Kenapa harus dukung Pasukan Bom Jihad?

Pasti ada beberapa manusia berhati nurani yang masih bertanya-tanya, kok bisa-bisanya gw mendukung Pasukan Bom Jihad Palestina? Berikut ini adalah penjelasannya:

  1. Lokalisasi konflik agama.
    Para fanatik dimanapun mereka berada, pasti menimbulkan ketidaknyamanan bagi manusia-manusia yang ada di sekitarnya. Lihat saja fatwa-fatwa MUI, tingkah laku FPI dan MMI, juga kelompok lain. Para fanatik selalu memicu konflik. Dengan diberangkatkannya mereka semua kesana, konflik agama bisa dipusatkan, mereka juga bisa bersatu-padu melawan musuh bersama: si Bangsat Pukimak Israel. Setelah nanti menang, silahkan mereka menetap disana, bangunlah region kekhalifahan madani, lengkap dengan syariah hidup sesuai pemahaman agung mereka.
  2. Memudahkan para fanatik masuk surga
    Para fanatik, dari agama dan aliran apapun, pasti merindukan surga. Nah, kalaupun dalam jihad nanti mereka terbunuh, mati di jalan Allah akan membuat mereka bisa langsung tinggal di syurga. Penuh dengan bidadari yang selalu perawan, lengkap segala kenyamanan yang selama ini mereka impikan. Semua bahagia. Semua bisa langsung dinikmati tanpa birokrasi berbelit! Hanya orang GOBLOK yang menolak iming-iming surga seperti itu!
  3. Memelihara Persatuan dan Kesatuan Indonesia
    Dengan perginya semua orang beriman kuat dan para maniak keseragaman dari bumi Indonesia, tidak akan ada lagi orang-orang pemaksa yang doyan sok ngatur bagaimana memilih kepercayaan ataupun beribadah sesuai pemahaman tertentu. Tidak adanya saling paksa dalam beragama jelas membuat Indonesia sejuk dan jauh dari perpecahan karena agama.
  4. Membersihkan Indonesia dari Agamawan Palsu yang berisik!
    Semua orang yang beragama kuat pasti tidak rela saudara seimannya di bantai semena-mena, selain itu mereka juga pasti sangat ingin masuk surga, so pasti mereka akan berangkat dong. Jadi kalau masih ada agamawan yang tinggal disini lalu teriak-teriak memaksakan aturan agama atau ngecap orang/golongan lain sebagai kafir, atau nuntut-nuntut dengan alasan penistaan agama, tapi beliau tidak ikut berangkat jihad membela agama dan saudara seimannya, gebukin aja, pasti dia agamawan imitasi, calo surga palsu!

Bagaimana dengan efek negatif? Ya pasti ada, tapi paling-paling hanya untuk Israel. Gak masyalah, toh dalam kitab yang diyakini suci Yahudi juga dilaknat-laknat. Biar mampus aja sekalian. Salah mereka sendiri, kenapa juga mau dilahirkan sebagai Yahudi terlaknat.

Mungkin ada manfaat positif lain? Silahkan menambahkan!
Yang jelas, pemerintah harus mendukung misi suci ini!

Iklan

58 Responses to “Kenapa harus dukung Pasukan Bom Jihad?”


  1. 1 Charly Silaban 24 Juli 2006 pukul 4:05 pm

    hahaha..
    Gw suka pemikiran ini… Brilliant !
    Saya ikut dukung… benar ini ajang pembuktian yg tepat..
    Buktikan merahmu !!

  2. 3 Eve 25 Juli 2006 pukul 8:50 am

    SETUJUUUUUUU….ayo FPI..gebukin tuh israel…jgn ngemeng ajee…:p

  3. 4 kw 25 Juli 2006 pukul 11:52 am

    top! dukung abis. gimana kalau tulisan ini dikirim ke media “resmi”?

  4. 5 anick 25 Juli 2006 pukul 11:55 am

    Ide keren…

    Tambahan manfaat positif:

    – Indonesia terbebas dari tuduhan mengekang kebebasan para fanatik itu untuk mengekspresikan kekerasan mereka. Karena kekerasan itu sudah nggak bisa dilepaskan dari mereka, maka memang langkah lokalisasi ini menjawabnya.

  5. 6 wadehel 25 Juli 2006 pukul 11:41 pm

    @kw
    Media “resmi”? maksudnya majalah-majalah semacam sabili atau selebaran mushola kampus? hmmm, ya silahkan aja klo situ punya akses, biar makin banyak calon syuhada yang ikut. Surga masih luas kok.

    @anick
    Betul ituh! Selama ini mereka memang selalu terkekang. Memang sudah saatnya kita cari win-win solution.

  6. 7 dewo 26 Juli 2006 pukul 11:52 am

    Hihihi… Indonesia bakalan sepi…
    BTW, saya setuju.

  7. 8 adil 26 Juli 2006 pukul 1:50 pm

    saya tau maksud dari penulis (yg jangan2 justru seorang yahudi), dengan banyaknya orang islam yg katanya fanatik pergi berjihad, jadi di indonesia orang islam makin dikit, jadi orang-orang yahudi dengan bebas menguasai indonesia, bekerja sama dengan orang2 kristen fanatik, akan semakin membawa indonesia ke dalam jurang kenistaan yg mengatasnamakan kebebasan
    seorang muslim sejati tak akan mau berjihad tanpa tujuan yang jelas, kekerasan tidak begitu saja dibalas dengan kekerasan

  8. 9 wadehel 26 Juli 2006 pukul 2:32 pm

    @Dewo:
    Ya nggak bakalan sepi lah, memangnya berapa banyak sih yang mau berangkat? Kebanyakan orang, sekuat apapun mereka beragama, pasti akan cari sejuta pembenaran untuk tidak berangkat. Itu belum di hitung orang-orang yang memang tidak tertarik janji surga. Jadi ya tetep aja padat merayap.

    @Adil:
    Anda sudah baca belum teks dan telusuri beberapa tautannya? Kristen fanatik akan ikut berangkat! Para Yahudi yang lahir terlaknat itu jadi musuh bersama.
    Btw, dari komen anda kok sepertinya yakin sekali sih kalau akan kalah dan tewas dalam misi jihad? Baca dulu dong, terutama point 1 itu!
    Setelah Israel nanti kalah, anda akan berhasil membangun negara syariat yang madani, yang adil makmur sejahtera. Negara itu akan dijadikan contoh nyata bagi dunia betapa indahnya penerapan syariat di jaman modern! Tanpa diterror dan dipaksa pun, Indonesia, juga negara lain bakal semangat mengikuti.

    Tapi kalau gugur, ya langsung masuk surga. SURGA YANG KEKAL!!!
    Gimanaaaa…. berangkat gak?

  9. 10 Luthfi 26 Juli 2006 pukul 2:43 pm

    @ ADIL
    kok maen vonis aja ngatain seseorang yahudi. emang elu liat ????

  10. 11 ucoks 26 Juli 2006 pukul 7:10 pm

    Gue suka ide loe…
    Cuma yang jadi masalah sekarang adalah yang fanatik itu adalah pemimpinnya sedangkan yang jihad anak buahnya. Trus kalo anak buahnya habis, tinggal rekrut lagi dengan iming-iming surga. Coba tanya para pemimpinnya, berani jihad gak? Denger suara mercon aja mungkin udah terkencing-kencing…

  11. 12 oón 26 Juli 2006 pukul 7:39 pm

    semua bakal mati!…semua akan hancur!…kalo kita suka me-maki/mencela…gak bakalan mati kalo belum dimaki/dicela…jadi…ah sudah-lah
    gitu aja kok ribut!

  12. 13 wadehel 27 Juli 2006 pukul 11:13 am

    @oón:
    Yay… serem juga tuh.
    Berarti…
    Kalau suka ngasih duit, ga akan mati sebelum dikasih duit
    Kalau suka mencintai, ga akan mati kalau belum dicintai
    Kalau suka nyium, gak akan mati kalau belum di ciumin
    Kalau suka bikin orgasme, gak akan mati sebelum dibikin orgasme
    iiiihhh… mauuuuuuuuuuuuuuuuuuu !!!

  13. 14 OpaHoly 29 Juli 2006 pukul 7:19 am

    JIHAD

    Kata itu sering digembor2in ma FPI dan kelompok sejenisnya….

    Lawan Kezaliman Surga ditangan….

    Tp cuma berani lawan yg ecek2…
    Jangankan lawan rudal Israel, lawan koruptor aja gak berani…

    FPI = Front Pengecut Indonesia

    Gw yakin ajakan lo gak bakalan sukses…..

  14. 15 Herna Pardede 5 Agustus 2006 pukul 11:47 am

    Gw suka banget pemikiran loe men…
    semoga kita bisa jadi teman akrab!!

    JENIUS LOE!!

  15. 16 wadehel 5 Agustus 2006 pukul 1:47 pm

    @OpaHoly:
    Ternyata cukup sukses, meski bukan saya yang mengajak, tapi di berita Antara kemarin, sudah 44 orang daftar jadi mujahid. Semoga sebentar lagi yang mulia ABB juga sukses mengajak bukan hanya 72, tapi 7200 umatnya untuk berangkat kesana.

    @Herna Pardede:
    Terimakasih. btw, saya baru liat futu2nya, gak nyangka sama sekali, ternyata dibalik penampilan gawul dan seksi seperti itu bersembunyi pemikiran brilian dan wawasan yang bikin saya minder. hiiiiy… Horas!!!

  16. 17 Komeny 6 Agustus 2006 pukul 7:05 pm

    Huh…?
    Bunuh Diri masuk Surga.,.
    IllogicaL…
    Tapi Itu usaha mu…
    Apapun Caramu…Sebaik apapun itu dimata TUHAN…
    Dn seburuk apapun itu di mata Malaikat..
    AKu gak ambil Pusing..
    Teruskan…
    Dan aku gak gak ambil Pusing apalagi mendukung

  17. 18 dontGiveAf**k 6 Agustus 2006 pukul 8:06 pm

    ahahahahahahahha!!!!!!!!!………

    boleh lahhh…
    menyenangkan untuk berpikir betapa orang2 bisa menjadi begitu bodoh atas disebabkan sesuatu yang bernama AGAMA !!.

    I mean, I believe in God myself… tapi kalo aku disuruh lompat jurang demi orang laen yang, sukur2 nanti bakal bilang terima kasih, I don’t think so..

    Secara Tuhan juga nyiptain manusia2 dengan otak..
    MIKIR DULU DONG AHHHH !!!.

    kalo gue dingin, kenapa lo yang panas ?
    Tanya kenapaa ??..

    ( maap…korban iklan ).

  18. 19 dewo 7 Agustus 2006 pukul 3:30 pm

    #Wadehel:
    Kristen Yahudi !!!

    Dalam Kristen tidak ada ajaran JIHAD! Yang ada adalah KASIH!

  19. 20 dewo 7 Agustus 2006 pukul 3:33 pm

    Sori, salah nulis, seharusnya:

    #Wadehel:

    Kristen # Yahudi!!!

    Dalam Kristen tidak ada ajaran JIHAD! Yang ada adalah KASIH! Jadi tidak mungkin Kristen berangkat ke sono no.

  20. 21 wadehel 7 Agustus 2006 pukul 7:02 pm

    @Komeny:
    Yaah, gak mau ikut ya udah, gak kebagian sorga tuh… Tapi siapa tau ada temen u yang tertarik, you kasih tau yach.

    @dontGiveAf**k:
    Gw yang panas kenapa lu dingin ha?!? Ha?!? HA?!! :D
    Btw, gw suka statemen lu yang “Don’t be so shallow judging me…”, itu blom di paten kan?
    @Dewo:
    Bung… semua agama itu (mungkin lho) sejatinya ya mengajarkan kasih. Yang saya maksud kan yang fanatik. Dan saya tidak pernah menyamakan Kristen dengan Yahudi. Dimana?

    Saya nonton film “Kingdom of Heaven” atau apa gitu, tentang jaman perang salib dulu. Oleh politikus jahat, umat mereka diprovokasi pakai alasan agama untuk nyerang sallahuddin (cmiiw). Lalu lainnya dari sejarah hitam tentang pembakaran perempuan2 yang dituduh sebagai penyihir. Dua contoh itu saya anggap sebagai kelakuan golongan yang fanatik.

    Golongan yang moderat, apalagi yang menganut ajaran kasihnya Nabi Isa (anda mengenalnya sebagai Yesus), saya yakin tidak akan tega melakukan hal-hal kejam seperti itu.

    Soal tidak berangkat… baca deh link beritanya, disitu disebutkan begini:

    “Ada 3 orang yang non Islam. Mereka berperang demi kemanusiaan. Lagipula Yerussalem `kan juga kota suci”

    Karena setahu saya Yerussalem itu juga kota suci bagi umat kristiani, maka saya berprasangka bahwa mereka yang 3 itu pasti ada juga yang kristen.

  21. 22 dewo 8 Agustus 2006 pukul 4:37 pm

    #Wadehel:
    Dalam komentar Anda:

    @Adil:
    Anda sudah baca belum teks dan telusuri beberapa tautannya? Kristen fanatik akan ikut berangkat! Para Yahudi yang lahir terlaknat itu jadi musuh bersama.
    Btw, dari komen anda kok sepertinya yakin sekali sih kalau akan kalah dan tewas dalam misi jihad? Baca dulu dong, terutama point 1 itu!
    Setelah Israel nanti kalah, anda akan berhasil membangun negara syariat yang madani, yang adil makmur sejahtera. Negara itu akan dijadikan contoh nyata bagi dunia betapa indahnya penerapan syariat di jaman modern! Tanpa diterror dan dipaksa pun, Indonesia, juga negara lain bakal semangat mengikuti.

    Tapi kalau gugur, ya langsung masuk surga. SURGA YANG KEKAL!!!
    Gimanaaaa…. berangkat gak?

  22. 23 dewo 8 Agustus 2006 pukul 4:38 pm

    Yang saya tekankan adalah: Kristen # Yahudi. Jadi tidak akan membela Israel (Yahudi)! Lagi pula tidak ada ajaran perang dalam Kristen, apalagi jihad. Yang ada hanyalah: KASIH.

  23. 24 dewo 8 Agustus 2006 pukul 4:43 pm

    Non Islam bukan berarti Kristen/Katolik! Masih ada Hindu, Budha, Kong Hu Cu, Animisme, Dinamisme, Kejawen, dll! Di situ tidak disebutkan agamanya tho?

    “Ada 3 orang yang non Islam. Mereka berperang demi kemanusiaan. Lagipula Yerussalem `kan juga kota suci”

  24. 25 D-MaZ_PROLETAR 8 Agustus 2006 pukul 7:26 pm

    Gweee setuju kalo FPI pada berangkat….biar kaga ada rusuh2 lagi.masa setiap demo bikin rusuh doank.!!!biarpun gw muslim tapi gw tau kalo islam melarang cara2 anarkis dalam menyampaikan pendapat (Kecuali kalo diancam pake senjata).
    nahhh…daripada mereka ngomong doank..mending dsuruh aja ke palestina/libanon..sekalian suruh nordin M.top jg ksana..masa mau ngebom indonesia???wong di indonesia gak ada apa2 kok…kalo ngebom jg paling2 yang jadi korban masyarakat kecil,sama2 islam juga…masa sesama islam membunuh?bukankah sesama islam itu bersodara?sudah indonesia ini susahh…Ditambahi susah lagii.

    Yeaaahhh…MERDEKA FOR PALESTINA,IRAQ,AND LIBANON.

  25. 26 wadehel 8 Agustus 2006 pukul 9:32 pm

    @Dewo:
    Ok, ok, saya terima pendapat anda, yang ada hanyalah: KASIH. Saya juga sebenarnya pernah baca beberapa literatur tentang yesus, ajarannya memang kasih :)

    maka saya berprasangka bahwa mereka yang 3 itu pasti ada juga yang kristen.

    Ya namanya juga berprasangka :) kalau ternyata tidak ada yang kristen, berarti prasangka saya salah, maaf yaa.
    Terimakasih sudah meluruskan informasi tentang ajaran yang anda anut.

    @D-MaZ-PROLETAR:
    Hihihi… bantu buka posko atuh, denger-denger indcoup mau ongkosin buat berangkat tuh.

  26. 27 dewo 9 Agustus 2006 pukul 10:07 am

    Terima kasih kembali #Wadehel. Harus diakui bahwa era Kekristenan pernah mengalami dark age. Tetapi sekarang sudah berubah total karena reformasi. Itu semua tidak lepas dari Karya TUHAN semata. Kalau tidak, bisa-bisa kita semua masih hidup di dark age.

    BTW, opini2 Anda sangat kreatif. Happy blogging.

  27. 28 dewo 9 Agustus 2006 pukul 10:32 am

    Walau pun PKS mendukung keberangkatan jihat ke Lebanon tetapi keberangkatan pasukan jihad ini dinilai tidak efektif oleh Din Samsyudin. Dan Polri memang tidak bisa melarang relawan jihad dari Endonesia.

    Jadi, yang sudah bulat tekadnya mau ikut perang2an, monggo terbang ke sana :-D Usul saya sih: Jihad terhadap korupsi aja.

  28. 29 dewo 9 Agustus 2006 pukul 3:17 pm

    Sebenarnya Kristen/Katolik pun prihatin atas masalah agresi Israel ini. Misa di Gereja pun kami mendoakan agar masalah peperangan ini dapat segera diatasi. Cuma memang caranya berbeda. Berikut adalah pendapat dari Uskup Amboina:
    Uskup Amboina: Agresi Israel ke Libanon Perbuatan Biadab

  29. 30 hendrawan 30 Agustus 2006 pukul 7:29 pm

    Jangan dulu ngurusin jihad di negara laen,negara sendiri aja udah kagak karuan,banyak kemungkaran tapi tidak ada yang mau jihad memerangi kemungkaran,kemiskinan dimana-mana siapa yang peduli,ajaran agama diperjualbelikan oleh kyiai,ustad,pejabat sampai ketingkat paling bawah ikut maksiat siapa yang berani ngomong aja pake fatwa agama .Lebih durhaka lagi musuh bangsa sendiri daripada musuh yang nyata-nyata keliatan batang idungnya

  30. 31 Chrisna 31 Agustus 2006 pukul 8:13 pm

    Yang namanya orang fanatik itu ada di semua agama. Dan menurut saya, semua agama dan kepercayaan, intinya sebenernya sama yaitu cinta kasih, namun masing-masing memiliki cara sendiri-sendiri untuk mewujudkannya.

    Tapi agama bisa menjadi senjata yang mematikan pada saat digunakan oleh orang yang memang “buas” dan sengaja menggunakannya untuk pembenaran diri. Orang fanatik termasuk dalam golongan ini, dan itu terjadi di semua agama tidak peduli Islam, Kristen, Hindu atau apa saja. Orang fanatik adalah orang yang berpikiran sempit yang tega membatasi TUHAN YANG MAHA KUASA dengan pikirannya sendiri dan tidak mau menerima bahwa TUHAN juga menciptakan orang lain yang berbeda.

  31. 33 wadehel 6 September 2006 pukul 1:02 pm

    @ dodolz
    Itu pertanyaan untuk diri sendiri?

  32. 34 ucok 28 September 2006 pukul 6:51 pm

    allow semua, mo pada diskusi soal jihad nie? ok…
    i’m christian.
    beda agama itu boleh2 aja, tapi ga boleh dijadiin sumber konflik dong. kamu ga bisa menilai perang (apalagi antar negara) dalam konteks agama. dimana2 emang kita harus membantu yg lemah. tapi klo lantas kita2 pada pergi jihad, YG BENAR AJA!
    itu kan udah melangkahi urusan militer. negara aja belum ngasih respon, eh udah buru2 mendahului tugas aparat.
    saran saya bung, klo mau naik ke atas, musti lewat tangga (jajal satu2, KAN…)satu persatu.
    jangan langsung ngurusin negara laen, negara sendiri aja ga beres2….

    trus ni ya, klo udah perang antar negara itu disebabkan urusan di luar agama. itu udah ada faktor poleksusbudhankam-nya. agama paling dibawa2, bukan sumbernya.

    aq mengamininya. OK?

  33. 35 Yonny 30 September 2006 pukul 10:13 am

    Shalom,
    janganlah mengecap semua orang Yahudi laknat. Orang Islam pun mengakui Nabi Isa Almasih yang juga seorang Yahudi. Janganlah membawa-bawa agama, agama tidak salah, hanya manusia saja yang penuh hati munafik, rasa dengki, cemburu, ambisi, dan segudang lainnya yang dipengaruhi iblis.
    Jadi bila anda seorang Kristen maupun Islam, sudah pasti mentaati Allah.
    Orang yang berbuat jahat bukan seorang yang memeluk agama, melainkan orang kafir dan fasik yang mengatas namakan agama-agama yang mulia.

    Ok! Coba renungkan.

  34. 36 wadehel 1 Oktober 2006 pukul 12:23 am

    @ Ucok
    Saya setuju bahwa agama dan segala perbedaannya tidak untuk dijadikan bahan konflik. Tapi ide utama mendukung pengiriman itu hanya untuk lokalisasi konflik. Saya sudah tulis diatas sana.
    Apakah anda punya solusi lebih menarik agar orang-orang yang dalam darahnya selalu mengalir kekerasan itu bisa menyalurkan kekerasannya tanpa menimbulkan kerusakan di tempat yang salah, seperti amrozi atau tibo dan musuh-musuhnya? Penyadaran? Kasih?

    @ Yonny:
    Meski ada kitab suci ajaran tertentu yang isinya menyatakan bahwa sang Maha Pelaknat melaknati mereka, saya tetap setuju dengan anda bahwa tidak mungkin semua Yahudi itu laknat.
    Tapi anda anggap agama tidak bersalah, saya kurang setuju, kalau memang sungguh ajaran yang benar, kenapa sejak dulu, jaman duluuuuu banget, sampai kemarin, agama selalu saja jadi bahan konflik yang asik untuk bisa saling bantai?
    Saya juga tidak setuju dengan faham “dipengaruhi iblis”. Kesannya kok lari dari tanggung jawab. Misal, saya memperkosa anak gadis anda karena dipengaruhi iblis. Saya berjudi karena digoda setan. Saya batal puasa karena godaan syaitonnirojim. Hehe. Selalu saja menyalahkan pihak lain (baca: setan yang malang), padahal memang diri saya sendiri yang bejad laknad.
    Dan kalimat terakhir itu… Anda bisa saja berlagak seperti MUI dan mencap mereka sebagai kafir fasik tak beragama, padahal bisa jadi mereka malah merasa lebih beriman dan lebih berbakti kepada Allah daripada anda.

    *jongkok dan merenung…. renung… renung…*

  35. 37 PMsia 6 Oktober 2006 pukul 1:28 am

    Hello everyone, wah sangat hangat topik perbincangan di dalam ini, saya sebenarnya orang Malaysia maaf kerana menggangu anda dalam forum ini cuma saya mohon pertolongan boleh ngak hantar sukarelawan ke kalimantan untuk padam kan api di sana.. kami di Malaysia ia cuma tinggal 10 meter lagi jarak pengelihatannya ketika memandu.. ni kan dah berlaku tiap-tiap tahun tak kan tak ada yang boleh dilakukan untuk memperbaikinya…

    Ok sekian saja dan didahului dengan ucapan terima kasih.

    yang ikhlas

    Penduduk Malaysia.
    (formal gitu..)

  36. 38 wadehel 6 Oktober 2006 pukul 7:35 pm

    Yth Pak/Bu PMsia,

    Atas nama penduduk Kalimantan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

    Mohon dimengerti, arus informasi media TV di Indonesia sangat jarang memberitakan masalah anda dengan asap kalimantan. Lebih banyak memberitakan perceraian artis dan ceramah-ceramah atau sinetron religius.

    Kalau anda punya situs blog atau informasi berita yang membahas masalah ini dari sudut pandang Malaysia, silahkan share, saya akan melink dan mungkin berusaha mengangkatnya agar jadi perhatian publik disini.

    Harap maklum juga, bila pemerintah RI terkesan tidak peduli dengan nasib anda. Jangankan memperhatikan anda yang rakyat negara lain, kami rakyatnya pun tidak diperhatikan.

    Terimakasih.

    Wadehel – Indonesia.
    *berusaha seformal mungkin*

  37. 39 massunu 27 November 2006 pukul 9:55 am

    alaahh …kabeh ngapusi ! (termasuk aku). kalau kita udah berangkat ke palestin, tentunya kita nggak bakalan sempet kepikiran ngeblog lagi di sini (la iya, orang pegang komputer di sana aja rasanya udah seneng banget, apalagi bisa mainan internet). Kecuali situ berangkat buwat bantuin Yahudi bangs*t yang tega nembakin bayi2 yang baru aja ceprot dari rahim ibunya …

  38. 40 gandok 27 November 2006 pukul 10:08 am

    permisi, numpang lewat!

  39. 41 Pian 4 Desember 2006 pukul 3:19 pm

    sampai kiamatpun tidak akan sudi para yahudi dan nasrani melihat kebangkitan islam.
    Palestin akan terus bergejolak, tapi bukan berarti kita hanya diam.
    Banyak cara berjihad, Banyak cara menuju Surga.

  40. 42 wadow 6 Desember 2006 pukul 12:41 pm

    wadow.. nih pikiran lumayan bagus…

    buat para terorist.. silahkan mencari surga di palestina …!!
    great, saling bunuhlah disana, dan temukan surga mu :D

  41. 43 kuerer 6 Desember 2006 pukul 12:44 pm

    lo mau poligami apa goyang inul nih..
    terorist kan gak doyan dua2 nya?? betul tidak… :p

  42. 44 Roris 8 Juli 2007 pukul 2:44 am

    Mau nanya nih sama saudara muslim disetiap blog sangat byk hal seperti ini diperbincangkan! Ngak ada topik yang membangun negri kita ini. Pake pikiran yg sehat. Liat to arab byk tkw kita diperkosa mendingan itu yg loe urusin dr pd mati könyol. Nd emang non muslim bknya ciptaan allah? Wah gimana ya aku ciptain sesuatu barang dirusak sama yg aku ciptain sendiri.

  43. 45 Don Leito 8 Agustus 2007 pukul 2:00 pm

    @ Dewo at 26th Jul 2006 di 11:52 am
    Hihihi… Indonesia bakalan sepi…
    BTW, saya setuju.

    Bilang KASIH tapi SANGAT BAHAGIA KALO SAUDARA SENDIRI MUSNAH (Ciri2 orang munafik dan tak tahu malu )

    “ANAL-ys” yg tdk bisa menganalisa omongannya sendiri.

  44. 46 pembaca 1 Agustus 2008 pukul 3:09 pm

    saya juga setuju!
    salut sama anda yg berani nulis pemikiran ini di blog

  45. 47 Wafiq 1 Agustus 2008 pukul 7:54 pm

    Aku sich setuju dengan cara jihad di timur tengah yang memang harus dengan perang dan bom -kalu perlu bom bunuh diri.
    Tapi, untuk di Indonesia apa harus seperti itu?
    Di Indonesia, umat Islam masih boleh mengadakan pengajian dan kegiatan agama lainnya. jadi, tidak perlu kekerasan kan?

