Pelet, Hipnotis, Adakah Obatnya?

Seorang gadis lulusan S1 yang biasanya selalu logis dan kritis berubah secara drastis. Tiba-tiba dia menjadi sangat penurut dan patuh pada seorang lelaki brengsek yang penipu. Sang gadis bahkan secara tidak masuk akal dengan sukarela mengorbankan kepentingan keluarga, termasuk menyusahkan dan menghabisi uang keluarga demi menyenangkan kekasihnya itu.

Ternyata bukan hanya si gadis yang kehilangan logika, sang ortu juga secara ganjil jadi penurut dan terlalu toleran secara tak masuk akal terhadap aksi-aksi si penipu. Malah cenderung membela dan membenarkan.

Tak hanya itu, mereka juga menuduh orang-orang yang mencoba mengingatkan sebagai terlalu berprasangka buruk dan penuh pikiran negatif.

Seperti orang halusinasi, orang yang mau nolong malah terlihat sebagai mahluk jahat dan berbahaya. Musuh yang menghancurkan malah di jamu dan dipuja-puja.

Cinta buta?
Pelet?
Hipnotis?
Adakah obatnya?
Adakah antinya?

Iklan

42 Responses to “Pelet, Hipnotis, Adakah Obatnya?”


  1. 1 black_hack 15 November 2006 pukul 10:12 am

    ntar aku tanyain ama dosen ku dulu yah!
    soalnya dulu aku pernah ikut seminar tentang hipnotis, tapi gak ada di bahas masalah obat dari hipnotis.kalo masalah ilmu pelet, di psikologi kayaknya gak ada pelajari hal-hal kayak gitu mas…ato aku yang kurang tau yah??
    hehehhe

  2. 2 distrojablai 15 November 2006 pukul 11:40 am

    Wah, bukan hanya masalah cinta, masih banyak masalah dalam kehidupan manusia lainnya yang mengandalakan dukun alias menduakan tuha (dalam islam, kalo dalam agama lain entah bagaimana), mereka biasanya kurang berpendidikan dan hanya mengejar keuntungan sesaat. dan dia nggak segan-segan untuk membunuh lo…

  3. 3 kw 15 November 2006 pukul 1:17 pm

    brengsek dan penipu? kali aja itu persepsi kamu aja hel.

    apapun alasannya, kalau gadis s1 itu tetap merasa nyaman apa salahnya?

    huahuahua

  4. 4 goeve 15 November 2006 pukul 2:18 pm

    meibi selalu inget dan deket ma pedoman pancasila no 1

  5. 5 joesatch 15 November 2006 pukul 2:19 pm

    he’eh…kalo mereka sendiri memang merasa nyaman dengan keadaan yg demikian, mbok wis, jarno ae. kita tonton sama2 aja.
    nanti kan kalo memang misalnya terbukti merugikan kan pada sadar dengan sendirinya :) kekekekekeke!
    brengsek atau nggak brengsek kan cuma masalah sudut pandang aja

  6. 6 beni 15 November 2006 pukul 3:00 pm

    kita memang tidak bisa menutup mata terhadap hal-2 seperti itu, dan hal-2 seperti itu juga banyak terjadi dikalangan orang-2 yang berpendidikan dan ber kedudukan. yang menjadi pokok dari masalah mengapa orang masih menduakan tuhan…? hal ini karena kurang kuatnya iman dari umat manusia. dan itu adalah salah satu dari bujuk rayu syaitan.

  7. 7 wadehel 15 November 2006 pukul 3:34 pm

    @ Black_hack
    Yah, kalau ternyata dapat info berharga, jangan lupa share dengan kita2, mungkin bisa tulis di blog dan kirim trekbeknya :D

    @ Distrojablai
    Hiy, serem kali cerita kau? Keuntungan yang dikejar itu kalau hanya benar2 sesaat sih noproblem. Lha ini bisa sepanjang hidup mereka je. Terimakasih peringatannya, lebih hati hati deh.

    @ Kw
    Tentu saja ini hanya persepsi saya (dan beberapa orang lain selain pelaku dan korban). Tapi label penipu ini hasil nyocokin kelakuan dia dengan arti penipu di dalam kamus. Dan anggapan brengsek itu diberikan karena pelaku melakukannya secara sengaja, berulang dan tanpa penyesalan.

    @ Goeve
    Andai saja bisa… Sayangnya ini seperti kasus orang kegigit ular, korbannya udah pasrah pingsan berbusa dan ga bisa berbuat apa-apa untuk menolong dirinya sendiri, sepertinya hanya tergantung pada orang yang simpati (atau ikut rugi) mau menolong atau mau membiarkan.

    @ Joesatch
    Bagi pihak yang tidak dirugikan mungkin lebih mudah membungkam nurani dan membiarkan mereka memeluk kehancuran. Tapi bagi kami yang ikut ter-poroti dan menanggung kerugian, tidak semudah itu, ada ego dan kepentingan finansial yang ikut terusik, hehe. Jadi agak sulit kalau harus men-jarno-ae-kan.

    @ Beni
    Iya, konon dalam pilkada/pilkadal sampe pilpres juga melibatkan begituan. Mungkin manusia tergoda pake gituan karena hasil yang dituju bisa dicapai dengan lebih instan, daripada memohon pada tuhan yang sudah diratapi keroyokan pakai istigosah aja masih tetap cuek.

  8. 8 putradi 15 November 2006 pukul 8:49 pm

    sedia obat anti pelet -serius-

    japri ajah … :-D

  9. 9 fertobhades 16 November 2006 pukul 12:26 am

    beda lho antara hipnosis dengan ilmu pelet (gendam)….

    tapi kalau masalahnya cinta buta, saya nyerah deh… saya lebih suka cinta sejati :-)

  10. 10 wadehel 16 November 2006 pukul 1:55 am

    @ Putradi
    Di tulis di blog saja gimana? Banyak lho yang perlu.

    @ Fertobhades
    Saya juga suka cinta sejati, suka juga cinta horny :D

  11. 11 joesatch 16 November 2006 pukul 2:25 pm

    wah, kalo kasusnya memang ikut terporoti, ya apa boleh buat. kdg2 kekerasan memang diperlukan juga untuk hal2 tertentu. teruskan perjuangan bro!

  12. 12 ardhi 16 November 2006 pukul 3:32 pm

    Mumpung george bush lom dateng, sby kasih ilmu itu aja, mudah2an utang2 kita diikhlaskan sama si George Bush + ngasih upeti ke kita.

  13. 13 redwar 16 November 2006 pukul 8:45 pm

    cb tanya ma ki gendeng pamungkas…

    dia kan king of dukun pelet di Indo…
    btw dia jg mo pelet bush tuh… katanya mo nyoba nembus pertahanan digital bush…

  14. 14 agusset 18 November 2006 pukul 12:02 am

    solusinya gampang, minta tolong orang yg masih “normal” untuk melet si pemelet. nah kalau dia udah kepelet, suruh dia ngelepas peletnya ke anak gadis lulusan s1 itu… :))

  15. 15 Jauhari 20 November 2006 pukul 11:27 am

    Hmm kalau ada obatnya atau tidak? jelas ada OBATnya lah…

    Khan semua penyakit itu ada OBATnya ;) dan obatnya apa itu yang perlu kita gali ;)

  16. 16 wadehel 20 November 2006 pukul 7:58 pm

    @ Joesatch
    Gimana? Ada saran?

    @ Ardhi
    Apa hubungannya? Yang saya bicarakan itu ttg pelet, bukan santet menyantet. Itu mah urusannya si gendeng itu.

    @ Redwar
    Oooh. Tul juga tuh. Nanti deh kapan2. Saya nulis disini siapa tahu aja ada blogger yang merangkap sebagai dukun, mungkin tertarik share kan akan berguna buat semua.

    @ Agusset
    Solusi menarik. Tapi sangat ribet. Ada yang lain?

    @ Jauhari
    Jadi… obatnya apa?

  17. 17 syifa 25 November 2006 pukul 5:43 pm

    apa tanda-tandanta kalo kita lagi dipelet ya????

  18. 18 fsckedp 25 November 2006 pukul 5:57 pm

    komen terlebih dahulu lalu membaca posting, itu salah satu tanda kena pelet. :D

  19. 19 noel 28 November 2006 pukul 10:10 pm

    banyak yang salah kaprah ttg dunia perpeletan. kebanyakan orang menilai sinis ttg hal ini, but ngomong” mereka ini tahu nggak tentang hal itu. Motif dibalik semua itu. Jangan gampang menuduh mereka menduakan Tuhan, ah.

    Nih gw kasi tahu, pelet ada dua jenis. pertama, menggunakan piranti lunaknya:seton. kedua, piranti lunaknya:sugesti. dalam dunia hipnotis juga ada yang namanya sugesti untuk melakukan hipno tersebut. tapi kalo yang pake seton, wah gw nyerah, nggak ngeh infonya. yang jelas ilmunya banyak banget, jaran “kepang” goyang (ditipi pernah dibahas masalah ini), ajian…bla.bla.bla…

    Masalah ini sebenarnya hanya masalah keyakinan (sugesti) saja, tapi jangan disepelekan hal ini tetap ada lho dalam dunia sehari-hari kita. jangan suka nuduh, ntar malah kena lagi.

  20. 20 noel 28 November 2006 pukul 10:15 pm

    komennye nambah yee….

    terkadang memang banyak diakui kasus” seperti pelet ini, disinyalir nggak bakalan awet sepanjang hayate masih dikandung badane. cuma buat kesenangan belaka dan main” saja. yah, kebanyakan memang seperti itu.

    tapi dibalik itu semua tahukah kalian, bahwa ada yang pengen dijadikan istri atawa suaminya. bukan lantaran harta atawa apa”, tetapi cinta, yah, emang sih lebih bae secara alami, karena tak ada pihak yang dirugikan(?).

    kalo kasus diatas, menurut gw emang biadab!!! gitu aja

  21. 21 P@y SitiNurhalizaManiac 30 November 2006 pukul 10:41 am

    Kang Dehel, Setau ane Kebayakan Pelet akan lumpuh jika melewati laut…… (takut air setannya kali). setan indonesia sekali loncat cuma sejauh 15 li masih kalah sama Sun Gu Kong (Kera Sakti) hehehehee …. klo lewat laut dia kecebur kalie…

  22. 22 wadehel 1 Desember 2006 pukul 9:04 am

    @ Syifa
    Tandanya… entah, saya belum pernah di pelet pake gituan. Tapi kalau dipelet dengan cinta yang penuh kasih… dan nafsu, saya pernah :D Dan bila yang semacam itu dilancarkan oleh seorang yang kita suka, sangat-sangat tidak bisa di hindari.

    @ Fsckedp
    Haha, masa sih? Saya dulu sering tuh seperti itu, tapi sepertinya sekarang pelet itu udah luntur *sigh, dibahas?*

    @ Noel
    Waaaow, ini dia master perpeletan. Ditunggu lho posting tentang pelet nya.
    Btw, saya bukan asal nuduh kok, cuma berprasangka doang:P

    @ P@y
    Oooh, gitu ya. Saya juga sering denger sih, konon ada batasan jangkauan. Aneh ya, gaib tapi terbatas oleh waktu dan ruang :P

    Bagaimanapun, dalam kasus ini tidak mungkin membawa si korban melewati laut, itu sangat-sangat tidak praktis.

  23. 23 Tukangkomentar 7 Desember 2006 pukul 3:17 am

    Maaf, maaf, numpang lewat.
    Mau tahu obatnya pelet? Gampang!
    Kasih saja makan pete atau jengkol kiloan (kalau mau lebih manjur tambah sekilo bawang merah, biar kentut terus), pasti yang melet dan setan peletnya mundur teratur (tentu harus disuwuki dengan mantra: Hong humaluhu dst., dst. ….).
    Iya, toh?
    Nuwun sewu!

  24. 24 wadehel 7 Desember 2006 pukul 4:45 pm

    @ Tukangkomentar
    Itu serius? Mantranya dong Pak, tolong diulas yang jelas.

    Btw, ini korbannya kan udah ga bisa disuruh apa-apa, 168% dibawah kendali sang dalang yang entah siapa dan ada dimana, masa mau di iket trus dicekoki pete dan jengkol?

  25. 25 Tukangkomentar 18 Desember 2006 pukul 11:52 pm

    Mas Wadehel:
    Serius dong, ya memang gitu caranya. Sang korban harus dipegangi beberapa orang (jangan diikat) lalu dicekoki “obat-obat” tersebut di atas. Lalu dilepaskan supaya lari ke yang melet. Nah kalau mau dicium kan si pemelet bisa kelenger dan mikir-mikir lagi. Iya to?
    Tentang mantranya ya nggak boleh sembarangan dong, harus tanya guru saya dulu dan sebelum diberikan, sang “murid” harus mandi dulu di 12 sumber air pada tengah malam. Ayo, sanggup nggak?

  26. 26 Shinta 14 Januari 2007 pukul 6:48 pm

    wah kalo sampeyan serius, kasihan juga. Udah berapa lama kasusnya? Pelet sebenernya gampang-gampang susah, prinsipnya santet tuh lebih gampang daripada melet. Visualisasinya gini: pelet tuh usaha narik (jadi bisa aja yg ditarik nolak), kalo santet tuh nendang, terserah mo jatuh apa kagak pokoknya ketendang. Jadi… kalo dipelet dan kena, berarti faktornya bukan cuma dari luar (baca: pemberi order pelet) tapi juga dari ‘korban’. Korban jg kudu ada unsur keragu-raguan, ‘tertarik ga yah?’ Kalo dari awal no interest ga bisa kena.

    Gimana cara lepasinnya, saya konsul guru saya dulu yak. Yg jelas pelet tuh ga mungkin lama, biasanya sistem gitu ada kontrak jangka waktunya. Kalo sampe efeknya lama, bisa jadi: 1) pemberi order banyak duit, bisa bayar. 2) jangan-jangan dari pelet udah berubah jadi yang lain (tertarik beneran).

  27. 27 wadehel 17 Januari 2007 pukul 3:57 pm

    @Tukangkomentar:
    Tidak sanggup. Kami perlu obat yang bisa diaplikasikan tanpa merepotkan si korban secara fisik.

    @Shinta:
    Gimana? Guru anda sudah ngasih solusi blom? :)

  28. 28 Shinta 17 Januari 2007 pukul 4:37 pm

    Udah dikirim kemaren ke wadehel@… . Apa belon sampe?

  29. 29 wadehel 17 Januari 2007 pukul 7:53 pm

    @Shinta:
    Sudah dibaca :D
    Banyak sekali ya, tapi nanti akan kami coba aplikasikan.
    Terimakasih banyaks:)

  30. 30 Shinta 17 Januari 2007 pukul 10:09 pm

    No problem. :)
    Kasih feedback aja gimana hasilnya.

  31. 31 joni 9 Februari 2007 pukul 5:11 pm

    tolong donk kasih tau pak polisi, kenapa para tukang-tukang santet dimuka bumi ini tidak dihukum dan diberi sanksi……

  32. 32 ferdy 16 Maret 2007 pukul 3:37 pm

    menurut saya, kluarga2_Na yg laen cpt2 mngmbil kputsan..
    ajak anak trsbt menyebrangi laut or selat sunda..
    insya allah dech peletny luntur cz setan darat VS setan laut..

  33. 33 MelSen 3 November 2007 pukul 1:54 pm

    Sekarang sudah ada workshop SHINE yang efektif menangkal pengaruh hipnotis dll.
    simak artikel di http://s-h-i-n-e.blogspot.com/

  34. 34 mbahDe 2 Desember 2007 pukul 12:16 pm

    Ini serius : Kalau punya uang, bawa ke Kalimantan Selatan, tepatnya ke daerah “Pelampaian”. Orang2 kalsel/Banjarmasin tahu semua tempat itu. Itu makam syekh. Tempat suci. Setahu saya, seberapapun kuatnya, pelet akan luntur di sana. Yang penting : BERDOA. Jangan lupa bawa recehan, katanya untuk sedekah. Yang pasti teman2 banyak yang “tertolong” di sana. Kalau Islam, malam hari sholat hajad n baca doa al-jin. Tidur tidak lebih dari 50cm di atas tanah, atau gunakan kelammbu. Ayat kursi sebelum memejamkan mata. InsyaAllah yang namanya pelet-pelit-pulut gak bisa nyentuh, kecuali hati ybs mmg imannya masih meragukan. Tq

  35. 35 mara 7 Februari 2009 pukul 3:55 pm

    klo liat crta itu hmpr mrip bgt dg pnglaman gw. jd plng najis sm tkang pelet. so cewek gw jg prnh dipelet smpe mo ptus.
    Gw sumpahin berbalik kedirinya sndri. bgi org2 yg msh pke media bgtu mnding cpt2 bertobat musyrik tau hkmnya n mrgikan orag lain.

  36. 36 dani 15 Februari 2009 pukul 7:58 pm

    ilmu pelet memang ada di dunia ini….

    makanya bagi cew2 agar hati hati kalo jumpa ma lelaki yang begituan,

    bekali diri kalian dengan iman dan rajin sembahyang…..

    maka ilmu pelet itu gak akan terkena sama kalian…..

    (aku serius nich…., soalnya aku juga bisa melet orang, dan pelet gak akan mempan kalo kita rajin beribadah…..)

    camkan itu ya…..

  37. 37 juan 27 Agustus 2009 pukul 12:27 pm

    menurut saya pelet itu harus di hilangkan karem\na merugikan orang lain

  38. 38 Lex dePraxis 13 Oktober 2009 pukul 9:05 pm

    Sebagai referensi tambahan, saya sudah menulis banyak info spesifik tentang rahasia hipnosis, cara menangkal dan modus operandi kejahatan hipnotis. Di sana dijelaskan bahwa korban TIDAK kehilangan kesadaran, melainkan sekedar terbujuk. Silakan cek di FAST Hypnosis untuk mendownload e-booknya (bahasa Indonesia). Semoga bermanfaat, dan salam kenal!

  39. 39 adi roy 29 Maret 2010 pukul 7:56 pm

    hipnotis-gendam-pelet sampai saat ini masih ramai di perbincangkan. Dari ke3 ilmu tersebut sebenarnya terpisah-pisah,namun adanya perpaduan ilmu-ilmu tsb sehingga terkadang sulit untuk membedakannya. untuk membedakan bisa dilihat dari cara kerjanya. hipnotis,gendam,pelet dan perpaduannya sprt: pelet hipnotis,pelet gendam, gendam hipnotis.kalo butuh penjelasan tanya pakarnya lah!heeee… kata-kata ini sy kutip dr perbincangan waktu sy konsul dengan pemangku INDO PELET.Sy suka dengan lika liku dunia begituan..unik makanya sy bnyk kenal akrab tokoh2 paranormal, dg tanda kutip..yg bisa menuntun sy agar lebih baik dan laris manis plus lancar rejeki…

    • 40 anies 2 Juli 2011 pukul 9:27 am

      entahlah q sendiri bingung a benar-benar jatuh cinta ataukah kena sihir cinta, q tiba tiba merasa sangat sayang pada seorang pria yang baru pertama berjumpa. bahkan q menangis tersedu sedu bila dipaksa berhenti memikirkannya….

  40. 41 echa 11 Juli 2012 pukul 4:39 pm

    gimana cara ya pelet cewe tanpa obat

  41. 42 Sewa Mobil Semarang Murah 22 Juni 2013 pukul 9:27 am

    Keren sekali tulisannya. Mencerahkan :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: