Dakwah di Blog, Nyaman dan Aman

Menurut saya dakwah via blog memang lebih aman dan lebih nyaman, baik bagi si pendakwah maupun untuk si penerima dakwah.


Tanpa harus berstatus habib atau habibah, siapapun yang ingin berdakwah bisa langsung mendakwahkan semua ayat-ayat Allah maupun ayat-ayat Setan yang diketahuinya. Dan bagusnya, semua itu bisa dilakukan tanpa bikin jalanan jadi macet, juga tidak perlu menyiksa gendang telinga orang yang bukan sasaran. Dakwah via blog bisa dilakukan tanpa harus menindas hak-hak orang yang tidak bersalah.

Penerima dakwah pun bisa lebih banyak, apalagi bila dakwah dibuat dalam bahasa inggris, maka semua penduduk bumi yang mengerti inggris ada kemungkinan ikut menyimak, baik secara online, maupun dari hasil printout yang sudah jadi mading atau selebaran surat berantai.

Begitu juga si penerima dakwah bisa menerima dakwahan dengan lebih nyaman. Bisa menyimak topik sesuai kemampuan otak masing-masing, tidak ada resiko ketinggalan kereta karena turbo si pendakwah yang terlalu berapi-api.

Tidak perlu kepanasan atau kehujanan, juga tidak perlu berebut tempat duduk dengan saudara-saudara seiman. Dan yang pasti, aman dari serbuan umat pendakwah lain yang berbeda iman.

Dan kalau tidak suka topik dakwahnya, bisa dengan mudah berganti topik dan kalau perlu ganti juga pendakwahnya sekalian. Bahkan kalau sudah benar-benar muak, si penerima dakwah bisa dengan aman berkata “cukup!! saya mau lihat situs porno saja!” tanpa ada resiko dibunuh oleh si pendakwah ataupun pengikut fanatiknya.

Memang ada juga kekurangannya. Kekurangan dakwah melalui blog antara lain adalah tidak adanya massa yang berkumpul. Sehingga akan lebih sulit bila pendakwah berencana untuk… hmm… misalnya memberi nasihat untuk menyerbu orang kafir atau memberi pencerahan untuk membakari tempat-tempat maksiat.

Kekurangan yang lain adalah, target dakwah kemungkinan besar adalah orang-orang yang mampu menggunakan internet, sehingga dengan mudah bisa mendapatkan berbagai versi kebenaran tentang apapun yang didakwahkan. Mereka juga biasanya lebih kritis dan berpendidikan. Jadi dibandingkan dakwah live di kampung atau kota yang biadab, dakwah via blog agak lebih rumit, terutama bagi pendakwah yang dengan dakwahnya berniat melakukan pembodohan.

Btw, dengan menulis ini pun sebenarnya saya juga sedang melampiaskan nafsu berdakwah, hehe. Entah dakwah ini termasuk dakwah hitam atau dakwah putih atau malah tidak layak disebut dakwah sama sekali. Semua saya lampiaskan disini, karena di alam nyata tidak mungkin saya mendakwahi orang lain dengan semena-mena, apalagi saya juga tidak punya sertifikat ahli surga maupun sertifikat yang membuktikan bahwa saya utusan yang paling di sayang Allah.

Kalau saya tetap nekat mendakwahi orang lain (apalagi orang banyak), dengan megaphone yang volumenya disetel maksimal, dan disertai acara blokade yang bikin jalan umum jadi macet total, bukannya mereka mengamini dakwah saya sambil terharu tersedu-sedu, bisa jadi mereka malah murka berat dan langsung mengakhiri hidup saya saat itu juga.

Akhirul kata, marilah kita berdakwah, sampaikanlah meski hanya satu ayat. Ayat Setan atau ayat Allah, itu terserah anda. Selama tidak saling memaksakan kebenaran versi jidat masing-masing, dan selalu didasari semangat al-rahman, saya yakin tidak akan terjadi bentrok berdarah.

Betuuuuul?

17 Responses to “Dakwah di Blog, Nyaman dan Aman”


  1. 1 Luthfi 27 Agustus 2006 pukul 8:54 pm

    Yup, tadi perasaan komennya off ……..

  2. 2 S Setiawan 28 Agustus 2006 pukul 1:35 am

    Keduaaaaxx..!