  46. 48 cintakaret 10 Januari 2009 pukul 8:45 am

    wow, sombong nya…

  47. 49 romeobust 19 Januari 2009 pukul 8:32 pm

    macam2 cara orang ningkatin trepik blog..tulisan yg bernilai agama jadi encerrr, padahal kalau mo bicara agama(kalo lo islam)musti ada dalil nakli dan aklinya…biar kagak sesattt.
    semoga kita senantiasa dalam lindunganNya…amiiien.

  48. 50 zifan 18 Juli 2009 pukul 12:07 am

    seharusnya yang pergi dari indonesia itu,.,.,. orang2 kafir,.,., karena indonesia kan bumi ALLAH

  49. 51 anonim 24 Juli 2009 pukul 9:18 pm

    mauuu aja, orang kita diperalat orang malaysieu…
    cepet tangkep si nurdin m top, keburu tambah banyak orang kita mati sia2.
    kalo udah ketangkep pasang tu bom di badan dia sendiri. rasain kalo dia mati sia2 nebusin nyawa orang2 yang tidak berdosa….
    dia pikir dia trus masuk sorga?

    inget ngga waktu mayat si dr azhari dites dna dan ambil mayatnya ama sodaranya dr malaysieu. yang dikatakan sodaranya itu, dia minta maaf sama bangsa kita atas tindakan si azhari itu.
    nah apa ntar mau ngulangin biat si nurdin juga???
    mudah2an si nurdin baca nih….

  50. 52 pinggo 30 September 2010 pukul 1:41 pm

    taek bangsat semua !!! ngaku islam sejati, ngajak jihad yang katanya tar masuk surga, mana dalil di al quran yg mengatakan gitu? paling kalimat dalil dipotong2, terus di cerna masuk kiri keluar kanan.. munafik !!! mana nih orang2 yg sudah mati katanya berjihad, muncul dong kembali ke dunia? gak bisa juga kan?

    orang islam yg berjihad dengan bom n kekerasan itu munafik!!! saudara seiman juga di hancurkan, itu teroris yg jiwanya sakit yang mendompleng atas nama agama suci untuk mencari pembenaran, coba kita telaah lagi teroris2 yg ngebom jihad itu.
    1. bikin bom rakitan, dengan dana ngerampok, bunuh orang
    2. bahan bom rakitan, senjata di dapat dari pasar gelap –> tidak halal
    3. komponen pemicu bom atau senapan dari luar negeri yg kebanyakan produksi bukan berasal dari saudara seiman
    4. pakai hp buat komunikasi yg teknologi bangsa yahudi/bukan islam
    5. naek mobil yg ciptaan dan teknologi bikinan orang yahudi/bukan islam
    6. makan, minum yg mungkin mesin produksinya, pakan ternaknya, teknologinya, bibit tanamanya ciptaan yahudi/bukan islam
    7. penemu2 di dunia kebanyakan bukan islam
    8. berangkat ke palestina, irak, afganistan naek apa? pesawat terbang? bikinan siapa? kapal laut buatan mana? kenapa gak naek sampan yg didayung aja, gak usah pake mesin karena benci bangsanya kan.. atau NAEK UNTA aja sekalian

    hidup itu yg wajar wajar aja, gak usah terlalu ekstrim !!! pertajam wawasan dan akal pikiran sehat supaya tidak dibodohi macam gini jihad2 konyol.
    berak taeknya masih bau sampah bantar gebang aja, ngajarin pembenaran ekstrim, kaya tingkah lakunya FPI, MMI, juga kelompok lain, jago kandang dan beraninya main keroyokan rame2. ntar kalau sudah bau parfum baru boleh nyrocos2..
    Alloh swt itu punya segalanya, dengan kehendaknya sekejap pun bisa berubah.. Ehh ini ada manusia yg katanya lebih jago, sok suci bantuin Alloh untuk beresin orang2 kafir menuju ke jalan yg benar…hahaha manusia kn ciptaan Tuhan..
    kaya anak SD ngajarin profesor matematika perkalian 1 x 1 = 1 bodoh bodohnya dan konyol orang macam gini !!!!

  51. 53 pinggo 30 September 2010 pukul 1:53 pm

    ini ane kopi dari forum ini
    http://forum.dudung.net/index.php?topic=335.0

    Hari ini saya membaca berita ada sekumpulan pemuda yang memamerkan keahlian beladiri dan kekuatannya mereka di depan orang banyak dan mengatakan bahwa mereka akan berangkat ke Libanon untuk membantu memerangi Israel. Subhanallah atas niat mulia mereka, tapi kenapa pakai pamer2 kekuatan segala? Ini kekonyolan pertama.
    Kemudian mereka mengatakan bahwa mereka telah menyiapkan 217 orang sukarelawan bom bunuh diri, atau mereka menamakannya dengan ‘aksi bom jihad’. Ini kekonyolan kedua. Kenapa? Baca artikel berikut….

    Pertanyaan:
    Bagaimana dengan hukuman syar’i terhadap orang yang membawa bom di tubuhnya kemudian meledakkan dirinya di tengah kerumunan orang-orang kafir dengan maksud untuk menghancurkan mereka ? Apakah bisa dibenarkan beralasan dengan kisah pemuda yang memerintahkan raja untuk membunuh dirinya ?

    Jawaban.
    Orang yang meletakkan bom di badannya lalu meledakkan dirinya di kerumunan musuh merupakan suatu bentuk bunuh diri dan ia akan disiksa di Neraka Jahannam selamanya, disebabkan perbuatan tersebut, sebagaimana telah disebutkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa orang yang membunuh dirinya dengan sesuatu ia akan disiksa karenanya di Neraka Jahannam.

    Sungguh aneh orang-orang yang melakukan perbuatan tersebut, sedangkan mereka membaca firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    “Artinya : Dan janganlah kamu membunuh diri ; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” [An-Nisa’ : 29]

    Akan tetapi mereka tetap saja melakukannya, apakah mereka mendapatkan sesuatu ? Apakah musuh telah kalah ? Ataukah sebaliknya, mereka semakin keras terhadap orang-orang yang melakukan pebuatan ini, seperti yang sedang terjadi di negeri Yahudi, di mana perbuatan-perbuatan tersebut menjadikan mereka semakin sombong bahkan kami menemukan data bahwasanya Negara Yahudi pada pertemuan terakhir golongan kanan menang yaitu mereka yang ingin menguasai bangsa arab.

    Akan tetapi orang yang berbuat seperti ini yang beranggapan bahwa ini adalah perngorbanan di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala kami mohon kepada Allah agar ia tidak disiksa karena telah menakwilkan dengan takwil yang salah.

    Adapun beralasan dengan kisah pemuda tadi, maka perbuatan pemuda tersebut menjadikan orang masuk Islam bukannya menghancurkan musuh. Oleh karena itu, ketika raja mengumpulkan orang banyak lalu ia mengambil anak panah dari tempat pemuda itu seraya berkata : Dengan nama Allah tuhan pemuda ini, orang-orang pun berteriak : Tuhan adalah Tuhannya pemuda ini, sehingga menghasilkan ke-Islaman orang banyak. Apabila terjadi seperti kisah pemuda ini maka bolehlah beralasan dengan kisah tersebut. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan kepada kita agar diambil sebagai pelajaran. Akan tetapi orang-orang yang beranggapan bahwasanya boleh membunuh diri mereka jika mampu membunuh sepuluh atau seratus dari pihak musuh, hal itu hanyalah menimbulkan kemarahan dalam diri musuh serta mereka semakin berpegang dengan keyakinan mereka.

    [Disalin dari kitab Fatawa Al-Aimmah Fil An-Nawazil Al-Mudlahimmah edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Seputar Terorisme, Penyusun Muhammad bin Husain bin Said Ali Sufran Al-Qathani, Terbitan Pustaka At-Tazkia]

  52. 54 RUDY 12 Juli 2011 pukul 8:22 pm

    ne udah kusiapin detonator..tinggal eksekutornya aja..


  1. 1 Sam, Mikail, Ali, dan Chanu « Parking Area Lacak balik pada 24 Juni 2007 pukul 5:18 pm
  2. 2 Setahun Di Wordpress « All That I Can’t Leave Behind Lacak balik pada 30 Oktober 2008 pukul 1:13 am
  3. 3 DUKUNG PASUKAN BOM JIHAD PALESTINA! « frimitzon Lacak balik pada 2 Desember 2011 pukul 3:23 am
  4. 4 Kenapa harus dukung Pasukan Bom Jihad? « frimitzon Lacak balik pada 2 Desember 2011 pukul 3:26 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




JANGAAAN !!!

Jangan membaca isi blog ini, sebelum memahami semua woro-woro di halaman PERINGATAN.
Unek-uneg, pertanyaan atau komentar yang TIDAK berhubungan dengan posting, silahkan anda sampaikan di Ruang Tamu.
Boleh juga memasukkan kritik dan saran ke dalam kotaknya.
Posting yang tidak pada tempatnya, terlalu OOT atau terlalu kotor, kemungkinan besar akan saya serahkan pada akismet.
Satu lagi, tak perlu kuatir kalau komen anda tak langsung muncul, kadang akismet suka terlalu curiga, saya akan lepaskan begitu saya online :) Terimakasih

Cap Halal

RSS Sumber Inspirasi

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kampanye

Petisi Mendukung Pembubaran IPDN

Aku Nggak Korupsi

Kulkas

free hit counter



%d blogger menyukai ini: