ASUransi GOMBAL

Beberapa hari setelah gw ajukan penutupan polis asuransi, ada telepon dari pihak asuransi, tanya apa benar mau ditutup, “Nanti perlindunganya hilang lho Pak?!”.

“Saya mengerti, saya tetap mau tutup.”


Si mbak tanya lagi kenapa, gw bilang hanya karena polis yang janjinya dua minggu sampai hampir 3 bulan belum juga diantar, kalau gw mendadak mampus dan polis itu tidak di tangan ahli waris, gimana mau klaim? Si mbak menukas dengan tegas, “Kami sudah antar pada tanggal 30 Juni, Pak, yang terima namanya Deden”.

Gw tanya kok bisa semudah itu ngasih ke orang lain? Kenapa gak telpon dulu? Di rumah gw, bahkan di planet gw gak ada yang namanya Deden! Buat apa punya nomer telepon hp sama rumah gw kalau gak dipake?

Si mbak ga bisa jawab. Malah menyalahkan pihak ketiga, yang katanya perusahaan khusus menangani pengantaran polis. Dalam hati gw mengutuk, Asuransi Gombal!

Karena dia ngotot tidak bersalah maka gw ceritain klo gw pernah pengalaman tiga kali urusan asuransi mobil, dan setiap kali pihak pengantar polis selalu telpon dulu apa penerima ada di rumah, atau untuk menentukan siapa yang bisa dipercaya untuk menerima. Dan setelahnya masih ada konfirmasi dari perusahaan via telepon untuk memastikan apakah polis sudah diterima. Semua itu dilakukan dalam satu bulan sejak deal. Masa asuransi untuk manusia malah lebih ngasal? Asuransi GOMBAL!

Akhirnya si suara seksi menyerah, dan menjelaskan juga kalau duit gw udah lenyap di debet tiga kali dan gak mungkin di refund. Gw maklum, memang dasar perusahaan penipu. Anggap aja kecopetan. Gw heran kenapa bank gw bisa kerjasama dengan perusahaan penipu macam itu.

Eh, sebelum nutup masih sempet-sempetnya dia nanya, “Boleh kami tahu alasan bapak menutup polis ini?” Duh, keterlaluan si mbak ini, pasti dia cantik luar biasa, hampir gue jilatin tuh pesawat telpon. “YA ITU TADI MBAK, KALAU NGANTER POLIS AJA GAK BECUS, GIMANA NANTI BAYAR KLAIM?”

Ikut asuransi jiwa macam itu bisa-bisa malah bikin gw gentayangan gara-gara mati penasaran.  ASURANSI GOMBAL!!

Iklan

10 Responses to “ASUransi GOMBAL”


  1. 1 Goio 25 Agustus 2006 pukul 5:08 pm

    sabar mas .. sabar .. jangan emosi .. :D … kalo boleh tau, asuransi mana ya? biar nda kena gombal juga hihihi… japri aja dah :D

  2. 2 SS Keren 26 Agustus 2006 pukul 1:59 am

    Wah, suaranya Mbak-Mbaknya seksi? Kenapa ngga di-GOMBAL-in aja sekalian? Biar situ ama asuransinya sama-sama gombal. Kan jadi seri. Wakakaka.. :D :D :D

    (eh, benernya dah niat kali tuh, mau jilat-jilat telepon segala) :-“

  3. 3 wadehel 27 Agustus 2006 pukul 9:03 pm

    @ Goio
    Hehe, maaf, tidak untuk di sebar luaskan. Yang penting kalau ikut gituan jangan lupa nagih polisnya.

    @ SS
    Wah, sayang sekali, meskipun sangat ingin, saya tidak bisa ngegombalin cewe. Saya orang jujur sih :P

  4. 4 Goio 28 Agustus 2006 pukul 7:17 am

    itulahh, makanya minta tolong kabarnya lewat japri … jadi tak disebar luaskan tokh? :)

  5. 5 wadehel 28 Agustus 2006 pukul 9:08 am

    @ Goio
    Ya sama aja, beda kecepatan doang.

    Saya lupa namanya. Yang jelas nama perusahaannya dikenal dengan 3 huruf, dan dalam paketnya ada kata Garda. Rekening didebet tiap bulan setiap tanggal 15. Iming-iming dua ratus sekian juta untuk ahli waris bila anda mampus, dan juta-juta lain bila anda terdiagnosa penyakit maut atau cacat akibat kecelakaan fatal. Sepertinya ditargetkan untuk orang polos yang berumur dibawah 30an. Mendaftar cukup bilang iya via telpon, direkam, tapi kalau cabut harus repot, buang waktu, bertele-tele.

    Jadi tebak2an :P Tapi anda pasti akan langsung tahu bila nanti ditawari. Semoga saja tidak.

  6. 6 Goio 29 Agustus 2006 pukul 10:31 am

    ahahahaha.. baiklah, gak jadi minta japri.. nunggu ditawarin sajah :D …

  7. 7 giffari 17 Oktober 2006 pukul 8:28 pm

    ooooooo saya tahu.
    Garda Oto !

  8. 8 wadehel 17 Oktober 2006 pukul 11:15 pm

    Bukan dua, Tapi tiga buah kata, salah satunya ada astra nya.

  9. 9 roni JIBRIL 12 Desember 2008 pukul 5:25 pm

    iya tuh brengsek bank ko bisanya kasih data kita klo ngitu tutp buku aja pindah ke bank lain..ahir ini gue ngerasa ke ganggu ada pihak asuransi/KK pasti itu data dari bank…ada ga bank yg bener2 lindungi data nasabah nya…klo gue rasa danamon kurang tuh

  10. 10 febri 14 November 2011 pukul 8:38 pm

    saya jg ngalami sekrng :(
    1.kenapa data nasabah bisa bocor keluar?
    2.apakah memang sah hanya sekedar telp tanpa ada perjanjian tertulis pihak asuransi seenaknya saja mengambil uang nasabah direkening bank?
    3.uang yg sudah didebet ternyata tidak bisa diambil alias angus (itupun tidak dijelaskan lewat telp )


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: