cari outlet yang juga prepaid CBN…

  34. 34 MAS 25 Januari 2007 pukul 4:28 am

    hiduuuuup gprs….hidup cotsu! hidup warungplus! tanpa gprs gw gak isa bikin situs 12 biji….

    wekekekekekekekek….si boss’e wadehel wis lali ra tau telp aku yah? gak ada masalah boss? ;)

  35. 35 Cindy 28 Januari 2007 pukul 1:13 am

    hee maaf mas mas..pada gosipin speedy ya??sory g nyambung..tapi penasaran.soalnya sering juga sih denger kejelekan speedy..eh lemoTTi

  36. 36 kevinz 10 Februari 2007 pukul 2:21 am

    mau dunk setting gratisan nya, provider apa aja deh, plizz..
    kantong dah jebol niy bli pulsa truz, trakhir gw pake jebolan mentari set gratiz, mail me ya
    kevz@acasa.ro

  37. 37 the_adviser 25 Februari 2007 pukul 1:30 am

    Udah lumayan kok… walaupun susah payah connect, lemot (makanya pakai software dong !) TAPI KAN UNLIMITED !

    hack… hack,…. hack is my hoobbyy%%%%

    the_adviser

    nb : sebentar lagi akan ada virus terbaru.. pakai bahasa jepang… nama orang.. JANGAN LUPA DOWNLOAD YANG BANYAK YA… ^^

  38. 38 the_adviser 13 Maret 2007 pukul 4:49 pm

    Gila web ini. Postingan gue masuk di urutan no 1 google. Boleh juga…

  39. 39 nyungsep_van_ngesot 26 April 2007 pukul 3:06 am

    ah, GPRS cm buat ngecek inbox doang, sama tukeran bokep ma pacar, buat broseng? ta u’ u’ la yaw

  40. 40 Abang_212 8 Mei 2007 pukul 9:41 pm

    Pada dasarnya untuk pengetahuan dan ilmu serta wa2san internet emg di butuhkan banget apa lagi zaman sekarang semua butuh informasi, butuh komunikasi, butuh hiburan namun semua itu gak sejalan dengan perkembangan ekonomi kita alias “miskin”. Kasian para pe-merintah yang suka merintah2 yang mau semuanya di jadikan uang, mau buat ini uang, mau buat itu uang, mau kencingpun sekarang harus bayar pake uang!!!…heheheheh. Tp bg pemuda indonesia yang haus akan teknologi dan informasi, gunung yang menghadang pasti ada celahnya….(gua)
    hanya satu cara HACKING!!!
    klo mo gratisan inet
    klo mo gratisan nelpon
    klo mo gratisan sms
    Hack Aza Bro ! ya nggak

  41. 41 Elbe 26 Mei 2007 pukul 12:48 am

    gretong dialup mah, wak Hel ga usah diajarin..he..he.. hla masternya.
    mang cadangan dah pada mate geto,mau?
    ———————————————————————
    wadehel : an outstanding blog

  42. 42 Biru 11 Juni 2007 pukul 4:39 pm

    Welelelelelelelleellelelelelelel!!!!
    daripada mikir nyari GPRS Flat!!!
    Mending mikir cara cari duit buat bayar GPRS PLAT :D

  43. 43 ADAM13 13 Agustus 2007 pukul 9:35 am

    ok siiip deh,,.. aku setuju banget,.. :)

    peace,.. mari bersama memajukan indonesia bos!!
    (jangan Hanya dg layanan yang mahal2 saja,…)

  44. 44 ADAM13 13 Agustus 2007 pukul 9:42 am

    ok siiip deh,,.. aku setuju banget,.. :)

    peace,.. mari bersama memajukan indonesia bos!!
    (jangan Hanya dg layanan yang mahal2 saja,…)

    tapi gpp seh mahal klo bermanfaat mah,..he,..he
    pisssss!

  45. 45 s4g4r4 29 Agustus 2007 pukul 11:29 am

    hemmm, gprs-an ya… g asik g asik, enakan “nembak” warnet or sekolah yang make broadband, en… bebas deh ngenetnya… he he he he

  46. 46 eNjoY aJa 12 September 2007 pukul 2:37 pm

    Yahh..koneksi GPRS kadang juga bagus kok,lumayan yang penting bisa donlot sambil molor nungging di bawah ranjang..kalo pas kebagian apes lemot…jangan protes sama pengguna GPRS lain nya :D kan sama sama butuh koneksi :P kalo gi lemot..ambil positifnya..itung itung belajar jadi orang sabar :)) bener ga sihh.. :-??

  47. 47 Gabrielle 29 Juni 2014 pukul 9:05 pm

    Hi there everybody, here every person is sharing these
    kinds of know-how, therefore it’s good to read this website, and I used to go to see this blog daily.


  1. 1 Apa itu Friend Surfer? « Panduan Tidak Resmi Wordpress.com Lacak balik pada 17 Maret 2007 pukul 11:28 pm
  2. 2 Layanan Web pada Fx3-id: Searchplugin « Senarai Waktu Lacak balik pada 24 Februari 2008 pukul 12:26 pm
  3. 3 Tips Ngeblog Yang Efektif « All That I Can’t Leave Behind Lacak balik pada 5 Agustus 2008 pukul 3:13 pm
  4. 4 Masmomat Oye…. » Blog Archive » Tips Ngeblog Yang Efektif Lacak balik pada 19 Januari 2009 pukul 1:15 pm
  5. 5 Tips Ngeblog Yang Efektif « ifan go blog Lacak balik pada 30 September 2010 pukul 11:21 pm
  6. 6 Tips Ngeblog Yang Efektif « imamcsc Lacak balik pada 27 Februari 2011 pukul 3:40 pm
  7. 7 Gak Semua Orang Sesial Elu Tauk! « frimitzon Lacak balik pada 2 Desember 2011 pukul 4:10 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: