Amrozi berangkat ke Surga, semua boleh lega

The Smiling Bomber

Sambil menghitung sisa hari menjelang eksekusi mati, dalam selnya mungkin Amrozi akan berpikir seperti ini:

Ohh, senangnya….
Sebentar lagi gw masuk surga
Disambut para bidadari bertelanjang dada
Tar gw langsung nyebur mandi di sungai susu
Selesai mandi akan gw tunjuk 4 bidadari jelita
Tiap hari hanya menikmati surga
Ohh…. senangnya…

Sang smiling bomber akan terus tersenyum, tak sabar menunggu hari keberangkatan menuju Surga yang kekal abadi.

Dilaksanakannya hukuman ini tentu akan membuat banyak orang lega:

  • Amrozi Cs, gak perlu di tanya, jelas mereka senang, karena akan segera masuk surga sebagai imbalan jasanya berjuang atas nama agama.
  • Teman-teman terrorisnya yang belum tertangkap, lega karena dengan di berangkatkannya Amrozi dkk ke surga, informasi tentang mereka yang masih tersembunyi di kepala Amrozi cs akan tertutup selamanya. Aman.
  • Keluarga yang ditinggalkan para korban, meski hal itu tidak akan mengembalikan orang-orang terkasih yang kehilangan nyawa akibat kekuatan iman Amrozi cs, setidaknya hal itu bisa sedikit… hmm… (maaf) melegakan?
  • Pemerintah, setidaknya membantu mereka berhalusinasi, merasa sudah melaksanakan kewajibannya untuk menegakkan hukum. Semoga saja hukuman yang sama juga bisa ditimpakan pada para koruptor.
  • Guru-guru Amrozi, terutama guru-guru spiritualnya, mereka pasti sangat terharu dan bangga, muridnya bisa sukses jadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Lega juga karena ternyata Amrozi bisa menjaga rahasia.
  • Siapa lagi ya?

Btw, mengenai cara Amrozi berangkat ke surga. Seandainya boleh memilih, gw sangat tidak setuju dengan IndCoup yang memilihkan kursi listrik. Memang itu akan memuaskan bagi mereka yang agak psycho, mereka memang ingin melihat Amrozi tersiksa, tapi buat gw itu sangat TIDAK religius. Selain kursi listrik itu adalah cara kafir amerika, matinya juga jadi terlalu cepat.

Gw pikir yang paling cocok itu ya pilihan hukum rajam, lempari pakai batu sampai mati. Batunya sedang-sedang saja, jangan gede-gede, supaya tidak cepat mati. Setiap lemparan dipungut Rp 50.000 atau lebih, kecuali bagi kerabat korban bom boleh gratis 5 biji. Uang ini nanti bisa di sumbangkan pada saudara-saudara yang tertimpa bencana, atau untuk membantu keberangkatan mereka yang ingin berangkat Jihad melawan Israel.

Menurut anda gimana?

Updated1: Foto diwiki mati. Skrg numpang di imageShack.

Iklan

1533 Responses to “Amrozi berangkat ke Surga, semua boleh lega”


  1. 1 kw 28 Juli 2006 pukul 9:23 am

    bagaimana kalau di pancung? muncratan darahnya akan menuliskan apa? saya kira ini tidak begitu “menyakitkan” bagi dia.

    dan kalau bisa, setelah di surga suruh dia menceritakan apa yang dia lakukan di sana?

    :)

    • 2 wafi 10 Februari 2010 pukul 10:28 pm

      amrozi masuk surga terus bagaimana dengan korban orang islam yang sedang beribadah / jihad menafkahi keluarganya yang mati????????? bukankah membunuh orang islam itu dosa besar? apalagi banyak orang…..
      pahamilah islam dengan keseluruhan
      lentur itu lebih baik dari pada kaku karena akan mudah patah

    • 3 prediksi togel 17 September 2015 pukul 12:48 am

      kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
      dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
      berikan 4 angka <<>> alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
      dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
      ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
      allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
      kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
      sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
      yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di no (((082-313-336-747)))
      insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 475
      juta, wassalam.

      dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….

      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!

      1″Dikejar-kejar hutang

      2″Selaluh kalah dalam bermain togel

      3″Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel

      4″Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat

      5″Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
      tapi tidak ada satupun yang berhasil..

      Solusi yang tepat jangan anda putus asah….AKI SOLEH akan membantu
      anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
      butuh angka togel 2D 3D 4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin
      100% jebol
      Apabila ada waktu
      silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: (((082-313-336-747)))

      DENGAN ANGKA GOIB ,ATAU ANGKA RITUAL// ANGKA MAHLUK HALUS…

      angka;GHOIB: singapur

      angka;GHOIB: hongkong

      angka;GHOIB; malaysia

      angka;GHOIB; toto magnum 4d

      angka”GHOIB; laos…

      angka”GHOIB; macau

      angka”GHOIB; sidney

      angka”GHOIB: vietnam

  2. 4 agamaku 28 Juli 2006 pukul 2:03 pm

    Gw pikir yang paling cocok itu ya pilihan hukum rajam, lempari pakai batu sampai mati. Batunya sedang-sedang saja, jangan gede-gede, supaya tidak cepat mati. Setiap lemparan dipungut Rp 50.000 atau lebih, kecuali bagi kerabat korban bom boleh gratis 5 biji. Uang ini nanti bisa di sumbangkan pada saudara-saudara yang tertimpa bencana, atau untuk membantu keberangkatan mereka yang ingin berangkat Jihad melawan Israel.

    Wakakaka… Anda benar-benar lucu & inspiratif :))

  3. 6 wadehel 28 Juli 2006 pukul 8:28 pm

    @kw:
    Sadissss…. itu sama aja disembelih, emangnya qurban???

    @agamaku:
    Yang punya ide itu IndCoup, saya cuma menjiplak dan nambah-nambahin dikit.

  4. 7 whattheheaven 30 Juli 2006 pukul 7:53 pm

    Jadi bertanya-tanya: apa Amrozi dkk. nanti bakalan bertemu dengan para korban perbuatan mereka?

    Wah wah, gimana tuh jadinya suasana di sorga?

    Trus Amrozi di sorga bakalan ketemu Mahatma Gandhi enggak ya?

  5. 8 wadehel 30 Juli 2006 pukul 8:01 pm

    @whattheheaven
    Ya nggak lah!!! Semua kafir itu kan masuk neraka, sedangkan Amrozi dkk masuk surga, gimana mau ketemu?
    Mahatma Gandhi? Hmmm… bukannya beda agama? Beda agama ya harus masuk neraka, harus!!

  6. 9 indiegal 2 Agustus 2006 pukul 5:34 pm

    @whattheheaven
    Ya nggak lah!!! Semua kafir itu kan masuk neraka, sedangkan Amrozi dkk masuk surga, gimana mau ketemu?
    Mahatma Gandhi? Hmmm… bukannya beda agama? Beda agama ya harus masuk neraka, harus!!

    Iiiihhhh serem.
    Tetangga gw galak banget…

    Ampun mas ampun….
    (Ini yang punya blog satire ato dari lubuk hati yang paling dalam sih ?)

    BTW, kalo Amrozi yang nge – bom banyak orang bisa masuk surga en Mahatma Gandhi yang kelaparan en serba kekurangan sesama masa hidupnya itu malahan masuk neraka…
    Ironis juga ya ?

    Ah, permainan agama…
    Let me find the true GOD, not religion…

    GOD Bless…

    Cuma komentar dari tetangga, PEACE !

  7. 10 wadehel 2 Agustus 2006 pukul 7:13 pm

    @indiegal:
    Yang punya blog itu wadehel, bukan satire, apalagi dari lubuk hati yang paling dalam :P

    Anda harus seiman dulu dengan Amrozi, berguru pada guru-guru spiritual amrozi, bergaul di lingkungan amrozi, dicuci otak seperti amrozi, baru kemudian akan mengerti.

    Btw, sementara masih mencari the true GOD, Amrozi sudah menemukannya. The true god versi dia adalah his religion, hehehe.. maaf bung amrozi, kalau salah tolong diluruskan.

  8. 11 ucoks 8 Agustus 2006 pukul 3:23 pm

    @whattheheaven
    Ya nggak lah!!! Semua kafir itu kan masuk neraka, sedangkan Amrozi dkk masuk surga, gimana mau ketemu?
    Mahatma Gandhi? Hmmm… bukannya beda agama? Beda agama ya harus masuk neraka, harus!!

    Please deh……
    Aku pikir semua orang pengen masuk surga. Gak ada agama yang menjanjikan neraka semua menjanjikan surga yang artinya SURGA ITU BUKAN MILIK (AGAMA) LOE DOANG. Walaupun loe punya agama (apapun itu) kalo loe sembahyang, ibadah atau apapun namanya trus beberapa saat kemudian loe melacur, membunuh, mencuri, korupsi dll. itu sama artinya loe menghina Tuhan. Tuhan itu gak buta, trus punya banyak malaikat yang terus menerus ngawasin loe. So…. biarlah Amrozi membunuh untuk masuk surga, gak perlu iri apalagi sampe membunuh supaya ikutan masuk surga. BANYAK JALAN KE ROMA APALAGI KE SORGA YANG PENUH KEBAIKAN (DAN DIDAPATKAN DENGAN BERBUAT BAIK).

    • 12 study 13 Agustus 2009 pukul 6:38 pm

      sory bang ucok
      saya rasa statement bang ucok soal banyak jalan menuju surga itu salah…hanya ada satu jalan bang untuk menuju surga yaitu ridho ALLAH. Tidak bisa dengan cara lain, apa pun itu bentuknya. LAA ILA HA ILALLAH

  9. 13 wadehel 8 Agustus 2006 pukul 9:18 pm

    @ucoks:
    seandainya semua orang bisa seperti anda, Indonesia, bahkan dunia pasti bakal lebih indah :)

  10. 14 RedWar 18 Agustus 2006 pukul 11:38 pm

    Yg mo ke surga ikut gw aja….
    Gw punya kavling di surga…
    Gratis buat keluarga dan temen deket only…

    yg pasti aman dr Bom amrozy cs….

    Dikavling itu sedang dibangun apartemen 1000 lantai….

    pengembang abu bakar baasyir heheheeeeeeeee

  11. 15 wadehel 20 Agustus 2006 pukul 9:27 pm

    @ Redwar
    Daftar dimana? tanggal berapa sampai berapa? bikin situs pendaftaran dong.

  12. 16 Rusdi 23 Agustus 2006 pukul 10:11 am

    Kalau menurut gue………….. ya……

    Manusia itu disengaja di ciptakan beragam suku, adat, agama dan kepercayaan oleh Allah agar kita bisa saling menghargai, membantu, untuk mencapai kebaikan didunia dan diakhirat yang cuma sebentar ini. bukan kayak binatang yang diciptakan agar bisa saling makan, bunuh untuk mempertahankan hidup.

    emangnya lu………. “amrozi” sudah merasa paling hebat sehingga membunuh massal itu kamu bilang Jihad.

    Allah itu sudah punya kehendaknya untuk mengakhiri nyawa orang. bukan di bom. kalau “Dia” mau semua yang ada di dunia ini bisa di musnahkannya termasuk kamu……

    tidak kasihan kamu melihat wanita yang menjadi janda, anak – anak yang kehilangan orang tuanya, siapa yang akan mengasuhnya, mendidiknya agar suatu saat bisa menolongmu atau keluargamu karena sebagian dari yang kau bunuh itu adalah orang dari negaramu sendiri dasar tolol dan diantaranya ada sebagian yang tidak berdosa tidak tahu apa – apa sama sekali,

    kalau mau jadi pahlawan jihad jangan membunuh tanggung ” orang kecil kamu bom ” , kenapa bukan kamu saja yang berangkat ke Libanon, Ke Iran, atau ke Amerika Sekalian. Bom Pimpinan pemicu keributan disana maka kamu akan ku acungkan semua jempol yang ada ditubuhku untukmu, dan kudukung pun kamu untuk meneriakkan kebebasan didunia dan mungkin semua penduduk dunia akan berterimakasih dan mendoakan kamu agar masuk Surga yang asli jika kamu mati…..

    jadi menurut saya hukuman yang cocok untukmu menurut saya kamu diledakin pake petasan – petasan kecil yang di ikat keseluruh badanmu sampai badanmu hancur sehingga kucing pun tidak kenal kamu orang atau potongan ikan yang dimasak oleh ibuku, di matamu di letakin petasan yang agak besar, sebesar pena aja biar kamu bisa merasakan apa yang dirasakan anak – anak yang orang tuanya kamu bom, di kerongkonganmu diletakin yang sebesar kepalan tangan biar kamu tahu sakitnya orang tua yang menjerit karena anak mereka yang sama sekali tidak berdosa kehilangan karena kena bom.

    dari pada kamu membom saudaramu sendiri mendingan kamu aja sendiri yang kamu bom soalnya, kucing , ayam, sapi, bebek, kakek, kakak, nenek, ohm, tulangku, abangku, bibiku, tanteku, pacarku, istriku, anakku, sampai tunas rumput, ilalang yang ada di pekaranganku masih ingin hidup, masih ingin menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat untuk negaraku, masih ingin memberikan sesuatu yang berguna untuk anak cucuku…..

    • 17 ahmad 29 Agustus 2009 pukul 2:13 am

      naah ini jawabannya udah rusdi jawab sendiri, manusia di ciptakan berbage macam agama, adat dan kepercayaan sendiri sendiri. maksudnya………. inilah salah 1 kepercayaan amrozi dkk yg di namakan jihad, karena jalan berjihat itu bermacam macam rusdiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

      • 18 ahmad 29 Agustus 2009 pukul 2:41 am

        TAMBAHAAN SEDIKIT: yang penting sekarang mari kita saling intropreksi diri masing masing, dan mari kita perkuat keimanan kita menurut panutan agama kita masing masing. biar kita bisa berguna bagi agama dan bangsa yang kita cintai ini. Amiiiiin

  13. 19 wadehel 23 Agustus 2006 pukul 1:12 pm

    @ Rusdi
    Hiii… seram. Saya bisa memahami sakit hati anda. Semoga tidak ada lagi amrozi-amrozi baru di dunia ini. Amin.

  14. 20 Robert Langdon 31 Agustus 2006 pukul 11:24 am

    Sambil menangis ketakutan dan stress menghitung sisa hari menjelang eksekusi mati, dalam selnya mungkin Fabianus Tibo Cs akan berpikir seperti ini:

    Ohh, senangnya kalo agamaku Islam….
    Sebentar lagi gw masuk surga
    Disambut para bidadari bertelanjang dada
    Tar gw langsung nyebur mandi di sungai susu
    Selesai mandi akan gw tunjuk 4 bidadari jelita
    Tiap hari hanya menikmati surga
    Ohh…. senangnya…
    sungguh beruntung kau Amrozi…

  15. 21 karebet 1 September 2006 pukul 2:18 pm

    Sesungguhnya agama yang paling benar itu Islam. Hayoo… yang muslim harus mengakui dong… nah buat yang belum Islam kembalilah ke dalam Islam… karena sesungguhanya Allah menciptakan manusia dalam Islam dan suci. Orang tua kalianlah yang telah membuat kalian menjadi nasrani, yahudi atau pun majusi…

  16. 22 wadehel 6 September 2006 pukul 1:48 pm

    @ Robert Langdon
    Mumpung dia belum dihukum mati (eh, belum kan?), anda masih sempet tuh berusaha mengislamkan Tibo CS, biar bisa masuk surga bareng Amrozi.

    @ Karebet
    Kalo boleh nambahin: “Orang tua kalianlah yang telah membuat kalian menjadi nasrani, yahudi, ataupun majusi, amrozi, hambali, imam samudra, tibo cs, lenin, hitler…
    Kita tidak lebih dari korban yang tidak berdaya, mari kita salahkan orang tua yang telah begitu tega menjerumuskan kita…. serbuuuuuu!!!!

  17. 23 Kasih dari Surga 12 September 2006 pukul 11:10 am

    kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang pertama dan yang terutama. dan hukum kedua yang sama dengan itu ialah kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

    To Amrozi Cs dan anda2 pendukungnya :
    “Tuhan…. ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Mereka punya mata tetapi tidak melihat, mereka punya telinga tetapi tidak mendengar, mereka punya hati tetapi tidak punya nurani……. ampunilah……ampunilah….”

  18. 24 wadehel 12 September 2006 pukul 12:02 pm

    @ Kasih dari Surga:
    Hukum kedua itu, yang nyuruh mengasihi sesama manusia, maksudnya manusia dalam arti generik, atau manusia yang SEiman/SEagama?
    Kalau hanya untuk yang SEagama, berlaku bagi semua mazhab, atau hanya pada yang SEmazhab?

    *demam pecah belah*

  19. 25 narto 28 September 2006 pukul 9:55 am

    Mungkin ini bisa ditanggapi sebagai lelucon, namun sebenarnya bukan :

    Usul IndCoup pun menurut saya tidak akan membuat para martir berikutnya mengurungkan niat atau membuat para pelaku teror keder.

    Adapun hukuman yang menurut saya ditakuti oleh mereka adalah hukuman penjara sepuluh tahun dengan dicekoki babi dan alkohol setiap harinya kemudian dieksekusi mati dan dikubur bersama babi.

    Dijamin banyak yang takut. Salam.

  20. 26 wadehel 1 Oktober 2006 pukul 12:18 am

    @ Narto
    Ide anda sangat mengerikan, lebih keji dari yang paling kejam!!!
    Anda psikopat ya? Kok tidak punya alamat blog? :P

  21. 27 Sesuatu 3 Oktober 2006 pukul 9:19 pm

    Bagus lagi dirajam…dilempari pakai batu yang sedang2 saja habis itu dikubur bersama babi

  22. 28 salam 5 Oktober 2006 pukul 3:33 pm

    @wadehel
    Hukum kedua itu, yang nyuruh mengasihi sesama manusia, maksudnya manusia dalam arti generik, atau manusia yang SEiman/SEagama?
    Kalau hanya untuk yang SEagama, berlaku bagi semua mazhab, atau hanya pada yang SEmazhab?

    kok bego sih ??, dah jelas dibilang manusia, berarti ya semua manusia, bukan seiman atau seagama, ngerti bahasa indonesia apa gak ya ??, atau mungkin kamu belum pinter baca ya, ntar deh diajarin, mau ??

  23. 29 wadehel 6 Oktober 2006 pukul 12:24 am

    @ Salam
    Mau mau mau mau!!

    *Melihat antusias, melet-melet, sambil mengibas2kan ekor*

  24. 30 gracia 6 Oktober 2006 pukul 12:30 pm

    Tunggu saja di akhir jaman nanti semua banyak orang akan meratapi hidupnya yang dikiranya jalan ke surga tetapi ujungnya maut.Disitu terdapat tangis dan kertak gigi penuh penyesalan yang tiada hentinya.Berbahagialah orang yang peka pendengarannya.GBU.

  25. 31 salam 6 Oktober 2006 pukul 2:58 pm

    @ wadehel
    wah senangnya akhirnya saya bisa mengajarkan mas wadehel untuk membaca, kalau begitu jangan lupa ya besok kita mulai masuk sekolah, jadi mas wadehel nya jangan lupa bawa pulpen, buku, dan jangan lupa pakai seragam juga ya, biar kelihatan ganteng loh mas wadehel. oke sampai ketemu disekolah ya, saya tunggu mas.

  26. 32 wadehel 6 Oktober 2006 pukul 7:22 pm

    Mbak/Bang Salam, alamatnya blog kok tidak ditulis? Gimana mau berangkat berguru nih?

  27. 33 Israel??dimana seeh? 28 November 2006 pukul 2:13 pm

    menurut gw..amRozi cs bih baek direkrut militer indonesia. soalna selain guooblok, militer indonesia juga belum bisa bikin alat perang canggih sendiri..
    malah jangan2 amerika sendiri takut jika amrozi cs bebas, maka indonesia akan menyaingi mereka.He..
    meski bunuh banyak orang-orang yg katanya “ga berdosa”..moga2 Amrozi ditetapkan sebagai Syuhada nantinya..Amien.
    Ok, gals..

  28. 34 M. Nunusaku 26 Januari 2007 pukul 7:49 pm

    Buat saya hukuman yang berkesan: Kontolnya dipotong, agar nanti begitu tibah disyurga, diperiksa oleh 7 bidadari cantik…loh
    kontolnya Amrozi kok tidak ada ? pastikan dia tidak akan diterima.

    Dan siapa yang mau memotong kontolnya Amrozi akan diberi hadiah wang
    10 Juta, dean wang tersebut akan diberikan kepada mereka yanmg mau berjihad dengan tujuan cepat ke syurga. Bagaimana setuju ?

  29. 35 BOLONG & BUNCUL 6 April 2007 pukul 1:14 pm

    MENURUT SAYA HUKUMAN YANG PALING COCOK UNTUK AMROZI CS DI BAWA KE BALI DILEMPARKAN DITENGAH KERUMUNAN MASYARAKAT BALI SUPAYA DIBANTAI DISANA

  30. 36 IBLIZ 6 April 2007 pukul 1:19 pm

    MENURUT SAYA AMROZI TIDAK AKAN MASUK SURGA ATAUPUN NERAKA KARANA MALAIKAT NERAKA DAN SURGA TIDAK AKAN MENERIMANYA KARENA MALAIKAT TAKUT SURGA DAN NERAKA AKAN DI BOM OLEH AMROZI………………!!!!! HEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

  31. 37 MUHAMAD 6 April 2007 pukul 1:23 pm

    SAYA MALU MENJADI ORANG ISLAM KARNA TINDAKAN AMROZI YANG MENGEBOM BALI DAN MENYEBABKAN KEMATIAN MANUSIA YANG TIDAK BERDOSA. APAKAH INI YANG DIAJARKAN AGAMANYA UNTUK MASUK SURGA?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? SANGAT MEMPRIHATINKAN

  32. 38 dewa manang & donglet 8 April 2007 pukul 11:41 am

    menurut kami, lebih baik amrozi dibawa ke bali. kasi warga bali untuk dijadikan lawar dan bagi- bagikan disana untuk makanan anjing!!!!!!!!!!

  33. 39 michell 8 April 2007 pukul 11:45 am

    Menurut saya, amrozi di balsem atau dijadikan “MUMI”, untuk monumen bali.

  34. 40 noname 10 Mei 2007 pukul 9:54 pm

    PEPESAN KOSONG… LAKU JUGA

  35. 41 harsono 11 Mei 2007 pukul 1:53 pm

    mending amrozi CS jangan di hukum mati karena yang bisa menghukum mati hanya Tuhan, lebih baik dihukum tidak boleh makan minum kencing be’ol dan melihat matahari selama hidupnya. adilkan bagi orang muslim malu dong sama diri kalian, emang kalian tuhan bisa menghukum mati orang.

  36. 42 Wahyu 11 Mei 2007 pukul 3:27 pm

    wah wadehel memang orang yang luar biasa jarang sekali orang seperti anda di indonesia yang dipenuhi munafik dan fanatik hypocrite

    menurut saya sebaiknya amrozi,basyir FPI dan ormas2 munafik lainnya itu dikirim berperang saja di israel daripada menjadi pengecut yang hanya berani merusak di indonesia mentang-mentang banyak beking kuat saya ingin tau bagaimana reaksi mereka ketika sudah sampai di palestina ketika berhadapan langsung dengan israel ketika tidak ada beking yang melindungi mereka bisa jadi malah menanggis minta ampun atau lebih parah lagi menjilat israel agar mendapat perlindungan.

    kalo mereka mereka itu tetap di indonesia hanya akan merugikan indonesia dasar negara pancasila akan dirubah menjadi syariat islam dengan menggunakan cara2 kekerasan dengan anggota yang sebagian besar berasal dari kalangan ekonomi lemah dan pendidikan rendah yang dihasut dengan janji-janji yang bertentangan disingkirkan dengan cara kekerasan (apa bedanya dengan Partai bernama PKI yang juga melakukan aksi kekerasan dalam tujuannya sampai polisi saja tidak berani menindak,tujuan PKI juga mengganti dasar negara,kudeta,PKI juga menghasut kalangan bawah dan mempersenjatai mereka misal: BTI(Barisan Tani Indonesia) pada masa lalu)

    saya yakin kalo memang terjadi suatu kerusuhan besar atau mungkin kudeta seseorang yang mengendalikan ormas2 munafik itu akan muncul menjadi penyelamat dan indonesia akan memasuk dunia kediktatoran baru.

    semoga analisa saya tersebut salah…..

    yang saya herankan kenapa polisi dan bapak presiden diam saja seakan-akan membenarkan tindakan kekerasan ormas2 munafik ini bukankah yang terjadi pada masalalu (PKI) juga mirip seperti ini bangsa ini memang tidak pernah belajar dari kesalahan masa lalu

  37. 43 ahmeDucati 17 Mei 2007 pukul 12:57 am

    Nggak jangan di bunuh, kita potong tanganya, kita kebiri, kita cabut lidahnya, terus kita congkel matanya! biarin dia hidup menderita …

  38. 44 ahmadi 22 Mei 2007 pukul 10:23 pm

    aq dukung kmu.kmi slalu di blakangmu. hancurkan kemaksiatan……………!!!!!!!!!!!!!!! hancurkan bali

  39. 45 Hamba Allah 15 Juni 2007 pukul 3:37 pm

    Weuii elu-elu semua gak ngerti apa-apa. Elu kira Amrozi. Imam Samudra, Abu Bakar Ba`asyir orang FPI. Elu tolol dan kebanyakan bacot !! elu semua gak ngerti apa-apa !!! FPI itu sebagian diboncengi oleh Preman. Amrozi cs adalah orang-orang yang punya niat suci dalam beragama tapi caranya salah. gw sendiri juga gak setuju caranya ngebom BAli. Setelah gw pikir-pikir udah bagus !! dari pada elu-elu semua senengannya ngejablay. Jauh dari Tuhan elu. Gw do`ain elu-elu pade mudah-mudahan elu-leu pade matinya gak bakalan kegencet bumi. kalau kegencet bumi itu resiko elu-elu pade.
    Allahu Akbar !!! perjuangkan terus jihad !! lawan Zionis Israel !!! Gw setuju lebanon menang perang !!! mudah-mudahan Isarel Hancur !!! disana tempat para Iblis bercokol. Banyak musrik !! perjudian !! maksiat !!! berantas juga antek-anteknya yang ada di Indonesia karena itu adalah anak-anaknya Iblis !!!
    Ini Gw serukan kepada seluruh Kaum Muslimin !!!

    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!

    • 46 mbah awam 3 September 2012 pukul 8:24 pm

      ini orang semangat sekali kayak abu jahal, urusin diri saja sendiri sendiri mau maksiat kek mau musrik kek itu urusan masing masing, ya kalo sorga punya kekek amroji mungkin tinggal minta saja

  40. 48 Kopral Geddoe 25 Juni 2007 pukul 3:47 pm

    Well, teriakan orang yang sudah merasa ‘mengenal’ Tuhannya :D

  41. 49 indiegal 27 Juni 2007 pukul 7:15 pm

    Sama2 bingung… kok bukannya pada belajar dulu ya sebelum internetan… ?

    Mengerti dulu pan ada yg namanya SATIRE…

  42. 50 sasuke 28 Juni 2007 pukul 2:33 am

    Buat semua nya yang ngomong di dasari dengan nafsu dan bukan dengan ilmu, buru** dah pada tobat, lo semua masih pada doyan ama yang namanya seks bebas, masih pada bangkang orang tua, masih pada sering bacok**an klo tawuran, pada g mikir apa lo…., lo semua klo di kumpulin lebih biadab dari pada orang yang lo bilang buruk,berapa banyak cewek yang udah lo perawanin…?, berapa kali lo udah pernah bacok orang cuma gara-gara uang lima ribu perak, atau cuma karena cewek,udah berapa kali lo lo nabrak anak orang waktu lo track**an,terus kabur gitu aja, berapa kali lo betak harta anak** yang lo anggap culun, lo tuh maluuu lo lebih tolol, sadis, lebih hina, buat yang nulis ini, lo mikir deh…. lo tuh kaya gimana, waktu orang miskin kelaparan apa lo pernah kasih mereka makan…?, waktu ada orang di copet apa lo pernah nangkep malingnya terus lo gebukin tuh maling pake tangan lo sendiri, klo ada yang bilang lo ANJING, BABI, SETAN, BANGSAT, lo pasti marah, terus lo bunuh orang itu, mikir dong looooo, tahu diri lahhhhh, emang lo tahu apa tentang surga ?, bisa** nya lo bilang kaya gitu, lo punya otak kan…… mending lo pake dulu dah otak lo buat cari tahu yang bener tentang suatu perkara, klo ada orang tanya sama lo, gimana klo sodara lo di hina orang, lo pasti bakan marah kan sama dia, mungkinnn bisa** lo pingin bunh dia, itu arti nya looo tuh masih mendahulukan nafsu dari pada ilmu, bicara dengan nafsu bukan ilmu pantes mulut lo bau. sekali lagi deh, lo mikir tentang diri lo….. cari tahu dulu ilmu nya baru ngomong.

  43. 51 legendre 5 Juli 2007 pukul 11:14 am

    wallahu alam bishowab

    ya Allah aku berlindung kepada_Mu dari apa yang telah engkau takdirkan kepadaku

  44. 52 bunga 7 Juli 2007 pukul 3:54 pm

    enak banget nge bom negara muslim sendiri bisa masuk surga, kenapa ga nge bom pasar aja sekalian..siapa tahu di sana banyak orang kafir. nah, kalo misalnya ada orang beriman ikut terbunuh, ntar di surga tinggal minta maaf dan kasih kira-kira 49% bidadari jatahnya amrozi (si pelaku).
    siapa yang mo ngantri ikut ngebom??? ngantri!

  45. 53 Somad 1 Agustus 2007 pukul 5:31 pm

    Saya salut kepada Pak Lek Amro, Semoga kita bertemu di surga Bapa, amien. mmuach!!

  46. 54 Amrozy 2 Agustus 2007 pukul 12:30 pm

    Halo, saya Amrozy,
    saya terharu dengan komentar rekan-rekan semua.
    Saya sudah minta maaf ke istri saya bahwa sudah ada penggantinya di surga nanti.
    Untuk itu sudah saya pesan padanya kalau nanti meninggal pasti juga masuk surga dan dia bisa melayani rekan saya Imam Samudra atau kakak iparnya atau abu bakar baasyir, suka-suka dialah.
    Saya juga minta maaf pada keluarga korban, karena meski keluarga mereka mati kena bom saya, tetap saya lebih berpotensi masuk surga dibanding mereka. Untuk itu saya akan sampaikan salam dari keluarga untuk mereka dari balkon surga. salam dari teman-teman pencinta Mahatma Gandi juga akan saya sampaikan.
    tentang cara saya mati, kalau boleh memilih : itu urusan mahendradata, siapa bilang saya akan mati dalam waktu dekat?
    kalau PK saya terkabul, akan saya cari pemilik blog ini, sama rekan rekan yang nulis negatif tentang saya.
    awas lu, BUM ! dan itu kan jihad. mengebom anda tetap sorga jawabannya….

  47. 55 Don Leito 3 Agustus 2007 pukul 11:14 am

    Mbok yao tolong deh bagi umat yg bukan Islam dan Islam KTP jgn sembarangan seperti menuduh Abu Bakar Baasyir atau FPI dengan tidak bisa menelaah pernyataan2 atau aksi2nya (FPI), kalau amrozi and imam samudra okelah saya setuju dihukum karena sembarangan mencari sasarannya apalagi di negara kita sendiri yg bukan arena perang.
    Abu BA sudah diadili dan dia tdk terbukti, dia memang keras dan tegas, pernyataaannya hanya “membelokkan” kalo mau berjihad hendaknya tempat yg setempat-tempatnya begicu loh (tau kagak elu2 pade kejadian di Philipina dan irak?), mengenai FPI dll ada postingan rekan kita malah ada menuduh memperkosa segala (tolong tunjukkan berita dan faktanya dong jgn asal “jeplak”).
    FPI memang keras dalam bertindak, itu pernah dikemukakan oleh Habib Rizieg di televisi tapi biasanya sebelum mereka bertindak seperti sweeping di Jakarta di daerah yg terkonsentrasinya pusat perjudian dan beraneka macam bentuk pelacuran mereka memberi himbauwan, masukan dan surat kepada KAPOLRI dan Kepolisian setempat bahwa tempat tersebut sdh akut, tapi itu TDK DIGUBRIS…WHY???? ITU LAHAN2 DUIT DAN BASAAAAAAH Sdr2KU SEKALIAN. Begitu pula dgn kejadian terbitnya MAJALAH PLAYBOY dll, dkk, dsb. Tindakan main hakim sendiri muncul KARENA SDH BERTINDAK PROPORSIONAL TAPI TETAP CUPET.Kita kembalikan kepada diri kalian masing2 apa kalian peduli dgn keadaan yg sdh akut begini..???? apa yg sdh kalian lakukan? apa kalian BISANYA CUMA MENGUMPAT, MENUDUH, SUMIR DLL, DKK, DSB..? Saya cuma bisa bayangkan apakah buku2 pornografi dll, dkk dsb dgn bebasnya bisa dibaca anak2 kalian! ketika isteri, suami, teteh, tante2 dan om2 menjadi bagian pelaku perjudian, pejajan seks aneka warna atau malah PENJAJA ITU SENDIRI yg semua itu karena pengaruh lingkungan yg sudah tdk susah lagi di dapat, kalo itu nikmat, enak, bangga jadi keluarga pelacur dll ya sanaaa (asal taripnya ditempel di dinding loh..jadi usernya gak kejebak). Kalo kalian sdh terbentuk seperti itu dan tak peduli cuma satu yg bisa saya ucapkan “KALIAN MEMANG BANGSAT DAN ANTEK ANJING FEODAL DAN KAPITALIS YG TAK TAHU TERIMAKASIH”.

    wusssshhhhhh …(lenyap diikuti suara burung gagak)

  48. 56 Amrozy 3 Agustus 2007 pukul 3:54 pm

    Sebenarnya , kepanjangan yang tepat untuk FPI adalah : Front Preman Islam, atau Front Pembajak Islam, alias Preman yang membajak Islam untuk kepentingannya sendiri.
    apakah tidak ada yang tahu bahwa kelakuan FPI tidak ada bedanya dengan polisi2 itu?
    Amerika pengen jadi Polisi dunia, FPI pengen jadi Polisi dunia hiburan….
    semua ujung sama : duit, alias UUD juga ( ujung ujungnya duit).
    beratlah untuk berbangga dengan kelakuan2 FPI.

  49. 57 Listening_Again 6 Agustus 2007 pukul 7:48 am

    Amrozi CS Hukum Mati Deaaaaal….

    One of Reason FPI
    Di Jakarta di daerah yg terkonsentrasinya pusat perjudian dan beraneka macam bentuk pelacuran sebelumnya mereka memberi himbauwan, masukan dan surat kepada KAPOLRI dan Kepolisian setempat bahwa tempat tersebut sdh akut dan harus diberantas, tapi itu TDK DIGUBRIS…WHY???? ITU LAHAN2 DUIT DAN BASAAAAAAH Sdr2KU SEKALIAN. Begitu pula dgn kejadian terbitnya MAJALAH PLAYBOY dll, dkk, dsb. Tindakan main hakim sendiri muncul KARENA SDH BERTINDAK PROPORSIONAL TAPI TETAP CUPET.

    Perlu diulangi….??????

  50. 58 Mbah elu 12 September 2007 pukul 2:17 pm

    Puji Sukur, amrozi PK nya ditolak !!!!!
    jangan kaget dan jangan heran kalau dia gak bakalan deh di hukum mati! kenapa ???? karena jaksa dan polisi taku ama pembalasan teman temannya.
    kalau (andai aja!) dia bisa masuk surga, orang seiman, gak seimannya kemana? neraka ???
    kita semua tahu, lihat dan saksikan waktu alam murka dan menggetarkan bumi yang katanya ” serambi mekka” mengapa bisa terjadi? apakah orang yang ada disana dicoba Tuhan? atau Tuhan Murka dan marah? apa mereka masuk surga juga??
    jawab dan renungkan dan tanya sama rumput bergoyang !
    he he he
    kesimpulannya Amrozi bakal masuk Neraka!
    he he he.
    Mengapa dunia arab yangpenuh dengan berkah limpah oleh minyak, penuh dengan kekerasan??? apakah Tuhan tidak menyayangi? Tuhan sayang dengan orang arab sehingga dilimpahkan minyak yang banyak, tetapi ada beberapa orang yang berpandangan salah sehingga timbullah kekerasan dan kekejian (perang) disana agar mereka insyaf dan taubat untuk kembali ke jalan Nya.

  51. 59 jojo 18 September 2007 pukul 12:43 pm

    Amrozy darahmu adalah kemenangan …………………………
    Kata katamu adalah semangat ……………………………..
    Hancurkan kedzoliman Amerika …………………………….
    Enyahkan kafir dari muka bumi. …………………………..

  52. 60 ali@yahoo.co.id 18 September 2007 pukul 12:46 pm

    Amrozi jasadku kelak kan dikenang, sebagai pembasmi kejahatan dan kemungkaran, engkaulah pendobrak peradapan kafir dan kerakusan Amerika.

  53. 61 ook 19 September 2007 pukul 3:58 pm

    wuh.., bingung, semrawut… ke WC dulu ajalah…

  54. 62 loyoman 25 September 2007 pukul 1:17 pm

    AKhirnya orang Bali bisa bernapas lega terutama para korban bom bali I dan II, semoga apa yang selama ini mengganjal dalam batin mereka bisa lepas bebas dan bisa melanjutkan kehidupan mereka itu saja….

  55. 63 Dor 25 Oktober 2007 pukul 10:52 pm

    banyak yang gombal. Gak ada kaitannya ngebom bali dengan lawan amrik. apalagi yg akhir2. itu bukan jihad. kenapa musti pake bom. mau jihad nglawan amrik aja kok repot. pake aja golok, babat tuh orang di pasar, sambil teriak, “Bangsat Amerikaa, Allahu akbar!” nggak lama juga sahid dikroyok orang sepasar. Gimana? wagu kan? pake bom lebih wagu n misteri lagi. norak! yang ada adalah orang pinter-ikhlas-kejebak ato bodoh-ikhlas-dikibulin ato pinter-intelejen-menyusup.
    cari tahu tentang agama. semua agama tu baik. kalo gak baik dah musnah dari dulu. semua agama tuh membenarkan dirinya sendiri. perkataan semua agama benar, itu agama baru lagi. Tuhannya beda lagi tuh.
    Agamaku punya aturan bagaiman mensejahterkan semua umat beragama bahkan alam. Tapi ada aturan siapa2 yang harus diperangi dan dibunuh. semua ada aturannya kok. tenang aja

  56. 64 M. Sejuki 30 Oktober 2007 pukul 5:53 pm

    Saya heran dengan kawan-kawan yang komentarnya selalu memojokkan Amrozi Cs. Kenapa tidak meributkan Amerika dan konco-konconya yang telah membantai dengan sadis manusia-manusia di Irak dan Afganistan. Kenapa kalian tidak mengecam Israel yang dengan seenaknya juga membantai rakyat sipil Palestina yang tidak berdosa. Kenapa kalian juga tidak kecam mereka? Takut ya? Ooooooo….. jelas, memang kalian-kalian itu penakut semua. Dengan Amrozi berani mengecam, tapi dengan Amerika? Belum apa-apa kalian sudah terkencing-kencing!!!!! Ketika anak-anak, perempuan-perempuan, orang-orang tua dan warga sipil yang tidak berdosa, rumah sakit, pasar dibantai dengan sadis oleh bom tentara Amerika Cs, mana suara kalian. Hayoooo…..ngomong dong!!! Saya tidak membela siapa-siapa. Saya hanya ingin menyentuh rasa keadilan. Amerika Cs (Pimpinan-pimpinannya) harus juga diadili. Bahkan mestinya hukuman matinya lebih hebat lagi beratus-ratus kali dari hukuman yang diterima Amrozi. Mestinya kita terlebih lagi Pemerintah kita harus berani berkata “Tangguhkan dulu untuk sementara proses hukum Amrozi Cs, kecuali jika Ariel Sharon, George Bush, Tony Blair, John Howard dkk juga diadili secara hukum. Jika tidak dan mereka tetap berkeliaran dengan enaknya dan terus membom orang-orang tidak berdosa, maka Amrozi dkk juga berhak bebas”. Berani aggak kalian ngomong begitu? Saya yakin belum apa-apa kalian sudah terkencing-kencing. Iya kan? Saya tanya, pernahkah kalian membela Palestina, Irak, Afganistan dan negara kecil lainnya yang dizhalimi yang setiap hari selalu dibantai oleh imperialis Amerika dan antek-anteknya yang jelas-jelas mereka-mereka tersebut berada di pihak yang tertindas. Mana pembelaan dan kutukan kalian? Mana hati nurani kalian? Mana suara kalian……suara kalian……suara kalian? Hayooooooooo….Kenapa diam? Lagi ganti celana karena basah akibat air kencing ya? Memalukan…….!!!!!!!

  57. 65 abdullah 1 November 2007 pukul 4:27 pm

    amrozi adalah suruhan/kaki tangan amerika dan kaum kafirin, misinya menjelekkan citra islam, targetnya kalau citra islam udah jelek maka akan banyak umat islam yang dimurtadkan, karena krisis kepercayaan. kalau umat islam di indonesia berkurang, maka produk amerika akan mudah masuk indonesia, seperti minuman keras dan babi.

    sebaiknya amrozi segera dipancung saja, karena dia itu noda bagi umat islam, amrozi adalah sampah yang mengotori risalah mulia nabui muhammad SAW. amrozi pemikirannya adalah sesat, ga jauh beda dengan ahmadiyah, alqiyadah, qur’an suci, yang semuanya kaki tangan amerika dan kaum kuffar.

    umat islam di indonesia jangan tertipu, setan juga bisa pake jenggot dan surban…amrozi adalah setan berjenggot dan bersurban bentukan amerika dan kaum kuffar untuk menjelekkan citra islam

    astagfirullahaladzim…wallahualambishawab….

  58. 66 M. Sejuki 1 November 2007 pukul 7:56 pm

    Untuk abdullah
    1st Nov 2007 di 4:27 pm.

    Sebaiknya anda harus buktikan bahwa Amrozi itu anteknya Amerika dan kaum kafir. Apalagi anda seorang muslim, mestinya harus tahu bagaimana sebaiknya menyampaikan sesuatu yang harus lengkap dengan bukti dan fakta-faktanya disertai dengan argumentasi dan pemikiran yang tajam. Jika tidak anda telah melakukan fitnah yang tingkatannya menurut Al Qur’an (Allah) lebih kejam daripada membunuh dan tentu akibatnya azab Allahpun amat pedih. Nah, sekedar mengingatkan sejak penyerangan Amerika Cs ke Afghanistan dan Irak sudah berapa ratus ribu (bukan puluhan ribu sebagaimana yang diberitakan media yang rata-rata bersumber dari barat) kaum muslimin (anak-anak, wanita-wanita belum lagi yang diperkosa, orang-orang tua yang tidak berdaya dan warga sipil tidak berdosa, pasar, rumah sakit dan tempat lainnya yang katanya salah sasaran) yang darahnya sudah tertumpah oleh keganasan bom-bom Amerika Cs bahkan yang di Falujjah Bom Napalm atau Mostard telah dijatuhkan yang kalau kena radiasinya saja tubuh ini bisa meleleh serta Bom Curah (Cluster) yang dilarang oleh PBB juga digunakan oleh Amerika. Mengerikan dan mengenaskan sekali. Tidak sedikit gara-gara bom Amerika tersebut anak-anak yang telah yatim bahkan yatim piatu, ibu-ibu yang menjani janda atau suami-suami yang menjadi duda bahkan musnahnya beberapa keluarga sekaligus. Belum lagi situs-situs bersejarah yang telah hancur bahkan tidak sedikit yang telah dibawa dan dicuri oleh tentara-tentara Dajjal tersebut. Siapa yang membela mereka? PBB? Negara-negara Arab? Indonesia? Atau siapa? Tidak ada!!!

    Berdasar buku Imam Samudra yang berjudul “Aku Melawan Teroris” yang saya peroleh tanpa sengaja di salah satu Toko Buku di daerah saya. Dia (baca: Imam Samudra) tidak tahan melihat semuanya itu di mana dunia diam seribu basa terhadap kekejaman Amerika Cs tersebut. Akhirnya Imam Samudra Cs membuat keputusan untuk melawannya. Cuma yang jadi masalah, bagaimana caranya? Pendek cerita (masih menurut buku tersebut) diputuskanlah Bali dan kemudian….. terjadilah peristiwa bom Bali tersebut. Kenapa di pilih Bali? Silahkan anda baca sendiri buku Imam Samudra tersebut selengkapnya.

    Nah, sebelum saya uraikan lebih lanjut, saya ingin bertanya kepada anda wahai Sdr Abdullah (saya tidak tahu apakah ini nama beneran atau tidak). Keadilan dan kebenaran itu wajib atau tidak diperjuangkan oleh setiap muslim? Jika wajib maka kebalikannya, kemungkaran juga tentunya harus wajib untuk diberantas. Saya yakin anda tentu sepakat dengan itu dan saya yakin non muslimpun juga sepakat dengan itu. Kemudian saya yakin bahwa semua yang ada di blog ini juga sepakat bahwa yang berkewajiban melaksanakannya itu adalah Penguasa & Penegak Hukum. Jika kita semuanya sepakat, maka kelanjutannya adalah Penguasa dan Penegak Hukum harus melakukan sesuatu untuk menegakkan keadilan dan kebenaran serta memberantas kemungkaran. Yang dalam konteks Amrozi Cs, antara lain mereka harus berani berucap: “Wahai dunia internasional, kami tidak rela jika Amrozi, Imam Samudra dkk saja yang harus dihukum, ajukanlah juga ke Pengadilan Internasional Ariel Sharon, George W. Bush, Tony Blair, John Howard dan sekutu-sekutunya karena tangan-tangan mereka telah berlumuran darah dengan menyerang dan membantai makhluk yang sejenis dengan mereka sendiri yaitu manusia dengan tanpa perasaan sama sekali. Lihat pelanggaran HAM yang telah mereka lakukan seperti kasus Guantanamo, Abu Ghraib dan perlakuan-perlakuan kejam lainnya yang secara kasat mata sangat jelas mereka itu sudah termasuk dalam kategori “Penjahat Perang”. Jika mereka-mereka itu tidak diadili dan masih tetap berkeliaran apalagi sambil terus membombardir manusia-manusia di sana, maka demi “Keadilan dan Kebenaran” proses hukum terhadap kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs. juga harus ditangguhkan dan mereka juga berhak untuk bebas karena perbuatan-perbuatan mereka sangat berkaitan erat dengan sepak terjang George W. Bush dkk”. Ini antara lain kira-kira yang harus dilakukan/diucapkan oleh Penguasa dan Penegak Hukum yang ada di negeri kita ini. Jika tidak… sekali lagi, jika tidak… maka mereka (Penguasa dan Penegak Hukum) akan dimintai pertanggung-jawabannya nanti di hadapan Allah, “Kenapa kamu tidak berlaku adil dan benar? Kenapa kamu hanya menghukum satu pihak saja sementara pihak lain yang jauh lebih kejam lagi dari bayangan manusia manapun kok tidak kamu hukum dengan mengajukannya ke Pengadilan Internasional?” Begitulah kira-kira ilustrasinya pertanggung-jawaban yang akan dimintai Allah kelak kepala Penguasa dan Penegak Hukum di negeri ini terkait dengan kasus Imam Samudra dan Amrozi Cs. Itu jika anda sependapat bahwa kebenaran dan keadilan itu wajib ditegakkan dan kemungkaran itu wajib diberantas.

    Saudaraku Abdullah. Tidakkah anda melihat, mereka-mereka itu (Imam Samudra & Amrozi Cs)? Mereka itu orang-orang baik. Saya yakin siapapun orang yang merasa dirinya orang baik akan merasa senang jika berjumpa dengan mereka. Yang takut itu kan orang-orang jahat, tempat-tempat maksiat (seperti Paddys Club dan Sari Club), Dajjal Amerika Cs dll. Saya sangat yakin itu dan mereka siap dengan konsekwensi apapun yang akan menimpa mereka. Kok malah anda yang mencak-mencak tidak karu-karuan sampai menghilangkan akhlaqul karimah anda sendiri sebagai seorang muslim dalam membuat tulisan? Saya merasa geli saja. Anda mencak-mencak “segera saja dipancung”. lho, justeru merekalah yang ingin segera minta dipancung, bukan anda yang suruh. Kok malah anda yang sewot.

    Nah, kembali ke awal anda telah mencap Amrozi itu kaki tangan Amerika dan kaum kafir. Anda sebagai seorang muslim harus bertanggung jawab. Tunjukkan fakta dan bukti-buktinya, kalau perlu lengkap dengan argumentasi/dalil-dalilnya. Jika tidak anda telah melakukan fitnah dan untuk itu sebaiknya anda segera bertobat karena ini masalah serius dengan mengatakan Amrozi itu kaki tangan Amerika dan kaum kafir padahal Amerika Cs-lah sebenarnya yang paling dimusuhi Amrozi dkk. Jika tidak segera bertobat, Insya Allah azab Allah akan segera menimpa anda. Istighfarlah segera Saudaraku.

  59. 67 dafa 2 November 2007 pukul 7:29 am

    Gue udah bolak-balik tamat membaca Qur’an, Hadits dan juga Tafsir Al-Misbahnya Bapak Quraish Shihab, serta banyak lagi kitab dari Ulama yang lain, tapi tidak pernah menemukan penjelasan : “Jadilah teroris, pembom dan pembunuh agar kamu masuk surga”. Sangatlah naif jika ada Muslim yang meyakini bahwa melakukan pemboman dan pembunuhan, dengan alasan apapun, termasuk jihad. Nabi Muhammad SAW, para sahabat dan pejuang Islam dahulu, melakukan perang karena memang agama Islam, jiwa dan keselamatan mereka terancam. Sasarannyapun jelas, yaitu kaum kafir dan musuh-musuh yang secara nyata menebarkan ancaman dan permusuhan terhadap Nabi & umat Islam.
    Lha, orang-orang yang menjadi korban pemboman Amrozi dkk, apapun agama & kebangsaan mereka, apakah pernah mengancam keselamatan Islam, mengancam atau mengganggu Amrozi dalam beragama? Apakah para korban itu pernah atau sedang merencanakan untuk memusuhi Agama Allah? Kalau jawabannya tidak, maka jelas perilaku Amrozi dkk bukanlah tergolong jihad, dan tempat kembali mereka belum tentu surga!!

  60. 68 abdullah 2 November 2007 pukul 3:44 pm

    for saudaraku M.Sejuki

    saya sudah membaca di media2 dan melihat di televisi bagaimana penderitaan umat muslim dipalestina, irak, afghanistan, di chenya, di thailand, difilipina, bahkan di indonesia dengan kemiskinannya…tapi itu belum seberapa dibandingkan dengan RUSAKNYA CITRA ISLAM oleh amrozi dan kawan2, sehingga umat islam akan menjadi gamang terhadap agamanya sendiri karena citra “islam adalah agama bom”
    jelas apa yang dilakukan amrozi dkk…tidak sesuai dengan tuntunan agama islam, setan bisa saja berjenggot dan bersorban bahkan naik haji…seperti yang dilakukan oleh H. snouch hugronye, kolonialis belanda yang pura2 masuk islam dan mempelajari islam…untuk menghancurkan islam di aceh.
    umat islam tersudutkan….kita harus bangkit….tapi bukan begitu solusinya sahabat….bukan dengan merusak citra islam melalui cara yang kampungan dan primitive seperti yang dilakukan oleh amrozi dkk.
    perjuangkan hukum islam, perkuat ekonomi umat, pendidikan generasi muda yang islami, saya udah lihat mulai dilakukan saat ini…munculnya kader2 islam yang amanah di DPR, dipemerintahan, munculnya badan zakat yang amanah, selama jalan tersebut masih bisa kita perjuangkan kenapa harus merusak citra islam dengan bom.
    saudaraku M sejuki…salut atas semangatmu membela islam
    cerdaskan pemikiran kita….
    jangan mudah tertipu oleh kulit…yang mebungkus kebusukan…

    selamat berjuang sahabat….
    kebenaran hanya datang dari 4JJI
    wallahualambishawab…..assalamualaikum

  61. 69 M. Sejuki 3 November 2007 pukul 8:49 am

    Assalamu’alaikum Wr Wb.

    Untuk Saudaraku Abdullah dan Dafa.

    Saya akan uraikan secara lebih panjang lebar lagi tentang masalah ini dengan harapan mudahan bisa tuntas dan mudahan anda/kalian juga mau sabar untuk membacanya. Saudaraku Abdullah mengatakan:

    “Saya sudah membaca di media2 dan melihat di televisi bagaimana penderitaan umat muslim dipalestina, irak, afghanistan, di chenya, di thailand, difilipina, bahkan di indonesia dengan kemiskinannya…tapi itu belum seberapa dibandingkan dengan RUSAKNYA CITRA ISLAM oleh amrozi dan kawan2, sehingga umat islam akan menjadi gamang terhadap agamanya sendiri karena citra “islam adalah agama bom””

    Bagaimana bisa anda mengukur bahwa penderitaan ummat Islam di mana-mana belum seberapa dengan rusaknya citra Islam oleh Amrozi dkk? Apakah citra Islam telah rusak akibat ulah mereka? Apa ukurannya? Kalau memang rusak, kenapa pemeluk Islam semakin membengkak terus. Bahkan di Amerika sendiri sudah 20.000 orang yang masuk Islam dalam 2 bulan setelah peristiwa WTC 11 September 2001. Dimana rusaknya citra Islam tersebut? Apa tidak terbalik?
    Menurut pandangan saya citra Islam tidak rusak kok. Apanya yang rusak? Rusak tidak rusak, tetap saja orang-orang yang benci Islam akan terus berupaya untuk merusaknya dengan berbagai cara. Ingat, mass media mereka yang kuasai. Mass Media inilah (baca: Televisi) sebagai sarana yang paling ampuh untuk menciptakan opini. Berita-berita yang sampai kepada kita hampir dipastikan semuanya bersumber dari media mereka (baca: kaum kafir yang sudah disensor, dipotong sana-sini yang semuanya harus menguntungkan pihak kafir. Yang menguntungkan Islam tidak boleh diberitakan. Atau diberitakan juga, tetapi dalam porsi yang sangat tidak seimbang.

    Banyak kaum muslimin yang terbuai oleh berita-berita kaum kafir tersebut. Saya tidak menyalahkan cara berfikir anda seperti itu dan bahkan saya yakin sangat banyak yang berfikiran mirip kalau tidak boleh dikatakan sama dengan apa yang anda fikirkan. Kenapa? Karena kita selama ini sudah dicecoki dengan hal-hal yang serba indah. Oh…Islam itu kan agama damai, Islam itu kan tidak boleh anarkis, Islam itu kan harus toleran bahkan terkesan harus sangat toleran dengan orang “kafir”, Islam itu kan harus begini begitu yang pokoknya harus serba indah, rahmatan lil ‘alamin lah begitu. Itulah yang ada dalam otak kaum muslimin yang ada saat ini. Itulah yang diinginkan oleh kaum kafir sehingga kaum kafir dapat lebih leluasa melakukan apapun yang mereka inginkan.

    Jangan lupa saudaraku, Islam itu tidak hanya sebatas itu. Islam itu gabungan antara kelembutan dan kekerasan (baca: ketegasan!). Kapan saatnya lembut dan kapan saatnya keras, sudah diatur semuanya dengan sangat indahnya dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Nah, kita kan selama ini inginnya yang lembut-lembut terus, yang damai-damai terus, tidak boleh adanya kekerasan dalam Islam dan bla…bla… bla… apalagi yang namanya dengan “BOM”, itu tidak boleh sama sekali. Begitu kan yang ada dalam otak kita selama ini? Benar, saya dan semua kita dan saya yakin hampir seluruh kaum muslimin juga berfikiran seperti itu. Kenapa? Karena memang kita telah dicecoki dengan hal yang serba lembut, serba rahmatan lil’alamin.

    Kembali ke pokok masalah berkait tentang Imam Samudra, Amrozi dkk. Tentang merekapun kebanyakan kita juga berfikiran seperti yang telah saya uraikan di atas. Kenapa? Karena kita hanya menerima informasi secara sepihak yaitu dari pihak-pihak yang kontra saja. Apalagi mass media (cetak maupun elektronik) lebih luar biasa lagi. Di “Blow Up” habis-habisan. Tapi pernahkan kita mau mendengarkan argumen dari pihak yang pro? Pernahkah kita menyimak pendapat-pendapat mereka, meneliti, menganalisa dsb dst….? Pernahkah? Hampir-hampir tidak pernah sama sekali! Wajar saja kitapun juga akan berpendapat mirip dengan kelompok yang seperti itu.
    Seluruh mass media (elektronik dan cetak) sepertinya koor, tidak boleh (atau mungkin tidak berani?) memberitakan yang pro terhadap tindakan mereka. Kenapa tidak boleh? Kenapa tidak berani? Katanya kita ini pengusung demokrasi. Mana demokrasinya jika itu tidak boleh diberitakan?
    Anda tahu sendiri kan, bagaimana kekuatan asing telah menguasai penguasa dan bangsa kita yang muslimnya terbesar di dunia ini. Walau penguasa dan kita biasanya suka tidak mengakuinya. Mass media kan mereka (baca:kaum kafir) yang kuasai.

    Saudaraku Abdullah, Dafa dan yang sejenisnya. Bagaimana kita bisa balans/imbang dalam menilai sepak terjang mereka, sementara yang masuk ke pikiran kita yang kontra-kontranya saja? Bagaimana kita menilai mereka itu (katakanlah salah, merusak citra Islam dan berbagai umpatan lainnya) sementara kita sendiri tidak pernah mendengar pendapat-pendapat dan argumen-argumen dari kelompok yang pro atau menerima langsung pernyataannya Imam Samudra, Amrozi dkk? Kenapa?

    Seperti yang saya jelaskan tadi, karena memang tidak boleh diberitakan. Dan pendapat yang pro itu bagaimanapun caranya tidak boleh beritanya sampai ke permukaan. Pokoknya orang Islam secara keseluruhan jangan sampai tahu. Kenyataan ini memang pahit, tapi itulah kenyataan yang harus kita terima sementara ini sebagai bagian dari takdir Allah SWT. Anehnya lagi kenapa kok orang Islam (saya tidak tahu apakah anda/kalian termasuk di dalamnya) tidak berusaha untuk mengetahuinya? Silahkan dijawab sendiri.

    Saudaraku, saya disini tidak berada dalam kapasitas pro dan kontra, setuju atau tidak terhadap apa yang dilakukan oleh kelompok Imam Samudra, Amrozi dkk. Namun saya ingin mengajak kawan-kawan termasuk yang non muslim (pokoknya ummat manusia keseluruhan-lah) agar dalam menyampaikan sesuatu hendaklah menyeluruh (Kaffah dalam istilah Islam), seimbang jangan hanya sepihak saja tapi tinjaulah dari semua pihak. Tinjaulah dari semua aspek. Kalau sudah demikian, silahkan kita mengambil kesimpulan masing-masing.

    Pertanyaannya, khusus kepada Saudara Abdullah dan Dafa atau mungkin juga yang lainnya. Pernahkah anda mengkaji dan menganalisa dari mereka-mereka yang berpendapat pro terhadap tindakan Imam Samudra, Amrozi dkk? Kalau belum sebaiknya anda harus lakukan itu agar tidak menimbulkan fitnah demi fitnah yang dosanya (na’udzubillahi min dzalik) lebih besar dari membunuh. Saya anjurkan kepada saudara-saudara untuk membaca bukunya Imam Samudra (dikarang pada saat dia di penjara) dengan judul “AKU MELAWAN TERORIS”. Kita harus hati-hati Saudaraku, agar jangan tergolong di mata Allah sebagai golongan “Tukang Fitnah” yang sangat Allah murkai. Tukang Fitnah inilah yang di Qur’an disebut kelompok orang-orang “Munafiq”. Gara-gara kelompok inilah Islam itu sangat mudah dihancurkan. Islam itu hancur bukan dari luar tapi dari dalam sendiri. Siapa yang menghancurkannya? Ya…orang-orang munafiq itu!!!

    Saudaraku, setelah anda/kalian mempelajari, meneliti, menganalisa pendapat-pendapat yang pro apalagi langsung memperolehnya dari mereka (baca: Imam Samudra dkk) sendiri dengan membaca buku “AKU MELAWAN TERORIS” tersebut. Kemudian anda memberikan kesimpulan, apapun kesimpulannya. Itu namanya baru balans, adil, kaffah dan menyeluruh. Pendapat anda pasti akan dihargai baik oleh orang lain maupun oleh anda sendiri.

    Mengenai buku “AKU MELAWAN TERORIS” tersebut, kan sebelumnya sempat heboh bahkan peredarannya sempat akan dilarang oleh Penguasa (Baca: Kejaksaan Agung). Namun dari MUI melalui Pak Ma’ruf Amin menginginkan agar dilakukan bedah buku dulu sesuai aturan main yang berlaku. Mendengar hal itu, sepanjang yang saya tahu, IMAM SAMUDRA sangat antusias sekali menanggapinya. Kapan debatnya/bedah bukunya? Dimana? Itulah sebenarnya yang diinginkan oleh Imam Samudra si pengarang buku, “debat terbuka”. Tapi seperti yang kita ketahui bersama, debat terbuka buku “AKU MELAWAN TERORIS” sampai saat ini tidak pernah terealisasi. Kita semua tidak tahu kenapa bisa demikian. Apakah menurut MUI, mereka tidak akan akan menang mendebatnya atau bagaimana? Kita semua hanya dapat menduga-duga. Sejak saat itulah sebagaimana kita ketahui bersama buku tersebut sangat diburu-buru oleh siapapun terlebih lagi kaum muslimin, dan Alhamdulillah saya sempat mendapatkannya jauh hari sebelum hebohnya buku tersebut. Buku tersebut yang saya tahu sempat dicetak dalam 2 edisi.

    Yang sangat mengherankan sekaligus pernyataan salut saya adalah Imam Samudra malah minta kepada Penerbitnya agar tidak mencetaknya lagi padahal pernyataan itu di tengah permintaan pasar yang sangat besar untuk memperolehnya. Dia (baca: Imam Samudra) sesuai yang diberitakan media pada waktu itu tidak ingin ria dan takabur, cukup 2 edisi saja. Edisi ke 3 dst stop. Tidak ada komentar saya kecuali kira-kira hanya begini :
    “Luar Biasa Kau Imam Samudra (dkk tentunya). Saya tidak ada seujung kukupun dibandingkan dengan kalian. Saya hanya bagaikan setetes air di tengah Samudra (kebetulan sama dengan nama anda) yang luas. Saya meneteskan air mata begitu membaca buku anda. Saya baru tahu sekarang ayat-ayat Allah dan Hadits-Hadits RasulNya yang anda kutip dalam buku anda tersebut begitu pas dan sulit bahkan tidak akan mungkin untuk dipatahkan oleh orang-orang yang mau berfikir jujur dan objektif. Wahai Imam Samudra dkk, saya bahkan siapapun tidak tahu kenapa MUI tidak jadi melaksanakan bedah buku terhadap buku yang anda tulis “AKU MELAWAN TERORIS” seperti yang telah mereka janjikan? Saya pribadi hanya dapat meraba-bara, barangkali karena MUI tahu bahwa mereka tidak akan menang sebab mereka akan berhadapan langsung dengan ayat-ayat Allah dan Hadits-Hadits RasulNya yang telah tulis dengan begitu pas dan indahnya dalam buku anda tersebut. Saya hanya berdo’a semoga kalian mendapat Rahmat dan Ridha dari Allah SWT. Semoga Saudara-saudara muslim yang ikut gugur akibat bom Bali tersebut juga termasuk Syuhada-Syuhada di sisi Allah. Semoga pula Saudara-Saudara Muslim lainnya dibukakan hati oleh Allah SWT dalam membuat suatu pernyataan dan menyimpulkan sesuatu selalu balans/seimbang dan berfikiran kaffah, tidak sepihak sebagaimana yang sering dilakukan. Amin…”

    Waduh, maaf saudaraku. Saking asyiknya jadi kepanjangan nih tulisannya. Namun mudahan dapat membuka hati kita semua.

    Mari kita semuanya (Muslim dan Non Muslim) untuk selalu berusaha membiasakan diri berpola fikir kaffah dalam segala hal yang akan kita sampaikan, ungkapkan, katakan dan simpulkan. Okey?

    Catatan khusus untuk saudaraku Dafa.
    Apa benar anda itu sudah habis, tamat bolak balik baca Al Qur’an dan Hadits dan juga tafsir Al Mishbah Karya DR. Quraisy Syihab. Katakanlah anda benar seperti itu. Tapi dalam konteks Imam Samudra, Amozi dkk sudahkah anda memperoleh info, menyimak, menelaah dan meneliti pendapat-pendapat yang pro bahkan langsung memperolehnya dari Imam Samudra meski hanya melalui bukunya “AKU MELAWAN TERORIS”? Pernahkah? Kalau belum, berarti anda melakukan umpatan tersebut hanya berdasarkan sumber sepihak yaitu yang kontranya saja. Iya kan?

    Wassalam.

  62. 70 bagus-bagus 4 November 2007 pukul 6:03 pm

    knapa mau masuk surga imam samudra, amrozi dan terrois lainnya udah berpikir jorok dan porno ya??? ngebayangin dadanya bidadari dan telanjangnya bidadari… wah gak bener jalan pikiran jihadnya…

  63. 71 tenetaberateimpious@yahoo.com 4 November 2007 pukul 10:44 pm

    HIDUP AMROZY cs……

    andjjjjjiiiiiing bwt semua orang yang membencinya…..
    kyk dah pada bner az vonis orang lain seenak nya….
    pikirin dulu diri sendiri baru orang laen….
    mana yg LEBIH teroris….AMROZY APA AMERIKA DAN YAHUDI…
    mana yang paling banyak menelan korban jiwa…
    klu kalian pinter dan waras pasti kalian juga taw smua nya…!!!!!

  64. 72 tenetaberateimpious@yahoo.com 5 November 2007 pukul 12:28 pm

    haiiiiiii setan222 yang berbentuk manusia……

    klu kyakinan amrozi cs… mo msk surga…knpa kalian jadi yang repot…

    yang nentuin masuk surga ataw neraka itu alloh…bukan ente SETAN…

    SOK pada BENER AZ AH…

    yang penting kita do’akan az smua korban atw pun pelaku bom bali dan juga semua orang yang telah mati di ampuni dosa dosa nya…supaya bisa masuk surga…

    kan mendo’a kan itu nambah pahala cing….

    jng sibuk ngurusin orang lain mo masuk surga apa neraka….

    emang ente smua prnah nyoba ke akherat apa….!!!!!!!

    TAIIIII LAH SMUA YANG SOK PADA BNER and SOK PINTER….!!!!!!!

  65. 73 M. Sejuki 5 November 2007 pukul 11:25 pm

    @bagus-bagus

    Anda berkata/menulis begitu, sebenarnya menampar ke muka anda sendiri. Ucapan adalah cerminan hati. Akhlak sebagai ukurannya. Jadi apa yang anda ucapkan/tulis itulah anda yang sebenarnya. Sudah hilangkah kesantunan dalam diri anda? Jika anda seorang muslim, anda akan dicap sebagai orang yang berakhlak buruk. Namun jika anda Nasrani (baca: Kristen), mana ajaran “cinta kasih” Yesus yang semestinya harus anda pedomani?

    @tenetaberateimpious@yahoo.com

    Anda lebih luar biasa lagi. Karena sebenarnya andalah “Anjingnya”. Seperti contoh, ada orang gila (yang mestinya harus dikasihi, dituntun bahkan diobati), namun ternyata diumpat dan dicaci maki habis-habisan. Apa bukan lebih gila lagi tuh si pengumpat dan si pencaci maki tersebut? Betul tidak saudaraku Abdullah? He…he…he…

  66. 74 M. Sejuki 5 November 2007 pukul 11:33 pm

    @tenetaberateimpious@yahoo.com

    Ketinggalan sedikit (kelupaan), mestinya…… andalah “Anjingnya” dan …. “Setannya”. Ha…ha…ha…

  67. 75 amran 6 November 2007 pukul 2:09 pm

    untuk saudara sejuki…

    sejuki ini kerjanya menghina dan mengumpat orang….otaknya kerdil…wawasannya sempit…mudah ketipu oleh oleh sandiwaranya amrozi….

    salut for saudara abdullah yang mau meluangkan waktu hadir di sini untuk mencerdaskan saudara sejuki dan sejawatnya…korban sandiwara amrozi….trimakasih saudara abdullah…semoga Allah merahmatimu…

    setelah itu antum jangan pedulikan ucapan sejuki dkk…tinggalkan kejahilan sejuki dkk mereka dan kita doakan semoga Allah menunjukkan kesalahan itu adalah salah dan kebenaran itu adalah benar…

  68. 76 fauzi 6 November 2007 pukul 2:20 pm

    saya setuju banget dengan pemikiran akhi abdullah dan akhi amran….semoga Allah merahmati kalian

    to saudara sejuki dkk seimannya….

    tolong cermati fenomena penipuan lainnya:
    1. ledakan bom di WTC yang direkayasa yahudi dan USA
    dengan menuduh pelakunya adalah umat islam….sehingga
    dengan alasan tersebut USA menyerang Irak, Afghanistan,
    dan sasaran utamanya menghancurkan mekah
    siapa yang jadi korban….umat islam…korban fitnah
    2. munculnya aliran sesat antara lain wahidiyah, alqur’an
    suci, al-qiyadah,salamullah Lia Eden,islam jamaah,NII
    dll itu adalah REKAYASA USA, YAHUDI, dan KAUM
    KUFFAR,mereka mau menghancurkan islam dari dalam…

    Fitnah mereka berhasil menghancurkan umat islam…tapi saya yakin ini hanya sesaat…insyaAllah Allah melindungi Islam…

  69. 77 Dina Fitria 6 November 2007 pukul 2:23 pm

    ASSALAMUALAIKUM…

    JAZAKALLAH AKHI ABDULLAH ATAS TULISANNYA….SEHINGGA SAYA TERBUKA PEMIKIRAN SAYA….SEKALI LAGI JAZAKALLAH YA AKHI….SEMOGA ALLAH MERAHMATI DAN MELINDUNGI AKHI ABDULLAH

    DINA FITRIA

  70. 78 Siti Rahmah 6 November 2007 pukul 2:26 pm

    salut untuk saudara abdullah dan rekan-rekan

    semoga pemikiran saudara abdullah mampu membuka belengu kejumudan dan kebodohan masyarakat indonesia

    sehingga masyarakat indonesia bisa lebih cerdas memahami sesuatu kejadian dan tidak mudah tertipu

  71. 79 dondi 6 November 2007 pukul 2:44 pm

    saya seyuju dengan pemikiran saudara abdullah

    amrozi itu primitif dan tidak berpendidikan,amrozi itu suruhan amerika dan syetan, amrozi tidak menghargai dan melecehkan perjuangan umat islam

    yaitu :
    1. para ulama yang ikhlas yang belajar dan mengajarkan ilmu-ilmu agama, akhlak dan kebaikan
    2. guru-guru agama yang ikhlas yang mengajarkan kebaikan dan alquran
    3. guru-guru TPA/TK islam yang mengajarkan sopan santun islam
    4. para pemuda dan pemudi islam yang berjuang menegakkan dakwah islam dan akhlak islam

  72. 80 marmahah 6 November 2007 pukul 2:53 pm

    Tujuan amrozi ngebom kan hanya untuk bikin kekacauan dan memfitnah umat islam disuruh amerika sih…….kalau ga percaya…liat aja…perbaikan apa yang diperoleh setelah terjadinya kasus pemboman……umat islam di cecar dan dituduh sebagai teroris…dan amrozi jadi selebritis….

    banyak korban tidak berdosa…satpam dan pegawai yang tidak punya pilihan pekerjaan karena kemiskinan bekerja di situ dan masyarakat muslim yang lewat ditempat kejadian banyak yang jadi korban…sementara anak2 mereka menunggu dengan do’a dan air mata berharap sang Bapak pulang dengan membawa rizki untuk bayar spp dan membeli beras

  73. 81 saiful 6 November 2007 pukul 3:23 pm

    amrozi di hukum mati…..setan berduka….malaikat bersuka cita

    tapi setan berdukanya ga lama…dia segera mencari pengganti amrozi…..

    …dan penggantinya ga susah-susah amat…

    dan ketemu kok…….

    nama peganti amrozi yaitu SEJUKI

  74. 82 saiful 6 November 2007 pukul 3:24 pm

    profil pengganti amrozi:

    Nama : Sejuki
    alamat

  75. 83 saiful 6 November 2007 pukul 3:29 pm

    nama pengganti amrozi

    nama : sejuki
    alamat : ada di CIA
    tempat tanggal lahir : ada di CIA

    data lengkap ada di CIA (Central Intelejen of amerika) badan intelejen amerika yang berperan dalam menciptakan kader2 teroris amerika

  76. 84 saiful 6 November 2007 pukul 3:36 pm

    Selamat atas terpilihnya sejuki sebagai calon kuat pengganti amrozi

    ucapan selamat ini datang dari kami yang bergembira:

    1. Lia Eden dan jemaah salamulah
    2. pimpinan dan jemaah alqiyadah
    3. pimpinan dan jemaah alwahidiyah
    4. pimpinan dan jemaah quran suci
    5. pimpinan dan jemaah islam jamaah yang berpusat di london
    6. pimpinan dan jemaah NII
    7. Gusdur
    8. Jaringan Islam Liberal (JIL) Utan Kayu

    semoga menjadi teroris yang amanah dalam mengemban moto….hancurkan islam secara halus dengan merusak citra islam…hidup amerika…hidup israel yahudi..hidup kaum kuffar….

  77. 85 presiden USA/Amerikaa 6 November 2007 pukul 3:43 pm

    fax no. 62 22 108 U.S.A…..November. 04.2007…11.12..PM P1
    ……….im presiden of united state of amerika.I support sejuki as “teroris kader” for change amrozi as teroris……

    congratulation….

    and dont forget…your mision is destroyer islam,with bom….

    ttd…

    George W Bush

    note :
    1. Presiden of israel

  78. 86 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 10:05 am

    Woi, komen gue kemaren kok gak masuk sih?

  79. 87 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 10:08 am

    Gue Teman_Amrozi udah gak tahan temen gue dihujat…

    Kalian2 yang ada di sini kayaknya benci banget ya sama Amrozi CS?
    Bahkan kayaknya udah lebih benci daripada kebencian kalian kepada Amerika CS deh. Why?

    Gue baca di Al Qur’an At Taubah 36…

    “… dan perangilah musuhmu seperti mereka memerangi kamu…”

    Tolong koreksi jika gue salah…
    Klo kalian gimana ngartikan ayat tsb? Klo gue sih gini..

    Musuh bunuh sipil ya kita juga boleh bunuh sipil. Musuh pake bom kita pake BOM. Mereka yang mulai kok…
    Dan ingat bahwa umat Islam itu satu… Jadi satu diperangi artinya kita semua udah dalam keadaan PERANG donk, dan seluruh tanah di muka bumi adalah MEDAN PERANG…

    Sori, mohon dijelasin dulu sebelum gue mau bikin bom seperti temen gue si Amrozi…

  80. 88 Dina Fitria 7 November 2007 pukul 12:45 pm

    islam itu adalah satu-satunya agama yang benar…
    disebarkan dengan kasih sayang…
    baca riwayat perang di jaman rasulullah…
    semua dilakukan dengan alasan yang benar dan dilakukan perang dengan etika yang islami…
    tidak akan membunuh sesama muslim
    tidak boleh membunuh anak-anak dan wanita

    sedangkan bom amrozi….yang meninggal terdapat juga anak-anak dan wanita…juga korban sesama muslim

    sedih ngeliat seorang anak kecil muslim yang menangis kehilangan bapaknya sang pencari nafkah yang tewas akibat bom amrozi…sedangkan amrozi tertawa-tawa ditelevisi sedangkan anak tersebut trauma dan sedih…dan……dikhawatirkan timbul benci kepada islam…karena anda dan sejuki menganggap amrozi pahlawan islam padahal dihati seorang anak kecil yang tak berdosa amrozi adalah setan dan penjahat yang merampas kebahagiaannya bersama sang ayah tercinta

  81. 90 abdullah 7 November 2007 pukul 12:56 pm

    jazakallah atas perhatian dan dukungan akhifillah dan ukhtifillah…

    semoga 4JJI senantiasa melindungi dan mencerahkan pemikiran kita dengan kecerdasan

    tegakkan kemuliaan islam dengan:
    1. mulai dari diri sendiri mencintai islam
    2. berdakwah kepada keluarga untuk mencintai islam
    3. mendidik anak-anak dan generasi muda untuk mencintai islam
    4. CERDASKAN DIRI dengan banyak membaca dan mengkaji..sehingga tidak tertipu oleh TIPUAN DAN SANDIWARA YANG BERBAHAYA DAN MELENAKAN..seperti yang dipertontonkan oleh kaki tangan amerika, israel dan kaum kuffar seperti amrozi, Lia eden, alqiyadah, NII, Islam jemaah, alqur’an suci, alwahidiyah,gusdur, Islam Liberal, dll
    5. salam hormat saya untuk ulama-ulama korban fitnah…bersabarlah…insyaallah 4JJI beserta orang yang sabar

  82. 91 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 2:24 pm

    @ Dina Fitria dan semuanya
    Sori, pada komen sebelumnya tulisan saya terkesan emosi, padahal cuma becanda kok…^^
    Tapi saya tetap ingin minta penjelasan tentang ayat yang saya kutip tersebut…
    Saya yakin Si Amrozi, teman saya itu sudah memperhitungkan alasan2 mereka melakukan bom bali. Mereka belajar tentang Islam dari ulama2 yang mereka temui ketika mereka berjihad di Afghanistan lho. Otomatis belajar dari ulama2 yang mengerti betul apa itu jihad.
    Makanya saya setuju sama Sejuki, tolong jangan mencari sumber berita dari satu pihak saja… Cari juga keterangan yang bersumber dari pelaku bom bali tersebut, lalu dibandingkan.
    Kalo udah membandingkan informasi yang diperoleh dari kedua pihak itulah baru kalian semua bisa menarik kesimpulan.

    JANGAN MENUDUH BERDASARKAN KETERANGAN SATU PIHAK SAJA, KARENA AKAN MENIMBULKAN FITNAH. SESUNGGUHNYA FITNAH ITU LEBIH KEJAM DARIPADA MEMBUNUH…

  83. 92 dina fitria 7 November 2007 pukul 3:04 pm

    banyak baca dan menelaah…insyaallah pengetahuan kitapun kan bertambah dan tak stagnan…

    ada kasus di India..ketika awal munculnya aliran sesat Ahmadiyah….yang dalam ajarannya mereka mengklaim adanya nabi baru yang menerima wahyu yaitu Mirza Ghulam Ahmad dengan kitab sucinya tazkirah

    padahal islam sudah final, sudah disempurnakan oleh nabi muhammad SAW, penerima wahyu terakhir

    setelah ditelaah lebih lanjut ternyata mirza ghulam ahmad adalah kaki tangan inggris yang waktu itu menjajah india..

    Inggris kerepotan menghadapi perlawanan umat islam di India..pake siasat baru…yaitu…dengan memunculkan aliran sesat ahmadiyah…

    tujuannya untuk memecah belah umat islam di india sehingga mudah dikuasai…strategi ini cukup berhasil..

    amrozi ga jauh beda ma mirza ghulam ahmad….amrozi adalah kaki tangan amerika dan yahudi israel…tujuannya mempengaruhi opini umat islam, bahwa islam adalah agama yang tidak mampu memberikan solusi permasalahan umat ….selain bom…

  84. 93 Presiden USA/Amerika 7 November 2007 pukul 3:06 pm

    fax no. 62 22 108 U.S.A…..November. 07.2007…11.12..PM P1
    ……….im presiden of united state of amerika.I support sejuki as “teroris kader” for change amrozi as teroris……

    congratulation….

    and dont forget…your mision is destroyer islam,with bom….

    ttd…

    George W Bush

    note :
    1. Presiden of israel

  85. 94 tenetaberateimpious@yahoo.com 7 November 2007 pukul 3:06 pm

    wahai sodaraku M.SEJUKI…

    saya tak pernah mengatakan anda SETAN atawpun ANJING….

    tapi kenapa anda jadi SEWOT….apakah anda merasa klu anda SETAN ataupun ANJING nya…..

    klu anda tak merasa knapa anda jadi REPOT…

    SEJUKI ini ANEH…

    STOP MENGHUJAT, MENGHAKIMI, MENGHINA sesama umat MANUSIA……

    ingat saya tak pernah menghina siapapun…yang saya hina adalah SETAN yang berbentuk manusia DAN ANJING….dan maap klu ada yang merasa seperti SETAN dan ANJING…

    satu lagi saya tidak maw dikasihi oleh manusia…saya haya mau dikasihi oleh ALLOH s.w.t…..amien….

    sebarkan CINTA dan DAMAI di dunia ini…

  86. 95 tenetaberateimpious@yahoo.com 7 November 2007 pukul 3:19 pm

    satu lagi bwt sodaraku tercinta M.SEJUKI…

    bukalah mata hatimu terimalah saran sodaramu yang lain dengan lapang dada dan pemikiran yang terbuka…

    ingat walaupun kita sama2 manusia..hanya pemikiran kita yang berbeda2..

    dan buat sodara2 ku yang lain luruskanlah jika ada sesuatu pemikiran yang salah diantara sodaramu yang lain….

    ingat kita hanyalah manusia…tak pernah ada yg benar dari diri kita…

    yang paling BENAR HANYALAH ALLOH s.w.t……

  87. 96 fachri 7 November 2007 pukul 3:21 pm

    for sejuki dan temennya amrozi

    amrozi mencoba menghancurkan islam

    jangan tertipu

    dia bukan pahlawan

    dia hanya akan menjadi pecundang

  88. 97 saiful 7 November 2007 pukul 3:34 pm

    amrozi = LIa Eden pimpinan aliran sesat salamullah = koruptor = aliran sesat al qiyadah = aliran sesat ahmadiyah = aliran sesat NII = aliran sesat qur’an suci = aliran sesat al wahidiyah = pemikiran sesat Jaringan islam liberal dari si ulil absor abdala dan kampusnya paramadina itu, dan masih banyak lagi penghancur islam lainnya, musuh dalam selimut,

  89. 98 tenetaberateimpious@yahoo.com 7 November 2007 pukul 4:00 pm

    orang yang baik adalah orang yang bisa memafkan kesalahan orang lain…

    orang yang baik adalah orang yang mampu menerima saran dari orang lain…

    orang yang baik adalah orang yang tidak menghujat dan menghina orang lain…

    buat sodara2 ku yang menghujat amrozi…

    saya setuju dengan semua pemikiran anda tentang dia (amrozi cs)

    memang kelakuan dia membom bali dan membunuh sodara2 nya yang lain itu SALAH BESAR…

    tapi janganlah kita berlarut2 menghakimi dan menghujat nya dengan segala sumpah serapah…

    yang kita sesalkan hanyalah klakuan nya yang salah…bukan orang nya..

    dan sebentar lagi amrozi cs..akan menerima semua akibat dari tindakan nya….

    saya tidak pro kpada amrozi….tapi saya juga tidak suka klu ada orang yang telalu menghina orang lain….

    ingat yah brother klu maw menghina dan menghujat jangan kepada manusia lagi yaahhh…dosa loh..!!!

    meningan kita hina dan hujat ANJING, IBLIS, BABI, DAN SETAN asli ataupun SETAN yang berbentuk manusia……

    wassalammuallaikum wr.wb…

    i love u all…..

    TEGAKAN KEBENARAN…
    LURUSKAN JIKA ADA OPINI SAYA YANG SALAH…
    SAYA HANYALAH ORANG BODOH YANG SINGGAH SESAAT DI DUNIA INI…!!!!

    PISS BROW….HE HE HE HEE……

  90. 99 wadefak 7 November 2007 pukul 4:19 pm

    Loe pada ngomongin sorga ma neraka!!!!! emang dah ada yang pernah kesana??????? bahwa sorga itu indah n’ neraka itu panas????? itu mah khayalan doang menurut gw sorga n’ neraka itu ada pada diri loe masing2 pokoke jalani hidup ini sesuai dengan ajaran agama loe masing2!!!!!!! WATDEFAK LAH with dengan berbagai istilah

  91. 100 saiful 7 November 2007 pukul 4:33 pm

    amrozi = LIa Eden pimpinan aliran sesat salamullah = koruptor = aliran sesat al qiyadah = aliran sesat ahmadiyah = aliran sesat NII = aliran sesat qur’an suci = aliran sesat al wahidiyah = pemikiran sesat Jaringan islam liberal dari si ulil absor abdala dan kampusnya paramadina itu, dan masih banyak lagi penghancur islam lainnya, musuh dalam selimut,

  92. 101 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 6:04 pm

    Woi, gimana dengan ayat yang saya sebutkan di atas??? Kok belum ada yang ngejelasin sama saya sih…

  93. 102 muhiqmuhiq 8 November 2007 pukul 11:47 am

    for teman_amrozi

    dalam islam ada hukum yang jelas dan tegas contohnya
    -qishas yaitu pembunuh hukumnya balas bunuh,
    -mencuri hukumnya potong tangan,
    -zina hukumnya di rajam sampai mati.
    -kalau umat muslim diserang/diperangi balaslah sebagaimana mereka memerangi kita, dihalalkan membunuh dalam pertempuran
    dan kematian yang terjadi didiri seorang muslim dalam pertempuran tersebut adalah kematian yang mulia/syahid
    sebagaimana pertempuran di zaman rasulullah

    coba baca dan telaah dalam riwayat rasulullah yang shahih

    ada tidak riwayat rasulullah dan sahabat yang membunuh orang nasrani/yahudi diluar perang. justru hak-hak mereka di hormati, karena islam agama yang gentlement, agama yang mulia

    sedangkan amrozi, yang di bom kebanyakan umat muslim korbannya

    udah salah sasaran, tindakannya justru memalukan umat islam dan menodai agama islam yang mulia

    -barokallohu fiikum-

  94. 103 muhiqmuhiq 8 November 2007 pukul 11:53 am

    orang diluar agama islam yang tidak mengganggu umat islam dan mengikuti hukum islam (kafir zidmi) tidak boleh diganggu dan harus dihormati hak-haknya

    sedangkan orang diluar agama islam yang mengganggu dan menyakiti umat islam (kafir harbi)wajib di perangi (sesuai konteks surat at-taubah dimaksud)

    sedangkan yang dibunuh oleh amrozi kan kebanyakan umat islam dan kafir zidmi.

    jelaskan…

    barokallohu fiikum-

  95. 104 Teman_Amrozi 8 November 2007 pukul 1:03 pm

    @ muhiqmuhiq
    Terima kasih penjelasannya. Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan-Nya kepada kita semua.

    Saya setuju dengan Anda.
    Sesuai dengan QS Al Baqarah ayat 190.

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”.

    Melampaui batas disini menurut para ahli tafsir adalah membunuh wanita, anak2, para ahli ibadah, dan sipil lainnya. Jadi pada dasarnya Islam tidak mengajarkan untuk membunuh sipil, apalagi tanpa didasari alasan yang kuat.

    Tetapi kemudian ayat itu berlanjut pada ayat 194:

    “…Oleh sebab itu barangsiapa yang melampaui batas terhadap kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”.

    Nah, sekarang jelas bahwa dalam keadaan perang, jika musuh melampaui batas terhadap muslim, maka muslim juga dibolehkan untuk melampaui batas(walaupun hal ini sebaiknya dihindari, tapi tetap boleh donk).
    Pertanyaannya adalah, apakah musuh sudah melampaui batas terhadap muslim??? Tanyakan pada saudara-saudara kita yang sedang dihujani peluru dan bom di Timur Tengah sana…
    ____________________________________________________________________

    (Sekarang kita abaikan dulu perbuatan teman saya, Amrozi CS)

    Sudahkah kita mengamalkan ayat tersebut? Apa kita hanya bisa diam saja melihat kenyataan yang terjadi? Jika kita tidak bisa berangkat ke medan jihad, paling tidak kita harus bersuara lantang menentang kebijakan Amerika CS. Seharusnya sebelum anda ingin menghakimi/menghukum mati teman saya (Amrozi) CS, harusnya anda lebih mengutamakan perjuangan dalam menghakimi George W. Bush dan sekutunya. Di sini, saya ingin mengajak kawan2 semua untuk membela Islam (kalau bisa tanpa BOM, saya yakin bisa) dan menghentikan penjajahan terhadap kaum muslimin. Ajaklah seluruh kaum muslimin untuk bersatu dan bersuara yang lantang agar penjajah2 yang kafir itu segera diadili.

    ___________________________________________________________________
    **Saya tidak mendukung teman saya (Amrozi), tetapi sementara ini saya juga tidak bisa menyalahkan mereka.

  96. 105 muhiqmuhiq 8 November 2007 pukul 1:43 pm

    “…Oleh sebab itu barangsiapa yang melampaui batas terhadap kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”.

    ayat ini hanya berlaku terhadap kafir harbi (semisal george bush dkk)

    seimbang diatas bukan bermaksud membabi buta seperti yang dilakukan oleh amrozi sehingga umat muslimpun ada yang jadi korban

    sedangkan terhadap kafir yang tidak menganggu harus kita hormati hak-haknya

    amrozi tidak menyentuh sedikitpun kafir harbinya.

    jadi kesimpulannya hanya ada 2 kemungkinan:
    1. amrozi tidak memahami kaidah perang dalam islam, bahwa yang diperangi hanya kafir harbi dan islam menghormati hak-hak orang yang berbeda keyakinan.dan ini dosa amrozi
    2. amrozi berniat merusak islam dari dalam, dengan menjelekkan citra islam sebagai agama teroris dan kekerasan, yang akibatnya umat menjadi gamang dan malu mengaku beragama islam, dan amerika mempunyai alasan untuk menekan umat islam dengan dalih islam adalah teroris
    kasihan ulama-ulama indonesia dan pejuang islam lainnya yang selama ini berjuang memperbaiki akhlak dan menegakkan islam

  97. 106 Teman_Amrozi 8 November 2007 pukul 6:42 pm

    “…Oleh sebab itu barangsiapa yang melampaui batas terhadap kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”

    Mungkin teman saya (Amrozi) mengartikan ayat tersebut seperti ini:

    “…Oleh sebab itu jika ‘Amerika’ melampaui batas(membunuh sipil) terhadap kamu, maka seranglah ia (boleh juga membunuh sipilnya), seimbang dengan serangannya terhadapmu”.

    Jadi Amrozi menujukan ayat tersebut kepada Amerika, bukan kepada orang tertentu saja.
    Gimana ini mas muhiqmuhiq?

  98. 107 Gatoloco 9 November 2007 pukul 6:59 am

    beginilah kalo orang2 mau diperbudak agama, pemikirannya dipasung seolah2 perbuatannya dibenarkan oleh agama, maklum oang2 bodoh….orang pinter sudah bisa kebulan orang beragama masih teriak2 menyalahi orang lain yang belum tentu salah, kalo dia memperkosa, membunuh dll seolah2 dibenarkan oleh agamanya, apalagi dengan alasan membela tuhan…..wo……..alangkah nistaya tuhan harus dibela oleh manusia, alangkah lemahnya tuhan sampe minta perlindungan manusia, apalagi dalam hubungan sex…lebih parah lagi, dia suka gonta ganti wanita, begitu juga yg wanita suka pula menikmati laki2 yg berbeda, tetapi anehnya dia melarang prono aksi, kalo jujur 150 persen manusia agama suka main sex dan ganti pasangan, tp memperlihatkan diri seperti orang ualimmmmmmmmmm, irrroooonniiisssss…..
    lebih baik tidak beragama tapi berperilaku baik…..

  99. 108 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:27 am

    for temannya amrozi

    Jihad berarti perjuangan atas nama Allah SWT. Jihad tidak selalu berarti perang fisik. Dakwah damai dalam menyerukan yang ma’ruf dan kebenaran Allah, atau memperjuangkan yang hak dan mengutuk kezhaliman (seperti memerangi penindas dan membantu pihak yang tertindas, walaupun mereka kaum NonMuslim) juga termasuk bagian dari Jihad.

    Saya pun sekarang ini sedang berjihad dengan mempelihara dan mengurusi website saya, karena ini merupakan sarana untuk berdakwah. Dan karena ini sebagai sebuah sarana, oleh karenany website ini pun bisa digunakan untuk menegakan keadilan dan mengutuk kezhaliman.

    Islam bukanlah agama pedang dan jahat. Disaat Allah Ta’ala menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad saw, beliau menjadi Rasulullah, dan harus menyebarkan Islam kepada sekitar 365 suku-suku Musrykin disemenanjung Arab (Baca; Islam amongs Pagans & Its Monotheistic Scripture). Suku-suku tersebut menunjukkan sikap permusuhan terhadap kaum Muslim, dan telah melakukan sejumlah peperangan terhadap kaum Muslim.

    Kemudian, disaat Islam menjadi agama dari Negara yang kita kenal sekarang sebagai Saudi Arabia, dan hampir seluruh dari 365 suku Musrykin telah memeluk Islam, Kaum Muslim masih harus menghadapi tantangan lain yang berbeda.

    Ancaman Nuklir Uni Soviet dan Amerika Serikat dimasa sekarang adalah Kekaisaran Romawi dan Persian Sasanid dimasa silam. Jika anda mengetahui geografi dan sejarah cukup baik, maka kamu pasti tahu bahwa saat itu kaum Muslim terjebak diantara dua kekuatan besar itu.

    Sikap permusuhan dan sejumlah peperangan dari kedua kekaisaran tersebut ditunjukkan kepada kaum Muslim. Seperti contoh, disaat nabi saw mengirimkan utusan kepada “Kisrah”, Kaisar Persia, untuk memperkenalkan Islam padanya, namun Kisrah memperintahkan agar utusan tersebut di hukum mati.

    Dimasa itu, juga dimasa sekarang, tindakan tersebut dianggap sebagai tindakan pengecut. Orang-orang Persialah yang menunjukkan permusuhan terhadap Muslim dan memproklamirkan banyak perang terhadap Islam terlebih dahulu.

    Kekaisaran Byzantin Romawi juga tidak jauh berbeda. Sebuah contoh, diantara sejumlah peperangan yang mereka lancarkan kepada Muslim dikarenakan mereka melihat agama Islam sebagai ancaman bagi agamanya di wilayah Timur Tengah, raja “Herkules”, mengirimkan sekitar 100.000 tentara menuju “Madinah” untuk memusnahkan Islam untuk selamanya.

    Saat itu, kekuatan umat Muslim belum terlalu stabil, dan mereka hanya mengirim sekitar 3.000 tentara untuk mengusir tentara Kristen Romawi dari Madinah. Perang tersebut dinamai “Perang Mu’ta” dan terjadi di wilayah Mu’ta, Yordania.

    Rencana yang ditetapkan adalah menghadang Kristen Romawi jauh diluar kota Madinah, sejauh yang mereka bisa. Tentara yang hanya berjumlah 3.000 personil berhasil bertahan selama beberapa hari menghadapi 100.000 tentara Romawi yang kemudian mundur dan menuju Yordania selatan. Dan tentara Romawi akhirnya menyimpang dari Madinah dan pasukan kecil Muslim berhasil melarikan diri melintasi pegunungan. Namun begitu lebih dari setengah jumlah pasukan kaum Muslim gugur dalam operasi tersebut.

    Maksud dari artikel ini adalah Islam tidak disebarkan dengan pedang. Perang-perang tersebut dibebankan kepada kaum Muslim. Dan kaum Muslim tidak memulainya!

    Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

    “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (The Noble Quran, 24:54)“

    Alasan Jihad dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk waktu tertentu dan kondisi dan tempat. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. Saya sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh anda yang nonMuslim, hanya karena kamu bukan seorang Muslim. Banyak perang dimasa silam yang dihadapi kaum Muslim, oleh karenanya, adalah normal dan wajar jika kita menemukan sejumlah ayat-ayat dalam al-Quran yang menceritakan masalah peperangan. Namun pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    2-Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! Saya tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT:

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    Jihad hanya boleh dideklarasikan jika kaum Muslim diserang terlebih dahulu. Sebaliknya kami tidak diperkenankan memerangi mereka yang berdamai. Bahkan apabila perang terjadi, jika musuh menawarkan perdamaian, maka kita diwajibkan untuk menerimanya dan mengakhiri pertumpahan darah:

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    Dan jika perjanjian damai dibuat, maka kita wajib menghormati pernjanjian tersebut dengan praktek, bukan hanya dimulut:

    “Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. (al-Quran, 4:90)”

    “Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (The Noble Quran, 9:7)“

  100. 109 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:29 am

    Jihad berarti perjuangan atas nama Allah SWT. Jihad tidak selalu berarti perang fisik. Dakwah damai dalam menyerukan yang ma’ruf dan kebenaran Allah, atau memperjuangkan yang hak dan mengutuk kezhaliman (seperti memerangi penindas dan membantu pihak yang tertindas, walaupun mereka kaum NonMuslim) juga termasuk bagian dari Jihad.

    Saya pun sekarang ini sedang berjihad dengan mempelihara dan mengurusi website saya, karena ini merupakan sarana untuk berdakwah. Dan karena ini sebagai sebuah sarana, oleh karenany website ini pun bisa digunakan untuk menegakan keadilan dan mengutuk kezhaliman.

    Islam bukanlah agama pedang dan jahat. Disaat Allah Ta’ala menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad saw, beliau menjadi Rasulullah, dan harus menyebarkan Islam kepada sekitar 365 suku-suku Musrykin disemenanjung Arab (Baca; Islam amongs Pagans & Its Monotheistic Scripture). Suku-suku tersebut menunjukkan sikap permusuhan terhadap kaum Muslim, dan telah melakukan sejumlah peperangan terhadap kaum Muslim.

    Kemudian, disaat Islam menjadi agama dari Negara yang kita kenal sekarang sebagai Saudi Arabia, dan hampir seluruh dari 365 suku Musrykin telah memeluk Islam, Kaum Muslim masih harus menghadapi tantangan lain yang berbeda.

    Ancaman Nuklir Uni Soviet dan Amerika Serikat dimasa sekarang adalah Kekaisaran Romawi dan Persian Sasanid dimasa silam. Jika anda mengetahui geografi dan sejarah cukup baik, maka kamu pasti tahu bahwa saat itu kaum Muslim terjebak diantara dua kekuatan besar itu.

    Sikap permusuhan dan sejumlah peperangan dari kedua kekaisaran tersebut ditunjukkan kepada kaum Muslim. Seperti contoh, disaat nabi saw mengirimkan utusan kepada “Kisrah”, Kaisar Persia, untuk memperkenalkan Islam padanya, namun Kisrah memperintahkan agar utusan tersebut di hukum mati.

    Dimasa itu, juga dimasa sekarang, tindakan tersebut dianggap sebagai tindakan pengecut. Orang-orang Persialah yang menunjukkan permusuhan terhadap Muslim dan memproklamirkan banyak perang terhadap Islam terlebih dahulu.

    Kekaisaran Byzantin Romawi juga tidak jauh berbeda. Sebuah contoh, diantara sejumlah peperangan yang mereka lancarkan kepada Muslim dikarenakan mereka melihat agama Islam sebagai ancaman bagi agamanya di wilayah Timur Tengah, raja “Herkules”, mengirimkan sekitar 100.000 tentara menuju “Madinah” untuk memusnahkan Islam untuk selamanya.

    Saat itu, kekuatan umat Muslim belum terlalu stabil, dan mereka hanya mengirim sekitar 3.000 tentara untuk mengusir tentara Kristen Romawi dari Madinah. Perang tersebut dinamai “Perang Mu’ta” dan terjadi di wilayah Mu’ta, Yordania.

    Rencana yang ditetapkan adalah menghadang Kristen Romawi jauh diluar kota Madinah, sejauh yang mereka bisa. Tentara yang hanya berjumlah 3.000 personil berhasil bertahan selama beberapa hari menghadapi 100.000 tentara Romawi yang kemudian mundur dan menuju Yordania selatan. Dan tentara Romawi akhirnya menyimpang dari Madinah dan pasukan kecil Muslim berhasil melarikan diri melintasi pegunungan. Namun begitu lebih dari setengah jumlah pasukan kaum Muslim gugur dalam operasi tersebut.

    Maksud dari artikel ini adalah Islam tidak disebarkan dengan pedang. Perang-perang tersebut dibebankan kepada kaum Muslim. Dan kaum Muslim tidak memulainya!

    Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

    “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (The Noble Quran, 24:54)“

    Alasan Jihad dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk waktu tertentu dan kondisi dan tempat. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. Saya sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh anda yang nonMuslim, hanya karena kamu bukan seorang Muslim. Banyak perang dimasa silam yang dihadapi kaum Muslim, oleh karenanya, adalah normal dan wajar jika kita menemukan sejumlah ayat-ayat dalam al-Quran yang menceritakan masalah peperangan. Namun pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    2-Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! Saya tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT:

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    Jihad hanya boleh dideklarasikan jika kaum Muslim diserang terlebih dahulu. Sebaliknya kami tidak diperkenankan memerangi mereka yang berdamai. Bahkan apabila perang terjadi, jika musuh menawarkan perdamaian, maka kita diwajibkan untuk menerimanya dan mengakhiri pertumpahan darah:

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    Dan jika perjanjian damai dibuat, maka kita wajib menghormati pernjanjian tersebut dengan praktek, bukan hanya dimulut:

    “Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. (al-Quran, 4:90)”

    “Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (The Noble Quran, 9:7)“

  101. 110 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:33 am

    Apakah Islam membolehkan membunuhi nonMuslim yang tidak berdosa?

    Diterjemahkan dari situs Sdr Ossama Abdullah

    Ini adalah sebuah kesalah anggapan yang terus diabadikan demi mendeskriditkan Islam. Islam bukanlah dogma sakit jiwa yang memerintahkan untuk membunuhi orang-orang tidak berdosa. Disini saya telah mengumpulkan sejumlah ayat-ayat suci al-Quran yang langsung membicarakan perihal perang dan damai, semata-mata demi memberi penjelasan yang benar kepada para pembacaku.

    Ayat-ayat suci Al Quran yang memerintahkan untuk membunuh musuh:

    Mari kita lihat ayat Quran At Taubah (9):28-29 “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil haram sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”

    Mari kita lihat At Taubah (9):5 “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.”

    Seperti yang telah kita saksikan disejumlah ayat diatas, bahwa ayat-ayat suci al-Quran berkenaan hukum perang terhadap kaum nonMuslim atau musrykin untuk waktu dan zaman tertentu, bukan untuk semua zaman dan semua tempat. Perhatikan kutipan”… sesudah tahun ini…” dan “…Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu…”.

    Penting untuk diketahui disaat nabi Muhammad saw memulai menyebarkan Islam, dia terlebih dahulu harus berhadapan dengan 360 suku-suku musryikin Arab, dan beliau beserta para pengikutnya harus melalui banyak perang dengan kaum musryikin yang merasa terancam oleh system baru dan agama nan suci Islam.

    Ayat-ayat suci Al Quran yang membicarakan tentang perdamaian:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

    “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.“ (The Noble Quran, 24:54)“

    Mari kita Al Jaatsiyah (45):14 “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Di ayat-ayat Quran berikut ini kita melihat bahwa Allah Ta’alla menyerukan agar kaum Muslimin memaafkan orang-orang non Muslim.

    Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.

    Mari lihat Al Furqaan (25):68 ” Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina In this Noble Verse we clearly see that Allah Almighty considers the innocent soul “sacred”. He will punish those who kill the innocent souls (by throwing them in hell). Diayat ini kita jelas melihat bahwa Allah SWT menganggap pembunuhan terhadap jiwa yang diharamkan akan dihukum (dengan menghempaskan mereka keneraka tentunya).
    Dan ayat ini menjelaskan maksud saya: Mari lihat Noble Verse 8:61 ” Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Pada ayat suci al-Quran ini, kita jelas melihat bahwa Allah SWT memerintahkan kita, kaum Muslimin, untuk menyambut dengan tangan terbuka atas perdamaian yang diajukan musuh. Ini membuktikan bahwa Islam bukan agama perang, namun agama damai.
    Allah SWT memerintahkan kaum Muslimin dalam al-Quran untuk memberi kebebasan mutlak kepada mereka untuk memilih agama yang diyakininya dan tidak diperkenankan untuk memaksa siapapun kepada Islam: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui( Al Baqarah: 256). Ayat suci al Baqarah ini melarang kaum Muslim untuk memaksa siapapun kepada Islam. Muslimin tidak boleh memaksa orang untuk masuk Islam dan menjadi Islam.

    Tindakan paksaan bertentangan dengan agama: Karena (1) agama tergantung kepada iman dan keinginan, dan ini akan menjadi tidak berarti jika dilakukan dengan paksaan; (2) kebenaran dan kesesatan adalah dua hal yang jelas berbeda dan telah dipaparkan secara gamblang oleh Allah SWT, sehingga tidak seharusnya ada keraguan di kepala siapapun mengenai maksud dari rukun-rukun agama;(3) perlindungan Allah SWT terus menerus, dan RencanaNya selalu untuk membimbing kita dari kegelapan yang dalam kepada cahaya yang terang.

    Di ayat yang saya kutip, kita semua dengan jelas melihat bahwa Allah Ta’ala memerintahkan kaum Muslim untuk menjadi pemaaf dan membuat perjanjian damai sebagai prioritas utama. Ini merupakan bagian dari moralitas Muslim untuk menjadi pribadi yang damai.

    Dan setiap muslim selalu memulai salam dengan menyebut “As’salamu Alaikum Wa Rahmatu Allah Wa Barakatuh”, yang berarti “Salam, dan ampunan dan berkah semoga berlimpah atasmu.”

    Islam, sesungguhnya, adalah agama yang indah.

  102. 111 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:36 am

    baca dulu ya…supaya jangan terjadi debat kusir dan semakin mengetahui bahwa islam adalah agama yang jelas peraturannya teramasuk dalam mengatur perang dan islam adalah agama yang indah dan adalah agama yang benar….

  103. 112 M. Sejuki 9 November 2007 pukul 6:39 pm

    @Teman_Amrozi

    Wow, ternyata ada juga sih yang mau berfikiran kaffah seperti saya. Teruskan Mas, saya lagi ada yang dikerjain. Ntar nanti kutemanin.

    Saya hanya lucu saja, kok kawan-kawan yang di blog ini seperti kebakaran jenggot jika ada orang lain yang fikirannya berseberangan dengan mereka.

    Saya kan dari awal hanya menyarankan sekaligus menganjurkan agar dalam memandang sesuatu itu hendaklah kaffah (menyeluruh), jangan sepotong-sepotong. Selama ini kan kebanyakan kita hanya memperoleh info dari pihak yang kontra saja. Sementara pandangan dari pihak yang lain katakanlah yang pro terhadap “sepak terjang”nya Amrozi Cs hampir-hampir tidak pernah sama sekali. Kenapa? Karena memang sumbernya sangat minim, sementara berbagai media baik cetak maupun elektronik tidak pernah (tidak berani????) memberitakannya. Namun seminim-minimnya sumber, tentu kita sebagai orang yang mau berfikiran kaffah akan berusaha untuk memperolehnya agar kesimpulan yang kita buat nantinya benar-benar utuh dan menyeluruh.

    Dalam konteks itu, saya kan sudah menyarankan kepada kawan-kawan disini untuk mencari sumber yang “pro”nya bahkan langsung dari sumber yang aslinya, yaitu buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra selama dia di penjara.

    Nah, setelah membaca buku tersebut kemudian kalian tetap mencak-mencak seperti kebakaran jenggot atau kebakaran bulu ketek sekalipun, silahkan saja itu hak kalian. Kalau sudah seperti itu, maka pendapat kalian dipastikan akan dihargai oleh orang lain bahkan oleh diri kalian sendiri karena kalian sudah melakukan pendekatan dengan cara yang kaffah.

    Rasulullah pernah memberikan nasehat bahwa bila kita menerima sesuatu meskipun itu datangnya dari Ahli Kitab (lebih-lebih lagi tentunya jika sumbernya bukan dari Ahli Kitab), hendaknya jangan dulu diterima semuanya dan jangan juga di tolak semuanya. Apa makna dari nasehat beliau tersebut? Tidak lain adalah agar kita melakukan check and recheck (saya pakai istilah kewartawanan)dalam segala hal termasuk dalam kasus Amrozi Cs.

    Kalian kan tidak seperti itu, baru saja menerima info sepihak langsung saja ditelan bulet-bulet, bahkan mencak-mencak kesitu kemari ndak karu-karuan. Tul nggak Mas Teman_Amrozi? He…he…he…

  104. 113 M. Sejuki 10 November 2007 pukul 1:40 am

    @muhiqmuhiq

    Assalamu’alaikum wr wb.

    Anda hebat juga tuh. Saya ingin tanya nih karena saya lihat anda hebat dalam mengulas kasus Amrozi Cs dari sudut pandang agama. Pertanyaan saya begini Saudaraku, tolong dijawab/diulas dengan jujur :

    1. Sesuai hadits Nabi bahwa sesama muslim adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh. Kalau bagian tubuh yang satu sakit, maka secara otomatis bagian tubuh yang lain akan merasa ikut sakit. Ketika Amerika Cs (masih berlangsung hingga saat ini) membunuhi dengan secara sadis, sangat kejam dan cenderung membabi buta saudara-saudara kita yang Muslim di Afghanistan dan Irak (terlibat langsung) dan yang di Palestina, Somalia, Chechnya dll (terlibat tidak langsung), dalam konteks hadits tsb apakah tubuh anda wahai saudaraku “Muhiqmuhiq” tidak merasa sakit? Kalau merasa ikut sakit, kenapa anda tidak habis-habisan mencaci-maki Amerika CS? Kenapa hanya Amrozi Cs saja yang anda caci-maki? Kenapa anda tidak mau membaca bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS” sebagai referensi agar anda bisa berfikir balans?

    2. Amerika (catat: bukan semua rakyatnya) di bawah kepemimpinan Geoge W. Bush secara jujur sebenarnya sudah memerangi Islam meskipun di mulutnya tidak. Masih ingatkah anda beberapa waktu yang lalu terlontar kata “Crusade” (Perang Salib) dari mulut si Dajjal Kecil “Bush”, meskipun omongannya tsb kemudian diralat/dicabut kembali oleh dia? Masih ingat kan?. Nah, dalam konteks ini secara “Syar’i” (bukan hukum Indonesia Lho) apakah anda sependapat bahwa saat ini sudah terjadi perang atau lebih tepatnya kita kaum Muslimin (ingat, sekali lagi bahwa sesama muslim bersaudara) telah diperangi dengan pembantaian demi pembantaian dengan bom-bom yang sangat kejam dan tidak berprikemanusiaan di Afghanistan dan Irak? Apakah anda sependapat juga bahwa dengan dibantainya sebagian kaum muslimin sama dengan telah dibantainya kaum Muslimin “secara keseluruhan”? Jika anda setuju bahwa Islam saat ini secara “de Facto” (bukan de jure) telah diperangi, lalu sependapatkah anda bahwa pada tiap jengkal tanah di permukaan bumi ini adalah area perang?

    3. Al Qur’an memang telah mengatur dengan begitu indahnya (karena memang Firman Allah) tentang bagaimana perang secara elegan bermartabat, tidak boleh membunuh anak-anak, para wanita, orang-orang tua yang tidak berdaya, tidak boleh merusak tempat ibadah, tidak boleh menebang pohon dll. Namun beberapa penafsir mengatakan bahwa konteks ayat-ayat tsb memang benar tapi hanya dalam konteks pada waktu kondisi dulu dimana peralatan perang masih konvensional (pake kuda, pedang lengkap dengan baju perangnya dll yang serba konvensional). Nah, dalam konteks kekinian dimana telah diciptakan persenjataan yang sangat canggih seperti dengan bom bahkan dengan hulu ledak nuklir, roket dll wah pokoknya banyaklah. Lalu bagaimana menurut anda penggunaan ayat-ayat tentang perang tsb? Apakah harus diartikan secara harfiah begitu saja? Contoh yang konkrit seperti saat ini Amerika Cs secara langsung telah membantai ummat Islam yang ada di Irak dan Afganistan. Dalam konteks ayat kita tidak boleh membunuh kafir sipil karena membunuh satu orang kafir sipil yang tidak bersalah sama dengan membunuh manusia semuanya. Negara Afghanistan dan Irak hancur lebur dengan beberapa ratus ribu sipil telah jadi “dodol” akibat bom Dajjal Amerika Cs. Kemudian katakanlah Irak atau Afganistan dapat menciptakan sebuah Rudal canggih hingga sampai ke Amerika sana, kemudian mereka gunakan sehingga berakibat jatuhnya banyak korban sipil. Dalam konteks ayat kan membunuh 1 sipil sama saja dengan membunuh manusia seluruhnya. Nah, bagaimana hukumnya mereka yang melepas Rudal sampai ke Amerika sana dan membunuh banyak sipil tsb? Dalam konteks ayat, kan harus dimurkai Allah karena yang melakukannya sama dengan membunuh manusia semuanya?

    4. Menurut yang saya dengar (saya juga belum pernah kesana), katanya Paddy’s Club dan Sari Club yang kena bom di Bali tsb adalah tempat maksiat dimana banyak bule-bule sedang mengumbar nafsu syaithannya. Namun dari sisi lain kita yang nota bene mayoritas muslim di Indonesia ini sangat membangga-banggakan Bali sebagai salah satu sumber devisa wisata dunia yang cukup membanggakan. Nah dalam pandangan anda yang sepertinya banyak menguasai ayat, bagaimana hukumnya keberadaan tempat-tempat maksiat seperti itu? Apakah wajib diberantas menurut pandangan Islam atau bagaimana?

    5. Menurut anda, kenapa sampai saat ini tidak ada beritanya dari MUI tentang rencana bedah buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra padahal itu momen yang sangat baik dan penting untuk mengetahui benar tidaknya “sepak terjang” Imam Samudra dari sudut pandang “syar’i agar tidak terjadi kesimpang siuran sebagaimana yang terjadi di blog ini?

    Mohon penjelasan anda bukan dalam konteks ke-Indonesia-an, tapi dalam konteks Syar’i karena anda saya lihat sangat menguasai dalam bidang ini. Saya juga mengharap saudara Abdullah, Dafa, Saiful, Fachri, Marmahah, tenetaberate@yahoo.com, Dondi, Siti Rahmah, Fauzi, Dina Fitria, Amran, Bagus-bagus dan lain-lain juga dapat memberikan penjelasan atas pertanyaan saya tsb. Trims.

    Untuk saudaraku Teman_Amrozi. Salam kenal dari saya. Saya salut pada anda atas komen anda pada tgl 8 Nov 2007 di atas. Sama dengan anda, saya juga bukan dalam posisi mendukung atau menolak apa yang dilakukan Amrozi Cs. Namun saya hanya menginginkan adanya pemikiran yang kaffah ditinjau dari berbagai pihak, sehingga kesimpulan yang kita ambil itu benar-benar utuh.

    Wassalam.

  105. 114 M. Sejuki 11 November 2007 pukul 7:20 am

    Untuk Saudaraku tenetaberate@yahoo.com

    Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    Astaghfirullah. La haula wala quwwata illa billahil’aliyyil’azhim. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya. Setelah saya teliti ulang tulisan anda. Saya mengakui bahwa saya terlalu terburu-buru menilai anda dan tidak membaca utuh apa yang telah anda tulis padahal tulisan anda tidak panjang. Demi Allah, saya tidak teliti dan benar-benar khilaf. Saya terlalu terpengaruh dengan kata “Anjing” dan “Setan” yang anda tulis, sehingga saya fikir itu ditujukan kepada mereka-mereka yang katakanlah berseberangan dengan kebanyakan kawan-kawan disini yang sukanya menghujat dan mencaci-maki tanpa alasan yang kaffah dan utuh.

    Saya juga terlalu terpengaruh, karena biasanya seorang muslim yang baik jarang bahkan hampir-hampir tidak pernah mengeluarkan kata-kata “Anjing” dan “Setan” seperti itu bahkan kepada orang kafir sekalipun kecuali jika memang benar-benar sudah keterlaluan dan ketahuan belangnya, sehingga saya langsung saja mengambil kesimpulan dengan tidak semestinya kepada anda.

    Sekali lagi saudaraku. Demi Allah, saya benar-benar khilaf. Saya tidak tahu harus bicara apalagi untuk menyampaikan “permintaan maaf” dan “penyesalan yang sangat mendalam” ini kepada anda. Karena kekhilafan saya ini, dalam konteks ini terutama untuk anda khususnya, saya menjadi pantas di mata anda untuk anda caci-maki sebagai “Anjing” dan “Setan”. Demi Allah, air mata saya menetes pada saat menulis ini karena saya telah melakukan kekhilafan yang tidak sepantasnya kepada saudara saya yang seiman dan sepemikiran. Astaghfirullah…..

    Jika anda tidak memberi saya maaf, terus terang selamanya saya tidak akan pernah merasa tenang. Kenapa? Karena saya tidak mungkin minta ampun kepada Allah, jika dosa yang saya lakukan itu kepada manusia.

    Sekali lagi, maafkan saya saudaraku. Saya khilaf.

    Billahi taufiq wal hidayah.
    Wassalamu ‘alaikum wr.wr.

  106. 115 Hadi Mushadiq 12 November 2007 pukul 10:05 am

    Assalamu’alaikum wr.wb…

    Pak M.Sejuki, Abdullah, Teman Amrozi, Dina Fitria, Fachri dan dll. semoga Alloh SWT mengampuni dan merahmati serta senantiasa diberikan hidayah-Nya, saya simak semua komentar/tulisan (hampir satu tahun lebih sejak Juli 2006 sesuai opini awal “Amrozi berangkat ke Surga, semua boleh lega..” Diterbitkan Juli 28th, 2006″ yg ditulis oleh Sdr. Wedehel ) dari berbagai sudut pandang sebagai bukti tarbiyahnya Alloh SWT melalui “mulut2” manusia untuk dijadikan ibrah tentang kebenaran Kemahakuasaannya Alloh SWT. Maksudnya adalah sebagai manusia beriman yg telah memiliki Furqan/Pembeda dalam jiwanya, tentulah selalu membuka mata hati dari berbagai sudut pandang, iqra/baca semuanya baik yg PRO maupun yg KONTRA sebagai wujud tabayyun/menelusuri baik-benarnya menurut Alloh dan Rasul-Nya.

    Semua komentar/opini yg Saudara2 tulis (termasuk saya pribadi), semuanya mencerminkan “akhlaq/kepribadian” masing-masing. Pandangan yg berbeda dalam Islam adalah rahmat sepanjang untuk “ta’awunan alal birri wa taqwa walaa taawuna alal istmi wal udwan”, saling tolong-menolonglah dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.QS. 5:2

    Saya yakin semua agama mengajarkan kebaikan, saya yakin dengan Din Islam tentang kesempurnaan ajarannya.

    Sekarang tinggal kita songsong janji Alloh bagi Mukminin bahwa Alloh SWT akan menurunkan barakah-Nya di bumi Indonesia, semua bangsa merasakannya sebagaimana futuh-mekahnya/kemenangan Islam di jaman Rasululloh dan Khulafaur Rasyidin.
    “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” QS. 110:1-3
    Pokok-pokok isinya: Janji bahwa pertolongan Allah akan datang dan Islam akan mendapat kemenangan; perintah dari Tuhan agar bertasbih memuji-Nya, dan minta ampun kepada-Nya di kala terjadi peristiwa yang menggembirakan. Insya Allah.

    Wallohu’alam bish-shawab

  107. 116 Fuck Amrozi Cs 12 November 2007 pukul 10:51 am

    Fuck amrozi
    Fuck teroris
    Fuck ISLAM

  108. 117 Teman_Amrozi 12 November 2007 pukul 12:18 pm

    @ M. Sejuki
    Terima kasih, saudara M. Sejuki. Salam kenal balik dari saya.

    @ Hadi Mushadiq
    Saya sependapat dengan anda bahwa dalam mencari kebenaran suatu perkara harus dengan penelitian terhadap perkara itu secara menyeluruh. Jadi, kita tidak hanya mendapatkan berita dari satu pihak saja (dalam kasus ini yang kontra saja).
    Kemudian, dalam menunggu pertolongan dari Allah, kita tidak boleh hanya “menunggu” tanpa usaha. Kita juga harus berusaha untuk memperoleh pertolongan Allah tersebut.
    ________________________________________________________________
    “Tidak akan berubah nasib suatu kaum, kecuali mereka sendiri yang berusaha merubahnya”.
    ================================================================
    Sekarang ini, menurut saya salah satu caranya adalah bagaimana mempersatukan ummat Islam, sehingga jika ada ummat Islam di belahan dunia manapun merasakan penderitaan, kita dapat membantu saudara kita tersebut (dengan prosedur yang legal tentunya).

    Dalam kasus bom Bali, teman saya (Amrozi dan kawan2) melakukan perbuatan tersebut karena tidak adanya kepedulian dari pemerintah negara2 Islam terhadap penderitaan saudara2 kita. Dan mereka pun siap bertanggung jawab karena dalam “pandangan hukum manusia” (mungkin) perbuatan mereka dianggap salah. Oleh karena itu, mari kita doakan “semoga niat mereka adalah ikhlas karena Allah (tidak seperti tuduhan2 yang pernah disebutkan dalam komen2 di atas)” dan “semoga Allah senantiasa memberikan taufik, hidayah dan perlindungan-Nya kepada seluruh kaum muslimin”…

    Amin…….

  109. 118 geograf94upi 14 November 2007 pukul 11:20 am

    sejuki dan rekan2nya kitab sucinya buku yang berjudul “AKU MELAWAN TERORIS” buatan Imam Samudra

    sedangkan kita sebagai umat islam sumber segala sumber acuan hidup adalah alqur’an dan al hadist buatan 4JJI insyaallah tidak akan tersesat

    sejuki dan pendukung teroris amrozi dkk tidak membaca oleh karena itu saya ringkaskan:

    Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Islam bukanlah dogma sakit jiwa yang memerintahkan untuk membunuhi orang-orang tidak berdosa.

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan

    sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    Mari kita Al Jaatsiyah (45):14 “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Di ayat-ayat Quran berikut ini kita melihat bahwa Allah Ta’alla menyerukan agar kaum Muslimin memaafkan orang-orang non Muslim.

    Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.

    Mari lihat Al Furqaan (25):68 ” Dan orang-orang yang tidak Islam, sesungguhnya, adalah agama yang indah.

  110. 119 dina fitria 14 November 2007 pukul 11:28 am

    bertobatlah m sejuki agar allah tidak murka

  111. 120 dina fitria 14 November 2007 pukul 11:31 am

    amrozi di hukum mati…..setan berduka….malaikat bersuka cita

    tapi setan berdukanya ga lama…dia segera mencari pengganti amrozi…..

    …dan penggantinya ga susah-susah amat…

    dan ketemu kok…….

    nama peganti amrozi yaitu SEJUKI

  112. 121 muhiqmuhiq 14 November 2007 pukul 11:33 am

    saya setuju banget dengan pemikiran akhi abdullah dan akhi amran….semoga Allah merahmati kalian

    to saudara sejuki dkk seimannya….

    tolong cermati fenomena penipuan lainnya:
    1. ledakan bom di WTC yang direkayasa yahudi dan USA
    dengan menuduh pelakunya adalah umat islam….sehingga
    dengan alasan tersebut USA menyerang Irak, Afghanistan,
    dan sasaran utamanya menghancurkan mekah
    siapa yang jadi korban….umat islam…korban fitnah
    2. munculnya aliran sesat antara lain wahidiyah, alqur’an
    suci, al-qiyadah,salamullah Lia Eden,islam jamaah,NII
    dll itu adalah REKAYASA USA, YAHUDI, dan KAUM
    KUFFAR,mereka mau menghancurkan islam dari dalam…

    Fitnah mereka berhasil menghancurkan umat islam…tapi saya yakin ini hanya sesaat…insyaAllah Allah melindungi Islam…

  113. 122 muhiqmuhiq 14 November 2007 pukul 11:34 am

    jazakallah atas perhatian dan dukungan akhifillah dan ukhtifillah…

    semoga 4JJI senantiasa melindungi dan mencerahkan pemikiran kita dengan kecerdasan

    tegakkan kemuliaan islam dengan:
    1. mulai dari diri sendiri mencintai islam
    2. berdakwah kepada keluarga untuk mencintai islam
    3. mendidik anak-anak dan generasi muda untuk mencintai islam
    4. CERDASKAN DIRI dengan banyak membaca dan mengkaji..sehingga tidak tertipu oleh TIPUAN DAN SANDIWARA YANG BERBAHAYA DAN MELENAKAN..seperti yang dipertontonkan oleh kaki tangan amerika, israel dan kaum kuffar seperti amrozi, Lia eden, alqiyadah, NII, Islam jemaah, alqur’an suci, alwahidiyah,gusdur, Islam Liberal, dll
    5. salam hormat saya untuk ulama-ulama korban fitnah…bersabarlah…insyaallah 4JJI beserta orang yang sabar

  114. 123 M.Sejuki 14 November 2007 pukul 11:36 am

    astagfirullahaladzim

    astagfirullahaladzim

    saya mengaku salah

    mudah-mudahan allah memaafkan saya

    selama ini saya telah terpedaya oleh sandiwara amrozi

    astagfirullah

    astagfirullah

  115. 124 M.Sejuki 14 November 2007 pukul 11:40 am

    terimakasih jazakallah saudara abdullah, dina fitria, dan kawan-kawan

    yang telah menyadarkan saya

    astagfirullahaladzim

    kita harus senantiasa mempererat tali silaturahmi

    saya bertaubat

    astagfirullahaladzim

    mohon maaf atas polemik yang terjadi karena saya membela kelakuan amrozi

    selama ini saya telah membela sandiwara amrozi yang membungkus kebusukan dengan dalih membela agama

    saya telah membaca banyak artikel sesuai dengan saran saudara abdullah, dan saya menemukan bahwa

    AMROZI ADALAH KAKI TANGAN AMERIKA DAN ISRAEL /KAUM KUFFAR

  116. 125 TEMAN_AMROZI 14 November 2007 pukul 11:43 am

    saudara ssejuki…saudara benar

    saya juga setelah menelaah ayat-ayat alqura’an berhasil menemukan ayat-ayat alquran yang mendukung kebenaran bahwa
    islam adalah agama yang indah

    amrozi, imam samudera dan kawan-kawan memang benar-benar antek-antek kaum kuffar

    astagfirullahaldzim….

    astagfirullahaladzim

    Allahuakbar
    allahuakbar

  117. 126 TEMAN_AMROZI 14 November 2007 pukul 11:46 am

    astagfirullahaladzim

    astagfirullahaladzim

    mohon maaf kepada seluruh pemirsa wedehel atas kelakuan saya yang membela amrozi

    ternyata saya harus mencerdaskan diri saya dan menjadi muslim yang cerdas

    hidup islam…allahuakbar

    amrozi dkk adalah antek-antek yahudi dan kaum kuffar

    jangan mudah terpedaya

  118. 127 M. Sejuki 14 November 2007 pukul 11:47 am

    maaf kan segala argumen bodoh saya

    saya sejuki hanyalah manusia biasa

    apa yang saya lakukan dengan membela amrozi tidak dilandasi oleh ilmu

    maafkan saya

  119. 128 abdullah 14 November 2007 pukul 12:28 pm

    alhamdulillah atas taubatnya sejuki dan teman_amrozi

    semoga diikuti oleh pendukung amrozi yang lainnya

    allahuakbar

  120. 129 doni 14 November 2007 pukul 12:30 pm

    guwe ga yakin si sejuki ma si teman_amrozi taubat

    mereka kan sama aja dengan si lia eden, si pimpinan alqiyadah

    setan mana mau taubat

    lagian kalau amrozi dan kawan2 taubat…kan ga mungkin

    kan otaknya dah dicuci oleh amerika dan israel

  121. 130 hero 14 November 2007 pukul 12:31 pm

    paling si sejuki ntar bikin gebrakan lagi, memungkiri taubatnya….ya gitu deh kerjaan setan

  122. 131 abdullah 14 November 2007 pukul 12:33 pm

    kawan-kawan jangan suudzon dengan taubatnya sejuki dkk

    kita doakan taubatnya bener-bener taubat sebenarnya (taubatan nashuha)

    eratkan tali persaudaraan (ukhuwah) islamiyah

    allahu akbar

  123. 132 M.Sejuki 14 November 2007 pukul 12:59 pm

    Untuk M. Sejuki pada 3 (tiga) posting terakhir di atas

    Anda telah membajak nama saya. Kenapa anda telah bersikap pengecut begitu? Jika anda non muslim, saya anggap wajar karena memang kebencian anda kepada Islamlah yang mendasarinya. Tapi jika anda itu muslim, saya tidak akan memaafkan anda dan semuanya hanya saya serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Azab Allah amat pedih bagi orang yang suka memfitnah. Saya akan maafkan anda, jika anda meminta maaf secara terbuka ini.

    Dengan tegas saya sampaikan disini, bahwa 3 (tiga) posting M. Sejuki terakhir di atas, itu bukan dari saya. Itu M. Sejuki yang palsu. Tidak menutup kemungkinan pula nama saudara-saudara yang lain akan bahkan telah dicatut juga di sini.

    Wa lantardha ankal yahudu wa lannashara hatta tattabi’amillatahum…..

  124. 133 Abdullah 14 November 2007 pukul 4:28 pm

    saya jadi bingung dengan munculnya statemen M. Sejuki terbaru….Bukan kah M. Sejuki telah menyatakan taubat dan kembali dalam islam yang sebenarnya….

    ataukah M. Sejuki mempermainkan taubatnya….

    mudah2 kita senantiasa tidak tergoyahkan oleh apapun….dikala kita bingung dan ragu, maka jadikanlah alquran dan alhadis sebagai pegangan

    jangan mudah mengutuk orang lain, kebenaran hanyalah dari Allah dan bersumber pada alqur’an dan alhadist

  125. 134 Abdullah 14 November 2007 pukul 4:57 pm

    marilah kita eratkan tali ukhuwah persaudaraan umat islam dan jangan mudah terombang ambing seperti buih dilautan, saya berusaha meluangkan waktu ikut menguak pemahaman tentang amrozi ini, jazakallah kepada pemilik blog,

    saya mencoba menyimpulkan:
    1. hendaknya kita mesikapi bahwa perbedaan adalah rahmat
    2. jihad dalam islam salahsatunya adalah memerangi kafir harbi (kafir yang menyerang) bukan membunuh kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu),membunuh kafir yang tidak mengganggu berarti melampau batas
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    3. Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.
    4. tindakan amrozi yang membabi buta yang menewaskan kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu) dan juga umat muslim, bukan jihad tetapi tindakan yang menodai ajaran islam yang mulia dan tidak sesuai dengan ajaran islam

  126. 135 M. Sejuki 14 November 2007 pukul 6:59 pm

    Untuk si “PEMBAJAK” nama saya di Blog ini.

    Apa maksud anda membajak nama saya? Apakah dengan cara begitu anda bisa membodohi kawan-kawan yang ada di sini? Kawan-kawan di sini baik yang pro maupun yang kontra, Insya Allah mereka tidak akan mudah terkecoh dengan sikap pengecut anda itu. Sikap pengecut itukah yang anda bangga-banggakan? Kalau ingin berdebat jangan main fitnah seperti itu. Berdebatlah dengan jantan. Pakailah identitas anda sendiri. Jangan main catut nama saya “M. Sejuki”. Kemudian ada yang mengatakan M. Sejuki bertobat. Apanya yang harus saya tobatkan? Saya tidak merasa bersalah apapun di sini kecuali dengan saudaraku tenetaberate@yahoo.com dan itu sudah saya akui. Kepada saudaraku tsb sudah saya sampaikan permintaan maaf saya secara tertulis di sini karena sebagai seorang muslim kami memang diajarkan agar se-segera mungkin meminta maaf jika telah melakukan kesalahan/kekhilafan terhadap sesama. Dan segera memberi maaf jika saudaranya telah meminta maaf. Itulah salah satu bagian dari ajaran Islam yang kami anut.

    Saya yakin anda juga telah mencatut nama-nama yang lainnya. Indikasi itu sangat kuat setelah saya menelusuri sejak saya ikut bergabung untuk sekedar berbagi fikiran di blog ini sekaligus ingin bersilaturrahmi dengan kawan-kawan baik yang sepemikiran maupun yang berbeda pemikiran.

    Sejak saya bergabung itulah, indikasi pencatutan nama itu sangat kuat terlihat di sini. Anda tulis M. Sejuki, padahal bukan M. Sejuki yang memberi komentar. Saya menduga kuat anda itu bukanlah seorang muslim. Sikap seorang muslim tidaklah seperti itu. Seorang muslim pantang bersikap pengecut seperti itu. Jika memang benar anda itu seorang muslim, maka orang seperti anda inilah yang dalam Al Qur’an disebutkan sebagai golongan orang-orang “Munafiq” yaitu suka menyebar fitnah, suka mengadu-domba antar sesama, tidak jujur, pengecut, mau menangnya sendiri, terkencing-kencing pada saat terjepit tapi congkak dan sombong pada saat kuat dsb dll. Orang-orang munafiq seperti anda inilah yang dalam sejarah perjalanan Islam membuat Islam itu hancur. Tetapi jika memang benar anda itu bukan muslim, maka anda telah mempermalukan kawan-kawan anda sendiri, karena saya yakin tidak semua non muslim berhati busuk dan pengecut seperti anda itu.

    Allah SWT Maha benar, Dia-lah yang membuat skenario semakin membukakan kebenaran bahwa QS Al Baqarah (2):120 adalah benar adanya.

    Saudara-saudaraku semuanya (di luar yang mencatut nama saya).

    Mari kita sama-sama berhujjah dalam suasana bersahabat, saling menghargai pendapat masing-masing, karena pendapat kita (saya, anda atau siapapun yang ada di blog ini) juga belum tentu benar. Mari sama-sama kita petik yang baiknya dan kita buang yang buruknya.

    Mas Wadehel si “Tuan Rumah” yang membuka artikel dengan topik seputar “Amrozi” di blog ini juga saya yakin tidak bermaksud negatip tetapi semata menyediakan wadah bagi kita semua untuk sama-sama belajar bagaimana kira-kira sebaiknya dalam menyikapi sesuatu masalah khususnya yang berkaitan dengan topiknya. Juga sebagai sarana pembelajaran bagi kita semua bagaimana sebaiknya berdebat dengan cara yang elegan dan bermartabat.

    Sekali lagi kepada sahabat-sahabatku di sini, marilah kita sama-sama menyimak setiap posting yang masuk apakah benar kalau seandainya si “A” telah posting memang benar-benar si “A” itu yang menulis atau bukan atau setidaknya meragukan.

  127. 136 M. Sejuki 14 November 2007 pukul 7:19 pm

    Untuk semuanya.

    Sekali lagi saya tegaskan bahwa komentar/tulisan saya :

    M.Sejuki
    14th Nov 2007 di 11:36 am, dan

    M.Sejuki
    14th Nov 2007 di 11:40 am, dan

    M. Sejuki
    14th Nov 2007 di 11:47 am

    adalah “PALSU”, karena bukan saya yang menulis tetapi seorang “PENGECUT” yang telah mencatut nama saya M. Sejuki sehingga terkesan seolah-olah sayalah yang menulis.

    Kiranya menjadi maklum.

  128. 137 Mihael "D.B." Ellinsworth 14 November 2007 pukul 7:41 pm

    Makanya situ harus punya blog sehingga komentar tidak bisa dipalsukan. :lol:

  129. 138 Antokondo 15 November 2007 pukul 5:48 am

    gyahahaha…

    *kangen nyampah*

  130. 139 Abdullah 15 November 2007 pukul 10:05 am

    marilah kita eratkan tali ukhuwah persaudaraan umat islam dan jangan mudah terombang ambing seperti buih dilautan, saya berusaha meluangkan waktu ikut menguak pemahaman tentang amrozi ini, jazakallah kepada pemilik blog,

    saya mencoba menyimpulkan:
    1. hendaknya kita mesikapi bahwa perbedaan adalah rahmat
    2. jihad dalam islam salahsatunya adalah memerangi kafir harbi (kafir yang menyerang) bukan membunuh kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu),membom yang menyebabkan kafir yang tidak mengganggu bahkan muslimpun terbunuh berarti melampau batas
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    3. Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.
    4. tindakan amrozi yang membabi buta yang menewaskan kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu) dan juga umat muslim, bukan jihad tetapi tindakan yang menodai ajaran islam yang mulia dan tidak sesuai dengan ajaran islam

  131. 140 M.Sejuki 15 November 2007 pukul 10:48 am

    @abdullah (apakah anda abdullah asli apa bukan, saya tidak tahu).

    Supaya fokus, bisakah anda membantu menjawab/menjelaskan 5 (lima) poin pertanyaan saya di atas (lihat M. Sejuki
    10th Nov 2007 di 1:40 am)? Pertanyaan tersebut sebetulnya saya tujukan kepada Saudara Muhiqmuhiq.

    Bisakah anda membantu menjelaskannya?

  132. 141 Abdullah 15 November 2007 pukul 1:04 pm

    5 pertanyaan anda diatas mungkin bisa dijawab sekaligus sebagai berikut:

    kalau kita membalas kekejian pasukan non muslim amerika dan israel dengan kekejian yang sama, sangat boleh dan harus, tapi itu dilakukan terhadap non muslim yang memerangi

    tapi kita tidak boleh membalas kebiadaban mereka terhadap rakyat sipil dengan balas memperkosa, membunuh anak-anak dan wanita, seperti yang dilakukan oleh tentara amerika dan israel
    bukankah ada non muslim warga amerika dan israel yang justru mengutuk perbuatan amerika dan israel tersebut

    kalau kita umat muslim melakukan kebiadaban tersebut, apa bedanya kita dengan mereka, sama-sama biadab, terus dimana kemuliaan agama dan tujuan hidup muslim yang mulia

    kita tunjukan etika islam yang mulia, insyaallah kemuliaan islam lah justru membuat mereka berpikir dan mendapat hidayah.

    contohnya…seorang wartawan inggris, seorang wanita, yang meliput perang di afghanistan, diberitakan di tahan oleh pejuang islam, setelah dilepas dia masuk islam, karena kagum atas akhlak pejuang islam yang memperlakukannya dengan baik selama ditahan, kagum atas kemuliaan islam.

    nabi muhammad SAW dan para sahabat serta umat muslim pernah disakiti oleh kaum kafir mekah, tapi ketika futuh mekah (penaklukan mekah) oleh umat muslim, nabi dan umat muslim tidak melakukan pembalasan dendam, padahal nabi bisa berbuat apa saja terhadap kaum kafir mekah tsb.inilah yang menyebabkan kaum kafir mekah masuk islam dan menjadi beberapa diantaranya menjadi pembela islam yang tangguh, seperti khalid bin walid, amr bin as, dll.

    solusi untuk menghadapi non muslim yang menyerang kita menurut saya adalah:
    1. didik anak-anak dan generasi muda kita menjadi muslim yang soleh dan juga cerdas, dengan kesolehan mereka tidak muda goyah imannya, dengan kecerdasannya mereka mampu memberikan solusi yang cerdas terhadap permasalahan umat
    hindari nonton tv yang merusak
    2. umat islam harus kuat ekonominya, dengan memberdayakan zakat, dlll
    3. umat islam harus cerdas
    4. umat islam harus bebas dari prilaku munafik seperti korupsi, KKN,
    5. tegaknya hukum islam sebagai rahmatan lil alamin
    6. kuasai teknologi modern seperti nuklir, persenjataan, dll,untuk melindungi diri/mempertahankan diri dari kafir harbi
    7. upayakan memiliki pemimpin yang amanah dan islami, dalam sejarah indonesia kita belum pernah memiliki pemimpin yang amanah dan islami

  133. 142 Abdullah 15 November 2007 pukul 1:24 pm

    supaya tidak ada lagi terjadi kebiadaban seperti pembunuhan anak-anak dan orang tua, serta pemerkosaan wanita dan anak2 oleh non muslim seperti yang dilakukan tentara israel dan tentara amerika, sedapat mungkin kita cegah dengan membuat komunitas muslim yang kuat, yang saling mencintai sesama muslim,sehingga non muslim takut untuk menyerang.

    contohnya afghanistan diserang oleh amerika dan israel,
    sebelum pasukan non muslim menyerang, pasukan arab saudi, yordania, iran , kuwait, dan seluruh negara-negara islam bersatu, bergerak membela afghanistan, misalnya dengan memboikot suplay minyak ke negara-negara barat.dengan mengirimkan pasukan membentengi perbatasan afganistan,atau dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan amerika, dll.

    tapi kenyataannya umat islam diam saja, hal ini karena umat islam terpesona oleh harta, tahta, dan dunia, sehingga jadi boneka amerika dan israel
    oleh karena itu perlu hadir generasi2 baru yang menjadi pemimpin baru dunia islam, yang cerdas dan soleh, singkirkan pemimpin lemah yang menodai kemuliaan islam.

    ciptakan komunitas muslim dunia yang kuat itulah solusinya, dengan menguatkan ekonomi, seperti yang dilakukan oleh muhammad yunus di bangladesh dengan koperasi simpan pinjamnya, menguasai teknologi canggih/nuklir untuk melindungi diri seperti yang dilakukan oleh iran

  134. 143 Abdullah 15 November 2007 pukul 1:33 pm

    bukankah amerika sangat takut karena perekonomian dan militer mereka bisa hancur karena tidak ada supply minyak dari negara-negara islam, pesawat tempur mereka tidak bisa terbang karena tidak ada minyak, mobil tank tak bisa jalan,

    pemutusan hubungan diplomatik dengan negara-negara islam mematikan bisnis waralaba mereka seperti mc donald, kentucky fried chicken, produk mobil, exxon, freport, serta produk-produknya yang bejibun, yang selama ini menopang ekonomi dan militer amerika dan israel.

    pangkalan militer mereka di kuwait dan arab saudi harus dibekukan

    jalan tersebut masih bisa kita perjuangkan kenapa harus melakukan cara yang haram yang dilarang oleh agama islam seperti bom amrozi yang membunuh non muslim yang tidak menyerang dan bahkan umat islam sendiri

    kita tidak boleh putus asa dalam memperjuangkan jalan kebaikan

    ganti pemimpin2 islam yang lemah dengan mendidik generasi muda muslim yang haus akan kejayaan islam….

  135. 144 M.Sejuki 15 November 2007 pukul 1:48 pm

    @abdullah

    Oke,mari kita lebih fokus lagi, yaitu pada pertanyaan saya no. 3 yang selengkapnya saya copy paste sbb:

    “3. Al Qur’an memang telah mengatur dengan begitu indahnya (karena memang Firman Allah) tentang bagaimana perang secara elegan bermartabat, tidak boleh membunuh anak-anak, para wanita, orang-orang tua yang tidak berdaya, tidak boleh merusak tempat ibadah, tidak boleh menebang pohon dll. Namun beberapa penafsir mengatakan bahwa konteks ayat-ayat tsb memang benar tapi hanya dalam konteks pada waktu kondisi dulu dimana peralatan perang masih konvensional (pake kuda, pedang lengkap dengan baju perangnya dll yang serba konvensional). Nah, dalam konteks kekinian dimana telah diciptakan persenjataan yang sangat canggih seperti dengan bom bahkan dengan hulu ledak nuklir, roket dll wah pokoknya banyaklah. Lalu bagaimana menurut anda penggunaan ayat-ayat tentang perang tsb? Apakah harus diartikan secara harfiah begitu saja? Contoh yang konkrit seperti saat ini Amerika Cs secara langsung telah membantai ummat Islam yang ada di Irak dan Afganistan. Dalam konteks ayat kita tidak boleh membunuh kafir sipil karena membunuh satu orang kafir sipil yang tidak bersalah sama dengan membunuh manusia semuanya. Negara Afghanistan dan Irak hancur lebur dengan beberapa ratus ribu sipil telah jadi “dodol” akibat bom Dajjal Amerika Cs. Kemudian katakanlah Irak atau Afganistan dapat menciptakan sebuah Rudal canggih hingga sampai ke Amerika sana, kemudian mereka gunakan sehingga berakibat jatuhnya banyak korban sipil. Dalam konteks ayat kan membunuh 1 sipil sama saja dengan membunuh manusia seluruhnya. Nah, bagaimana hukumnya mereka yang melepas Rudal sampai ke Amerika sana dan membunuh banyak sipil tsb? Dalam konteks ayat, kan harus dimurkai Allah karena yang melakukannya sama dengan membunuh manusia semuanya?”

    Nah, atas pertanyaan no.3 di atas, bagaimana kira-kira menurut pendapat anda orang Irak atau Afghanistan yang melepas RUDAL sehingga mengakibatkan banyak berjatuhannya korban sipil? Apakah si pelepas RUDAL tsb tetap dimurkai oleh Allah karena telah membunuh sipil yang tidak berdosa yang berarti sama dengan membunuh manusia semuanya? Kemudian, pada saat perang dengan persenjataan yang serba “super canggih” dan “serba bom” seperti saat ini, bisakah dihindari jatuhnya korban sipil? Jika bisa bagaimana caranya?

  136. 145 Abdullah 16 November 2007 pukul 11:24 am

    sebelum amerika dan israel menyerang negara islam misalnya afghanistan

    semua negara islam seperti Iran, Irak, Arab Saudi, Yordania, Indonesia segera bergerak serentak megirimkan pasukan diperbatasan afghanistan sehingga amerika dan israel tidak bisa mendekat bahkan masuk ke afghanistan

    ketika amerika dan israel menyerang dengan bom ke pemukiman muslim di afganistan

    semua negara islam seperti Iran, Irak, Arab Saudi, Yordania, Indonesia segera bergerak menyerbu Amerika dan Israel dan menghancurkan instalasi instalasi militer mereka

    membom departemen pertahanan dan pangkalan militer amerika dan israel

    ajaran islam melarang keras tindakan membabi buta dengan membom pemukiman penduduk

  137. 146 dini 16 November 2007 pukul 11:39 am

    baca tentang riwayat perang di Qadisiah….

    pasukan persia adalah angkatan perang terbesar didunia saat itu, dengan jumlah ratusan ribu prajurit dengan persenjataan lengkap

    pasukan persia menyerang pasukan muslim yang berjumlah sedikit dengan persenjataan yang dianggap buruk

    pertempuran hanya berlansung beberapa hari…dan…pasukan persia lari dari medan tempur karena tak mampu menghadapi pasukan islam

    hal ini dikarenakan
    1. jika kita benar2 pasukan allah maka allah akan mengirimkan pasukannya untuk kita, diantara pasukan allah itu adalah rasa takut di hati musuh-musuh islam
    baca surat al hajj 40 dan allah pasti menolong orang-orang yang memperjuangkan agamanya, sesungguhnya allah maha kuat lagi maha perkasa”
    2.selama kita berjuang dengan ikhlas karena allah,al anfal 12′ sesungguhnya Allah bersama kamu, maka teguhkan pendirianmu, kelak Allah akan menghujamkan rasa takut dalam hati orang kafir

  138. 147 M. Sejuki 17 November 2007 pukul 5:36 am

    @dina

    Benar, saya setuju karena itu perang pada saat dulu dimana persenjataan masih konvensional dan kondisinya dalam keadaan normal saling berhadap-hadapan. Yang saya tanyakan dalam konteks kekinian dimana Amerika Cs selalu culas, curang, tidak kesatria (main keroyokan) namun juga “kejam” dan “bengis”. Membantai rakyat sipil yang selalu mereka bilang “pemberontak” atau “teroris” dengan seenak udelnya. Bahkan banyak yang berpendapat lebih kejam dari Hitler dan Musolini.

    Anda belum menjawab pertanyaan saya.

    @Abdullah

    Benar, saya setuju dengan apa yang anda katakan. Memang ummat Islam harus bersatu melawan. Dan idealnya memang harus seperti itu. Namun kenyataan d lapangan ternyata jauh panggang dari api. Ummat Islam tidak bersatu. Seruan untuk boikot produk Amerika Cs juga tidak digubris. Seruan embargo minyak juga tidak dipedulikan. Pemimpin-pemimpin negara Islam (baca: Khalifah dalam konteks Syar’i) juga diam seribu bahasa dalam artian jangankan ikut berperang, melawan dalam bentuk lain (non perang fisik) saja tidak mau (atau tidak berani???), sementara kaum muslimin tetap saja dibantai hingga saat ini, dan berlangsung terus entah sampai kapan? Hanya Allah SWT yang maha tahu. Saya sudah menduga, anda pasti akan menjawab seperti itu. Namun jawaban anda masih ngambang.

    Saudaraku.

    Amerika Cs sampai saat ini masih tetap melakukan membantaian demi pembantaian khususnya di Irak dan Afghanistan. Begitu pula Israel terhadap rakyat Palestina. Apabila ada yang melakukan perlawanan, katakanlah pada suatu wilayah atau desa para pejuang Irak atau Afghanistan menembakkan satu atau beberapa roket ke salah satu basis militer Amerika atau sekutunya. Maka tidak berapa lama kemudian dikirimlah beberapa pesawat pembom dajjal-dajjal tsb langsung saja membombardir kampung tsb secara membabi buta, bukan hanya ke arah sumber roket yang diluncurkan tetapi pukul rata. Akibatnya, sungguh “mengerikan”. Satu kampung tsb telah berubah menjadi “dodol”, anak kecil, perempuan, orang-orang tua sampai-sampai tikus dan kecoa sekalipun juga ikut musnah. Habislah atau hilanglah kampung/wilayah tsb dari peta dunia. Ini sudah bukan rahasia lagi. Hal seperti ini terus berulang dan akan terus berulang entah sampai kapan. Ingat kasus Abu Ghraib, Guantanamo dan penjara-penjara rahasia lainnya yang sampai saat ini masih misteri? Begitu kejam dan sadisnya. Terjadi secara kasat mata pelanggaran HAM yang sangat luar biasa. Sulit digambarkan dengan kata-kata.

    Tentang kasus pembantaian demi pembantaian tersebut, kemudian apa berita yang sampai ke telinga kita?. Dapat dipastikan bunyi beritanya biasanya seperti ini: “Tentara dajjal (baca: Amerika Cs) telah berhasil menumpas para pemberontak dan teroris-teroris” (padahal yang mereka bantai itu adalah sipil). Kenapa bisa seperti itu? Jawabannya mudah, karena mass media mereka yang kuasai. Tak satupun mass media lain yang berani/boleh memberitakan kejadian yang sebenarnya. Kenapa? Karena jauh-jauh hari mereka sudah diancam oleh dajjal-dajjal bengis tsb yang kira-kira ancamannya begini: “Awas, elo jangan macam-macam ye. Ntar gue hukum. Saat ini “Aku”lah “Hukum” dan “Aku”lah “Tuhan”. Barang siapa yang tidak tunduk kepada”Ku”, maka akan “Aku” hukum!!!”. Sombong sekali. Puihhhhck……!!!!

    Anda masih ingat kan pada saat Amerika menginvasi Irak, banyak kasus terjadi seperti Rumah Sakit di bom, pasar di bom, orang pesta perkawinan di bom. Mereka enak aja bilang. “Kami akan selidiki dulu” atau “Kami salah sasaran, kami kira itu kelompok “teroris” dll, tanpa permintaan “maaf” sama sekali. Sudah unggul dalam persenjataan, culas, main keroyokan lagi. Wah, lengkaplah sudah ke”pengecut”annya. Kenapa pengecut? Karena mereka berani disebabkan unggul dari segi persenjataan yang sampai saat ini boleh dikatakan tidak ada satu negara pun yang mampu menandinginya. Coba kalau berhadapan, satu banding dua pun (satu Islam 2 mereka) mereka akan mikir-mikir apalagi 1 lawan 1.

    Ingat kan waktu pemimpin Taliban dulu Mullah Muhammad Umar menantang George W Bush bahkan dengan Tony Blair untuk perang tanding 1 lawan 1 bahkan Umar sendirian dengan mereka berdua. Begitu pula Thaha Yasin Ramadhan menantang Dick Chenny dan Saddam Husien dengan George W Bush. Senjata apa yang dipakai, terserah asal adil. Kemudian bertindak sebagai wasit Sekjen PBB Koffi Annan. Tantangan perang tanding atau duel 1 lawan 1 atau 1 lawan 2 tsb dikumandnagkan oleh Mullah Muhammad Umar dan Thaha Yasin Ramadhan agar jangan main bom secara pengecut saja yang berakibat fatal pada rakyat sipil yang tidak berdosa. Tapi tantangan duel tsb tidak sedikitpun ditanggapi oleh George W Bush dan Tony Blair. Pengecut dan memuakkan!!!!!!!

    Bagaimana kira-kira perasaan anda jika anda sebagai orang Irak atau Afghanistan? Atau lebih luas lagi, bagaimana kira-kira perasaan anda sebagai seorang muslim yang salah satu bagian tubuh anda sedang disakiti secara sewenang-wenang?(sesuai Hadits sesama muslim bersaudara bagai sebatang tubuh….. dst sambung sendiri).

    Terhadap kondisi yang luar biasa “bengis” dan “kejam”nya tersebut, ternyata kaum muslimin terutama para pemimpin-pemimpinnya tidak seperti kondisi ideal sebagaimana yang anda, saya dan kaum muslimin harapkan yaitu bersatu untuk melawannya (secara fisik dan non fisik), tetapi malah ikut-ikutan meneriakkan “Teroris” kepada kelompok-kelompok yang melakukan perlawanan kepada dajjal-dajjal tsb.

    Saudaraku

    Kembali kepertanyaan saya. Jawaban anda masih ngambang.
    Bagaimana kira-kira menurut pendapat anda orang Irak atau Afghanistan yang berhasil membuat RUDAL canggih yang jarak tembaknya sampai ke Amerika atau ke salah satu sekutunya, kemudian menembakkan RUDAL tsb dan mengakibatkan banyak berjatuhannya korban sipil? Apakah si pelepas RUDAL tsb tetap dimurkai oleh Allah karena telah membunuh sipil yang tidak berdosa yang dalam konteks ayat berarti sama dengan membunuh manusia semuanya? Atau bagaimana? Kemudian, pada saat perang dengan persenjataan yang serba “super canggih” dan “serba bom” seperti saat ini, bisakah dihindari jatuhnya korban sipil?
    Jika bisa bagaimana caranya?

    Anda belum menjawab pertanyaan saya di atas. Kenapa anda menjawabnya muter-muter, to the point saja mas dengan argumentasi-argumentasinya.

  139. 148 Teman_Amrozi 19 November 2007 pukul 4:14 pm

    Woi, mentang2 gue lama gak muncul, ada pembajakan atas nama gue ya??? Waduh, ada pengecut rupanya.

    Gue setuju dengan M. Sejuki, bahwa lu yang membajak nama2 pengunjung blog ini adalah pengecut. Dan Allah akan sangat murka dengan orang2 kayak lu itu !!!

    Ya udah, lu semua jawab dulu deh pertanyaannya M. Sejuki. Pokoknya kita diskusi denga jantan dan baik2. Jangan ada lagi orang2 pengecut seperti pembajak nama di atas,

  140. 149 abdulah 20 November 2007 pukul 2:15 pm

    Sejuki berkata….
    Kembali kepertanyaan saya. Jawaban anda masih ngambang.
    Bagaimana kira-kira menurut pendapat anda orang Irak atau Afghanistan yang berhasil membuat RUDAL canggih yang jarak tembaknya sampai ke Amerika atau ke salah satu sekutunya, kemudian menembakkan RUDAL tsb dan mengakibatkan banyak berjatuhannya korban sipil? Apakah si pelepas RUDAL tsb tetap dimurkai oleh Allah karena telah membunuh sipil yang tidak berdosa yang dalam konteks ayat berarti sama dengan membunuh manusia semuanya?

    jawabannya abdullah udah jelas

    Allah murka terhadap muslim yang menembakkan bom yang sasarannya sipil, karena tidak sesuai dengan etika perang dalam islam

    baca berita dong sejuki….

    belum ada tuh berita irak atau afghanistan atau umat islam menembakkan bom yang menewaskan sipil secara membabi buta seperti yang anda contohkan

    jelaskan…

    saya tidak akan mempengaruhi anda….
    kewajiban saya hanya mengingatkan….
    masalah anda mau terima peringatan saya atau tidak
    biarkan allah yang maha memberi hidayah yang menentukan

  141. 150 abdulah 20 November 2007 pukul 2:32 pm

    buat saudara sejuki dan temennya amrozi

    hari ini saya menyudahi perdebatan kita tentang masalah amrozi

    karena cukup menyita energi saya, sementara masih banyak proses jihad yang harus saya lakukan, antara lain meningkatkan kualitas dan kecerdasan spiritual saya,

    mohon maaf yang sebesar2nya untuk saudara sejuki dan temennya amrozi…nama anda saya lah yang memalsukannya…

    ini untuk simulasi saja bahwa… begitu mudahnya menipu dan mempengaruhi opini publik kalau kita mengetahui triknya,
    dan bagaimana kalau hal tersebut dilakukan oleh musuh-musuh islam yang cerdas, seperti yahudi,

    jawabannya kita harus memcerdaskan pengetahuan teknologi kita dan mencerdaskan pengetahuan spiritual kita

    okey..guy…sejuki dan temennya amrozi serta pendukung amrozi lainnya…

    saya tidak akan mempengaruhi anda….
    sebagai muslim kita wajib saling mengingatkan
    kalau dalam proses saling mengingatkan menimbulkan sakit hati dan ketersinggungan, mohon dimaafkan
    hanya allah yang maha besar kasih sayangnya yang berhak memberi hidayah

    thank…
    assalamualaikum wr.wb.

  142. 151 M. Sejuki 20 November 2007 pukul 4:47 pm

    @abdullah

    Oke, anda berpendapat bahwa kalau membunuh sipil meskipun dalam kondisi perang dengan persenjataan canggih yang serba bom, roket, nuklir dll seperti sekarang ini pun tetap tidak dibolehkan dan tetap itu dimurkai Allah. Saya hargai itu, sementara orang-orang kafir tetap saja dibolehkan membabi buta membunuhi sipil.

    Kalau begitu konteks kesetaraan dalam konsep Islam “Perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu, tapi jangan berlebih-lebihan” bagaimana Mas?

    Musuh boleh membabi-buta membunuh sipil, kita tidak boleh. Musuh boleh culas kita tidak boleh culas. Pokoknya jujur…. jujur….. jujur…. ngalah…. ngalah…. ngalah…… terus….. dari A….. sampai……..Z. Pokoknya musuh boleh melakukan apapun kepada kita. Akhirnya dapat dipastikan habislah kaum muslimin. Itukah yang anda inginkan? Kalau hanya “jangan berlebih-lebihan” saja yang diperhatikan, lalu bagaimana pengertian kalimat sebelumnya “perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu”? Kalimat ini mau dikemanakan?

    Pertanyaan saya yang kedua belum anda jawab. Bisakah korban sipil dapat dihindari dalam konteks ayat-ayat perang yang anda tafsirkan seperti yang anda uraikan di atas dalam konteks perang yang serba “bom”, “roket”, “nuklir” pokoknya serba canggih seperti sekarang ini? Bisakah dihindari jatuhnya korban sipil dari pihak lawan sementara pihak lawan tetap saja boleh membunuhi sipil muslim yang malah sering dilakukan dengan membabi-buta? Kalau bisa bagaimana caranya?

    Ingat, kita ini berbicara dalam konteks Syar’i bukan dalam konteks hukum Thagut (hukum manusia). Tolong mas dikomentari/dijelaskan supaya pembaca di blog ini mengerti andalah yang benar dan saya bersama Teman_Amrozi dan kawan-kawan yang sepemahaman lainnya yang keliru.

  143. 152 Teman_Amrozi 21 November 2007 pukul 12:37 pm

    Buat saudara2 yang menyalahkan teman gue (Amrozi).

    Dalam mengambil penafsiran, sebaiknya kalian ambil fatwa yang bersumber dari ahlinya. Dalam kasus perang, siapakah yang benar2 ahli dalam menafsirkan ayat2 al Quran tentang perang?
    Jawabannya adalah ulama2 yang pernah ikut berperang. Apakah anda sudah bertanya kepada mereka?

    Amrozi, teman gue itu, sama kawan2 yang lainnya, dulu udah ikut perang di Afghanistan. Pada saat itulah, selain berperang, mereka juga mempelajari ayat2 al Quran tentang perang dari ulama2 di sana dan langsung mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka. Berbeda dengan pemahaman kalian yang gak pernah merasakan langsung kondisi perang. Apalagi perang yang menggunakan bom dan mortir seperti sekarang ini. Kalian gak akan pernah ngerti bahwa dengan sikap kalian yang hanya bersabar, gak berusaha melawan, penindasan terhadap kalian gak akan berakhir.

    Gue pribadi gak akan mempermasalahkan opini manusia terhadap apa yang gue lakukan, apalagi opini orang2 kafir. Mau dituduh sebagai antek Amerika kek, setan kek, gue gak peduli. Mau dituduh Islam mengajarkan kekerasan kek, apa kek, yang tahu hanya Allah (Ingat, pandangan orang kafir Quraisy terhadap Islam pada zaman Nabi Muhammad).

    Jadi, jangan sekali2 menyalahkan orang lain tanpa pikir panjang dan mencari sumber2 yang jelas.

    Ya udah, sekarang jawab aja pertanyaan M. Sejuki (yang juga kalian tuduh sebagai antek Amerika tanpa bukti). Gue cuma mau membuka wawasan kalian kok, terutama tentang kasus teman gue (Amrozi) ini.

  144. 153 Teman_Amrozi 21 November 2007 pukul 12:38 pm

    Buat saudara2 yang menyalahkan teman gue (Amrozi).

    Dalam mengambil penafsiran, sebaiknya kalian ambil fatwa yang bersumber dari ahlinya. Dalam kasus perang, siapakah yang benar2 ahli dalam menafsirkan ayat2 al Quran tentang perang?
    Jawabannya adalah ulama2 yang pernah ikut berperang. Apakah anda sudah bertanya kepada mereka?

    Amrozi, teman gue itu, sama kawan2 yang lainnya, dulu udah ikut perang di Afghanistan. Pada saat itulah, selain berperang, mereka juga mempelajari ayat2 al Quran tentang perang dari ulama2 di sana dan langsung mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka. Berbeda dengan pemahaman kalian yang gak pernah merasakan langsung kondisi perang. Apalagi perang yang menggunakan bom dan mortir seperti sekarang ini. Kalian gak akan pernah ngerti bahwa dengan sikap kalian yang hanya bersabar, gak berusaha melawan, penindasan terhadap kalian gak akan berakhir.

    Gue pribadi gak akan mempermasalahkan opini manusia terhadap apa yang gue lakukan, apalagi opini orang2 kafir. Mau dituduh sebagai antek Amerika kek, setan kek, gue gak peduli. Mau dituduh Islam mengajarkan kekerasan kek, apa kek, yang tahu hanya Allah (Ingat, pandangan orang kafir Quraisy terhadap Islam pada zaman Nabi Muhammad).

    Jadi, jangan sekali2 menyalahkan orang lain tanpa pikir panjang dan mencari sumber2 yang jelas.

    Ya udah, sekarang jawab aja pertanyaan M. Sejuki (yang juga kalian tuduh sebagai antek Amerika tanpa bukti). Gue cuma mau membuka wawasan kalian kok, terutama tentang kasus teman gue (Amrozi) ini.

  145. 154 aiptuKasno 21 November 2007 pukul 4:01 pm

    Ya ini pinter2nya penyesatan….Amrozi cs itu kan PENGECUT kok DIANGGAP PAHLAWAN…?

  146. 155 M. Sejuki 21 November 2007 pukul 5:38 pm

    @aiptuKasno

    Kalau sampeyan muslim, tolong jawaban pertanyaan saya apa Mas?

    Kalau sampeyan non muslim tidak perlu jawab. Teriak saja terus, sampe leher lu putus.

  147. 156 M. Sejuki 22 November 2007 pukul 12:37 am

    @abdullah

    Karena anda telah meminta maaf atas mencatutan nama saya secara tertulis disini, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dengan setulusnya saya maafkan anda.

    Mengingat agar kawan-kawan di blog ini dapat memahami atau mengerti duduk persoalan yang sebenarnya tentang Amrozi Cs dan kawan-kawannya yang sepemahaman dengan dia memang benar-benar keliru, saya mengharapkan anda dapat mengomentari atau menjawab atau memberikan kuliah atas pertanyaan saya di atas.

  148. 157 akhifillahi 24 November 2007 pukul 5:01 pm

    asslamualaikum buat semua

    perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu, artinya kita boleh membalas non muslim apabila kita diserang

    namun jangan kita melampaui batas (al-Quran, 2:190)“
    artinya tidak boleh membunuh anak-anak, wanita dan orang non muslim yang tidak mengganggu/tidak memerangi kita,
    apalagi membunuh secara membabi buta seperti yang dilakukan amrozi, sehingga muslim pun ikut tewas, jelas dilarang keras oleh agama

    kalau kita ikut membunuh anak-anak, wanita dan non muslim yang lemah dan tidak memerangi, apa bedanya kita dengan non muslim yang harbi, sama-sama biadab dan tak lebih mulia dari binatang

    makanya, solusinya, SEBELUM non muslim harbi menyerang, umat muslim bersatu padu membela saudaranya, sehingga tidak ada yang berani menyerang,APABILA NON MUSLIM HARBI MENYERANG segera kita hancurkan sasaran militernya bukan pemukiman penduduknya,seperti pangkalan militer, pabrik militer, departemen pertahanannya, kemah pasukannya, sehingga militernya lumpuh dan tidak mampu menyerang kita. dan tetap yakin bahwa allah senatiasa membela “pasukannya”

    1.jika kita benar2 pasukan allah maka allah akan mengirimkan pasukannya untuk kita, diantara pasukan allah itu adalah rasa takut di hati musuh-musuh islam
    baca surat al hajj 40 dan allah pasti menolong orang-orang yang memperjuangkan agamanya, sesungguhnya allah maha kuat lagi maha perkasa”
    2.selama kita berjuang dengan ikhlas karena allah,al anfal 12′ sesungguhnya Allah bersama kamu, maka teguhkan pendirianmu, kelak Allah akan menghujamkan rasa takut dalam hati orang kafir

  149. 158 M. Sejuki 25 November 2007 pukul 5:22 am

    @akhifillahi

    Sebetulnya jawaban anda lebih kurang sama dengan apa yang diutarakan muhiqmuhiq dan abdullah. Saya setuju pendapat anda. Anda tidak membaca ya tulisan saya sebelumnya?

    Kondisi yang terjadi kan bukan kondisi sebagaimana yang anda sebutkan? Islam memang harus bersatu, tapi realitas yang terjadi sekarang nyatanya tidak, sementara pembantaian-pembantaian terus berlangsung baik di Palestina, Afghanistan, Irak dll.

    Saat ini sebenarnya kaum muslimin sudah diperangi mas. Sebagian dari tubuh kita sudah disakiti dengan sangat kejam dan sadisnya. Ingat kan salah satu Hadits yang mengatakan bahwa sesama muslim bersaudara bagai sebatang tubuh, apabila bagian tubuh yang satu sakit maka otomatis bagian tubuh yang lain akan merasa ikut sakit juga.

    Jadi secara Syar’i Islam itu sebenarnya sudah diperangi. Jangankan ratusan ribu muslim yang telah dibantai, membunuh seorang muslim saja tanpa alasan yang jelas apalagi dengan bom-bom yang woww… sangat mengerikan sama dengan membunuh muslim secara keseluruhan bahkan sama dengan membunuh manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu setiap jengkal tanah di muka bumi ini sebenarnya sudah merupakan area perang (saya cuplik dari pendapatnya Imam Samudra).

    Saya ingin bertanya kepada anda. Tolong dan mohon dijawab dengan sejujurnya. Apakah anda sudah membaca buku Imam Samudra berjudul “AKU MELAWAN TERORIS”? Tolong dan mohon dijawab, ya atau tidak. Jadi jawabannya mudah sekali.

  150. 159 akhifillahi 28 November 2007 pukul 12:57 pm

    saya landasanya buku karangan ALLah yang bernama alqur’an dan hadis, jadi saya tidak perlu membaca buku karangan manusia yang bernama imam samudera.

    imam samudera, amrozi, dan kawan-kawannya itu “pahlawan kesiangan”

    pahlawan yang sesungguhnya adalah para ulama ikhlas yang terus berjuang mengajarkan ajaran islam yang mulia. medan peperangan kita adalah memperkaya pengetahuan islam kepada masyarakat yang masih bodoh.

    amrozi cs tidak menghargai perjuangan para ulama.

    contoh sederhana
    ada 3 rumah yang bertetangga
    1. rumah amrozi dan anaknya samudera
    2. rumah mikhael (non Muslim yang jahat)
    3. rumah katrina dan anaknya umur 6 bulan abraham (non Muslim yang ramah dan tidak mengganggu)

    suatu hari mikhael membunuh samudera anak amrozi,dan juga tetangga muslim yang lainnya
    kemudian mikhael melarikan diri ke luar negeri,

    kemudian amrozi membalas dengan membunuh katrina dan anaknya abraham yang masih berusia 6 bulan, dengan alasan telah membunuh samudera anak amrozi dan solidaritas islam

    satu kata untuk amrozi atas tindakannya…biadab, tidak punya agama, bodoh, dan ….pahlawan kesiangan….

  151. 160 M. Sejuki 28 November 2007 pukul 10:05 pm

    @akhifillahi

    Maaf sebelumnya. Itulah sebenarnya kekeliruan anda dan kebanyakan teman-teman di sini. Dari sejak awal saya sudah sampaikan bahwa dalam menilai dan menyimpulkan sesuatu kita haruslah kaffah (menyeluruh) dan juga balans termasuk pula dalam konteks Imam Samudra dan Amrozi Cs. Mengingat bahwa mass media baik cetak maupun elektronik selama ini tidak pernah (tidak berani???!) memberitakan apa versi dan motivasi Imam Samudra dan Amrozi Cs melakukan aksi-aksinya tsb apalagi mem-blow up-nya, bagaimana kita tahu apa motivasi dan latar belakang mereka melakukan semua itu?

    Coba anda bayangkan. Adilkah suatu penilaian jika hanya didasarkan pada informasi yang sepihak? Anda berpendapat bahwa Anda tidak perlu membaca buku karangan manusia, tetapi cukup Al Qur’an dan Al Hadits. Saya setuju seratus 100 %, memang seorang muslim sejati harus seperti itu. Namun anda tidak tahu buku karangan Imam Samudra tsb, karena tidak membacanya. Padahal dalam buku tsb juga sangat kaya dan sarat dengan ayat Al Qur’an dan Al Hadits serta contoh peperangan pada Zaman Rasulullah dan pada Kekhalifahan Abu Bakar As Shiddiq yang juga pernah membunuh sipil tanpa pilih bulu karena menjalankan konsep kesetaraan (QISHASH). Kenapa anda tidak tertarik membacanya? Bagaimana anda bisa bersikap kaffah kalau begitu? Kemudian lagi, pernahkah anda dan yang sepemikiran/sepemahaman merenung kenapa MUI tidak jadi membedah buku tsb padahal dulu mereka melalui Pak Ma’ruf Amin merencanakan akan membedahnya? Kalau belum pernah, kenapa tidak segera anda renungkan mulai saat ini juga? Pernahkah pula anda merenung tempat seperti apa yang telah di bom di Bali tsb (Paddy’s Pub dan Sari Club)? Siapa-siapa sajakah penghuninya yang eksklusif dan yang selalu bermaksiat ria? Bukankah negara-negara seperti Amerika, Australia, Inggris dkk jauh-jauh hari sebelumnya sudah mengeluarkan travel warning kepada warganya masing-masing agar jangan ke Indonesia apalagi Bali? Rakyat sipil biasanya akan sangat patuh dan ketakutan, tapi kenapa mereka tetap nekat datang ke Bali kalau bukan militer setidaknya mata-mata? Bisakah kita menentukan bahwa itu sipil atau bukan? (ini versi Imam Samudra yang saya baca dari bukunya tsb).

    Mengenai perumpamaan yang anda sebutkan di atas, saya fikir benar dan saya sangat setuju bahwa “Amrozi” dalam contoh yang anda tuliskan tsb itu tidak boleh membabi buta melakukan pembalasan karena itu sifatnya pidana bukan dalam konteks perang. Si pembunuh yang bernama Mikhail tsb harus terus diuber karena dia telah melakukan tindak pidana pembunuhan. Dia (Mikhail) harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya tsb di mata hukum. Jadi contoh yang anda sampaikan tsb sangatlah naif apabila disetarakan dengan kasus Bom Bali.

    @All, Khususnya yang Muslim

    Saya mohon khususnya kepada yang muslim, tolong berfikir ulang dulu sebelum mencaci maki Amrozi Cs. Di mata hukum Indonesia (hukum manusia/hukum thaghut), oke mereka bersalah dan mereka pun siap menerima apa pun konsekwensinya. Tapi di mata Allah nanti dulu Saudaraku. Kebanyakan kita terkadang terlalu cepat mengambil suatu kesimpulan terhadap sesuatu masalah. Namun sangat jarang diantara kita yang mau berfikir kaffah. Islam itu satu saudaraku. Dia (Islam) tidak memandang batas negara, batas teritorial, batas wilayah tetapi Islam itu satu kesatuan (konsep ukhuwah). Membunuh satu orang muslim tanpa alasan yang jelas apalagi membabi buta sama dengan membunuh muslim secara keseluruhan. Tidakkah anda bayangkan, bagaimana kalau yang terbunuh dan terbantai itu berjumlah ratusan ribu orang? Belum lagi kehancuran infra struktur yang sangat luar biasa akibat keganasan bom-bom canggih paling mutakhir produks Amerika Cs.

    Untuk lebih jelasnya nanti akan saya cuplikkan seutuhnya sebagian tulisan Imam Samudra dalam bukunya “AKU MELAWAN TERORIS” pada posting saya berikutnya. Namun sebelum itu saya ingin bertanya dulu kepada saudara-saudaraku di sini, tolong diuraikan/dijelaskan apa maksud ayat berikut :

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

  152. 161 akhifillahi 29 November 2007 pukul 10:06 am

    ayat terakhir yang anda sebutkan itu hanya ditujukan pada non muslim harbi yang menyerang, MOHON INI DISAVE DIPEMIKIRAN ANDA

    sedangkan ribuan muslim yang wafat setelah di bantai oleh non muslim harbi di masa lalu, biarkan mereka bahagia sebagai syuhada disisi Allah.

    dan SOLUSINYA adalah MULAI SAAT INI kita umat muslim harus MENCEGAH terbunuhnya/penganiyaan umat muslim oleh kafir harbi, itu solusinya bukan dengan balas dengan kebiadaban
    serupa terhadap non muslim yang tidak mengganggu apalagi brutal seperti yang dilakukan oleh bom amrozi yang juga menewaskan orang islam, anak-anak dan wanita.

    cara membalas yang setimpal yaitu dengan menyerang pasukan militer dan membom semua instalasi militer kafir harbi,sehingga militernya demand (tidak berdaya) MOHON DISAVE DIPEMIKIRAN ANDA sebagai solusi

    minyak dan bahan pembuatan bom, uranium dll, ada diwilayah islam, seandainya tidak diberikan/dijual pada kafir harbi insyaalah militer dan kehidupan mereka akan lumpuh.

    1. sejuki agar menggantikan SBY tahun 2009, dan langkah pertama anda adalah didik rakyat agar mencintai islam,dan otomatis mencintai alquran dan hadis, sehingga alquran dan hadis bisa menjadi hukum dindonesia menggantikan hukum buatan penjajah belanda yang menkerdilkan rasa keadilan,

    2. perkuat ekonomi umat islam dengan MEMBRANTAS KORUPSI, pecat penjabat eselon-eselon pemerintahan semuanya karena produk KKN/koncoisme, ganti dengan penjabat hasil tes kompetensi dan akhlak

    3. didik masyarakat terlebih dahulu mendidik guru dan kepala sekolahnya melalui pecat yang kompetensinya rendah hasil koncoisme, ganti dengan yang kompeten dan berakhlak, sehingga lulusan dunia pendidikan berani dan cerdas dapat menyaingi ariel sharon, condoliza rice, dan pentolan kafir lain.
    bukan dunia pendidikan yang menghasilkan alumni yang rendah diri, rendah akhlak, seperti penjabat-penjabat sekarang sebagai produk guru dan kepsek yang asal-asal mengajar dan gila duit.

    3 itu saja deh dulu sejuki yang perlu anda lakukan SEBAGAI SOLUSI, ga PERLU BOM DEH, karena hal-hal tsb diatas lebih dahsyat dari bom.

    BOM amrozi hanyalah cermin jiwa pengecut dan putus asa dan hanya dilakukan oleh jiwa-jiwa yang kalah/pecundang

  153. 162 M. Sejuki 29 November 2007 pukul 9:38 pm

    @akhifillahi

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Kenyataan saat ini, Amerika Cs sejak invasinya telah membantai kaum muslimin di Afghanistan dan Iraq dengan sewenang-wenang cenderung membabi buta yang mengakibatkan banyaknya berguguran korban-korban sipil (ratusan ribu orang). Terus dalam konteks QS An Nahl (16):126 di atas, gimana Mas penjelasannya sementara ummat Islam tidak bersatu dan tidak ada sedikitpun upaya untuk menyerang instalasi militer Amerika Cs sebagaimana yang anda inginkan di atas?

    Nyaris tidak ada perlawanan sama sekali……!!!!!!!!!!

  154. 163 akhifillahi 30 November 2007 pukul 10:28 am

    kalau amrozi masih diberi kesempatan hidup, mohon agar setelah bebas segera rubah orientasi bom nya dari bom yang membabi buta menjadi bom yang terarah dan fokus untuk pengeboman intalasi militer USA.

    kalau mengharapkan rakyat kebanyakan yang melakukan…sulit…karena pemuda dan pemudi islam seperti di indonesia saat ini sibuk dengan sinetron cinta di televisi,sibuk bercengkrama dengan HP. orang tuanya sibuk korupsi, anak-anak sibuk dengan Play station,

    Iran sudah menunjukkan keberaniannya membuat bom nuklir untuk mempertahan diri dan dengan teknologi GPS mampu fokus mengebom intalasi militer USA dengan akurat.

    akibatnya amerika kan jadi takut, sampai-sampai condoliza rice kemana2 cari dukungan untuk menghancurkan iran.

    indonesiapun di lobi, dan indonesia ternyata mendukung USA karena DPR kebanyakan KKN dan ABG (anak Buah Gusdur dengan islam liberalnya yang bentukan amerika)

    DPRnya aja anggotanya si komar pelawak, dede yusuf, inul, maria eva, marisa haque, dan artis-artis lainnya ditambah anggota hasil Koncoisme dan duitisme,hancur deh…indonesia
    presidennya aja ABS (anak buah/mantan ajudan suharto)

    indonesia punya segudang pakar ilmuan yang islami seperti Dr. taufiqurahman ahli fisika pakar baja lulusan terbaik jepang, ahli fisika spesialis bom nuklir lulusan eropa pun kita punya, ikuti jejak Iran dong……
    mereka sulit bergerak karena gerak mereka dibatasi oleh pemerintah, lagian gajinyapun kecil di Indonesia. dana penelitian dan pengembangan dikorupsi oleh penjabat negara.

    sejuki aku punya ponakan alumni teknik nuklir UGM, sekarang kerjanya di tukang ketik di kantor pemkot, aku punya temen akrab lulusan dengan IPK tinggi dari F. Hukum unpad jago komunikasi sekarang jadi tukang jualan pasir,sudara saya sendiri lulusan elektro komunikasi dari prancis, 15 tahun jadi belum punya rumah sendiri, dll.karena mereka tidak ada kesempatan dan mereka jujur. sementara tempat-tempat lembaga2 strategis di BATAN, Menristek, BPPT, diduduki karyawan hasil Koncoisme.

    kalau kita bisa merubah itu semua, itulah jihad kita

    salut untuk perjuangan temen2 dari PKS seperti ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan anggota fraksinya ada yang hafis alquran. yang terus mencontohkan keteladanan dan perubahan salut dan semoga istiqomah

    salut juga temen2 yang memberdayakan zakat yang bersih dan amanah, sehingga ada RS Bersalin gratis,mobil jenazah gratis, mobil sekolah gratis, dll.

    salut untuk perjuangan ulama-ulama yang terus berjuang mencerdaskan spiritual umat

    lawan mereka yang dipengaruhi amerika seperti Gusdur, Nur Muhammad SQ, siti Mufdah, Ulil Absar Abdallah (islam Liberal), Dawam Rahardjo, azumardi Azra, dll

    kalau kita bisa melakukan revolusi (perubahan, insyaallah umat islam akan bersatu dengan izin allah, jika kita istiqomah di jalan Allah, insyaallah kita akan kuat dan amerika pun akan takut.

    al anfal 12′ sesungguhnya Allah bersama kamu, maka teguhkan pendirianmu, kelak Allah akan menghujamkan rasa takut dalam hati orang kafir

  155. 164 akhifillahi 30 November 2007 pukul 3:15 pm

    sejuki ana salut pada anda….banyak meluangkan waktu untuk mengurusi masalah umat…..sementara saat ini orang dah pada sibuk korupsi dan memperkaya diri.

    ana sarankan dan dukung sejuki jadi presiden indonesia 2009, gantiin SBY, jadikan indonesia negara seperti iran yang ditakuti oleh amerika, menteri ekonominya pilih yang seperti muhammad yunus dari banglades yang peduli pada rakyat, bukan seperti miranda gultom, budiono, dll, koruptor semua.
    menteri pertahanan yang sholeh dan cerdas bukan menteri pertahanan yang kong kalingkong dengan DPR makan duit untuk sarana dan prasarana militer
    menteri agamanya yang sholeh dan cerdas bukan yang makan duit ibadah haji
    dll…ca..pek.. deh kalau disebutkan satu persatu…….

    inilah ladang jihad yang menantang…kalau berhasil kita tanggulangi…lebih dahsyat dari bom apapun…
    lawan musuh dengan bermain cantik (dengan kecerdasan dan keimanan)

    perkuat kecerdasan dan mental umat islam, yang bisa lebih cerdas melawan kaum kuffar, tidak bermental putus asa seperti yang ditunjukkan oleh amrozi dengan bomnya asal-asalannya, tapi bom yang terarah dan fokus pada militer amerika

    negara kita di bom ekonomi oleh comdesus (tokoh yahudi) aja dah empot-empotan, karena pondasi ekonomi kita bukan pondasi ekonomi islam

    hukum mati koruptor

    buang hukum buatan belanda, ganti dengan hukum islam

  156. 165 M. Sejuki 1 Desember 2007 pukul 11:57 am

    @akhifillahi

    Alhamdulillah. Luar biasa….!!!

    Saya terharu Mas, atas beberapa uraian anda di atas. Terus terang tanpa saya sadari air mata saya menetes saking terharunya.Ternyata pandangan anda cukup luas kalau tidak boleh saya katakan amat luas. Namun tentang Imam Samudra dan Amrozi Cs, rupanya masih belum ada titik temu diantara kita. Tapi, Insya Allah titik temu itu akan kita temukan dengan izin Allah tentunya.

    Terhadap kondisi kaum muslimin yang anda gambarkan di atas, tidak ada kata lain yang dapat saya sampaikan kecuali, setuju….!!!!!!

    Memang kondisi kita, ya… seperti yang anda gambarkan di atas. Mengenaskan sekaligus memprihatinkan. Harapan anda agar adanya perbaikan dari kondisi yang anda gambarkan tsb sebenarnya merupakan harapan saya juga dan saya fikir juga merupakan harapan kita semua seluruh kaum muslimin tanpa kecuali. Membereskan atau dengan kata lain mengeluarkan ummat dari keterpurukan tsb memang benar merupakan “ladang jihad”, namun membalas baik secara fisik maupun non fisik atas pembantaian demi pembantaian yang telah dilakukan oleh kaum kuffar juga merupakan “ladang jihad”. Keduanya harus seiring sejalan. Kenapa? Karena kondisi saat ini sudah kondisi “PERANG” bukan kondisi damai. Kenapa kondisi perang? Karena sebagian tubuh kita telah disakiti dengan senjata-senjata yang amat bahkan super canggih. Ratusan ribu kaum muslimin sudah dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya, belum lagi pelecehan HAM dan penghinaan yang tidak tedeng aling-aling seperti kita lihat kasus-kasus pada penjara “Abu Ghraib”, “Guantanamo” dan tempat penyiksaan dan penjara-penjara misterius lainnya. Sungguh menjijikkan…!!!!!

    Karena kondisinya sudah kondisi perang, maka pada setiap jengkal tanah di bumi Allah ini adalah area perang. Oleh karena itu, maka setiap kita yang muslim adalah tentara Allah tanpa kecuali, suka atau tidak suka, terpaksa atau suka rela sebenarnya harus ikut berperan aktif sebagai tentara Allah tsb.

    Bagaimana cara berjihad dalam konteks perang tsb? Rasulullah SAW dalam sebuah hadits sudah membagi dalam tiga kelompok yaitu mereka yang berjuang melawan/berjihad “DENGAN TANGAN” berarti dengan kekuatan fisik, “DENGAN MULUT/KATA-KATA berarti dengan ghazwul fikri (perang pemikiran) yang antara lain sebagaimana yang sedang kita diskusikan saat ini dan yang terakhir berjuang/berjihad “DALAM HATI” yaitu hanya dengan mengandalkan do’a semata. Yang berjuang/berjihad dalam hati inilah kata Rasulullah seorang muslim yang “selemah-lemahnya iman”. Dalam konteks hadits tsb, maka dapat diartikan bahwa mereka yang berjuang/berjihad “DENGAN TANGAN” itulah kelompok yang “sekuat-kuatnya iman”, sedangkan mereka yang berjuang/berjihad “DENGAN MULUT/KATA-KATA” itulah kelompok yang “imannya tengah-tengah”.

    Bagaimana dalam konteks Imam Samudra, Amrozi dkk? Tegas saya katakan, tepatnya tegas sesuai dengan apa yang tercantum dalam konteks hadits di atas merekalah sebenarnya kelompok yang Rasulullah golongkan sebagai kelompok yang “sekuat-kuatnya iman” yaitu yang berjuang/berjihad melawan secara fisik. Pertanyaannya adalah, kenapa di Indonesia, tepatnya di Bali? Maka orang yang bertanya tsb akan ditanya balik, bukankah kondisinya sudah dalam kondisi perang, tepatnya Islam telah diperangi? Karena sudah dalam kondisi perang, bukankah setiap jengkal tanah di permukaan bumi Allah ini juga adalah area perang? Bukankah negara Indonesia tepatnya Bali juga merupakan bumi Allah yang otomatis juga termasuk dalam area perang?

    Lalu timbul pertanyaan lain lagi, yang di Bali kan bukan kafir harbi, tetapi kafir dzimmi? Itupun akan ditanya balik, bagaimana cara kita membedakan kafir harbi dan kafir dzimmi dalam kondisi seperti sekarang ini? Bukankah negara-negara yang tergabung dalam kelompok Amerika Cs pembantai kaum muslimin terutama di Afghanistan dan Iraq jauh-jauh hari sudah memberikan travel warning (peringatan keras) kepada warga negaranya masing-masing agar tidak bepergian ke Indonesia terutama ke Bali? Bukankah negara-negara kuffar tsb melaksanakan program wajib militer kepada setiap warga negaranya? Beralasankah kalau bule-bule yang sedang bermaksiat ria di Paddys Pub dan Sari Club murni dikatakan sipil atau lebih tepatnya lagi kafir dzimmi? Katakanlah benar itu sipil kuffar tetapi sipil kuffar yang sedang bermaksiat ria, Insya Allah dalam konteks syar’i itu masih dibenarkan karena jika kita kembalikan ke konteks ayat di atas :

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Maka sangatlah jelas bahwa dalam konteks perang, Islam itu sangat menekankan kesetaraan (Qishash), tetapi jangan berlebihan dalam artian, jika musuh membunuh sipil muslim 2 orang, kitapun dibolehkan membunuh sipil musuh 2 orang. Yang tidak dibolehkan (berlebihan) dalam konteks Syar’i adalah musuh bunuh sipil 2 orang kita membalas dengan membunuh sipil musuh 3 orang atau lebih. Ini yang dimaksud berlebihan. Kalau kita mau jujur tentang korban yang di Bali itu masih jauh dari setara dibandingkan dengan korban yang dibantai oleh kaum kuffar America Cs yang ratusan ribu orang lebih itu. Saya tidak tahu apakah anda mau merenung dan memahaminya atau tidak, itu hak anda. I hope your mind comprehend about war of according to Islam rule.

    Kemudian pertanyaan lainnya datang lagi, kenapa harus mengorbankan orang Islam sendiri? Bukankah terdapat beberapa orang Islam yang juga jadi korban? Pertanyaan seperti ini pun akan ditanya balik pula, kenapa orang yang mengaku orang Islam mendekati bahkan ikut bekerja di tempat-tempat maksiat yang jelas-jelas diharamkan oleh Allah SWT? Pantaskah (maaf sebelumnya) orang-orang Islam seperti itu masih mengaku sebagai orang Islam? Kemudian kalau sudah berbicara bom, bisakah dihindari jatuhnya korban sipil?

    Ada hal lain yang luput dari perhatian kita dalam konteks bom Bali tsb terutama kelompok Islam seperti anda (mohon maaf sebelumnya) dan kebanyakan kawan-kawan muslim lainnya, yaitu kondisi ummat pada saat pasca peristiwa bom bali 2002 tsb. Kita orang-orang Islam kebanyakan yang ada di Indonesia rame-rame secara berjamaah menghujat, mencaci-maki dengan berbagai tuduhan kepada kelompok Imam Samudra, Amrozi dkk seperti penghancur citra Islam lah, orang-orang pengecut lah, orang-orang Islam yang putus asa lah dll dsb. Tidakkah anda melihat di belahan bumi lainnya seperti di Palestina, Afghanistan, Iraq, Pakistan, Iran dan kebanyakan rakyat di negara-negara Islam lainnya justeru turun rame-rame turun ke jalan-jalan dengan suka cita yang mendalam bahkan banyak diantara mereka yang meneteskan air mata saking terharunya dengan peristiwa bom Bali tsb sambil meneriakkan “Hidup Osama, Imam Samudra dan Amrozi Cs”, “Go to Hell Amerika Cs” dll. Tidakkah anda memperhatikan semuanya itu wahai saudara-saudaraku yang mau berfikir?

    Terjadinya bom Bali jelas membuat dunia terutama kaum kuffar marah, mengecam, habis-habisan mencaci-maki dll. Anehnya kok kita orang-orang Islam kebanyakan yang di Indonesia ikut-ikutan seperti itu sementara justeru saudara-saudara kita yang sedang dijajah, dibantai dan ditindas justeru bersuka cita dan pelakunya malah dielu-elukan sebagai “Pahlawan”? Kenapa kita kaum muslimin kebanyakan yang di Indonesia bersikap seperti itu? Kalau sudah demikian sikap kita, lalu apa bedanya kita dengan kaum kuffar tsb yang juga meneriakkan hal yang sama kepada Saudara kita Imam Samudra dan Amrozi Cs? Betul tidak? Coba anda renungkan dulu walau cuma sejenak. Kenapa kita jadi ikut latah seperti itu? Jawabannya mudah sekali, karena ledakan bom tsb terjadinya di Indonesia. Coba kalau terjadinya di negara muslim yang lain tentu kita tidak ikut-ikutan kebakaran jenggot seperti itu. Iya kan? Jujur saja sekali lagi…… iya kan?

    Kalau kita simak lebih teliti dan mendalam lagi, permasalahan ini sangat menarik untuk kita bahas bersama saudaraku.

    Dari sejak awal, saya sudah katakan bahwa saya sangat miris dan prihatin serta sangat menyayangkan sikap kebanyakan kaum muslimin yang ikut-ikutan mencaci-maki Imam Samudra dan Amrozi Cs dengan berbekal pengetahuan yang tidak kaffah. Kaum muslimin tersekat-sekat karena sudah termakan “konsep kebangsaan” bukan konsep yang semestinya yaitu konsep “Ukhuwah dan Persaudaraan”. Konsep kebangsaan inilah yang sangat membelenggu kita kaum muslimin selama ini. Ketika saudara-saudara kita dizhalimi bahkan dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya di belahan bumi lainnya katakanlah di Palestina, Afghanistan dan Iraq. Dengan begitu mudahnya kita akan berkata oh, itukan urusan Palestina, Afghanistan dan Iraq bukan urusan negara dan Pemerintah kita, yang penting kan negara kita aman-aman saja. Dengan sikap seperti itu kita tanpa sadar (atau memang sudah sadar?) sebenarnya kitalah yang telah mengoyak-ngoyak, menggerogoti dan menghancurkan Islam dari dalam. Bukan kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs seperti yang telah anda dan kebanyakan kaum muslimin tuduhkan. Dan inilah sebetulnya yang paling diinginkan oleh Amerika Cs. Seperti umpamanya si “Dajjal” George W Bush berkata: Udah deh, kita hancurkan saja Afghanistan dan Iraq. Kan orang Islam yang lain tidak akan berani juga membela dalam artian membantu secara fisik karena jika tidak akan bertentangan dengan konsep “kebangsaan” yang telah dianut selama ini bahwa Pemerintah Islam yang satu tidak boleh mencampuri urusan pemerintah Islam yang lainnya meskipun pemerintah Islam tsb diserang oleh negara kuffar.

    Oh ya, satu hal lagi yang menurut saya perlu untuk kita renungkan bersama. Bagaimana kalau kita berandai kata. Seandainya katakanlah Amerika Cs menyerang Indonesia yang mayoritas Muslim ini, berantakan hancur lebur diluluh lantakkan oleh bom dan persenjataan canggih lainnya oleh Amrerika Cs tsb. Korban sipil juga banyak bahkan mencapai ratusan ribu yang berjatuhan. Bagaimanakah kira-kira perasaan kita, jika negara-negara muslim lainnya tidak peduli sama sekali tentang penderitaan kita? Kemudian kita mendengar berita tahu-tahu di komunitas kuffar katakanlah Hotel atau tempat rekreasi di negara Islam yang lain ternyata diserang sekelompok saudara kita di negara muslim tsb dengan bom dan banyak berjatuhan korban sipil dari kelompok kuffar tsb. Kira-kira perasaan kita yang lagi diperangi oleh Amerika merasa senang atau berduka?

    Sampai disini dulu penjelasan dari saya. Perlu saya sampaikan bahwa uraian-uraian saya di atas diambil dari bukunya Imam Samudera berjudul “AKU MELAWAN TERORIS” yang saya edit dan saya tambah sedikit-sedikit berdasarkan pengembangan pemikiran saya pribadi.

    Saya berharap anda, terutama kelompok muslim yang suka berteriak miring terhadap kelompok Imam Samdra dan Amrozi Cs dengan cap-cap yang sebenarnya sangat menyakitkan ditinjau dari sudut pandang “SYAR’I” dapat memberikan tanggapannya dengan harapan agar diskusi ini benar-benar hidup dan memperoleh titik temu yang elegan secara Syar’i.

  157. 166 M. Sejuki 2 Desember 2007 pukul 5:24 pm

    @Teman_Amrozi

    Apa kabar saudaraku?
    Pada kemana saja anda, kok tidak muncul-muncul?

  158. 167 Teman_Amrozi 3 Desember 2007 pukul 11:32 am

    @M. Sejuki
    Masih ada mas. Setelah membaca komen2 mas, saya jadi makin sadar bahwa teman saya (Amrozi cs) adalah pejuang Islam.

  159. 168 M. Sejuki 3 Desember 2007 pukul 8:03 pm

    @Teman_Amrozi

    Syukurlah kalau begitu. Dari sejak awal saya sudah meyakini bahwa anda dapat memahaminya. Namun saudara-saudara kita yang lain kan kita belum tahu? Saya masih ragu apakah saudara-saudara kita tsb bisa memahaminya. Mudah-mudahan mereka juga dapat memahaminya.

    Yah… kita tunggu saja lah komen mereka.

  160. 169 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 3:45 pm

    amerika dan israel dan kaum kuffar selalu menggunakan berbagai cara menghancurkan umat islam

    ketika dengan perang terbuka, mereka selalu kesulitan karena umat islam adalah umat yang tangguh dalam peperangan,

    dengan semangat jihad dan mati syahidnya umat islam ditakuti dimedan perang

    amerika yang di bekingi oleh yahudi (di alquran dikatakan yahudi/bani israel dikaruniai kelebihan termasuk kecerdasan)putar otak dan mereka menggunakan cara yang lebih cerdas yaitu fitnah

    dengan menngunakan amrozi, imam samudera, dll, mereka memfitnah umat islam sebagai perusak / tukang bom
    dan umat islam dipengaruhi opininya supaya mempercayai buku “aku bukan teroris” karangan amerika yang berisi pembenaran tindakan dengan menukil ayat-ayat alquran dengan tafsiran yang ngaco oleh ulama gadungan dan ahli tafsir alquran gadungan imam samudera

    salut to yahudi dengan kecerdasannya…yahudi cerdas..tetapi Allah maha cerdas dan maha berkuasa…Allahuakbar
    semoga allah menguak kebusukan yahudi dan nasrani sehingga umat muslim tidak terpengaruh opininya dan terhindar dari fitnah….

  161. 170 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:00 pm

    pendukung amrozi perbanyaklah baca buku tafsir alquran dari ahli tafsir/ulama yang teruji kezuhudan dan keilmuannya.

    sedangkan imam samudera menafsirkan alquran menurut versinya dan sangat diragukan keahliannya dalam ilmu alqur’an

    imam samudera ga jauh berbeda dengan lia eden,dan aliran sesat lainnya yang menafsirkan dan menambah-nambah alquran menurut kehendak sendiri. siapapun bisa kalau hanya menafsirkan ngaco, lia eden, islam jamaah, al qiyadah, semuanya ngaco, dan pengikut ngaconya gak sedikit, ribuan, karena umat islam ktp masih banyak, dan mudah dipengaruhi.

    untuk pendukung amrozi, cerdaskan diri anda dong, jangan mudah ketipu oleh amrozi

  162. 171 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:12 pm

    tindakan amrozi itu seperti ilustrasi berikut:

    amrozi tidur di asrama, satu kamar berisi 20 penghuni.

    ketika tidur malam, amrozi di gigit nyamuk, untuk mematikan nyamuk tersebut yang mengganggu, amrozi menggunakan baygon semprot yang sangat banyak, sehingga tidak hanya nyamuk yang mati tetapi 19 0rang temennya juga yang satu kamar mati semua.

    ilustrasinya seperti itu.

    tindakannya sangat bodoh dan pahlawan kesiangan, yang membahayakan umat islam

    efeknya lihat…ulama-ulama indonesia diincar dan ditangkap oleh amerika, seperti abubakar basyir, beliau ditahan di cipinang gara-gara amrozi
    padahal terbukti oleh pengadilan abu bakar basyir tidak, bersalah

    berapa banyak waktu abu bakar basyir yang terbuang, dan pengajaran ahlak dan ilmu agama terhenti selama dia dipenjara ini gara-gara baygon semprot amrozi

    temen-temen saya yang kuliah S-2 di Australia dan Amerika diperiksa dan di geladah dan dicurigai dan bahkan diculik dan di ancam dibunuh, sehingga ketenangan mereka belajar terganggu..ini gara-gara baygon semprot amrozi

    dan banyak lagi….ini kan memang skenario amerika dan yahudi, untuk program menghabisi ulama islam, dengan fitnah bahwa islam adalah teroris yang ditebarkan melalui amrozi cs

  163. 172 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:32 pm

    ini beberapa program/skenario menghancurkan islam dengan kecerdasan atau secara halus :

    1.islam liberal, yang berbasis di utan kayu, yang ditukangi oleh ulil absar abdala, gusdur (bukan NU),dawam rahardjo, azumardi azra,siti mufdahmulia, dengan corongnya kompas
    mengobrak abrik agama islam dengan menuhankan logika dan pemikiran yang terbatas

    2.aliran sesat, seperti lia eden, islam jamaah dengan nabinya mirza ghulam, alqiyadah, NII, qur’an suci, dll

    3.media televisi di indonesia yang 100 persen berisi acara yang sangat merusak

    4.sistem ekonomi indonesia yang menggunakan sistem ekonomi kapitalis

    5.produk wiralaba seperti Mc Donald,pizza hut, dll

    6.budaya korupsi yang dihasilkan dari proses pembodohan dan kemiskinan,

    7. dan yang paling berbahaya adalah BOM AMROZI, mengatasnamakan islam, fitnah

    8 anggota DPR korup
    9 pemerintahan korup
    10.hukum lemah buatan belanda

  164. 173 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:47 pm

    kalau anda mau berjihad ikutilah jejak:
    1. misalnya aa gym dengan JIHAD DI BIDANG AKHLAK
    2. dompet duafa DSUQ dengan program rumah sakit bersalin gratisnya, mobil pelajar gratisnya, sekolah gratisnya untuk anak-anak tak mampu, pemberdayaan pertanian berbasis umat,JIHAD DI BIDANG EKONOMINYA
    3. Iran dengan program nuklirnya sebagai teknologi pertahanan dan ipteknya, JIHAD DI BIDANG TEKNOLOGI
    4. Dr. taufiqurahman ahli fisika pakar baja lulusan terbaik jepang, belajar dengan sungguh-sungguh dan bekerja serta mengabdi mengembangkan teknologi tersebut di Indonesia, JIHAD DI BIDANG IPTEK
    5. dll

    mereka merupakan “bom” terbaik islam

    sedangkan amrozi apa yang dihasilkannya, cengar-cengir di tv, dan bangga karena fitnahnya berhasil mengganggu jihad pejuang2 islam diatas

  165. 174 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 5:47 pm

    semoga tulisan diatas, dibaca oleh pendukung amrozi, sehingga mereka segera bertaubat dan menyadari bahwa bom amrozi hanyalah sandiwara amerika dan yahudi untuk memfitnah umat islam dan dengan fitnah tersebut amerika dan yahudi punya alasan dan legitimasi untuk menyerang umat islam lebih intensive,

    sedangkan jihad yang sesungguhnya adalah memperbaiki diri,keluarga, dan masyarakat lebih baik.

    ingat islam di siarkan bukan dengan kekerasan, tapi dengan kemuliaan

    baca alquran dan hadis sebagai sumber pedoman kebenaran,

    kritislah ketika membaca karangan manusia seperti “aku bukan teroris” karangan imam samudera, yang ditulis oleh bukan seorang ahli tafsir tapi perakit bom binaan amerika
    dan yahudi,

    islam maju tidak perlu pendapat dan terpengaruh oleh opini orang seperti amrozi dan pendukungnya, islam maju karena allah yang menjaganya….Subhanallah…Allahu akbar….

  166. 175 M. Sejuki 6 Desember 2007 pukul 6:18 am

    @akhifillahi

    Kekaguman saya kepada anda luntur lagi drastis jeblog ke titik terendah. Anda tidak menghargai sama sekali opini kaum muslimin di luar sana sesaat setelah terjadinya bom Bali. Anda tidak mau peduli ayat yang saya sebutkan

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    yang maksudnya bahwa Islam itu dalam konteks apa pun termasuk dalam konteks perang sangat menekankan tentang hukum kesetaraan (Qishash) tetapi tidak boleh berlebihan dalam artian musuh membunuh sipil Muslim 2 orang orang, maka Muslim pun boleh membunuh sipil musuh 2 orang. Yang berlebihan itu adalah Muslim membunuh sipil musuh 3 orang atau lebih.

    Anda tidak mau peduli tempat seperti apa Paddys Pub dan Sari Club. Anda tidak mau peduli kenapa Imam Samudra dan Amrozi Cs melakukan semua itu. Bahwa Bom Bali itu terjadi sebagai akibat dari suatu sebab. Mungkinkah tragedi “Bom Bali” terjadi tanpa ada sebab? Anda tidak mau peduli muslim di luar sana dibantai, dilecehkan, harga dirinya dikoyak-koyak, tanah airnya dicaplok, infra strukturnya dihancurkan, tahanan muslim yang rupanya (bukan?) saudara anda sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits bahwa sesama muslim itu bersaudara yang disiksa, dilecehkan, ditelanjangi dengan sangat memalukannya di penjara Abu Ghraib, Guantanamo dan penjara misterius-misterius lainnya. Anda tidak mau peduli bahwa kaum kuffar sudah memerangi Islam. Anda tidak mau peduli bahwa dari mulut si “DAJJAL” George W Bush sudah terlontar kata “CRUSADE” artinya “PERANG SALIB”. Bahkan anda tidak peduli sedikit pun tentang “HARI AKHIRAT”. Anda dan kebanyakan muslim di Indonesia tidak mau peduli dengan semuanya itu.

    Yang anda dan kebanyakan kaum mislimin di Indonesia pedulikan adalah diriku, keluargaku, teman terdekatku, handai taulanku, kotaku, negeriku, bangsaku, negaraku, nyawaku. Yang terparah lagi adalah anda dan kebanyakan kaum Muslimin di Indonesia “TAKUT” dimurkai Amerika Cs sehingga rela mengorbankan apa pun bahkan harga diri sekali pun asalkan disanjung, disayang, di……. (banyak lagi lah di-nya yang serba menyenangkan dari segi duniawi) oleh Amerika Cs.

    Luar biasa memalukannya dipandang dari sudut pandang “SYAR’I”……!!!!!!

    Saya teringat dengan sebuah hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa nanti ummat beliau akan ditimpa yang namanya “AL WAHN”. Para sahabat bertanya tentang Al Wahn tsb. Beliau menjawab “HUBBUDDUN-YA WA QARAHIYATU AL MAUT” (CINTA DUNIA TAKUT MATI).

    Nah, rupanya “AL WAHN” itu sudah menimpa kepada anda dan kebanyakan kaum muslimin yang ada di Indonesia ini sebagaimana yang digambarkan oleh Rasulullah di atas.

    Anda mengatakan “Islam maju tidak perlu pendapat dan terpengaruh oleh opini orang seperti Amrozi dan pendukungnya”. Berarti yang anda peduli adalah Islam maju di bawah kendali Amerika Cs? Bagaimana bisa maju kalau begitu? Maasyaa Allah………..!!!

    Kemudian anda mengatakan agar para pendukung Amrozi bertobat. Nah, ini lebih keterlaluan lagi. Fikiran anda itu (maaf) ternyata sangat cetek, hanya berfikir “ISLAM” dalam konteks ke Indonesian semata. Kalau begitu puluhan ribu bahkan ratusan ribu kaum muslimin yang turun ke jalan-jalan seperti di Palestina, Afghanistan, Iraq, Iran, India, Pakistan dan banyak kaum muslimin lainnya di negara-negara lain yang sangat gembira bahkan banyak yang meneteskan air matanya mendukung gerakan Imam Samudra dan Amrozi Cs dan bahkan kelompok Imam Samdra dan Amrozi Cs mereka elu-elukan sebagai pahlawan; kenapa tidak anda anjurkan untuk ber”TOBAT” juga…????????????????????????!!!

    Kenapa anda tidak ber “MUHASABAH” (introspeksi diri) bahwa sesungguhnya andalah yang harus bertobat? Kenapa? Karena anda dan kebanyakan kaum muslimin di Indonesia, itulah yang tanpa anda sadari sebenarnya adalah antek-antek Amerika Cs. Bukan Imam Samudra, Amrozi dkk.

    Kenapa anda dkk tidak menyadarinya wahai saudaraku?

  167. 176 akhifillahi 6 Desember 2007 pukul 10:06 am

    saya tidak perlu kekaguman dari anda sejuki,
    saya cukup bahagia bersama Allah SWT,
    bersama kebenaran yang hakiki

    saya tidak akan mempengaruhi anda, karena masalah hidayah itu urusan Allah,
    saya cuma mengingatkan anda untuk segera bertaubat,
    itulah kewajiban (fardu kifayah) yang saya lakukan

    saya yakin sulit untuk anda bertaubat
    kecuali anda menghilangkan egoisme anda
    dan mendengarkan hati nurani dan banyak belajar lagi ilmu agama

    sulit memang, lia eden, al qiyadah,ulil absar abdala,amrozi, dawam rahardjo, gusdur, dll..mereka hatinya sudah keras dan sulit menerima kebenaran

    yang saya lakukan hanya mengingatkan, sampai itu saja kewajiban saya dan mendoakan semoga Allah memberikan hidayah

    Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al-A’raaf: 179).

  168. 177 akhifillahi 6 Desember 2007 pukul 10:12 am

    hukum kesetaraan (Qishash)dimana amerika membunuh sipil 2 orang lalu kamu mencari sipil amerika 2 orang untuk dibunuh sebagai balasan qishas yang setara menurut anda adalah PEMIKIRAN YANG NGACO

    jika tentara amerika memperkosa 2 orang perempuan muslim, anda juga akan membalas (qishas) dengan mencari 2 orang perempuan amerika dan anda perkosa juga

    jika amerika membunuh 2 orang bayi muslim anda juga akan membalas dengan mencari 2 orang bayi amerika untuk anda bunuh

    jika pemikiran kamu seperti itu sejuki….KAMU ITU BINATANG

  169. 178 M. Sejuki 6 Desember 2007 pukul 1:23 pm

    @Akhifillahi

    Kasusnya berbeda apabila Amrozi dkk membom pasar, rumah sakit atau tempat keramaian lainnya yang jelas-jelas tidak ada Amerika Cs nya dan tempat maksiatnya. Itu saya akan kutuk keras, sekeras-kerasnya. Harap anda renungkan itu!!!

    Islam memang mengajarkan kesetaraan, dan itu memang dibolehkan sesuai dengan ayat yang saya sebutkan sebelumnya, tetapi tidak bodoh seperti anda (maaf sebelumnya). Orang memperkosa 2 orang terus kita juga memperkosa 2 orang, kemudian apabila kafir membunuh 2 bayi terus kita juga bunuh 2 bayi, itu namanya Islam yang bodoh sebodohnya. Kalau ini kasusnya, ya dilihat apa hukum zina dan apa hukum membunuh bayi. Cari, begitu ketemu pelakunya bunuh. Kalau musuh dengan bom? Ya dengan bom juga dong. Masa dengan petasan. Kok bodoh amat sih?

    Oke, begini saja. Kalau kami yang berbeda pemahaman katakanlah seperti saya M. Sejuki dan Teman_Amrozi atau mungkin ada lagi yang lainnya yang sepemahaman dengan kami anda katakan “BINATANG”

    Maka ratusan ribu kaum muslimin yang turun ke jalan-jalan di negara-negara muslim yang lain pasca bom Bali mengelu-elukan Osama, Imam Samudra, Amrozi dkk yang melakukan perlawanan dengan tangan (kekuatan) berarti mereka-mereka kaum muslimin tsb adalah “BINATANG” juga kan?

    Begitukah?

  170. 179 Teman_Amrozi 6 Desember 2007 pukul 2:21 pm

    @Akhifillahi

    Kayaknyanya mas memang tidak bisa mengerti, hati mas sudah tertutup oleh paham2 kebangsaan, demokrasi, dll yang bersumber dari barat. Sadarlah mas. Jihad tidak hanya dengan “lembut” seperti yang mas sebutkan, tetapi juga dengan “tegas”.

    Semoga blog ini dibaca oleh orang2 muslim yang selalu menghujat teman saya (Amrozi cs), sehingga mereka segera bertobat.

    Amin~~~~~

  171. 180 akhifillahi 7 Desember 2007 pukul 10:17 am

    sejuki… ribuan orang yang anda katakan mengelu-ngelukan amrozi itu, tidak pernah ada, itu hanya dibuat-buat

    anda kan menginginkan kesetaraan, ketika saya sodorkan kesetaraan yang anda maksud, anda mengelak, jelas betapa setan telah mempengaruhi otak anda untuk selalu menolak kebenaran yang sesungguhnya,

    paham kebangsaan dan demokrasi versi barat yang disebut “teman amrozi” jelas bukan pegangan saya, jadi anda ngawur dan

    sejuki dan temannya amrozi saya tidak peduli dengan kebodohan anda, insyaalah masyarakat indonesia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang ngawur seperti anda

    sejuki dan pendukung amrozi seperti orang sakit, dan kita sebagai umat muslim wajib mengobatinya, selama masih belum sembuh memang merepotkan, namun kesembuhannya kita serahkan pada kehendak Allah, apakah sembuh sembuh atau meninggal dalam sakitnya, kita serahkan pada Allah

    “Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh”. (Al-A’raaf: 199)

  172. 181 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 1:57 pm

    @akhifillahi

    Ha… ha… ha… tenang saja Mas. Tidak perlu terlalu tegang, santai saja. Kita ini kan diskusi, dan dalam diskusi ini bukan untuk mencari menang – kalah tetapi untuk mencari kebenaran yang hakiki berdasarkan hukum-hukum Allah bukan berdasarkan hukum manusia dan juga bukan berdasarkan pandangan ke Indonesiaan semata.

    Anda mengatakan:

    ^^^sejuki… ribuan orang yang anda katakan mengelu-ngelukan amrozi itu, tidak pernah ada, itu hanya dibuat-buat^^^

    Komen: Siapa yang membuat-buat? Kan televisi dan koran-koran yang menyiarkan, bukan di Indonesia lho tetapi di negara-negara lain yang muslim, terutama seperti di Palestina, Afghanistan dan Irak juga di beberapa negara-negara muslim lainnya. Anda saja barangkali yang tidak nonton telivisi pasca bom Bali tsb. Atau menonton, cuma tidak mengakuinya. Ha… ha… ha… (Tenang saja Mas, biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu)

    Anda mengatakan:

    ^^^anda kan menginginkan kesetaraan, ketika saya sodorkan kesetaraan yang anda maksud, anda mengelak, jelas betapa setan telah mempengaruhi otak anda untuk selalu menolak kebenaran yang sesungguhnya,^^^

    Komen: Kan sudah saya jawab, bukan mengelak. Kalau hukum zina dimana musuh memperkosa muslimah 2 orang, terus dibalas wanita musuh juga harus diperkosa 2 orang. Lalu siapa yang jadi Algojonya memperkosa 2 orang wanita musuh tsb? Kalau seperti itu pemahamannya, saya mau kok jadi algojonya (pemerkosanya) asalkan “AKHIFILLAHI” yang nanggung dosanya. Enak lagi (he… he… he…). Teman_Amrozi juga mau jadi Algojonya (pemerkosanya) asalkan “AKHIFILLAHI” yang nanggung dosanya. Bagaimana saudaraku Teman_Amrozi? Ah, kagak usah ditanya, anda juga pasti mau kok. Kan enak. Ha… ha… ha…

    Anda mengatakan:

    ^^^paham kebangsaan dan demokrasi versi barat yang disebut “teman amrozi” jelas bukan pegangan saya, jadi anda ngawur^^^. Kemudian anda tulis lagi:

    ^^^sejuki dan temannya amrozi saya tidak peduli dengan kebodohan anda, insyaalah masyarakat indonesia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang ngawur seperti anda^^^

    Komen: Ha… ha… ha… Senjata makan tuan. Katanya tidak berfaham kebangsaan, tapi nyatanya tuh anda tulis “Insya Allah Masyarakat Indonseia…..dst”. Nah, apa tidak berpaham kebangsaan itu namanya?

    He… he… he… lucu tapi bodoh….!!!

  173. 182 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 2:01 pm

    @akhifillahi

    Mas, lain kali kalo mau bikin lelucon jangan bodoh-bodoh seperti.

    Cari lelucon yang cerdas dong…..???!!!!!

    Ha… ha… ha…

  174. 183 Teman_Amrozi 7 Desember 2007 pukul 2:22 pm

    @akhifillahi
    Wah, ternyata memang mas tidak peduli sama saudara2 muslim di belahan dunia lain yang tertindas, terjajah, dan menderita. Msa dan kebanyakan warga Indonesia, bahkan sampai ulama2nya juga sudah dibutakan oleh pikiran duniawi.
    Sudah saya katakan, jika mas ingin menafsirkan suatu ayat, tanyakan kepada ahlinya. Jika ayatnya tentang perang, tanya sama ulama yang pernah berperang, jangan tanya ulama2 yang tiap hari cuma bisa “pergi ke pengajian, ceramah, pulang, tidur”.

    Contoh ketika tragedi WTC yang banyak menewaskan warga AS terjadi, ulama2 di indonesia menyerukan kepada ummat agar mendonorkan darah, memberi bantuan, dsb. Sedangkan kebalikannya, bertahun2 Amerika dkk menjajah negara2 muslim, tidak ada seruan untuk membantu. BUSYEEEETTT…, itulah bukti bahwa banyak ummat Islam yang tidak peduli sesamanya. Contohlah teman saya, Amrozi cs. Mereka sangat peduli pada saudaranya, sampai rela mempertaruhkan nyawa berjihad di Afghanistan. Bahkan saat divonis mati pun dia cuma senyum2 aja, karena dia tau semua orang bakalan mati.

    Seandainya saya George W. Bush, saya pasti akan tertawa senang membaca komen2 mas.

  175. 184 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 2:30 pm

    @Teman_Amrozi

    Benar Mas. Itulah Islam yang tahunya duniawi melulu. Yang penting Amerika Cs senang. Busyetttttt, kualat sekali!!!

    Coba anda baca komen saya di atas, Akhifillahi menjilat ludahnya sendiri. Ha… ha… ha…

  176. 185 Teman_Amrozi 7 Desember 2007 pukul 2:50 pm

    @M.Sejuki
    Sudah mas, jangan diketawain lagi. Ntar dia malah makin marah dan ga mau tobat, hehe(2000x).

  177. 186 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 2:55 pm

    @Teman_Amrozi

    Masa ketawa tidak boleh?

    Lhaaaa… kalo ditahan kan ketawanya bisa-bisa lewat bawah. Rem angin.

    Rem anginnya kira-kira bunyinya begini:

    George W Bushhhhhhhh………

    Ha… ha… ha…

  178. 187 cucu_amrozi 7 Desember 2007 pukul 2:59 pm

    yang enak to kalo kita semua mikirin ini dengan sikap tenang :
    pertama-tama duduk yang manis.
    kemudian dengan ditemani sebatang L.A menthol mulailah berpikir.
    sebagai cucunya gue seneng banget kalo kake gue dihukum pancung aja, pasti lebih cepat masuk surga.

  179. 188 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 3:05 pm

    @cucu_amrozi

    Emangnya Amrozi udah punya cucu?

    Sampeyan itu cucu yang ke berapa sih? (He… he… he…)

  180. 189 cucu_amrozi 7 Desember 2007 pukul 3:20 pm

    astaghfirullah,,kakek ozi belum konfirmasi ke pers ya,,,
    kakek ozi ayah dari ibunya bapa dari pamannya tante biungnya pa’lenya bapanya ibu saya.
    hua,,,ha,,ha,,ha
    semoga kakek ozi selalu dirahmati allah dan masuk surga yang banyak bidadarinya
    karena waktu didunia kakek ozi sangat kesepian hee,hee

  181. 190 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 3:31 pm

    @Teman_Amrozi

    Orang yang satu ini kayaknya mencurigakan. Ngomongya sudah mulai ngelantur kayak si Akhifillahi. Jangan-jangan si Akhifillahi atau kawannya yang lain. Kan, nama kita dulu itu sempat dicatut (he… he… he…).
    Saya tanya dulu ya ke dia?

    @cucu_amrozi

    Aduh cucu amrozi yang caem ‘n ganteng.

    Kamu udah disunat apa belum? He… he… he…

  182. 191 neny 8 Desember 2007 pukul 9:10 am

    so…??

    kalo menurut saya ya harus diterapkan khukum Islam di negara ini,
    jadi pemerintah bisa meluruskan tentang konsep jihad yang sebenarnya.

    adany perilaku kaya amrozi cs jelas karena adanya kepusasaan masyarakat tentang kondisi sekarang. mo nunggu pemerintah kelamaan ya udah merak gerak aja sendiri. dan kahirnya ya kaya gini.

    karenya dengan ada kejadian pengeboman, etc seharusnya bikin pemerintah kita melek bahwa sudah saatnya kita ninggalin demokrasi, sekulerisme dan ganti semuanya dg Islam. yakin deh kalo Islam ditegakkan g’ nakal ada kejadian2 kaya gini.

    tentang amrozi cs saya g’ mau ikut2 menghujat toh dg menghujat g’ akan memperbaiki keadaan

    Ok??????!!!!!!!

  183. 192 M. Sejuki 8 Desember 2007 pukul 10:42 am

    @neny

    Benar sekali mbak. Hukum Islam (baca: hukum Allah) itu bukan hanya “HARUS” tetapi “WAJIB” hukumnya untuk ditegakkan. Untuk ukuran Indonesia, itu memang merupakan perjuangan jangka panjang.

    Lalu perjuangan jangan pendeknya apa?
    Ya…… hukum kesetaraan tadi. Bagaimana mungkin ada orang yang telah memerangi kita, kok kita malah cengar-cengir (beda lho dengan cengar-cengirnya Amrozi, he… he… he…) tidak peduli sama sekali dengan dalih ahhhhhhh…… yang penting kan Indonesia itu aman, tenteram, damai dll. Apa memang benar kita itu aman, tenteram, damai dll? Saya jawab tegas, tidak!!!!!!!!!!!!!

    Kita ini sebenarnya sudah sejak lama diincar oleh Amerika Cs, cuma kita saja yang tidak menyadarinya. Jadi, keamanan, ketenteraman, kedamaian dll yang kita alami ini sebenarnya adalah “semu” karena semuanya itu kita peroleh di bawah bayang-bayang ketundukkan dan ketakutan kita kepada Amerika Cs. Kita ini jauh dari rahmat Allah SWT, karena kita lebih takut kepada Amerika Cs dari pada kepada Allah SWT. Iya kan?

    Kalau sudah begitu, mungkinkah Allah masih beserta kita? Saya fikir “tidak”. Buktinya kita sudah sekian kali istighatsah, do’a bersama (meski secara syar’i diharamkan), tobat nasional dll. Mana pernah Allah mau mendengarkan semua do’a dan upaya kita itu? Yang ada kan bala demi bala saja yang Allah timpakan seperti “Tsunami Aceh”, “Gempa Jogja”, “Lumpur Panas Lapindo” dll. Nah lho……..

    Intinya adalah kita lebih takut kepada MAKHLUQ daripada kepada KHALIQ. Kita lebih takut kepada Amerika Cs daripada kepada Allah SWT.

    Bagaimana do’a kita bisa di”Ijabah” dan Allah mau memperhatikan kita???????????????!!!!!!!!!!!!
    Memalukan sekali…………………..!!!!!!!!!!!!!!

  184. 193 R I 12 Desember 2007 pukul 3:18 pm

    …. koq sepi yah…
    pada kemana Amrozi lainnya…. yu..huu…. where are you….
    :-“

  185. 194 cucu_amrozi 12 Desember 2007 pukul 5:10 pm

    jadi pada intinya permasalahan ini di akibatkan oleh keleletan pemerintah…

  186. 195 Teman_Amrozi 12 Desember 2007 pukul 8:14 pm

    @cucu_amrozi
    Yang jelas dong komennya. Ga ngerti nih.

    Anda setuju ga dengan perbuatan Amrozi? Kalo setuju alasannya apa, kalo ga setuju alasannya apa. Jangan kaga nyambung kayak gitu dong.

  187. 196 Bunuh_AliranSesat 13 Desember 2007 pukul 2:11 pm

    amrozi, imam samudera, dll adalah aliran sesat

    umat muslim harus menyadari hal ini

    hukuman yang pantas untuk penghianat/munafiqin islam seperti amrozi adalah dihukum mati,

    bagaimana dengan pengikutnya yang berkokok seperti seperti di blog ini (sejuki dll),kita sebagai umat muslim boleh memberi kesempatan mereka untuk bertaubat

    kalau mereka tidak mau bertaubat biarkan saja karena hidayah hanya allah yang berhak memberi

    namun apabila mereka mengganggu umat muslim

    maka pendukung amrozi seperti di blog ini (sejuki dkk) wajib di bunuh

    membunuh mereka adalah jihad fisabilillah

    Allahu akbar, subhanallah

  188. 197 Bunuh_AliranSesat 13 Desember 2007 pukul 2:18 pm

    amrozi, imam samudera, dll adalah aliran sesat

    amrozi, imam samudera, lia eden, NII, Islam jamaah, Alqiyadah, alquran suci, mereka semua mengatasnamakan islam padahal mereka adalah aliran sesat karena kebodohan dan kemunafikan mereka yang cenderung pada amerika dan yahudi

    umat muslim harus menyadari hal ini

    hukuman yang pantas untuk penghianat/munafiqin islam seperti amrozi adalah dihukum mati,

    bagaimana dengan pengikutnya yang berkokok seperti seperti di blog ini (sejuki dll),kita sebagai umat muslim boleh memberi kesempatan mereka untuk bertaubat

    kalau mereka tidak mau bertaubat biarkan saja karena hidayah hanya allah yang berhak memberi

    namun apabila mereka mengganggu umat muslim

    maka pendukung amrozi dan imam samudera seperti di blog ini (sejuki dkk)boleh dibunuh
    sebagaimana akan dibunuhnya tuhan mereka yang bernama amrozi, imam samudera, dll.
    sebagaimana dibunuhnya musailamah al kazab, pentolan pemikir sesat/kaum munafiqin yang mengaku sebagai nabi,

    membunuh mereka adalah jihad fisabilillah

    Allahu akbar, subhanallah

  189. 198 Jesus 13 Desember 2007 pukul 4:03 pm

    Agama Islam agama terakhir untuk menyempurnakan agama – agama sebelumnya. Mari kita menerima dengan lapang dada dan keikhlasan menerima karena sudah ketentuan dari TUHAN YANG MAHA ESA

  190. 199 M. Sejuki 14 Desember 2007 pukul 4:03 am

    @Bunuh_AliranSesat

    Tolong dijelaskan Mas, sesatnya Imam Samudra dan Amrozi Cs itu di mana Mas dan yang seperti apa. Kok anda yang teriak-teriak. Apa bukan anda yang sesat menuduh orang tanpa dasar yang jelas?

    Harap anda ingat, bahwa untuk menentukan seseorang atau sekelompok orang atau suatu kaum itu “sesat” atau “tidak sesat” harus pake dalil Mas, jangan asbun atau asduh (asal tuduh) saja. Dalilnya harus menggunakan firman Allah dan Hadits Rasulullah. Mana ayatnya atau haditsnya yang tepat yang menyatakan bahwa mereka itu “sesat”?

    Sampeyan kok teriak-teriak seperti setan atau genderowo ndak karu-karuan. Apa bukan sampeyan yang sesat?

    @Jesus

    Yang jelas Mas komennya. Apa hubungan komen anda dengan Amrozi Cs?

    @cucu_amrozi

    Aduhhhh……. anak manis yang caem ‘n ganteng. Kan om kemarin nanya. Udah disunat apa belum? Kok belum dijawab sih pertanyaan om? He… he… he…

  191. 200 hary 17 Desember 2007 pukul 6:55 pm

    Wahai pendukung Amrozi cs!
    Saya punya pertanyaan nih:
    Berdasarkan komentar2 anda semua, seolah-olah Amerika benar-benar memusuhi kaum muslim.
    Kalo memang Amerika memusuhi kaum muslim, mengapa mereka tidak menyerang dan menindas kaum muslim yang ada di negara Amerika itu sendiri? Setidaknya itu lebih baik dalam berbagai hal(ekonomi, politik, dsb) daripada mereka menyerang negara muslim lainnya (buang-buang duit, dihujat manusia seluruh dunia). Kenyataan lainnya keluarga besar saya banyak yang tinggal di Amerika, tapi sebagai orang muslim disana mereka nyaman-nyaman aja tuh, mereka juga bebas menjalankan perintah agamanya.

  192. 201 M. Sejuki 18 Desember 2007 pukul 5:05 am

    @hary

    Benar apa yang anda katakan, karena keluarga anda yang muslim tsb juga muslim-muslim lainnya itu tidak berani berkata “TIDAK” kepada Amerika (baca: Pemerintah Amerika). Mohon maaf saja, menurut hukum syara muslim yang sejati adala muslim yang berani menentang dan melawan kedurjanaan, kemaksiatan, kezaliman, ketidak adilan, membela saudara-saudaranya yang dibantai dan ditindas dan lain-lain. Bukan muslim yang manggut-manggut, penakut, mau enaknya sendiri, muslim yang sudah ditimpa “AL WAHN” (cinta dunia, takut mati), muslim yang tidak peduli dengan penderitaan muslim lainnya, muslim yang diancam sedikit sudah terkencing-kencing.

    Sangat menjijikkan dan sangat memalukan sekali kan type muslim yang terakhir di atas? Apakah anda tidak mau merenung dan berfikir?

    Muslim yang sejati itulah yang diperangi oleh Amreka. Dalam konteks ini sama saja dengan bahwa Amerika telah memerangi muslim secara keseluruhan.

    Anda faham maksud saya?

  193. 202 Bunuh_AliranSesat 19 Desember 2007 pukul 8:04 am

    amrozi, imam samudera, dll adalah aliran sesat

    amrozi, imam samudera, lia eden, NII, Islam jamaah, Alqiyadah, alquran suci,JIL ulil absar abdala, mereka semua mengatasnamakan islam padahal mereka adalah aliran sesat karena kebodohan dan kemunafikan juga niat busuk untuk menghancurkan islam secara halus dengan merusak ajaran islam dari dalam, mereka sebenarnya hanyalah kaki tangan amerika dan yahudi

    umat muslim harus menyadari hal ini

    hukuman yang pantas untuk musang berbulu domba/penghianat/munafiqin/ islam seperti amrozi adalah dihukum mati,

    bagaimana dengan pengikutnya yang berkokok seperti seperti di blog ini (sejuki dll),kita sebagai umat muslim boleh memberi kesempatan mereka untuk bertaubat

    kalau mereka tidak mau bertaubat biarkan saja karena hidayah hanya allah yang berhak memberi

    namun apabila mereka mengganggu umat muslim

    maka pendukung amrozi dan imam samudera seperti di blog ini (sejuki dkk)boleh dibunuh
    sebagaimana akan dibunuhnya tuhan mereka yang bernama amrozi, imam samudera, dll.
    sebagaimana dibunuhnya musailamah al kazab, pentolan pemikir sesat/kaum munafiqin yang mengaku sebagai nabi,

    membunuh mereka adalah jihad fisabilillah.

    Allahu akbar, subhanallah

  194. 203 Bunuh_AliranSesat 19 Desember 2007 pukul 8:17 am

    kesesatan aliran sesat amrozi dkk sudah terbukti dengan perbuatan mereka memelintir ayat alquran dan hadis dengan seenaknya sesuai dengan tujuan busuk mereka yaitu merusak islam sesuai perintah amerika dan yahudi

    ga jauh beda dengan aliran sesat lainnya seperti :
    agama salamulah lia eden /lia edan,
    al qiyadah,
    alquran suci,
    Jaringan Islam liberal (JIL) ulil absar abdala,
    islam jamaah
    NII
    demokrasi dan pemikiran liberal ala gusdur

    Umat islam harus bergerak dan tegas

    kuningan sudah bergerak dengan memberantas aliran sesat ahmadiyah di kuningan, allahuakbar…allahuakbar

    ditunggu aksi umat muslimin di seluruh dunia untuk membunuh/membrantas aliran sesat termasuk aliran/pemikiran sesat amrozi dan pengikutnya yang merusak islam.

    insyaallah Allah SWT bersama umat muslim yang istiqomah terhadap kebenaran islam yang bersumber pada alquran dan al hadis

    insyaallah islam di jaga Allah SWT yang maha perkasa, Allahuakbar…allahuakbar, subhanallah

  195. 204 Bunuh_AliranSesat 19 Desember 2007 pukul 12:46 pm

    kesesatan aliran sesat amrozi dkk sudah terbukti dengan perbuatan mereka memelintir ayat alquran dan hadis dengan seenaknya sesuai dengan tujuan busuk mereka yaitu merusak islam sesuai perintah amerika dan yahudi

    ga jauh beda dengan aliran sesat lainnya seperti :
    -agama salamulah lia eden /lia edan,
    -al qiyadah,
    -alquran suci,
    -Jaringan Islam liberal (JIL) ulil absar abdala,
    -Ahmadiyah
    -NII
    -demokrasi dan pemikiran liberal ala gusdur

    Umat islam harus bergerak dan tegas

    kuningan sudah bergerak dengan memberantas aliran sesat ahmadiyah di kuningan, allahuakbar…allahuakbar

    ditunggu aksi umat muslimin di seluruh dunia (jihad) untuk membunuh/membrantas aliran sesat termasuk aliran/pemikiran sesat amrozi dan pengikutnya yang merusak islam.

    bunuh dan brantas aliran/pemikiran sesat amrozi/imam samudera, sebelum virusnya terlalu jauh mempengaruhi keluguan masyarakat

    insyaallah Allah SWT bersama umat muslim yang istiqomah terhadap kebenaran islam yang bersumber pada alquran dan al hadis

    insyaallah islam di jaga Allah SWT yang maha perkasa, Allahuakbar…allahuakbar, subhanallah

  196. 205 M. Sejuki 20 Desember 2007 pukul 7:47 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Tolong dijelaskan Mas, sesatnya Imam Samudra dan Amrozi Cs itu di mana Mas dan yang seperti apa. Kok anda yang teriak-teriak. Apa bukan anda yang sesat menuduh orang tanpa dasar yang jelas?

    Harap anda ingat, bahwa untuk menentukan seseorang atau sekelompok orang atau suatu kaum itu “sesat” atau “tidak sesat” harus pake dalil Mas, jangan asbun atau asduh (asal tuduh) saja. Dalilnya harus menggunakan firman Allah dan Hadits Rasulullah. Mana ayatnya atau haditsnya yang tepat yang menyatakan bahwa mereka itu “sesat”?

    Sampeyan kok teriak-teriak seperti setan atau genderowo ndak karu-karuan. Apa bukan sampeyan yang sesat?

    Sampeyan itu sebenarnya teroris teriak teroris alias setan yang sungguhan. He… he… he… setan… setan…

  197. 206 venoms 24 Desember 2007 pukul 1:52 pm

    Saya sebagai orang Bali yang Daerahnya di Bom oleh Amrozi cs BANGSAT itu sangat kecewa dengan pernyataan2 yang di ucapkan oleh sejuki dan teman amrozi yang mendukung amrozi cs, menurut saya amrozi itu yang PENGECUT, kalo dia memang benci sama Amerika dan Israel kenapa dia tidak ngebom amerika dan israel langsung saja, kenapa mesti menghancurkan negara sendiri??? dan saya mau tanya gimana perasaan anda seandainya keluarga atau sodara anda yang ikut menjadi korban apakah anda tetap pada keyakinan anda seperti yang anda sampaikan diatas????
    dan sya mau tanya juga apakah surga dan neraka itu ada????? dan apakah anda pernah kesana???? tolong jelaskan
    dan satu lagi saya mohon kepada anda BALI tidak butuh orang semacam anda yang sok TAHU dan sok PINTAR, MUNAFIK!!!!!!! dan jangan pernah datang ke BALI

  198. 207 M. Sejuki 25 Desember 2007 pukul 10:48 am

    @venoms

    Kami menyadari dan juga memahami bagaimana perasaan anda sebagai orang Bali, dan kami fikir wajar-wajar saja anda melakukan umpatan seperti itu.

    Perlu anda ketahui bahwa banyak konsep dalam Islam antara lain disebutkan bahwa sesama muslim itu adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh, apabila bagian tubuh yang satu merasa sakit atau disakiti maka secara otomatis seluruh anggota tubuh akan merasa ikut sakit (Al Hadits). Nah, saat ini sebagian dari bagian tubuh Islam sedang sakit atau disakiti bahkan dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya, maka secara otomatis kaum muslimin sedunia saat ini sedang kesakitan, terenyuh, miris sebagaimana kesakitan, terenyuh dan mirisnya saudara-saudaranya yang sedang dibantai bahkan masih berlanjut sampai saat ini, entah sampai kapan.

    Menurut buku “Aku Melawan Teroris” karya Imam Samudra, Bali itu bukanlah sasaran utama. Sasaran utamanya adalah kelompok Bule yang negaranya melakukan agresor dan pembantaian kemanusiaan secara biadab yaitu Amerika Cs sekaligus sebagai shock therapy bagi sang “Agresor”. Sasaran mereka sebenarnya itu dan kebetulan yang terbanyak adalah di Bali itu pun tidak semua Bali tetapi pada tempat-tempat tertentu saja. Kebetulan pada waktu itu Paddy’s Pub dan Sari Clublah yang terbanyak komunitas dari mereka tsb. Pertimbangan berikutnya adalah bahwa kedua tempat itu dijadikan mereka para bule-bule tsb untuk bermaksiat ria yang dalam konsep Islam sangat diharamkan. Klop-lah sudah ditinjau dari sudut pandang syari’at (hukum/ketentuan) Islam. Pertama Islam sudah diperangi karena dalam konsep Islam membunuh atau membantai satu orang apalagi ratusan ribu orang Islam tanpa alasan yang jelas sama dengan membunuh, membantai, memerangi kaum muslimin secara keseluruhan. Oleh karenanya Islam harus bahkan wajib melakukan perlawanan. Kedua, tempat yang menjadi sasaran yaitu Paddy’s Pub dan Sari Club yang merupakan komunitas mereka (baca: bangsa agresor) kebetulan dijadikan tempat secara ekslusif oleh mereka untuk bermaksiat ria yang wajib dalam Islam untuk diberantas. Maka terjadilah peristiwa bom Bali tsb yang sebenarnya semua kita termasuk saya bahkan saya yakin termasuk pula Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak menginginkannya. Namun keadaanlah yang memaksa mereka melakukan itu semua. Mereka sudah tidak tahan lagi melihat saudara-saudaranya dibantai secara sadis di Afghanistan, Iraq, Palestina dll. Jika komunitas mereka yang terbanyak di tempat lain, tentu Bali akan aman. Di tempat lain itulah yang akan menjadi sasaran bom mereka.

    Jadi anda sebagai orang Bali harus bisa membedakan antara Bali sebagai bagian dari Negara Kesatuan RI yang orang Islam di Indonesia ikut merasa bangga dan ikut pula mencintainya dengan segenap jiwa dan raganya yang warganya juga sangat dicintai oleh kami komunitas kaum muslimin karena kita memang sebangsa dan setanah air; dengan Bali yang ada bagian-bagian tertentu merupakan tempat maksiat sekaligus tempat berkumpulnya bangsa-bangsa penjajah/agresor/haus darah. Jadi kedua sudut pandang Bali tsb tentu harus bisa anda bedakan diantara keduanya. Sekali lagi kita semua tidak menginginkan peristiwa bom Bali itu terjadi.

    Keadaanlah yang memaksa mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) untuk melakukan itu semua. Tetapi ada satu fakta yang belum terungkap bahwa ada satu bom yang katanya ikut dompreng yang mana Imam Samudra juga heran karena ledakannya yang sangat luar biasa (High Explosif). Kalau bom yang dipakai oleh mereka sebenarnya low atau middle explosif. Ternyata ada yang High Explosif. Namun karena sulit dibuktikan, yah apa boleh buat merekalah yang kena getahnya.

    Anda bertanya, kenapa kok di Bali? Kenapa tidak mengebom di Amerika dan di Israel sana? Sama Mas, itu juga menjadi pertanyaan saya sebelumnya dan saya yakin itu juga menjadi pertanyaan kita semua, kenapa tidak menyerang ke Amerika, Israel, Australia dll?

    Setelah saya membaca bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS”, ternyata masalahnya tidak sesederhana itu. Ke Australia, ke Amerika, apalagi ke Israel itu bukan hal mudah. Perlu diingat, mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) tidak mudah untuk bepergian ke sana. Disamping mereka itu orang yang di “Wanted”, juga tidak gampang mengurus Paspor, visa dll yang berhubungan dengan ke-imigrasi-an. Belum lagi setelah sampai di sana, terkendala lagi dengan bahan-bahan untuk merakitnya dll. Jelas katanya kalau mereka menyerang ke sana (Amerika Cs dll), tidak akan membuahkan hasil apa pun, bahkan sudah keduluan ketangkap.

    Berbicara BOM memang sangat mengenaskan, korban sipil sulit untuk dihindari. Yang di Bali itu kalau tidak salah sekitar 1,5 sampai 2 ton bom sudah berdampak jatuhnya korban l.k 200 orang dan puluhan bangunan. Bagaimana dengan negara yang telah diserang/dicaplok bahkan dengan cara keroyokan yang hingga berlangsung sampai saat ini katakanlah seperti di Iraq umpamanya? Data sampai September 2003, bom yang sudah dijatuhkan di Iraq oleh Amerika Cs sudah mencapai 34.000 ton bom, belum lagi jika ditambahkan dengan data yang sekarang, bisa anda bayangkan berapa banyak korban kaum muslimin dan bangunan serta infra struktur lainnya yang sudah jadi dodol. Tidakkah anda berfikir wahai saudaraku yang mau berfikir? Di Bali katakanlah kalau dibulatkan 2 ton sudah menjatuhkan korban l.k. 200 orang dengan l.k. 40 bangunan. Bagaimana kalau 34.000 ton? Silahkan anda hitung sendiri. Luar biasa dan mengerikan sekali. Kebiadaban terburuk di abad ini…!!!

    Anda bilang Amrozi Cs pengecut? Ha… ha… ha… saya ingin ketawa saja kalau ada orang apalagi kalau orang tsb mengaku muslim (maaf, yang terakhir ini bukan anda karena anda saya lihat bukan muslim). Yang pengecut itu sebenarnya sebagian besar kita, apalagi yang teriak-teriak tidak karuan-karuan di blog ini. Coba anda lihat mereka itu begitu tegarnya bahkan ingin segera dilaksanakan eksekusinya, dan mereka minta kalau bisa dipancung sesuai dengan syari’at Islam, orang yang pernah ikut berjuang di Afghanistan waktu dijajah oleh Uni Soviet dulu, mereka yang terpidana mati dan tidak mau minta grasi kepada Presiden, mereka yang hanya takut kepada Allah semata dan tidak takut sedikitpun kepada manusia atau makhluk ciptaan Allah lainnya, mereka yang tidak takut kepada Amerika Cs. Itukah yang anda sebut pengecut? Sekali lagi saya tanya, orang-orang yang seperti itukah yang anda sebut pengecut?

    Saya yakin (maaf, ini khusus untuk yang muslim yang suka teriak-teriak di blog ini dengan teriakan Imam Samudra dan Amrozi Cs “PENGECUT”, bukan kepada anda) saya akan sebut kalianlah sebenarnya pengecut nomor ‘WAHID” di dunia. Kalian teriak itu kan sama dengan teriaknya Amerika Cs. Jadi secara tidak langsung kalian juga ingin menyenangkan Amerika Cs dengan harapan mudah-mudahan Amerika Cs tidak menyerang Indonseia. Jujur saja, begitu kan? Jawab!!! Saya yakin jika Amerika Cs membombardir Indonesia, kalianlah yang paling dulu sembunyi nyungsep entah ke mana, lari terbirit-birit, celana basah akibat air kencing, yang bersungut-sungut minta ampun jika ketangkap bahkan kalau perlu menjilat telapak kaki Amerika. Cuiiihhh….!!!!!! Memalukan….!!!!!

    Kasus Amrozi Cs saya fikir sudah selesai. Toh mereka siap menerima apa pun konsekwensinya. Kenapa kok malah kita yang ribut. Pro dan kontra itu biasa saudaraku @Venoms. Jadi itu wajar saja selama kita hidup di dunia ini. Tentang kematian, bukankah kita semua akan mati juga pada akhirnya? Mungkin boleh jadi diantara kita yang ada di blog ini ada yang lebih dulu dipanggil menghadap-Nya daripada Imam Samudra dan Amrozi Cs. Iya kan?

    Bom Bali, kita semua tidak menginginkannya. Namun itulah ekses dari sebuah perlawanan. Saya ingin mensitir lagi sebagian ayat Allah dalam Al Qur’an tentang perang/perlawanan jika Islam diperangi:

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Mari kita semua bersatu mendesak pemerintah agar segera mendesak PBB untuk menghukum George W Bush, Tony Blair, Ariel Sharon, John Howard dll sekutu-sekutunya sebagai penjahat perang dan mengajukannya untuk diadili di pengadilan Internasional. Saya kira jika mereka-mereka itu diadili perlawanan dan kasus-kasus bom akan jauh berkurang bahkan tidak ada sama sekali, karena memang Islam itu damai, indah dan rahmatan lil ‘aalamin. Tetapi juga akan sangat garang jika diganggu dan dizhalimi.

    Oh ya, anda tanya apa sorga dan neraka itu ada? Jelas ada dong Mas. Jika tidak buat apa Allah menciptakan makhluk ini serba berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada baik ada jahat, ada halal ada haram, ada yang boleh ada yang tidak dll. Jika tidak diciptakan Allah,lalu orang baik nanti matinya pada ke mana, dan orang jahat matinya nanti pada ke mana juga? Tentu tempat kembali kedua golongan manusia ini kan harus berbeda. Mana mungkin sama. Keenakan kan bagi yang jahat. He… he… he…

    Semoga dapat mencerahkan untuk semua.

    Salam kedamaian.

  199. 208 venoms 25 Desember 2007 pukul 4:58 pm

    @ Sejuki

    Anda tahu siapa yang menjadi korban pada waktu BOM itu??? dia adalah ISTRI saya, bagaimana tidak sakit hati dan dendam pada amrozi cs yang telah mengambil nyawa org yang kita sayangi, dia (istri saya) itu tidak tahu menahu tentang konflik yang sedang dialami oleh umat muslim dengan Amerika cs dan apakah mereka (bule2 turis) yang menjadi korban pada saat itu adalah orang2 yang ada sangkut pautnya dengan perselisihan ini????
    Ini Bali maz mayoritas penduduknya HINDU, tempat berlibur, tempat senang2, saya pikir wajar mereka (bule-bule)melakukan itu, Bukan seperti didaerah anda, apakah Bali harus sama juga dengan daerah anda, anda sendiri tau kan bahwa masyarakat Bali sangat welcome, dia bisa menerima siapa saja dan menghargai perbedaan itu maz
    Dan seperti yang ada sampaikan amrosi cs wanted sangat sulit untuk bepergian kesana (amerika & cs nya), yang ingin saya tanyakan kenapa mesti negara sendiri tidak Ke Malaysia atau singapore atau Thailand disana juga banyak bulu-bule nya mas karena amrosi cs masih bisa kan pergi kesana???? tolong jelaskan!!! disini bisa saya simpulkan bahwa amrosi cs adalah ORANG GOBLOK yang menghancurkan negaranya sendiri untuk melawan musuh2 nya

    @Sejuki
    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Apakah saya disini juga harus menyerang balik terhadap kaum muslim yang ada di Indonesia karena dia telah merenggut nyawa Istri saya yang notabene adalah saudara saya juga???? Kalo dilihat disini tidak akan ada habis-habisnya tetap akan ada dendam dalam diri masing2

    @Sejuki
    Mari kita semua bersatu mendesak pemerintah agar segera mendesak PBB untuk menghukum George W Bush, Tony Blair, Ariel Sharon, John Howard dll sekutu-sekutunya sebagai penjahat perang dan mengajukannya untuk diadili di pengadilan Internasional. Saya kira jika mereka-mereka itu diadili perlawanan dan kasus-kasus bom akan jauh berkurang bahkan tidak ada sama sekali, karena memang Islam itu damai, indah dan rahmatan lil ‘aalamin. Tetapi juga akan sangat garang jika diganggu dan dizhalimi.

    Ini Indonesia maz yang negaranya terdiri dari 5 agama (ingat Itu) bukan hanya agama Islam saja, kita tidak bisa mendesak pemerintah hanya berdasarkan kepentingan 1 agama saja, perlu juga dilihat hal2 yang lainya, sebagai contoh kita benci sama amerika, australia cs tapi kita tetap mengunakan pakaian mereka yaitu celana JEANS yang merupakan kebudayaan mereka, apakah disini anda bisa jelaskan (maaf saya yakin anda dan keluarga tidak pernah memakai JEANS!!) berarti disini kan ibaratnya Musang berbulu Domba. Beginilah nasib kau minoritas yang segala sesautunya berdasarkan kaum mayoritas

    Terima kasih atas waktu dan penjelasanya

  200. 209 M. Sejuki 26 Desember 2007 pukul 7:37 am

    @venoms

    Saya pribadi ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa anda. Bom Bali bukan hanya tragedi Bali, tetapi tragedi kita semua.

    Saya sudah beberkan semuanya di atas dan sebelum-sebelumnya. Memang tidak mudah memberikan penjelasan dan pengertian. Jangankan dengan anda yang non muslim apalagi yang terkena langsung dampak negatif dari bom Bali tsb, dengan sesama muslim pun bahkan tidak sedikit dari kaum muslimin yang tidak memahami duduk persoalan yang sebenarnya. Sikap anda mungkin lain jika bom tsb terjadi di Sumatera atau Kalimantan atau Irian atau di tempat lainnya.

    Kasus Imam Samudra dan Amrozi Cs sebenarnya sudah selesai dan mereka siap menerima hukuman apapun dalam artian siap bertanggung-jawab menerima segala akibatnya. Anda ingin mengumpat, silahkan saja itu memang hak anda dan saya sangat mengerti dan memahaminya. Beda jika yang teriak-teriak itu saudara saya yang muslim.

    Masalah himbauan saya kepada Pemerintah RI anda kaitkan dengan banyak agama katakanlah 5 agama yang ada di Indonesia, saya fikir (maaf sebelumnya) anda masih berfikiran belum tepat. Yang dibantai oleh Amerika Cs di Afghanistan dan Iraq memang adalah kaum muslimin karena memang Amerika Cs itu sangat membenci Islam yang berkata “TIDAK” kepada mereka. Tetapi apakah mereka itu bukan manusia yang sama dengan kita? Jadi masalah itu bukan hanya masalah kaum muslimin saja tetapi masalah kemanusiaan secara keseluruhan. Amerika Cs sudah melanggar HAM yang sangat luar biasa beratnya. Sudah meng-agresi negara orang, kemudian membantai orang-orangnya lagi. Sampai sekarang dengan “muka tebelnya”, tetap saja mereka tidak mau keluar dari Afghanistan dan Iraq. Bahkan sudah bukan rahasia lagi sudah berapa juta Barel minyak yang sudah dirampok dan dijarah dan di bawa pulang ke Negara mereka masing-masing? Sangat memalukan dari sebuah negara yang mengklaim dirinya paling beradab, paling menghormati HAM, paling demokratis, paling “suci”, paling….. bah, tai palet semua…!!! Teroris teriak Teroris, maling teriak maling, rampok teriak rampok ya Amerika Cs itulah dedengkotnya.

    Saya sudah bilang sebagaimana yang ditulis Imam Samudra dalam bukunya “AKU MELAWAN TERORIS”, Bali adalah bukan sasaran tetapi ekses dari sebuah perlawanan yang memberikan resiko “hukuman mati” bagi mereka. Itu mereka sadari sepenuhnya. Imam Samudra dan Amrozi Cs juga tidak memusuhi orang Bali. Dengan perbuatannya tsb, Amrozi Cs siap menerima hukumannya karena mereka memang menyadari semua resiko tsb. Anda mau membalas, siapa yang melarang? Silahkan saja. Tetapi saya fikir balasan anda belum cukup kuat landasannya. Kenapa? Karena Islam tidak memerangi anda. Yang di Bali itu hanya ekses dari sebuah perlawanan. Setiap ada bom, dipastikan ada pihak-pihak yang dirugikan. Saya fikir anda dapat memahaminya.

    Oh ya, kalau boleh nanya nih. Apa dalam agama anda tidak dikenal adanya sorga dan neraka? Apa dalam agama anda membolehkan kemaksiatan sebagaimana yang ada pada Paddy’s Pub dan Sari Club (sebelum dibom)? Apakah orang-orang seperti anda juga mengutuk keras atas kebrutalan George W Bush Cs dan setuju jika George W Bush Cs diadili di Pengadilan Internasional?

  201. 210 venoms 26 Desember 2007 pukul 11:12 am

    @Sejuki

    Saya pribadi ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa anda. Bom Bali bukan hanya tragedi Bali, tetapi tragedi kita semua.

    Terima kasih atas ucapan bela sungkawanya, tapi disini perlu juga saya jelaskan bahwa trauma yang ditimbulkan akibat trgedi BOM Bali itu sangat memukul saya dan anak. Karena saya harus kehilangan Orang yang saya sayangi dan bagi ANAK saya Taruma itu terus terpatri dalam dirinya
    sehingga dia tumbuh dalam bayang-bayang Taruma itu, siapa yang bertanggung jawab akan hal ini!!! perlu anda ketahui saya sudah berusaha keras memberikan penjelasan kepada anak saya agar dia bisa lepas dari bayang-bayang trauma tersebut. Tapi apa kenyataannya dia tetap trauma dengan trgedi BOM tersebut (maaf saya mohon penjelasan anda disini)apa yang saya harus perbuat lagi

    @Sejuki
    Sikap anda mungkin lain jika bom tsb terjadi di Sumatera atau Kalimantan atau Irian atau di tempat lainnya.

    Dan disini perlu saya juga jelaskan mengenai sikap saya seandainya bom itu terjadi bukan di Bali, saya tetap akan mengutuk perbuatan itu dan saya anggap itu Masih BODOH karena dia telah mengahancurkan Negara nya sendiri Indonesia, seperti anda sampaikan dahulu Bahwa sebagian tubuh kalo disakiti berarti sakit semua kan, karena kita negara kesatuan Indonesia, dan saya akan bisa lebih menghargai perbuatan amrosi cs bila dia tidak menhancurkan negaranya sendiri atau dia melakukan serangan Diluar Indonesia seperti Thailand, malaysia, philipina atau Singapore, bagaimana menurut pendapat anda??

    @Sejuki
    Oh ya, kalau boleh nanya nih. Apa dalam agama anda tidak dikenal adanya sorga dan neraka? Apa dalam agama anda membolehkan kemaksiatan sebagaimana yang ada pada Paddy’s Pub dan Sari Club (sebelum dibom)?

    Jelas dalam setiap agama dikenal sorga dan neraka, tapi dalam hal ini Agama saya lebih menekankan kepada SORGA dan Neraka yang ada pada diri kita masing2 yaitu KARMA (maaf bukan sorga dan neraka yang ada didunia hayal, kalo org baik mati masuk sorga dan kalo org jahat mati masuk neraka, saya tidak tahu itu apakah benar karena saya belum pernah kesana)disini arti karma itu adalah kalo kita berbuat baik niscaya karma yang kita terima baik apakah nantinya masuk sorga saya tidak tahu, begitu juga sebaliknya kalo kita berbuat jahat maka karma yang kita terima akan buruk (karma itu bisa terjadi langsung setelah kita melakukan perbuatan entah itu baik atau buruk)
    Dan pada Paddy,s pub dan Sari Club apa yang dilakukan oleh bule2 itu adalah hal wajar karena Bali itu tempat org Liburan dan tempat org senang2, kemaksiatan disini yang anda maksud itu dalam hal apa???? apapun yang mereka lakukan atau perbuat biar TUHAN yang menghukum mereka bukan manusia yang menghukum mereka (hidup & mati) ada ditangan TUHAN bukan ditangan manusia!!

    Sekian penjelasan dari saya Terima Kasih

  202. 211 M. Sejuki 26 Desember 2007 pukul 10:37 pm

    @venoms

    Saya sudah katakan sebelumnya, memang sulit menjelaskan semuanya ini kepada anda karena kita berbeda keyakinan (keimanan). Satu hal yang perlu anda ketahui tentang Islam adalah bahwa Islam itu tidak mengenal batas daerah, batas wilayah, batas teritorial atau batas negara. Islam itu satu karena bumi ini milik Allah yang artinya juga milik kita semua. Makanya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah yang terakhir dengan Kitab Suci-Nya yang terakhir Al Qur’an Al Karim diutus dan diturunkan untuk seluruh ummat manusia bahkan untuk seluruh alam.

    Seorang muslim di bunuh tanpa alasan yang jelas (apalagi ratusan ribu seperti di Iraq, Afghanistan dan Palestina) sama dengan membunuh seluruh muslim bahkan sama dengan membunuh seluruh ummat manusia. Kalau kita mau jujur, justeru biang keladinya adalah Amerika Cs yang dengan seenak udelnya bahkan dengan main keroyokan menyerang suatu negara bahkan 2 negara (Afghanistan dan Iraq) plus pencaplokan Israel terhadap negara Palestina tanpa tersentuh hukum sedikitpun. Apakah hukum itu hanya milik Amerika Cs dan Israel saja sementara untuk yang lain dibolehkan diperlakukan semena-mena oleh mereka? Mungkinkah tragedi bom Bali terjadi tanpa adanya itu semua? Sangat tragis sekali. Anda tentu tahu kan kasus penjara Abu Ghraib, Guantanamo dan penjara-penjara misterius lainnya yang sampai saat ini mereka-mereka yang mereka tahan tidak diadili dan tidak tersentuh hukum sedikitpun, tidak boleh dijenguk, tidak boleh ada pengacara, tidak boleh diketahui publik apa yang terjadi di dalamnya. Dapatkah anda membayangkan penderitaan yang sangat luar biasa yang mereka alami. Mestinya mereka-mereka (Amerika Cs) yang telah melakukan kejahatan internasional dengan tragedi kemanusiaan yang sungguh sangat mengenaskan itu juga diadili bahkan hukuman matinya mestinya lebih berat dari Imam Samudra dan Amrozi Cs? Tentang masalah ini tidak anda singgung dalam tanggapan anda.

    Masalah sikap anda jika bom tsb tidak terjadi di Bali tapi di tempat lain seperti yang saya sebutkan, maksud saya sikap anda jelas akan berbeda. Katakanlah anda tetap mengutuk, tapi kan anda tidak sampai kehilangan anggota keluarga. Itu yang saya maksudkan.

    Tentang bagaimana anda menjelaskan kepada anak anda, yah ini memang sangat berat. Saya fikir kurang lebih sama beratnya dengan anak-anak Afghanistan dan Iraq dan Palestina bahkan tidak sedikit diantara mereka yang telah yatim piatu. Saya sangat memahami itu. Kalau anda minta saran kepada saya, yah sebagai ummat beragama mesti beda keyakinan saya hanya menyarankan untuk anda agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan yang anda imani. Namun mungkin anda perlu juga mengkaji tentang Islam, yah sekedar perbandingan saja barangkali. Mungkin salah satu cara, anda perlu meyakinkan kepada anak anda tentang apa itu takdir, siapa yang berhak mengatur takdir (kalau dalam Islam, yang berhak mengatur takdir itu hanya Allah Yang Maha Segalanya semata), mencoba belajar sabar meski itu berat. Selebihnya fokus ke masa depan yang masih sangat panjang bagi anak anda. Saya do’akan semoga dia menjadi anak yang berhasil, berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsanya setelah dewasa kelak. Amin……

    Kemudian tentang beberapa hal mengenai agama yang anda anut seperti pandangan tentang sorga dan neraka, Paddy’s Pub dan Sari Club, tentang kemaksiatan dll, saya ucapkan terima kasih atas penjelasannya.

    Anda dan orang-orang Bali pada umumnya adalah saudara-saudara saya dan kaum muslimin lainnya karena memang kita adalah ummat yang satu ummat manusia makhluk ciptaan-Nya. Demi Tuhan, tidak ada sedikit pun kami kaum muslimin memusuhi saudara-saudara kami di Bali.

    Tragedi bom Bali telah terjadi dan menimbulkan berbagai ekses termasuk yang telah menimpa anda dan keluarga. Pelakunya Imam Samudra dan Amrozi Cs juga siap menerima hukuman apa pun yang akan ditimpakan kepada mereka. Tinggal bagaimana ke depan, saya fikir itu yang harus kita fikirkan bersama. Berhentilah semua kita saling mengumpat dan menghujat, toh tidak akan ada gunanya juga dan juga tidak akan bisa mengembalikan Bali kepada keadaan semula.

    Satu hal yang sangat miris dan sangat memprihatinkan saya fikir, sulit perlawanan-perlawanan seperti yang dilakukan kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs dihentikan di mana-mana tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, jika sepak terjang Amerika Cs dan Israel tidak segera dihentikan (keluar dari daerah-daerah pendudukan) dan tokoh-tokohnya diadili karena tampak sekali secara kasat mata betapa sombong, congkak dan biadabnya mereka-mereka itu.

    Demikian saudaraku @venoms yang dapat saya sampaikan.

    Salam perdamaian untuk kita semua.

  203. 212 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 10:34 am

    Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al-A’raaf: 179).

    itulah perumpamaan untuk amrozi, imam samudera, dan pendukungnya di blog ini seperti sejuki cs.

    apapun yang kita usahakan untuk menyadarkan mereka, akan berhadapan dengan tembok kokoh niat busuk yang menguasai jiwa dan hati mereka, untuk menghancurkan islam dengan manis dan tipu daya yang mempesona

    ya …tipu daya yang mempesona…bukankah setan pun bisa pake sorban, berjenggot, dan tersenyum khusuk, dan fasih memutarbalikan ayat-ayat alqur’an seperti yang ditunjukkan pelaku bom di TV, untuk menutupi tujuan busuknya menghancurkan islam dengan menjelekkan citra/menodai kemuliaan islam

    lihatlah betapa kukuhnya pendukung amrozi di blog ini dengan kebodohan dan kesesatannya serta niat busuknya menhancurkan islam, naudzubillahimindzalik

    ga jauh beda dengan betapa kukuhnya lia eden, Ulil absar abdala dengan JIL,Alqiyadah, dan aliran setan lainnya dengan kebusukan, kebodohannya dan kesesatannya.

    Allahuakbar…Allahuakbar….

    umat islam cerdaskan diri anda……bertindaklah tegas…seperti yang ditunjukkan oleh ulama Ma’ruf Amin dari NU yang berani menentang NU nyeleneh Gusdur, Ulil Absar, dawam rahardjo, azumardi azra,siti mufdahmulia, jalaludin rahmat, ….salut

    basmi aliran/pemikiran sesat amrozi cs, dengan cerdas dan tegas

    Allahuakbar…allahuakbar….

    umat islam jangan terpesona,
    umat islam harus cerdas

  204. 213 Hoi 28 Desember 2007 pukul 10:39 am

    ada agama baru ya….

    Nama Agama : Teroris

    Nama Tuhan : Israel (Yahudi) dan USA

    Kitab Suci : Buku karangan Imam Samudera

    Nama Rasul : Amrozi, Imam Samudera

    Pengikut : Sejuki

  205. 214 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 11:14 am

    kepada penganut agama lain….perlu diketahui bahwa amrozi, imam samudera, pelaku kegiatan teroris adalah suatu gerakan terorganisir untuk menjelek-jelekan ajaran islam,

    islam adalah agama yang mulia, yang mengajarkan kemuliaan dan ahlak yang baik

  206. 215 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 1:43 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Ha… ha… ha… lucu. Anda dari kemarin kok teriak-teriak mulu. Apa gak sakit tuh tenggorokan? Kalau anda itu benar seorang muslim, maka ayat 179 pada Surah Al-A’raaf itu justeru menohok balik ke jidat lu sendiri. Orang yang seperti andalah yang saya bilang cepet-cepet sembunyi jika Amerika Cs ngebom Indonesia. Dan kalu ketangkap ama mereka, woww… pasti deh minta ampun (dijamin celananya juga basah kebanjiran he… he… he…), tolong Amerika jangan siksa aye, jangan sakiti aye, aye mau nurut apa mau lu aja. Bener kok, sumpah ketembak petir atau sumpah kegilas buildozer. Tolong ye, lepasin aye. Isteri aye masih cantik, bahenol lagi kasian die nanti jadi jande. Itulah kira-kira sebagian lolongan anda. Ha… ha… ha… memalukan…!!!

    Teroris teriak teroris, ya orang-orang seperti anda itulah yang sok ngerti ayat. Ayat Al Qur’an dicari yang kira-kira meng-enak-kannya saja. Jangan sok maen ayat bung, jika tidak ngerti konteks dan asbaabun nuzulnya. Muslim yang sesat itu justeru muslim yang tidak peduli dengan penderitaan saudaranya, muslim yang manggut-manggut apa maunya Amerika Cs, tidak peduli harga diri, bahkan aqidah sekalipun siap dijual asal diri sendiri aman, enak dan yang penting selamat. Peduli amat dengan yang lain. Tapi kalo sudah berada pada posisi enak dan kuat, emhh… biasanya sombongnya bukan maen. Type seperti anda inilah juga yang biasanya suka memprovokasi keadaan. Seperti yang sekarang ini, kasus Amnrozi Cs sudah selesai. Ehhh…. malah teriak-teriak mulu. Malah pake kalimat takbir lagi. Akhirnya apa yang terjadi, terbakarlah kembali emosi yang pro maupun yang kontra Amrozi Cs. Apa bukan provokator namanya? Pake bawa-bawa ayat lagi. Setan…….

    Memalukan sekaligus menjijikkan. Cuihhh…..!!!!!!

    @Hoi

    Nih, satu lagi anteknya Amerika Cs. Yang penting enak, nikmat, aman, selamat, tidak menderita. Kagak peduli saudaranya muslim yang lain menderita. Emangnya gue fikirin. Cuihh…. satu lagi orang yang tidak punya hati.

    Saya mencoba bergumam dalam hati (Atau barangkali mereka bedua ini Bunuh_AliranSesat dan Hoi emhhhh…… barangkali agak sedikit terganggu ye, yah miring-miring dikit lah kira-kira). Baik aye panggilin aje temen-temen aye.

    @Teman_Amrozi, Cucu-Amrozi, Neny dan Yang lainnya

    Woiiii… tolong nih, ada 2 (dua) orang yang kayaknya rada ada gangguan, kayaknya juga agak miring-miring tuh. Tolong panggilin yang laennya ye, ada gak RSJ terdekat. Tangkep dan ikat aja tuh kuat-kuat, bawa ke sana (RSJ). Periksain dulu ye, kali aje emang ada gangguan syaraf. Ha… ha… ha…

  207. 216 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 1:50 pm

    @Venoms

    Maaf ya Mas @Venoms, ini hanya antar kami sesama muslim.

  208. 217 akhifillahi 28 Desember 2007 pukul 2:10 pm

    asslamualaikum buat semua

    perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu, artinya kita BOLEH MEMBALAS non muslim JIKA MUSLIM DISERANG

    namun jangan kita melampaui batas (al-Quran, 2:190)“
    artinya tidak boleh membunuh anak-anak, wanita dan orang non muslim yang tidak mengganggu/tidak memerangi kita

    kalau membabi buta kan akibatnya non muslimpun jadi apriori dan berpikir jelek bahwa ajaran islam adalah ajaran pembunuhan dan kejam.

    islam adalah agama yang mulia, yang mengajarkan kebaikan bukan pembalasan dendam yang berlebihan

  209. 218 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 3:11 pm

    tindakan membabi buta amrozi dengan bom balinya jelas bertentangan dengan kemuliaan islam

    islam mengajarkan kemuliaan bukan sikap psikopat dan membabi buta yang ditunjukkan oleh bom amrozi

  210. 219 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 4:16 pm

    @Akhifillahi, Bunuh_AliranSesat dan yang sepemahaman

    Semuanya sudah saya uraikan pada banyak sekali postingan saya di atas. Saya juga pada mulanya berfikir kurang lebih sama dengan anda berdua dan kawan-kawan yang sefaham. Tapi saya tidak mau membabi buta seperti anda berdua dalam menilai sesuatu. Saya dari sejak kecil diajarkan agar dalam menilai dan menyimpulkan sesuatu sangat ditekankan agar selalu bersifat menyeluruh, balans dan mengkaji dari segala aspek. Sebagaimana pesan Allah pada Surah Al Hujurat (49):6 sebagai berikut:

    6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

    Coba kalian hayati ayat tsb, oke?

    Saya sudah jelaskan dari sejak awal, bahwa penilaian terhadap kasus Amrozi Cs jangan hanya menihat dari satu sisi yaitu yang kontranya saja, tapi lihat juga dari sisi kenapa mereka melakukan semua itu. Semua kita kan menilai bahwa itu adalah tindakan “bodoh”, iya kan? Tapi apa betul itu tindakan bodoh dan pengecut? Tentu harus dikaji, kecuali anda berdua males mengkajinya. Kalau males ya mestinya jangan ikut ngomong dong, dari pada menambah dosa.

    Baik, kembali ke fokus.

    Dari beberapa bisikan batin tsb, akhirnya saya coba mencari sisi yang satuya, yaitu apa sih motivasi mereka melakukan tindakan yang kita anggap “bodoh” tsb. Data dari mass media baik cetak maupun elektronik sangat minim sekali. Akhirnya tanpa disengaja saya ketemu dengan buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra pada salah satu toko buku di daerah saya. Kemudian saya pelajari apa sih isinya? Bagaimana konteksnya ditinjau dari sudut pandang Syari’at? Bagaimana kok mereka mau-maunya bertindak se-“bodoh” itu? Dll. Akhirnya ya seperti yang kalian lihat sebagaimana postingan-postingan saya sebelumnya.

    Jangankan anda berdua, Pak Ma’ruf Amin sebagai salah seorang Ketua MUI saja yang semula menjadwalkan untuk mengadakan “debat terbuka” untuk membedah buku tsb dengan Imam Samudra si penulisnya tidak jadi dilaksanakan (atau tidak berani?). Kenapa MUI membatalkan untuk acara “bedah buku” tsb padahal itu merupakan momen yang sangat penting agar tidak terjadi kesimpang-siuran pemahaman tentang bom Bali sebagaimana yang ada di blog ini? Kenapa? Tidakkah kalian berfikir? Kenapa kalian juga tidak berupaya untuk memperoleh buku tsb, setidaknya untuk menambah pengetahuan? Tidakkah anda/kalian mau merenung wahai orang-orang yang sok pintar? Orang-orang yang sok pakai ayat padahal tidak memahami ayat itu konteksnya kayak apa dan bagaimana asbaabun nuzulnya?

  211. 220 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 5:00 pm

    banyak sekali aliran sesat di indonesia ini, hal ini disinyalir sebagai salahsatu proyek binaan amerika dan israel yahudi untuk “menghancurkan islam secara manis dan halus”

    “secara manis dan halus” melalui perang pemikiran (ghazwul Fikri), dengan mempengaruhi pemikiran umat islam agar berpikiran bahwa islam adalah agama pembunuh dan bom, melalui sandiwara manis binaan-binaannya seperti imam samudera dan amrozi yang merusak islam dengan citra bom.

    karena kalau secara frontal amerika dan israel akan berhadapan dengan jiwa-jiwa fisabilillah umat islam yang sulit ditandingi

    diantara binaan amerika yang juga teman-teman amrozi adalah lia eden, Jaringan Islam Liberal Utan Kayu, demokrasi liberal gusdur, jalaludin rahmat, al qiyadah, mereka semua mengatasnamakan islam, padahal misi yang mereka bawa adalah kehancuran islam

    Allahuakbar…Allahuakbar…subhanallah
    mahasuci allah dari segala tipu daya musuh-musuh allah.
    subhanallah…subhanallah….

  212. 221 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 6:06 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Jawaban anda berkali-kali kagak nyambung Mas.

    Ulil, Gus Dur, Lia Eden, jalaluddin rahmat, al qiyadah (apa lagi?), oh ya Yusman Roy dengan shalat 2 (dua) bahasanya dll, gue juga setuju itu semua memberikan Ghazwu al Fikri yang sangat berbahaya dan menyesatkan. Saya setuju 1000 % (seribu persen). Tetapi untuk Imam Samudra dan Amrozi Cs, oh nanti dulu Mas. Anda itu saya fikir terlalu terburu-buru menyama-ratakan mereka dengan kelompok yang pertama di atas.

    Saya menyarankan anda sedikit banyak memperdalam Al Qur’an dan Al Hadits dan lebih banyak juga membaca buku-buku peperangan kaum muslimin di masa-masa lampau dengan musuh-musuhnya. Bagaimana pula Rasulullah berperang dan juga pernah membiarkan para sahabat membunuh sipil musuh dengan cara cenderung membabi buta sebagai akibat musuh sudah sangat keterlaluan membunuhi sipil-sipil muslim.

    Kaji Mas sejarah. Jangan cuman taunya marah-marah mulu. Oke?

    Oh ya, sebentar. Saya sedikit berfikir agak nyeleneh. Begini. Kenapa anda suka sekali melihat dari sisi Islamnya saja? Sedangkan anda tidak mau melihat dari sisi musuh-musuh Islam? Dari sini saja terlihat sekali anda tidak berfikir balans (tidak fair). Selalu sepihak saja. Kenapa? Saya jadi curiga dengan anda. Jangan-jangan anda ini bukan muslim tapi berpura-pura sebagai muslim?

    (Ini dugaan saja lho, karena dalam sejarahnya banyak cara-cara seperti ini dilakukan pihak musuh justeru ingin mengadu domba dan menghancurkan kaum muslimin dari dalam. Istilah kasarnya musuh dalam selimut)

  213. 222 venoms 29 Desember 2007 pukul 11:57 am

    @ Sejuki
    Maaf saya lama tidak Posting (karena kesibukan akhir tahun)

    saya dulu setuju bahwa Islam itu adalah Mulia dan Damai tetapi setelah saya baca postingan-postingan diatas kok saya jadi terbalik bahwa Islam itu sekarang Identik dengan Masalah dan masalah (maaf bukan karena konteks disini saya menjadi korban) akibat Bom Bali, tetapi karena berbagai hal yang ada pada islam baik Itu adanya pengerusakan oleh oknum FPI, pegeboman, Aliran sesat dll. apakah hal itu harus dilakukan? Kalo untuk aliran sesat saya sangat setuju untuk dibasmi karena mereka sudah salah menurut agama!! tapi untuk yang lainnya tidakah ada jalan lain yang lebih Mulia selain kekerasan? (sekali lagi saya mohon maaf kalo saya salah mengartikannya), bukankah setiap agama mengajarkan agar kita hidup damai, rukun dan saling menghormati karena apapun agama yang dipeluknya kita tetap bersaudara, yang dituju cuman SATU yaitu TUHAN YANG MAHA KUASA cuman caranya yang berbeda-beda.

    Terus terang Dulu sejak peristiwa Bom Bali apalagi saya yang menjadi korban langsung karena harus kehilangn Istri sempat punya rasa dendam terhadap kaum muslim (maaf jangan tersinggung) dan ingin rasanya membalas! tapi setelah saya berpikir dan lama kelamaan rasa itu hilang, karena dendam itu tidak akan ada akhirnya, terus berlanjut dan juga tidak ada manfaatnya bagi saya (yang tidak bisa mengembalikan org yang sudah meninggal) dan disamping itu juga agama saya mengajarkan TAT TWAM ASI yang artinya Kamu adalah aku dan aku adalah kamu, dan biarkanlah TUHAN yang menghukumnya, jelaskan buat saya untuk apa Dendam dan ingin membalas!

    Maka untuk itu berhentilah kalian saling marah dan menghujat apalagi sesama kaum muslim, saya pikir disini kalian semua pada pintar-pintar untuk mengulas sebuah permasalahan, apalagi sampe membawa ayat-ayat suci. Katanya islam itu indah dan damai. Apakah anda tidak malu pada diri sendiri?? Saya yang menjadi korban aza sudah memaafkan karena jelas Agama saya mengajarkan untuk saling memaafkan, apakah agama anda tidak mengajarkan hal itu?? Tuhan aza bisa memaafkan kaumnya yang salah, apalagi kita segelintir manusia yang merupakan ciptaaNYA tidakkah punya hati untuk saling memaafkan??

    Terina kasih dan salam damai selalu

  214. 223 dadang 30 Desember 2007 pukul 7:51 am

    kenapa harus ngebom bali ?
    apa karena milisi2 islam kita gagal waktu menghalau amerika cs menginvansi afganistan ? jadi cm berani membunuh kafir dinegri sendiri yg tidak punya niat u/ berperang ?

    jika saya mempunyai teman kafir apakah saya harus membunuhnya karena dia sama2 kafir seperti amerika cs ?

  215. 224 M. Sejuki 2 Januari 2008 pukul 9:52 am

    @Venoms

    Maaf, baru saja juga bisa on. Maklum sebagai manusia punya kesibukan-kesibukan lain.

    Oh ya, saya mencoba memberikan komen dari postingan anda mulai dari bawah. Anda memberikan attensi agar kami sesama muslim berhenti saling menghujat dan segera saling memaafkan. Atas attensi anda, kami ucapkan terima kasih. Dalam Islam, kami itu sudah biasa saling berbeda pendapat dan saya fikir itu adalah hal yang wajar. Hal seperti itu saya fikir juga sering dialami oleh ummat-ummat beragama yang lain.

    Setiap perbedaan pendapat tentu perlu diselesaikan dan cara yang terbaik adalah dengan cara dialog. Apabila tetap tidak ditemukan titik temu, ya sudah. Dalam Islam, apabila perbedaan pendapat diantara kami tidak ditemukan titik temu dan itu jarang terjadi apabila itu diangkat dalam bentuk dialog. Namun toh jika tidak juga ditemukan titik temu, kami tetap saling memaafkan dan kami akan mengembalikan semua itu kepada Allah SWT, karena semua kami masing-masing akan mempertanggung-jawabkan semuanya itu dihadapan Allah SWT kelak pada saatnya nanti.

    Terhadap opini anda tentang Islam yang menurut anda dulunya positif sekarang ada kesan berubah menjadi negatif setelah adanya peristiwa Bom Bali dan adanya kelakuan dari sebagian ummat Islam seperti FPI (Front Pembela Islam) dan mungkin beberapa postingan saya dan teman-teman yang sepaham dengan saya di atas. Itu menurut saya hal yang wajar, karena kesan selama ini terhadap Islam hanya ditinjau dari segi yang lembutnya saja. Jangankan anda, oraNg-orang Islam saja banyak yang berpandangan seperti anda tentang Islam. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawaban yang pasti dari semua itu adalah karena “TIDAK MEMAHAMI ISLAM SECARA KAFFAH (MENYELURUH)”. Islam hanya dipandang dari segi yang lembutnya saja, yang biasanya diberikan dengan banyak komentar seperti ini :

    “Islam itu kan agama yang penuh kasih sayang, agama yang damai, agama yang tidak anarkis, agama yang sangat memperhatikan toleransi, agama yang sangat menghormati ideologi/pemeluk agama lain, agama yang rahmatan lil ‘aalamin, agama yang sangat menekankan kepada akhlaqul karimah (akhlaq mulia) karena memang Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan Akhlaq manusia, Islam itu agama yang bla… bla… bla… dst… dsb” (pokoknya yang serba lembut lah begitu)

    Opini di atas tidaklah salah karena memang Islam itu ya seperti itu. Pandangan tsb memang benar, tetapi belumlah lengkap karena pandangan tsb masih belum kaffah (menyeluruh). Selain lembut, Islam itu juga sekaligus keras (baca: TEGAS!!!). Kapan saatnya tegas, kapan saatnya tidak lembut? Itu ada aturan mainnya Mas lengkap dengan kondisi seperti apa Islam itu harus bersikap tegas yang jika tidak dilakukan justeru akan dipandang sebagai dosa yang besar di mata Allah SWT. Sampai di sini anda mungkin sudah bisa menganalisa dan meraba akan ke arah mana uraian saya selanjutnya.

    Saya ambil contoh, kalau seorang muslim katakanlah naik kereta. Kemudian pada salah satu gerbong yang kebetulan hanya diisi oleh dia (si Muslim itu) dan 4 orang lainnya terdiri dari seorang wanita muda cantik dan 3 orang pemuda brandalan yang kebetulan sedang mabuk/agak mabuk. Kemudian 3 orang pemuda tadi berniat akan memperkosa gadis muda cantik tadi dan sudah akan melakukannya. Si Muslim tadi “wajib” hukumnya melakukan mencegahan bahkan jika terpaksa dia boleh melakukan kekerasan dan dalam kondisi tertentu jika nyawanya terancam, dia bahkan dibenarkan untuk membunuh sekalipun. Hal seperti ini kan pada zaman sekarang jarang sekali kita jumpai. Yang ada malah sebaliknya, banyak orang termasuk di kalangan orang-orang muslim sendiri sudah banyak menjadi penakut karena sudah ditimpa sebagaimana digambarkan oleh Nabi Muhammad SAW 14 abad lebih yang lalu bahwa ummat beliau pada suatu saat nanti akan banyak ditimpa “AL WAHN”. Para sahabat beliau bertanya tentang al wahn tsb. Beliau mengatakan bahwa al wahn itu adalah “HUBBUDDUN-YAA WA QARAHIYATU AL MAUT” yang artinya “CINTA DUNIA TAKUT MATI”. Nah, pada kasus contoh di gerbong kereta tsb, jika si muslim tadi sudah ditimpa al wahn, dia bukannya turun tangan membela wanita muda yang akan diperkosa tsb, tetapi biasanya akan mengambil sikap diam bahkan mungkin malah takut sambil menggerutu dalam hati (“Salah sendiri lu wanita, udah tau diri cantik, ehhh malah sendirian naik kereta, malam-malam lagi. Dasar lu, rasain sendiri. Gue kagak mau deh bikin perkara ama tuh orang brandal. Mendingan gue diam pura-pura kagak tau dan cari selamet aja deh. Emangnye gue fikirin”). Nah tuh, kan kualat sekali. Silahkan semua kita merenunginya.
    Saya yakin anda sudah bisa memahami apa maksud saya tsb. Nantilah, sesuai janji saya sebelumnya saya akan mencuplik sebagian tulisan dari buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra di postingan ini juga yang MUI saja tidak jadi atau membatalkan untuk membedah secara terbuka buku tsb dengan penulisnya langsung, Imam Samudra.

    Ada apa ya, kok malah tidak jadi bedah bukunya?

    @dadang

    Pertanyaan anda tsb sebenarnya sudah terjawab pada uraian-uraian saya yang cukup panjang lebar pada postingan-postingan saya sebelum-sebelumnya. saya harap dari mulai awal Mas, sampai-sampai nama saya sempat dicatut sebanyak 3 kali. Silahkan anda simak secara seksama mulai dari awal supaya tidak kembali ke titik nol lagi. Oke?

    @All Khususnya yang Muslim

    Berikut saya cuplikkan beberapa bagian dari buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra.

    Saya cuplik dari halaman 108 sampai 114 (mungkin agak panjang, tetapi mudahan dapat memberikan gambaran lebih lanjut tentang kasus bom Bali) apakah termasuk jihad fii sabilillah ataukah teroris.
    Mari kita simak bersama-sama.

    =========================================================

    PENGERTIAN JIHAD

    – Dari segi bahasa (etimologi), secara simpel jihad berarti bersungguh-sungguh mencurahkan tenaga untuk mencapai satu tujuan. Dalam hal ini seseorang yang bersungguh-sungguh dalam mencari jejak bisa dikategorikan jihad.

    – Dari segi istilah, jihad berarti bersungguh-sungguh memperjuangkan hukum Allah, menda’wahkannya serta menegakkannya.

    – Dari segi Syar’i, jihad berarti berperang melawan kaum kafir yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Pengertian syar’i ini lebih dikenal dengan sebutan ‘jihad fii sabilillah’.

    Seingatku, ketiga definisi di atas telah menjadi ijma’ (konsensus) para ulama salafush shalih, terutama dari kalangan empat mazhab (Syafi’i, Hambali, Maliki, Hanafi). Jadi, tidak ada perselisihan pendapat pendefinisian jihad dalam hal ini.

    Mereka yang ingin mengkaji lebih mendalam tentang hal ini, dapat membaca buku berjudul Al-Jihaadu Sabiilunaa (Jihad Jalan Kami) karya Syaikh Abdul Baqi Ramdun. Juga Kitaabul Jihaad, karya Syaikh Ibnul Mubarak, atau Fii At-Tarbiyah Al-Jihaadiyah Wal-Binaa (Pendidikan dan Pembinaan Jihad) karya Syaikh Asy-Syahid Dr. Abdullah Azzam. Atau bisa juga buku-buku lain yang berhubungan dengan jihad serta ditulis oleh ulama-ulama yang berkompeten dan terlibat aktif dalam dunia jihad (Ulama ‘Aamiliin).

    Dalam kaitan dengan peristiwa bombing di Bali, pengertian ketiga (Jihaad fii sabiilillaah) lebih tepat dan pas untuk kita bahas dan analisis.
    Pada tataran tertentu ada semacam 2 (dua) kebingungan besar yang menjadi teka-teki peristiwa bom di Bali. KEBINGUNGAN PERTAMA adalah “adanya korban dari kalangan bangsa Indonesia sendiri khususnya kaum muslimin”. KEBINGUNGAN KEDUA adalah, “mengapa dilakukan di Bali?”

    Sekali lagi, ini bukan persoalan enteng yang bisa asal jawab. Harus ada dasar hukum yang jelas sebagai landasan sebelum beramal (al-‘ilmu qablal ‘aamal), atau sebelum mengadakan aksi jihad tsb. Dua kebingungan besar akan kita analisa terlebih dahulu setelah mendapat penjelasan yang tegas; jihad atau bukan, peristiwa 12 Oktober 2002 tsb?

    BOM BALI = JIHAAD FII SABIILILLAAH

    Berdasarkan niat atau rencana target, jelas bom Bali merupakan jihaad fii sabiilillaah, karena yang jadi sasaran utama adalah bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya. Ini menjadi semakin jelas dengan adanya pembantaian massal terhadap ummat Islam di Afghanistan pada bulan Ramadhan tahun 2001 yang disaksikan oleh hampir seluruh ummat manusia di segala penjuru bumi. Bangsa-bangsa penjajah pembantai kaum lemah dan bayi-bayi tak berdosa itulah yang disebut kaum musyrikin (kaum kafir) yang berhak diperangi sebagaimana tersebut dalam firman Allah,

    “….dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa” (At Taubah: 36)

    ‘SIPIL’ BANGSA-BANGSA PENJAJAH JADI SASARAN?

    Telah menjadi pengetahuan umum, bahwa Amerika, Australia, Singapura, Thailand dan beberapa negara lainnya memiliterisasi rakyat sipil. Jadi omong kosong kalau dikatakan bahwa turis dari bangsa-bangsa tersebut yang melancong ke Indonesia dianggap sebagai warga sipil. Apalagi beberapa bulan sebelum 12 Oktober 2002, Amerika telah gembar-gembor tentang kondisi di Indonesia. Hal ini tentu menjadi momok yang menakutkan bagi ‘warga sipil’. Dus, ‘warga sipil bangsa manapun tidak punya keberanian untuk melancong ke Indonesia yang telah diramaikan oleh kasus bom di beberapa kota. Logikanya, orang yang berani datang ke kancah bom pada umumnya bukan terdiri dari warga sipil, termasuk bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya.

    Jadi, si John Howard sesaat setelah attack 12 Oktober 2002 yang menyatakan bahwa ‘ratusan rakyat sipil’ Australia telah menjadi korban ‘teroris’ di Bali, pada hakekatnya adalah jeritan drakula monster berdasi yang telah memutar-balikkan fakta demi memperoleh simpati dari bangsa-bangsa lain.

    Iktikad di atas barangkali masih dianggap sebagai ‘asumsi ngambang’ yang belum bisa diterima sepenuhnya. Penjelasan tentang hal tersebut perlu diberikan untuk mementahkan tuduhan bahwa operasi jihad di Bali pada 12 Oktober 2002 murni ditujukan kepada rakyat sipil seperti yang digembar-gemborkan si John Howard.

    Selain itu, penjelasan tsb juga diperlukan untuk mengimbangi dakwaan bahwa warga Australia yang tewas di Bali adalah sebagai inocent alias rakyat yang tidak tahu-menahu tentang urusan perang, alias rakyat tak berdosa, seperti juga dinyanyikan oleh si Bush. Si Bush dan si John Howard barangkali ingin mengatakan, “Kalau mau memerangi kami, ya jangan rakyat sipilnya dong, perangi saja tentaranya itu baru gentle!”

    Konyolnya, ada ulama dari kalangan kaum muslimin yang termakan celotehan vampire-vampire tersebut sehingga dengan seenaknya berfatwa, “Apa pun alasannya, Islam mengutuk tindakan tersebut. Islam tidak membenarkan memerangi warga sipil dari bangsa dan agama apapun!”

    Ucapan senada terdengar pula ketika terjadi operasi jihad WTC dan Pentagon pada 11 September 2001. Lalu ulama-ulama yang tak pernah angkat senjata dan tak pernah berjihad itu, yang kehidupan mereka dipenuhi dengan suasana comfortable (serba nyaman), segera menjilat penjajah Amerika dan mencari muka sambil ketakutan dituduh sebagai ‘teroris’ dengan mengeluarkan ‘fatwa’ agar kaum muslimin mendonor darah bagi korban tragedi WTC dan Pentagon, sekalipun korbannya jelas-jelas bangsa kafir penjajah. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi pada 12 Oktober 2002.

    Yang paling ironis, menjengkelkan dan menjijikkan adalah bahwa ‘ulama-ulama’ itu tidak berbuat hal-hal yang sama tatkala ratusan ribu ummat Islam dibantai oleh Amerika dan sekutunya. Tidak ada sepatah kritik pun yang keluar dari mulut mereka demi menghentikan kebiadaban kafir Amerika dan sekutunya, apalagi ‘fatwa’ untuk mendonor darah. Mata dan telinga mereka sesungguhnya melihat dan mendengar tragedi menyayat hati yang diderita ummat Islam itu, tetapi bibir mereka bungkam sejuta bahasa. Hati mereka terbalik sudah, lebih takut kepada manusia bernama kafir Amerika dan sekutunya ketimbang takut kepada Allah dan membela saudara mereka seiman dan seaqidah.

    BOLEHKAH MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA ‘PENJAJAH’?

    Bangsa yang paling brengsek, licik, bejat dan amoral dalam memblow-up isu sipil adalah bangsa Israel. Ketika mujahid dan anak-anak kecil intifadhah membalas serangan tentara Israel, diisukan bahwa Palestina menyerang sipil Israel. Sebaliknya ketika tentara bangsa keturunan monyet itu menghancurkan ribuan penduduk Palestina dan memusnahkan segala infra struktur mereka, Yahudi terkutuk itu melarang media massa apapun untuk menyiarkan kebinatangan mereka.

    Trik kotor, curang, culas, licik, pengecut ini kemudian diikuti oleh si Bush ketika terjadi attack terhadap WTC dan Pentagon. Begitu juga si John Howard melakukan hal yang sama ketika terjadi peristiwa 12 Oktober 2002. Taruhlah bahwa memang yang tewas pada peristiwa bom Bali adalah rakyat sipil dari bangsa-bangsa penjajah alias drakula itu, secara hukum bolehkah mereka diperangi?

    Limabelas abad lebih yang lalu, Islam telah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, baik secara eksplisit maupun implisit. Ini terdapat dalam Al Qur’an dan Sunnah yang kemudian diterangkan dalam bentuk Fatwa ataupun ijtihad oleh ulama yang berkompeten dalam bidangnya.

    Namun sebelum merujuk kepada nash-nash syar’i, ada baiknya kita membuat perbandingan dan pertanyaan sederhana terhadap beberapa peristiwa pembantaian sipil muslim yang dilakukan oleh penjajah Amerika dan konco-konconya di beberapa negara Muslim.

    1. Pada Tahun 1991 Amerika melalui PBB telah meng-embargo Irak dengan alasan yang sama sekali tidak masuk akal dan tidak bisa diterima dengan akal sehat. Ini mengakibatkan kematian lebih 600.000 bayi di Irak. Angka ini kemudian berkembang menjadi 1,5 juta bayi menjadi korban (Jakarta Post, 4 Desember 2002).

    2. Dalam periode kepemimpinan Taliban (1994-2001), Amerika meng-embargo Afghanistan melalui trik PBB dengan alasan yang juga tidak mungkin bisa diterima oleh akal waras manusia. Ribuan sipil Afghanistan kembali menjadi korban. Dunia bungkam.

    3. Ratusan ribu sipil Palestina dibantai oleh Israel dengan restu dari Pentagon. Amerika juga membantu peralatan perang sekaligus finansial. Kebiadaban telanjang itu disaksikan oleh seluruh penjuru dunia. Dunia tetap bungkam.

    4. Pasca WTC dan Pentagon 2001, salibis Amerika dan bala tentara sekutunya mementaskan kebrutalan dan kebiadaban sangat luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh Amerika yang di hatinya penuh dendam dan permusuhan abadi.

    Situs http://www.khurasan.com menyebut angka 200.000 jiwa dari kalangan sipil Afghanistan yang tewas akibat dijatuhi ribuan ton bom bangsa-bangsa penjajah itu. Dunia tahu bahwa semua yang jadi sasaran itu adalah murni rakyat sipil muslim.

    Amerika sengaja meng-ekspose WTC secara berlebih-lebihan. Sebaliknya mereka menihilkan serangan terhadap Pentagon pada hari, bulan dan tanggal, serta tahun yang sama. Mengapa?

    Di satu sisi mereka menderita ‘hilang muka’ yang luar biasa karena markas militer yang menjadi mitos terhebat dan terampuh serta tercanggih di dunia itu akhirnya jebol oleh serangan yang tak terdeteksi sama sekali. Secara praktis kepercayaan dunia terhadap sistem pertahanan Amerika menjadi anjlok alias runtuh sama sekali.

    Karena itulah mereka sengaja menutupi rasa malu mereka dengan meng-ekspose berita WTC melebihi data sebenarnya. Tujuannya adalah untuk membentuk opini bahwa korban di WTC adalah ‘sipil’ yang tidak pantas dibunuh. Karenanya, pelakunya harus dihukum oleh pengadilan Internaional. Setelah sebelumnya mereka bersungut-sungut merasa diri sebagai Polisi Dunia, pasca tragedi WTC secara tiba-tiba mereka berubah menjadi Hakim Dunia, sehingga dengan seenak perutnya sendiri, mereka menggelar operasi pembantaian berjudul infinitive justice (perang salib).

    Dari sekian pentas keangkuhan dan kebrutalan yang dipamerkan para penjajah itu, Amerika dan sekutunya dengan jelas meninggalkan pesan telanjang dan berkata:

    1. Kami adalah kebenaran, dan selain kami adalah salah.

    2. Hanya kami yang boleh membunuh dan memerangi siapa pun, bangsa mana pun, yang kami anggap salah.

    3. Mereka yang melawan kami adalah teroris dan wajib kami perangi bersama seluruh bangsa dunia yang “berperadaban”.

    4. Apapun yang kami lakukan adalah atas dasar “kebenaran, keadilan dan peradaban”.

    5. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    6. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Wahai siapa saja yang bisa mendengar, bangsa muslim telah dianggap binatang. Darah dan nyawa mereka sama sekali tiada harga. Ada di sana, seorang drakula berjubah putih. Di depannya ada seekor kambing tak berdaya yang telah diikat empat kakinya. Kambing mati disembelih si drakula. Jubah drakula terpercik darah kambing. Tiba giliran kambing yang lain, sang kambing melawan dan meronta. Apa kata si drakula? “Kambing ini biadab! Kambing ini teroris! Lihatlah jubahku penuh darah!”

    Jadi, perlawanan bangsa-bangsa muslim atas penindasan yang telah dilakukan oleh Amerika dan sekutunya adalah TINDAKAN TERORIS. Aturan siapa itu? Undang-undang siapa itu? Anehnya, dunia membisu dan setuju atas semua kecurangan dan ketidak-adilan ini. Tidak sedikit dari kalangan muslim yang ikut latah dengan tindakan biadab Amerika itu.

    Sungguh, semua kejahatan dan kezhaliman para penjajah itu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ummat Islam harus bangkit melawan mereka dengan segala daya dan upaya. Perlawanan yang disyari’atkan oleh Islam adalah dengan cara jihad.

    Maka, bom Bali adalah satu bentuk jawaban yang dilakukan oleh segelintir kaum muslimin yang sadar dan mengerti akan arti sebuah pembelaan dan harga diri kaum muslimin. Bom Bali adalah satu diantara perlawanan yang ditujukan terhadap penjajah Amerika dan sekutunya. Bom Bali adalah salah satu jihad yang harus dilakukan, sekalipun oleh segelintir kaum muslimin.

    (Cuplikan buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra saya lanjutkan lagi pada halaman 116-118)

    MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA PENJAJAH SEBAGAI TINDAKAN SETIMPAL DAN ADIL

    Akan tetapi, yang terjadi adalah bangsa-bangsa penjajah itu telah, sedang, dan akan terus membantai warga sipil bangsa-bangsa muslim. Akan tetapi Amerika dan sekutunya telah melampaui batas.
    Allah Maha Suci, Allah Maha Benar! Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya diperlakukan curang oleh kaum kafir. Perang dibalas perang, darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, pelampauan batas dibalas dengan setimpal.

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    Maka memerangi warga sipil (kalau memang benar sipil) dari bangsa-bangsa penjajah adalah tindakan yang wajar dilakukan demi keseimbangan dan keadilan. Darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, dan … sipil dibalas sipil! Itulah keseimbangan dan itulah keadilan.

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126).

    Dengan demikian jelaslah sudah, bahwa ‘sipil’ bangsa-bangsa penjajah, yang pada asalnya tidak boleh diperangi, berubah menjadi boleh diperangi karena adanya tindakan yang melampaui batas, yaitu pembantaian atas warga sipil yang dilakukan oleh bangsa penjajah.
    Dengan demikian tercapailah keseimbangan hukum dalam perlawanan. Dan dengan demikian, jihad bom Bali tidak dilakukan secara asal-asalan dan serampangan.

    Di belakang semua peristiwa itu, berdiri hukum-hukum dan pertimbangan yang didasarkan atas Al-Qur’an dan As-Sunnah. Lengkap dengan tafsir dan fatwa dari beberapa ulama yang berkompeten akan hal ini. Bom Bali hanyalah setitik reaksi terhadap sekian banyak aksi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa penjajah bernama Amerika dan sekutunya terhadap ummat Islam di seluruh dunia.

    Perang memang kejam, perang memang mengerikan, perang memang menyakitkan dan perang memang menakutkan. Tetapi, akan tetapi ….. membiarkan kekejaman bangsa-bangsa penjajah terhadap bangsa-bangsa muslim adalah ‘LEBIH KEJAM’. Membiarkan kengerian, ketakutan dan kesakitan yang terus menimpa kaum muslimin akibat kebiadaban drakula-drakula monster itu adalah juga (bahkan malah) ‘LEBIH KEJAM LAGI’.

    Kebiadaban barbarian seperti itu (apalagi main keroyokan) hanya lazim dilakukan oleh kaum musyrik dengan segala kesyirikannya. Kesyirikan itulah yang disebut fitnah. Dan ketahuilah bahwa fitnah yang dilakukan oleh para agresor itu adalah ‘lebih kejam’ dari peperangan biasa. Karenanya Allah mewajibkan perang.
    Demi keseimbangan, demi pertahanan, demi pembelaan diri, dan demi keadilan serta kemuliaan, Allah mewajibkan perang.

    “Telah diwajibkan berperang kepadamu, padahal perang itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah: 216).

    =========================================================

    Demikian, segelintir tulisan dari Imam Samudra dalam bukunya ‘AKU MELAWAN TERORIS’. Buku ini berjumlah sebanyak 279 halaman. Yang saya cuplik hanya segelintir saja. Namun dari yang segelintir ini sebenarnya semua kita sudah bisa menyimpulkan bagaimana peristiwa bom Bali ditinjau dari sudut pandang syar’i apakah termasuk jihad fii sabiilillaah ataukah terorisme. Silahkan kalian semua untuk menyimpulkannya sendiri-sendiri. Yang pro dan yang kontra apalagi yang menghujat (khusus bagi yang muslim), semua kita nanti akan mempertanggung-jawabkannya kelak di hadapan Allah Yang Maha Tahu lagi Maha Perkasa. Alangkah baiknya lagi jika kawan-kawan semua (termasuk yang punya blog ini, Mas Wadehel) mempunyai buku tersebut dan mau membaca dan menghayatinya secara seksama dan dengan penuh kejujuran.

    Bagi yang non muslim, kiranya dapat memakluminya. Kalian juga berhak untuk pro dan kontra karena pro dan kontra adalah dinamika kita hidup di alam dunia ini. Dan itu adalah wajar. Namun perlu diingat bahwa kebiadaban, keculasan, kekejaman, pembantaian sipil (bahkan dengan cara keroyokan) yang tak tanggung-tanggung yang telah dilakukan drakula vampire bin monster bangsa Israel dan Amerika Cs adalah bukan hanya masalah kaum muslimin semata, tetapi sudah menjadi masalah kemanusiaan dan pelanggaran HAM yang sangat luar biasa biadabnya di abad ini.

    Apakah semua kita tidak mau merenung dan berfikir, wahai saudara-saudaraku yang masih punya hati?

  216. 225 Bunuh_AliranSesat 2 Januari 2008 pukul 3:51 pm

    tindakan membabi buta amrozi dengan bom balinya jelas bertentangan dengan kemuliaan islam,

    islam mengajarkan kemuliaan bukan sikap psikopat dan membabi buta yang ditunjukkan oleh bom amrozi

    islam mengajarkan untuk umatnya dapat bertindak tegas dan membedakan yang keji dan yang baik

    islam mengajarkan untuk tidak membiarkan tindakan keji dan merubahnya dengan tegas

    melalui tulisan ini saya berkewajiban (fardhu kifayah) untuk mengingatkan amrozi dan pengikutnya bahwa tindakan kejinya sangat bertentangan dengan kemuliaan islam

    selain mengingatkan, umat islam wajib bertindak tegas sesuai dengan hukum islam seperti yang dicontohkan dizaman nabi bagaimana nabiullah muhammad SAW menghukum tegas dengan memerangi musailamah al kazab yaitu orang yang mengaku islam tapi merusak islam dengan mengakali pemikiran masyarakat dengan memelintir ajaran islam.

    karena tindakannya tergolong memerangi islam dan membuat kerusakan serius, maka setelah terlebih dahulu mengajak untuk bertaubat, dan ditolak, maka rasululullah bertindak tegas untuk menghukum dengan memerangi muslaimah dan musalimah menemui ajalnya dalam kekafiran.

    amrozi dan pengikutnya seperti di blog ini sudah diingatkan, jika tidak mau bertaubat, maka wajib diperangi sampai menemui ajalnya seperti musailamah al kazab.

    subhanallah…maha suci 4JJI, dari kesesatan yang merusak…Allahuakbar…Allahuakbar

  217. 226 JagaKemuliaan_islam 2 Januari 2008 pukul 4:24 pm

    amrozi dan yang menuhankannya di blog ini seperti sejuki cs pemikirannya ngawur dan sesat, bikin malu islam saja, ga jauh beda dengan penjabat negara dan DPR yang mengaku islam tapi korupsi dan kongkalingkong, sehingga negara dan agama islam dirusak citranya

    amrozi dan sejuki berpikiran kalau amerika membunuh 1 orang islam lalu mereka membalas dengan membunuh 1 orang amerika, seperti yang dilakukan amrozi di bali, padahal yang mereka bunuh adalah non islam yang membantu, seperti ilmuan yang bekerja di universitas di indonesia. pekerja non muslm yang membimbing muslim dalam bekerja di proyek-proyek, dll.

    keluarga non muslim BAHKAN MUSLIM SENDIRIpun yang sedang lewat di depan hotel mariot pun dibunuh oleh bom amrozi , sungguh tindakan yang brutal dan binatang pun tidak pernah melakukannya

    jelas banget bahwa sikap seperti itu tidak ada dalam islam. islam bahkan menentangnya.

    dalam islam ada ajaran qishas bunuh balas bunuh atau serang balas serang dengan setimpal) hanya kepada non muslim yang menyerang dan mengganggu, sedangkan terhadap non islam yang tidak menyerang/mengganggu, islam menghormati hak-hak mereka termasuk hak untuk hidup.

    alangkah indah hidup di bawah naungan islam

    alangkah nista perbuatan amrozi dan pengikutnya di blog ini sejuki cs yang merusak citra islam dan menghancurkan citra islam.

  218. 227 M. Sejuki 2 Januari 2008 pukul 6:59 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Anda menulis:

    ^^^selain mengingatkan, umat islam wajib bertindak tegas sesuai dengan hukum islam seperti yang dicontohkan dizaman nabi bagaimana nabiullah muhammad SAW menghukum tegas dengan memerangi musailamah al kazab yaitu orang yang mengaku islam tapi merusak islam dengan mengakali pemikiran masyarakat dengan memelintir ajaran islam.

    karena tindakannya tergolong memerangi islam dan membuat kerusakan serius, maka setelah terlebih dahulu mengajak untuk bertaubat, dan ditolak, maka rasululullah bertindak tegas untuk menghukum dengan memerangi muslaimah dan musalimah menemui ajalnya dalam kekafiran.^^^

    Komen saya :

    Anda tau apa sih tentang Musailamah Al Kadzdzab (bukan Kazab)? Dia itu mengaku Nabi dan menentang Rasulullah. Wajar dong dia harus diperangi. Nulis nama saja anda itu keliru. Saya curiga terhadap kemusliman anda. Banyak contoh orang yang mengaku-ngaku muslim padahal bukan. Apa misinya? Misinya ingin mengadu domba diantara kami sesama muslim. Anda saya lihat punya ‘bakat’ untuk itu. Atau anda benar orang yang saya maksud (penyusup) yang berpura-pura Islam? Baca sejarah Islam yang benar bung! Jangan asal cuap yang justeru bertendensi menyesatkan.

    Cara berdebat bukan seperti itu bung! Sanggah dong argumentasi Imam Samudra di atas juga dengan memakai dalil. Jangan cuma taunya caci-maki melulu.

    @JagaKemuliaan_islam

    Anda menulis :

    ^^^dalam islam ada ajaran qishas bunuh balas bunuh atau serang balas serang dengan setimpal) hanya kepada non muslim yang menyerang dan mengganggu, sedangkan terhadap non islam yang tidak menyerang/mengganggu, islam menghormati hak-hak mereka termasuk hak untuk hidup.^^^

    Komen saya :

    Saya tanya balik kepada anda.

    Apakah ratusan ribu rakyat sipil Afghanistan dan Iraq termasuk para wanita, bayi-bayi tidak berdosa, para orang tua yang tidak tau apa-apa dll telah mengganggu apalagi memerangi Amerika dan konco-konconya yang pengecut itu? Apakah hak hidup mereka juga tidak dihormati???????? Apa hak Amerika dan begundal-begundalnya menyerang dan membombardir negara lain dan menghancurkan infra strukturnya yang telah dibangun puluhan bahkan ratusan tahun? Apa hak mereka? Apa hak mereka masih bercokol di sana bahkan dengan tanpa malu mencuri minyak-minyak kaum muslimin di sana? Kenapa mereka kok malah tidak anda hujat? Di mana kalimat anda yang selalu suka sok berbicara keadilan? Begitukah cara anda menjaga kemuliaan Islam sesuai dengan nama blogger anda? Apa bukan anda yang telah merusak citra Islam? Munafik, sungguh anda itu telah bersikap munafik. Na’uudzubillahi min dzalik.

    Jawab! Jangan sok berbicara hak bung!

    (Saya juga curiga kepada anda. Jangan-jangan anda ini juga penyusup yang sengaja mengaku-ngaku Islam padahal tujuannya untuk mengadu domba Islam dari dalam).

  219. 228 Mihael "D.B." Ellinsworth 2 Januari 2008 pukul 7:39 pm

    Sementara ini, saya yakin, sepertinya ada pengurus salah satu artikel wadehel yang sah. :lol:

  220. 229 M. Sejuki 2 Januari 2008 pukul 9:16 pm

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth

    Saya juga berfikir kurang lebih sama dengan anda.

    Apa kabar Mas Mihael? Lama tak ketemu nih. Hehehe…

    Gimana kabar blog anda?

  221. 230 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 12:58 pm

    amrozi dan yang menuhankannya di blog ini seperti sejuki cs pemikirannya ngawur dan sesat, bikin malu islam saja, ga jauh beda dengan penjabat negara dan DPR yang mengaku islam tapi korupsi dan kongkalingkong, sehingga negara dan agama islam dirusak citranya

  222. 231 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 1:01 pm

    jagalah kemuliaan islam dengan tindakan yang islami dan sesuai dengan kaidah hukum islam

    bom bali amrozi dan imam samudera jelas merupakan tindakan brutal dan tidak islami

    amrozi dan imam samudera jelas diperalat oleh yahudi dan amerika untuk menghancurkan citra islam.

  223. 232 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 1:06 pm

    untuk non muslim…

    ga usah takut dan cemas

    islam menhargai hak anda untuk hidup

    selama anda tidak mengganggu dan menyerang muslim

    dalam islam tidak dikenal balas dendam membabi buta seperti yang dilakukan oleh amrozi cs dengan bom bali

    islam rahmatan lil alamin

  224. 233 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 1:33 pm

    about amrozi…..

    …… bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika.

    untuk MISI menhancurkan citra islam

    kalau citra islam sudah hancur…

    diharapkan umat islam makin jauh dari islam

    misi menjauhkan umat dari islam lainnya:
    – media televisi indonesia yang dikuasai yahudi, sinetron cinta-cintaan, kekerasan, tayangan perzinahan, dll
    – korupsi oleh penjabat dengan bertamengkan agama
    – yang mengerikan justru “perang pemikiran/ghazwul Fikri” yang diluncurkan amrika serikat dan yahudi melalui memfitnah umat islam dan merusak citra islam melalui sandiwara manis kaki tangannya yaitu amrozi dkk.

    subhannaallah mahasuci dan maha benar allah.

  225. 234 M. Sejuki 3 Januari 2008 pukul 5:39 pm

    @JagaKemuliaan_Islam

    Anda dari kemarin komennya itu-ituuuuuuu mulu.

    Apa hubungannya dengan media TV, sinetron cinta-cintaan, korupsi dll dengan Amrozi Cs? Itu gue setuju akan merusak citra Islam, tapi keluar dari jalur diskusi di sini. Anda ini suka ngelantur kemana-mana ya? Bikin gue geli aja.

    Eh Mas, lu ngebaca kagak postingan beberapa halaman buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra yang gue kutip di atas. Kritisi dong bagian-bagian apa itu jihad, apa yang melatar belakangi tragedi bom Bali, dasar hukum maupun lokiga apa yang digunakan oleh Imam Samudra dll. Kalau anda tidak setuju, apa alasannya. Jangan dilarikan kemana-mana. Fokus saja Mas. Anda bisa berdiskusi tidak? Kalau kagak bisa, ya jangan nulis di sini dong. Kan memalukan. Saya aja merasa malu tuh. Kok ada orang berdiskusinya kayak begini? Hehehe…

    Anak kecil aja bisa nulis sambil marah-marah seperti anda.
    Untuk selanjutnya, kalau komen yang nyambung Mas. Malu tuh dibaca ama Cucunya_Amrozi. Hehehe………..

    Untuk saudaraku non Muslim terutama yang seiman dengan si Vampire George W Bush dkk khususnya yang warga negara Indonesia, tidak perlu khawatir. Insya Allah aman, karena kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak memusuhi anda. Sasaran mereka hanya sipil bangsa musuh saja (Amerika Cs) sebagai balasan setimpal dari sipil muslim yang dibantai dengan tanpa berpri-kebinatangan sama sekali.

  226. 235 M. Sejuki 3 Januari 2008 pukul 6:04 pm

    @All

    Amerika Cs: Amrozi dkk adalah ‘TERORIS’.

    JagaKemuliaan_Islam: Amrozi Cs adalah ‘TERORIS’.

    M. Sejuki dkk: Amrozi Cs adalah ‘BUKAN TERORIS’.

    Berarti:

    JagaKemuliaan_Islam = Amerika Cs

    M. Sejuki dkk tidak = Amerika Cs dan JagaKemuliaan_Islam

    Benar kan rumusnya? Ha… ha… ha… kena lu.

    Dari rumus tsb, telah terbukti sekarang siapa yang benar-benar antek-anteknya Amerika Cs.

  227. 236 venoms 4 Januari 2008 pukul 10:03 am

    @JagaKemuliaan_Islam

    untuk non muslim…
    ga usah takut dan cemas
    islam menhargai hak anda untuk hidup
    selama anda tidak mengganggu dan menyerang muslim
    dalam islam tidak dikenal balas dendam membabi buta seperti yang dilakukan oleh amrozi cs dengan bom bali
    islam rahmatan lil alamin

    @Sejuki

    Untuk saudaraku non Muslim terutama yang seiman dengan si Vampire George W Bush dkk khususnya yang warga negara Indonesia, tidak perlu khawatir. Insya Allah aman, karena kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak memusuhi anda. Sasaran mereka hanya sipil bangsa musuh saja (Amerika Cs) sebagai balasan setimpal dari sipil muslim yang dibantai dengan tanpa berpri-kebinatangan sama sekali.

    Saya disini jadi geli melihat postingan kalian disini, kenapa saya mesti takut dan khawatir?? atas dasar apa?? disini seakan kalian meremehkan orang non muslim, mentang-mentang kita kaum minoritas yang bisa seenaknya untuk dibantai!!! jangan berpendapat yang aneh-aneh yang bisa membuat masayarakat Bali jadi salah pengertian disini kita sudah hidup damai dan saling menghargai jangan ganggu kedamaina itu

  228. 237 M. Sejuki 4 Januari 2008 pukul 10:50 pm

    Sorry, belakangan saya banyak kesibukan sehingga tidak dapat selalu on.

    @Venoms

    Maaf Mas Venoms. Saya pribadi tidak ada sedikitpun bermaksud meremehkan saudara-saudara non muslim apalagi bermaksud mentang-mentang mayoritas lalu bisa berbuat seenaknya saja. Tidak, sama sekali tidak Mas.

    Teman-teman saya banyak yang non muslim, juga ada beberapa orang Bali, dan saya selalu akrab dengan mereka baik sebelum maupun pasca bom Bali. Saya menulis seperti di atas semata-mata karena ingin mengcounter tulisannya JagaKemuliaan_Islam yang seakan-akan dengan adanya gerakan Imam Samudra dan Amrozi Cs lalu dia gambarkan yang non muslim (katakanlah saudara-saudara yang minoritas) menjadi terancam. Statement dia (JagaKemuliaan_Islam) itulah yang justeru dapat membuat kesalah-fahaman kawan-kawan yang non muslim. Apa dia itu sudah memikirkannya sebelum menulis seperti itu? Sepertinya dia itu sok pembela kebenaran, sok pahlawan, namun justeru pernyataannya malah bertendensi provokatif. Mutu diskusinya pun saya lihat masih jauh dari standar bagaimana semestinya melakukan diskusi yang elegan. Taunya marah-marah, mengumpat, menjelek-jelekkan orang lain, menghina, mengatakan orang lain bodoh dan pengecut dengan tanpa pengetahuan sama sekali.

    Saya sudah sampaikan pendapat, termasuk postingan sebagian lembaran buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra bahwa biang kerok semuanya ini sebenarnya adalah si Vampire bin Monster George W Bush dan begundal-begundalnya yang haus darah itu. Ummat Islam sudah terlalu sakit hati. Saya fikir anda bisa membayangkan bagaimana jika anda itu adalah orang Palestina, Afghanistan dan atau Irak, lebih-lebih lagi kebetulan umpamanya anda itu seiman dengan mereka. Kira-kira bagaimana perasaan anda?

    Bukan hanya orang Islam, yang non muslim juga banyak yang saya temui begitu murkanya dengan yang bernama George W Bush itu. Sombong, congkak bahkan sepertinya dia itu sudah mengklaim dirinya sebagai ‘Tuhan’ yang berhak menentukan siapa yang salah siapa yang benar. Siapa yang boleh dibantai siapa yang tidak. Siapa yang berhak hidup siapa yang harus mati. Siapa yang boleh ditahan dan disiksa dalam tahanan tanpa diadili sedikitpun siapa yang tidak. Siapa yang teroris siapa yang bukan teroris. Pokoknya ‘AKULAH TUHAN, KALIAN MAU APA?’ (Begitulah kira-kira dalam hati si Vampire bin Monster George W Bush bergumam). Buktinya, seruan Paus Paulus II saja tidak dia gubris.

    Semoga dapat difahami oleh Mas Venoms dan teman-teman non muslim lainnya.

  229. 239 mat guoblok 5 Januari 2008 pukul 1:46 am

    wehhh kalian itu omong kosong aja!! terutama sejuki!! pengangguran ya? apa nggak bisa sebagai bangsa indonesia yang bhinneka, tidak saling meninggikan diri sendiri , atau merendahkan golongan/umat lainnya ataupun malukan menjujung tinggi tindakan terorisme. apapun alasanny a,Jihad, jahit atau jancuk sekalipun, kalau hukum sudah menilai salah ya kita harus menERIMA itu sebagai tindakan melanggar hukum. kalo ndak mau meerima hukum yang berlaku di indonesia, mbok kamu pindah aja ke Iraq, iran, afganisan atau arab.
    biar ngak usah ke surga dulu, cari dulu malaikat di dunia yang seksi, dan bahenollll. Training .biar nanti kalo sdh di surga, sudah pintar, no need training malaikat lagi.
    biar nanti kalo masuk di surganya orang muslim
    , tinggal order BJ,HJ,atau FJ.sama malaikat (bidadari??) yang bahenolllllllll 72 malaikat digilir aje. neeeeeeeeeeeeea nafsu banget.

  230. 240 M. Sejuki 5 Januari 2008 pukul 6:53 am

    @mat guoblok

    Omong kosong saya di mana Mas? Kemudian siapa yang meninggikan dan siapa yang merendahkan? Tolong dijelasin. Saya harap anda juga tidak seperti kebanyakan yang lain yang diskusinya suka ngalor ngidul kesana-kemari kagak karu-karuan.

    Sebaiknya anda baca dulu dengan seksama diskusi ini dari sejak awal. Resapi dan simpulkan dengan hati yang jujur.

    Imam Samudra dan Amrozi Cs memang bersalah berdasarkan hukum di Indonesia sesuai dengan putusan pengadilan dan untuk itu mereka siap menerima apa pun konsekwensinya. Kenapa malah kita yag ribut? Namun dalam kacamata Syari’at Islam belum tentu dan masih diperdebatkan, sementara mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) yakin bahwa mereka benar dalam konteks Syari’at Islam dan itu sudah dituangkan dalam bukunya ‘AKU MELAWAN TERORIS’. Untuk itu, mereka tidak mau meminta grasi kepada Presiden meskipun peluang itu ada sesuai hukum di Indonesia dan mereka pun ditawarkan untuk itu tetapi tetap mereka tolak. Mereka bilang hanya berhak minta ampun kepada Allah SWT bukan kepada manusia (Presiden). Tentang minta maaf, mereka sudah sejak awal minta maaf kepada bangsa ini terutama kepada orang Bali dan saudara-saudara muslim yang ikut jadi korban. Mereka sudah bilang tidak mungkin menghindari efek tidak diinginkan, dan itulah konsekwensinya dari suatu bom.

    Tolong dijelasin tentang yang anda tulis itu ya, omong kosong saya di mana? Kemudian siapa yang meninggikan dan siapa yang merendahkan? Jangan asbun dan asduh (asal tuduh) saja. Oke?

  231. 241 Bunuh_AliranSesat 8 Januari 2008 pukul 12:08 pm

    ada yang namanya Venoms, ternyata orangnya ngawur juga ya kayak sejuki,

    ya jelas bahwa kalau islam menerapkan pemikiran seperti amrozi, sejuki, umat non islam, bahkan kucing dan tikus pun ketakutan, karena ketika venoms lagi makan di MC Donald, atau lagi berbelanja di supermarket, atau ketika lagi BAB di WC tiba-tiba meledak bom

    atau venoms lagi sekolah di kelasnya di SMP, tida-tiba ada siswa smp didikan amrozi yang bernama sejuki “berjihad ngawur” meledakan bom bunuh diri, venoms jadi kue tart deh…….hehehe

    jadi ini bukan masalah minoritas atau mayoritas tapi masalah kita berhadapan dengan kegilaan dan kengawuran yang mengancam jiwa

    amrozi, imam samudera, dan termasuk sejuki itu pemikirannya sesat dan kurang memahami ilmu agama

    sejuki jangan goblog dong….jangan gila dong…..

  232. 242 Kasihani_AmroziCS 8 Januari 2008 pukul 12:12 pm

    amrozi cs adalah orang-orang yang kurang ilmu dan kurang pemahaman agama

    kasihani mereka, mereka saudara-saudara kita yang salah langkah,

    mereka mempunyai anak-anak yang juga harus kita selamatkan dengan terus mendakwahi dan menunjukkan kebenaran yang nyata

    ini riwayat amrozi
    about amrozi…..

    …… bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika.

  233. 243 Kasihani_Amrozi 8 Januari 2008 pukul 1:23 pm

    amrozi adalah salahsatu contoh bahayanya aliran/pemikiran sesat,

    lihatlah yang jadi korban, anak-anak nya yang lucu juga istrinya,juga korban muslim dan non muslim korban kebrutal bom amrozi di bali,

    bom grup mereka selain dikafe dan dihotel, juga di ledakan di pasar (pasar tentena, dimaluku),

    secara logika bomnya adalah bom brutal

    kenapa amrozi tidak membom kedutaan besar amerika serikat atau kedutaan besar israel,tapi kok yang di bom kafe, hotel bahkan pasar…

    jawabannya mudah saja…

    amerika dan iasrael lah yang menyuruh amrozi, imam samudera
    untuk menjelekan citra islam

  234. 244 kebenaran_hakiki 8 Januari 2008 pukul 1:31 pm

    hai venoms, anda perlu takut pada pasukan amrozi cs

    karena mereka akan melakukan bom brutal, tiada peduli, mau dipasar, atau bahkan emm…………..sstt…di sebelah WC anda

    ketika venoms lagi menikmati BAB di WC, meledaklah bom dahsyat hasil karya sejuki.

    secara normal venom perlu takut…kecuali ga normal otaknya….

    jelaskan okey

    islam ajaran yang mulia, menegaskan bahwa tidak ada bom brutal dalam islam
    islam menhormati hak setiap manusia untuk hidup, selama tidak diganggu
    jadi jangan goblok dong venoms

  235. 245 Jaga_KemuliaanIslam 8 Januari 2008 pukul 2:35 pm

    about amrozi…..

    …… bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika.

    untuk MISI menhancurkan citra islam

    kalau citra islam sudah hancur…

    diharapkan umat islam makin jauh dari islam

    misi menjauhkan umat dari islam lainnya:
    – media televisi indonesia yang dikuasai yahudi, sinetron cinta-cintaan, kekerasan, tayangan perzinahan, dll
    – korupsi oleh penjabat dengan bertamengkan agama
    – yang mengerikan justru “perang pemikiran/ghazwul Fikri” yang diluncurkan amrika serikat dan yahudi melalui memfitnah umat islam dan merusak citra islam melalui sandiwara manis kaki tangannya yaitu amrozi dkk.

    subhannaallah mahasuci dan maha benar allah.

  236. 246 pendapatku 8 Januari 2008 pukul 2:45 pm

    kalau menurut pendapatku amrozi dkk itu adalah orang-orang yang dasar agamanya minim sehingga mudah terpengaruh oleh aliran sesat

    dia begitu meyakini dan rela mati demi ajaran sesatnya, seperti Lia eden, Al Qiyadah,ahmadiyah, NII, Qur’an suci, Jaringan Islam liberal, masing-masing memiliki dalil yang membentengi kesesatan mereka

    solusinya adalah bukan dengan menghujatnya tetapi memberitahukan tentang ajaran islam yang benar dan mendo’akan agar Allah SWT membukakan pintu hidayahnya kepada amrozi cs untuk segera bertaubat dan kembali kepada islam yang benar.

    o ya, saya juga heran kok indonesia di hujani dengan banyak aliran sesat, kemungkinan hal ini terorganisir, dan menurut pendapatku amerika dan israel adalah dalang dibalik Amrozi, Lia eden, al qiyadah, JIL, untuk misi menghancurkan citra islam di mata umatnya.

  237. 247 pendapatku 8 Januari 2008 pukul 2:56 pm

    o ya…kasus runtuhnya gedung WTC di Amerika, diyakini dilakukan oleh amerika serikat dan yahudi, buktinya saat hari H penghancuran gedung WTC, ratusan karyawan bangsa yahudi tidak masuk kantornya di WTC, dan mereka selamat

    islam dituduh dan dibikinlah seolah-olah al qaeda pelakunya, padahal semua itu hanyalah rekayasa cerdas yahudi dan amerika untuk suatu alasan /legitimasi menyerang dan menghancurkan islam di Afghanistan, Irak, dan sekarang target mereka adalah iran dan arab saudi, untuk terget menghancurkan mekah.

    hanya pemikiran yang cerdaslah yang dapat memahami itu semua.

    amrozi kasusnya ga jauh beda dengan WTC, dibikin seolah-olah umat islam (amrozi/kaki tangan USA/Israel) melakukan pemboman, dan amerika segera menangkap ulama-ulama indonesia seperti abu bakar basyir, dll,dan mengembor-gemborkan tentang citra islam sebagai agama kejahatan bom.

    orang-orang bodoh segera menyambut dan percaya propaganda USA/Israel, namun Allah tetap menjaga kemuliaan agamanya denagn tetap mengilhami pemikiran cerdas pada kami untuk menguak kebusukan USA/Israel.

  238. 248 amplifier 8 Januari 2008 pukul 5:03 pm

    @Bunuh_AliranSesat
    @kebenaran_hakiki

    Saya memang orang GOBLOK tidak tau apa2, terima kasih telah memfonis saya sebagai orang Goblok, saya disini mau bertanya kepada kalian berdua sudakah anda membaca postingan saya sebelumnya (dari awal saya posting)?? kalo belom baca donk biar kalian berdua lebih tau, ato saya jelaskan sedikit saja agar kalian berdua lebih memahaminya “SAYA DISINI ADALAH KORBAN BOM BALI!! YAITU ISTRI SAYA MENINGGAL AKIBAT BOM TERSEBUT DAN ANAK SAYA KEHILANGAN SEORANG IBU. Gimana kah perasaan anda jika hal itu menimpa anda??? Disini saya tidak Takut lagi SAMA SIAPAPUN KECUALI TUHAN, dan saya berhak hidup bebas tanpa tekanan dari pihak manapun apalagi sama kalian!! mau teroris kek mau amerika, israel apa kek emang gue pikirin…!!
    Percuma kalian pakai nick Bunuh Aliran sesat n kebenaran hakiki sedang kan kalian sendiri tidak tau artinya!!
    Saya Benci dan dendam dengan yang namanya Teroris dan kebrutalan, tapi saya sudah memaafkan kelakuan Amrosi cs, itu berdasarkan agama yang saya anut dan saya tidak tahu MUNGKIN dalam ajaran ISLAM dendam itu harus tetap dipupuk, sehingga akan terus menjadi momok yang menakutkan yang tidak akan ada hentinya, percuma donk kalian pinter2 memahami ayat2 agama tapi punya dendam!!
    Sekali lagi Terima kasih telah menilai saya goblok dan kurang normal

  239. 249 M. Sejuki 8 Januari 2008 pukul 7:52 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Siapa yang ngawur bung! Apa bukan anda yang ngawur? Ngomong tanpa dasar ilmiah sama sekali. Tunjukin dong dalil-dalilnya jika M. Sejuki itu ngawur. Kok taunya main tuding tapi tidak dijelaskan alasan-alasannya.

    Kapan Amrozi Cs ingin membom pasar, supermarket atau di WC tempat Venoms yang mungkin lagi buang air atau sekolah? Bodoh apa? Kecuali jika banyak terkumpul komunitas bule-bule. Itu pun bule-bule yang terlihat bermaksiat ria seperti di Paddy’s Pub dan Sari Club dulu. Bukan sembarang bule bung! Dasar bawel… wel… wel…

    Bibir lu itu, lipstiknya terlalu tebal kali? He…. he…. he….

    Kemudian anda bilang Amrozi Cs, M. Sejuki dan yang sepemahaman anda bilang sesat. Sesatnya di mana bung?! Tunjukin, mana dalilnya? Jika anda Muslim, mana ayat dan haditsnya bahwa pemahaman kami itu sesat? Suatu faham itu sesat atau lurus harus pake ayat dan hadits bung, bukan pake dengkul atau otak udang lu yang bloon itu.

    Tau ……………????????????!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Yang menuduh tanpa dasar, itulah sebenarnya yang sesat.

    Baca dulu dong buku Imam Samudra ‘AKU MELAWAN TERORIS’, tuh seperti yang saya cuplik sebagian dari isi bukunya pada postingan saya di atas. Baru kemudian ngomong.

    Komen lu itu sebenarnya justeru menohok ke jidat lu sendiri ….!!!!!

    @Kasihani_Amrozi

    Kapan Amrozi Cs ngebom pasar? Dan kapan Amerika dan Israel menyuruh mereka ngebom? Mana buktinya? Justeru Amerika Cs lah yang mereka benci. Kenapa anda suka memfitnah? Bukankah fitnah lebih kejam dari membunuh?

    Anda muslim tidak???????????????????????????!!!!!!!!!!!

    Siapkah anda mempertanggung-jawabkan tulisan anda itu kelak di hadapan Allah?

    @Kasihani_AmroziCS

    Nah, ini satu lagi orang yang ngomong tanpa ilmu. MUI saja tidak berani membahas buku Imam Samudra ‘AKU MELAWAN TERORIS’. Kok anda bilang mereka itu kurang ilmu agamanya. Mana dalilnya (ayat dan haditsnya)?

    Goblok teriak goblok! Ya…. goblok. He… he… he…

    Dasar lu goblok…………………!!!!!!!!!!!!!!!!

    @kebenaran_hakiki

    Lu mau adu domba kami dengan venoms ya?

    Satu lagi orang yang ngomong tanpa otak. Lu bilang Islam ajaran mulia dan tidak ada ajaran brutal. Islam menghormati hak setiap manusia untuk hidup, selama tidak diganggu. oke, ini gue setuju. tapi kemudian anda bilang Amrozi Cs melakukan bom brutal, tiada peduli mau di pasar atau bahkan di samping WC Venoms? Wah… wah… wah…. ini yang benar-benar fitnah yang nyata. Lu masih punya otak yang waras kagak?

    Goblok lagi…….!!!!!!!!!!!!! He… he… he…

    @Jaga_KemuliaanIslam

    Kali ini lu kagak masuk hitungan, karena postingan anda yang itu ituuuuuuuuuuuuuuu mulu!!!

    Apa gak bisa nulis lagi Mas?

    @pendapatku

    Apa bukan anda yang dasar agamanya cetek. Taunya cuap-cuap melulu. Sok alim. Sok berilmu. Sok mengatakan orang lain dasar agamanya kurang. Anda tau, mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) itu mantan Mujahidin waktu Afghanistan dicaplok ama Uni Sovyet dulu. Mereka ikut berjuang di sana. Orang yang sudah pernah berjuang meniggalkan kenikmatan dunia. Tidak seperti anda yang maunya dikeloni bini mulu. Takut berjihad.

    Lebih baik diam, daripada menambah dosa mulu.

    Untuk potingan anda yang kedua, oke gue setuju.

    @amplifier

    Lu rupanya Venoms ya? Habis postingan di mana Mas? Lupa merubah ID ya?

    Ha… ha… ha… Kagak papa. Biasa kok di dunia blogger.

    Mas Venoms. Tuh banyak sekali orang-orang goblok yang ingin mengadu domba kita. Tapi gue yakin, lu ngerti gue dan gue ngerti lu. Gue yakin itu, setelah kita saling curhat sebelumnya.

    Biasa Mas. Orang-orang goblok, ya seperti itulah. Biasanya siapa yang lebih dulu mengatakan orang lain goblok, sebenarnya dialah yang goblok.

    Karena anda dikatain lebih dulu goblok, berarti mereka yang mengatakan itulah yang sebenarnya goblok. Tul gak?

    He… he… he…

    Gue kagak peduli Mas. Muslim dan atau non muslim, jika dia itu tidak berakhlaq, sebelah matapun tidak gue pandang. Tetapi jika berakhlaq, meskipun bukan Islam, gue akan memberi hormat yang sedalamnya bahkan akan gue pandang dengan ketiga belah mata gue (jika gue punya mata tiga, hehehe…) sayang cuma dua. Jadi akan gue pandang dengan kedua belah mata gue.

    Yah…. seperti itulah Mas Venoms, M. Sejuki apa adanya.
    He… he… he………..

  240. 250 Ir.Rano Sarno,SPG 9 Januari 2008 pukul 1:39 am

    Wah kok makin panas gini yah….,diskusi yang sehat jadi saling meng-Goblok2-an!! Cobalah sodara2ku semua disini hindari kata2 kasar… kalo ada yang mulai..dah biarin aja biar ga tambah banyak ….ntar ujung2nya saling fitnah & bikin dosa sendiri2

    O iya buat mas2 dan mbak2 yang pinter, terus terang saya non-muslim, dan terus terang saya miris klo baca postingan sodara yang saling tuduh seperti “anda muslim tidak”, “..pasti non-muslim”, & pokoke yang sejenisnya lahhh, karena frase2 itu seolah-olah menohok yang non-muslim itu jahat, tukang adu domba dsb. Coba klo mas2 sekalian menjadi yang tertuduh seperti itu pasti sakit juga khan.

    Dah lah sekarang saran saya gimana klo frase2 yang berkesan menuduh itu diganti aja dengan apa kek… yang tidak menyakiti pihak laeen…supaya diskusi bisa lebih sehat.

    Oo ya sedikit sumbang pemikiran dari saya untuk sodara2 muslim jangan kira kalau misal(semoga tidak) sesama umat muslim saling serang, sodara2 non-muslim akan senang melihatnya,..jujur saja sebagai sodara satu bangsa niscaya efek buruknya pasti akan kena kita2 juga dan siapa yang senang melihat bangsa kita pecah belah…jelas iblis yang lahir untuk menghancurkan dan tertawa melihat umat Tuhan saling fitnah,serang,bunuh..dlll dan akhirnya habis lah umatNya.

    dan heheh :D `klo saya iblisnya INDONESIA adalah negara yang saya hancurkan pertama kali` karena emang gampang banget!! bisikin aja satu dua orang …hancur dahh.Sorry klo sedikit OOT
    Satu lagi, sepengetahuan saya (pemerintah)Amrik tu ga peduli agama apa vs agama apa (liat katolik vs kristen) di irlandia klo ga salah, mereka hanya peduli –ada kepentigan mereka ga disitu (Ekonomi)–

    Yah itu sedikit buaanyyyak sumbangan saya yang OOT :P
    maapin saya, saya cuma pengen diskusi itu berjalan sehat & ga kampungan..klo kurang sehat …minum susu :D. nuwun

  241. 251 Bunuh_AliranSesat 9 Januari 2008 pukul 11:24 am

    alquran dan hadis adalah karangan Allah SWT, landasan yang sangat tidak diragukan kebenarannya, hendaklah dijadikan pedoman,

    buku karangan imam samudera dan amrozi adalah buatan manusia yang latar belakangnya diragukan sebagai insan kamil, jadi tidak pantas dijadikankan sebagai acuan.

    latar belakang amrozi…

    …… bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika.

  242. 252 Akhifillahi 9 Januari 2008 pukul 11:43 am

    assalamualaikum sahabat-sahabat

    berdiskusilah dengan kata-kata yang sopan, jangan berdikusi dengan mengeluarkan kata-kata kotor seperti yang ditunjukkan sejuki dan amplifier (venoms)di blog ini, kata kotor hanya keluar dari jiwa-jiwa yang kotor dan jahat.

    saya setuju dengan statemen ir.rano sarno.

    saya menyimak diskusi ini, mentok di pemahaman ayat sbb.

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    menurut pemahaman islam bahwa jika diserang/dianiaya oleh non muslim yang menyerang (kafir harbi), harus membalas dengan balasan yang setimpal (qishas/bunuh balas bunuh), fokuskan pembalasan pada kafir yang menyerang, tentara, instalasi militer, dilarang membom pemukiman penduduk dan pasar.
    terhadap non islam yang tidak menyerang (kafir zidmi)(anak-anak/wanita, ilmuan, dll sipil non muslim) harus kita hormati dan dilindungi hak-haknya sebagai sesama hamba Allah.

    sedangkan menurut amrozi dan sejuki cs, pembalasan setimpal adalah dengan membalas tanpa memperdulikan sipil non islam harbi (yang menyerang) atau non islam zidmi (yang tidak menyerang)seperti yang ditunjukkan amrozi di bali, akibatnya anak-anak dan wanita jadi korban.

  243. 253 pencerahan 9 Januari 2008 pukul 11:55 am

    amerika menyerang dan membunuh rakyat yang mayoritas muslim di afghanistan dan irak, dan rencananya sasaran berikutnya muslim iran

    cara membalasnya yang setimpal BUKAN dengan membunuh orang amerika yang sedang ada di indonesia, seperti misalnya saya punya dosen di UI asal dari Amerika serikat non muslim, pakar komputer. dia sendiri tidak suka kekerasan dan mengabdikan dirinya untuk mengajarkan ilmu, karena dia tergolong non muslim yang tidak mengganggu, bahkan kooperatif, dan berguna bagi pengembangan pendidikan di indonesia.

    cara membalasnya adalah serang tentara amerika dengan serangan setimpal , hancurkan instalasi militernya, tekan pemerintahannya secara diplomatik, dll.

    kalau membalasnya dengan bom seperti yang ditunjukkan amrozi di bali, muslim dan non muslim bahkan anak-anak dan wanitapunpun ikut tewas,
    dan amrozinya sendiri berakhir tragis akan di hukum mati, kasihan anak-anak dan istrinya. dan hasilnya……bom amrozi tidak merubah apapun hanya meninggalkan fitnah bagi citra islam sebagai teroris(penangkapan ulama-ulama oleh amerika serikat)dan kisah sedih keluarga korban bom.

  244. 254 pendapatku 9 Januari 2008 pukul 1:47 pm

    kenapa amrozi tidak membom kedutaan besar amerika serikat atau kedutaan besar israel,tapi kok yang di bom kafe, hotel bahkan pasar…

    jawabannya mudah saja…

    amerika dan iasrael lah yang menyuruh amrozi, imam samudera
    untuk menjelekan citra islam

  245. 255 Kasihani_Amrozi 9 Januari 2008 pukul 1:53 pm

    amrozi cs adalah orang-orang yang kurang ilmu dan kurang pemahaman agama

    kasihani mereka, mereka saudara-saudara kita yang salah langkah,

    mereka mempunyai anak-anak yang juga harus kita selamatkan dengan terus mendakwahi dan menunjukkan kebenaran yang nyata

    ini riwayat amrozi
    about amrozi…..

    …… bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika.

  246. 256 venoms 9 Januari 2008 pukul 5:30 pm

    @Akhifillahi

    berdiskusilah dengan kata-kata yang sopan, jangan berdikusi dengan mengeluarkan kata-kata kotor seperti yang ditunjukkan sejuki dan amplifier (venoms)di blog ini, kata kotor hanya keluar dari jiwa-jiwa yang kotor dan jahat.

    maaf mas saya mo tanya kata-kata kotor yang anad maksud disini apa??
    yah saya mengakui jiwa saya masi kotor mas semoga TUHAN memaafkannya,saya hanya manusia biasa mas yang penih kekurangan bukan orang suci ato nabi!
    Mungkin anda orang yang sempurna dan berjiwa bersih kali

  247. 257 Ir.Rano Sarno,SPG 10 Januari 2008 pukul 1:01 am

    Ehmm iku sumbang pikir lagi,

    @pendapatku atau semua yang menganalisa amrozi adalah cetakan pemerintah Amrik/Yahudi.. Segala kemungkinan memang bisa terjadi bahkan analisa “amrozi hanyalah seseorang yang bodoh yang memahami ajaran dengan salah”..bisa juga. Kalau kita runut lebih lanjut disini mungkin akan kelihatan latar belakang apa yang mendasari dia melakukan hal seperti itu….keputusasaan, kebodohan dll. Seperti kita tahu orang yang bodoh atau putus asa sangat mudah dimanfaatkan/digerakan untuk hal2 yang bertujuan negatif.

    Jadi pendapat saya untuk bisa menang di pertarungan global dimana negara2 maju sperti amrik dll memang mendominasi perangi dulu penyakit kemiskinan,kebodohan..dalam diri bangsa kita, karena dengan penyakit yang ada dalam diri bangsa kita, ga perlu deh pemerintah amrik jor2an ngerahin angkatan perangnya ke Indonesia… cukup 1 2 orang aja untuk membiakan dan membudidayakan penyakit bangsa kita, dah saya jamin ancur sendiri…( orang pesawat ga ditembak aja jatoh sendiri :p sorry nyindir).

    Jika mungkin ada pendapat “kenapa pemerintah Bush mau jor2an turunin angkatan perang ke afghan dan irak yang notabene lebih kecil dari Indonesia”….heheh :D disitu kita boleh bangga ternyata negara yang mengklaim dirinya super power bodoh juga ya…dengan harapan teroris hancur (disamping kepetingan ekonomi) menjatuhkan bom dengan membabi buta… dalam hal ini pendapat saya kekeliruan Bush adalah membasmi ‘sebuah ideologi’/sebuah pemikiran dengan BOM –ideologi tidak akan musnah dengan di BOM–
    Tindakan tersebut hanya akan mendapat kecaman dari dunia, dan memicu solidaritas dari negara2 muslim di dunia.

    Mungkin banyak sodara2 muslim yang beranggapan pemerintah Bush ingin menyapu muslim dari timur tengah, untuk hal yang satu itu saya sangat bisa memahami karena saya juga manusia yang mungkin akan merasakan hal yang sama kalau misal itu terjadi pada saya. Terlepas dari itu semua saya masih berpendapat motif mereka memperpanjang konflik, membela mati2an israel ,menjajah timur tengah adalah motif ekonomi yang sangat kuat bukan agama karena di Palestina, Irak, Iran juga ada komunitas non-muslim. Kenapa mereka tidak menjajah tibet, cina yang jelas2 mungkin mayoritas berbeda keyakinan???….yah asumsi saya sih tibet posisi ga strtegis ga ada minyak udah gitu oksigen dikit lagi (pengalaman sodara saya sendiri yang bertugas disana harus bawa tabung oksigen kecil untuk jaga2 klo sesek..:D), trus cina dengan ideologi komunisnya kenapa tidak??…heheheh cina udah njajah amrik duluan dan menggoyang perekonomian amrik….bisa jadi cina sasaran berikutnya(semoga saya salah )

    Coba lihat film 9/11 versi siapa itu…yah lupa saya klo ga salah disana banyak disinggung tentang borok pemerintahan bush oleh orang amrik sendiri.

    @venoms & semuanya dah lah mas ga ada manusia yang sempurna termasuk sya sendiri, yang seringkali berbuat bodoh dan salah.
    @semua: hati2 jangan sampai iblis tertawa melihat umat Tuhan diadu domba dan dihancurkan dan awas iblis ada dimanan-mana…mungkin dibelakang anda heheheh ;D, maapin saya kalo salahh…nuwun

  248. 258 dadang 10 Januari 2008 pukul 4:08 am

    hmmm….

    mulai terbuka

  249. 259 M. Sejuki 10 Januari 2008 pukul 5:42 am

    @Untuk mereka yang masih punya hati.

    (Yang merasa tidak punya hati tidak usah komen).

    Dari sekian pentas keangkuhan dan kebrutalan yang dipamerkan para penjajah itu, Amerika dan sekutunya dengan jelas meninggalkan pesan telanjang dan berkata sebagai berikut:

    1. Kami adalah kebenaran, dan selain kami adalah salah.

    2. Hanya kami yang boleh membunuh dan memerangi siapa pun, bangsa mana pun, yang kami anggap salah.

    3. Mereka yang melawan kami adalah teroris dan wajib kami perangi bersama seluruh bangsa dunia yang “berperadaban”.

    4. Apapun yang kami lakukan adalah atas dasar “kebenaran, keadilan dan peradaban”.

    5. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    6. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Wahai siapa saja yang bisa mendengar, bangsa muslim telah dianggap binatang. Darah dan nyawa mereka sama sekali tiada harga. Ada di sana, seorang drakula berjubah putih. Di depannya ada seekor kambing tak berdaya yang telah diikat empat kakinya. Kambing mati disembelih si drakula. Jubah drakula terpercik darah kambing. Tiba giliran kambing yang lain, sang kambing melawan dan meronta. Apa kata si drakula? “Kambing ini biadab! Kambing ini teroris! Lihatlah jubahku penuh darah!”

    Jadi, sungguh aneh jika ada orang yang berkata bahwa perlawanan bangsa-bangsa muslim atas penindasan yang telah dilakukan oleh Amerika dan sekutunya adalah TINDAKAN TERORIS. Aturan siapa itu? Undang-undang siapa itu? Anehnya, dunia membisu dan setuju atas semua kecurangan dan ketidak-adilan ini. Tidak sedikit dari kalangan muslim yang ikut latah dengan tindakan biadab Amerika itu.

    @All

    Tolong mereka yang masih merasa punya hati untuk memberikan komentar, terutama tentang poin 5 dan 6 di atas bahwa Dajjal Amerika dan begundal-begundalnya boleh membunuh sipil muslim dimana pun dan kapan pun mereka mau, sedangkan sipil mereka tidak boleh dibunuh dan yang membunuh adalah teroris.

  250. 260 wahyu.s 10 Januari 2008 pukul 9:13 am

    tp amrozi ngebom bikin korban dipihak muslim ama org kafir yg kgk tau apa2.
    masi kurang sreg

    keluarga korban pasti dendam bgt

    M. sejuki
    kalo ada keluarga anda yg kebetulan disana dan menjadi korban gmn ? apa anda iklas ?

  251. 261 M. Sejuki 10 Januari 2008 pukul 5:35 pm

    @Wahyu.s

    Bagaimana kalo keluarga M. Sejuki yang ikut jadi korban? Yang jelas, keluarga M. Sejuki tidak mau dan akan gue larang mendekati (apalagi ikut bekerja) pada tempat-tempat yang ada kepentingan Amerika Cs atau tempat-tempat maksiat yang banyak bulenya karena itulah yang akan menjadi sasaran perlawanan kaum Mujahidin di seluruh dunia.

    Komen yang seperti anda itu udah banyak Mas. Dasarnya karena skopnya hanya ke Indonesiaan saja sementara Islam itu skopnya dunia. Membunuh seorang muslim apalagi banyak sampai ratusan ribu orang tanpa alasan yang benar sama dengan membunuh seluruh kaum muslimin di seluruh penjuru dunia ini. Rasulullah bersabda bahwa sesama muslim adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh, apabila salah satu bagian tubuh sakit maka otomatis bagian tubuh yang lain akan merasa ikut sakit.

    Saya ingin tanya kepada anda, jika anda itu seorang Muslim apakah kaum muslimin yang dibantai di Palestina, Afghanistan, Iraq dengan bom-bom tanpa berperi-kebinatangan itu bukan keluarga atau saudara-saudara anda?

  252. 262 wahyu.s 10 Januari 2008 pukul 11:21 pm

    @ M.sejuki
    wah … kan tidak semua orang punya pikiran antisipasi seperti anda ?
    bagaimana kalo keluarga anda misalnya cuma numpang lewat disitu tanpa tau bahwa disitu adalah tmpt kumpul bule2 maksiat ?

    jawab aja deh, anda iklas tidak ?

    jika keluarga anda jadi korban sementara amrozi cs sudah pasti masuk surga :P

    mengenai saudara2 muslim kita yg dibantai di timut tengah tentu saya juga merasa sakit jika mendengarnya.

  253. 263 M. Sejuki 11 Januari 2008 pukul 5:53 am

    @Wahyu.S

    Kalo sekedar numpang lewat dan ikut jadi korban, ya tentu gue akan ikhlaskan. Masa gue tidak mau terima takdir Allah yang merupakan salah satu rukun iman? Bukankah semua kita juga akan mati? Toh tujuan yang ngebom kan bukan untuk ngebunuh keluarga gue yang kebetulan lewat tsb. Tujuan Imam Samudra dan Amrozi Cs jauh lebih berharga daripada sekedar nyawa keluarga gue yang ikut jadi korban. Gue itu terbuka kok Mas, selalu akan gue telaah tentang apa dan kenapa?

    Tentang apa dan kenapa ini jarang orang-orang termasuk sebagian besar yang di blog ini (mungkin juga anda) untuk menelaahnya. Taunya cuman mengumpat, mengejek, menghina dengan tanpa pengetahuan sama sekali.

    Tidakkah anda dan teman-teman merenung, betapa besarnya pengorbanan Imam Samudra dan Amrozi Cs yang rela mengorbankan segala-gala, keluarga (Insya Allah keluarganya ngerti dan bangga), dicaci-maki oleh kebanyakan manusia (Insya Allah di mata Allah mereka itu memperoleh nilai tersendiri, bukankah semuanya ini rancangan Allah?), bahkan mengorbankan nyawa sekalipun. Untuk apa pengorbanan mereka itu semua? Untuk Harta? Kedudukan? Jabatan? Pangkat? Atau bahkan duniawi? Atau apa?

    Untuk apa???????????????????????????????!!!!!!!!!!!!!!!!

    Jawabnya sangat tegas……….!!!!!!!!!!!!!

    Untuk : ‘MEMBELA SEBUAH HARGA DIRI KAUM MUSLIMIN YANG SUDAH DIINJAK-INJAK OLEH MUSUH-MUSUHNYA BAHKAN TELAH DIINJAK-INJAK OLEH KAUM MUSLIMIN SENDIRI YANG SUDAH BANYAK JADI PENGECUT-PENGECUT, PECUNDANG, YANG BERSUNGUT-SUNGUT DENGAN AMERIKA CS, PENAKUT, SELALU NGIKUT APA MAUNYA AMERIA CS, YANG SOK PEMBELA KEADILAN, HAM DAN KEBENARAN DENGAN TANPA BERBUAT SEBAGAIMANA MESTINYA, YANG TAKUT KEPADA MANUSIA TAPI TIDAK TAKUT KEPADA ALLAH’

    Renungan khusus untuk anda (jika anda muslim) dan kaum muslimin semuanya:

    Kalau anda itu takut kepada manusia, tapi tidak takut kepada Allah. Lalu anda shalat (ruku’ dan sujud) itu menyembah siapa? Jika anda bilang menyembah Allah. Maka anda itu, setuju atau tidak setuju adalah ‘MUNAFIK’

    Oke?

  254. 264 M. Sejuki 11 Januari 2008 pukul 6:42 am

    @Wahyu.S

    Anda komen:

    ^^^mengenai saudara2 muslim kita yg dibantai di timut tengah tentu saya juga merasa sakit jika mendengarnya.^^^

    Komen saya:

    Kok ada kata ‘JIKA’ sih? Gimana anda menjadi pembela kebenaran yang solid, jika nulis saja anda itu tidak tegas, ada kesan ragu dan ambigu disitu?

  255. 265 Wahyu.S 12 Januari 2008 pukul 6:36 pm

    ‘bukankah kita semua akan mati ?’
    ya jelas, dan tentu kita harus iklas kepada allah.
    tp apa bakal iklas ama si pembunuh ? wah itu belum tentu om.
    gimana pun juga dia (amrozi cs) mendahului takdir allah u/ mengahiri hidup seseorang (muslim tentunya).
    tragis sekali kalo amrozi dapet pahala sementara keluarga kita yg jadi korban bakal mati sia2.

    yg masalah ‘JIKA’ waduh ini aja kok diributin, kalo gw ilangin kata jikanya anda puas ?

  256. 266 M. Sejuki 12 Januari 2008 pukul 8:42 pm

    @Wahyu.S

    Apakah benar Imam Samudra dan Amrozi Cs si pembunuh? Apa bukan anda yang jadi pengecut yang cuman pandai menghujat, menghina, memprovokasi, menyalahkan tanpa melihat latar belakang ditinjau dari sudut pandang syar’i?

    Bagaimana mungkin akal sehat anda dapat menerima pernyataan Amerika dan begundal-begundalnya pada poin 5 dan 6 tsb?
    Nih, gue sodorin lagi:

    5. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.
    6. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Anda jangan hanya melihat dari sudut prilaku Islam saja sementara prilaku kekejaman musuh-musuh Islam yang sudah diluar batas pri-kebinatangan tidak anda singgung.

    Supaya fokus dan nyambung, tolong diulas yang dua poin tsb.
    Oke?

  257. 267 enryo 13 Januari 2008 pukul 6:19 pm

    @m.sejuki
    selamat dibantai deh bro, gue mau baca dari awal cuma, ya banyak banget puyeng, gue.
    cuma dari yang gue tau (ini sumber yang bisa dipercaya) bahwa yang namanya imam samudra, amrozi, noordin m top, dr. azahari dan orang2 sejenis, itu cuman boneka, mereka di rekrut, dan di “provokasi” oleh orang yang bernama hambali, sementara hambali itu adalah agen amerika yang di “utus” khusus untuk membuat kekacauan.
    caranya adalah hambali merekrut imam samudra cs dan dr.azahari cs, lalu mereka di doktrin dan di provokasi, dan hasilnya seperti yang kita lihat, yang tampak di permukaan hanyalah imam samudra cs, dan noordin m top cs. sementara hambali sudah hilang tak berbekas.
    yang menjadi pertanyaan
    1. adalah kenapa hanya hambali “dibon” oleh amerika? sementara pelakunya bukanlah hanya hambali semata
    2. kenapa hambali yang hanya “orang indonesia” bisa lolos di penjara yang terkenal memiliki “maximal security” ? apakah penjaga di sana sangat bodoh sehingga bisa dipecundangi oleh orang sekelas hambali?
    3. ketika pelaku kerusuhan poso akan dihukum mati, seluruh orang nasrani (sampai pada level paus) berteriak meminta pembatalan hukuman tersebut, tetapi ketika imam samudra cs yang menerima hukuman tersebut mereka diam seribu bahasa?
    jadi kesimpulan dari saya semua yang ditulis disini oleh para saudaraku muslim tampaknya benar.
    amrozy benar dengan pemikirannya.
    dan kawan-kawan yang lain-pun benar.
    yang salah adalah koq kite ga tau mengenai nasib hambali, ada yang tau ga?

  258. 268 M. Sejuki 13 Januari 2008 pukul 11:18 pm

    @Enryo

    Dalam konteks akhir zaman seperti sekarang ini, di mana kekejaman kaum kuffar meraja-lela dengan sangat bengis dan sadisnya, sangatlah banyak beredar skenario-skenario. Termasuk salah satu skenarionya adalah bahwa Imam samudra dan Amrozi Cs adalah antek-anteknya Amerika yang ditujukan untuk mengacaukan sekaligus mendiskreditkan bahwa Islam itu kejam dan mengajarkan kekerasan, dan bahwa Islam itu adalah identik dengan teroris. Pemikiran seperti ini sebenarnya sudah tidak asing lagi dalam sejarah perkembangan Islam. Skenario yang beredar itulah yang antara lain disebut dengan ghazwu al-fikri (perang pemikiran)

    Anda ingat apa itu al-Ghuraba (orang-orang terasing)? Sekelompok orang yang berpegang teguh kepada ajaran Islam yang murni, pada saat sekarang ini bagaikan setetes air di lautan. Banyak kaum muslimin terkecoh dan ikut arus pemikiran yang sepintas benar padahal menyesatkan. Rasulullah pernah berkata yang kurang lebih demikian bahwa Islam itu pada mulanya asing dan akan kembali menjadi asing. Faham demokrasi merupakan salah satu penyebabnya. Mayoritas adalah kebenaran dan mayoritaslah yang harus diikuti, tidak sadar bahwa yang mayoritas tidak selalu benar. Yang mayoritas tidak sadar bahwa Islam itu tidak saja mengajarkan kelembutan, tetapi juga ketegasan. Kapan saatnya tegas, sudah ada ketentuan syar’i yang mengaturnya.

    Mengenai skenario yang beredar tsb bahwa Imam Samudra dkk dituduh sebagai antek-antek Amerika dan begundal-begundalnya melalui Hambali, itu sah-sah saja. Namun tidak sadarkah kita bahwa itu sebenarnya adalah bentuk ketakutan dari musuh-musuh Islam yang sudah terlanjur melakukan pembantaian dengan sangat sadisnya terhadap kaum muslimin khususnya di Palestina, Afghanistan dan Iraq. Sementara pemimpin-pemimpin para agresor tsb tidak diadili sebagai penjahat perang terbesar di abad ini. Mereka takut akan balasan, takut akan konsep jihad fii sabillah kaum muslimin di seluruh dunia khususnya Indonesia yang muslimnya terbesar di dunia. Skenario itu menurut saya sebenarnya dimaksudkan agar pemahaman Islam yang benar (Gabungan antara kelembutan dan ketegasan) sebagaimana yang dianut Imam Samudra dan Amrozi Cs itu jangan sampai berkembang menjadi epidemi di kalangan kaum muslimin khususnya di Indonesia dan umumnya di dunia. Kemudian dengan disebarnya isu itu pula, maka kelompok yang pro dan kontra Imam Samudra dan Amrozi Cs secara otomatis akan tetap terpecah belah dan diharapkan pula akan dapat menimbulkan perseteruan diantara keduanya, bahkan kalau perlu dan ini yang paling diharapkan oleh pihak musuh adalah terjadinya bentrok fisik (perang saudara) antara yang pro dan kontra Imam Samudra dan Amrozi Cs dengan saling mengkafirkan diantara keduanya. Keberhasilan ini sudah mereka tunjukkan di Palestina dengan mengadu domba antara Hamas dan Fatah. Apakah kaum muslimin di Indonesia akan sama seperti di Palestina dalam artian mau diadu domba bahkan mungkin mau diadu kerbau sekalipun?. Jawabannya hanya ada pada diri kita sendiri kaum muslimin di Indonesia.

    Pada postingan-postingan saya sebelumnya, sudah diuraikan bagaimana tidak adilnya kebanyakan kita dalam memberi penilaian dan memvonis kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs sebagai sesat, barbarian, bodoh, pengecut, antek-antek Amerika, dan teroris dan banyak lagi umpatan-umpatan negatif lainnya. Dimana letak tidak adilnya penilaian tsb? Ketidak-adilan penilaian ini terletak pada tidak balansnya dalam mengambil sumber masukan. Bukankah selama ini yang masuk dalam telinga dan fikiran kita adalah faham dari kelompok yang kontranya saja, sementara kelompok yang pro bahkan dari pelakunya sendiri kita tidak pernah mau mendengarkan atau memang pengetahuan kita sangat terbatas sekali karena memang tidak pernah diberitakan, baik melalui Televisi, Radio, Koran dll.

    Oleh karena itu, kepada kawan-kawan yang suka menghujat, saya selalu tekankan agar membaca dulu buku karya Imam Samudra yang berjudul ‘AKU MELAWAN TERORIS’ sebelum mengeluarkan pernyataan atau bahkan hujatan.
    Setelah membaca buku tsb dari A sampai Z, kemudian kita tetap saja berpandangan miring terhadap sepak terjang mereka, itu baru balans namanya. Bagaimana mungkin pendapat kita bisa dihargai bahkan oleh diri kita sendiri sementara pendapat kita tsb tidak didasarkan pada sudut pandang yang menyeluruh (yang pro dan yang kontra)?

    Oh ya, saya sangat berharap anda mau membaca postingan ini dari awal sampai akhir khususnya apa-apa saja yang telah saya uraikan di sini. Alangkah baiknya lagi jika anda mau berusaha untuk memperoleh buku ‘Aku Melawan Teroris’ dan mempelajarinya bagaimana pandangan Syar’i atas tragedi bom Bali tsb.
    Yah, barangkali hanya untuk menambah wawasan lah begitu.

    Terima kasih atas ucapan selamatnya, meski dalam bentuk ucapan yang tidak lazim “Selamat Dibantai Deh Bro”. Hehehe………………

  259. 269 Wahyu.S 14 Januari 2008 pukul 9:09 am

    poin 5 dan 6 cuma orang gk waras yg setuju.

    amerika cs itu hewan, masa islam disamakan dengan hewan.

    apakah orang semacam amrozi cs bukan pembunuh ?
    kalau begitu apakah nyawa orang2 yg tidak sengaja dibunuh itu sampah ?

    mangkanya saya nulis ‘tragis sekali kalo amrozi dapet pahala sementara keluarga kita yg jadi korban bakal mati sia2’

    saya coba liat dari sudut pandang yg pro, tapi setelah saya pikir2 lagi gimana kalo keluarga saya yg jadi korban ?
    tar dibilang plin-plan deh ^^

  260. 270 M. Sejuki 14 Januari 2008 pukul 10:25 am

    @Wahyu.S

    Ha… ha… ha…

    Anda belum bisa menangkap ya maksud dari pertanyaan saya?

    Jawaban anda itu jelas aneh. Dari satu sisi anda mengatakan “CUMA ORANG YANG GAK WARAS YANG SETUJU DENGAN POIN 5 DAN 6 TSB”, namun dari sisi lain anda mengutuk Amrozi Cs yang melakukan pembalasan dengan membom sipil-sipil mereka.

    Gimana to Mas sampeyan itu?

    Berarti sampeyan ikut gak waras juga dong? Hehehe…..

    Santai saja Mas, telaah dulu dong secara mendalam. Jangan erosi eh emosi dulu deh.

  261. 271 Teman_Amrozi 14 Januari 2008 pukul 12:56 pm

    @Wahyu
    Wahahahaha. Sapa bilang mati sia2? Kalau ada yang tidak tau terus mati kena bom, kalau selama hidupnya beribadah dan beramal shaleh, insya Allah syahid. Kalau mas memandang dari sisi duniawi memang mereka seakan mati sia2. Tetapi dipandang secara syar’i yakinlah bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

    @Sejuki
    Setuju. Kita emang tidak pantas menghina Amrozi cs, apalagi tanpa bukti yang jelas dan ilmu yang mantap, seperti yang dilontarkan kebanyakan orang.

  262. 272 M. Sejuki 14 Januari 2008 pukul 1:17 pm

    @Teman_Amrozi

    Woiiii….. pada kemana dan darimana aja lu.

    Kok baru nongol?

    Gue babak belur nih dikeroyok.

    Hehehe…………………..

  263. 273 enryo 14 Januari 2008 pukul 2:37 pm

    @m.sejuki
    begini bro gue ga pernah bilang bahwa amrozy cs dan dr. azahari cs merupakan antek amerika yang disusupkan, tidak. gue bilang mereka hanya merupakan boneka/martir/kambing hitam. sementara otaknya adalah hambali, ingat sampai saat ini keadaan hambali tidak jelas, masih dipenjarakah? sudah dieksekusikah?
    sementara sudah berbusa-busa pemerintah indonesia meminta agar hambali di “pulangkan” keindonesia agar bisa di korek keterangan lebih lanjut mengenai terorismen di indonesia, tetapi pemerintah amerika teteup emoh seakan akan menutupi dan menyembunyikan hambali, hingga adanya kecurigaan bahwa hambali adalah agen didikan cia (walaupun memang sebelumnya dia mujahid di afganistan) untuk mengacaukan indonesia dengan kegiatan terorismenya, sementara tidak mungkin jika hambali yang dikorbankan ketika aksinya diketahui atau disaat di mana “siteroris” dimunculkan di mata dunia. lalu di carilah martir yang siap “berjihad” saya yakin amrozy dan imam samudra cs memiliki niat yang tulus, bahkan sangat tulus mengenai jihad fi sabilillah, namun ada orang-orang yang merusaknya untuk kepentingan kaum kafir, naudzubillah.

  264. 274 Wahyu.S 14 Januari 2008 pukul 5:51 pm

    @sejuki

    berati anda menyamaratakan orang2 yg gk sepaham dgn amrozi sebagai pengikut amerika dong, amerika bilang ‘islam itu agama teroris’ berati kami ikut2an bilang begitu, itu kan yg ingin anda bilang ?
    tolong bedain dong.
    kami menghargai niat baik amrozi cs buat ngadain pembalasan, tapi caranya itu yg kami kurang setuju.
    (tolong di baca sampe jelas om)

    hehe ada2 aja masa gw nentang poin 5 ama 6 malah disamain.

    @Teman_Amrozi

    tQ penjelasannya bro, itu jawaban yg pengen gw tau.

  265. 275 Wahyu.S 14 Januari 2008 pukul 8:01 pm

    poin 5 dan 6 yg anda maksud kyknya dah saya kasi tanggapan deh

    ‘amerika cs itu hewan, masa islam disamakan dengan hewan.’
    pastinya anda tau maksud saya kan G__G

  266. 276 M. Sejuki 14 Januari 2008 pukul 9:16 pm

    @Enryo

    Bisa saja Amrozi Cs dijadikan martir atau kambing hitam atau boneka melalui Hambali atau apalah begitu. Tetapi kemungkinan itu gue rasa (meski ada) kecil sekali karena seperti yang gue baca pada buku Imam Samudra ‘AKU MELAWAN TERORIS’ justeru pertimbangannya adalah pertimbangan syar’i bukan pertimbangan yang lain dengan konsep kesetaraan (Qishash) darah dengan darah, nyawa dengan nyawa, sipil dengan sipil, bom dengan bom dll dst.

    Jika ada oran-orang yang merusaknya (merusak citra Islam maksudnya) dengan memanfaatkan tragedi bom Bali, yah itu gue fikir sudah konsekwensinya. Ada atau tidak ada bom Bali, tetap saja musuh-musuh Islam akan selalu berupaya untuk merusak citra Islam dengan berbagai cara dan upaya.

    Apakah benar Imam Samudra dan Amrozi Cs itu teroris? Ini masih diperdebatkan. Kalo di mata Amerika dan begunda-begundalnya, tentu saja jelas bahwa mereka itu adalah ‘TERORIS’. Dimata kaum muslimin? Nanti dulu. Dan inilah yang sedang kita perdebatkan. He… he… he…

    @Wahyu.S

    Naaaaaah… gitu dong. Santai saja. Kan enak kalo diskusi diselingi sambil ketawa, asal jangan ketawa sendirian lho? Ntar nanti orang-orang yang liat pada menyilangkan jari telunjuknya ke dahi masing-masing.
    Hehehe…

    Anda bilang :

    ^^^berati anda menyamaratakan orang2 yg gk sepaham dgn amrozi sebagai pengikut amerika dong, amerika bilang ‘islam itu agama teroris’ berati kami ikut2an bilang begitu, itu kan yg ingin anda bilang ?
    tolong bedain dong.^^^

    Saya jawab : Bisa ya, bisa tidak. Tergantung niatnya masing-masing, kecuali mereka yang belum faham akan duduk permasalahannya dari sudut pandang syar’i.

    Kemudian anda bilang :

    ^^^‘amerika cs itu hewan, masa islam disamakan dengan hewan.’
    pastinya anda tau maksud saya kan G__G^^^

    Komen saya :

    Ya, jelas dong Islam itu tidak bisa disamakan dengan hewan apalagi disamakan dengan Dajjal si Vampire bin Monster George W Bush dan begundalnya, jelas tidak ada seujung kuku jari kelingking pun (hehehe…). Sampeyan itu gimana sih?

    Yang menganggap Islam dan orang-orang Islam adalah hewan yang nyawanya tidak ada harganya sama sekali itu kan adalah Amerika dan begunda-begundalnya si Dajjal Vampire bin Monster George W Bush.

    Gitu lho…….. hehehe…….

  267. 277 JagaKemuliaan_islam 22 Januari 2008 pukul 12:07 pm

    apa bedanya orang sholeh dengan setan

    orang sholeh selalu menganggap dirinya belum sempurna, dan selalu berusaha menjaga dan memperbaiki diri untuk lebih baik

    sedangkan setan

    Setan bersifat takabur, cendrung merasa dirinya lebih pintar dan berkelit dengan logika-logika yang lemah dan asbun (asal bunyi)contohnya ga usah jauh-jauh, seperti yang ditunjukkan oleh sejuki yang tertawa dengan kebodohannya, sejuki banyak banyak istigfar ya, mohon ampun dan pada Allah SWT. ingat tuhanmu adalah Allah SWT bukan Amrozi atau Imam Samudera,mereka hanya antek-antek suruhan amerika

    Tuhan Sejuki adalah amrozi/imam samudera dengan kitab sucinya buku karangan imam samudera

    Tuhan Amrozi/Imam Samudera adalah George Bus/Amerika Serikat

    kesimpulannya…..Tuhan sejuki dan amrozi adalah Amerika Serikat/George Bush.

  268. 278 aris 22 Januari 2008 pukul 1:07 pm

    assalamu’alaikum buat yg moslem

    waduh2 jgn terlslu PD berpendapat, apalagi cerita akhirat dibuat dagelan. sama dengan mentertawakan Tuhan.
    yg ga setuju amrozi.cs ga usah berlebihan. belum tentu anda baik dimata Alloh. belum tentu jg amrozi salah di mata Alloh
    yg setuju amrozi.cs jg jangan kePDan. salah satu sebab perpecahan jaman khulafaurrasidin karena kePDan dalam berpendapat. sehingga mudah mengkafirkan sesama moslem.

  269. 279 maxbreaker 22 Januari 2008 pukul 1:27 pm

    wah, ternyata masih banyak orang yang ribut di kuburan yah.. :mrgreen:

  270. 280 Akhifillahi 22 Januari 2008 pukul 2:33 pm

    assalamualaikum sahabat-sahabat semua

    islam mengajarkan kita untuk tidak ragu dalam menentukan sesuatu yang baik dan buruk, harus tegas dalam bersikap, sesuai dengan pedoman yang diturunkan Allah SWT yaitu Alqur’an dan alhadist.

    dialquran telah dijelaskan dengan tegas bahwa bagaimana sikap seorang muslim terhadap non muslim

    terkait dengan kasus bom amrozi perlu di baca dulu ALASAN JIHAD dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk WAKTU TERTENTU dan KONDISI DAN TEMPAT. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. kita sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh yang nonMuslim, hanya karena bukan seorang Muslim apalagi alasan balas dendam secara membabi buta. pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! kita tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT.

    udah jelas bom amrozi bertentangan dengan ajaran islam diatas, walaupun bersembunyi dibalik jubah dan jenggot ataupun serangkaian dalil-dalil atau alasan kurang paham agama, kita jangan terkecoh dan mengembalikan segala solusi pada alquran dan alhadis

    kenapa harus diperdebatkan lagi, apalagi MUI dengan Ma’ruf Amin dan ulama-ulama lurus pun yang terkenal dengan ketelitian dan kesungguhannya membela islam tidak bersikap membela amrozi cs karena mengetahu kejanggalan jihad amrozi cs.

    kenapa harus diperdebatkan lagi, semua ada jawaban dan terjawab jelas di adalam alquran dan alhadist. jangan ragu untuk mengatakan kebenaran.
    wallahualam bisshawab

  271. 281 M. Sejuki 23 Januari 2008 pukul 6:21 am

    @JagaKemuliaan_Islam

    Pas, ketahuan. Anda ternyata bukan Islam setidaknya cara berfikir anda, tetapi pura-pura Islam. Kerjaan anda itu sudah ketahuan, yaitu suka mengadu domba dan memprovokasi. Padahal andalah sebetulnya yang men-Tuhankan Amerika, karena takut dengan Amerika. Anda takut kan dengan Amerika? Siapa yang takut dengan Amerika, berarti sama dengan men-Tuhan-kan Amerika.

    Baca dulu Mas, dari mulai awal bagaimana saya M. Sejuki dan teman-teman yang sepemikiran. Anda bisa baca kan? Di bagian mana tuduhan anda bahwa M. Sejuki, Imam Samudra dan Amrozi adalah antek-anteknya Amerika?

    Cuap-cuap harus pake bukti, jika tidak itu fitnah yang luar biasa. Silahkan nanti anda yang telah memfitnah saya dan teman-teman bertanggung-jawab di hadapan Allah kelak. Eh, tapi anda kan tidak peduli itu, karena anda bukan Islam, tapi pura-pura Islam.

    Berapa anda dibayar oleh Amerika dengan tulisan anda seperti itu?

    @Aris

    Yah, begitulah saudara-saudara yang berbicara tanpa dalil. Taunya teriak dan mengumpat melulu. Ujung-ujungnya memfitnah. Perkara pede dan tidak pede, tergantung. Kalo memang dalam diskusi telah menggunakan ayat, ya…. harus pede dong. Silahkan dibaca dari mulai awal.

    @maxbreaker

    Termasuk anda juga kan? Hehehe…

    @Akhifilahi

    Kenapa anda menapikan ayat-ayat ini:

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126).

    Tentang ini sudah banyak diuraikan di atas. Lihat antara lain cuplikan sebagian lembaran buku Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS” pada postingan saya tanggal 2 Januari 2008 di 9:52 am.

    Perkara MUI, ya karena mereka juga takut kalo dicap “teroris”, jika mereka berstatement macam-macam.

    Baca lagi postingan-postingan saya sebelumnya.

    @All

    Saya menyarankan sekali lagi kepada semua. Baca dulu buku Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS” atau setidaknya baca mulai awal postingan di sini, sebelum cuap-cuap. Kebenaran memang terkadang pahit. Memang Islam itu selalu diserang, difitnah, diumpat dll itu, memang sudah sejak dulu, sejak zaman Rasulullah. Jadi bagi yang mendalami Islam sudah tidak aneh lagi tentang hal yang seperti itu.

  272. 282 CerdasDanKritis 23 Januari 2008 pukul 9:34 am

    terkait kasus bom amrozi, mari kita melihat ke pedoman yang lurus dan benar yaitu ALQUR’AN DAN HADIS karangan ALlah SWT. jangan melihat ke kitab karangan dan tafsiran manusia nyeleneh, seperti buku ‘aku bukan teroris’ karangan imam samudera yang notabene bukan seorang ahli tafsir yaitu perakit bom, karena rentan akan rekayasa dan penipuan, isinya sepintas berisi kebenaran, namun kalau kita TELAAH DENGAN ILMU DAN TAFSIR PARA ULAMA LURUS DAN IKHLAS,kita akan menemukan karangan imam samudera dan amrozi banyak rekayasa untuk kepentingan pembenaran terhadap prilaku jihad mereka yang menyimpang.

    lihat ayat berikut di bawah, dimana Allah memerintahkan umat islam jangan lemah dan harus tegas terhadap non muslim harbi (non muslim yang menyerang), namun kita TIDAK BOLEH MELAMPAUI BATAS membunuh membabi buta terhadap non muslim yang tidak mengganggu hanya karena kenonmuslimannya.

    Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).
    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    alhamdulillah alquran adalah kitab yang sempurna karya Allah yang maha kuasa, ayat-ayat diatas memerintahkan kita untuk keras, tegas terhadap non muslim yang menyerang (non muslim harbi) namun Allah memerintahkan kita untuk tidak melampaui batas, TINDAKAN AMROZI DENGAN BOMNYA MERUPAKAN TINDAKAN JIHAD YANG MENYIMPANG DAN TIDAK SESUAI DENGAN SYARIAT AGAMA ISLAM (LIHAT Q.S 2:190),

    tindakan amrozi dengan bom membabi butanya hanya menghasilkan fitnah bagi umat islam, mencoba merusak jihad para guru-guru dan ulama yang selama ini berjuang memperbaiki akhlak umat.

    jadi tidak aneh jika BANYAK UMAT MUSLIM MENSINYALIR BAHWA AMROZI CS ADALAH KAKI TANGAN AMERIKA DAN YAHUDI,seperti halnya Jaringan Islam Liberal (JIL), aliran sesat (lia aminudin, alqiyadah, alqur’an suci, NII,dll)Demokrasi liberal Gusdur, azumardi azra, jalaludin rahmat, yang merongrong islam dari dalam. INSYAALLAH.. ISLAM… ALLAH LAH YANG MENJAGANYA, WALLAHUALAMBISAWAB, SUBHANLALLAH, ALLALHUAKBAR.

  273. 283 M. Sejuki 23 Januari 2008 pukul 10:49 am

    @CerdasDanKritis

    Kecerdasan dan Kekritisan anda masih belum utuh saudaraku. Anda sudah baca belum secara keseluruhan diskusi ini dari awal sampai akhir?

    Dalam konsep Islam, membunuh apalagi membantai jangankan seorang manusia (tanpa pandang agamanya) apalagi ratusan ribu orang tanpa alasan yang jelas sama dengan membunuh dan membantai manusia secara keseluruhan. Anda lihat kasus Palestina, Afghanistan dan Iraq, apa yang terjadi? Pembantaian yang sangat sadis, kejam dan bengis di abad ini. Belum lagi kasus penjara Abu Ghraib, Guantanamo dan Penjara Misterius lainnya. Begitu memalukan sebagai bangsa yang mengaku paling beradab di dunia (Amerika dan begundal-begundalnya) dengan mata telanjang memamerkan kebengisan, kekejaman, kesadisan. Begitu orang Palestina, Afghanistan dan Iraq melawan, padahal membela negaranya yang dijajah sebagaimana kita dulu memperjuangkan kemerdekaan, eh tiba-tiba yang melakukan perlawanan tsb dibilang teroris. Hukum siapa itu? Waraskah orang yang setuju dengan hukum atau aturan seperti itu? Gila, ini aturan yang benar-benar gila. Kenapa anda tidak kupas juga tentang yang gila ini? Adilkah cara berfikir anda seperti itu? Anda tidak ingin kan dikatakan “gila” juga?

    Baiklah, mari kita kembali ke ayat sebagaimana yang anda cuplik:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”. (al-Quran, 2:190).

    Ayat ini benar, tetapi dalam konteks perang yang berjalan dengan normal, tidak ada pelampauan batas. Kita tidak boleh berlebihan atau melampaui batas. Kriteria ini sangat mudah dipilah pada perang zaman dulu dengan senjata-senjata konvensional seperti pedang, golok, panah, dan lain-lain. Tapi kalau yang sudah berbicara itu bom, bisakah pelampauan batas dihindari?

    Mari kita simak ayat berikut:

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126)

    Tidakkah anda bisa merenung dan mengawinkan antara 2 ayat ini dengan ayat pertama di atas? Balaslah dengan setimpal sesuai dengan siksaan yang ditimpakan. Apa yang salah dengan Imam Samudra dan Amrozi Cs? Bahkan balasan yang mereka lakukan masih jauh…. jauh…… jauh….. dari setimpal. Tidak seperti anda dkk yang sukanya mengumpat melulu. Di Bali hanya sekitar 200 orang. Sudah setimpalkah dengan ratusan ribu kaum muslimin yang sudah dibombarder? Negaranya yang dihancur-leburkan? Apa bedanya ngebom (maaf) di Bali dengan ngebom di Amerika, toh yang dibom itu sipil mereka dan sekutunya juga? Di mana otak anda? Tapi kalo anda tetap berfikir seperti itu, ya silahkan saja. Itu hak anda. Anda kan takut, jika Amerika juga membom Indonesia, ya kan? Makanya mati-matian menyalahkan pelaku bom Bali, tetapi tidak mengerti ilmunya sama sekali.

    Anda tahu kan apa arti setimpal? Darah dengan darah, sipil dengan sipil, pemikiran dengan pemikiran, bom dengan bom. Lalu anda dan kawan-kawan yang lain bertanya kenapa tidak ngebom di Amerika sana, atau di Australia sana atau….. dll. Pertanyaan balik, bagaimana caranya? Mereka negara canggih, belum nyampe ke Amerika sana udah ketangkep. Ini yang saya tangkap dari buku Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS”.

    Lalu, solusinya apa? Solusinya adalah, Israel dan Amerika Cs keluar dari wilayah pendudukan dan adili para pemimpin-pemimpinnya (Amerika beserta begundal-begundalnya) sebagai penjahat perang dan pelanggar HAM nomor wahid di abad ini. Jika tidak, maka perlawanan kaum muslimin yang berani secara fisik tidak dapat dihentikan. Makanya disarankan (terutama bagi muslim yang suka cuek termasuk anda dkk), jangan dekat-dekat wilayah yang di dalamnya ada kepentingan Amerika dan begundal-begundalnya, karena tempat-tempat itulah yang menjadi sasaran pejuang mujahidin di seluruh dunia.

    Sebaiknya anda baca dulu secara seksama cuplikan sebagian buku Imam Samudra tsb pada postingan saya tanggal 2 Januari 2008 di 9:52 am. Renungkan, dan setelahnya silahkan cuap-cuap lagi. Oke?

  274. 284 CerdasDanKritis 23 Januari 2008 pukul 11:27 am

    terkait kasus bom amrozi, mari kita melihat ke pedoman yang lurus dan benar yaitu ALQUR’AN DAN HADIS karangan ALlah SWT. jangan melihat ke kitab karangan dan tafsiran manusia nyeleneh, seperti buku ‘aku bukan teroris’ karangan imam samudera yang notabene bukan seorang ahli tafsir yaitu perakit bom, karena rentan akan rekayasa dan penipuan, isinya sepintas berisi kebenaran, namun kalau kita TELAAH DENGAN ILMU DAN TAFSIR PARA ULAMA LURUS DAN IKHLAS,kita akan menemukan karangan imam samudera dan amrozi banyak rekayasa untuk kepentingan pembenaran terhadap prilaku jihad mereka yang menyimpang.

    lihat ayat berikut di bawah, dimana Allah memerintahkan umat islam jangan lemah dan harus tegas terhadap non muslim harbi (non muslim yang menyerang), namun kita TIDAK BOLEH MELAMPAUI BATAS membunuh membabi buta terhadap non muslim yang tidak mengganggu hanya karena kenonmuslimannya.

    Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).
    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    alhamdulillah alquran adalah kitab yang sempurna karya Allah yang maha kuasa, ayat-ayat diatas memerintahkan kita untuk keras, tegas terhadap non muslim yang menyerang (non muslim harbi) namun Allah memerintahkan kita untuk tidak melampaui batas, TINDAKAN AMROZI DENGAN BOMNYA MERUPAKAN TINDAKAN JIHAD YANG MENYIMPANG DAN TIDAK SESUAI DENGAN SYARIAT AGAMA ISLAM (LIHAT Q.S 2:190),

    tindakan amrozi dengan bom membabi butanya hanya menghasilkan fitnah bagi umat islam, mencoba merusak jihad para guru-guru dan ulama yang selama ini berjuang memperbaiki akhlak umat.

    jadi tidak aneh jika BANYAK UMAT MUSLIM MENSINYALIR BAHWA AMROZI CS ADALAH KAKI TANGAN AMERIKA DAN YAHUDI,seperti halnya Jaringan Islam Liberal (JIL), aliran sesat (lia aminudin, alqiyadah, alqur’an suci, NII,dll)Demokrasi liberal Gusdur, azumardi azra, jalaludin rahmat, yang merongrong islam dari dalam. INSYAALLAH.. ISLAM… ALLAH LAH YANG MENJAGANYA, WALLAHUALAMBISAWAB, SUBHANLALLAH, ALLALHUAKBAR

  275. 285 JagalahKemuliaanIslam 23 Januari 2008 pukul 11:49 am

    ALASAN JIHAD dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk WAKTU TERTENTU dan KONDISI DAN TEMPAT. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. kita sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh yang nonMuslim, hanya karena bukan seorang Muslim apalagi alasan balas dendam secara membabi buta. pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi, karena termasuk perbuatan yang melampaui batas

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! kita tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT

    jika amrozi meledakkan bom pemukiman penduduk di wilayah israel saya salut dan menaruh hormat, karena di israel berdasarkan fatwa ulama-ulama termasuk Dr. yusuf qordhawi diperbolehkan karena waktu, tempat dan kondisinya sesuai, namun jika amrozi meledakan bom di indonesia dan yang tewas adalah non muslim yang tidak memerangi/memusuhi islam, bahkan ilmuwan/dosen/tenaga kerja ahli asing yang berguna bagi indonesia dan islam, bahkan muslim sendiripun ikut tewas, tindakan amrozi adalah tindakan membabi buta dan melampaui batas
    sehingga patut diduga tujuan amrozi hanya untuk menjelekkan islam dan membuat citra islam buruk dimata umat atas suruhan amerika dan yahudi. wallahualambishawab.Subhanallah, Allahuakbar

  276. 286 JagalahKemuliaanIslam 23 Januari 2008 pukul 2:52 pm

    bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika

  277. 287 M. Sejuki 23 Januari 2008 pukul 3:10 pm

    @CerdasDanKritis

    Anda tidak bisa menulis, kok yang ada diulang-ulang. Hehehe………..

    @JagaKemuliaanIslam

    Anda hanya menggunakan ayat di bawah ini ini sebagai dalil:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Kalau begitu, maka ayat ini:

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    dan ayat ini:

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126)

    Berarti kedua ayat tsb menurut anda adalah bukan firman Allah, begitukah?

    Wowwwwwwwwww……………… Anda muslim apa tidak?

  278. 288 Wahyu.S 24 Januari 2008 pukul 3:33 am

    M.sejuki wrote :

    “Ya, jelas dong Islam itu tidak bisa disamakan dengan hewan apalagi disamakan dengan Dajjal si Vampire bin Monster George W Bush dan begundalnya, jelas tidak ada seujung kuku jari kelingking pun (hehehe…). Sampeyan itu gimana sih?”

    ———————————————————-

    kalau anda membenarkan amrozi secara tdk langsung berati anda menyamakan islam dgn amerika yg membom membabi buta kan ?

  279. 289 M. Sejuki 24 Januari 2008 pukul 6:07 am

    @Wahyu.S

    Siapa yang membabi buta? Sasarannya kan jelas, beda dong dengan Amerika Cs yang ngamuk tidak karu-karuan, janganlan bayi dan ibu-ibu yang tidak berdosa, kecoa saja jadi tape. Enak azza…..

    Coba anda lihat, tempat seperti apa Paddy’s Pub dan Sari Club sebelum dibom? Siapa penghuninya, kan bangsa dajjal yang katanya “sipil” tsb. Sedang apa kelompok tsb kalau bukan bermaksiat ria? Kenapa sih anda ini tidak mikir sebelum cuap-cuap? Mikir dulu dong?

    Kalo yang dibom itu pasar, rumah sakit, orang pesta kawin dan lain-lain yang tidak ada hubungannya seperti yang dilakukan Amerika Cs, itu baru pantas dikutuk. Dan, M. Sejukilah yang pertama kali mengutuk, bukan anda. Kenapa anda tidak kutuk kegilaan yang dilakukan Israel, Amerika dan begundal-begundalnya? Aneh bin aneh dan juga aneh, namun aneh karena aneh sehingga aneh.

    Saya heran dengan kebanyakan orang-orang di blog ini, kok cara berfikirnya cetek sekali, bahkan ke-Amerika-Amerika-an ya? Amerika dan begundalnya teriak teroris, eh ikut juga latah teriak teroris. Dasar!

    Kok banyak sekali ya, penjilat-penjilat Amerika Cs di sini?

  280. 290 Wahyu.S 30 Januari 2008 pukul 1:38 am

    oo gitu to…

    berati kalo yg di bom stasiun kyk di kota2 di eropa yg di bom al qaeda anda jg kgk setuju kan ?

    yah… mayan lah bwt berantas maksiat2 di bali

    ———————
    lama gk ol abis uas

  281. 291 Akhifillahi 30 Januari 2008 pukul 8:39 am

    bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika

  282. 292 Akhifillahi 30 Januari 2008 pukul 8:40 am

    ALASAN JIHAD dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk WAKTU TERTENTU dan KONDISI DAN TEMPAT. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. kita sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh yang nonMuslim, hanya karena bukan seorang Muslim apalagi alasan balas dendam secara membabi buta. pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi, karena termasuk perbuatan yang melampaui batas

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! kita tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT

    jika amrozi meledakkan bom pemukiman penduduk di wilayah israel saya salut dan menaruh hormat, karena di israel berdasarkan fatwa ulama-ulama termasuk Dr. yusuf qordhawi diperbolehkan karena waktu, tempat dan kondisinya sesuai, namun jika amrozi meledakan bom di indonesia dan yang tewas adalah non muslim yang tidak memerangi/memusuhi islam, bahkan ilmuwan/dosen/tenaga kerja ahli asing yang berguna bagi indonesia dan islam, bahkan muslim sendiripun ikut tewas, tindakan amrozi adalah tindakan membabi buta dan melampaui batas
    sehingga patut diduga tujuan amrozi hanya untuk menjelekkan islam dan membuat citra islam buruk dimata umat atas suruhan amerika dan yahudi. wallahualambishawab.Subhanallah, Allahuakbar

  283. 293 Akhifillahi 30 Januari 2008 pukul 8:42 am

    assalamualaikum sahabat-sahabat semua

    islam mengajarkan kita untuk tidak ragu dalam menentukan sesuatu yang baik dan buruk, harus tegas dalam bersikap, sesuai dengan pedoman yang diturunkan Allah SWT yaitu Alqur’an dan alhadist.

    dialquran telah dijelaskan dengan tegas bahwa bagaimana sikap seorang muslim terhadap non muslim

    terkait dengan kasus bom amrozi perlu di baca dulu ALASAN JIHAD dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk WAKTU TERTENTU dan KONDISI DAN TEMPAT. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. kita sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh yang nonMuslim, hanya karena bukan seorang Muslim apalagi alasan balas dendam secara membabi buta. pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! kita tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT.

    udah jelas bom amrozi bertentangan dengan ajaran islam diatas, walaupun bersembunyi dibalik jubah dan jenggot ataupun serangkaian dalil-dalil atau alasan kurang paham agama, kita jangan terkecoh dan mengembalikan segala solusi pada alquran dan alhadis

    kenapa harus diperdebatkan lagi, apalagi MUI dengan Ma’ruf Amin dan ulama-ulama lurus pun yang terkenal dengan ketelitian dan kesungguhannya membela islam tidak bersikap membela amrozi cs karena mengetahu kejanggalan jihad amrozi cs.

    kenapa harus diperdebatkan lagi, semua ada jawaban dan terjawab jelas di adalam alquran dan alhadist. jangan ragu untuk mengatakan kebenaran.
    wallahualam bisshawab

  284. 294 CerdasDanKritis 30 Januari 2008 pukul 10:45 am

    bom amrozi adalah bom yang membabi buta dan tidak sesuai dengan syariat islami…..hanya bertujuan menjelek2an (memfitnah) islam

    buktinya…

    bom amrozi selain membunuh non muslim
    (sebagian besar non muslim tersebut tidak memusuhi islam, seperti ilmuan yang diperbantukan di perguruan tinggi di indonesia dan pekerja non muslim yang merupakan pekerja/tenaga ahli di indonesia bahkan mungkin non muslim yang simpati dan mulai tertarik dengan islam) JUGA MEMBUNUH ORANG ISLAM yang berada di lokasi bom, juga anak-anak dan wanita serta orang tua.

    jadi bomnya tidak tepat sasaran dan membabi buta,

    seorang muslim tidak mungkin melakukan tindakan tersebut, seorang muslim akan hati-hati (wara’)dalam bertindak karena menjaga agar tindakannya agar tidak bertentangan dengan petunjuk Allah SWT.

    amerika dan israel saja sangat selektif dalam memilih korbannya yaitu umat islam, dan sangat jarang sekali jatuh korban dipihak mereka non muslim, kenapa amrozi yang mengaku islam tetapi tidak loyal terhadap agamanya karena membunuh sesama muslim dan menjelekkan citra islam dimata umatnya.

    kenapa amrozi tidak mau membom kedutaan amerika di jakarta dan israel di singapura, jawabannya….ga mungkin amrozi membom bosnya sendiri yaitu amerika dan israel

    sedih sekali saya menyaksikan prilaku bom amrozi tersebut, udah sedih menyaksikan pembantaian umat islam di palestina, irak, dll, saya semakin sedih melihat prilaku amrozi yang memfitnah umat islam dengan bom balinya.

    bom amrozi tidak membawa manfaat apapun bagi umat islam, hanya keburukan dan fitnah yang kita rasakan, diantaranya ditangkapnya ulama-ulama islam indonesia seperti abu bakar basyir dll. cap teroris bagi umat islam, kegamangan umat islam terhadap agamanya sendiri sehingga generasi muda islam banyak yang jauh dari agama,karena kecewa dan malu punya agama yang jahat (membom dan membunuh membabi buta seperti yang dicontohkan amrozi cs) ditambah dengan munculnya aliran sesat yang bergelombang dan ramai banget (rekayasa amerika dan israel) dan munculnya pemikiran sesat JIL (jaringan Islam Liberal)oleh Ulil Absar, Azumardi Azra, Jalaludin Rahmat, Siti Mufdah Mulia, dll dan Demokrasi LIberal Gusdur cs,

    umat islam sedang disaring dan diuji, yang cerdas, kritis dan istiqomah terhadap kebenaran ilahi lah yang akan muncul sebagai pribadi yang dicintai Allah,yang mendapat kebahagian bersama ridhaNya. tidak mudah tertipu oleh gelombang fitnah yang terus mendera umat islam.tidak mudah tertipu karena cerdas dan kritis

  285. 295 putri 31 Januari 2008 pukul 3:51 pm

    amrozi,itu menurut saya ada kejanggalan

    coba aja, masa dia bisa mengarang buku yang cukup tebal “berjudul aku bukan teroris”, dijilid lagi dan digandakan (hanya mungkin dilakukan oleh kelompok yang terorganisir dan banyak duitnya,.. emm… amerika dan israel kan terkenal negara kaya), kemudian dilengkapi oleh ayat-ayat alqur’an dengan tafsiran dia sendiri yang tidak dapat dipertanggungjawabkan

    kalau menurut saya, manafsirkan ayat alqur’an itu ga sembarangan, harus pake ilmu, menafsirkan harus berdasarkan tafsiran ahli tafsir yang sudah diakui dan ditulis oleh ulama ahli tafsir.

    lihat aja riwayat hidup amrozi yang menafsirkan alqur’an dalam buku “aku bukan teroris” sbb.
    bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan

  286. 296 M. Sejuki 31 Januari 2008 pukul 6:14 pm

    @Wayu.S

    Komen anda:

    ^^^berati kalo yg di bom stasiun kyk di kota2 di eropa yg di bom al qaeda anda jg kgk setuju kan ?^^^

    Jawab saya:

    Tergantung. Apabila itu tujuannya untuk membalas serangan Amerika yang membabi buta di Irak dan Afghanistan yang telah membantai ratusan ribu sipil dan banyaknya infra struktur yang hancur. Tidak ada alasan untuk tidak setuju. Apa bedanya serangan di Stasiun KA dengan ulah Amerika yang pengecut. Katakanlah bom bunuh diri, atau bom yang ditaruh oleh pejuang mujahidin di Stasiun KA yang meledak dan menimbulkan banyak korban sipil. Apa bedanya jika Mujahiddin membom pake pesawat sebagaimana dilakukan oleh Amerika dan begundal-begundalnya secara keroyokan? Tapi bisa gak pake pesawat? Tentu tidak bisa. Kalau bisa, pesawat dari mana? Tolong beri masukan, jangan hanya mencela. Adakah cara lain untuk melawan selain dengan cara seperti itu?

    Perlawanan itupun masih belum sebanding, bahkan sangat jauh dari seimbang dibandingkan dengan pembantaian-pembantaian yang dilakukan Amerika Cs dan begundal-begundalnya.

    @Akhifillahi, @CerdasDanKritis, @Putri dan yang setali tiga uang.

    Berikut saya cuplikkan beberapa bagian dari buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra.

    Saya cuplik dari halaman 108 sampai 114 (mungkin agak panjang, tetapi mudahan dapat memberikan gambaran lebih lanjut tentang kasus bom Bali) apakah termasuk jihad fii sabilillah ataukah teroris.
    Mari kita simak bersama-sama.

    =========================================================

    PENGERTIAN JIHAD

    – Dari segi bahasa (etimologi), secara simpel jihad berarti bersungguh-sungguh mencurahkan tenaga untuk mencapai satu tujuan. Dalam hal ini seseorang yang bersungguh-sungguh dalam mencari jejak bisa dikategorikan jihad.

    – Dari segi istilah, jihad berarti bersungguh-sungguh memperjuangkan hukum Allah, menda’wahkannya serta menegakkannya.

    – Dari segi Syar’i, jihad berarti berperang melawan kaum kafir yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Pengertian syar’i ini lebih dikenal dengan sebutan ‘jihad fii sabilillah’.

    Seingatku, ketiga definisi di atas telah menjadi ijma’ (konsensus) para ulama salafush shalih, terutama dari kalangan empat mazhab (Syafi’i, Hambali, Maliki, Hanafi). Jadi, tidak ada perselisihan pendapat pendefinisian jihad dalam hal ini.

    Mereka yang ingin mengkaji lebih mendalam tentang hal ini, dapat membaca buku berjudul Al-Jihaadu Sabiilunaa (Jihad Jalan Kami) karya Syaikh Abdul Baqi Ramdun. Juga Kitaabul Jihaad, karya Syaikh Ibnul Mubarak, atau Fii At-Tarbiyah Al-Jihaadiyah Wal-Binaa (Pendidikan dan Pembinaan Jihad) karya Syaikh Asy-Syahid Dr. Abdullah Azzam. Atau bisa juga buku-buku lain yang berhubungan dengan jihad serta ditulis oleh ulama-ulama yang berkompeten dan terlibat aktif dalam dunia jihad (Ulama ‘Aamiliin).

    Dalam kaitan dengan peristiwa bombing di Bali, pengertian ketiga (Jihaad fii sabiilillaah) lebih tepat dan pas untuk kita bahas dan analisis.
    Pada tataran tertentu ada semacam 2 (dua) kebingungan besar yang menjadi teka-teki peristiwa bom di Bali. KEBINGUNGAN PERTAMA adalah “adanya korban dari kalangan bangsa Indonesia sendiri khususnya kaum muslimin”. KEBINGUNGAN KEDUA adalah, “mengapa dilakukan di Bali?”

    Sekali lagi, ini bukan persoalan enteng yang bisa asal jawab. Harus ada dasar hukum yang jelas sebagai landasan sebelum beramal (al-’ilmu qablal ‘aamal), atau sebelum mengadakan aksi jihad tsb. Dua kebingungan besar akan kita analisa terlebih dahulu setelah mendapat penjelasan yang tegas; jihad atau bukan, peristiwa 12 Oktober 2002 tsb?

    BOM BALI = JIHAAD FII SABIILILLAAH

    Berdasarkan niat atau rencana target, jelas bom Bali merupakan jihaad fii sabiilillaah, karena yang jadi sasaran utama adalah bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya. Ini menjadi semakin jelas dengan adanya pembantaian massal terhadap ummat Islam di Afghanistan pada bulan Ramadhan tahun 2001 yang disaksikan oleh hampir seluruh ummat manusia di segala penjuru bumi. Bangsa-bangsa penjajah pembantai kaum lemah dan bayi-bayi tak berdosa itulah yang disebut kaum musyrikin (kaum kafir) yang berhak diperangi sebagaimana tersebut dalam firman Allah,

    “….dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa” (At Taubah: 36)

    ‘SIPIL’ BANGSA-BANGSA PENJAJAH JADI SASARAN?

    Telah menjadi pengetahuan umum, bahwa Amerika, Australia, Singapura, Thailand dan beberapa negara lainnya memiliterisasi rakyat sipil. Jadi omong kosong kalau dikatakan bahwa turis dari bangsa-bangsa tersebut yang melancong ke Indonesia dianggap sebagai warga sipil. Apalagi beberapa bulan sebelum 12 Oktober 2002, Amerika telah gembar-gembor tentang kondisi di Indonesia. Hal ini tentu menjadi momok yang menakutkan bagi ‘warga sipil’. Dus, ‘warga sipil bangsa manapun tidak punya keberanian untuk melancong ke Indonesia yang telah diramaikan oleh kasus bom di beberapa kota. Logikanya, orang yang berani datang ke kancah bom pada umumnya bukan terdiri dari warga sipil, termasuk bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya.

    Jadi, si John Howard sesaat setelah attack 12 Oktober 2002 yang menyatakan bahwa ‘ratusan rakyat sipil’ Australia telah menjadi korban ‘teroris’ di Bali, pada hakekatnya adalah jeritan drakula monster berdasi yang telah memutar-balikkan fakta demi memperoleh simpati dari bangsa-bangsa lain.

    Iktikad di atas barangkali masih dianggap sebagai ‘asumsi ngambang’ yang belum bisa diterima sepenuhnya. Penjelasan tentang hal tersebut perlu diberikan untuk mementahkan tuduhan bahwa operasi jihad di Bali pada 12 Oktober 2002 murni ditujukan kepada rakyat sipil seperti yang digembar-gemborkan si John Howard.

    Selain itu, penjelasan tsb juga diperlukan untuk mengimbangi dakwaan bahwa warga Australia yang tewas di Bali adalah sebagai inocent alias rakyat yang tidak tahu-menahu tentang urusan perang, alias rakyat tak berdosa, seperti juga dinyanyikan oleh si Bush. Si Bush dan si John Howard barangkali ingin mengatakan, “Kalau mau memerangi kami, ya jangan rakyat sipilnya dong, perangi saja tentaranya itu baru gentle!”

    Konyolnya, ada ulama dari kalangan kaum muslimin yang termakan celotehan vampire-vampire tersebut sehingga dengan seenaknya berfatwa, “Apa pun alasannya, Islam mengutuk tindakan tersebut. Islam tidak membenarkan memerangi warga sipil dari bangsa dan agama apapun!”

    Ucapan senada terdengar pula ketika terjadi operasi jihad WTC dan Pentagon pada 11 September 2001. Lalu ulama-ulama yang tak pernah angkat senjata dan tak pernah berjihad itu, yang kehidupan mereka dipenuhi dengan suasana comfortable (serba nyaman), segera menjilat penjajah Amerika dan mencari muka sambil ketakutan dituduh sebagai ‘teroris’ dengan mengeluarkan ‘fatwa’ agar kaum muslimin mendonor darah bagi korban tragedi WTC dan Pentagon, sekalipun korbannya jelas-jelas bangsa kafir penjajah. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi pada 12 Oktober 2002.

    Yang paling ironis, menjengkelkan dan menjijikkan adalah bahwa ‘ulama-ulama’ itu tidak berbuat hal-hal yang sama tatkala ratusan ribu ummat Islam dibantai oleh Amerika dan sekutunya. Tidak ada sepatah kritik pun yang keluar dari mulut mereka demi menghentikan kebiadaban kafir Amerika dan sekutunya, apalagi ‘fatwa’ untuk mendonor darah. Mata dan telinga mereka sesungguhnya melihat dan mendengar tragedi menyayat hati yang diderita ummat Islam itu, tetapi bibir mereka bungkam sejuta bahasa. Hati mereka terbalik sudah, lebih takut kepada manusia bernama kafir Amerika dan sekutunya ketimbang takut kepada Allah dan membela saudara mereka seiman dan seaqidah.

    BOLEHKAH MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA ‘PENJAJAH’?

    Bangsa yang paling brengsek, licik, bejat dan amoral dalam memblow-up isu sipil adalah bangsa Israel. Ketika mujahid dan anak-anak kecil intifadhah membalas serangan tentara Israel, diisukan bahwa Palestina menyerang sipil Israel. Sebaliknya ketika tentara bangsa keturunan monyet itu menghancurkan ribuan penduduk Palestina dan memusnahkan segala infra struktur mereka, Yahudi terkutuk itu melarang media massa apapun untuk menyiarkan kebinatangan mereka.

    Trik kotor, curang, culas, licik, pengecut ini kemudian diikuti oleh si Bush ketika terjadi attack terhadap WTC dan Pentagon. Begitu juga si John Howard melakukan hal yang sama ketika terjadi peristiwa 12 Oktober 2002. Taruhlah bahwa memang yang tewas pada peristiwa bom Bali adalah rakyat sipil dari bangsa-bangsa penjajah alias drakula itu, secara hukum bolehkah mereka diperangi?

    Limabelas abad lebih yang lalu, Islam telah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, baik secara eksplisit maupun implisit. Ini terdapat dalam Al Qur’an dan Sunnah yang kemudian diterangkan dalam bentuk Fatwa ataupun ijtihad oleh ulama yang berkompeten dalam bidangnya.

    Namun sebelum merujuk kepada nash-nash syar’i, ada baiknya kita membuat perbandingan dan pertanyaan sederhana terhadap beberapa peristiwa pembantaian sipil muslim yang dilakukan oleh penjajah Amerika dan konco-konconya di beberapa negara Muslim.

    1. Pada Tahun 1991 Amerika melalui PBB telah meng-embargo Irak dengan alasan yang sama sekali tidak masuk akal dan tidak bisa diterima dengan akal sehat. Ini mengakibatkan kematian lebih 600.000 bayi di Irak. Angka ini kemudian berkembang menjadi 1,5 juta bayi menjadi korban (Jakarta Post, 4 Desember 2002).

    2. Dalam periode kepemimpinan Taliban (1994-2001), Amerika meng-embargo Afghanistan melalui trik PBB dengan alasan yang juga tidak mungkin bisa diterima oleh akal waras manusia. Ribuan sipil Afghanistan kembali menjadi korban. Dunia bungkam.

    3. Ratusan ribu sipil Palestina dibantai oleh Israel dengan restu dari Pentagon. Amerika juga membantu peralatan perang sekaligus finansial. Kebiadaban telanjang itu disaksikan oleh seluruh penjuru dunia. Dunia tetap bungkam.

    4. Pasca WTC dan Pentagon 2001, salibis Amerika dan bala tentara sekutunya mementaskan kebrutalan dan kebiadaban sangat luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh Amerika yang di hatinya penuh dendam dan permusuhan abadi.

    Situs http://www.khurasan.com menyebut angka 200.000 jiwa dari kalangan sipil Afghanistan yang tewas akibat dijatuhi ribuan ton bom bangsa-bangsa penjajah itu. Dunia tahu bahwa semua yang jadi sasaran itu adalah murni rakyat sipil muslim.

    Amerika sengaja meng-ekspose WTC secara berlebih-lebihan. Sebaliknya mereka menihilkan serangan terhadap Pentagon pada hari, bulan dan tanggal, serta tahun yang sama. Mengapa?

    Di satu sisi mereka menderita ‘hilang muka’ yang luar biasa karena markas militer yang menjadi mitos terhebat dan terampuh serta tercanggih di dunia itu akhirnya jebol oleh serangan yang tak terdeteksi sama sekali. Secara praktis kepercayaan dunia terhadap sistem pertahanan Amerika menjadi anjlok alias runtuh sama sekali.

    Karena itulah mereka sengaja menutupi rasa malu mereka dengan meng-ekspose berita WTC melebihi data sebenarnya. Tujuannya adalah untuk membentuk opini bahwa korban di WTC adalah ’sipil’ yang tidak pantas dibunuh. Karenanya, pelakunya harus dihukum oleh pengadilan Internaional. Setelah sebelumnya mereka bersungut-sungut merasa diri sebagai Polisi Dunia, pasca tragedi WTC secara tiba-tiba mereka berubah menjadi Hakim Dunia, sehingga dengan seenak perutnya sendiri, mereka menggelar operasi pembantaian berjudul infinitive justice (perang salib).

    Dari sekian pentas keangkuhan dan kebrutalan yang dipamerkan para penjajah itu, Amerika dan sekutunya dengan jelas meninggalkan pesan telanjang dan berkata:

    1. Kami adalah kebenaran, dan selain kami adalah salah.

    2. Hanya kami yang boleh membunuh dan memerangi siapa pun, bangsa mana pun, yang kami anggap salah.

    3. Mereka yang melawan kami adalah teroris dan wajib kami perangi bersama seluruh bangsa dunia yang “berperadaban”.

    4. Apapun yang kami lakukan adalah atas dasar “kebenaran, keadilan dan peradaban”.

    5. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    6. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Wahai siapa saja yang bisa mendengar, bangsa muslim telah dianggap binatang. Darah dan nyawa mereka sama sekali tiada harga. Ada di sana, seorang drakula berjubah putih. Di depannya ada seekor kambing tak berdaya yang telah diikat empat kakinya. Kambing mati disembelih si drakula. Jubah drakula terpercik darah kambing. Tiba giliran kambing yang lain, sang kambing melawan dan meronta. Apa kata si drakula? “Kambing ini biadab! Kambing ini teroris! Lihatlah jubahku penuh darah!”

    Jadi, perlawanan bangsa-bangsa muslim atas penindasan yang telah dilakukan oleh Amerika dan sekutunya adalah TINDAKAN TERORIS. Aturan siapa itu? Undang-undang siapa itu? Anehnya, dunia membisu dan setuju atas semua kecurangan dan ketidak-adilan ini. Tidak sedikit dari kalangan muslim yang ikut latah dengan tindakan biadab Amerika itu.

    Sungguh, semua kejahatan dan kezhaliman para penjajah itu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ummat Islam harus bangkit melawan mereka dengan segala daya dan upaya. Perlawanan yang disyari’atkan oleh Islam adalah dengan cara jihad.

    Maka, bom Bali adalah satu bentuk jawaban yang dilakukan oleh segelintir kaum muslimin yang sadar dan mengerti akan arti sebuah pembelaan dan harga diri kaum muslimin. Bom Bali adalah satu diantara perlawanan yang ditujukan terhadap penjajah Amerika dan sekutunya. Bom Bali adalah salah satu jihad yang harus dilakukan, sekalipun oleh segelintir kaum muslimin.

    (Cuplikan buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra saya lanjutkan lagi pada halaman 116-118)

    MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA PENJAJAH SEBAGAI TINDAKAN SETIMPAL DAN ADIL

    Akan tetapi, yang terjadi adalah bangsa-bangsa penjajah itu telah, sedang, dan akan terus membantai warga sipil bangsa-bangsa muslim. Akan tetapi Amerika dan sekutunya telah melampaui batas.
    Allah Maha Suci, Allah Maha Benar! Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya diperlakukan curang oleh kaum kafir. Perang dibalas perang, darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, pelampauan batas dibalas dengan setimpal.

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    Maka memerangi warga sipil (kalau memang benar sipil) dari bangsa-bangsa penjajah adalah tindakan yang wajar dilakukan demi keseimbangan dan keadilan. Darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, dan … sipil dibalas sipil! Itulah keseimbangan dan itulah keadilan.

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126).

    Dengan demikian jelaslah sudah, bahwa ’sipil’ bangsa-bangsa penjajah, yang pada asalnya tidak boleh diperangi, berubah menjadi boleh diperangi karena adanya tindakan yang melampaui batas, yaitu pembantaian atas warga sipil yang dilakukan oleh bangsa penjajah.
    Dengan demikian tercapailah keseimbangan hukum dalam perlawanan. Dan dengan demikian, jihad bom Bali tidak dilakukan secara asal-asalan dan serampangan.

    Di belakang semua peristiwa itu, berdiri hukum-hukum dan pertimbangan yang didasarkan atas Al-Qur’an dan As-Sunnah. Lengkap dengan tafsir dan fatwa dari beberapa ulama yang berkompeten akan hal ini. Bom Bali hanyalah setitik reaksi terhadap sekian banyak aksi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa penjajah bernama Amerika dan sekutunya terhadap ummat Islam di seluruh dunia.

    Perang memang kejam, perang memang mengerikan, perang memang menyakitkan dan perang memang menakutkan. Tetapi, akan tetapi ….. membiarkan kekejaman bangsa-bangsa penjajah terhadap bangsa-bangsa muslim adalah ‘LEBIH KEJAM’. Membiarkan kengerian, ketakutan dan kesakitan yang terus menimpa kaum muslimin akibat kebiadaban drakula-drakula monster itu adalah juga (bahkan malah) ‘LEBIH KEJAM LAGI’.

    Kebiadaban barbarian seperti itu (apalagi main keroyokan) hanya lazim dilakukan oleh kaum musyrik dengan segala kesyirikannya. Kesyirikan itulah yang disebut fitnah. Dan ketahuilah bahwa fitnah yang dilakukan oleh para agresor itu adalah ‘lebih kejam’ dari peperangan biasa. Karenanya Allah mewajibkan perang.
    Demi keseimbangan, demi pertahanan, demi pembelaan diri, dan demi keadilan serta kemuliaan, Allah mewajibkan perang.

    “Telah diwajibkan berperang kepadamu, padahal perang itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah: 216).

    =========================================================

    Demikian, segelintir tulisan dari Imam Samudra dalam bukunya ‘AKU MELAWAN TERORIS’. Buku ini berjumlah sebanyak 279 halaman. Yang saya cuplik hanya segelintir saja. Namun dari yang segelintir ini sebenarnya semua kita sudah bisa menyimpulkan bagaimana peristiwa bom Bali ditinjau dari sudut pandang syar’i apakah termasuk jihad fii sabiilillaah ataukah terorisme. Silahkan kalian semua untuk menyimpulkannya sendiri-sendiri. Yang pro dan yang kontra apalagi yang menghujat (khusus bagi yang muslim), semua kita nanti akan mempertanggung-jawabkannya kelak di hadapan Allah Yang Maha Tahu lagi Maha Perkasa. Alangkah baiknya lagi jika kawan-kawan semua (termasuk yang punya blog ini, Mas Wadehel) mempunyai buku tersebut dan mau membaca dan menghayatinya secara seksama dan dengan penuh kejujuran.

    Bagi yang non muslim, kiranya dapat memakluminya. Kalian juga berhak untuk pro dan kontra karena pro dan kontra adalah dinamika kita hidup di alam dunia ini. Dan itu adalah wajar. Namun perlu diingat bahwa kebiadaban, keculasan, kekejaman, pembantaian sipil (bahkan dengan cara keroyokan) yang tak tanggung-tanggung yang telah dilakukan drakula vampire bin monster bangsa Israel dan Amerika Cs adalah bukan hanya masalah kaum muslimin semata, tetapi sudah menjadi masalah kemanusiaan dan pelanggaran HAM yang sangat luar biasa biadabnya di abad ini.

    Apakah semua kita tidak mau merenung dan berfikir, wahai saudara-saudaraku yang masih punya hati?

  287. 297 akhifillahi 1 Februari 2008 pukul 10:53 am

    telah berulangkali saya kemukakan di blog ini, bahwa memahami dan menafsirkan ayat alqur’an harus pake ilmu dan oleh ahli ibadah yang ikhlas karena Allah semata.

    imam samudera dalam buku “aku bukan teroris” menafsirkan alqur’an tanpa ilmu, sehingga walaupun terkesan bagus namun sesungguhnya merusak dan sangat menyalahi syariat islam

    imam samudera ga jauh beda dengan Lia Eden, Alqiyadah, Jaringan Islam Liberal dan aliran/pemikiran sesat lainnya yang membanggakan dan ngotot dengan alqur’an hasil tafsiran ngawur tanpa ilmunya.

    telah berulangkali pula di blog ini saya sampaikan tulisan sbb:
    mari kita melihat ke pedoman yang lurus dan benar yaitu ALQUR’AN DAN HADIS karangan ALlah SWT. jangan terlalu terfokus ke kitab karangan dan tafsiran manusia yang masih diragukan dan belum teruji, seperti buku ‘aku bukan teroris’ karangan imam samudera yang notabene bukan seorang ahli tafsir yaitu perakit bom, karena bisa saja (rentan) akan rekayasa dan penipuan, isinya sepintas berisi kebenaran, namun kalau kita TELAAH DENGAN ILMU DAN TAFSIR PARA ULAMA LURUS DAN IKHLAS, kita akan menemukan penafisran alqur’an yang janggal dan cenderung mengarah pada perilaku jihad yang menyimpang

    lihat ayat berikut di bawah, dimana Allah memerintahkan umat islam jangan lemah dan harus tegas terhadap non muslim harbi (non muslim yang menyerang)dan APABILA UMAT ISLAM DISERANG OLEH NON MUSLIM HARBI MAKA BALASLAH DENGAN BALASAN YANG SETIMPAL, namun kita TIDAK BOLEH MELAMPAUI BATAS DENGAN MEMBUNUH NON MUSLIM YANG TIDAK MENGGANGGU hanya karena kenonmuslimannya.

    tentang pembalasan SETIMPAL terhadap non muslim harbi ini bisa dilihat diayat alquran sbb:

    Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126)

    NAMUN JANGALAH MELAMPAUI BATAS DENGAN MEMBUNUH NON MUSLIM YANG TIDAK MENGGANGGU, karena ada ayat alqur’an yang berbunyi sbb
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    alhamdulillah alquran adalah kitab yang sempurna karya Allah yang maha kuasa, ayat-ayat diatas memerintahkan kita untuk keras, tegas terhadap non muslim yang menyerang (non muslim harbi) namun Allah memerintahkan kita untuk tidak melampaui batas, TINDAKAN AMROZI DENGAN BOMNYA MERUPAKAN TINDAKAN JIHAD YANG MENYIMPANG DAN TIDAK SESUAI DENGAN SYARIAT AGAMA ISLAM (LIHAT Q.S 2:190),

    tindakan amrozi dengan bom membabi butanya hanya menghasilkan fitnah bagi umat islam, mencoba merusak jihad para guru-guru dan ulama yang selama ini berjuang memperbaiki akhlak umat.

    jadi tidak aneh jika BANYAK UMAT MUSLIM MENSINYALIR BAHWA AMROZI CS ADALAH KAKI TANGAN AMERIKA DAN YAHUDI,seperti halnya Jaringan Islam Liberal (JIL), aliran sesat (lia aminudin, alqiyadah, alqur’an suci, NII,dll)Demokrasi liberal Gusdur, azumardi azra, jalaludin rahmat, yang merongrong islam dari dalam. INSYAALLAH.. ISLAM… ALLAH LAH YANG MENJAGANYA, WALLAHUALAMBISAWAB, SUBHANLALLAH, ALLALHUAKBAR

  288. 298 putri 1 Februari 2008 pukul 11:26 am

    assalamualaikum semuanya…..

    aku ingin ungkapkan hal-hal sebagai berikut:

    1.baca dari siroh nabawiyah, pada waktu futuh mekah (pembebasan mekah) oleh pasukan muslimin dari pendudukan dan penindasan kaum kafir quraish

    rasulullah gundah karena sering mendengar penyiksaan kejam yang dilakukan oleh kaum kafir quraish terhadap kaum muslimin

    oleh karena itu rasulullah mengumpulkan pasukan dan menyusun strategi untuk membebaskan mekah dari pendudukan dan penindsan kaum kafir quraish

    dengan perlindungan Allah SWT, nabiullah dan pasukannya berhasil memnguasai mekah

    apa yang terjadi, rasulullah mengumumkan pemaafan dan pengampunan bagi kaum kafir Quraish

    loh kok bisa…umat islam kan dibantai disiksa, dengan kejam di mekah….harusnya kan ada balas dendam dengan menyiksa dan membunuh sebanyak mungkin kaum kafir qurais dan seperti konsep “sipil balas sipil” dan “pembalasan setimpal” seperti yang di tulis imam samudera dalam bukunya “aku bukan teroris: dan diyakini amrozi dan pendukung setianya di blog ini sejuki.

    rasulullah bisa saja bertindak sesuka hatinya dengan balas dendam dan membunuh semua kafir quraish dimekah,karena kaum kafir telah membunuh dan menyiksa kaum muslimin dan saudara-saudara rasulullah, namun sebagai hamba Allah, rasulullah taat terhadap perintah Allah SWT
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) Janganlah kamu melampau batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    indahnya sikap rasulullah, indahnya islam, karena Rasulullah diperintahkan Allah untuk membawa agama yang mulia, bukan agama balas dendam,

    sikap rasulullah ini mebawa simpati bagi non musl8im, sehingga pasca pembebasan mekah, banyak kaum kafir quraish yang masuk islam karena tertaik dengan keindahan dan kebenaran islam yang di bawa nabi muhammad SAW

  289. 299 saiful 1 Februari 2008 pukul 11:35 am

    tentang pembalasan SETIMPAL terhadap non muslim harbi (non Muslim yang menyerang) bisa dilihat diayat alquran sbb:

    Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126)

    NAMUN JANGALAH MELAMPAUI BATAS DENGAN MEMBUNUH NON MUSLIM YANG TIDAK MENGGANGGU, karena ada ayat alqur’an yang berbunyi sbb
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    buat pendukung amrozi, ayat ini sudah cukup menjelaskan, jangan diplintir-plintir lagi ya,

  290. 300 Pembela Kebenaran 1 Februari 2008 pukul 2:01 pm

    wahhh ternyata islam itu penuh dengan kekerasan dan konflik serta musuh dimana-mana, kok isinya jihad dan perang mulu dari jaman bahula ampe sekarang (kayak agama paling bener aza) capee dehhh…ihhhh ngeri seyem deket2 ama orang islam ntar gw dibunuh n dibom lagi mendingan kaburrr…

  291. 301 M. Sejuki 1 Februari 2008 pukul 2:15 pm

    @Untuk Temen-temen Yang Kontra Imam Samudra dan Amrozi Cs

    Kalian berpendapat seperti itu adalah hak kalian, dan tetap saya hargai. Saya melihat pendapat kalian tsb dilandaskan hanya dengan melihat dari sisi ke-Indonesiaannya saja bukan dari sisi ukhuwah. Hal ini wajar saja karena ratusan ribu sipil Islam (anak-anak, bayi, wanita, orang tua yang tidak berdaya dan sipil tidak berdosa lainnya) yang telah dibantai dengan bom-bom laknat bahkan dengan bom kimia (Napalm dan Mostard) oleh Amerika Cs dan begundal-begundalnya, kalian anggap bukan saudara kalian sesama muslim. Berarti tidak bisa dipungkiri bahwa kalian itu telah mempungkiri (tidak mau tahu) hadits Nabi yang mengatakan bahwa “Sesama muslim itu adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh yang apabila bagian tubuh yang satu sakit, maka secara otomatis bagian tubuh yang lainnya akan merasa ikut sakit”, “Membunuh seorang muslim tanpa alasan yang jelas (apalagi ratusan ribu) sama dengan menbunuh seluruh muslim bahkan seluruh ummat manusia”

    Dalam konteks hadits tsb, sangat jelas bahwa serangan Amerika Cs dan begundal-begundalnya tsb ke Afghanistan dan Irak dengan bom-bom laknatnya secara membabi melek (bukan membabi buta lagi) adalah sama dengan membantai muslim di Indonsia dan muslim-muslim di seluruh dunia.

    Tentang berperang dalam konteks ayat “membalas setimpal sesuai siksaan yang diterima dan janganlah berlebihan”, ini sudah saya ulas pada postingan-postingan saya sebelumnya yaitu apabila musuh dengan senjata biasa balaslah dengan senjata biasa pula, tidak boleh senjata biasa dibalas dengan bom, itu namanya berlebihan. Jika musuh membunuh sipil 10 orang, Islampun membenarkan membunuh sipil 10 orang, yang berlebihan adalah jika sipil musuh yang dibunuh itu 11 orang. Kenapa otak kalian kok jadi miring-miring begitu dan tidak bisa menganalisa dengan tajam dan juga jeli?

    Saya ingin tanya kembali kepada saudara-saudara yang hatinya masih membeku tidak punya rasa kasihan sedikitpun kepada saudara-saudaranya muslim yang lagi menderita dan sedang berteriak meminta pertolongan seperti di Irak, Palestina dan Afghanistan.

    Seperti yang ditulis Imam Samudra dalam bukunya “Aku Melawan Teroris” yang selalu diplesetkan judul bukunya oleh temen-temen yang hatinya lagi tertutup menjadi “Aku Bukan Teroris” disebutkan bahwa si “Vampire bin Dajjal” George W Bush dengan begitu congkak dan sombongnya berkata lantang:

    – Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    – Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Atau lebih spesifik lagi, katakanlah M. Sejuki dkk memerangi dan membombardir sipil dari kelompok @Akhifillahi, @Putri, @Saiful, @CerdasDanKritis dan yang sekelompok dengan sangat kejamnya, kemudian M. Sejuki bilang “Kalian tidak boleh membalas dan sipil kami tidak boleh kalian bunuh. Jika kalian membunuh sipil kami apalagi dengan bom, maka kalian akan kami cap sebagai TERORIS. Pokoknya kebenaran hanya milik kami, dan kami boleh membunuh sipil kalian di manapun dan kapan pun kami suka dan mau”

    Tolong dijawab dengan hati yang jujur (tinggalkan dulu ayat-ayat, kita pakai logika saja), kira-kira pernyataan Amerika seperti itu adil atau tidak? Atau, dalam konteks yang saya contohkan, maukah kalian diperlakukan oleh M. Sejuki dkk seperti itu?

  292. 302 putri 1 Februari 2008 pukul 4:06 pm

    assalamualaikum semuanya…..

    aku ingin ungkapkan hal-hal sebagai berikut:

    baca dari siroh nabawiyah, pada waktu futuh mekah (pembebasan mekah) oleh pasukan muslimin dari pendudukan dan penindasan kaum kafir quraish

    rasulullah gundah karena sering mendengar penyiksaan kejam yang dilakukan oleh kaum kafir quraish terhadap kaum muslimin

    oleh karena itu rasulullah mengumpulkan pasukan dan menyusun strategi untuk membebaskan mekah dari pendudukan dan penindsan kaum kafir quraish

    dengan perlindungan Allah SWT, nabiullah dan pasukannya berhasil memnguasai mekah

    apa yang terjadi, rasulullah mengumumkan pemaafan dan pengampunan bagi kaum kafir Quraish

    loh kok bisa…umat islam kan dibantai disiksa, dengan kejam di mekah….harusnya kan ada balas dendam dengan menyiksa dan membunuh sebanyak mungkin kaum kafir qurais dan seperti konsep “sipil balas sipil” dan “pembalasan setimpal” seperti yang di tulis imam samudera dalam bukunya “aku bukan teroris: dan diyakini amrozi dan pendukung setianya di blog ini sejuki.

    rasulullah bisa saja bertindak sesuka hatinya dengan balas dendam dan membunuh semua kafir quraish dimekah,karena kaum kafir telah membunuh dan menyiksa kaum muslimin dan saudara-saudara rasulullah, namun sebagai hamba Allah, rasulullah taat terhadap perintah Allah SWT
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) Janganlah kamu melampau batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    indahnya sikap rasulullah, indahnya islam, karena Rasulullah diperintahkan Allah untuk membawa agama yang mulia, bukan agama balas dendam,

    sikap rasulullah ini mebawa simpati bagi non muslim, sehingga pasca pembebasan mekah, banyak kaum kafir quraish yang masuk islam karena tertaik dengan keindahan dan kebenaran islam yang di bawa nabi muhammad SAW

  293. 303 M. Sejuki 1 Februari 2008 pukul 10:27 pm

    @Putri

    Saya sudah jelaskan, bukunya Imam Samudra itu berjudul “AKU MELAWAN TERORIS”, kenapa anda plintir terus judulnya menjadi “AKU BUKAN TERORIS”. Maksud anda itu sebenarnya apa? Kenapa anda main fitnah seperti itu? Pantaskah seorang muslim melakukan fitnah seperti itu, padahal yang anda bicarakan masalah kebenaran secara syar’i? Pastaskah? Dari sini saja nilai anda sudah jatuh sebagai pembela kebenaran. Tapi tidak mengapa, pembaca diblog inilah yang akan menilainya.

    Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Jawabannya apa Mbak? Adil atau tidak, orang kafir boleh mengagresor, membantai dan membom ratusan ribu sipil muslim begitu pula negara muslim boleh dihancurkan dimana mereka mau dan kapan saja, sementara sipil si agresor mereka tidak boleh dibunuh apalagi dengan bom. Bagi yang melawan apalagi yang membom sipil kapir, maka pelakunya adalah TERORIS. Adilkah pemikiran seperti itu atau sudah gila?

    Tolong fokus saja Mbak jangan dialihkan kemana-mana dulu. Anda bisa diskusi secara elegan atau tidak? Oke?

  294. 304 putri 5 Februari 2008 pukul 9:42 am

    assalamualaikum rekan2 ku semua
    sesama umat islam adalah bersaudara
    aku ingin ungkapkan hal-hal sebagai berikut:

    baca dari siroh nabawiyah, pada waktu futuh mekah (pembebasan mekah) oleh pasukan muslimin dari pendudukan dan penindasan kaum kafir quraish

    rasulullah gundah karena sering mendengar penyiksaan kejam yang dilakukan oleh kaum kafir quraish terhadap kaum muslimin

    oleh karena itu rasulullah mengumpulkan pasukan dan menyusun strategi untuk membebaskan mekah dari pendudukan dan penindsan kaum kafir quraish

    dengan perlindungan Allah SWT, nabiullah dan pasukannya berhasil memnguasai mekah

    apa yang terjadi, rasulullah mengumumkan pemaafan dan pengampunan bagi kaum kafir Quraish

    loh kok bisa…umat islam kan dibantai disiksa, dengan kejam di mekah….harusnya kan ada balas dendam dengan menyiksa dan membunuh sebanyak mungkin kaum kafir qurais dan seperti konsep “sipil balas sipil” dan “pembalasan setimpal” seperti yang di tulis imam samudera dalam bukunya “aku bukan teroris: dan diyakini amrozi dan pendukung setianya di blog ini sejuki.

    rasulullah bisa saja bertindak sesuka hatinya dengan balas dendam dan membunuh semua kafir quraish dimekah,karena kaum kafir telah membunuh dan menyiksa kaum muslimin dan saudara-saudara rasulullah, namun sebagai hamba Allah, rasulullah menyadari bahwa balas dendam adalah sifat syaithoniyah, rasulullah taat terhadap perintah Allah SWT
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) Janganlah kamu melampau batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    indahnya sikap rasulullah, indahnya islam, karena Rasulullah diperintahkan Allah untuk membawa agama yang mulia, bukan agama balas dendam,

    sikap rasulullah ini mebawa simpati bagi non muslim, sehingga pasca pembebasan mekah, banyak kaum kafir quraish yang masuk islam karena tertaik dengan keindahan dan kebenaran islam yang di bawa nabi muhammad SAW

  295. 305 arul 5 Februari 2008 pukul 9:53 am

    amrozi dan imam samudera dan pendukung setianya di blog ini Sejuki sangat teguh memegang konsep “sipil balas sipil” dan “pembalasan setimpal”

    jika ada anak bayi islam di Afghanistan dibunuh oleh tentara amerika serikat,

    maka amrozi cs segera mencari anak bayi amerika di bis kota, dipasar atau di mall di Indonesia atau dimanapun untuk melaksanakan konsep sipil balas sipil atau pembalasan setimpal alias balas dendam

    sesunguhnya pembalasan dendam tidak ada dalam islam, pembalasan dendam hanya ada dalam hati orang-orang yang tidak meiliki iman

  296. 306 arul 5 Februari 2008 pukul 10:09 am

    saat ini bom jihad hanya dibolehkan di israel (berdasarkan fatwa ulama ikhlas diantaranya Yusuf Qordhawi)

    jadi jangan asal melakukan jihad, tunggu hasil kajian dan keputusan ulama,

    for pendukung amrozi cs, islam bukan agama perang, kalaupun ada perang itu hanya karena membela diri atau diserang, dan kalaupun diharuskan perang, dilakukan dengan tetap memegang nilai-nilai dan etika perang dalam islam seperti dilarang membabi buta, dilarang membunuh anak-anak dan wanita,

    bom amrozi tidak pilih-pilih korban, anak dan wanitapun jadi korban, termasuk orang islam sendiri

  297. 307 arul 5 Februari 2008 pukul 11:59 am

    amrozi dan imam samudera dan pendukung setianya di blog ini Sejuki sangat teguh memegang konsep “sipil balas sipil” dan “pembalasan setimpal”

    jika ada anak bayi islam di Afghanistan dibunuh oleh tentara amerika serikat,

    maka amrozi cs segera mencari anak bayi amerika di bis kota, dipasar atau di mall di Indonesia atau dimanapun untuk melaksanakan konsep sipil balas sipil atau pembalasan setimpal alias balas dendam

    sesunguhnya pembalasan dendam tidak ada dalam islam, pembalasan dendam hanya ada dalam hati orang-orang yang tidak meiliki iman

  298. 308 gogon keyen 5 Februari 2008 pukul 2:12 pm

    ingat saudaraku,,,

    bahasa yang anda gunakan mencerminkan intelegensia anda,,

    * berdakwah itu minimal berotak (msi bisa mikir) dan berperasaan,
    gak sekedar berjubah putih, berjenggot :) dan berdiri diatas mimbar *

    maju terus wadehel,,
    cerahkan pikiran orang2 “yg benar2 kafir” dengan bahasa2 satir-mu :)

    mohon diluruskan jika ada yg salah,, cup cup muah muah

  299. 309 M. Sejuki 5 Februari 2008 pukul 2:18 pm

    @Putri

    Saya sudah katakan sebelumnya, anda itu belum bahkan tidak pantas berbicara kebenaran, karena masih didasari kebohongan dalam diri dan hati anda. Buku Imam Samudra saja yang berjudul “AKU MELAWAN TERORIS”, secara terus menerus anda plintir judulnya menjadi “AKU BUKAN TERORIS”. Bagaimana mungkin anda berbicara kebenaran?

    Tentang sejarah Nabi Muhammad sewaktu menguasai Mekkah, kemudian mengampuni kaum Kafir Quraish itu disebabkan karena kaum Kafir Quraish menyerah dan mengakui tentang ke-Rasulan-an Nabi Muhammad SAW. Mereka kemudian dengan kesadaran sendiri masuk Islam. Wajar dong Islam wajib bersikap sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

    Lalu, apakah dalam konteks sekarang kondisinya seperti itu? Tidak, sekali lagi tidak sama. Penyiksaan yang dilakukan kaum kafir Quraish dulu sangat…. sangat….. sangat jauh berbeda dengan yang sekarang. Apakah anda dan kebanyakan orang di sini tidak melihat betapa kejamnya kaum Kafir Amerika Cs beserta begundal-begundalnya? Negara orang diserang dan infra strukturnya dihancurkan, kaum muslimin dibom dengan sangat sadis dan kejamnya dan bangsanya dijajah dengan tidak ada rasa malu sedikitpun masih bercokol di Afghanistan dan Iraq. Itukah yang anda bela mati-matian? Anda peke kata Assalamu ‘alaikum lagi dalam kata pembuka postingan anda. Tidak malukah anda dengan menggunakan kata Assalamu ‘alaikum, tetapi yang anda bela malah kaum kuffar? Berapa Dollar anda dibayar untuk postingan di sini? Aneh bin aneh dan aneh sehingga aneh, lalu…….. menjadi aneh.

    Pertanyaan saya saja tidak pernah anda jawab. Tulisan anda selalu melenceng dari topik yang saya tanyakan. Anda bisa diskusi tidak?

    Oke, sekarang saya tanya kembali:

    Adil atau tidak, orang kafir boleh mengagresor, membantai dan membom ratusan ribu sipil muslim begitu pula negara muslim boleh dihancurkan dimana mereka mau dan kapan saja, sementara bangsa sipil si agresor (Amerika Cs dan begundal-begundalnya) tidak boleh dibunuh apalagi dengan bom. Bagi yang melawan apalagi yang membom sipil kapir, maka pelakunya adalah TERORIS. Adilkah pemikiran seperti itu atau sudah gila? Atau mungkin menurut anda pemikiran seperti itu Sudah adil?

    Tolong dijawab dengan fokus to the point.

    @Anul

    Tentang pembalasan setimpal, dan itu dibolehkan (catat: bukan diharuskan, tapi dibolehkan) karena ada dalilnya dalam Al Qur’an. Ayat Al Qur’an yang menekankan pembolehan balasan setimpal ini tidak pernah diperhatikan oleh anda dan yang lainnya yang sepaham dengan anda. Pikiran seperti ini kan pikiran yang culas namanya. Sama culasnya dengan fikiran Amerika Cs dan begundal-begundalnya.

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah 2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl 16:126).

    Kenapa ayat-ayat Al Qur’an di atas tidak anda dan kawan-kawan anda perhatikan? Apakah ayat-ayat tsb bukan ayat-ayat Al Qur’an?

    Anda menulis:

    ^^^for pendukung amrozi cs, islam bukan agama perang, kalaupun ada perang itu hanya karena membela diri atau diserang, dan kalaupun diharuskan perang, dilakukan dengan tetap memegang nilai-nilai dan etika perang dalam islam seperti dilarang membabi buta, dilarang membunuh anak-anak dan wanita,^^^

    Jawaban saya:

    Benar, Islam itu bukan agama perang kecuali jika diperangi. Dan benar pula bahwa Islam itu juga mengajarkan etika perang yang elegan dalam artian tidak boleh membunuh anak kecil, wanita, orang-orang tua, tidak boleh menebang pohon, merusak tempat ibadah dan lain-lain. Tetapi tidak sadarkah anda atau tidak tahukah anda atau anda memang pura-pura tidak tahu padahal tahu bahwa ketentuan tentang etika perang itu penekanannya hanya pada saat perang dalam kondisi normal? Lebih tepatnya yang memerangi Islam itu tidak melakukan tindakan yang berlebihan apalagi dengan bom yang telah menewaskan ratusan ribu sipil muslim dengan tanpa belas kasihan sedikitpun. Apakah orang-orang Islam yang di Afghanistan dan Iraq, juga yang di Palestina itu bukan manusia juga seperti anda dkk? Bagaimana kalau orang-orang kapir itu juga diperlakukan seperti mereka memperlakukan oranfg-orang Islam? Maukah kira-kira mereka juga diperlakukan seperti itu? Dengan bom yang di Bali saja mereka tidak mau terima (termasuk anda dan yang lainnya yang sepaham dengan anda) hanya dengan jumlah sekitar 200 orang, apalagi sampai ratusan ribu orang?

    Tolong tanyakan kepada orang-orang kafir itu (Amerika Cs dan begundal-begundalnya), maukah mereka diperlakukan sebagaimana mereka memperlakukan kaum muslimin yang negaranya diserang dan orang-orangnya dibunuhi bahkan dengan bom yang membabi melek (bukan membabi buta lagi)?

    Tolong tanyakan ya kepada mereka? Nanti kalau sudah anda jawabannya, tolong beritahu saya dan temen-teman saya, supaya kita semua juga tahu jawabannya. Oke?

    @Gogon Keyen

    Saya tidak tahu, siapa yang anda maksud seperti komen anda:

    ^^^*berdakwah itu minimal berotak (msi bisa mikir) dan berperasaan,
    gak sekedar berjubah putih, berjenggot :) dan berdiri diatas mimbar*^^^

    Tolong lebih spesifik lagi Mas?

  300. 310 arul 5 Februari 2008 pukul 3:25 pm

    for pendukung amrozi cs, islam bukan agama perang, kalaupun ada perang itu hanya karena membela diri atau diserang, dan kalaupun diharuskan perang, dilakukan dengan tetap memegang nilai-nilai dan etika perang dalam islam seperti dilarang membabi buta, dilarang membunuh anak-anak dan wanita,

    kondisi perang seperti agresi Israel terhadap Palestina, dianjurkan adanya bom jihad (fatwa ulama-ulama ikhlas termasuk Dr. Yusuf qordhawi),

    tetapi herannya kok amrozi membomnya bukan di israel tetapi di indonesia dan korbannya selain non muslim, termasuk juga umat islam, anak-anak dan wanita muslim.

    kejanggalan dan kenyelenehan bom amrozi inilah yang membuat umat islam geram dan marah dan menduga bom amrozi hanyalah bom yang memfitnah umat islam dan memancing reaksi masyrakat dunia untuk memojokkan islam.

    sedih dan pilu kita menyaksikan pembantaian umat islam di palestina, irak, afghanistan,dll …..dan semakin pilu hati ini karena fitnah dari bom amrozi yang mengakibatkan umat islam di pojokkan dan ulama-ulama banyak yang ditangkap dan difitnah sebagai teroris, sehingga kegiatan dakwah terganggu, abu bakar basyir termasuk salahsatu korban fitnah bom amrozi, beliau di tangkap sehingga kegiatan dakwah beliau sempat terhenti.

    yang paling berbahaya dari bom amrozi ini adalah gamangnya umat islam terhadap agamanya sendiri, banyak generasi muda yang generasi muda yang gamang terhadap kebenaran islam setelah melihat kebrutalan bom amrozi yang selain menewaskan non muslim juga menewaskan muslim, anak-anak dan wanita.

    apa hasil dari bom amrozi selain fitnah dan krisis generasi muda islam terhadap agamanya.

    astgfirullahaldzim, wallahualambishawab

  301. 311 arul 5 Februari 2008 pukul 4:01 pm

    …..air mata ini belum kering saudaraku….

    air mata ini belum kering saudaraku
    berita kekejaman israel terhadap rakyat palestina
    rakyat palestina terusir dari negerinya
    anak-anak, wanita, dan ribuan syuhada wafat sebagai syahid
    oleh keganasan dan rakyat israel
    oleh kelicikan israel yang berkelit mengingkari setiap kesepakatan
    kelicikan yang berkolaborasi dengan USA
    untuk kehancuran islam

    air mata ini belum kering saudaraku
    ketika USA dan sekutunya kembali menyerang dan membunuh
    muslim termnasuk wanita dan anak-anak afghanistan
    muslim termnasuk wanita dan anak-anak Irak
    ribuan muslim afghanistan dan irak jadi syuhada

    hari ini air mata ini masih menangis…
    menyaksikan umat islam difitnah
    bom amrozi memfitnah umat islam
    muslim termasuk wanita dan anak-anak yang ikut tewas
    umat islam ditunding teroris
    fitnah melanda umat muslim indonesia
    ulama-ulama yang sedang sibuk berdakwah ditangkap
    dengan alasan teroris
    kenapa harus muslim yang ikut tewas
    kenapa harus non muslim yang tidak memusuhi islam yang tewas
    kenapa amrozi tidak membom israel
    kenapa harus membom sesama muslim

    bom anda tidak memberikan arti apa-apa
    bom anda hanya memberikan kegamangan bagi gnerasi muda islam
    bom amrozi hanya bikin kesedihan bagi umat islam
    bom amrozi membuat kegiatan dakwah ulama-ulama terhenti
    karena ditangkapi dan diawasi sebagai teroris

    kenapa anda tidak gembirakan umat islam
    dengan bom yang anda letakan di pemukiman israel

    itu yang tidak anda lakukan
    padahal kabarnya anda dilatih di afghanistan
    mengapa anda tidak lakukan
    karena anda tidak berjihad untuk kegembiraan islam

    apakah engkau pengecut saudaraku
    apakah engkau

  302. 312 Gogon Keyen 5 Februari 2008 pukul 4:02 pm

    @M.Sejuki

    loh koq?! :)

    *klo di komik2 jepang udah ada burung yang ngakak nih*

    saya tidak mau terlalu subjektif.
    pastinya pembaca yang bisa menilai.

    wahai saudaraku ,,
    janganlah mencari pembenaran, tapi carilah kebenaran :)

    mohon diluruskan jika ada yg salah,, cup cup muah muah

  303. 313 arul 5 Februari 2008 pukul 4:04 pm

    for pendukung amrozi cs, islam bukan agama perang, kalaupun ada perang itu hanya karena membela diri atau diserang, dan kalaupun diharuskan perang, dilakukan dengan tetap memegang nilai-nilai dan etika perang dalam islam seperti dilarang membabi buta, dilarang membunuh anak-anak dan wanita,

    kondisi perang seperti agresi Israel terhadap Palestina, dianjurkan adanya bom jihad (fatwa ulama-ulama ikhlas termasuk Dr. Yusuf qordhawi),

    tetapi herannya kok amrozi membomnya bukan di israel tetapi di indonesia dan korbannya selain non muslim, termasuk juga umat islam, anak-anak dan wanita muslim.

    kejanggalan dan kenyelenehan bom amrozi inilah yang membuat umat islam geram dan marah dan menduga bom amrozi hanyalah bom yang memfitnah umat islam dan memancing reaksi masyrakat dunia untuk memojokkan islam.

    sedih dan pilu kita menyaksikan pembantaian umat islam di palestina, irak, afghanistan,dll …..dan semakin pilu hati ini karena fitnah dari bom amrozi yang mengakibatkan umat islam di pojokkan dan ulama-ulama banyak yang ditangkap dan difitnah sebagai teroris, sehingga kegiatan dakwah terganggu, abu bakar basyir termasuk salahsatu korban fitnah bom amrozi, beliau di tangkap sehingga kegiatan dakwah beliau sempat terhenti.

    yang paling berbahaya dari bom amrozi ini adalah gamangnya umat islam terhadap agamanya sendiri, banyak generasi muda yang generasi muda yang gamang terhadap kebenaran islam setelah melihat kebrutalan bom amrozi yang selain menewaskan non muslim juga menewaskan muslim, anak-anak dan wanita.

    apa hasil dari bom amrozi selain fitnah dan krisis generasi muda islam terhadap agamanya.

    astgfirullahaldzim, wallahualambishawab

  304. 314 arul 5 Februari 2008 pukul 4:05 pm

    …..air mata ini belum kering saudaraku….

    air mata ini belum kering saudaraku
    berita kekejaman israel terhadap rakyat palestina
    rakyat palestina terusir dari negerinya
    anak-anak, wanita, dan ribuan syuhada wafat sebagai syahid
    oleh keganasan dan rakyat israel
    oleh kelicikan israel yang berkelit mengingkari setiap kesepakatan
    kelicikan yang berkolaborasi dengan USA
    untuk kehancuran islam

    air mata ini belum kering saudaraku
    ketika USA dan sekutunya kembali menyerang dan membunuh
    muslim termnasuk wanita dan anak-anak afghanistan
    muslim termnasuk wanita dan anak-anak Irak
    ribuan muslim afghanistan dan irak jadi syuhada

    hari ini air mata ini masih menangis…
    menyaksikan umat islam difitnah
    bom amrozi memfitnah umat islam
    muslim termasuk wanita dan anak-anak yang ikut tewas
    umat islam ditunding teroris
    fitnah melanda umat muslim indonesia
    ulama-ulama yang sedang sibuk berdakwah ditangkap
    dengan alasan teroris
    kenapa harus muslim yang ikut tewas
    kenapa harus non muslim yang tidak memusuhi islam yang tewas
    kenapa amrozi tidak membom israel
    kenapa harus membom sesama muslim

    bom anda tidak memberikan arti apa-apa
    bom anda hanya memberikan kegamangan bagi gnerasi muda islam
    bom amrozi hanya bikin kesedihan bagi umat islam
    bom amrozi membuat kegiatan dakwah ulama-ulama terhenti
    karena ditangkapi dan diawasi sebagai teroris

    kenapa anda tidak gembirakan umat islam
    dengan bom yang anda letakan di pemukiman israel

    itu yang tidak anda lakukan
    padahal kabarnya anda dilatih di afghanistan
    mengapa anda tidak lakukan
    karena anda tidak berjihad untuk kegembiraan islam

  305. 315 Kacrut 6 Februari 2008 pukul 7:31 am

    Di antara Korban Bom Bali kan bukan hanya orang kafir, tapi diantara mereka juga ada sadaura semuslim!
    Jelas Mereka Masuk Surga Kan! nah kalau Nanti mereka Ketemu, bisa gak mereka akur ya! bisa menikmati bidadari bersama – sama! atau barangkali nanti si amrozi membagi kan bidadari yang dia miliki untuk menebus kesalahannya! wak kak kak kak …….

    Btw Soal jihad …..
    Saudara Semislim Kita banyak juga yang dianiaya oleh sesama muslim di malaysia tuch ! nah gimana tuch ! ada yang mau ngebelain mereka nggak jihad ke Malaysia!
    secara itu kan saudara sebangsa dan setanah air Indonesia! bukan orang palestina ! atau apalah jauh pokoknya!
    nah dari pada loe loe pade jihad jauh amat ke Timur tengah! nah mending loe2 pade jihad ke malaysia!
    Bela in saudara dekat Kita!

    Allahuakbar…Allahuakbar…
    Allahuakbar…Allahuakbar…
    Allahuakbar…Allahuakbar…
    Allahuakbar…Allahuakbar…

  306. 316 M. Sejuki 6 Februari 2008 pukul 8:30 am

    @Arul

    Anda tetap belum menjawab pertanyaan saya. Oke, sekarang begini saja. Saya ubah pertanyaannya, apa bedanya muslim yang di Palestina, Afghanistan dan Iraq dengan muslim yang di Indonesia? Kalau berbeda dalam artian tidak bersaudara, lalu apa alasannya?

    Kemudian, kenapa tidak membom atau berjihad menyerang Israel dan atau Amerika Cs saja, atau yang paling dekat kenapa tidak membom kedubes Amerika Cs dan begundal-begundalnya saja? Kenapa harus di Bali? Tentang hal ini, sudah diuraikan secara panjang lebar oleh Imam Samudra dalam bukunya “AKU MELAWAN TERORIS” yang selalu diplesetkan judulnya oleh @Putri dengan “AKU BUKAN TERORIS”.

    Pertanyaannya adalah bagaimana caranya menyerang Israel, Amerika Cs dan begundal-begundalnya yang dijaga super ketat? Yang terdekat adalah kedubes Amerika Cs yang ada di Indonesia, tolong carikan jalan keluarnya bagaimana cara menyerang kedubes mereka tsb? Tempat-tempat tsb kan dijaga super ketat. Baru mau menyerang saja sudah ketangkep (hehehe…) Jika ada caranya yang diyakinkan bisa berhasil menyerang Kedubes mereka tsb, tentu bom Bali tidak akan terjadi. Semuanya ini sudah diungkap dalam buku Imam Samudra tsb. Anda jangan asal cuap, tapi berikan dong solusinya.

    Kemudian anda bilang bahwa dengan adanya bom Bali, Islam itu difitnah dan generasi muda Islam jadi gamang terhadap agamanya sendiri. Lho? Kok bisa? Ada atau tidak adanya bom Bali, dari sejak dulu Islam itu selalu difitnah dan disudutkan. Mana datanya bahwa generasi muda Islam jadi gamang terhadap Islam? Faktanya malah sebaliknya, Islam semakin berkembang di mana-mana di seluruh dunia. Dua bulan saja setelah peristiwa WTC September 2001, terdapat sekitar 20.000 ribu orang Amerika malah masuk Islam. Anda kalau cuap-cuap harus pake data dong, jangan asal fitnah begitu saja, kecuali jika anda itu bukan Muslim tapi berpura-pura Muslim.

    @Gogon Keyen

    Anda komen:

    ^^^wahai saudaraku ,,
    janganlah mencari pembenaran, tapi carilah kebenaran :)^^^

    Komen saya:

    Apakah tulisan-tulisan saya telah melakukan hal tsb. Tolong Mas, kalau ada, pada postingan mana saya telah menulis seperti yang anda maksud? Apakah ayat-ayat Al Qur’an yang saya sampaikan adalah bukan kebenaran yang mutlak?

    @Kacrut

    Saya sependapat dengan anda, tetapi yang di Malaysia itu lepas konteksnya Mas. Terkadang kita juga sih yang salah, TKI yang dikirim kesana kualitasnya rendah, dan juga banyak yang illegal, selain itu banyak juga yang akhlak dan moralitasnya rendah. Ya, jelas dong akan timbul masalah. Oke, disini kita tidak membahas itu, tetapi hanya terfokus pada kasus bom Bali dan Amrozi Cs.

    Allahu Akbar (1.000 X) juga untuk anda. Hehehe………………

  307. 317 arul 6 Februari 2008 pukul 10:48 am

    pendukung amrozi di blog ini yaitu sejuki mengatakan….

    bagaimana caranya menyerang Israel, Amerika Cs dan begundal-begundalnya yang dijaga super ketat? Yang terdekat adalah kedubes Amerika Cs yang ada di Indonesia, tolong carikan jalan keluarnya bagaimana cara menyerang kedubes mereka tsb? Tempat-tempat tsb kan dijaga super ketat. Baru mau menyerang saja sudah ketangkep (hehehe…) Jika ada caranya yang diyakinkan bisa berhasil menyerang Kedubes mereka tsb, tentu bom Bali tidak akan terjadi

    komentar saya…
    jika amrozi kesulitan melakukan perbuatan baik (jihad) menyerang instalasi militer amerika dan israel, KENAPA harus menggantikannya dengan perbuatan tercela dan laknat dengan membom membabi buta dengan menewaskan non muslim yang tidak mengganggu,membunuh orang islam, termasuk wanita dan anak-anak seperti bom amrozi di bali

    harusnya kalau berpikiran islami, amrozi tidak menyerah dengan kesulitan dalam melakukan perbuatan baik, karena berjuang melakukan perbuatan baik itulah sebenarnya jihad.

    takut dan menyerah terhadap kesulitan yang ditemui dalam jihad fisabilillah adalah bukan kriteria pejuang islam apalagi menggantikannya dengan bom membabi buta tentunya sangat tercela dan tidak pantas dilakukan oleh orang yang mengaku islam.

    seetelah kasus WTC diberitakan banyak non muslim masuk islam, berita tersebut terlalu dilebih2 kan, yang jelas masuk islamnnya non muslim disana adalah karena syariatnya perjuangan pendakwah islam di USA dan kebenaran islam yang menjadi daya tarik
    kalau pun benar terjadi demikian seperti berita dimaksud, sangat mungkin hal ini dikarenakan ada fakta bahwa runtuhnya gedung WTC adalah rekayasa israel, buktinya ratusan karyawan WTC berkebangsaan israel tidak masuk kantor saat runtuhnya gedung WTC.
    runtuhnya wtc direkayasa amerika dan israel untuk alasan kuat menghancurkan islam, menyerang afghanistan,irak, iran, dengan kerugian ratusan kali lebih banyak dibandingkan kerugian WTC.

    saya menyadari sepenuhnya bahwa syetan selalu berkelit dengan argumen-argumennya untuk menyesatkan umat. namun hendaknya kita selalu berlindung kepada Allah SWT. dan menghindari berdebat kusir dengan pendukung kejahatan, karena membuang energi kita. karena syetan tak pernah menyerah walaupun tau kebenaran yang nyata karena kesombongan.

    astagfirullahaldzim, subhanallah

  308. 318 M. Sejuki 6 Februari 2008 pukul 1:00 pm

    @Arul

    Anda rupanya masih belum mampu menangkap apa yang telah saya ungkapkan dan saya cuplik sebagian dari dari bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS”.

    Amerika dan begundal-begundalnya meng-agresor Afghanistan dan Iraq dengan bom-bom yang tidak beprikemanusiaan sedikitpun, sehingga menewaskan ratusan bahkan hampir 1 juta sipil muslim di sana. Belum lagi negaranya hancur lebur. Para ahli memprediksi bangsa Irak dan Afghanistan dalam pembangunan infra strukturnya pasca invasi, telah mundur 50 tahun. Berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits sesama muslim adalah bersaudara dan membunuh seorang apalagi sampai hampir 1 juta orang sipil yang tidak berdaya sama dengan membunuh muslim semuanya bahkan sama dengan membunuh manusia semuanya.

    Jadi kesimpulannya, si Vampire bin Monster “Dajjal” George W Bush (baca: Pemerintah Amerika) dan begundal-begundalnya sama saja dengan memerangi muslim yang di Indonesia dan Negara-negara lainnya. Karena Pemerintah-pemerintah negara-negara yang mayoritas Muslim semuanya penakut (kecuali mungkin Iran), ya apa boleh buat terpaksa perlawanan dilakukan secara sporadis. Makanya jangan dekat-dekat kepentingan Amerika dan begundal-begundanya dan juga jangan dekat-dekat komunitas bangsa penjajah tsb karena tempat-tempat seperti itulah yang akan menjadi sasaran. Perkara ada orang Islam yang jadi korban, itu hanya ekses saja dari secuil perlawanan tsb, karena tujuannya bukan itu.
    Apa salah Afghanistan yang dipimpin Taliban pada waktu itu? Kemudian apa salah bangsa Irak di bawah pimpinan Saddam Husein pada waktu itu? Kenapa mereka dibom? Kemudian ketika segelintir kaum muslimin melakukan perlawanan secara bergerilya terhadap kepentingan-kepentingan mereka di seluruh dunia juga dengan bom, di mana letak salahnya?

    Jadi kalau segelintir kaum muslimin yang mengadakan “secuil” (bom Bali masih secuil lho, ini menurut Imam Samudra dan layak untuk diperdebatkan) perlawanan dengan menyerang kepentingan-kepentingan si “Dajjal” dan komunitas-komunitas mereka, di mana letak salahnya? Syari’at kok yang sudah menggariskan dan membolehkannya, mau apa lagi?
    Berbeda kalo yang dibom oleh Imam Samudra dan Amrozi Cs adalah Pasar, Rumah Sakit, orang Pesta Kawin (seperti yang dilakukan Amerika) yang komunitas bangsa mereka masih sedikit, maka yang paling pertama mengutuk perbuatan mereka adalah bukan anda tetapi M. Sejuki. Dan, kalau bisa sayalah orang yang paling pertama akan memenggal kepala mereka, bukan anda.

    Apa anda sudah bisa memahaminya? Tempat apa seperti Paddy’s Pub dan Sari Club sebelum dibom? Komunitas bangsa mana yang sedang bermaksiat ria di Paddy’s Pub dan Sari Club sebelum dibom? Itu baru secuil bung! Sangat, sangat, sangat tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukan oleh Amerika Cs dan begundal-begundalnya.

    Kalau anda tetap ngeres, itu hak anda. Emangnya gue fikirin. Namun, saya minta dengan hormat kepada anda secara jujur, apa maksud dari ayat ini:

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126)

    Dan kalau ayat tsb tidak diplintir, apakah Bom Bali sudah setimpal?

  309. 319 Wahyu.S 7 Februari 2008 pukul 7:17 am

    klo gw bole ngasi saran si desak tuh pemerintah buat buka hubungan diplomatik ama israel.

    abis gitu susupin dah mujahidin2 sebagai TKI disono.

    plg gk kompakan pada hari yg udah di tetapkan bersama mulai bertindak.
    bacok2in orang disono trus bakar kota2nya.

    hidup TKI !!!

    (pikiran orang yg lg stres)

  310. 320 M. Sejuki 7 Februari 2008 pukul 9:20 am

    @Wahyu.S

    Bagus juga tuh kau punya ide. Hehehe….

    Tapi Israel tidak sebodoh itu. Wong Pemerintah kita ini penakut kok. Mau apa lagi? Jangankan mengirim Mujahidin kesana, berkata “TIDAK” saja kepada Israel masih mikir-mikir kalau tidak dikatakan tidak berani sama sekali.

    Jangan mengkhayal Mas. Eh, kau memang lagi stress ya? Tuh postingan anda yang dalam kurung. Hehehe….. Santai saja ahh…

  311. 321 Wahyu.S 7 Februari 2008 pukul 9:45 pm

    hehehe

    lagian ada yg bawa2 masalah TKI

    btw gw suka komentar lo yg nulis ‘jujur, jujur ,jujuurrrr sampe umat islam habis’

    wakakakakakakak

  312. 322 M. Sejuki 8 Februari 2008 pukul 6:15 am

    @Wahyu.S

    Ha……. ha………. ha………….

    Alhamdulillah, sub-hanallah, allahu akbar. Semoga Alah SWT merahmati anda. Amin….

    Itulah yang saya maksud, mari kita kembali kepada kejujuran. Dengan kejujuran, dijamin bangsa ini akan mendapatkan rahmat dan pertolongan Allah SWT, itu sudah janji-Nya. Anda tentu masih ingat kan, sudah berapa puluh kali bahkan berapa ratus kali kita bangsa Indonesia ini mengadakan istighatsah, tobat nasional, do’a bersama dengan ummat beragama lain (padahal diharamkan oleh Allah). Apa hasilnya? Semuanya “NOL BESAR”. Kenapa nol besar? Karena kita sombong kepada Alah. Di mulut saja berkata taat, pada kenyataannya banyak yang munafik. Bagaimana do’a kita akan diijabah oleh Allah? Coba kita semua merenung. Benarkah kita ini lebih takut kepada Allah dari pada kepada makhluk? Lebih takut kepada Allah dibandingkan kepada Amerika? Lebih takut kepada Allah daripada kepada Israel? Jawabannya yang “PAS” adalah sebaliknya. Kita lebih takut kepada makhluk, lebih takut kepada Israel, Amerika Cs dan begundal-begundalnya daripada kepada Allah. Bagaimana mungkin rahmat dan pertolongan Allah akan turun, kalau sudah seperti itu?

    Mari kita lihat, kenapa Rasulullah dan para shahabat berhasil membangun semua aspek ipoleksosbudhankam dalam ke-khalifahannya? Apa yang menjadi dasar keberhasilannya? Satu kata sebagai kuncinya adalah “JUJUR”. Jujur yang bagaimana? Jawabannya ada 2, yaitu jujur kepada Allah dan jujur kepada sesama manusia dengan berpegang teguh kepada 2 kata sami’naa wa atha’naa (kami dengar yaa Allah dan kami patuh). Kuncinya adalah menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya dengan penuh “KEJUJURAN”.

    Rasulullah kan mendapat gelar “AL AMIN”. Kenapa masing-masing kita tidak berupaya untuk meraih gelar itu juga? Gelar yang kita cari biasanya maunya “IR”, “DRS”, “MA”, “MM”, “MSi”, “MP”, “PROF” dll dst dsb kalo perlu dengan cara nyuap, dan itu (dengan cara nyuap) ternyata bisa. Pertanyaannya, “KEJUJURAN” bisa gak diraih dengan cara nyuap? Kalo bisa gimana ya caranya? Kalau ada cara yang baik dan berhasil untuk meraih gelar “JUJUR” dengan cara nyuap, gue juga ada minat tuh.
    Hehehe…..

    Zaman memang selalu bergulir tanpa bisa ditahan sedikitpun. Rasulullah pernah menyinggung akan adanya golongan orang-orang terasingan (Al Ghuraba’), yaitu orang-orang yang berpegang teguh kepada kejujuran dalam menegakkan hukum-hukum Allah dan Rasul-Nya. Islam itu memang pada awalnya asing, dan akan kembali kepada keter-asing-an

    Rasulullah bersabda :

    “Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaaan asing
    dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula.
    Maka berbahagialah orang-orang yang terasing (al ghuraba’).”
    (hadits shahih riwayat Muslim)

    “Berbahagialah orang-orang yang terasing (al ghuraba’).
    (Mereka adalah) orang-orang shalih
    yang berada di tengah orang-orang yang berperangai buruk.
    Dan orang yang memusuhinya lebih banyak daripada yang mengikuti mereka”
    (hadits shahih riwayat Ahmad)

    “Berbahagialah orang-orang yang terasing (al ghuraba’).
    Yaitu mereka yang mengadakan perbaikan (ishlah)
    ketika manusia rusak.”
    (hadits shahih riwayat Abu Amr Ad Dani dan Al Ajurry)

    Insya Allah Imam Samudra dan Amrozi Cs (mudahan pula M. Sejuki, Wahyu.S, Teman Amrozi, dan yang lainnya yang berani berkata dan berbuat jujur) juga termasuk “Al Ghuraba” sebagaimana yang disitir dalam hadits Rasulullah tsb di atas.

    Yaa Allah, masukkanlah kami ke dalam golongan “AL GHURABA'” tersebut.

    Amin………………..

  313. 323 M. Sejuki 8 Februari 2008 pukul 9:49 am

    Woiiiii….. temen-temen gue, kalian pada kemana saja sih? Kok kagak nongol-nongol?

    Nongol dong. Hehehe……………………………

  314. 324 Wahyu.S 9 Februari 2008 pukul 8:27 am

    terasing ?

    ya dalam pergaulan di rumah ato di tmpt kuliah emang kgk terasa.
    mungkin karena tmn2 gw orang yg megang agama.
    tapi setelah wg menjelajahi forum gw liat satu sisi lain dunia di indonesia, sampe2 gw di hujat dikatain orang kampungan.

    lebih sedih lg ternyata byk orang islam yg ‘menyesuaikan diri’ dengan kebusukan jaman

  315. 325 M. Sejuki 10 Februari 2008 pukul 6:11 am

    @Wahyu.S

    Alhamdulillah.

    Syukurlah, ternyata anda sudah memahaminya, atau memang sudah faham dari sejak dulu? Hehehe…..

    Mudahan yang lain juga bisa memahaminya ya?

    Lebih baik dihujat, dikucilkan, diasingkan (al ghuraba’) bahkan dimusuhi di sisi manusia, tetapi mulia di sisi Allah daripada mulia, disanjung, dihormati di sisi manusia, tetapi mendapat murka di sisi Allah.

    Kalo bisa sih dua-duanya, mulia di sisi manusia dan juga mulia di sisi Allah (hehehe….), tapi sulit ya?

  316. 326 Kacrut 11 Februari 2008 pukul 4:00 pm

    @Sejuki.

    Dalam Sebuah Postingan Anda. anda bilang masalh Bom Bali sudah selesai! Pelakunya sudah tertangkap! dan sudah rela menjalani hukumananya!bukankah kata anda itu hanya memprovokasi keadaan!

    Kenapa Harus dibahas lagi mas?
    Sedangkan Korbannya sendiri pun sudah rela memaafkan!

    Masalah TKI!

    masalah TKI kita, ok itu memang kadang salah kita juga!
    tapi caranya tentu bukan seperti itu!
    tentu ada cara & hukum yang benar ! yang sesuai prosedur!
    bukan dengan menyiksa seperti yang dilakukan oleh Malaysia!

    Mungkin menurut anda karena itu adalah kesalahan kita jadi ga usah di bahas!

    OK Dech saya nyerah !!!

    Soal Palestina saya ga tahu!
    masalah itu kan sudah muncul sebelum saya lahir! mana yang benar dan salah saya ga tahu!
    saya juga ga mau tahu!
    orang negara saya aja sudah hancur kayak gini!
    ngapain saya ngurusin dan ngbelain negara lain!
    bahkan untuk mengisi perut saya dan keluarga saya saja saya sudah Setenagh mati susahnya!
    nanti kalo bangsa saya sudah bisa keluar dari kesusahan! Baru pikirkan bangsa lain!
    ya… anda benar… Mungkin Saya Teroris juga! tapi kesusahan lah yang membuat saya menjadi Munafik!

    Maaf kalo saya membawa jauh Masalah Ini! itu hanya sebagai perbandingan! mungkin juga layak Di bahas!

    Terima Kasih…!

    Maju Indonesia……

    Hidup Indonesia………..

  317. 327 M. Sejuki 11 Februari 2008 pukul 10:55 pm

    @Kacrut

    Masalah Imam Samudra dan Amrozi Cs, memang sebenarnya sudah selesai karena mereka siap mempertanggung-tanggung jawabkannya apa pun konsekwensi yang akan mereka terima.

    Tetapi anda lihat sendiri kan, hujatan-hujatan (bahkan dari kelompok Islam sendiri) dan kata-kata kotor yang ditimpakan kepada mereka dengan tanpa ilmunya sedikitpun. Oleh karena itu, saya yang kebetulan ada sedikit pengetahuan sekaligus juga telah membaca buku karya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS” merasa terpanggil untuk meluruskan tudingan-tudingan miring tsb. Kenapa diperdebatkan? Karena ini menyangkut Syari’at Islam bukan Syari’at Indonesia. Kalau Syari’at Indonesia, mereka kan telah divonis bersalah di pengadilan dengan vonis mati. Itu Syari’at manusia, memang sudah selesai. Tapi Syari’at Islam, tinjauannya seperti apa? Inilah yang sedang diperdebatkan. Dalam postingan-postingan saya terdahulu, anda saya fikir sudah tahu pada posisi mana saya berpendapat.

    Tentang TKI, yaaaaa bisa salah kita, tetapi bisa juga salah Malaysia (Majikan tempat TKI bekerja atau Pemerintahnya), saya fikir tergantung kasusnya. Jika dalam satu kasus, TKI kita yang benar, Pemerintah wajib untuk membelanya. Tetapi jika TKI kita yang salah, yaa gimana ya? Setidaknya Pemerintah ada juga upaya yang positif, ini bila Pemerintah RI peduli kepada bangsanya sendiri.

  318. 328 taqim 12 Februari 2008 pukul 1:40 pm

    SALUT BUAT AMROZI, TERUSKAN PERJUANGAN MELAWAN KEMAKSIATAN

  319. 329 Wahyu.S 14 Februari 2008 pukul 11:19 am

    wew bahas TKI lg,
    di dalam negri aja masi banyak penyiksaan pembantu rumah tangga om.

    @taqim
    emang di topik ni bahas maksiat ya :P

    Peace V(-_-)V

  320. 330 adhiyan wahyudi 14 Februari 2008 pukul 3:29 pm

    Terpidana mati kasus Bom Bali yaitu Imam Samudra , Ali Gufron dan Amrozi saat ini pastilah merasa berbahagia.Surga yang diimpi-impikan pasti sebentar lagi akan mereka masuki.Puluhan bidadari saat ini mungkin sudah berada dipintu-pintu Firdaus untuk menjemput ketiga pangeran itu dari Bumi.Nabi Muhammad mungkin saat ini juga tidak sabar menanti ketiga mujahid asal Indonesia itu.Tidak sabar untuk mendengarkan kisah perjuangan didalam memberantas orang-orang kafir seperti halnya apa yang beliau lakukan saat menghadapi kaum kafir di Mekah.

    KH.Abubakar Ba’asyir yang beberapa hari yang lalu datang untuk sekedar menjenguk ketiga terpidana telah menyatakan dukungan atas perjuangan melawan negara kapitalis seperti Amerika dan Australia.Walaupun beliau juga menyampaikan beberapa poin kesalahan dari ketiga terpidana , tak pelak kehadiran ulama yang juga pernah merasakan hotel prodeo itu membuat ketiganya berbesar hati dan tidak patah semangat menghadapi hukuman mati.

    Masalahnya , pemilik surga itu bukanlah Nabi Muhammad maupun KH.Abubakar Ba’asyir .Surga itu mutlak dimiliki oleh Allah semata.Jadi , masalah masuk atau tidaknya seseorang kedalam surga itu semua merupakan kehendak dari Allah.Jadi sungguh aneh , ketika banyak orang Islam yang merasa memiliki bertumpuk dosa maka ketiga terpidana seolah-olah manusia suci yang pasti terampuni dosanya.

    Yang cukup mengelikan adalah puasa yang dilakukan oleh para pelaku bom bunuh diri itu.Dengan alasan untuk menebus kesalahan utamanya kepada korban-korban yang beragama Islam , ketiganya dengan seenaknya mengganti kesalahan itu “hanya” dengan puasa.Padahal kalau mereka itu betul-betul Islam maka mereka pasti tahu hukumnya membunuh orang lain itu adalah Qisas.Apalagi yang dibunuh itu adalah saudara seiman maka apakah cukup hanya dengan puasa padahal keluarga korban belum tentu bisa memaafkan.Apakah mereka tidak takut akan nyawa orang-orang mati yang akan dibangkitkan oleh Allah dan ditanya:”Karena alasan apakah kamu dianiaya?”

    Beberapa waktu yang lalu Imam Samudra juga menolak hukuman mati dengan cara ditembak.Ia menginginkan hukuman pancung agar bernuansa Islami.Yang patut menjadi pertanyaan adalah apa dasar penolakan hukuman mati dengan cara ditembak?.Apakah Allah melarang hukuman mati dengan cara ditembak?. Lucu sekali kalau ia menginginkan hukuman pancung agar lebih Islami tetapi ia sendiri kemana-mana naik mobil bukannya naik unta.Bukankah ini termasuk orang-orang yang tidak mampu memahami ayat-ayat Tuhannya.

    Mereka-mereka yang mengatas namakan jihad itu sungguh seperti keledai bodoh.Dengan memakai label Islam , mereka tidak menjadikan Islam itu semakin baik tetapi malah menjadikan Islam itu semakin rusak.Dengan hanya berbekal beberapa ayat-ayat Al-Quran maupun Al-Hadist yang belum tentu mereka pahami maksudnya , para mujahid gadungan itu menjadikan teks-teks didalamnya layaknya Tuhan yang disembah dan diikuti.Padahal , Tuhan mereka itu Allah bukanlah Al-Quran bukan pula Al-Hadist .

    Dimana-mana Islam dimusuhi , dilecehkan dan tidak mendapatkan tempat terhormat.Islam tidak lagi menjadi agama rahmat.Islam tidak lagi didatangi karena kebenarannya tetapi Islam saat ini dijauhi karena kezalimannya.Orang-orang non Islam saat ini banyak yang tidak sempat menerima ajaran Islam yang sebenarnya.Islam yang dipertontonkan saat ini bagai dagelan Srimulat yang menjadikan ayat-ayat Al-Quran dan Nabi Muhammad sebagai bahan olok-olokan.

    Yang tidak diperhitungkan oleh ketiga terpidana adalah akibat yang mungkin ditimbulkan dengan aksi pengeboman terhadap warga-warga asing.Mereka tidak pernah berkaca bahwa seekor keledai yang juga bodoh bernama Usamah Bin Laden telah membuat Amerika memiliki alasan kuat untuk melakukan invasi terhadap Afganistan , Iraq dan mungkin sebentar lagi Iran.Menjadikan kawasan Timur Tengah yang kaya minyak itu menjadi medan perang yang tiada hentinya.Membuat rakyat yang mayoritas beragama Islam menjadi menderita dan tidak memiliki kesempatan untuk beribadah dengan tenang.

    Bayangkan hal itu jika terjadi di Indonesia.Berapa ratus juta orang Islam di Indonesia yang akan menjadi korban.Berapa Masjid yang mungkin hancur karena keganasan invasi negara serakah seperti Amerika.Menjadikan bangsa Indonesia kembali ke zaman penjajahan , membuat kesengsaraan dimana-mana.Apakah mereka bertiga nanti di akhirat masih sanggup mendongakkan muka kepada junjungannya Nabi Muhamamad yang telah bersusah payah menjadikan Islam itu sebagai cahaya dalam kegelapan.Dan kepada Allah , bagaimana mereka mempertanggung jawabkan nyawa yang telah mereka ambil dengan paksa.

    Sungguh , ketiga terpidana telah menafikan kekuasaan Allah Yang Maha Besar.Jangankan seorang Imam Samudra , Ali Gufron atau Amrozi , Nabi Muhammad-pun tidak akan mampu menolak hukuman dari Allah.Allah itu Maha Berkuasa untuk memasukkan hambanya yang paling saleh sekalipun kedalam neraka.Allah tidak tergantung pada janjiNya sendiri.Allah berkuasa untuk memenuhi janjiNya tetapi Allah juga berkuasa untuk mengingkari janjiNya.

    Dan manusia semacam Imam Samudra , Ali Gufron dan Amrozi tidak bisa memaksa Allah untuk memasukkan mereka bertiga kedalam surgaNya.Mereka bertiga mungkin bisa menjadi macan dibumi ini tetapi tidak diakherat nanti.Boleh jadi mereka garang dengan mengambil nyawa orang lain tanpa hak tetapi apakah mereka sanggup melakukan hal serupa dihadapan Tuhannya.Apa mereka sanggup menjawab pertanyaan Allah saat nyawa-nyawa orang yang dibunuh didatangkan untuk menjadi saksi atas kezaliman yang telah mereka lakukan.

    Mereka yang saat ini sedang menanti-nanti datangnya Sang Malaikat Maut ada baiknya segera bertobat.Memohon maaf kepada seluruh keluarga korban , menyadari kesalahan , dan menghimbau umat Islam untuk tidak mengikuti jalan sesat mereka.Ketiganya harus menyadari bahwa dunia akhirat itu sangat asing dan tidak pernah terjamah oleh hati manusia.Apakah mereka akan dimasukkan Surga ataukah Neraka sungguh merupakan suatu rahasia dari Allah yang tidak satupun manusia dapat menduganya.Mumpung mereka memiliki kesempatan untuk menengadahkan kedua tangan , Trio Macan dari Nusakambangan itu masih memiliki kesempatan untuk segera memohon ampunan kepada Allah.

    Mereka bertiga harus mencontoh pelaku lainnya yaitu Ali Imron.Ali Imron yang saat ini menanti grasi dari Presiden adalah orang yang mungkin akan menjadi cermin bagi umat Islam di Indonesia yang saat ini juga banyak yang telah terkontaminasi oleh semangat jihad yang salah arah.Melalui Ali Imron-yang saat ini juga telah membuat buku pertaubatannya-kita sebagai umat Islam juga harus melakukan hal serupa dengan mengembalikan cahaya Islam yang telah dipudarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab semacam Imam Samudra,Ali Gufron dan Amrozi.Menjadikan Islam kembali menjadi cahaya yang berpendar keseluruh permukaan bumi.Menjaga risalah Nabi Muhammad ini bersih dari sebuah bid’ah yang bernama jihad.

    blog :http://adhiyan318.wordpress.com/2008/01/17/trio-macan-dari-nusakambangan/

  321. 331 M. Sejuki 14 Februari 2008 pukul 8:36 pm

    @adhiyan wahyudi

    Kayaknya anda berpengetahuan. Saya mohon penjelasan pada anda, apa maksud dari 2 (dua) ayat Al Qur’an di bawah ini?

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126)

    Tolong dijelasin ya? Kalau bisa to the point saja.

  322. 332 mlekedugs 15 Februari 2008 pukul 3:27 pm

    @ M. Sejuki

    Sorry bro, saya mau sedikit menanggapi ente, saya juga termasuk seperti anda sangat…sangat dan sangat membenci G.W. Bush dan antek2nya juga negara2 pendukung iblis laknat itu.
    Tapi…bila sampeyan memaksakan rekan2 disini membaca buku karya Imam Samudera “AKU MELAWAN TERORIS’ adalah harga mati utk suatu pembenaran atas apa yg sudah dilakukan mereka…maaf saya tdk sependapat, terlalu banyak buku2 yg lain, rujukan2, fakta2 baik agama maupun politik yg perlu sampeyan baca juga.

    Saya teringat cerita nyata seorang AGEN MOSSAD terpandai ELI COHEN yg karena jasanya Dataran Tinggi Golan Di Syria bisa dikuasai Israel hingga sekarang walau akhirnya tertangkap dan dihukum mati oleh Pengadilan di Syria. Dia bisa masuk ke Syria masuk melalui Argentina, tapiiii sebelum dia bertugas dia sudah dibekali dgn ilmu yg mumpuni, 1. Bisa baca AL-Qur’an sangat fasih, 2. Berbasa arab juga sangat jago 3. Background keluarganya dirubah bahwa dia keturunan Arab, dan sederet bekal ilmu intelejen.

    Di dunia intelejen mata rantai terputus berlaku, operasi ini bisa sukses salah satu faktornya karena ada org yg membantu sipelaku secara tdk langsung dilapangan tanpa dia sadari. Tentunya mereka2 ini diberi Pelajaran Islami tapi Radikal dan menyesatkan, coba anda lihat di blog2 diskusi lain soal pertentangan agama, begitu lihainya mereka memlintir ayat2 padahal mereka2 ini tdk sejago ELI COHEN.

    So kalo saya baca buku “AKU MELAWAN TERORIS” anda juga harus baca rujukan2 lain diluar buku Imam Samudera.

    Mengenai Surat Al-Baqarah: 194 dan An-Nahl: 126 tolong anda juga telaah sejarah masuknya kristen di Indonesia, sejarah mencatat pada jaman itu Kristenisasi Global berinvasi ke seluruh dunia dan ini didukung oleh Vatikan. Rakyat Indonesia berkorban nyawa utk mempertahankan diri dan membela negaranya, akibatnya jutaan korban mati ditangan Belanda termasuk nenek moyang saya.

    Pada Kejadian itu banyak keluarga yg kehilangan bapak, ibu2 bahkan anak2 dibunuh oleh mereka nah pada kasus seperti inilah pembalasan yg setimpal perlu dilakukan sesuai dgn kekejaman mereka, bila itu terjadi pada keluarga kita maka tangan sayalah yg akan berlumuran darah mereka.

    Apakah irak, iran, afganistan dll menolong kita dgn turun tangan langsung ke negara kita..??? tidak kan..!!! karena apa? karena mereka akan mati konyol.

    Maksud saya disini kalo jaman sekarang ingin membalas dendam balaslah dengan cantik, dgn otak dalam arti tdk sembrono…!!! Kalaupun ingin frontal, menyusuplah ke Pentagon atau CIA ataupun masuk ke Irak atau seperti Afganistan di kuasai Soviet dulu, banyak pejuang2 muslim kita yg membantu dan akhirnya berhasil walaupun sekarang berganti IBLIS tetapi jangan kehabisan AKAL utk terus berjuang.

    Sooo pake otaklah jgn mau enaknya aja cari sasaran yg dekat dgn kita , kalo itu jauh dari rumah kita lah kalo deket…..!!!! ente ya pasti mikir juga dong.

    Coba telaah lagi Peristiwa Bom Bali itu karena waktu itu si HOWARD rada ogah2an disuruh ikut “nyerbu irak”, tapi dgn adanya Bom Bali Si Howard tanpa pikir panjang ikut buntutnya si BUSH.
    ORANG AMERIKA YG MATI CUMA 2 BUNG…!!!

    Segitu aja perkenalan dari saya, sekali lagi jgn kehabisan AKAL…

  323. 333 Pembela Kebenaran 15 Februari 2008 pukul 3:34 pm

    @adhiyan wahyudi

    gw setuju 1000% n gw dukung loe sepenuhnya dengan jiwa raga gw
    sapa yang berani nentang loe gw basmi dari muka bumi…teruskan postingan loe yang bermanfaat

  324. 334 M. Sejuki 15 Februari 2008 pukul 3:55 pm

    @mlekedugs

    Oke, tidak usah panjang lebar.

    Anda bisa membantu memberikan penjelasan tentang 2 ayat Al Qur’an tsb?

    Apa maksud dari :

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah 2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl 16:126)

    Tidak usah bertele-tele Mas. Gebrak aja langsung ke ayatnya. Kalo perlu to the point saja. Islam itu sederhana, simpel dan tidak sulit kok.

  325. 335 M. Sejuki 15 Februari 2008 pukul 3:57 pm

    @Pembela Kebenaran

    Anda juga bisa membantu saya untuk menjelaskan ke 2 ayat tsb? Tolong jelasin ya?

  326. 336 Mlekedugs 15 Februari 2008 pukul 5:03 pm

    @ M. Sejuki

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah 2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl 16:126)

    Ya udah jelas maksud postingan saya sebelumnya bahwa bila ayat tsb diatas bila terjadi pada diri saya maka makna dari ayat tsb akan saya laksanakan bahkan saya tidak akan cuma membalas dengan seimbang tapi diatas seimbang, kalo mereka menembak keluarga saya, saya tidak akan membalas menembak (seimbang) tapi akan saya cuil sedikit demi sedikit, terus dikasih jeruk nipis dan terakhir saya penggal (diatas seimbang) jelas….!!!
    Yg dekat2 dulu ajalah seperti pada kasus Tibo CS, yg berhak membalas setimpal kepada mereka adalah keluarga orang2 se-pesantren yg sudah dibantainya, anda dan kawan2 berhak menggantikan eksekusinya bila keluarga yg dibantai tidak berdaya tapi ada aturan ketat bahkan Nabi Muhammad SAW berpesan bahwa jangan membunuh anak2, wanita2 (istri)nya yg tidak tahu apa2. Anda berhak mengobrak-abrik rumahnya tapi jangan sampai melukai anak2 dan istri mereka.

    Kalau G.W. Bush CS sampai seperti itu tolong bedakan antara IBLIS dengan org yg BERADAB. Bila mereka bertingkah seperti iblis lalu kita balas juga dengan kelakuan iblis seperti mereka.. terus apa bedanya dong…!!! yang paling tepat yaitu balaslah langsung ke dalam jantung mereka.
    Percayalah Bush CS akan diterima di neraka jahanam oleh Allah SWT, Tapi bila umat Islam sendiri yg berbuat atas kematian saudaranya sendiri Walahuallam Bisawab deh….anda apa bisa jamin AMROZI CS.
    Contohlah Ja’far Umar Thalib yg berjuang tepat sasaran di Afganistan , bukannya nyari2 sasaran di daerahnya sendiri dengan resiko mengorbankan umat muslim di Indonesia. Dan ingat Ja’far Umar Thalib sendiri menganggap konyol dengan cara2 AMROZI CS padahal dulu mereka juga teman seperjuangan di Afganistan.

    Yang aneh lagi bung Azhari dan Noordin M. Top, mereka cape2 jauh hanya utk ngobrak-ngabrik org kafir di Indonesia tapi membawa korban org di Indonesia, wong di negaranya sendiri aja banyak sasaran empuk. Nah kasus2 kaya gini harus kita baca dan kritisi lebih cermat lagi

    Telaah lebih dalam lagi tentang teritorial, zaman, situasi, kondisi, pandangan dan jangkauan dari ayat tersebut.

    Salam

  327. 337 yanis 15 Februari 2008 pukul 8:48 pm

    salut buat amrozi dkk. rasanya aku ingin ikut jejak nya

  328. 338 M. Sejuki 15 Februari 2008 pukul 9:15 pm

    @Mlekedugs

    Anda sepertinya tidak konsisten dengan pendirian. Ketika anda berbicara diri anda sendiri, anda akan balas kalau perlu tidak seimbang lagi tetapi di atas seimbang. Katakanlah dalam kasus Tibo Cs, benar yang berhak adalah keluarga korban pesantren untuk membalasnya kecuali jika keluarga itu menyerahkankan kepada @Mlekedugs.

    Tetapi begitu anda berbicara tentang Amerika, kok anda menjadi ambigu? Sampai mengatakan tolong bedakan antara Iblis dengan orang beradab. Anda jika disakiti, membalas dengan balasan di atas seimbang, apakah itu malah lebih kejam dari yang menyakiti anda? Padahal Al Qur’an melarangnya :

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (Al Baqarah 2:190)

    Dalam bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN Teroris” seperti yang sudah saya cuplik di atas, Amerika Cs seakan-akan berkata pada saat mengagresor dan membombardir Afghanistan dan Iraq (saya cuplik 2 bagian dari 6 bagian kepongahan si Vampire bin Dajjal George W Bush):

    1. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    2. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Kira-kira, menurut anda punya hakkah Amerika berkata dan membuat hukum seperti itu? Mereka boleh, sah dan dibenarkan membunuh sipil muslim sekehendaknya di mana pun dan kapan pun mereka suka bahkan dengan bom lagi, lalu kenapa sipil mereka tidak boleh dibunuh terlebih lagi dengan bom? Dan bagi yang membunuh sipil mereka apalagi dengan bom, maka yang melakukakannya itu adalah “Teroris”. Adilkah sipil mereka tidak boleh dibunuh apalagi dengan bom sementara mereka boleh membom sipil muslim termasuk anak kecil dan ibu-ibu hamil? Apakah muslim yang di Iraq dan Afghanistan serta Palestina bukan saudara (keluarga) anda? Anda kan muslim, membunuh seorang muslim tanpa alasan yang jelas (dibenarkan sesuai syar’i) sama dengan membunuh muslim bahkan manusia secara keseluruhan. Sesama muslim adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh, apabila ada satu bagian tubuh sakit, maka secara otomatis bagian tubuh yang lain akan merasa ikut sakit (al Hadits). Muslim tidak mengenal batas negara, batas teritorial, batas negara, batas wilayah, batas Provinsi……. dst. Muslim adalah satu. Menyerang muslim di suatu wilayah sama dengan menyerang muslim di wilayah yang lain. Menyerang muslim di satu negara, sama dengan menyerang muslim di seluruh negara.

    Saya lihat anda berpengetahuan. Bagaimana anda menjelaskan semua ini?

    @Yanis

    Alhamdulillah. Terima kasih atas ukhuwahnya. Semoga Allah selalu memberikan petunjuk, hidayah dan ridha-Nya kepada kita semua. Amin……………..

  329. 339 perdamaian 16 Februari 2008 pukul 1:32 am

    Bangsat Amrozi … sudah di hukum mati apa belom sich … heran , lama banget kalo udah titip lidah dan matanya ya … buat gantungan kunci.

  330. 340 M. Sejuki 16 Februari 2008 pukul 7:55 am

    @perdamaian

    Ngomong harus pake dalil, jangan asal cuap-cuap. Apa dasarnya Amrozi itu bangsat Mas? Apa bukan anda yang bangsat. Tidak ada angin, tidak hujan kok mencak-mencak sendiri. Kan, tingkah laku seperti anda itulah yang bangsat namanya. Iya kan? Hehehe………….. Lucu, tapi lucu.

  331. 341 Pembela Kebenaran 16 Februari 2008 pukul 2:13 pm

    @perdamaian

    Bangsat Amrozi … sudah di hukum mati apa belom sich … heran , lama banget kalo udah titip lidah dan matanya ya … buat gantungan kunci.

    gw juga mau buat accessories kalung…untuk temen2 gw anak punk – ide bagus tuh boss

    @M.Sejuki

    Loe ga ada bacaan lainya yah selain buku imam samudra, kok terus itu aza yang loe pake acuan…..kalo loe ga punya buku lainya gw kirimin nanti “MAJALAH PLAYBOY” biar rada melek tuh mata!!!

  332. 342 M. Sejuki 16 Februari 2008 pukul 3:47 pm

    @Pembela Kebenaran

    Begitukah cara argumen seorang yang mengklaim dirinya sebagai “PEMBELA KEBENARAN”?

    Tuh, pertanyaan saya saja belum anda jawab.

    Bacaan lain? Wah banyak, bukan hanya buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra. Anda saja tidak ngerti tentang buku tsb, tidak pernah baca, kok ngomongin sok tahu tentang buku tsb. Apa dasar anda? Bisakah anda berdiskusi dengan cara nyambung. Anda bisa gak, berdikusi secara benar dan nyambung? Kalo kagak bisa, ya belajar dulu. Ya kan?

    Semua buku, apa pun jenisnya perlu untuk dipelajari. Tapi kenapa kebanyakan orang-orang yang di sini, termasuk anda begitu membanggakan buku-buku yang lain (namun tidak jelas, buku yang lain itu apa?), tetapi justeru malah alergi ketika mendengar buku “AKU MELAWAN TERORIS” tsb? Buku jenis lain dipelajari, tetapi buku yang lainnya lagi diabaikan, bahkan dicemooh. Apakah itu merupakan sikap yang adil namanya?

    Tetapi, ketika ngomong, wah….. sepertinya paling benar sendiri. Hehehe…. lucu, tapi tidak kaffah (menyeluruh).

    Sungguh naif sekali, Majalah Play Boy anda sandingkan dengan buku “AKU MELAWAN TERORIS”. Anda telah melakukan penghinaan yang luar biasa. Demi Allah, jika saat ini anda berada di hadapan saya, saya akan gampar mulut anda itu sekeras-kerasnya, karena bagi saya, anda itu sudah berubah jadi “SETAN” yang nyata, dan jelas pula anda itu sudah menjadi musuh Allah dan Rasul-Nya!!!

  333. 343 Pembela Kebenaran 18 Februari 2008 pukul 12:36 pm

    @M. Sejuki

    Sungguh naif sekali, Majalah Play Boy anda sandingkan dengan buku “AKU MELAWAN TERORIS”. Anda telah melakukan penghinaan yang luar biasa. Demi Allah, jika saat ini anda berada di hadapan saya, saya akan gampar mulut anda itu sekeras-kerasnya, karena bagi saya, anda itu sudah berubah jadi “SETAN” yang nyata, dan jelas pula anda itu sudah menjadi musuh Allah dan Rasul-Nya!!!

    Jiakakak…emang loe berani ama gw??? pake nampar segala cia..ilah pake emosi nii yeee, loe tuh yang ga bisa diskusi pake emosi segala kayak anak kecil aza loe!!!! bagi gw tuh buku dua2 nya ga ada bedanya sama2 gak bermutu n buku sampah tuh
    capeeekk….dehhhh
    mendingan baca buku yang lebih bermanfaat soal IPTEK ATO ILMU PENGETAHUAN LAINYA….

    yahhh SETAN ngomongin SETAN, masalah sama Allah n Rasul-Nya biar gw yang tanggung loe ga usah repot2 ngurusin gw, urus aza diri loe sendiri..!!!!!

  334. 344 Mihael "D.B." Ellinsworth 18 Februari 2008 pukul 2:18 pm

    Ini ngebahas Amrozi apa Bukunya Imam Samudra, sih ?

    Masih kebawa adu mulut. Bogem dan jotos sih kayaknya malah takut. :lol:

  335. 345 Arul 19 Februari 2008 pukul 12:43 pm

    pendukung amrozi di blog ini yaitu sejuki mengatakan….

    bagaimana caranya menyerang Israel, Amerika Cs dan begundal-begundalnya yang dijaga super ketat? Yang terdekat adalah kedubes Amerika Cs yang ada di Indonesia, tolong carikan jalan keluarnya bagaimana cara menyerang kedubes mereka tsb? Tempat-tempat tsb kan dijaga super ketat. Baru mau menyerang saja sudah ketangkep (hehehe…) Jika ada caranya yang diyakinkan bisa berhasil menyerang Kedubes mereka tsb, tentu bom Bali tidak akan terjadi

    komentar saya…
    jika amrozi kesulitan melakukan perbuatan baik (jihad) menyerang instalasi militer amerika dan israel, KENAPA harus menggantikannya dengan perbuatan tercela dan laknat dengan membom membabi buta dengan menewaskan non muslim yang tidak mengganggu,membunuh orang islam, termasuk wanita dan anak-anak seperti bom amrozi di bali

    harusnya kalau berpikiran islami, amrozi tidak menyerah dengan kesulitan dalam melakukan perbuatan baik, karena berjuang melakukan perbuatan baik itulah sebenarnya jihad.

    takut dan menyerah terhadap kesulitan yang ditemui dalam jihad fisabilillah adalah bukan kriteria pejuang islam apalagi menggantikannya dengan bom membabi buta tentunya sangat tercela dan tidak pantas dilakukan oleh orang yang mengaku islam.

  336. 346 arul 19 Februari 2008 pukul 1:48 pm

    pendukung amrozi agar banyak membaca alqur’an dan alhadist karangan allah SWT yang tidak diragukan sedikitpun kebenarannya

    jangan mengidolakan buku karangan manusia seperti buku karangan imam samudera yang berjudul “aku melawan teroris” apalagi imam samudera diragukan bisa menghasilkan buku yang bagus, karena dia sibuk bikin bom dan selalu berpindah tempat ketakutan dikejar polisi. dan dan lagian latarbelakang keilmuannya keislamannya tidak mendukung.
    (bukan ahli ilmu tafsir atau ahli ilmu islam)

    buku tersebut bisa jadi merupakan buku pesanan amerika serikat dan yahudi. jaman sekarang apa sih yang ga mungkin…..musang aja bisa berbulu domba, seorang teroris bayaran amerika dan israel bisa saja menulis buku berjudul “aku melawan teroris”

    logika ini sudah demikian nyata, apabila pendukung amrozi seperti sejuki di blog ini menolak kenyataan ini, tidak lain dan tidak bukan karena hati mereka udah tertutup oleh debu keingkaran yang sudah berkerak.

    hanya air keimananan dan taubatlah yang dapat membersihkan kerak tersebut.

    rekan-rekan pembela islam yang lainnya….jangan heran apabila pendukung amrozi seperti sejuki di blog ini sulit di ajak kepada kebaikan, karena aliran sesat lia aminudin (lia eden) pengikutnya juga ada yang doktor, apalagi pemikiran sesat Jaringan Islam Liberal pengikutnya banyak yang profesor. apalagi hanya sejuki yang pendidikannya juga ga jelas seperti tidak jelasnya pemikirannya yang selalu berkelit dengan sesuatu yang jauh dari kebenaran.

    wallahualambishawab, subhanallah, astagfirullahaldzim

  337. 347 arul 19 Februari 2008 pukul 1:55 pm

    pendukung amrozi di blog ini yaitu sejuki mengatakan….

    bagaimana caranya menyerang Israel, Amerika Cs dan begundal-begundalnya yang dijaga super ketat? Yang terdekat adalah kedubes Amerika Cs yang ada di Indonesia, tolong carikan jalan keluarnya bagaimana cara menyerang kedubes mereka tsb? Tempat-tempat tsb kan dijaga super ketat. Baru mau menyerang saja sudah ketangkep (hehehe…) Jika ada caranya yang diyakinkan bisa berhasil menyerang Kedubes mereka tsb, tentu bom Bali tidak akan terjadi

    komentar saya…
    jika amrozi kesulitan melakukan perbuatan baik (jihad) menyerang instalasi militer amerika dan israel, KENAPA harus menggantikannya dengan perbuatan tercela dan laknat dengan membom membabi buta dengan menewaskan non muslim yang tidak mengganggu,membunuh orang islam, termasuk wanita dan anak-anak seperti bom amrozi di bali

    harusnya kalau berpikiran islami, amrozi tidak menyerah dengan kesulitan dalam melakukan perbuatan baik, karena berjuang melakukan perbuatan baik itulah sebenarnya jihad.

    takut dan menyerah terhadap kesulitan yang ditemui dalam jihad fisabilillah adalah bukan kriteria pejuang islam apalagi menggantikannya dengan bom membabi buta tentunya sangat tercela dan tidak pantas dilakukan oleh orang yang mengaku islam.

    seetelah kasus WTC diberitakan banyak non muslim masuk islam, berita tersebut terlalu dilebih2 kan, yang jelas masuk islamnnya non muslim disana adalah karena syariatnya perjuangan pendakwah islam di USA dan kebenaran islam yang menjadi daya tarik
    kalau pun benar terjadi demikian seperti berita dimaksud, sangat mungkin hal ini dikarenakan ada fakta bahwa runtuhnya gedung WTC adalah rekayasa israel, buktinya ratusan karyawan WTC berkebangsaan israel tidak masuk kantor saat runtuhnya gedung WTC.
    runtuhnya wtc direkayasa amerika dan israel untuk alasan kuat menghancurkan islam, menyerang afghanistan,irak, iran, dengan kerugian ratusan kali lebih banyak dibandingkan kerugian WTC.

    saya menyadari sepenuhnya bahwa syetan selalu berkelit dengan argumen-argumennya untuk menyesatkan umat. namun hendaknya kita selalu berlindung kepada Allah SWT. dan menghindari berdebat kusir dengan pendukung kejahatan, karena membuang energi kita. karena syetan tak pernah menyerah walaupun tau kebenaran yang nyata karena kesombongan.

    astagfirullahaldzim, subhanallah

  338. 348 arul 19 Februari 2008 pukul 1:56 pm

    pendukung amrozi agar banyak membaca alqur’an dan alhadist karangan allah SWT yang tidak diragukan sedikitpun kebenarannya

    jangan mengidolakan buku karangan manusia seperti buku karangan imam samudera yang berjudul “aku melawan teroris” apalagi imam samudera diragukan bisa menghasilkan buku yang bagus, karena dia sibuk bikin bom dan selalu berpindah tempat ketakutan dikejar polisi. dan dan lagian latarbelakang keilmuannya keislamannya tidak mendukung.
    (bukan ahli ilmu tafsir atau ahli ilmu islam)

    buku tersebut bisa jadi merupakan buku pesanan amerika serikat dan yahudi. jaman sekarang apa sih yang ga mungkin…..musang aja bisa berbulu domba, seorang teroris bayaran amerika dan israel bisa saja menulis buku berjudul “aku melawan teroris”

    logika ini sudah demikian nyata, apabila pendukung amrozi seperti sejuki di blog ini menolak kenyataan ini, tidak lain dan tidak bukan karena hati mereka udah tertutup oleh debu keingkaran yang sudah berkerak.

    hanya air keimananan dan taubatlah yang dapat membersihkan kerak tersebut.

    rekan-rekan pembela islam yang lainnya….jangan heran apabila pendukung amrozi seperti sejuki di blog ini sulit di ajak kepada kebaikan, karena aliran sesat lia aminudin (lia eden) pengikutnya juga ada yang doktor, apalagi pemikiran sesat Jaringan Islam Liberal pengikutnya banyak yang profesor. apalagi hanya sejuki yang pendidikannya juga ga jelas seperti tidak jelasnya pemikirannya yang selalu berkelit dengan sesuatu yang jauh dari kebenaran.

    wallahualambishawab, subhanallah, astagfirullahaldzim

  339. 349 Teman_Amrozi 19 Februari 2008 pukul 5:29 pm

    @Arul
    Komen anda:
    jika amrozi kesulitan melakukan perbuatan baik (jihad) menyerang instalasi militer amerika dan israel, KENAPA harus menggantikannya dengan perbuatan tercela dan laknat dengan membom membabi buta dengan menewaskan non muslim yang tidak mengganggu,membunuh orang islam, termasuk wanita dan anak-anak seperti bom amrozi di bali

    Komen saya:
    Karena itu dibolehkan (sesuai penjelasan Mas Sejuki), sama sekali tidak tercela dan tidak laknat jika dipandang dari sudut pandang Islam. Gitu aja kok repot. Jawab aja mas komen M. Sejuki kalo bisa. Gak bisa jawab kan? Hayo… hayo… hayo…???

  340. 350 M. Sejuki 19 Februari 2008 pukul 8:44 pm

    @Pembela Kebenaran

    Ganti saja nama anda itu menjadi “Pembela Majalah Play Boy”. Cocok dengan anda.

    Anda komen kepada saya:

    ####@M.Sejuki

    Loe ga ada bacaan lainnya yah selain buku imam samudra, kok terus itu aza yang loe pake acuan…..kalo loe ga punya buku lainya gw kirimin nanti “MAJALAH PLAYBOY” biar rada melek tuh mata!!!####

    Komen saya:

    Coba lihat, anda bisa baca ulang kan postingan anda tsb? Apa itu bukan tulisan “SETAN” namanya? Anda ini ingin diskusi atau ingin menghina orang? Pernahkah saya menghina anda? Kalau pernah, di mana? Anda bilang, apakah saya (M. Sejuki) berani? Kenapa tidak? Saya sudah bilang “Demi Allah, jika anda ada di hadapan saya saat ini juga, saya akan gampar anda sekeras-kerasnya!!!” Apakah harus saya ulang lagi? Terus terang, saya marah sekali karena anda telah menghina harga diri saya. Saya dengar Majalah Play Boy saja, sudah mau muntah karena sangat merusak generasi muda Islam. Kemudian datang anda dengan melakukan penghinaan seperti itu, terus terang saja telinga saya langsung bergerak-gerak dan memerah, saking marahnya. Kecuali jika anda minta maaf kepada saya atas penghinaan anda itu, tentu sebagai seorang muslim, saya akan memaafkan anda. Eh, jangankan minta maaf (sepertinya tidak pernah menghina orang sama sekali), kok malah bilang apa anda berani? Lho, kenapa tidak? Jelas kok pada posisi ini, saya berada pada pihak mana dan anda pada pihak mana. Kenapa tidak berani? Yang ngajak berantem saya atau anda? Anda mau tidak saya hina seperti itu? Sepanjang saya berada pada pihak yang benar, kenapa saya harus tidak berani? Ngaco aja. Maaf saja, perlu anda catat saya hanya takut kepada Allah, tidak kepada yang lain. Harap dapat difahami.

    Satu hal lagi kesalahan yang anda telah lakukan, yaitu menyandingkan buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudera dengan Majalah Play Boy (Cuiihhh!!!!!). Buku yang sarat dengan Ayat-ayat Allah dan Hadits Rasulullah serta fatwa-fatwa para Ulama Ahlutstsughur (Ulama yang ada pada front terdepan di medan jihad) anda sandingkan dengan Majalah Play Boy? Luar biasa kualatnya!!! Jika anda seorang muslim, saya anjurkan untuk bertobat sesegeranya, tetapi jika anda itu non muslim, yah wajar saja. Saya tidak ada komentar lain, kecuali cuman “Setan”. Gitu aja lah.

    Anda bisa mikir tidak, setiap orang siapa pun orangnya, kalau sudah menghina orang lain, apalagi dengan cara yang amat melecehkan dan menyakitkan, itu sama saja dengan mengajak berantem orang yang telah dihina tsb.

    Perkara bahwa anda nanti yang akan bertanggung-jawab kepada Allah, benar itu memang urusan anda bukan urusan saya. Tetapi tentang anda yang telah menghina orang lain, itu bukan urusan anda kepada Allah lagi, tetapi urusan anda langsung kepada orang telah anda hina tsb. Anda ngerti hukum agama (hukum Syar’i) tidak? Kalau belum, belajar dulu sana.

    @Mihael DB Elly

    Membahas dua-duanya, karena saling terkait. Apa kabar blog anda? Kayaknya sudah klimaks tuh. Hehehe…..

    @Arul

    Eh, kau dari dulu komennya itu-ituuuuuuu mulu. Apa kagak ada bahan lagi Mas? Cari bahan dulu ya? Tuh, saudara saya @Teman_Amrozi, juga meminta anda untuk menjawab pertanyaan saya di atas. Ada gak jawabannya?

    @Teman_Amrozi

    Thanks bro atas ukhuwahnya. Apa kabar nih, kok lama tidak muncul? Banyak kesibukan ya? Hehehe…

  341. 351 Pembela Kebenaran 20 Februari 2008 pukul 10:34 am

    @ M.Sejuki

    Minta maaf…cuuuiiiih, sorry aza emang loe sapa???
    Malaikat pencabut nyawa…ahhh??? jangan merasa diri sok paling benar deh..!!! ingat loe juga manusia bukan Allah, harus banyak belajar tuh..!!! jangan sok kuliahi gw dengan hukun agama (hukum Syar’i)

    Loe mau berantem ayoo..aza sapa takut, sekalian loe kumpulin temen2 loe amrozi, imam samudra dll. Biar sekalian gw basmi dari muka bumi ini!!!!
    mumpung dah lama gw gak berantem jad gatal neh tangan!!!! PENGEN MENGAHAJAR

  342. 352 arul 20 Februari 2008 pukul 11:55 am

    Assalamualaikum rekan-rekan semua

    pendukung amrozi di blog ini seperti sejuki cs, melalui kualitas pembicaraannya di blog ini seperti menhujat dan menghina orang lain, adalah model pembicaraan orang-orang yang jauh dari agama dan tidak memiliki bekal ilmu khususnya ilmu agama yang cukup.

    apapun yang kita kemukakan untuk memberikan analisis batapa kelirunya sikap amrozi cs, selalu di tolak dengan argumen yang ngaco.

    setan (iblis laknatullah) aja yang mengetahui kebenaran dan kekuasaan Allah saja masih membantah terhadap Allah SWT dengan kesombongannya, apalagi pendukung amrozi cs di blog ini seperti sejuki cs, walaupun dihati kecilnya mengakui kebenaran yang kita kemukakan, namun kesombongan yang ada di hati nya memaksa mereka untuk bertahan dengan sesuatu yang jauh dari kebenaran.

    hanya do’a saja dan nasehat bertaubat saja sebagai fardhu kifayah yang dapat kita berikan, selanjutnya jangan kita terlalu membuang energi kita untuk meladeni debat kusir yang tidak berguna dan alibi ngaco dari pendukung amrozi cs seperti sejuki dimaksud.

    mari kita dukung ulama-ulama islam yang tetap istiqomah dalam kebenaran dan dakwah seperti diantaranya ma’ruf amin dari MUI, aa gym, dan mari kita kritisi penyimpangan pemikiran dari Jaringan islam liberal (JIL), ulil absar abdala, siti mufdah mulia, dkk, lia eden, dan ratusan aliran sesat lainnya yang dibentuk/dibina amerika serikat dan yahudi untuk kehancuran islam.

    Allahuakbar…Allllahuakbar, Subhanallah…Astagfirullahaldzim

  343. 353 Teman_Amrozi 20 Februari 2008 pukul 12:10 pm

    @M.Sejuki
    Kabar saya baik, semoga anda juga demikian. Saya lagi banyak aktivitas. Jadi jarang buka internet.

    @Pembela Kebenaran
    Ketahuan nih sifat aslinya.

    1. Nggak bisa diskusi
    2. Selalu menghindar dari pertanyaan
    3. Cuman bisa cuap2 doank
    4. Nggak mau baca komen orang, cuman mau baca komen sendiri
    5. Rada2 primitif, cuman bisa mikir “PENGEN MENGHAJAR”
    6. Tidak dewasa (kekanak2an)
    7. Kayaknya IQ, EQ, dan SQ-nya “jongkok” (atau jangan2 “tiarap”)
    – Gak punya pengendalian diri
    – Sering gak nyambung
    – Komen tanpa sumber Al Quran, Hadits, dan Buku yang jelas

    Tapi gue maklum aja sih, wajar, wajar, wajar, hehehe.
    Tuh, komen gue untuk sdr arul juga berlaku buat lu, serta teman2 lu.

    Tambahan dikit, sebaiknya lu baca buku Imam Samudra dan pahami isinya. Kalau lu udah baca tapi tetap nggak terima ya silahkan. Tapi asal lu tau, buku itu ditulis berdasarkan ayat2 Al Qur’an dan Hadits. Didalamnya banyak terdapat kutipan2 Al Qur’an. Jadi saya setuju dengan Mas Sejuki bahwa anda harus bertaubat karena telah “menyandingkan” kutipan Al Qur’an yang SUCI dengan majalah Play BOy yang luar biasa HINA.

    Semoga dengan komen gue ini lu bisa nyadar (walau dikit). Kalau mau protes silahkan.

  344. 354 Teman_Amrozi 20 Februari 2008 pukul 12:22 pm

    @Arul
    Lu sama aja dengan Si Pembela_Kebenaran. Coba tunjukin komen lu yang menjawab komen saudara Sejuki. Sebutin aja tanggal dan jamnya. Nggak ada kan?

  345. 355 M. Sejuki 20 Februari 2008 pukul 12:54 pm

    @Pembela Kebenaran

    Anda tidak merasa menghina? Sebuah buku yang isinya sarat dengan ayat-ayat Allah, hadits-hadits Rasulullah dan fatwa-fatwa para ulama yang rela meninggalkan kenikmatan dunia bertempur di medan jihad demi untuk membela harga diri kaum muslimin anda sandingkan dengan Majalah Play Boy yang isinya cuma kemaksiatan. Anda tidak merasa menghina? Weleh… weleh… weleh. Lalu yang benar-benar menghina menurut anda itu yang seperti apa?

    @Arul

    Anda bilang argumen-argumen kami (padahal pake ayat dan hadits) adalah argumen yang ngaco? Yang tidak ngaco yang seperti apa Mas? Tunjukin dong? Begitu kan cara diskusi yang nyambung?

    Saya ulang ya pertanyaannya:

    Amerika Cs lewat mulut berbisanya si “Vampire” George W Bush, dengan congkaknya berkata:

    1. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    2. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Kira-kira, menurut anda punya hakkah Amerika berkata dan membuat hukum seperti itu? Mereka boleh, sah dan dibenarkan membunuh sipil muslim sekehendaknya di mana pun dan kapan pun mereka suka bahkan dengan bom malah, lalu kenapa sipil mereka tidak boleh dibunuh terlebih lagi dengan bom? Dan bagi yang membunuh sipil mereka apalagi dengan bom, maka yang melakukannya itu adalah “Teroris” dan “Bangsa Yang Tak Beradab”. Adilkah sipil mereka tidak boleh dibunuh apalagi dengan bom sementara mereka boleh membom sipil muslim termasuk anak kecil dan ibu-ibu hamil seperti yang terjadi di Afghanistan dan IraQ?

  346. 356 Pembela Kebenaran 20 Februari 2008 pukul 1:59 pm

    @Teman_Amrozi
    Nggak mau baca komen orang, cuman mau baca komen sendiri
    Kayaknya IQ, EQ, dan SQ-nya “jongkok” (atau jangan2 “tiarap”)

    Lha yang IQ, EQ, dan SQ-nya “jongkok” itu gw apa loe??? gw tuh komen berdasarkan apa yang gw baca, gimana mo komen kalo ga ngebaca aneh loe yah!!! biar IQ, EQ, dan SQ-nya “jongkok” yang penting gw berIMAN dan tetap menjalankan ajaran Allah dan tidak akan pernah menyimpang dari ajarannya, buat apa pinter2 kalo bisanya cuman ngebom dan buat apa gw baca buku karangan imam samudra yang ga jelas arti dan tafsirannya mendingan gw baca Al Qur’an yang sudah jelas kebenarannya dan tidak diragukan lagi, emang tuh buku bagian dari Al Qur’an apa??

    @M.Sejuki
    Gw gak pernah bilang tuh buku sama dengan buku Play Boy, cuman loenya aza yang gak kebuka jalan pikirannya dan menyimpulkan salah arti, coba loe liat lagi postingan gw dan loe pikirkan lagi kata2nya jelaskan maksudnya!!(coba loe jangan berpedoman pada 1 buku aza) dan coba loe cari sumber2 lainya mungkin gw bisa mengerti karena gw kan
    IQ, EQ, dan SQ “jongkok” dan gw Rada2 primitif, cuman bisa mikir “PENGEN MENGHAJAR”

  347. 357 anis 20 Februari 2008 pukul 2:02 pm

    umat islam harus kritis dan jangan mudah terkecoh
    baca sejarah perang di Aceh…
    ketika perlawananan umat melawan belanda di Aceh yang dimotori umat islam sulit dikalahkan

    kolonil belanda bikin strategi baru
    belanda mengutus snouch hugronye untuk menyamar pura-pura jadi orang islam/masuk islam,
    tujuannya untuk menyelidiki kenapa aceh susah dikalahkan
    snouch hugronye berganti nama bahkan naik haji

    setelah mendapatkan informasi dari snouch hugronye, belanda menyusun strategi dan berhasil menewaskan puluhan ribu pejuang jihad Aceh

    so….

    jadi seorang amrozi bisa saja seperti seorang snouch hugronye, dengan tujuan memfitnah umat muslim.
    amrozi…imam samudera…
    apa yang mereka perjuangkan dengan bomnya
    membunuh non muslim yang tidak mengganggu, membunuh orang islam, bahkan anak-anak dan wanita
    juga memfitnah umat islam, sehingga amerika dengan alasan memburu amrozi (yang disinyalir adalah suruhan amerika sendiri/bagian dari sandiwara amerika dan yahudi)bergerak menangkap dan membatasi ruang gerak dakwah para ulama-ulama termasuk menangkap abu bakar basyir dkk.

    dilihat dari hasil bom amrozi yang merusak islam sendiri dapat kita kategorikan bahwa amrozi itu bukan bagian dari jihad muslim

    seorang muslim berjihad untuk kebaikan dan membawa manfaat bagi islam, bukan merusak islam

  348. 358 astagfirullahaladzim 20 Februari 2008 pukul 2:16 pm

    buku karangan imam samudera “aku bukan teroris” ga jauh dengan majalah playboy

    lho kok bisa……

    jawabannya simple aja
    SAMA-SAMA MERUSAK SERTA AMERIKA DAN YAHUDI BIANGNYA

    Lho kok bisa….baca dulu dong persamaannya sbb:

    buku imam samudera merusak opini umat dengan menggunakan ayat-ayat alqur’an sepotong-sepotong dan menafsirkan alquran tendensius untuk kepentingan kelompoknya sendiri, kebenaran penafsirannya diragukan karena ditafsirkan bukan oleh pakar ahli tafsir tapi oleh imam samudera yang ahlinya dibidang bom bukan di bidang tafsir alqur’an.
    buku tersebut disinyalir dipesan dan dibiayai percetakannya oleh yahudi dan amerika serikat

    sedangkan majalah playboy manafsirkan kebebasan informasi/hiburan untuk ikepentingan bisnis dan kekayaan kelompoknya, mereka menafsirkan bahwa majalah playboy harus hadir dengan jargon kebebasan pers dan menghibur masyarakat

    padahal di belakang manajemen majalah playboy terdapat orang-orang yahudi dengan misi menghancurkan moral generasi muda, dengan tujuan akhirnya menghancurkan islam.

  349. 359 diandariSDNMukti 20 Februari 2008 pukul 2:48 pm

    ada dialog edukatif agamis…dengarkan ya

    orang cerdas : rasulullah mengajarkan kepada kita…..
    orang lagi belajar : apaan tuh…
    orang cerdas : berbuat baik terhadap sesama muslim

    orang lagi belajar : terus…kemudian apa lagi….
    orang cerdas : berbuat baik terhadap non muslim yang
    tidak mengganggu…

    orang lagi belajar : kalau terhadap non muslim yang
    menganggu menyerang)gimana?

    orang cerdas : serang dengan balasan yang setimpal
    dengan serangannya

    orang lagi belajar : boleh ga membom membabi buta
    sehingga menewaskan non muslim
    yang tidak mengganggu, bahkan
    menewaskan muslim termasuk wanita dan
    anak-anak muslim

    orang cerdas : ga boleh itu, itu perbuatan tidak
    sesuai ajaran islam, itu perbuatan
    pengecut.

  350. 360 MiadariSDNMukti 20 Februari 2008 pukul 3:01 pm

    assalamualaikum…kenalkan saya Mia dari SDN Mukti juga

    lagi beyajar internet

    Mia punya temen non muslim di cekolah, baik dan akrab ma saya

    Mia cekolah di SDN Mukti juga

    kalau amerika/israel menyerang dan membunuh anak-anak di irak/palestina

    temannya Mia yang non muslim jangan di bunuh ya, dia baik dan suka saling bantu dalam kelompok belajar dan ngerjain PR lagian dia ga tau apa-apa tentang perang

    kalau om amrozi dan om imam samudera atau kak sejuki mau membalas setimpal amerika dan israel…balasnya ke amerika aja ya, ntar mia doain masuk surga…
    tapi kalau membunuh/membom teman-teman mia yang ga bersalah kata guru agama mia, itu perbuatan laknat dan masuk neraka
    neraka itu panas lho kata guru agama mia

    makasih

  351. 361 Teman_Amrozi 21 Februari 2008 pukul 12:31 pm

    @Pembela_Kebenaran
    Bagus deh klo emang ngebaca. Ya udah, kalo gitu baca pertanyaan M.Sejuki trus jawab. Di mana lu nggak setujunya, apa alasannya, trus sebuitkan ayatnya. Jangan ngejawab yang nggak ada hubungannya seperti riwayat amrozi, aliran sesat, lia eden, playboy, dan masalah diluar fokus.

    @astagfirullahaladzim
    Lu cuman asal ngomong. Tunjukin buktinya, dimana sesatnya, dimana sepotong2nya.

    @anis
    BUKTINYA, BUKTI…!!!

    @Mia dan Dian SDN Mukti
    Baca lagi dari awal. Membunuh kafir sipil bukan diharuskan kok, tetapi “dibolehkan”, itupun dengan “PERHITUNGAN” yang rumit. “Perhitungan” itu misalnya kondisi, kemungkinan yang akan terjadi, dll yang sudah dijelaskan M.Sejuki.

    @AllSaudarakuMuslim
    Umat islam harus kritis dan jangan mudah terkecoh, jangan sampai termakan berita dari satu pihak saja yaitu yang kontra Amrozi CS. Baca juga yang pro sebagai bahan perbandingan. Setelah itu silakan, pilihan terserah kepada pribadi masing-masing.
    Jangan pernah jadi orang yang berpikiran sempit dengan tidak mau berpikir seimbang.
    Contoh:
    Pembela_Kebenaran, Arul, anis, atau Sejuki adalah seorang hakim yang dihadapkan pada masalah suami istri yang mau bercerai. Sebagai hakim yang baik, tentunya harus meminta keterangan dari kedua belah pihak, bukan hanya satu.
    Sama dengan kasus Amrozi, kelihatannya Pembela_Kebenaran dkk hanya mau mengambil referensi dari yang kontra saja. Artinya dia sudah bersikap tidak adil.
    Sebaliknya, saya yakin Mas Sejuki tidak hanya berpedoman pada satu buku saja, tetapi berpedoman pada keterangan kedua pihak. Jika membaca komen2 Mas Sejuki dari awal, gue yakin tidak ada yang tidak mengakui bahwa Mas Sejuki mempunyai pengetahuan agama yang bagus.

  352. 362 M. Sejuki 21 Februari 2008 pukul 7:20 pm

    @Teman_Amrozi

    Trims atas ukhuwahnya. Wah, saya jadi tidak enak nih. Pengetahuan saya masih biasa-biasa saja kok, tidak ada yang istimewa dan saya fikir tidak lebih baik dari anda. Saya juga sambil belajar Mas, dari anda dan dari teman-teman yang lain. Tolong dilurusin ya, jika saya keliru. Hehehe….

    @Pembela Kebenaran

    Memang anda tidak pernah bilang bahwa buku “Aku Melawan Teroris” sama dengan Majalah Play Boy. Tapi dengan anda menampilkan Majalah tsb agar saya juga membacanya, apa hubungannya? Itu kan pelecehan yang luar biasa namanya. Kenapa tidak anda sodorkan saja buku-buku yang lain. Kenapa harus Majalah Play Boy? Lalu jika anda merasa bahwa itu bukan penghinaan, sementara yang merasa terhina itu adalah saya, lalu mengertian sebenarnya “menghina yang benar” itu menurut anda yang seperti apa? Aneh, otak anda itu pada kemana?

    Jelaskan dong, kenapa harus Majalah Play Boy yang anda sodorkan dengan kalimat yang sangat melecehkan. Yang merasakan itu saya bung, bukan anda. Tidak bisakah anda lebih santun dalam menyampaikan pendapat?

    Berkilah itu bisa saja, tetapi harus dengan alasan yang waras. Sebagai contoh, katakanlah prilaku seorang Dokter kepada si pasien. Si Dokter melakukan sesuatu pada bagian kepala si pasien, lalu si pasien yang merasakan bilang kepada Dokter tsb, “Dok, setelah anda lakukan sesuatu tadi, kepala saya kok jadi sakit Dok”. Lalu Dokter tersebut berkata, “Tidak, bagian kepala anda itu tidak sakit!” Lho? Yang merasakan sakit itu si Dokter atau si pasien?

    Anda menyuruh saya jangan berpedoman pada satu buku saja, apa hak anda? Saya mau baca 1 buku kek, 2 buku kek, 3 buku kek atau banyak buku kek, itu urusan saya bukan urusan anda. Apa hak anda ngurusin buku apa yang harus saya baca? Aneh. Saya baru sekarang menemukan ada orang aneh seperti anda ini. Kalau memang buku “AKU MELAWAN TERORIS” tsb tidak benar, katakanlah sesat. Anda harus sebutkan, dimana sesatnya? Anda bisa tidak diskusi yang elegan dan nyambung? Kalau tidak bisa, dari pada bikin masalah, lebih baik tidur saja, mending kan begitu bangun tidur dapat oleh-oleh tai mata. Kan lumayan? Hehehe… saya kok malah merasa lucu jadinya.

    @anis

    Komen anda tidak nyambung dengan apa yang saya tanyakan.

    @astagfirullahaladzim

    Buku yang berjudul seperti yang anda bilang “Aku Bukan Teroris” tidak jauh dengan Majalah Play Boy. Yaaaa…. bisa saja benar. Karena saya tidak tau yang namanya buku yang berjudul “Aku Bukan Teroris”.

    Yang saya tahu adalah buku yang berjudul “Aku Melawan Teroris”

    Buku yang berjudul “Aku Bukan Teroris” itu seperti Majalah Play Boy ya? Wah, seru juga tuh buku, tapi saya tidak tahu dengan buku tsb. Jadi saya tidak bisa komen.

    Yang saya tahu buku “Aku Melawan Teroris” bukan buku “Aku Bukan Teroris”

    @diandariSDNMukti

    Hallo Dian, kakak sambung ya dialog edukatif agamisnya.

    Orang Lagi Belajar: Terus kalo Amerika Cs secara keroyokan membabi buta membom orang-orang sipil seperti di Afghanistan dan Iraq sampai ratusan ribu orang bahkan hampir satu juta orang, belum lagi mereka yang mengungsi karena kedua negara tsb dihancur-leburkan dengan bom-bom yang sangat canggih dan dahsyat, terus Amerika bilang itu sah-sah saja. Tetapi, Amerika Cs bilang sipil mereka tidak boleh dibunuh apalagi dibom. Siapa yang melawan dan membunuh/membom sipil mereka adalah “Teroris” dan “Bangsa Yang Tidak Berperadaban”. Lalu, hukum yang dibuat Amerika Cs ini hukum yang bagaimana dan seperti apa?

    Orang Cerdas: ………….???????????? (bingung, tidak bisa jawab)

    Orang Lagi Belajar: Tolong dijelasin dong!!!???

    Orang Cerdas (sambil berbisik): Ssssssst….. jangan nanya yang itu, nanya yang lain saja, ya? (sambil tengok kiri-kanan)

    Hehehe…………

    @MiadariSDNMukti

    Wa’alaikum salam wr wb

    Cama ya oyangnya ama ci Dian (maksudnya sama ya orangnya dengan si Dian). Hehehe….

    Aduuuh dik Mia, jangaaaaaan, kagak boleh ya temennya sendiri dibunuh? Cari saja sasaran kepentingan Amerika Cs dan komunitas sipilnya yang terbanyak. Gitu yaaaa…. Makanyaaaaaaa Mia jangan deket-deket ama kepentingan para bandit-bandit (Amerika Cs) itu ya? Ntar kena bom jihad mujahidin lho. Ya? Jangan dekat-dekat ya?

    Kaciaaaan, Mia nanti kena bom. Jauhin ya tempat-tempat yang seperti itu.

  353. 363 arul 22 Februari 2008 pukul 2:16 pm

    alhamdulillah tulisan saya dan rekan-rekan disimak dan di baca oleh pendukung setia amrozi di blog ini (sejuki cs), walaupun sampai saat ini mereka belum menyadari
    kesalahannya,
    namun saya dan rekan-rekan muslim pembela amar makruf nahi munkar sudah cukup puas dan bahagia karena mereka menyimak dan membaca tulisan kami dan hanya karena kesombongan mereka (kesombongan yang menyebabkan setan dimurkai) yang menyebabkan mereka selalu berkelit secara ngawur dari tausiah dan nasehat yang kita berikan
    kita serahkan saja pada Allah yang maha memberikan hidayah

    amrozi adalah suruhan amerika serikat dan yahudi untuk menyudutkan islam, khususnya di Indonesia karena islam diIndonesia berkembang dengan pesat dan ini menakutkan bagi amerika dan yahudi
    oleh karena itu amerika dan yahudi menjalankan program-program
    1. amerika dan yahudi membentuk “tim teroris” yang beranggotakan amrozi cs, untuk menjelekkan citra islam dengan meledakkan bom di tempat-tempat umum, yang menewaskan non muslim yang tidak mengganggu, juga membunuh umat islam termasuk anak-anak muslim dan wanita secara muslim menggenaskan melalui bom amrozi dan bom lainnya.
    kalau citra islam udah jelek, diharapkan umat islam akan banyak yang gamang/ragu terhadap agama islam dan banyak yang murtad

    2. membentuk, membina dan membiayai aliran-aliran sesat diantaranya, Alqiyadah, aliran sesat qur’an suci, NII(Azzaitun), Jaringan Islam Liberal Ulil absar abdala dkk.,demokrasi liberal mister gus, dan banyak sekali dengan misi merusak islam dari dalam

    3. memberikan beasiswa bagi pemuda dan pemudi islam, untuk di didik di Amerika dan eropa, dijejali konsep-konsep ekonomi kapitalis, setelah di Indonesia mereka menduduki jabatan penting dan kerjaannya merusak ekonomi masyarakat dan korupsi.

    4. memiskinkan indonesia dengan ekonomi kapitalisnya sehingga rakyat-rakyat indonesia banyak yang bodoh dan dungu, sehingga muncul-muncul generasi yang lemah dan bodoh yang menganggap orang yang membunuh sesama muslim dengan bomnya sebagai pahlawan. bom amrozi selain membunuh non muslim yang tidak menggangu juga membunuh muslim termasuk wanita dan anak-anak

  354. 364 arul 22 Februari 2008 pukul 2:26 pm

    bom amrozi adalah bom yang membabi buta
    yang selain tidak tepat sasaran karena menewaskan non muslim yang tidak mengganggu (non muslim yang harus dihormati hak hidupnya),juga menewaskan muslim termasuk wanita dan anak-anak

    Amerika dan israel saja sangat selektif dalam memilih korbannya, mereka tidak membabi buta, dan sangat jarang sekali rakyat yahudi yang tewas akibat dibunuh oleh tentara israel dan amerika

    sedangkan amrozi, membabi buta sehingga serangannya menewaskan juga muslim termasuk wanita dan anak-anak. tersu pelaku kabur dan tertangkap oleh polisi. kayak maling/ penjahat yang ketakutan ditangkap karena dosanya.

    seorang pejuang islam adalah pejuang yang siap wafat fisabilillah dalam peperangan yang ksatria, bukan seperti yang ditunjuukkan pelaku bom bali, habis membom dan menewaskan diantaranya umat muslim, kabur, dan akhirnya ditangkap.

  355. 365 astagfirullahadzim 22 Februari 2008 pukul 3:59 pm

    buku karangan imam samudera “aku melawan teroris” ga jauh dengan majalah playboy

    lho kok bisa……

    jawabannya simple aja
    SAMA-SAMA MERUSAK SERTA AMERIKA DAN YAHUDI BIANGNYA

    Lho kok bisa….baca dulu dong persamaannya sbb:

    buku imam samudera merusak opini umat dengan menggunakan ayat-ayat alqur’an sepotong-sepotong dan menafsirkan alquran tendensius untuk kepentingan kelompoknya sendiri, kebenaran penafsirannya diragukan karena ditafsirkan bukan oleh pakar ahli tafsir tapi oleh imam samudera yang ahlinya dibidang bom bukan di bidang tafsir alqur’an.
    buku tersebut disinyalir dipesan dan dibiayai percetakannya oleh yahudi dan amerika serikat

    sedangkan majalah playboy manafsirkan kebebasan informasi/hiburan untuk ikepentingan bisnis dan kekayaan kelompoknya, mereka menafsirkan bahwa majalah playboy harus hadir dengan jargon kebebasan pers dan menghibur masyarakat

    padahal di belakang manajemen majalah playboy terdapat orang-orang yahudi dengan misi menghancurkan moral generasi muda, dengan tujuan akhirnya menghancurkan islam.

  356. 366 M. Sejuki 22 Februari 2008 pukul 4:28 pm

    Perlu anda ketahui bahwa salah satu konsep dalam Islam antara lain adalah bahwa sesama muslim itu adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh, apabila bagian tubuh yang satu merasa sakit atau disakiti maka secara otomatis seluruh anggota tubuh akan merasa ikut sakit (Al Hadits). Nah, saat ini sebagian dari bagian tubuh kami sedang sakit atau disakiti bahkan dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya di Palestina, Afghanistan dan Iraq, maka secara otomatis kaum muslimin sedunia saat ini sedang kesakitan, terenyuh, miris sebagaimana kesakitan, terenyuh dan mirisnya saudara-saudaranya yang sedang dibantai bahkan masih berlanjut sampai saat ini, entah sampai kapan.

    Menurut buku “Aku Melawan Teroris” karya Imam Samudra, Bali itu bukanlah sasaran utama. Sasaran utamanya adalah kelompok Bule yang negaranya melakukan agresor dan pembantaian kemanusiaan secara biadab yaitu Amerika Cs sekaligus sebagai shock therapy bagi sang “Agresor”. Sasaran mereka sebenarnya itu dan kebetulan yang terbanyak adalah di Bali itu pun tidak semua Bali tetapi pada tempat-tempat tertentu saja. Kebetulan pada waktu itu Paddy’s Pub dan Sari Clublah yang terbanyak komunitas dari mereka tsb.

    Pertimbangan berikutnya adalah bahwa kedua tempat itu dijadikan mereka para bule-bule tsb untuk bermaksiat ria yang dalam konsep Islam sangat diharamkan. Klop-lah sudah ditinjau dari sudut pandang syari’at (hukum/ketentuan) Islam. Pertama Islam sudah diperangi karena dalam konsep Islam membunuh atau membantai satu orang apalagi ratusan ribu orang Islam tanpa alasan yang jelas sama dengan membunuh, membantai, memerangi kaum muslimin secara keseluruhan. Oleh karenanya Islam harus bahkan wajib melakukan perlawanan. Kedua, tempat yang menjadi sasaran yaitu Paddy’s Pub dan Sari Club yang merupakan komunitas mereka (baca: bangsa agresor) kebetulan dijadikan tempat secara ekslusif oleh mereka untuk bermaksiat ria yang wajib dalam Islam untuk diberantas. Maka terjadilah peristiwa bom Bali tsb yang sebenarnya semua kita termasuk saya bahkan saya yakin termasuk pula Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak menginginkannya. Namun keadaanlah yang memaksa mereka melakukan itu semua. Mereka sudah tidak tahan lagi melihat saudara-saudaranya dibantai secara sadis di Afghanistan, Iraq, Palestina dll. Jika komunitas mereka yang terbanyak di tempat lain, tentu Bali akan aman. Di tempat lain itulah yang akan menjadi sasaran bom mereka.

    Anda yang bernama @ARUL harus bisa membedakan antara Bali sebagai bagian dari Negara Kesatuan RI yang orang Islam di Indonesia ikut merasa bangga dan ikut pula mencintainya dengan segenap jiwa dan raganya yang warganya juga sangat dicintai oleh semua kita kaum muslimin karena kita memang sebangsa dan setanah air; dengan Bali yang ada bagian-bagian tertentu merupakan tempat maksiat sekaligus tempat berkumpulnya bangsa-bangsa penjajah/agresor/haus darah. Jadi kedua sudut pandang tentang Bali tsb tentu harus bisa kita bedakan diantara keduanya. Sekali lagi kita semua tidak menginginkan peristiwa bom Bali itu terjadi.

    Keadaanlah yang memaksa mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) untuk melakukan itu semua. Tetapi ada satu fakta yang belum terungkap bahwa ada satu bom yang katanya ikut dompreng yang mana Imam Samudra juga heran karena ledakannya yang sangat luar biasa (High Explosif). Kalau bom yang dipakai oleh mereka sebenarnya low atau middle explosif. Ternyata ada yang High Explosif. Namun karena sulit dibuktikan, yah apa boleh buat merekalah yang kena getahnya.

    Timbul pertanyaan, kenapa kok di Bali? Kenapa tidak mengebom di Amerika dan di Israel sana? Sama Mas, itu juga menjadi pertanyaan saya sebelumnya dan saya yakin itu juga menjadi pertanyaan kita semua, kenapa tidak menyerang ke Amerika, Israel, Australia dll?

    Setelah saya membaca bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS”, ternyata masalahnya tidak sesederhana itu. Ke Australia, ke Amerika, apalagi ke Israel itu bukan hal mudah. Perlu diingat, mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) tidak mudah untuk bepergian ke sana. Disamping mereka itu orang yang di “Wanted”, juga tidak gampang mengurus Paspor, visa dll yang berhubungan dengan ke-imigrasi-an. Belum lagi setelah sampai di sana, terkendala lagi dengan bahan-bahan untuk merakitnya dll. Jelas katanya kalau mereka menyerang ke sana (Amerika Cs dll), tidak akan membuahkan hasil apa pun, bahkan belum apa-apa sudah ketangkap duluan.

    Berbicara BOM memang sangat mengenaskan, korban sipil sulit untuk dihindari. Yang di Bali itu kalau tidak salah sekitar 1,5 sampai 2 ton bom sudah berdampak jatuhnya korban l.k. 200 orang dan rusaknya puluhan bangunan. Bagaimana dengan negara yang telah diserang/dicaplok bahkan dengan cara keroyokan yang hingga berlangsung sampai saat ini katakanlah seperti di Iraq umpamanya? Data sampai September 2003, bom yang sudah dijatuhkan di Iraq oleh Amerika Cs sudah mencapai 34.000 ton bom, belum lagi jika ditambahkan dengan data yang sekarang, bisa anda bayangkan berapa banyak korban kaum muslimin dan bangunan serta infra struktur lainnya yang sudah jadi dodol. Tidakkah anda berfikir wahai saudaraku yang mau berfikir? Di Bali katakanlah kalau dibulatkan 2 ton sudah menjatuhkan korban l.k. 200 orang dengan l.k. 40 bangunan. Bagaimana kalau 34.000 ton? Silahkan anda hitung sendiri. Luar biasa dan mengerikan sekali. Kebiadaban terburuk di abad ini…!!!

    Anda bilang Amrozi Cs pengecut dan membabi buta? Ha… ha… ha… saya ingin ketawa saja kalau ada orang apalagi kalau orang tsb mengaku muslim seperti anda. Yang pengecut itu sebenarnya sebagian besar kita, apalagi yang teriak-teriak tidak karuan-karuan di blog ini. Coba anda lihat mereka itu begitu tegarnya bahkan ingin segera dilaksanakan eksekusinya, dan mereka minta kalau bisa dipancung sesuai dengan syari’at Islam, mereka itu orang yang pernah ikut berjuang di Afghanistan waktu dijajah oleh Uni Soviet dulu, mereka yang terpidana mati dan tidak mau minta grasi kepada Presiden, mereka yang hanya takut kepada Allah semata dan tidak takut sedikitpun kepada manusia atau makhluk ciptaan Allah lainnya, mereka yang tidak takut kepada Amerika Cs. Itukah yang anda sebut pengecut? Sekali lagi saya tanya, orang-orang yang seperti itukah yang anda sebut pengecut?

    Saya yakin (maaf, ini khusus untuk yang muslim yang suka teriak-teriak di blog ini dengan teriakan Imam Samudra dan Amrozi Cs “PENGECUT” dan membabi buta dan anda bila Amrozi Cs antek-anteknya Amerika dan Israel) saya akan sebut kalianlah sebenarnya yang pengecut nomor “WAHID” di dunia. Kalian teriak itu kan sama dengan teriaknya Amerika Cs. Jadi secara tidak langsung kalian juga ingin menyenangkan Amerika Cs dengan harapan mudah-mudahan Amerika Cs tidak menyerang Indonseia. Jujur saja, begitu kan? Jawab!!! Saya yakin jika Amerika Cs membombardir Indonesia, kalianlah yang paling dulu sembunyi nyungsep entah ke mana, lari terbirit-birit, celana kebanjiran basah akibat air kencing, yang bersungut-sungut minta ampun jika ketangkap bahkan kalau perlu menjilat telapak kaki Amerika. Hehehe…. Iya kan? Memalukan sekali….!!!!!

    Kasus Amrozi Cs saya fikir sudah selesai. Toh mereka siap menerima apa pun konsekwensinya. Kenapa kok malah kita yang ribut. Pro dan kontra itu wajar masih hidup di dunia ini. Tentang kematian, bukankah kita semua akan mati juga pada akhirnya? Mungkin boleh jadi diantara kita yang ada di blog ini ada yang lebih dulu dipanggil menghadap-Nya daripada eksekusinya Imam Samudra dan Amrozi Cs. Iya kan?

    Bom Bali, kita semua tidak menginginkannya. Namun itulah ekses dari sebuah perlawanan. Saya ingin mensitir lagi sebagian ayat Allah dalam Al Qur’an tentang perang/perlawanan jika Islam diperangi:

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Saya ingin tanya, tapi saya kembali yakin anda pasti jawabnya melenceng lagi dan jawabannya yang itu-itu terus, karena sudah kehabisan stock? Hehehehe….. tidak apa-apa karena begitulah kualitas diskusi anda.

    Pertanyaannya begini. Sesuai ayat di atas, kita diperintahkan membalas secara setimpal dengan siksaan yang dilakukan musuh. Nah, Palestina dicaplok dan dijajah, Iraq dan Afghanistan diinvasi dan dibombardir. Infra struktur hancur berkeping-keping sebanyak ribuan bahkan puluhan ribu bangunan. Korban sipil yang jatuh ratusan ribu bahkan ada yang bilang mencapai jutaan orang. Sementara Bom bali hanya menewaskan sekitar 200 orang dengan l.k. 40 bangunan. Kira-kira menurut anda sudah setimpalkah balasannya sesuai dengan ayat di atas?

    Mohon dijawab secara fokus ya, jika anda memang ingin benar-benar diskusi.

    Tapi, saya tetap tidak yakin, jawaban anda akan fokus. Hehehe…..

    @astagfirullahaladzim

    Itu kan menurut anda. Apa buktinya citra Islam itu rusak dengan adanya peristiwa bom Bali. Ada gak penelitian untuk itu. Kalo rusak, seberapa rusaknya? Ingat bung, ada atau tidak peristiwa bom Bali, sudah dari dulu bahkan dari sejak Zaman Nabi kok citra Islam itu selalu ingin dirusak oleh musuh-musuhnya (termasuk oleh orang Islam sendiri yang tidak ngerti Islam, ya seperti anda ini).

    Anda lihat (makanya banyak baca, banyak dengar, banyak lihat di internet atau apa), data berbicara setelah 2 bulan peristiwa WTC ternyata ada sekitar 20.000 orang Amerika yang masuk Islam. Logika anda malah terbalik. Justeru dengan adanya peritiwa Bom Bali, perlawanan Osama bin Laden (semoga mereka selalu dirahmati Allah) dan perlawanan-perlawanan kelompok Mujahidin lainnya, kok aneh ya Islam ternyata semakin berkembang pesat di mana-mana. Lain kali kalo naroh otak jangan di dengkul ya? Kasian tuh dengkul, ntar lecet. Hehehe…

    Qulhaatu burhaanakum inkuntum shaadiquun (Kemukakan bukti-bukti anda jika anda itu adalah orang-orang yang benar). Bukti bung!!!

    Mana buktinya wahai orang yang sok pintar? Kemukakan buktinya jika citra Islam itu rusak gara-gara peristiwa bom Bali?

    Sok pintar tapi bodoh, ya anda inilah orangnya.

  357. 367 M. Sejuki 22 Februari 2008 pukul 4:30 pm

    @Arul

    Maaf terburu-buru, itu postingan di atas untuk anda dan yang kedua untuk @astagfirullahaladzim.

  358. 368 mlekedugs 22 Februari 2008 pukul 5:01 pm

    @M. Sejuki

    Sorry baru bisa posting cause sibuk dan komp kantor lemotssss…

    >>> ……Tetapi begitu anda berbicara tentang Amerika, kok anda menjadi AMBIGU? Sampai mengatakan tolong bedakan antara Iblis dengan orang beradab. Anda jika disakiti, membalas dengan balasan di atas seimbang, apakah itu malah lebih kejam dari yang menyakiti anda? Padahal Al Qur’an melarangnya :

    Maksud gua begini bro Amrik kan menyerang umat Islam secara sembarangan…ya di pasar ya di acara mantenan (kasus irak), dan serangan2 membabi buta lainnya yg membawa korban rakyat sipil. Nah cermati baik2 maksud saya diatas. Jangan “malas berpikir” utk menyerang langsung menusuk kearah jantung lawan.

    Ketika seorang jendral menyuruh satu batalion yg melakukan pembantaian maka bukan hanya satu batalion itu saja yg menjadi Halal Darahnya tapi SELURUH PASUKAN yg menyerang DAN TERMASUK ANTEK2 YG BEKERJASAMA DARI DALAM (kalo anda bisa mendeteksi). Bila perlu kalo anda sangat2 pintar GEORGE BUSH anda dekati lalu anda SOBEK2 MULUTNYA. MAKSUD SAYA SATU MATA RANTAI KOMANDO SETAN TSB SAH DAN HALAL DARAHNYA OKEH…….!!!

    Tapiiiii…jangan istri dan anak2nya apalagi rakyat sipil lain yg justru sebagian tidak suka dan juga ikut menghujat Si Bush dan Anteknya APALAGI BANGSA KITA SENDIRI YG IKUT DIKORBANKAN, jangan anda kira semua keluarga tentara2 yg ditinggalkan itu rela iklas melepaskan mereka menuju medan perang hanya utk memusnahkan umat muslim di dunia.

    Gua akan membalas dengan lebih kejam SEMUA TENTARA laknat itu walau sebagian tentara ada yg belum atau tidak terlibat langsung karena belum gilirannya diarena pembantaian (KARENA MEREKA SATU KOMANDO) tsb…gitu maksudnyah..

    Jelaskan maksud saya kalo cara2 AMROZI CS jangan ditiru karena saya justru menganggap MEREKA PENGECUT….

    Coba anda “gogling” tentang “THE NEW WORLD ORDER & THE DESTRUCTION OF AMERICA” YG DIRANCANG OLEH AMRIK DAN ANTEK2 DIBELAKANGNYA.

    Bung cobalah berdiskusi dengan kepala dingin karena jika otak panas bukan malah penjelasan yg baik yg anda dapatkan, bijaklah dalam melihat suatu masalah tanpa meninggalkan esensi dari gejolak hati yg ingin anda sampaikan.

    Salam

  359. 369 M. Sejuki 22 Februari 2008 pukul 6:11 pm

    @mlekedugs

    Nah, ini yang gue suka, semangatnya bagus. Hehehe…

    Setuju, kalo tentang uraian anda dengan istilah batalyon, kompi dan lain-lain antek-anteknya begitu. Tapi tentang tudingan anda bahwa Amrozi “pengecut” saya tidak sependapat.

    Tolong disimak dulu komen saya terakhir dengan saudara @arul, lengkap dengan ayat-ayatnya. Lalu, tolong pula dibagian mana komen saya yang menjurus kepada ke”pengecut”an Amrozi Cs. Bahkan mereka-mereka itu mantan mujahidin waktu perang Afghanistan-Sovyet. Saya melihat, mereka itu malah merupakan ikon perlawanan. Anda tentu masih ingat, bagaimana begitu bersuka rianya saudara-saudara kita yang di Iraq, Afghanistan, Palestina, Pakistan dan negara-negara mayoritas muslim yang tertindas lainnya turun ke jalan-jalan melihat peristiwa bom Bali tsb. Sambil turun ke jalan-jalan dengan macam-macam spanduk yel-yel Al Qaeda dan Go To Hell Amrek dan Begundal-begundalnya.

    Saya fikir, terlalu naif jika mereka dikatakan “pengecut”. Saya pribadi, terus terang saja Mas, tidak ada seujung kuku pun dibandingkan dengan mereka-mereka itu. Sungguh, ini serius. Saya merasa kecil sekali jika disandingkan dan berhadapan dengan mereka-mereka itu.

    Tolong disimak dulu postingan saya di atas, dan komentari bagian mana yang anda tidak sependapat.

  360. 370 ISmail 25 Februari 2008 pukul 7:44 am

    Kenapa Amrozi, Imam Samudra, dan Cs’nya Masih Dihujat, Karena Amrozi, Imam Samudra, dan Cs’nya Masih Hidup! dan belum menjalani hukuman Matinya! Kenapa Pelaku Bom Marriot. dan Bom Bali 2 tidak ada yang menghujat ato mebcarakan lagi?! Karena mereka sudah Langsung mati dalam pengeboman yang mereka lakukan! nah sudah jelas bukan, Agar Amrozi Tidak Di hujat lagi. maka sebaiknya teman teman amrozi khusunya yang di blog ini agar meminta pemerintah segera mengeksekusi Mati Amrozi sesuai dengan hukuman yang telah pemerintah jatuhkan kepada nya!
    Bukan dengan begitu Amrozi akan langsung pergi ke Surga, disambut oleh bidadari2 cantik yang tetap perawan di sorga sana ” itu bagi Kalian ”

    @ Sejuki

    Kenapa Anda Begitu membenci Rakyat Amerika?
    Tentu anda masih ingat, sebelum Amerika melakukan inspeksi militer ke Irak! sebagian rakyat Amerika tidak setuju dengan keputusan itu! mereka sempat Demontrasi ke Jalan2. sama hal nya dengan negara2 yang mendukung gerakan itu! Sebagian rakyatnya juga bertentangan dengan pemerintahnya!

    Menurut saya anda sangat intelek orangnya!
    tentu anda masih ingat pula, dengan peristiwa alam yang menimpa negara kita di Aceh! dalam Bencana tersebut
    Yang sangat berperan membantu kita adalah meraka lah Amerika dan Antek2nya! dan berbagai negara negara lain!
    tidak bisa kita pungkiri bahwa bantuan dari mereka 2 itu sangat kita butuhkan di setiap bencana alam yang terjadi di tanah air kita!

    Dengan Mengingatkan Hal Tersebut saya Berharap Anda Mulai memikirkan tindakan2 lain yang telah dilakukan oleh Amerika Cs! Bukan hanya serangan ameika terhadap Irak, dan afganistan!

    note : Bukan kah sebagian Rakyat irak sangat bergembira setelah tumbangnya rezim Sadam Husein!
    sama hal nya dengan afganistan! setelah tumbangnya taliban sebagian rakyatnya juga mensykuri hal tersebut!

  361. 371 M. Sejuki 25 Februari 2008 pukul 9:36 am

    @ISmail

    Saya tidak tahu, apakah anda muslim atau tidak. Jika anda itu muslim, mestinya setiap akan komen dikaji dulu secara kaffah dari berbagai sudut pandang sebelum menuangkan tulisan. Kebodohan dan ketidak-mengertian permasalahan sangat terlihat dari apa yang anda tulis.

    Jika anda non muslim, saya anggap wajar komen anda seperti itu, dan itu tidak mengherankan bagi saya.

    Anda sudah baca belum komen-komen saya sebelumnya? Dalam Islam dibolehkan bahkan dalam keadaan tertentu diperintahkan untuk melakukan membalasan yang setimpal jika orang Islam itu disakiti apalagi dibantai dengan sangat kejam dan sadisnya tanpa alasan yang jelas seperti yang terjadi di Afghanistan dan Iraq. Bahkan bom yang dijatuhkan di Falujjah pernah terdeteksi dari jenis bom Napalm dan Mostard yang katanya apabila kena radiasinya saja, tubuh ini bisa meleleh seperti dodol. Setelah peristiwa bom Napalm dan Mostard, beberapa minggu setelahnya Falujjah ditutup untuk umum. Kenapa ditutup untuk umum? Agar tidak bisa diketahui wartawan dan pihak-pihak yang lain, tepatnya agar fakta kesadisan dan kekejaman Dajjal-Dajjal (Amerika Cs) jangan sampai bocor keluar. Rupanya Falujjah dijadikan kelinci percobaan untuk bom kimia oleh si Vampire yang lagi haus darah.

    Apa salah Afghanistan dan Iraq? Kenapa mereka diserang dan dibombardir? Punya hak apa Amerika Cs melakukan semuanya itu? Apakah Afghanistan dan Iraq sebelumnya telah memerangi Amerika Cs? Apa salah mereka? Katakanlah ingin menumbangkan Saddam Hussein, tapi kenapa harus dengan cara membombardir dengan sangat kejam dan sadis seperti itu? Kalau memang Saddam itu bersalah kan ada Pengadilan Internasional? Kenapa tidak diadili melalui Pengadilan Internaional? Kalau tetap tidak suka juga kepada Saddam, kenapa tidak Saddam saja yang diburu? Kenapa harus dengan menghancurkan negaranya dan membantai Rakyatnya? Itukah yang anda bela?

    Kemudian, tentang Osama bin Laden. Apa salah dia? Pelaku WTC September 2001, sampai sekarang masih misteri. Benarkah Osama dalangnya? Opini lain banyak berkembang, kenapa hanya opini bahwa Osama bin Laden pelakunya, itu yang justeru dijadikan alasan untuk menyerang Afghanistan? Masih ingatkah anda, ketika Mullah Muhammad Omar pimpinan Taliban di Afghanistan minta bukti-bukti kepada Amerika tentang tudingan Osama pelakunya, kenapa bukti-bukti itu tidak pernah dikirimkan, jika memang bukti itu ada? Tahukah anda, ada sekitar 4.000 karyawan WTC keturunan Yahudi yang tidak masuk kerja pada saat WTC Attack. Kenapa mereka kok secara serempak tidak masuk kerja? Ada apa dibalik semuanya ini?

    Kalau memang Osama bin Laden adalah dalang dari WTC Attack, dan bukti-bukti itu ada, kenapa tidak diadili saja di Pengadilan Internasional, kan bisa diadili cara in absentia? Kenapa harus menyerang dan membombardir secara membabi buta negara dan rakyatnya? Apa salah Pemerintah yang waktu itu dipimpin Taliban dan rakyat Iraq? Apa salah mereka?

    Jawab dong!!!!!!!!!!!!!

    Saya tanya kepada anda, apakah orang-orang sipil yang ada di Iraq dan Afghanistan itu bukan manusia? Binatangkah mereka itu? Orang pesta kawin dibom, Rumah Sakit dibom, Pasar dibom. Tahanan dianiaya dan dilecehkan tanpa boleh ada pengacara dan tanpa boleh diadili sama sekali bahkan tanpa boleh diketahui oleh keluargnya dan oleh umum apalagi. Itukah prilaku negara-negara yang mengaku paling beradab, paling bermoral, paling demokratis, paling menjunjung tinggi HAM, dan serba paling hebat di dunia?

    Jawab juga dong yang ini!!!!!!!!!!!!!!

    Anda bilang saya M. Sejuki begitu membenci rakyat Amerika. Dimana saya mengatakan membenci rakyat Amerika bahkan dengan tambahan kata “begitu”? Tolong sebutkan, pada postingan mana saya membenci rakyat Amerika?

    Saya hanya mengatakan bahwa sesuai dalil dalam Al Qur’an yang merupakan firman Allah, bahwa jika diperangi balaslah dengan setimpal sebagaimana siksaan yang telah diterima. Darah dengan darah, sipil dengan sipil, nyawa dengan nyawa, bom dengan bom dst. Jika perang dalam keadaan normal, maka Islam pun juga melakukannya dengan cara normal, tidak boleh berlebihan. Anda tentu tau kan apa arti dan maksud dari kata “SETIMPAL”?

    Jawab juga yang ini!!!!!!!!!!!!!

    Amerika Cs boleh membombarir, membantai sipil muslim kapan dan di mana saja mereka mau, kenapa sipil mereka tidak boleh dibunuh? Saya tanya kepada anda dengan tegas, kenapa? Dan bagi yang melakukan pembalasan, maka yang membalas tsb adalah TERORIS. Lho kenapa kok malah seperti itu?

    Ini juga harap anda jawab!!!!!!!!!!!!

    Kalau anda menanyakan apa salah sipil mereka? Kami juga akan tanya kepada anda, apa salah sipil muslim kami yang dibombardir dengan cara yang sangat kejam dan sadis?

    Jangan lupa, yang ini juga harus anda jawab!!!!!!!!!!!

    Anda bilang sebagian rakyat Iraq bergembira setelah tumbangnya Saddam Husein. Rakyat Iraq yang mana? Itu kan hanya keculasan dan rekayasa berita dari pihak Amerika Cs saja karena mass media memang mereka yang menguasai. Berita-berita yang keluar itu sebagian besar banyak bohongnya. TV Al Jazeera yang independen saja diancam agar tidak memberitakan berita yang tidak sesuai dengan keinginan Amerika Cs. Berita seperti itukah yang anda rujuk?

    Saya tanya kembali, sesuai ayat Al Qur’an yang saya cuplik sebelumnya, Islam diperintahkan oleh Allah membalas secara setimpal dengan siksaan yang dilakukan musuh. Nah, Palestina dicaplok dan dijajah, Iraq dan Afghanistan diinvasi dan dibombardir. Infra struktur hancur berkeping-keping sebanyak ribuan bahkan puluhan ribu bangunan. Korban sipil yang jatuh ratusan ribu bahkan ada yang bilang mencapai jutaan orang. Sementara Bom bali hanya menewaskan sekitar 200 orang dengan l.k. 40 bangunan. Kira-kira menurut anda sudah setimpalkah balasannya sesuai dengan ayat di atas? 200 orang dibanding dengan ratusan ribu bahkan jutaan orang belum lagi perbandingan kerusakan infra strukturnya, sudah setimpalkah balasannya itu?

    Yang ini juga harus anda jawab!!!!!!!!!!!!!!

    Kenapa korban yang 200 orang diributkan, sementara yang jutaan orang disepelekan? Kenapa pelaku bom Bali dihukum bahkan dihujat, sementara pelaku pembantaian tersadis dan terkejam abad ini, tidak tersentuh hukum bahkan terkesan dihormati dan ditakuti, SBY saja bersunyut-sungut menyambut si Dajjal George W Bush yang sudah berlumuran darah manusia begitu banyaknya? Adilkah? Masih punya mukakah anda bekoar-bekoar seperti itu, dengan sikap sok pintar, sok pembela kemanusiaan, sok bermoral, sok adil, sok hebat, sok ngerti permasalahan, sok tau agama, sok….apalagi ya? (Sambung sendiri deh!!!)

    Yang ini juga harus anda komentari!!!!!!!!!!!!!!!!

    Kemudian, anda mengatakan meminta kepada kami kaum muslimin agar juga mulai memikirkan bantuan-bantuan kemanusiaan yang telah diberikan Amerika Cs pasca tragedi Tsunami Aceh. Lho? Apa hubungannya pembantaian manusia dengan secuil bantuan materi?

    Kami tidak mengharap itu bung!!! Yang kami inginkan, Israel dan Amerika Cs beserta begundal-begundalnya segera keluar dari wilayah pendudukan dan para pemimpinnya segera diadili dengan seadil-adilnya. Imam Samudra dan Amrozi Cs telah dijatuhi hukuman mati, maka George W Bush, Tony Blair, John Howard, Ariel Sharon dan antek-anteknya juga harus dihukum mati. Kalo mau jujur, “SERIBU KALI HUKUMAN MATI PUN” masih belum pantas untuk mereka!!!

    Masih belum mengertikah anda dan orang-orang yang tidak punya hati disini?

    Kalo masih belum mengerti juga, yaaaaa…. berhenti saja jadi manusia. Mending jadi Monyet, enak kan dikasih makan terus-menerus di kebun binatang sana, dan tidak usah mikir-mikir bom? Hehehe…… Dasar, malu-maluin!!!!!!!!!!

  362. 372 ISmail 25 Februari 2008 pukul 1:04 pm

    @Sejuki
    aduuhh Bang jangan galak2 galak gitu dong! Serius amat!
    Baru bicarain Amerika aja udah segitu galak nya!
    apalagi Kalo ngeliat orang Amerika, pasti langsung diBunuh! ihhh Serem….

    Sori bang ana ga bisa ngebalas comment ente! ana orang nya bodoh, bodoh amat! ga tersentuh pendidikan and tidak beragama! beda dikit ama monyet! gue masih untung masih bisa makan dari hasil kerja sendiri! jadi ga usah nunggu pemberian orang lain!

    Sekali lagi, gua tidak beragama! Tapi gua percaya ama Tuhan! Buat apa Bilang agama, tapi masih bernafsu membunuh orang!

    Kabuuurrrr….. … mau sembunyi di kandang Monyet dulu ( Kebetulan gue kerja di Kebun binatang ” untung pengujungnya oang lokal ( muslim) kalo pengunjungnya bule, bisa2 gue kena Bom nyasar ))

  363. 373 M. Sejuki 25 Februari 2008 pukul 1:41 pm

    @ISmail

    Eh, ternyata elo memang bodoh ye? Beda dikit ama Monyet. Elo sendiri lho nyang ngaku.

    Ha……… ha……… ha………. Pantesan, teryata kagak salah tuh dugaan gue. Hehehe….

  364. 374 arul 25 Februari 2008 pukul 2:25 pm

    lihatlah komentar diatas yang dikemukakan oleh (sejukipendukung setia amrozi), kata-katanya penuh permusuhan, tidak beradab, dan penuh dengan kata-kata keji, mencerca orang lain

    kata-kata dimaksud tidak pantas keluar dari mulut seorang yang mengaku muslim, kecuali dari orang yang berhati kotor

    kata-katanya hanya mencerminkan pribadi sejuki yang “sakit”,

    saran saya segeralah saudara sejuki bertaubat, karena hanyalah taubat yang dapat membersihkan hati yang kotor dan taubatlah yang dapat memberikan kontribusi bagi ucapan-ucapan yang baik dan penuh makna.

    walllahualam bishawab, astagfirullahaldzim…

  365. 375 astagfirullahaldzim 25 Februari 2008 pukul 2:39 pm

    saya pikir diskusi ini tidak seimbang dan tidak perlu dilanjutkan karena kita (penganjur amar makruf nahi munkar) berhadapan dengan pendukung amrozi di blog ini (seperti sejuki cs)yang sudah kehilangan berpikir rasionalnya dan kehilangan alibi/alasan yang positif, walaupun pendukung amrozi (sejuki cs) sudah dalam hati nuraninya mengakui kebenaran yang kita kemukakan, mereka senantiasa berkelit dan ketika kesulitan mereka menggunakan cercaan dan hinaan dan kata-kata yang keji seperti tersebut diatas, dan mencerca orang lain. sehingga hasil diskusinya pun tidak akan berhasil dengan baik. karena kita berhadapan dengan manusia yang belum dewasa, berjiwa liar dan sulit menerima kebenaran.

    mari kita do’akan amrozi cs serta pendukungnya termasuk pendukungnya di blognya ini (sejuki cs) mendapat hidayah dari Allah dan dapat kembali ke dalam islam yang sesungguhnya

  366. 376 M. Sejuki 25 Februari 2008 pukul 8:55 pm

    @Arul

    Anda itu selalu komen tanpa dasar, begitu ditanya juga tidak fokus jawabnya. Malah sekarang menuding saya M. Sejuki berkata-kata penuh permusuhan, tidak beradab, dan penuh dengan kata-kata keji, mencerca orang lain. Kata-katanya hanya mencerminkan pribadi Sejuki yang “sakit”.

    Kenapa anda melakukan fitnah seperti itu? Sekarang saya minta bukti, tolong sebutkan dipostingan mana saya M. Sejuki melakukan seperti yang anda tuduhkan tsb? Tolong di copy paste-kan ya untk kita bahas bersama?

    Buktinya mana? Anda ngerti apa itu bukti tidak? Kalau tentang bukti saja anda tidak mengerti juga, wah saya harus bilang apa lagi? Anda tidak mau juga kan saya bilang lebih baik jadi Monyet?

    Aneh, kebanyakan orang-orang yang di blog ini lucu-lucu tapi aneh? Maunya ikut nimbrung untuk diskusi, tapi tidak ngerti bagaimana diskusi yang nyambung. Kok semakin nampak kelihatan begonya ya. Hehehe…

    @astagfirullahaladzim

    Woiiii…. hebat ui. Anda mengklaim sebagai penganjur amar makruf (maksudnya ma’ruf) nahi munkar? Luar biasa….!!! Ck..ck…ck…. Hebat!

    Tentang ayat-ayat Allah saja anda itu tidak ngerti, gimana mau ngomong amar ma’ruf nahi munkar? Lain kali belajar dulu ya nulis latinnya huruf Arab supaya tidak ketahuan orang begonya. Hehehe…..

    Itu ma’ruf ya ma’ruf, jangan ditulis makruf. Hati-hati kalo melatinkan huruf Arab, salah huruf akan menyebabkan salah arti.

    Anda juga bikin nama itu salah, mestinya astaghfirullaahal’azhim, bukan astagfirullahaladzim. Bego tapi sok pintar, hehehe. Ya elo itu.

    Anda nganjurin orang lain bertobat dan mendo’akan agar M. Sejuki dapat hidayah oleh Allah dan kembali ke dalam Islam yang sebenarnya. Lho? Hebat sekali. Mas, ngaca dulu. Tolong jelasin, pandangan tidak Islami saya itu di mana? Buktikan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Buktinya mana Mas. Anda tidak mau kan saya katakan agar sebaiknya jadi Monyet juga, tidak mau kan? Jika anda tidak bisa buktikan tudingan anda tsb, jangan salahkan saya jika saya akan anjurkan anda juga lebih baik jadi Monyet. Saya berhak mengatai apa saja kepada anda jika anda tidak bisa buktikan tudingan anda tsb karena anda telah melakukan fitnah yang nyata kepada saya. Fitnah lebih kejam dari pembunuhan (Al Qur’an)

    Saya tunggu bukti dari tudingan anda. Oke?

    @ISmail

    Saya lebih salut dan angkat topi kepada anda dibanding dengan @arul dan @astagfirullahaladzim. Salut dan angkat topi saya kepada anda, karena anda mau mengakui kelemahan anda dan mau berterus-terang tidak bisa menjawab pertanyaan saya karena mengakui masih bodoh (maaf). Daripada mereka berdua yang bergaya seperti orang pintar, tetapi malah begonya semakin menonjol. Tentang ayat-ayat Alah saja tidak ngerti dan nulis Arab yang dilatinkan saja salah. Mau sok pintar ngerti agama? Weleh… weleh….. weleh….. Hehehe….

    Sorry Mas, saya cabut tulisan saya khusus untuk anda yang bernada me”Monyet”kan anda karena sudah bersikap jujur pada komen anda terakhir. Kejujuran anda telah melunturkan hati saya. Islam memang mengajarkan kelembutan, tetapi Islam juga sangat menekankan ketegasan. Saya angkat tangan dengan orang-orang yang jujur (Al Amin).

    Semoga Allah SWT merahmati anda. Amin…….

  367. 377 M. Sejuki 26 Februari 2008 pukul 5:43 am

    @arul dan @astagfirullahaladzim

    Saya beri waktu anda 2 (dua) hari untuk membuktikan tudingan anda kepada saya. Jika dalam waktu 2 (dua) hari tsb anda tidak bisa membuktikannya, maka anda termasuk golongan “Monyet” juga. Sebenarnya saya berhak mencap anda itu dengan sebutan apapun karena anda telah menzhalimi saya dengan melakukan fitnah yang keji. Saya ingatkan kepada kalian berdua, fitnah itu lebih kejam (lebih berbahaya) dari membunuh, silahkan kalian lihat pada Al Baqarah 2:117 dan 217.

    Saya tunggu pembuktian kalian!!!

  368. 378 Ikut comment 26 Februari 2008 pukul 2:24 pm

    haloo temen2 semua ikutan posting yah….
    walaupun postingan ini tidak ada hubunganya dan tidak berguna…cuman ikut saran ja, maaf sebelumnya

    Bagi temen2 semua yang berdikusi saya kira semuanya bener dan sah-sah saja baik yang pro dan yang kontra terhadap amrozi cs, pendapat itu semua kembali kepada diri kita masin-masing, tapi tolong dalam penggunaan bahasa jangan saling menghina dan menghujat kita disini sesama bangsa Indonesia diharapkan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan saya harapkan kedepannya tidak ada lagi kata-kata yang menghina dan menghujat yang nantinya bisa menimbulkan perpecahan diantara kita dan saya rasa diskusi disini sangat hidup karena ada hal-hal mengenai pertanyaan dan juga ada hal-hal penyanggahan inilah yang dinamakn diskusi yang menarik dan saya harapkan disini juga tidak ada pemaksaan kehendak terhadap seseorang!

    Terima kasih atas perhatiannya, dan kalo ada kata-kata yang tidak berkenan tolong dimaafin, karena saya juga manusia biasa yang banyak kekurangan dan perlu belajar banyak

  369. 379 M. Sejuki 27 Februari 2008 pukul 8:17 am

    @Ikut comment

    Disini tidak ada yang memaksakan kehendak siapa yang memaksa siapa, tetapi semata-mata untuk mencari kebenaran yang hakiki. Adanya pihak yang pro dan kontra Imam Samudra dan Amrozi Cs, memang benar itu adalah hal yang biasa ditinjau dari sudut pandang pendapat manusia semata. Namun dalam sudut pandang syar’i, tidak dikenal yang namanya kebenaran ganda. Dalam sudut pandang Syar’i, kebenaran itu hanya satu (tunggal) dan bersifat mutlak (kebenaran Allah dan Rasul-Nya).

    Untuk mengetahui kebenaran yang mutlak tersebut, tidak ada cara lain kecuali harus mengetahui dan mengkaji ayat-ayat-Nya yang terkandung dalam Kitab Suci dan Sunnah-sunnah Rasul-Nya.

    Silahkan kalau anda ingin nimbrung berbagi pendapat. Tetapi perlu anda ingat, kita disini membahas gerakan Imam Samudra dan Amrozi Cs dalam konteks ditinjau dari sudut pandang Syar’i (Al Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya), bukan dari sudut pandang manusia, atau lebih tepatnya bukan ditinjau dari sudut pandang hukum Indonesia.

    Sekali lagi harap diingat, kebenaran Syar’i hanya satu (tunggal) tidak mungkin ganda. Oleh karena itu, hanya satu pilihan, yang pro Imam Samudra dan Amrozi Cs kah yang benar atau yang konra kah yang benar? Tidak mungkin benar keduanya. Dan, pendapat anda jelas keliru, jika anda mengatakan pro dan kontra Amrozi Cs dua-duanya benar.

    Semoga bisa difahami.

  370. 380 Ikut comment 27 Februari 2008 pukul 10:02 am

    @M.Sejuki
    Terima kasih atas balasannya, benar apa yang anda katakan kebenaran Syar’i hanya satu (tunggal) tidak mungkin ganda, maka untuk itu kita disinilah membahasnya dan kita tidak bisa lepas dengan adanya pendapat pro dan kontra yang timbul dari permasalahan dalam mencapai kebenaran yang hakiki itu sudah merupakan kodrat dari setiap diskusi yang ada

    dan saya ucapakan terima kasih lagi kepada anda (M.Sejuki) yang mengajak saya nimbrung dalam berbagi pendapat, terus terang saya masih jauh dan perlu belajar untuk ikut dalam diskusi ini karena saya rasa saya harus belajar lebih tentang Syar’i (Al Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya) dari pada nantinya saya comment yang salah dan menyimpang kan lebih parah jadinya, silahkan anda2 yang mempunyai pengetahuan yang lebih tentang Syar’i (Al Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya) untuk berdikusi, siapa tahu nantinya pengetahuan saya jadi bertambah setelah membaca postingan dari anda2 semua dan maaf saya ingatkan kembali dalam diskusi jangan menggunakan kata-kata kasar dan menghujat

    Terima kasih atas perhatiannya, dan kalo ada kata-kata yang tidak berkenan tolong dimaafin, karena saya juga manusia biasa yang banyak kekurangan dan perlu belajar banyak

    Semoga Allah SWT merahmati kita semua. Amin…….

  371. 381 ISmail 27 Februari 2008 pukul 10:12 am

    Silahkan kalau anda ingin nimbrung berbagi pendapat. Tetapi perlu anda ingat, kita disini membahas gerakan Imam Samudra dan Amrozi Cs dalam konteks ditinjau dari sudut pandang Syar’i (Al Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya), bukan dari sudut pandang manusia, atau lebih tepatnya bukan ditinjau dari sudut pandang hukum Indonesia.

    @arul dan @astagfirullahaladzim

    Baca tu bang Arul dan bang astagfirullahaladzim, Bang Sejuki meninjau dari sudut pandang Syar’i (Al Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya), bukan dari sudut pandang manusia, atau lebih tepatnya bukan ditinjau dari sudut pandang hukum Indonesia.

    Jadi kalo anda manusia dan warga negara Indonesia anda tidak bakal mengerti, saya aja monyet kagak ngerti!

    ngomong ngomong M. Sejuki apa ya? manusia ato Monyet?

  372. 382 M. Sejuki 27 Februari 2008 pukul 11:49 am

    @ISmail

    Kalau anda dituduh tentang sesuatu oleh seseorang, anda berhak untuk meminta bukti dari apa yang dituduhkan tsb. Dan apabila tuduhan tsb tidak ada buktinya, dengan kata lain orang yang menuduh anda tsb tidak dapat membuktikan apa yang dia tuduhkan, itu berarti fitnah namanya dan sesuai dengan QS Al Baqarah 2:117 dan 217, fitnah itu lebih kejam atau lebih berbahaya daripada membunuh.

    Jika benar seperti itu, maka anda dibolehkan untuk melakukan umpatan-umpatan bahkan cacian-cacian apapun kepada orang yang telah memfitnah anda tsb karena si pelaku fitnah tsb telah melakukan kezhaliman yang nyata kepada anda bahkan telah melakukan perbuatan yang lebih kejam dari membunuh. Tidak sedikit gara-gara fitnah satu keluarga jadi pecah, pertemanan menjadi permusuhan, bahkan gara-gara fitnah tidak sedikit orang saling bunuh-membunuh.

    Nah, saat ini saya sedang menunggu bukti-bukti terhadap apa yang telah dituduhkan oleh @arul dan @astagfirullahaladzim kepada saya. Jika mereka berdua tidak dapat membuktikannya, maka saya berhak melakukan umpatan apapun kepada mereka, termasuk mencap mereka seperti Monyet.

    Tentang “Monyet” (hehehe) dan anda mengaku bahwa anda itu Monyet. Yaa…… sudah, itu urusan anda. Bukan urusan saya. Cuma saya heran bercampur lucu saja, kok ada orang yang mau-maunya mengaku sebagai Monyet? Kalau saya sih, ya jelas tidak akan mau dong dikatakan Manyet apalagi mengaku sebagai Monyet. Hehehe…..

    @Ikut comment

    Terima kasih kembali. Memang benar, dan saya setuju 1.000 % dengan anda bahwa dalam diskusi ini janganlah sampai ada saling mengumpat dan menghina satu sama lain.

    Pertanyaannya adalah bagaimana kalau ada yang memulai melakukan umpatan-umpatan dan menghinaan-penghinaan tsb, apalagi jika sampai tidak ada bukti (fitnah)?

  373. 383 Ikut comment 27 Februari 2008 pukul 1:52 pm

    @M.Sejuki
    Pertanyaannya adalah bagaimana kalau ada yang memulai melakukan umpatan-umpatan dan menghinaan-penghinaan tsb, apalagi jika sampai tidak ada bukti (fitnah)?

    disini saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda(M.Sejuki) dengan keterbatasan pengetahuan yang saya miliki dan mohon maaf jika ada yang tidak berkenan mengenai pendapat saya. Siapa yang lebih dulu menghujat dan menghina apalagi memfitnah, sebenarnya diasendirilah yang dihujat dan dihina oleh perkataanya sendiri. kira2 begitu pendapat saya.

    kalo boleh saya sarankan mulai sekarang kita semua jangan menghina, menghujat dan memfitnah, meskipun hal itu kadang sulit untuk kita laksanakan, karena disini kita semua sebagai manusia yang penuh kekurangan dan tidak sempurna dan hanya Allah yang maha sempurna.

    dan jangan melalui diskusi ini kita sebagai umat muslim nantinya ada perpecahan. Justru sebaliknya kita menjadi tambah kuat kekeluargaannya karena kita semua bersaudara dan untuk semua saudara2 saya marilah kita berdiskusi dengan cara yang baik dan benar (ini tergantung dari sudut pandang anda), mengertikan yang saya maksud, mari kita ciptakan perdamaian dan saling memaafkan…..dan mohon dilanjutkan diskusinya

    Terima kasih atas perhatiannya, dan kalo ada kata-kata yang tidak berkenan tolong dimaafin, karena saya juga manusia biasa yang banyak kekurangan dan perlu belajar banyak

    Semoga Allah SWT merahmati kita semua. Amin…….

  374. 384 M. Sejuki 27 Februari 2008 pukul 3:17 pm

    @Ikut comment

    Benar, saya sependapat dengan anda bahwa yang menghujat dan menghina itu sebenarnya telah menghujat dan menghina dirinya sendiri. Tapi anda perlu tahu juga bahwa yang dihujat dan dihina pun sebenarnya punya hak untuk menghujat dan menghina balik. Dalam Islam dikenal dengan hukum kesetaraan (Qishash).

    Makanya seperti yang anda bilang dan jauh-jauh sebelumnya saya juga telah menyampaikan kepada kawan-kawan di sini, janganlah dalam diskusi ini kita sesama muslim saling menghujat dan menghina. Oleh karena itu dalam konteks menilai gerakan Imam Samudra dan Amrozi Cs ditinjau dari sudut pandang Syar’i, hendaknya semua pihak mengkaji dan mempelajari terlebih dahulu pendapat-pendapat yang pro dan pendapat-pendapat yang kontra sebelum melakukan penilaian.

    Selama ini, saya lihat kebanyakan kita hanya melihat pendapat yang kontranya saja sementara pendapat yang pro tidak pernah dilihat. Bagaimana mungkin kesimpulan kita akan kaffah, seimbang dan adil kalau begitu?

    Saya sudah sampaikan jauh-jauh hari, bahwa bahan untuk menilai pendapat yang pro sangatlah minim karena tidak pernah diberitakan di TV, koran dan mass media lainnya. Kebetulan ada buku karya Imam Samudra yang berjudul “AKU MELAWAN TERORIS”, maka buku inilah salah satu sumber bahkan sumber yang paling otentik yang dapat dipakai untuk melihat bagaimana sudut pandang yang pro tsb.

    Pertanyaannya, kenapa buku ini tidak dikaji? Bagaimana mungkin kesimpulan kita benar, sementara buku ini yang merupakan sumber terpenting bagi yang pro tidak dikaji? Dibaca saja tidak, bagaimana mungkin kok kita langsung mengatakan bahwa buku tsb adalah sesat? Aneh kan? Menilai sesuatu tapi sesuatu yang dinilai tidak pernah dikaji, bagaimana mungkin kita bisa melakukan penilaian dengan benar? Apa bukan ngawur itu namanya?

    Sebagai contoh, katakanlah anda menyimpulkan dan menceritakan kepada orang lain tentang kisah hidup Nabi Muhammad dalam beliau membina rumah tangga dengan isteri-isteri beliau. Bisakah anda menceritakan kisah rumah tangga beliau tsb kepada orang lain tanpa mempelajari sejarah hidup beliau? Bisa tidak?

  375. 385 M. Sejuki 1 Maret 2008 pukul 10:20 am

    @arul dan @astgfirullahaladzim

    Sekarang sudah tanggal 01 Maret 2008, berarti sudah lewat 3 (tiga) hari dari 2 (dua) hari batas waktu yang saya berikan. Sampai saat ini anda tidak memberikan satu pun komentar apalagi bukti-bukti dari tuduhan yang kalian lontarkan kepada saya. Dengan demikian, maka kalian berdua telah melakukan fitnah yang nyata kepada saya, yang sesuai dengan Al Baqaran 2:217 dan 191 bahwa fitnah itu lebih kejam/lebih berbahaya dari membunuh. Kalian berdua telah menyakiti saya sebagai sesama muslim jika benar kalian itu juga muslim.

    Sesuai dengan uraian saya di atas dan tuntunan Al Qur’an yang menekankan kepada hukum kesetaraan, maka anda berdua pun dibolehkan pula untuk difitnah, tetapi saya tidak melakukan itu. Saya hanya ingin mengatakan sesuai dengan ancaman saya sebelumnya bahwa kalian berdua itu memang lebih pantas jika dikatakan “Monyet”. Dalilnya sesuai dengan ayat Al Qur’an berikut:

    “Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut?”. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus”. (Al Maa’idah 5:60)

    Tetapi, hendaknya kalian dan kita semua juga mau memperhatikan ayat-ayat berikut:

    “Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah). Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu). Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah, yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa, yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya, karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak. Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: “(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala.” (Al Qalam 68:7-15).

  376. 386 Jumar 3 Maret 2008 pukul 4:12 pm

    @pak M.sejuki
    1. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    2. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Pak sejuki bisa tunjukan pernyataan amerika yang seperti itu, dari media manakah, atau dari UUD-nya amerika atau darimana?
    Kalau pak sejuki dapet dari bukunya Imam Samudra, pernyataan itu menurut saya kental sekali unsur emosional yang terbentuk dari pikiran si penulisnya sendiri, dan kita harus sangat berhati2 menelaahnya. Sekarang begini, misalnya ada orang non-muslim yang kebetulan salah satu saudaranya menjadi korban bom/pembunuhan/ apapun yang dia pandang ada motif agama dibelakangnya, trus dengan penuh perasaan dendam menerbitkan buku pernyataan yang sama dengan yg Imam Samudra buat(diatas) dengan versi non-muslim untuk (maaf) menuduh/menfitnah muslim :

    1. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Non-Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    2. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban

    bagaimana menurut anda?adilkah itu?saya yakin anda akan berpikir itu pendapat yang ngawur dan ga adil.
    Yang saya tidak setuju dari pernyataan Imam Samudra adalah membuat pernyataan yang sampai saat ini belum bisa dibuktikan, yaitu amrika mengeluarkan 2 hukum/statement seperti diatas, misalnya pak sejuki punya buktinya tolong ditunjukan biar semua tahu. Kalau sampai ada hukum/pernyataan resmi yang seperti itu…duhhh siap2 hancur saja dunia, terus terang saja pak saya miris ketika baca ada 2 pernyataan seperti itu.

    saya sudah baca blog ini dari awal, yang sampai saat ini saya ga ngerti adalah tentang hukum kesetaraan tersebut. Sekarang bagaimana misalnya keluarga bom bali, mariot, malam natal yang jadi korban menerapkan hukum yang seperti itu/yang seperti imam samudra terapkan. Yang saya tahu sih pak, akan huancur dunia ini semua orang dari satu generasi dan generasi lain aku saling menagih kesetaraan. Tolong anda jelaskan kepada saya tentang yang ini?

    kalau melihat tindakan pemerintah amerika saya setuju pemerintah amerika memang selalu membuat kebijakan yang tidak adil atau nuruti kepentingan mereka sendiri, menyerang irak, diam seribu bahasa ketika palestina dihajar israel (bahkan disaat yang sama dunia termasuk eropa mengecam tindakan brutal tersebut) malah nyari2 pembenaran untuk tindakan biadab tersebut. Tapi yang saya tekankan disini saya tidak pernah membenci rakyatnya dengan melihat hukum kesetaraan tersebut.

    Trus misalnya jika saya menerapkan hukum kesetaraan tersebut
    Berulangkali anda menyatakan sah hukumnya untuk memerangi non-muslim yang menyerang muslim, pertanyaan saya apakah sudah dibuktikan bule2 yang dibali itu agen2/intelejen/pasukan amerika? trus apakah saya harus membunuhi setiap bule yang saya temui dibali, setiap orang yang lagi dugem di bali atau dimanapun yang saya anggap salah dan menyalahi aturan yang saya pahami?
    itu lho pak yang saya ga ngerti…!

    terimakasih sebelumnya.

  377. 387 @ 4 Maret 2008 pukul 11:26 pm

    Wahai Manusia-manusia Bodoh yang menganggap diri Kalian Benar. Kalian telah diperbudak Oleh kekuasaan tertinggi yang mengatasnamakan Agama. Semua itu demi Uang, kekuasaan dimana nyawa manusia menjadi tak berarti untuk ditumpahkan demi kepentingan sebagian orang. Dimalam hari kau bersujud dan melafalkan Ayat-ayat memuji Tuhanmu sementara dipagi hariya kau beronani membayangkan wanita-wanita barat yang dalam bayanganmu mendekati bidadari, dan kau Sodomi anak lelaki sebagai pelampiasan nafsumu….dan kau anggap dirimu benar. karna kau berlindung dibalik agama dan semua perbuatanmu pasti diridhoi Tuhan karna menurutmu kaulah Penyembah setianya…
    sesungguhnya orang-orang sepertimulah Pengisi apa yang kalian sebut itu Neraka…

  378. 388 Saprol 5 Maret 2008 pukul 2:58 pm

    @ all

    Waspadalah….waspadalah…(melirik @) keturunan ketujuh dari bangsa sodom dan gomorah mulai terusik…hati-hati dan siaga.

  379. 389 Amrozi Fans 5 Maret 2008 pukul 9:57 pm

    Mas Amrozy kereen banget mirip duta Sheila On 7.
    Kalo saya sich setuju bgt tuh sama Mas Amrozi. Mas Amrozi jadi Inspirasi saya dan mengisi hari-hari saya yang membosankan. Suatu saat nanti saya ingin dikenal seperti mas Amrozi.
    Saya pengen berbuat seperti Mas Amrozi, Kalo menurut saya sich Diskotik2 dan tempat pelacuran juga pantas diBom. Mereka khan orang2 yang mendustai Tuhan dan pantas Mati.Perempuan2 murahan yang menjual tubuhnya demi uang ngga ada bedanya dengan wanita2 barat menjijikkan yg juga saya benci…saya percaya Tuhan takkan keberatan.
    Saya senang komentar Mas M Sejuki. kalau tidak ada orang2 seperti kita, niscaya dunia akan semakin bejat dan penuh dengan kekerasan, saya benci kekerasan.
    memang orang2 barat itu pantas mati.kalau ada korban dari kaum muslimin yang kebetulan jatuh saat berada didekat sana saya Yakin mereka pasti mati sebagai Syuhada dan masuk Surga. jadi keluarga yang ditinggalkan mesti berbahagia.
    Maju terus, kami pasti meneruskan perjuangan2 anda…
    dan sampai bertemu disurga.

  380. 390 Jack 6 Maret 2008 pukul 8:50 am

    Assalamualaikum

    Ikutan nimbrung nih…blh g????

    @ M Sejuki

    Apa kbr ente…nongol d sini jg y?hehehe…

  381. 391 M. Sejuki 7 Maret 2008 pukul 4:09 pm

    @Jumar

    Maaf, baru sekarang bisa on. Saya banyak kesibukan beberapa hari ini.

    Tentang pernyataan Amerika sebagaimana yang anda tanyakan, jawabnya sangat mudah sekali. Dalam kaidah bahasa, dikenal dengan bahasa lidah (apa yang diucapkan dengan lisan) dan bahasa lapangan (realitas yang terjadi di lapangan). Antara bahasa lidah dan bahasa lapangan, normalnya adalah sinkron. Sinkronisasi antara bahasa lidah dan bahasa lapangan itulah biasanya yang disebut dengan “kejujuran”. Anda mengerti kan apa yang disebut kejujuran? Yaitu satu keterpaduan yang harmonis antara bahasa lidah dan bahasa lapangan, atau dengan kata lain satu katanya antara ucapan dan perbuatan. Jika bahasa lidah dan bahasa lapangan tidak sinkron, itulah yang dinamakan dengan “kemunafikan”. Di mulut berkata “A”, namun dalam hati dan perbuatannya ternyata berkata dan yang berlaku “B”.

    Memang dari mulutnya George W Bush tidak ada terlontar ucapan:

    1. “Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi”.

    2. “Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban”;

    Tetapi realitas lapangannya sangatlah gamblang terlihat secara kasat mata, dia telah berkata seperti itu.

    Saya tanya kepada anda, dan tolong dijawab. Anda lebih percaya apa yang terucap atau lebih percaya realitas yang terjadi di lapangan?

    Ingat saudaraku, dari mulutnya si Vampire bin Dajjal George W Bush sudah pernah terlontar kata-kata “Crusade” (Perang Salib), meski ucapan ini kemudian ditariknya kembali. Namun yang jelas, ada ucapannya yang lain sesaat setelah “WTC Attack September 2001”, yaitu bangsa-bangsa di dunia hanya dapat memilih 2 (dua) pilihan : “IKUT AMREKA CS ATAU IKUT TERORIS”.

    Sudah bisakah kira-kira anda memahaminya?

    Kemudian pertanyaan anda tentang adanya pernyataan balik dari kalangan non Muslim dengan juga menerbitkan buku yang sebaliknya, ya silahkan saja, dan itu sah-sah saja saya fikir. Namun tentunya dalam menulis buku atau karya ilmiah lainnya tentu haruslah dilengkapi dengan data-data yang valid dan bisa dipertanggung-jawabkan dalam artian harus dihindari adanya fitnah dan rekayasa-rekayasa maupun kebohongan-kebohongan.

    Saya harap anda membaca lagi setiap uraian saya di blog ini dari mulai awal sampai akhir dan tolong direnungkan. Jika ada hal-hal yang menurut anda tidak benar, tolong koreksi saya dan mari kita diskusikan bersama-sama di sini.

    Kesimpulan yang dapat saya tarik benang merahnya adalah Amerika dan Begundal-begundalnya sudah sangat jelas secara kasat mata sebagai “PENJAHAT PERANG DAN PELANGGAR HAM TERBERAT BAHKAN TERORIS NO WAHID DI DUNIA PADA ABAD INI”, sementara pimpinan-pimpinannya tidak diadili dan tidak tersentuh hukum sama sekali. Sepanjang pemimpin-pemimpin negara-negara agresor dan si pembantai manusia yang terkejam dan tersadis di dunia tsb tidak diadili dan dihukum dan mereka tidak ke luar dari daerah pendudukan (dari Palestina, Afghanistan dan Iraq dll), maka jangan harapkan perlawanan seperti yang dilakukan Imam Samudra dan Amrozi Cs dan para Mujahidin lainnya akan pernah surut dan berhenti. Bahkan akan terus berlanjut dan bahkan akan meningkat lagi di masa-masa mendatang di seluruh dunia. Sedikit saja lengah, maka peristiwa bom akan terjadi lagi. Seluruh tubuh kaum muslimin saat ini sedang merintih kesakitan. Oleh sebab itu, yang merasa muslim atau siapa pun yang takut dengan bom janganlah dekat-dekat tempat yang ada kepentingan dan komunitas Dajjal-Dajjal tsb atau pun tempat-tempat maksiat yang ada komunitas bangsa-bangsa Dajjal tsb, karena tempat-tempat seperti itulah yang akan menjadi target para Mujahidin demi secuil balasan yang masih jauh dari setimpal dibanding dengan apa yang telah dilakukan Amerika Cs dan Begundal-begundalnya.

    Bisakah anda memahaminya? Apakah pemahaman seperti yang saya uraikan tsb keliru? Tolong dibahas. Oke?

    Ingat, sesama muslim adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh. Apabila satu bagian tubuh (apalagi banyak) sakit atau disakiti, maka semua bagian tubuh secara otomatis akan merasa sakit (Al Hadits)

    Mohon disimak ayat-ayat Allah berikut:

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi”. (Al Maa’idah 5:32)

    “Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa’ 4:92)

    “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (An Nisaa’ 4:93)

    “Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan”. (Al Israa’ 17:33)

    “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar”. (At Taubah 9:111)

    Harap anda ingat, Islam saat ini sudah diperangi. Cuma sayang, ummat Islam banyak yang masih bodoh dan tidak sadar karena disamping pengetahuan Islamnya “cetek” juga terlena karena mulut manisnya kaum kuffar. Ingat, seperti yang saya sebut di atas tentang bahasa lapangan bukan bahasa lidah. Perang yang telah dikobarkan kaum kuffar secara fisik adalah di daerah Timur Tengah terutamanya Palestina, Afghanistan dan Irak. Dan dipastikan nanti akan merembet ke wilayah-wilayah lainnya. Mungkin Iran yang berikutnya atau Libanon atau Indonesia?

    Perlu diingat pula, bahwa memerangi satu komunitas muslim sama dengan memerangi kaum muslimin secara keseluruhan. Membunuh satu orang apalagi membantai dengan bom-bom sampai ratusan ribu orang bahkan jutaan, makin jelas lagi sama dengan membunuh atau membantai kaum muslimin secara keseluruhan.

    @

    Masih adakah tersisa kesantunan pada diri anda?

    @Saprol

    Terima kasih atas peringatannya. Anda benar, kita memang harus selalu waspada dan hati-hati dengan siapa pun termasuk dengan orang-orang seperti si @ itu. Saya tidak tahu apakah si @ itu masih mempunyai iman, meski tinggal sedikit?

    @AmroziFans

    Saya sangat terharu dengan pernyataan anda. Terima kasih saudaraku. Demi Allah, air mata saya menetes saat membaca tulisan anda. Semoga Allah SWT selalu merahmati anda dan memelihara iman kita dan menjaga kita semua dari hal-hal yang negatif. Ridha-Nya selalu kita harapkan. Amin…..

    @Jack

    Wa’alaikum salam wr wb

    Hallo @Jack. Nyasar ke sini juga ya? Hehehe…

    Alhamdulillah, saya dan keluarga masih sehat wal’afiat dan baik-baik saja. Itu si @Dody kayaknya lagi apa ya? Kok tidak pernah nongol-nongol lagi di blog kita sana. Atau sudah kehabisan bahan ya? Hehehe…

  382. 392 Jack 10 Maret 2008 pukul 7:46 am

    @M Sejuki

    Hehehe…nyasar n kesasar…
    Au tuh s Dodod…stlh d tunjukkin ayat2 ttg nubuat muhammad, lgs cabut dah…hihihi…lg sepi tuh blok.masyarakatny udh pd makmur..huehuehue…

  383. 394 astagfirullahaldzim 12 Maret 2008 pukul 3:23 pm

    Assalamualaikum semua,ceria dong…. peliharalah hati yang bersih dan jangan menghujat, supaya hati tenang dan jadi kekasih Allah. disurga ga ada tempat bagi para pengumpat namun ada tempat bagi pengumpat yang bertaubat nashuha, insyaAllah.

    marilah kita eratkan tali ukhuwah persaudaraan umat islam dan jangan mudah terombang ambing seperti buih dilautan, saya berusaha meluangkan waktu ikut menguak pemahaman tentang amrozi ini, jazakallah kepada pemilik blog,

    saya mencoba menyimpulkan:
    1. hendaknya kita mesikapi bahwa perbedaan adalah rahmat
    2. jihad dalam islam salahsatunya adalah memerangi kafir harbi (kafir yang menyerang) bukan membunuh kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu),membom yang menyebabkan kafir yang tidak mengganggu bahkan muslimpun terbunuh berarti melampau batas
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    3. Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.
    4. tindakan membabi buta yang menewaskan kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu) dan juga umat muslim, bukan jihad tetapi tindakan yang tidak sesuai dengan ajaran islam

  384. 395 Kacrut 14 Maret 2008 pukul 1:18 pm

    Saya akui Amrozi CS! emang Pintar!
    M. Sejuki Juga Pintar!

    Tapi saya prihatin dengan orang – orang seperti anda – anda ini!

    Jika Kriminal Selalu dibalas Kriminal!
    Kapan Dunia akan Damai!

  385. 396 Dini 14 Maret 2008 pukul 4:38 pm

    to sahabat kacrut

    1. anda perlu mengkaji sebelum memutuskan seseorang pintar atau tidaknya

    orang pintar adalah orang tau membedakan yang baik dan yang buruk, yang salah dan yang benar
    kalau masih belum bisa membedakan hal tersebut belum tergolong orang yang pintar kan….

    tidak pantas seseorang disebut pintar kalau lisannya masih menghujat dan mengumpat,
    orang yang pintar adalah orang senantiasa khawatir kalau-kalau tindakannya melanggar aturan allah SWT (wara’)sehingga menjaga lisannya dan tindakannya.

    2. setuju banget dengan statemen anda karena bahwasanya agama islam mengajarkan kriminal harus di hukum dengan hukum yang berlaku dalam islam

    bukannya dibalas dengan kriminal lagi

    kalau dibalas dengan kriminal lagi sama bejadnya dong, sama-sama berdosa, dan yang menang setan sesuai dengan misi setan

    3. mari kita balas kelakuan non muslim yang jahat/yang menyerang dengan balasan sesuai hukum islam, serang penjahatnya sesuai dengan kaidah hukum islam yang berlaku. qishas, bunuh balas bunuh,
    tapi jangan salah sasaran sehingga non muslim yang tidak mengganggu bahkan muslim sendiri dan anak-anak serta wanita jadi korban akibat tindakan membabi buta.
    membabi buta bukan tipe pejuang jihad islam, pejuang islam selalu terencana dan sesuai kaidah islam.

    4. terimakasih dan keep smile and don’t forget always remember to Allah SWT

  386. 397 Kacrut 15 Maret 2008 pukul 1:57 pm

    @ Saudari Dini

    Begini mbak Dini! saya mengakuai kepandaian Amrozi cs dari segi dia berhasil membuat bom dan bisa meledak! Kan tidak sembarangan orang bisa membuat Bom! Begitu!

    Kalo Sejuki, saya sebut pintar karena dia bisa mendalami buku2 buku islam! Bisa Menuliskan ayat ayat dengan benar benar! walaupun ayat ayat yang ditulis disini cuma ayat yang membenarkan Mereka aja!

    Saya yakin dalam islam ada ratusan ayat yang kalo dibahas bisa menyalahkan mereka ( amrosi Cs ).

    terimakasih dan keep smile and don’t forget always remember to Allah SWT
    Aku suka kata kata’nya mbak! peace!

  387. 398 Kacrut 20 Maret 2008 pukul 8:18 am

    @ ALL
    LIhat komentar Amrozi Fans :

    Kalo menurut saya sich Diskotik2 dan tempat pelacuran juga pantas diBom. Mereka khan orang2 yang mendustai Tuhan dan pantas Mati.Perempuan2 murahan yang menjual tubuhnya demi uang ngga ada bedanya dengan wanita2 barat menjijikkan yg juga saya benci…saya percaya Tuhan takkan keberatan…..
    Saya senang komentar Mas M Sejuki. kalau tidak ada orang2 seperti kita, niscaya dunia akan semakin bejat dan penuh dengan kekerasan, saya benci kekerasan.
    memang orang2 barat itu pantas mati.kalau ada korban dari kaum muslimin yang kebetulan jatuh saat berada didekat sana saya Yakin mereka pasti mati sebagai Syuhada dan masuk Surga. jadi keluarga yang ditinggalkan mesti berbahagia.
    Maju terus, kami pasti meneruskan perjuangan2 anda…
    dan sampai bertemu disurga.

    seperti itu kah pikiran seorang muslim yang beriman!
    Yang menyatakan pantas untuk menge’bom diskotik ato tempat pelacuran. yang merasa pantas untuk membunuh orang!
    ” orang2 barat pantas Mati””kalau ada korban dari kaum muslimin yang kebetulan jatuh saat berada didekat sana saya Yakin mereka pasti mati sebagai Syuhada dan masuk Surga” sangat memprihatin kan orang2 orang seperti anda!
    Hanya Tuhan yang pantas menyebut itu mas!

  388. 399 Penjaga Kuburan 21 Maret 2008 pukul 12:11 am

    Mas-mas, mbak – mbak, bapak – bapak, ibu-ibu….
    Yang lagi asik diskusi panjang lebar, bangun-bangun!! Pindah!!.
    Jangan ribut di”kuburan”.
    Kasihan yang punya kuburan. Ga tenang di alamnya.
    Ntar malah “bangkit” lagi.

  389. 400 aaaaaaaaaaaa 21 Maret 2008 pukul 10:00 pm

    amrozy,
    slamat aja ykesurga khayalan anda.

  390. 401 GeorgeWBush 27 Maret 2008 pukul 2:01 pm

    fax no. 62 22 108 U.S.A…..November. 07.2007…11.12..PM P1
    ……….im presiden of united state of amerika.I support sejuki as “teroris kader” for change amrozi as teroris……

    congratulation….

    and dont forget…your mision is destroyer islam,with bom….

    ttd…

    George W Bush

    note :
    1. Presiden of israel
    2. Presiden of england

  391. 402 akhifillahi 27 Maret 2008 pukul 2:16 pm

    …..air mata ini belum kering saudaraku….

    air mata ini belum kering saudaraku
    berita kekejaman israel terhadap rakyat palestina
    rakyat palestina terusir dari negerinya
    anak-anak, wanita, dan ribuan syuhada wafat sebagai syahid
    oleh keganasan dan rakyat israel
    oleh kelicikan israel yang berkelit mengingkari setiap kesepakatan
    kelicikan yang berkolaborasi dengan USA
    untuk kehancuran islam

    air mata ini belum kering saudaraku
    ketika USA dan sekutunya kembali menyerang dan membunuh
    muslim termnasuk wanita dan anak-anak afghanistan
    muslim termnasuk wanita dan anak-anak Irak
    ribuan muslim afghanistan dan irak jadi syuhada

    hari ini air mata ini masih menangis…
    menyaksikan umat islam difitnah
    bom amrozi memfitnah umat islam
    muslim termasuk wanita dan anak-anak yang ikut tewas
    umat islam ditunding teroris
    fitnah melanda umat muslim indonesia
    ulama-ulama yang sedang sibuk berdakwah ditangkap
    dengan alasan teroris
    kenapa harus muslim yang ikut tewas
    kenapa harus non muslim yang tidak memusuhi islam yang tewas
    kenapa amrozi tidak membom israel
    kenapa harus membom sesama muslim

    bom anda tidak memberikan arti apa-apa
    bom anda hanya memberikan kegamangan bagi gnerasi muda islam
    bom amrozi hanya bikin kesedihan bagi umat islam
    bom amrozi membuat kegiatan dakwah ulama-ulama terhenti
    karena ditangkapi dan diawasi sebagai teroris

    kenapa anda tidak gembirakan umat islam
    dengan bom yang anda letakan di pemukiman israel

    itu yang tidak anda lakukan
    padahal kabarnya anda dilatih di afghanistan
    mengapa anda tidak lakukan
    karena anda tidak berjihad untuk kegembiraan islam

  392. 403 arul 27 Maret 2008 pukul 2:23 pm

    amrozi dan yang menuhankannya di blog ini seperti sejuki cs pemikirannya ngawur dan sesat, bikin malu islam saja, ga jauh beda dengan penjabat negara dan DPR yang mengaku islam tapi korupsi dan kongkalingkong, sehingga negara dan agama islam dirusak citranya

    amrozi dan sejuki berpikiran kalau amerika membunuh 1 orang islam lalu mereka membalas dengan membunuh 1 orang amerika, seperti yang dilakukan amrozi di bali, padahal yang mereka bunuh adalah non islam yang membantu, seperti ilmuan yang bekerja di universitas di indonesia. pekerja non muslm yang membimbing muslim dalam bekerja di proyek-proyek, dll.

    keluarga non muslim BAHKAN MUSLIM SENDIRIpun yang sedang lewat di depan hotel mariot pun dibunuh oleh bom amrozi , sungguh tindakan yang brutal dan binatang pun tidak pernah melakukannya

    jelas banget bahwa sikap seperti itu tidak ada dalam islam. islam bahkan menentangnya.

    dalam islam ada ajaran qishas bunuh balas bunuh atau serang balas serang dengan setimpal) hanya kepada non muslim yang menyerang dan mengganggu, sedangkan terhadap non islam yang tidak menyerang/mengganggu, islam menghormati hak-hak mereka termasuk hak untuk hidup.

    alangkah indah hidup di bawah naungan islam, yang menyelesaikan setiap persoalan dengan indah berdasarkan alqur’an dan al hadist

  393. 404 Abdullah 27 Maret 2008 pukul 2:28 pm

    marilah kita eratkan tali ukhuwah persaudaraan umat islam dan jangan mudah terombang ambing seperti buih dilautan, saya berusaha meluangkan waktu ikut menguak pemahaman tentang pro kontra bom bali, jazakallah kepada pemilik blog,

    saya mencoba menyimpulkan:
    1. hendaknya kita mesikapi bahwa perbedaan adalah rahmat
    2. jihad dalam islam salahsatunya adalah memerangi kafir harbi (kafir yang menyerang) bukan membunuh kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu),membom yang menyebabkan kafir yang tidak mengganggu bahkan muslimpun terbunuh berarti melampau batas
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    3. Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.
    4. tindakan yang membabi buta yang menewaskan kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu) dan juga umat muslim, bukan jihad tetapi tindakan yang menodai ajaran islam yang mulia dan tidak sesuai dengan ajaran islam

  394. 405 M. Sejuki 28 Maret 2008 pukul 6:20 am

    @All (Muslim dan Non Muslim)

    Maaf, saya sangat sibuk akhir-akhir ini, sehingga tidak muncul hampir 1 (satu) bulan ini. Rupanya masih rame juga ya?

    Yang masih tidak sefaham dengan Amrozi Cs dan saya M. Sejuki dan yang lainnya, seperti @arul, @akhifillahi, @astagfirullahalazim, @Kacrut, @dini, @Abdullah dan lain-lain semuanya saya lihat dalam memberikan argumen selalu tidak nyambung. Komen-komen kalian banyak yang ngawur meski terkadang sedikit ada betulnya. Kebenaran yang kalian ungkapkan seperti yang disampaikan saudara @Abdullah, itu saya fikir benar saja bahwa kita tidak boleh membunuh kafir Dzimmi, tetapi anda sendiri saya lihat belum memahami konteksnya. Konsep tidak boleh berlebihan dan tidak boleh membunuh kafir Dzimmi, itu dalam kondisi perang yang “normal”. Yang terjadi sekarang kan perang yang “abnormal”, di mana pembantaian besar-besar dan secara kasat mata diperontonkan di hadapan kita, ratusan ribu bahkan ada yang bilang jutaan sipil muslim jadi korban kebiadaban Vampire bin Dajjal Tentara Amerika Cs dan Israel. Lalu kenapa sipil mereka tidak boleh dibunuh, sementara sipil muslim boleh dibunuh? Dimana keadilan? Atau kalian memang sudah tidak mau berfikir adil lagi?

    Wahai, kaum muslimin di mana nyalimu!!! Dan di mana semangat jihadmu!!!!!!!??????????

    Yang tidak tergugah, tapi mengaku muslim, saya tegas katakan kalian itu “CONGEK”!!!!!!!!!!! Penakut dan penjilat Amerika dan Israel beserta begundal-begundalnya. Kalian pantas memang disebut sebagai “Monyet” yang taunya cuma bersungut-sungut, meminta-meminta, menjilat tapi bodoh-bodoh pintar. Begitu orang lengah, makanan yang dipegang direbut sama si Monyet. Kagak percaya, lihat tuh di kebun binatang, monyet-monyet yang suka mencuri/merebut makanan yang dipegang pengunjung.

    Oke, sekedar mengingatkan kembali, silahkan kita simak bersama-sama
    cuplikkan beberapa bagian dari buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra.

    Saya cuplik dari halaman 108 sampai 114 (mungkin agak panjang, tetapi mudahan dapat memberikan gambaran lebih lanjut tentang kasus bom Bali) apakah termasuk jihad fii sabilillah ataukah teroris.
    Mari kita simak bersama-sama.

    =======================================================================

    PENGERTIAN JIHAD

    – Dari segi bahasa (etimologi), secara simpel jihad berarti bersungguh-sungguh mencurahkan tenaga untuk mencapai satu tujuan. Dalam hal ini seseorang yang bersungguh-sungguh dalam mencari jejak bisa dikategorikan jihad.

    – Dari segi istilah, jihad berarti bersungguh-sungguh memperjuangkan hukum Allah, menda’wahkannya serta menegakkannya.

    – Dari segi Syar’i, jihad berarti berperang melawan kaum kafir yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Pengertian syar’i ini lebih dikenal dengan sebutan ‘jihad fii sabilillah’.

    Seingatku, ketiga definisi di atas telah menjadi ijma’ (konsensus) para ulama salafush shalih, terutama dari kalangan empat mazhab (Syafi’i, Hambali, Maliki, Hanafi). Jadi, tidak ada perselisihan pendapat pendefinisian jihad dalam hal ini.

    Mereka yang ingin mengkaji lebih mendalam tentang hal ini, dapat membaca buku berjudul Al-Jihaadu Sabiilunaa (Jihad Jalan Kami) karya Syaikh Abdul Baqi Ramdun. Juga Kitaabul Jihaad, karya Syaikh Ibnul Mubarak, atau Fii At-Tarbiyah Al-Jihaadiyah Wal-Binaa (Pendidikan dan Pembinaan Jihad) karya Syaikh Asy-Syahid Dr. Abdullah Azzam. Atau bisa juga buku-buku lain yang berhubungan dengan jihad serta ditulis oleh ulama-ulama yang berkompeten dan terlibat aktif dalam dunia jihad (Ulama ‘Aamiliin).

    Dalam kaitan dengan peristiwa bombing di Bali, pengertian ketiga (Jihaad fii sabiilillaah) lebih tepat dan pas untuk kita bahas dan analisis.
    Pada tataran tertentu ada semacam 2 (dua) kebingungan besar yang menjadi teka-teki peristiwa bom di Bali. KEBINGUNGAN PERTAMA adalah “adanya korban dari kalangan bangsa Indonesia sendiri khususnya kaum muslimin”. KEBINGUNGAN KEDUA adalah, “mengapa dilakukan di Bali?”

    Sekali lagi, ini bukan persoalan enteng yang bisa asal jawab. Harus ada dasar hukum yang jelas sebagai landasan sebelum beramal (al-‘ilmu qablal ‘aamal), atau sebelum mengadakan aksi jihad tsb. Dua kebingungan besar akan kita analisa terlebih dahulu setelah mendapat penjelasan yang tegas; jihad atau bukan, peristiwa 12 Oktober 2002 tsb?

    BOM BALI = JIHAAD FII SABIILILLAAH

    Berdasarkan niat atau rencana target, jelas bom Bali merupakan jihaad fii sabiilillaah, karena yang jadi sasaran utama adalah bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya. Ini menjadi semakin jelas dengan adanya pembantaian massal terhadap ummat Islam di Afghanistan pada bulan Ramadhan tahun 2001 yang disaksikan oleh hampir seluruh ummat manusia di segala penjuru bumi. Bangsa-bangsa penjajah pembantai kaum lemah dan bayi-bayi tak berdosa itulah yang disebut kaum musyrikin (kaum kafir) yang berhak diperangi sebagaimana tersebut dalam firman Allah,

    “….dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa” (At Taubah: 36)

    ‘SIPIL’ BANGSA-BANGSA PENJAJAH JADI SASARAN?

    Telah menjadi pengetahuan umum, bahwa Amerika, Australia, Singapura, Thailand dan beberapa negara lainnya memiliterisasi rakyat sipil. Jadi omong kosong kalau dikatakan bahwa turis dari bangsa-bangsa tersebut yang melancong ke Indonesia dianggap sebagai warga sipil. Apalagi beberapa bulan sebelum 12 Oktober 2002, Amerika telah gembar-gembor tentang kondisi di Indonesia. Hal ini tentu menjadi momok yang menakutkan bagi ‘warga sipil’. Dus, ‘warga sipil bangsa manapun tidak punya keberanian untuk melancong ke Indonesia yang telah diramaikan oleh kasus bom di beberapa kota. Logikanya, orang yang berani datang ke kancah bom pada umumnya bukan terdiri dari warga sipil, termasuk bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya.

    Jadi, si John Howard sesaat setelah attack 12 Oktober 2002 yang menyatakan bahwa ‘ratusan rakyat sipil’ Australia telah menjadi korban ‘teroris’ di Bali, pada hakekatnya adalah jeritan drakula monster berdasi yang telah memutar-balikkan fakta demi memperoleh simpati dari bangsa-bangsa lain.

    Iktikad di atas barangkali masih dianggap sebagai ‘asumsi ngambang’ yang belum bisa diterima sepenuhnya. Penjelasan tentang hal tersebut perlu diberikan untuk mementahkan tuduhan bahwa operasi jihad di Bali pada 12 Oktober 2002 murni ditujukan kepada rakyat sipil seperti yang digembar-gemborkan si John Howard.

    Selain itu, penjelasan tsb juga diperlukan untuk mengimbangi dakwaan bahwa warga Australia yang tewas di Bali adalah sebagai inocent alias rakyat yang tidak tahu-menahu tentang urusan perang, alias rakyat tak berdosa, seperti juga dinyanyikan oleh si Bush. Si Bush dan si John Howard barangkali ingin mengatakan, “Kalau mau memerangi kami, ya jangan rakyat sipilnya dong, perangi saja tentaranya itu baru gentle!”

    Konyolnya, ada ulama dari kalangan kaum muslimin yang termakan celotehan vampire-vampire tersebut sehingga dengan seenaknya berfatwa, “Apa pun alasannya, Islam mengutuk tindakan tersebut. Islam tidak membenarkan memerangi warga sipil dari bangsa dan agama apapun!”

    Ucapan senada terdengar pula ketika terjadi operasi jihad WTC dan Pentagon pada 11 September 2001. Lalu ulama-ulama yang tak pernah angkat senjata dan tak pernah berjihad itu, yang kehidupan mereka dipenuhi dengan suasana comfortable (serba nyaman), segera menjilat penjajah Amerika dan mencari muka sambil ketakutan dituduh sebagai ‘teroris’ dengan mengeluarkan ‘fatwa’ agar kaum muslimin mendonor darah bagi korban tragedi WTC dan Pentagon, sekalipun korbannya jelas-jelas bangsa kafir penjajah. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi pada 12 Oktober 2002.

    Yang paling ironis, menjengkelkan dan menjijikkan adalah bahwa ‘ulama-ulama’ itu tidak berbuat hal-hal yang sama tatkala ratusan ribu ummat Islam dibantai oleh Amerika dan sekutunya. Tidak ada sepatah kritik pun yang keluar dari mulut mereka demi menghentikan kebiadaban kafir Amerika dan sekutunya, apalagi ‘fatwa’ untuk mendonor darah. Mata dan telinga mereka sesungguhnya melihat dan mendengar tragedi menyayat hati yang diderita ummat Islam itu, tetapi bibir mereka bungkam sejuta bahasa. Hati mereka terbalik sudah, lebih takut kepada manusia bernama kafir Amerika dan sekutunya ketimbang takut kepada Allah dan membela saudara mereka seiman dan seaqidah.

    BOLEHKAH MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA ‘PENJAJAH’?

    Bangsa yang paling brengsek, licik, bejat dan amoral dalam memblow-up isu sipil adalah bangsa Israel. Ketika mujahid dan anak-anak kecil intifadhah membalas serangan tentara Israel, diisukan bahwa Palestina menyerang sipil Israel. Sebaliknya ketika tentara bangsa keturunan monyet itu menghancurkan ribuan penduduk Palestina dan memusnahkan segala infra struktur mereka, Yahudi terkutuk itu melarang media massa apapun untuk menyiarkan kebinatangan mereka.

    Trik kotor, curang, culas, licik, pengecut ini kemudian diikuti oleh si Bush ketika terjadi attack terhadap WTC dan Pentagon. Begitu juga si John Howard melakukan hal yang sama ketika terjadi peristiwa 12 Oktober 2002. Taruhlah bahwa memang yang tewas pada peristiwa bom Bali adalah rakyat sipil dari bangsa-bangsa penjajah alias drakula itu, secara hukum bolehkah mereka diperangi?

    Limabelas abad lebih yang lalu, Islam telah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, baik secara eksplisit maupun implisit. Ini terdapat dalam Al Qur’an dan Sunnah yang kemudian diterangkan dalam bentuk Fatwa ataupun ijtihad oleh ulama yang berkompeten dalam bidangnya.

    Namun sebelum merujuk kepada nash-nash syar’i, ada baiknya kita membuat perbandingan dan pertanyaan sederhana terhadap beberapa peristiwa pembantaian sipil muslim yang dilakukan oleh penjajah Amerika dan konco-konconya di beberapa negara Muslim.

    1. Pada Tahun 1991 Amerika melalui PBB telah meng-embargo Irak dengan alasan yang sama sekali tidak masuk akal dan tidak bisa diterima dengan akal sehat. Ini mengakibatkan kematian lebih 600.000 bayi di Irak. Angka ini kemudian berkembang menjadi 1,5 juta bayi menjadi korban (Jakarta Post, 4 Desember 2002).

    2. Dalam periode kepemimpinan Taliban (1994-2001), Amerika meng-embargo Afghanistan melalui trik PBB dengan alasan yang juga tidak mungkin bisa diterima oleh akal waras manusia. Ribuan sipil Afghanistan kembali menjadi korban. Dunia bungkam.

    3. Ratusan ribu sipil Palestina dibantai oleh Israel dengan restu dari Pentagon. Amerika juga membantu peralatan perang sekaligus finansial. Kebiadaban telanjang itu disaksikan oleh seluruh penjuru dunia. Dunia tetap bungkam.

    4. Pasca WTC dan Pentagon 2001, salibis Amerika dan bala tentara sekutunya mementaskan kebrutalan dan kebiadaban sangat luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh Amerika yang di hatinya penuh dendam dan permusuhan abadi.

    Situs http://www.khurasan.com menyebut angka 200.000 jiwa dari kalangan sipil Afghanistan yang tewas akibat dijatuhi ribuan ton bom bangsa-bangsa penjajah itu. Dunia tahu bahwa semua yang jadi sasaran itu adalah murni rakyat sipil muslim.

    Amerika sengaja meng-ekspose WTC secara berlebih-lebihan. Sebaliknya mereka menihilkan serangan terhadap Pentagon pada hari, bulan dan tanggal, serta tahun yang sama. Mengapa?

    Di satu sisi mereka menderita ‘hilang muka’ yang luar biasa karena markas militer yang menjadi mitos terhebat dan terampuh serta tercanggih di dunia itu akhirnya jebol oleh serangan yang tak terdeteksi sama sekali. Secara praktis kepercayaan dunia terhadap sistem pertahanan Amerika menjadi anjlok alias runtuh sama sekali.

    Karena itulah mereka sengaja menutupi rasa malu mereka dengan meng-ekspose berita WTC melebihi data sebenarnya. Tujuannya adalah untuk membentuk opini bahwa korban di WTC adalah ‘sipil’ yang tidak pantas dibunuh. Karenanya, pelakunya harus dihukum oleh pengadilan Internaional. Setelah sebelumnya mereka bersungut-sungut merasa diri sebagai Polisi Dunia, pasca tragedi WTC secara tiba-tiba mereka berubah menjadi Hakim Dunia, sehingga dengan seenak perutnya sendiri, mereka menggelar operasi pembantaian berjudul infinitive justice (perang salib).

    Dari sekian pentas keangkuhan dan kebrutalan yang dipamerkan para penjajah itu, Amerika dan sekutunya dengan jelas meninggalkan pesan telanjang dan berkata:

    1. Kami adalah kebenaran, dan selain kami adalah salah.

    2. Hanya kami yang boleh membunuh dan memerangi siapa pun, bangsa mana pun, yang kami anggap salah.

    3. Mereka yang melawan kami adalah teroris dan wajib kami perangi bersama seluruh bangsa dunia yang “berperadaban”.

    4. Apapun yang kami lakukan adalah atas dasar “kebenaran, keadilan dan peradaban”.

    5. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    6. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Wahai siapa saja yang bisa mendengar, bangsa muslim telah dianggap binatang. Darah dan nyawa mereka sama sekali tiada harga. Ada di sana, seorang drakula berjubah putih. Di depannya ada seekor kambing tak berdaya yang telah diikat empat kakinya. Kambing mati disembelih si drakula. Jubah drakula terpercik darah kambing. Tiba giliran kambing yang lain, sang kambing melawan dan meronta. Apa kata si drakula? “Kambing ini biadab! Kambing ini teroris! Lihatlah jubahku penuh darah!”

    Jadi, perlawanan bangsa-bangsa muslim atas penindasan yang telah dilakukan oleh Amerika dan sekutunya adalah TINDAKAN TERORIS. Aturan siapa itu? Undang-undang siapa itu? Anehnya, dunia membisu dan setuju atas semua kecurangan dan ketidak-adilan ini. Tidak sedikit dari kalangan muslim yang ikut latah dengan tindakan biadab Amerika itu.

    Sungguh, semua kejahatan dan kezhaliman para penjajah itu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ummat Islam harus bangkit melawan mereka dengan segala daya dan upaya. Perlawanan yang disyari’atkan oleh Islam adalah dengan cara jihad.

    Maka, bom Bali adalah satu bentuk jawaban yang dilakukan oleh segelintir kaum muslimin yang sadar dan mengerti akan arti sebuah pembelaan dan harga diri kaum muslimin. Bom Bali adalah satu diantara perlawanan yang ditujukan terhadap penjajah Amerika dan sekutunya. Bom Bali adalah salah satu jihad yang harus dilakukan, sekalipun oleh segelintir kaum muslimin.

    (Cuplikan buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra saya lanjutkan lagi pada halaman 116-118)

    MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA PENJAJAH SEBAGAI TINDAKAN SETIMPAL DAN ADIL

    Akan tetapi, yang terjadi adalah bangsa-bangsa penjajah itu telah, sedang, dan akan terus membantai warga sipil bangsa-bangsa muslim. Akan tetapi Amerika dan sekutunya telah melampaui batas.
    Allah Maha Suci, Allah Maha Benar! Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya diperlakukan curang oleh kaum kafir. Perang dibalas perang, darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, pelampauan batas dibalas dengan setimpal.

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    Maka memerangi warga sipil (kalau memang benar sipil) dari bangsa-bangsa penjajah adalah tindakan yang wajar dilakukan demi keseimbangan dan keadilan. Darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, dan … sipil dibalas sipil! Itulah keseimbangan dan itulah keadilan.

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126).

    Dengan demikian jelaslah sudah, bahwa ‘sipil’ bangsa-bangsa penjajah, yang pada asalnya tidak boleh diperangi, berubah menjadi boleh diperangi karena adanya tindakan yang melampaui batas, yaitu pembantaian atas warga sipil yang dilakukan oleh bangsa penjajah.
    Dengan demikian tercapailah keseimbangan hukum dalam perlawanan. Dan dengan demikian, jihad bom Bali tidak dilakukan secara asal-asalan dan serampangan.

    Di belakang semua peristiwa itu, berdiri hukum-hukum dan pertimbangan yang didasarkan atas Al-Qur’an dan As-Sunnah. Lengkap dengan tafsir dan fatwa dari beberapa ulama yang berkompeten akan hal ini. Bom Bali hanyalah setitik reaksi terhadap sekian banyak aksi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa penjajah bernama Amerika dan sekutunya terhadap ummat Islam di seluruh dunia.

    Perang memang kejam, perang memang mengerikan, perang memang menyakitkan dan perang memang menakutkan. Tetapi, akan tetapi ….. membiarkan kekejaman bangsa-bangsa penjajah terhadap bangsa-bangsa muslim adalah ‘LEBIH KEJAM’. Membiarkan kengerian, ketakutan dan kesakitan yang terus menimpa kaum muslimin akibat kebiadaban drakula-drakula monster itu adalah juga (bahkan malah) ‘LEBIH KEJAM LAGI’.

    Kebiadaban barbarian seperti itu (apalagi main keroyokan) hanya lazim dilakukan oleh kaum musyrik dengan segala kesyirikannya. Kesyirikan itulah yang disebut fitnah. Dan ketahuilah bahwa fitnah yang dilakukan oleh para agresor itu adalah ‘lebih kejam’ dari peperangan biasa. Karenanya Allah mewajibkan perang.
    Demi keseimbangan, demi pertahanan, demi pembelaan diri, dan demi keadilan serta kemuliaan, Allah mewajibkan perang.

    “Telah diwajibkan berperang kepadamu, padahal perang itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah: 216).

    ============================================================

    Demikian, segelintir tulisan dari Imam Samudra dalam bukunya ‘AKU MELAWAN TERORIS’. Buku ini berjumlah sebanyak 279 halaman. Yang saya cuplik hanya segelintir saja. Namun dari yang segelintir ini sebenarnya semua kita sudah bisa menyimpulkan bagaimana peristiwa bom Bali ditinjau dari sudut pandang syar’i apakah termasuk jihad fii sabiilillaah ataukah terorisme. Silahkan kalian semua untuk menyimpulkannya sendiri-sendiri. Yang pro dan yang kontra apalagi yang menghujat (khusus bagi yang muslim), semua kita nanti akan mempertanggung-jawabkannya kelak di hadapan Allah Yang Maha Tahu lagi Maha Perkasa semua apa yang kita perbuat, baik perilaku maupun ucapan, termasuk yang di dalam hati. Alangkah baiknya lagi jika kawan-kawan semua (termasuk yang punya blog ini, Mas Wadehel) mempunyai buku tersebut dan mau membaca dan menghayatinya secara seksama dan dengan penuh kejujuran.

    Bagi yang non muslim, kiranya dapat memakluminya. Kalian juga berhak untuk pro dan kontra karena pro dan kontra adalah dinamika kita hidup di alam dunia ini. Dan itu adalah wajar. Namun perlu diingat bahwa kebiadaban, keculasan, kekejaman, pembantaian sipil (bahkan dengan cara keroyokan) yang tak tanggung-tanggung yang telah dilakukan dan dipertontonkan si Drakula Vampire bin Monster bangsa Israel dan Amerika Cs adalah bukan hanya masalah kaum muslimin semata, tetapi sudah menjadi masalah kemanusiaan dan pelanggaran HAM yang sangat luar biasa biadabnya di abad ini.

    Apakah semua kita tidak mau merenung dan berfikir, wahai saudara-saudaraku yang masih punya hati?

  395. 406 arul 28 Maret 2008 pukul 3:56 pm

    setiap muslim harus membalas setimpal terhadap non muslim yang menyerangnya

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    NAMUN terhadap non muslim yang tidak menyerang DIHARAMKAN untuk membunuhnya karena termasuk perbuatan melampaui batas, nabiullah Muhammad SAW tidak pernah mencontohkan membunuh non muslim kecuali non muslim tersebut menyerang islam terlebih dahulu.
    dalam islam membunuh/perang tidak asal-asalan tetapi berlandaskan ketentuan agama

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    ini ketentuan Allah SWT,

    ayat ini tidak pernah dipakai oleh pendukung amrozi seperti sejuki cs, karena ayat tersebut mementahkan segala argumennya yang ngawur dan cendrung bersifat egoisme (hati nurani mengetahui kebenaran tetapi demi egonya yang dibisikin setan menolak kebenaran dimaksud)

    jangan diplintir-plintir dengan alasan apapun untuk mengingkari kebenaran tersebut diatas apalagi dengan logika-logika manusia seperti pelaku terorisme yang lemah dan disinyalir di tunggangi dan dibiayai amerika dan israel

    Mari lihat lagi Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.

    hal-hal tersebut diatas sudah sedemikian jelas, kebenaran udah demikian jelas,tidak perlu diperdebatkan apalagi dengan cara menghujat dan mencaci maki orang lain seperti yang dikemukakan oleh sejuki cs sebagai pendukung amrozi yang menunjukkan ketidakmampuannya mengemukakan argumen yang benar.

    salam untuk umat muslimin dan muslimat

    mohonlah perlindungan Allah SWT dari fitnah yang melanda umat islam saat ini, seperti Israel dan Amerika sebagai agresor, Jaringan Islam Liberal dan demokrasi liberal yang intensif merusak akidah umat, juga terorisme yang mengatasnakan islam yang disinyalir dibiayai oleh amerika dan israel

    Subhanallah…maha suci engkau ya Allah….Astagfirullahaldzim….subhanallah

  396. 407 M. Sejuki 28 Maret 2008 pukul 9:43 pm

    @arul

    Argumen anda selalu berkutat ke itu-itu saja. Selain ayat-ayat yang anda kemukakan, anda tidak pernah sekalipun mengemukakan ayat-ayat yang lainnya seperti yang ini :

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl/16:126).

    Bisakah anda menguraikan apa maksud ke 2 (dua) ayat di atas?

  397. 408 arul 2 April 2008 pukul 9:34 am

    to sejuki
    perlu anda ketahui bahwa kebenaran adalah sesuatu yang pasti, jadi kebenaran akan selalu berkutat pada satu hal yang pasti yaitu kebenaran itu sendiri, dan tidak akan berubah sampai kapanpun. karena kebenaran datang dari Alah bukan dari pemikiran manusia yang labil dan situasional apaagi emosional.

    komentar anda sebagai pendukung amrozi ngawur dan ngaco banget
    ini lah yang saya sebut kepentingan egoisme yang jika menguasai hati seseorang akan menyebabkan kebenaran diacuhkan

    buktinya anda tidak pernah membaca tulisan saya sebelumnya yang menuliskan ayat sebagai berikut:

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl/16:126).

    jelaslah bahwa kedua ayat diatas memerintahkan umat muslim keras terhadap non muslim yang menyerang (harbi)
    contohnya : Israel dan seluruh penduduk yahudi yang seluruh elemen masyarakatnya sepakat menghancurkan islam, menurut fatwa yusuf qordhawi (pakar ilmu islam) BUKAN pakar rakit bom yang ga pernah secara khusus mendalami ilmu islam

    dan mengkaitkankannya sebagai suatu kesatuan yang utuh dengan ayat sebagai berikut

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)

    pahamilah ayat aqur’an secara utuh sahabat

    jadi jangan diplintir-plintir,

  398. 409 M. Sejuki 2 April 2008 pukul 7:58 pm

    @arul

    Siapa yang ngawur dalam mendukung Amrozi Cs dan siapa yang memelintir ayat? Dari awal saya sudah bilang bahwa, jika yang dibom mereka itu adalah pasar, rumah sakit, orang pesta kawin dan tempat umum lainnya seperti yang telah dilakukan oleh si Bengis Amerika Cs (bukan tempat maksiat seperti Paddys Pub dan Sari Club dan bukan komunitas bangsa penjajah), maka sayalah M. Sejuki yang pertama mengecam dan mengutuk mereka bukan anda atau yang lainnya. Bisakah anda memahaminya?

    Secara telanjang si Vampire Monster bin Dajjal George W Bush dan begundal-begundalnya dalam bahasa lapangannya (bukan bahasa lisan) mengatakan bahwa mereka boleh membunuh, membantai bahkan membombardir sipil muslim dimana pun dan kapan pun mereka suka dan maui, sementara sipil mereka tidak boleh diperlakukan yang sama. Siapa yang melakukan perlawanan dan membunuh sipil mereka, maka yang melakukannya adalah TERORIS.

    Lalu kenapa sipil mereka tidak boleh diperlakukan yang sama? Hukum seperti apa itu? Ketentuan yang model kayak itu? Anda berada di pihak muslim atau Amerika Cs dan atau mungkin anda berada di pihak orang-orang yang suka berbuat maksiat seperti yang di Paddys Pub dan Sari Club? Begitukah? Dan, yang anda bela itu siapa? Bisakah anda menjelaskannya wahai @arul yang sok ngerti Syari’at?

    Lama-lama saya semakin curiga dan meragukan terhadap “kemusliman” anda. Kok yang dibela tempat maksiat?

  399. 410 arul 4 April 2008 pukul 11:30 am

    berbuat sesuatu yang melampau batas adalah perbuatan yang dimurkai Allah SWT/dilarang agama

    Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl/16:126).

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)

    JANGANLAH KAMU MELAMPAUI BATAS, ini perintah Allah SWT, ini aturan Allah SWT, bukan saya yang mengarangnya …tapi Allah SWT.

    Allah SWT melarang kita membantai non muslim yang tidak menyerang, karena hal tersebut melampau batas, karena hari ini mereka non muslim tapi siapa tau mereka mendapat hidayah Allah SWT sehingga menjadi muslim yang taat.
    contohnya cat steven penyanyi rock yang non muslim yang suka mabuk2an dan mengunjungi tempat maksiat, kemudian bertaubat dan saat ini menjadi pendakwah dengan nama Yusuf dan mengabdikan hidupnya untuk dakwah islam. jadi anda jangan sok tau menilai seseorang, karena Allah SWT lah yang maha memberi hidayah.
    sebaiknya anda mendakwahkan mereka kepada islam daripada melakukan perbuatan putus asa dan menyalahi aturan agama.

    di Israel anda boleh melakukan bom jihad (berdasarkan fatwa Dr. Yusuf Qordhawi, karena puluhan tahun pemukiman islam direbut paksa oleh yahudi dan penduduk israel dari berbagai penjuru dunia hijrah ke tanah palestina sampai saat ini.

    anda tidak perlu melakukan bom di Indonesia, kemudian anda melarikan diri dan tertangkap, dan anda tersenyum-senyum (cengar-cengir) ditelevisi, bak seorang pahlawan, tanpa mengingat bahwa bom anda tidak menghasilkan sesuatu yang mengangkat kemuliaan islam, bahkan bom anda sempat menewaskan juga muslim dan termasuk non muslim yang mungkin tidak setuju terhadap amerika serikat dan israel.bom anda hanya membawa fitnah, sehingga banyak ulama-ulama yang sedang berdakwah ditangkap,kegiatan dakwah sempat terhenti dan anda cengar-cengir ditelevisi melihat hal tersebut.
    fitnah Bom Bali tidak jauh beda dengan FILM FITNA dari belanda, sama-sama mencoba merusak citra islam, begitu juga dengan para penjabat pemerintahan dan pengusaha serta anggota DPR yang korupsi padahal di KTPnya mengaku islam,tapi rakus terhadap mengkonsumsi duit rakyat, lagi-lagi citra islam dirusak. tujuan akhirnya semua kegiatan yang merusak citra islam tersebut adalah memurtadkan umat islam. Allahuakbar…Allah yang menjaga islam.

  400. 411 Mlekedugs 4 April 2008 pukul 3:09 pm

    @ M. Sejuki

    Mbok jangan ngeyel membabi buta gitu dong…ente juga harusnya menelaah pendapat teman2 kita yg lain (termasuk saya loh), belum2 anda sudah mencap curiga dan meragukan (suudzon) si arul, nanti justru bisa berbalik ke ente kan berabe…

    QS 3:59 : “Maka karena rahmat dari Allah, engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka, sekiranya engkau berlaku keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Maka maafkanlah mereka dan mohonkan ampun bagi mereka, dan bermusywarahlah dengan mereka dalam segala urusan. Maka apabila kamu telah membulatkan tekad, bertawakkallah kepada Allah. Seseungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal.”

    Atau ketika peristiwa nabi diludahi terus menerus dgn orang yg membencinya tetapi malah menjenguk ketika orang itu sakit.

    Coba disimak baik2, bedakan dong pren antara medan perang dengan medan damai (contoh di Indonesia), saya kira gak perlu menjelaskan dgn detail kondisi kaya gini. QS 3:59 itupun jangan anda abaikan loh.

    Salam Damai bagi ALLAH SWT dan Umatnya

  401. 412 M. Sejuki 4 April 2008 pukul 3:38 pm

    @arul

    Anda belum menjawab pertanyaan saya. Malah muter-muter dan plintat-plintut. Fokus saja Mas, Oke?

    Kalau semua orang Islam berpandangan seperti anda, wah….. bakalan habis tuh sipil-sipil muslim, setidaknya sipil muslim semakin banyak yang terbantai tanpa ada pembelaan sedikit pun. Kesenangan sekali orang-orang kafir yang memerangi Islam. Bahkan pemikiran dan pemahaman yang seperti andalah sebetulnya yang diinginkan oleh kafir harbi yang memerangi Islam.

    Anda menge