    Situ semangat dakwah, saya semangat bikin junk-comments.. :-”
    Yang penting semangat, mate.. :-”

    *ngejunk dulu, baru baca dakwah*

  3. 3 wadehel 29 Agustus 2006 pukul 5:45 pm

    KETIGAAAAAQ…!

    huhuhuehehehe… nguk!!!

    *emange pengunjung doang yang bisa ngejunk!*

  4. 4 S Setiawan 29 Agustus 2006 pukul 11:42 pm

    Eits, saya bukan pengunjung. Saya komentator. Pengunjung hanya lewat. Saya komen (baca: ngejunk).

    You junk, I junk. Mari isi commentbox ini dengan junk.. :-”

    *kena tendang jauh-jauh*

  5. 5 ido 31 Agustus 2006 pukul 12:57 pm

    iya …. di blog kita bisa lebih free minded and waddehel with others comments !

  6. 6 What the hell 8 September 2006 pukul 3:08 pm

    Saya mau pendapat, yang namanya da’wah ialah “mengajak” yang ngajaknya “da’i”. jadi da’wah mengajak dari yang bukan islam ke islam yang Musyrik atau kafir jadi Tauhid, aqidah, iman, hijrah, jihad, taqwa. Nah sekarang apakah bisa membentuk itu semua melalui dunia maya? Mungkin istilahnya bisa diganti menjadi tabligh. yaitu mengajak kepada kebenaran walaupun hanya respon satu arah. maaf bila saya salah kata

  7. 7 bank al 12 September 2006 pukul 6:57 pm

    mengajak kebenaran ? emang ada yg tahu yg mana yg bener ? :D

  8. 8 dedex 14 Desember 2006 pukul 12:08 am

    yg baik dan yg benar!. pilih yang mana?

  9. 9 sigit 18 Desember 2006 pukul 5:31 am

    koq saya makin yakin kalo anda bukan seorang muslim ya…

    istilah Islam nya banyak salah ketik om…

  10. 10 wadehel 18 Desember 2006 pukul 9:10 am

    @ SPSS
    Jangan doong, jangan junk please. Saya kan bkn orang kampung gajah.

    @ Ido
    Hehehe, ya nggak se wadehel itu lah. Komen berupa saran kritik tetep penting. Diskusi apalagi.

    @ WTH
    Disini tidak hanya satu arah, jadi istilah tepatnya apa ya.

    @ Bank Al
    Bapak tahu ga? :P

    @ Dedex
    Saya minum dua! *lho*

    @ Sigit
    Mungkin iman saya tidak sekuat anda, tapi dikatepe sih katanya saya Islam.
    Lain kali biar praktis pake ini aja Pak Sigit:
    KAFIR KAMU!!!™
    Pastekan itu ke setiap blog yang tidak anda sukai.

  11. 11 hendra 30 Januari 2007 pukul 1:33 pm

    maaf …..
    sebaiknya….situs ini anda tutup saja….
    karena da’wah didalam islam tdk disampaikan dengan kata2
    yang kasar[lebih-lebih kurang sopan/santun]
    kalo memang anda yang mempunyai/membikin situs ini orang islam yang mengerti da’wah pasti tidak akna menganjurkan
    untuk berda’wah dengan ayat2 setan tentunya.kalo belum mengerti da’wah sebaikmya belajar dulu kepada ahlimya untuk kebaikan anda dan kita semua.
    atao mungkin jangan2 anda bukan orang islam kali yach….

  12. 12 aRdho 8 Februari 2007 pukul 3:58 pm

    KAFIR KAMU!!!™

    hihii…

  13. 13 mathematicse 22 Maret 2007 pukul 9:17 pm

    Ngeda’wahi yang suka da’wah ya…?

  14. 14 Jonet Danarto, Sragen 17 Juni 2007 pukul 2:55 pm

    yang ngatain kafir berarti lo juga kafir …!

  15. 15 yans 20 November 2007 pukul 8:15 pm

    persetan dengan setan

  16. 16 jil_skeptic@plg 12 Desember 2007 pukul 4:08 pm

    @sigit
    “koq saya makin yakin kalo SAYA bukan seorang muslim ya…”

    salah ketik, biasa kaleee om…!!!


  1. 1 Dakwah di Blog, Nyaman dan Aman « frimitzon Lacak balik pada 2 Desember 2011 pukul 3:53 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: