Dicurigai Pak Polisi

Suatu sore di gerbang masuk sebuah pelabuhan:

Selamat sore Pak, maaf mengganggu perjalanan, boleh saya lihat surat-suratnya?

Sebelum dia menyelesaikan kalimatnya, STNK sudah saya sodorkan. Kemudian salamnya saya jawab dengan satu kata, “Sore” sambil menyerahkan SIM yang pasti juga akan ditanyakan.

Polisi itu masih muda, perutnya masih rata. Matanya juga tidak melakukan gerakan menjijikan saat saya mengeluarkan dompet untuk mengambil SIM. Saya langsung menyimpulkan bahwa polisi ini pastilah tidak belum sebusuk polisi-polisi di samsat yang saya temui setiap tahun. Kesimpulan kedua: Modalnya untuk jadi polisi pasti juga belum kembali.

Tolong kuncinya di buka Pak, kami perlu memeriksa bagian dalam mobil.

Doh, mimpi apa saya semalam? Saya yakin tidak sempat bermimpi, tidur semalam sangatlah singkat karena saya terlalu khusuk bermain Shinobido: Way of the ninja (yang pasti bajakan) sampai tamat. Memangnya saya ada tampang kurir narkoba? Atau malah disangka teroris bawa bom? Tapi saya memang sudah 3 hari tidak cukur jenggot sih. Akhirnya saya jawab “oke, silahkan” sambil mencolek central lock.

Ya tolong turun dan dibukakan dong, Mas…

Halah! (kurang tidur jadi mudah kaget nih!). Ternyata polisi pelabuhan malah lebih manja dibanding satpam mall yang bisa membuka pintu sendiri dan mengendus jeroan mobil tanpa mengharuskan siapapun untuk turun. Dari spion kiri terlihat 4 orang polisi lain bergerak mendekat, satu diantaranya tidak berseragam.

Akhirnya saya turun dan membukakan pintu, sekalian saja semuanya. Dan para polisi itu langsung mulai memeriksa. Sangat teliti. Dan laaamaaaaaa!

Seorang polisi dengan penuh nafsu merogoh-rogoh kolong, menggaruk-garuk, sesekali seperti mengetuk lalu mendengarkan sesuatu. Semoga saja beliau tidak melakukannya sambil berpikiran mesum.

Polisi-polisi ini ternyata tidak membawa anjing pelacak, mungkin alasannya karena mereka memiliki anggota yang berbaju biru ini. Setelah anggota berseragam puas memeriksa, manusia berbaju biru ini mendapat gilirannya, dan dengan antusias beliau mengendus setiap jok dan kolong, juga bagian langit-langit. Beberapa kali terlihat sampai nungging-nungging, jangan-jangan dia penduduk kampung gajah. Sayang saya tak dapat foto nunggingnya.

Di belakang, seorang polisi dengan rompi anti peluru, beliau berusaha mencongkel dan membuka penutup sebelah dalam pintu belakang, dengan penuh kecurigaan beliau mengintip apa yang ada di dalam pintu itu. Yang menyebalkan, beliau gagal memasangnya dengan rapat seperti semula.

Setelah berabad-abad, akhirnya pemeriksaan itu selesai dan saya pun bebas melanjutkan perjalanan. Semua mereka periksa, termasuk bagian mesin dan ban serep. Yang luput hanyalah dua hal, pertama, beberapa pot tanaman di belakang mobil tidak diperiksa! Padahal jelas-jelas tanahnya sangat gembur, memang semua pot itu tanahnya baru diganti. Harusnya para polisi itu curiga, ngapain coba, ada orang ganteng, seksi, baik hati dan suka ngeblog, menempuh ratusan kilometer sendirian hanya untuk membawa tanaman aneh dan tak berharga? Bisa saja di dalamnya terselip berbatang-batang C4 atau bergram-gram bubuk surga. Kecerobohan kedua, tidak memeriksa pakaian yang saya pakai, padahal kan tadi sudah nyuruh turun. Untung sih, kalau terjadi, mungkin saya akan jadi korban rabaan cowo-cowo ga jelas itu dan mungkin akan ketahuan juga kalau saya tidak bercelana dalam, he he.

Well, lain kali ajak anjing, Pak! Udah meriksanya lama banget, tapi gak nemu apa-apa.

Iklan

31 Responses to “Dicurigai Pak Polisi”


  1. 1 fsckedp 1 Desember 2006 pukul 9:53 am

    loh ternyata bawa sesuatu to?

  2. 2 Paijo 1 Desember 2006 pukul 11:18 am

    Mencuri apa yang bakal gak dapat barang apapun ??? MENCURI-GAI

  3. 3 Emanuel Setio Dewo 1 Desember 2006 pukul 11:25 am

    Iya… kasihan Pak Polisi yg rajin itu, selain tidak teliti juga tidak dapat apa2. Sayang mereka tidak ramah (rajin menjamah). Hahahaha…

  4. 4 Giffari (lupa login) 1 Desember 2006 pukul 12:01 pm

    Siapa ya yang sebenarnya rugi…. :)

  5. 5 Jauhari 1 Desember 2006 pukul 12:55 pm

    Emang carai apa? kok ndak NEMU :D

  6. 6 pramur 1 Desember 2006 pukul 3:40 pm

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Kalo menurut saya sih, polisi tidak semuanya seperti itu. Dan jangan berpikir macam bahwa saya punya segudang keluarga yang bekerja sebagai polisi ^_^. Jadi, insya Allah pendapat saya ini 100% objektif (menurut saya … wekekeke).

    Coba kita lihat, segala macam profesi di negeri yang penduduknya ga ada yang ingin menguasai dunia ini(kecuali beberapa orang termasuk saya), mungkin sebagian besarnya punya peluang untuk melakukan yang Anda namakan korupsi (mungkin kita berbeda persepsi tentang ini).. termasuk mahasiswa semacam saya sekalipun…

    Tapi itu kembali ke individu masing2 sih…
    CMIIW

  7. 7 kw 1 Desember 2006 pukul 3:48 pm

    bagi dong hell, itunya. dah lama gak make nih :)

  8. 8 Luthfi 1 Desember 2006 pukul 3:54 pm

    lho, kok bisa motret2?

  9. 9 passya 1 Desember 2006 pukul 9:27 pm

    mungkin info nih dah basi, hati2 kalo disuruh buka bagasi apalagi klo razia malam, pastikan dia aja yang buka, karena walo terdengar dramatis, kenyataannya mobil temen pernah begitu bagasi dibuka (dia masih di jok depan), tuh polisi2 buang ‘barang’ di bagasi. boro2 pe-te, kena asap rokok aja temen gw dah mabok… urusan jadi panjang dan ending-nya bisa ditebak kan…

  10. 10 Amd 1 Desember 2006 pukul 9:43 pm

    Wakakak… Yah sabar aja mas, mereka kan cuma ‘menjalankan tugas’ hehe….

  11. 11 helgeduelbek 2 Desember 2006 pukul 3:23 am

    wah lama gak kelihatan ngeblog nih, baru pulang jalan2 yah? Ngomongin soal poli-siiit, apa yah yg ada dalam pikiran mereka soal hak-hak mengembalikan modal itu?

  12. 12 Tresno 2 Desember 2006 pukul 3:44 am

    bener kata mas passya, mereka biasanya naruh barang, jadi kalo ada barang yang bukan barang kita di mobil jangan dipegang, biar polisinya aja yang pegang, jadi pas diperiksa gak ada sidik jari kita, masalah mereka bawa anjing apa gak, gak masalah, mereka kan anjing juga!

  13. 13 wadehel 2 Desember 2006 pukul 9:12 am

    @ Fscedp
    Ya pasti bawa lah, bawa pot kan? :P

    @ Paijo
    Salaaaah :P Soale, kalau pelakunya PJR, DLLAJ atau Polisi di jalan raya, dan dilakukan terhadap mobil box, truk atau mobil barang lainnya, MENCURI-GAI akan menghasilkan minimal 10 ribu perak Pak.

    @ Dewo
    Iya, untungnya begitu, haha… Jadi inget mayjen yang suka megang pantat :P

    @ Giffari
    Siapa cobaaa

    @ Jauhari
    Carai? Curigai? Entah ya, jenggot mungkin?

    @ Pramur
    Polisi memang tidak semuanya jahat, seperti yang sering orang bilang, polisi baik ada dua, yang satu sudah mati, yang satu polisi tidur.
    Btw, kalau benar-benar anda punya kenalan POLISI YANG BAIK, mohon di ekspos saja, nama, pangkat sampai alamat rumahnya, biar semua orang tahu bahwa masih ada polisi baik di negeri ini. Mungkin bisa melalui blog anda?

    @ Kw
    Waks, ga boleh Pak, itu saya hanya boleh di pakai oleh pacar saya seorang. Yang lain tidak.

    @ Luthfi
    Ya bisa dong, kan bawa kamera.

    @ Passya
    Waaaaaaah, basi apanya?!?!? Saya baru tahu itu. Jadi serem ih. Terimakasih banyak untuk peringatannya.

    @ Amd
    Tugas sih tugas, tapi mobil orang lain tidak diperiksa seteliti itu, masa pilih-pilih yang ganteng doang sih.

    @ Helgeduelbek
    He he he, itu biar yang lebih paham saja yang membahasnya :P

    @ Tresno
    Husss. Jangan menganjing-anjingkan dong!!! Bisa kena tuduh melakukan penghinaan tuh, penghinaan terhadap anjing. Kalau bisa bicara mereka pasti tidak rela disamakan dengan manusia, apalagi manusia dari jenis yang paling hina.

  14. 15 om7ack 2 Desember 2006 pukul 12:29 pm

    WAKAKAKAKAKA ketawa 68kali =)) =))

    kocak banget tuh pulisi eh yang nulis blog gokil ini :))

    ngomong-ngomong hebat juga lu hel (hel? wad? de? wade? dehel? ehel? ehe?) hebat juga bisa gak ketauan. emang lu simpen di mana sih tuh ‘barang’ ? :))

    -=|[bersilaturahmi denGan komentar]|=-
    -=|[gretong bilang:budayakan berkomentar]|=-

  15. 16 wadehel 2 Desember 2006 pukul 2:38 pm

    @ om7ack

    Situ ikut lomba apa sih di majalah? kok tiba-tiba jadi rajin silaturahmi kemana-mana?

    Saya ga ngumpetin apa-apa kok, cuma beberapa pot tanaman yang konon bisa jadi semacam jammer untuk hidung anjing pelacak.

  16. 17 manusiasuper 2 Desember 2006 pukul 2:49 pm

    Jadi ingat helm saya… Yang hilang di kantor pulisi…
    saya da tau caranya nge-link di sini, jadi just visit:
    http://manusiasuper.blogspot.com/2006/09/helm-saya-hilang.html
    Eh, sekalian nanya mas, ngaktifkan wap XL dengan SE T6300 gimana ya? Ada pengalaman?

  17. 18 wadehel 2 Desember 2006 pukul 2:55 pm

    @ Manusiasuper
    Nggak ada, tapi kalau SE K sekian sudah. Memang beda dengan operator lain pada bagian securitynya. Tidak ingat pasti sih, yg jelas beda satu contreng itu menentukan keberhasilan koneksi.

  18. 19 manusiasuper 2 Desember 2006 pukul 3:10 pm

    saya salah conteng, malah da bisa sms…

  19. 20 Anang 4 Desember 2006 pukul 9:20 pm

    hahahaha kalimat terakhirnya menyentuh nih…..

  20. 21 alex 10 Desember 2006 pukul 8:39 am

    Terlalu banyak hujatan kepada polisi, itu hanya oknum saja, jangan dipukul rata. Masih banyak polisi yg idealis, tapi kayanya masy ga peduli, sudah bekerja max masih juga dihujat, polisi juga manusia…Dia hanya melaksanakan tugas, sebenernya klo mo jujur dia juga males razia setiap hari, cape…tapi itu juga utk menciptakan rasa aman di masy, pelaku kejahatan akan mikir 2x klo wilyah ada razia mulu. Itu namanya pencegahan, sadar ga seh masy, klo polisi sedang berusaha membuat situasi aman? Klo ada yg nakal, itu oknum! Bukan cuma di kepolisian aja yg brengsek, semua instansi baik pemerintahan maupun swasta juga brengsek. APA JANGAN2KAMU PENJAHATNYA, makanya kamu selalu risih klo ada razia…..

  21. 22 wadehel 10 Desember 2006 pukul 1:35 pm

    @ Manusiasuper
    Sudah berhasil?

    @ Anang
    Menyentuh apaan sih.

    @ Alex
    Sudah rahasia umum setiap razia itu adalah ajang cari duit. Kalau supir mobil pribadi yang kelihatan berkuasa mungkin polisi masih pikir2 untuk cari masalah, tapi pada pengendara motor yang kucel, atau mobil box/angkutan barang, iler mereka selalu netes-netes. Aparat keparat di instansi lain berani brengsek karena yang mau nangkep juga gampang di suap.

    Ok, ini tantangan, KALAU MEMANG MASIH ADA POLISI BAIK, terutama POLANTAS, tolong di ekspos identitas lengkapnya di blog anda. Bisa?

  22. 23 de backbone 23 Desember 2006 pukul 3:11 pm

    tapi rata2 polisi yang aku temui seperti “itu”, terutama polantas, tau emang udahkarma kali ye, kalo hidup berteman dengan tukang las akan berbau asap,kalau berteman dengan tukang minyak wangi kena wangi nya, kalo berteman dengan polisi ada yang bisa jawab gak????

  23. 24 Anonim 28 Desember 2006 pukul 11:57 pm

    temen gw pernah beranten ama polisi yang lagi mabok gara2 temen gw ngeliatin dia, untungnya polisi itu ga bawa senpi, coba klo bawa dah game over temen gw.
    singkat cerita dua-duanya di bawa ke kantor polisi, eh di kantor polisi, temen gw malah di pukuli ma temen-temen polisi itu, sambil ngomong ” kamu berani sama aparat “.
    apa mereka pikir bakal selamanya jadi aparat, kadang gw mikir, klo ga bawa-bawa seragam mereka masih berani sok jago engga yah.
    bukannya selogan polisi tuh MELINDUNGI-MENGAYOMI-MELAYANI MASYARAKAT. ini mah boro-boro melindungi masyarakat, yang ada melindungi anggotanya, udah tau anggotanya salah, eh tetep aja dibela.

  24. 25 iwan 21 Agustus 2007 pukul 3:49 pm

    gino aza pak pol.., dari pada dimaki trz mending kalau ada kecelakaan dijalan biarin aza, biarin sampai mampus…, mereka yang maki2 tu ga tau kalau kerja polisi tui capaek n panas… ngurusin orang banyak….

  25. 26 stefanus akim 25 Agustus 2007 pukul 5:33 pm

    Bos apa beda polisi Indonsia dengan polisi India. Saya pikir samalah. hikhikhik

  26. 27 Young Lieutenant 20 September 2007 pukul 8:18 pm

    G smw polisi kayak gitu.
    Anjing semua yg nganggap smw Polisi buruk!!
    ASU, Bajingan, BABI!!!
    Yang punya situs TAI!!
    Yg baca tulisan ini TAI ASU!!
    Yg Komentar tentang tulisan ini Anjing, Babi!!

  27. 28 jil_skeptic 12 Desember 2007 pukul 6:14 pm

    @yang ngoment di atas=TAIK
    emang gak smua sih, tapi KEBANYAKAN begitu!!!
    *ggrrrrrhhhh……. <- lidah melet, liur netes*

  28. 29 Andri 14 Maret 2008 pukul 9:20 am

    saya suka merasa jengkel dengan polisi yang suka menyuruh preman untuk ngambil pungli..di daerah saya dekat pos polisi suka ada yg narik uang dari supir truk dan bus rata-rata 20.000 sampe 50.000.. bisa anda bayangkan berapa jumlah yg didapat oleh polisi dari pungli itu, belum dlm proses SIM dan STNK.. tapi gak ada tuh yg berani ngutak-ngatik bahkan BPK, KPK sendiri gak ada.. dulu ada kasus perwira yang mempunyai tabungan milyaran juga hilang gitu aja.. polisi biasanya ngak langsung narik pungli gitu aja tapi suka nyuruh orang lain (preman. banyak koq, disetiap persimpangan, dari tukang ojek.. bahkan di bandung kartu tanda ojek bisa sampe 1-6 jutaan.. coba anda bayangkan kali 500 ojek ..

  29. 30 indrakrn 29 Maret 2008 pukul 5:51 pm

    Jadi Rahasia Umum bagaimana perilaku POLISI…
    Bangga kah engkau Pak Polisi???

    Buat temen2 yang kena Razia, hati2 polisi suka khilaf kalau lihat kertas gambar pahlawan…
    hehehe

  30. 31 ara 6 Oktober 2010 pukul 4:48 pm

    hahahaa,,,,,,,q juga pernah ne,,,pengalaman buruk,,,,pak pol-nya malah nanya mba-nya maunya gimana???biasanya sich sekian (sensor) jd bingung q ngadepinnya mana pertama kali ditilang ,,,sendiri pula,,,eh,,,bapaknya malu2 waktu mo nerima uang,,,kalo menurutq sich,,,ikhlasin ja,,,smoga aja bapaknya sadar,,,mungkin karena gaji yang kurang memadai kali y,,,namany hidup pasti ada pro kontra,,,kalo q justru kasihan ma pak polnya,,,miskin hati,,,hhe,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: