Amrozi berangkat ke Surga, semua boleh lega

The Smiling Bomber

Sambil menghitung sisa hari menjelang eksekusi mati, dalam selnya mungkin Amrozi akan berpikir seperti ini:

Ohh, senangnya….
Sebentar lagi gw masuk surga
Disambut para bidadari bertelanjang dada
Tar gw langsung nyebur mandi di sungai susu
Selesai mandi akan gw tunjuk 4 bidadari jelita
Tiap hari hanya menikmati surga
Ohh…. senangnya…

Sang smiling bomber akan terus tersenyum, tak sabar menunggu hari keberangkatan menuju Surga yang kekal abadi.

Dilaksanakannya hukuman ini tentu akan membuat banyak orang lega:

  • Amrozi Cs, gak perlu di tanya, jelas mereka senang, karena akan segera masuk surga sebagai imbalan jasanya berjuang atas nama agama.
  • Teman-teman terrorisnya yang belum tertangkap, lega karena dengan di berangkatkannya Amrozi dkk ke surga, informasi tentang mereka yang masih tersembunyi di kepala Amrozi cs akan tertutup selamanya. Aman.
  • Keluarga yang ditinggalkan para korban, meski hal itu tidak akan mengembalikan orang-orang terkasih yang kehilangan nyawa akibat kekuatan iman Amrozi cs, setidaknya hal itu bisa sedikit… hmm… (maaf) melegakan?
  • Pemerintah, setidaknya membantu mereka berhalusinasi, merasa sudah melaksanakan kewajibannya untuk menegakkan hukum. Semoga saja hukuman yang sama juga bisa ditimpakan pada para koruptor.
  • Guru-guru Amrozi, terutama guru-guru spiritualnya, mereka pasti sangat terharu dan bangga, muridnya bisa sukses jadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama. Lega juga karena ternyata Amrozi bisa menjaga rahasia.
  • Siapa lagi ya?

Btw, mengenai cara Amrozi berangkat ke surga. Seandainya boleh memilih, gw sangat tidak setuju dengan IndCoup yang memilihkan kursi listrik. Memang itu akan memuaskan bagi mereka yang agak psycho, mereka memang ingin melihat Amrozi tersiksa, tapi buat gw itu sangat TIDAK religius. Selain kursi listrik itu adalah cara kafir amerika, matinya juga jadi terlalu cepat.

Gw pikir yang paling cocok itu ya pilihan hukum rajam, lempari pakai batu sampai mati. Batunya sedang-sedang saja, jangan gede-gede, supaya tidak cepat mati. Setiap lemparan dipungut Rp 50.000 atau lebih, kecuali bagi kerabat korban bom boleh gratis 5 biji. Uang ini nanti bisa di sumbangkan pada saudara-saudara yang tertimpa bencana, atau untuk membantu keberangkatan mereka yang ingin berangkat Jihad melawan Israel.

Menurut anda gimana?

Updated1: Foto diwiki mati. Skrg numpang di imageShack.

1516 Tanggapan ke “Amrozi berangkat ke Surga, semua boleh lega”


  1. 1 kw 28 Juli 2006 pukul 9:23 am

    bagaimana kalau di pancung? muncratan darahnya akan menuliskan apa? saya kira ini tidak begitu “menyakitkan” bagi dia.

    dan kalau bisa, setelah di surga suruh dia menceritakan apa yang dia lakukan di sana?

    :)

  2. 2 agamaku 28 Juli 2006 pukul 2:03 pm

    Gw pikir yang paling cocok itu ya pilihan hukum rajam, lempari pakai batu sampai mati. Batunya sedang-sedang saja, jangan gede-gede, supaya tidak cepat mati. Setiap lemparan dipungut Rp 50.000 atau lebih, kecuali bagi kerabat korban bom boleh gratis 5 biji. Uang ini nanti bisa di sumbangkan pada saudara-saudara yang tertimpa bencana, atau untuk membantu keberangkatan mereka yang ingin berangkat Jihad melawan Israel.

    Wakakaka… Anda benar-benar lucu & inspiratif :))

  3. 4 wadehel 28 Juli 2006 pukul 8:28 pm

    @kw:
    Sadissss…. itu sama aja disembelih, emangnya qurban???

    @agamaku:
    Yang punya ide itu IndCoup, saya cuma menjiplak dan nambah-nambahin dikit.

  4. 5 whattheheaven 30 Juli 2006 pukul 7:53 pm

    Jadi bertanya-tanya: apa Amrozi dkk. nanti bakalan bertemu dengan para korban perbuatan mereka?

    Wah wah, gimana tuh jadinya suasana di sorga?

    Trus Amrozi di sorga bakalan ketemu Mahatma Gandhi enggak ya?

  5. 6 wadehel 30 Juli 2006 pukul 8:01 pm

    @whattheheaven
    Ya nggak lah!!! Semua kafir itu kan masuk neraka, sedangkan Amrozi dkk masuk surga, gimana mau ketemu?
    Mahatma Gandhi? Hmmm… bukannya beda agama? Beda agama ya harus masuk neraka, harus!!

  6. 7 indiegal 2 Agustus 2006 pukul 5:34 pm

    @whattheheaven
    Ya nggak lah!!! Semua kafir itu kan masuk neraka, sedangkan Amrozi dkk masuk surga, gimana mau ketemu?
    Mahatma Gandhi? Hmmm… bukannya beda agama? Beda agama ya harus masuk neraka, harus!!

    Iiiihhhh serem.
    Tetangga gw galak banget…

    Ampun mas ampun….
    (Ini yang punya blog satire ato dari lubuk hati yang paling dalam sih ?)

    BTW, kalo Amrozi yang nge – bom banyak orang bisa masuk surga en Mahatma Gandhi yang kelaparan en serba kekurangan sesama masa hidupnya itu malahan masuk neraka…
    Ironis juga ya ?

    Ah, permainan agama…
    Let me find the true GOD, not religion…

    GOD Bless…

    Cuma komentar dari tetangga, PEACE !

  7. 8 wadehel 2 Agustus 2006 pukul 7:13 pm

    @indiegal:
    Yang punya blog itu wadehel, bukan satire, apalagi dari lubuk hati yang paling dalam :P

    Anda harus seiman dulu dengan Amrozi, berguru pada guru-guru spiritual amrozi, bergaul di lingkungan amrozi, dicuci otak seperti amrozi, baru kemudian akan mengerti.

    Btw, sementara masih mencari the true GOD, Amrozi sudah menemukannya. The true god versi dia adalah his religion, hehehe.. maaf bung amrozi, kalau salah tolong diluruskan.

  8. 9 ucoks 8 Agustus 2006 pukul 3:23 pm

    @whattheheaven
    Ya nggak lah!!! Semua kafir itu kan masuk neraka, sedangkan Amrozi dkk masuk surga, gimana mau ketemu?
    Mahatma Gandhi? Hmmm… bukannya beda agama? Beda agama ya harus masuk neraka, harus!!

    Please deh……
    Aku pikir semua orang pengen masuk surga. Gak ada agama yang menjanjikan neraka semua menjanjikan surga yang artinya SURGA ITU BUKAN MILIK (AGAMA) LOE DOANG. Walaupun loe punya agama (apapun itu) kalo loe sembahyang, ibadah atau apapun namanya trus beberapa saat kemudian loe melacur, membunuh, mencuri, korupsi dll. itu sama artinya loe menghina Tuhan. Tuhan itu gak buta, trus punya banyak malaikat yang terus menerus ngawasin loe. So…. biarlah Amrozi membunuh untuk masuk surga, gak perlu iri apalagi sampe membunuh supaya ikutan masuk surga. BANYAK JALAN KE ROMA APALAGI KE SORGA YANG PENUH KEBAIKAN (DAN DIDAPATKAN DENGAN BERBUAT BAIK).

    • 10 study 13 Agustus 2009 pukul 6:38 pm

      sory bang ucok
      saya rasa statement bang ucok soal banyak jalan menuju surga itu salah…hanya ada satu jalan bang untuk menuju surga yaitu ridho ALLAH. Tidak bisa dengan cara lain, apa pun itu bentuknya. LAA ILA HA ILALLAH

  9. 11 wadehel 8 Agustus 2006 pukul 9:18 pm

    @ucoks:
    seandainya semua orang bisa seperti anda, Indonesia, bahkan dunia pasti bakal lebih indah :)

  10. 12 RedWar 18 Agustus 2006 pukul 11:38 pm

    Yg mo ke surga ikut gw aja….
    Gw punya kavling di surga…
    Gratis buat keluarga dan temen deket only…

    yg pasti aman dr Bom amrozy cs….

    Dikavling itu sedang dibangun apartemen 1000 lantai….

    pengembang abu bakar baasyir heheheeeeeeeee

  11. 13 wadehel 20 Agustus 2006 pukul 9:27 pm

    @ Redwar
    Daftar dimana? tanggal berapa sampai berapa? bikin situs pendaftaran dong.

  12. 14 Rusdi 23 Agustus 2006 pukul 10:11 am

    Kalau menurut gue………….. ya……

    Manusia itu disengaja di ciptakan beragam suku, adat, agama dan kepercayaan oleh Allah agar kita bisa saling menghargai, membantu, untuk mencapai kebaikan didunia dan diakhirat yang cuma sebentar ini. bukan kayak binatang yang diciptakan agar bisa saling makan, bunuh untuk mempertahankan hidup.

    emangnya lu………. “amrozi” sudah merasa paling hebat sehingga membunuh massal itu kamu bilang Jihad.

    Allah itu sudah punya kehendaknya untuk mengakhiri nyawa orang. bukan di bom. kalau “Dia” mau semua yang ada di dunia ini bisa di musnahkannya termasuk kamu……

    tidak kasihan kamu melihat wanita yang menjadi janda, anak – anak yang kehilangan orang tuanya, siapa yang akan mengasuhnya, mendidiknya agar suatu saat bisa menolongmu atau keluargamu karena sebagian dari yang kau bunuh itu adalah orang dari negaramu sendiri dasar tolol dan diantaranya ada sebagian yang tidak berdosa tidak tahu apa – apa sama sekali,

    kalau mau jadi pahlawan jihad jangan membunuh tanggung ” orang kecil kamu bom ” , kenapa bukan kamu saja yang berangkat ke Libanon, Ke Iran, atau ke Amerika Sekalian. Bom Pimpinan pemicu keributan disana maka kamu akan ku acungkan semua jempol yang ada ditubuhku untukmu, dan kudukung pun kamu untuk meneriakkan kebebasan didunia dan mungkin semua penduduk dunia akan berterimakasih dan mendoakan kamu agar masuk Surga yang asli jika kamu mati…..

    jadi menurut saya hukuman yang cocok untukmu menurut saya kamu diledakin pake petasan – petasan kecil yang di ikat keseluruh badanmu sampai badanmu hancur sehingga kucing pun tidak kenal kamu orang atau potongan ikan yang dimasak oleh ibuku, di matamu di letakin petasan yang agak besar, sebesar pena aja biar kamu bisa merasakan apa yang dirasakan anak – anak yang orang tuanya kamu bom, di kerongkonganmu diletakin yang sebesar kepalan tangan biar kamu tahu sakitnya orang tua yang menjerit karena anak mereka yang sama sekali tidak berdosa kehilangan karena kena bom.

    dari pada kamu membom saudaramu sendiri mendingan kamu aja sendiri yang kamu bom soalnya, kucing , ayam, sapi, bebek, kakek, kakak, nenek, ohm, tulangku, abangku, bibiku, tanteku, pacarku, istriku, anakku, sampai tunas rumput, ilalang yang ada di pekaranganku masih ingin hidup, masih ingin menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat untuk negaraku, masih ingin memberikan sesuatu yang berguna untuk anak cucuku…..

    • 15 ahmad 29 Agustus 2009 pukul 2:13 am

      naah ini jawabannya udah rusdi jawab sendiri, manusia di ciptakan berbage macam agama, adat dan kepercayaan sendiri sendiri. maksudnya………. inilah salah 1 kepercayaan amrozi dkk yg di namakan jihad, karena jalan berjihat itu bermacam macam rusdiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

      • 16 ahmad 29 Agustus 2009 pukul 2:41 am

        TAMBAHAAN SEDIKIT: yang penting sekarang mari kita saling intropreksi diri masing masing, dan mari kita perkuat keimanan kita menurut panutan agama kita masing masing. biar kita bisa berguna bagi agama dan bangsa yang kita cintai ini. Amiiiiin

  13. 17 wadehel 23 Agustus 2006 pukul 1:12 pm

    @ Rusdi
    Hiii… seram. Saya bisa memahami sakit hati anda. Semoga tidak ada lagi amrozi-amrozi baru di dunia ini. Amin.

  14. 18 Robert Langdon 31 Agustus 2006 pukul 11:24 am

    Sambil menangis ketakutan dan stress menghitung sisa hari menjelang eksekusi mati, dalam selnya mungkin Fabianus Tibo Cs akan berpikir seperti ini:

    Ohh, senangnya kalo agamaku Islam….
    Sebentar lagi gw masuk surga
    Disambut para bidadari bertelanjang dada
    Tar gw langsung nyebur mandi di sungai susu
    Selesai mandi akan gw tunjuk 4 bidadari jelita
    Tiap hari hanya menikmati surga
    Ohh…. senangnya…
    sungguh beruntung kau Amrozi…

  15. 19 karebet 1 September 2006 pukul 2:18 pm

    Sesungguhnya agama yang paling benar itu Islam. Hayoo… yang muslim harus mengakui dong… nah buat yang belum Islam kembalilah ke dalam Islam… karena sesungguhanya Allah menciptakan manusia dalam Islam dan suci. Orang tua kalianlah yang telah membuat kalian menjadi nasrani, yahudi atau pun majusi…

  16. 20 wadehel 6 September 2006 pukul 1:48 pm

    @ Robert Langdon
    Mumpung dia belum dihukum mati (eh, belum kan?), anda masih sempet tuh berusaha mengislamkan Tibo CS, biar bisa masuk surga bareng Amrozi.

    @ Karebet
    Kalo boleh nambahin: “Orang tua kalianlah yang telah membuat kalian menjadi nasrani, yahudi, ataupun majusi, amrozi, hambali, imam samudra, tibo cs, lenin, hitler…
    Kita tidak lebih dari korban yang tidak berdaya, mari kita salahkan orang tua yang telah begitu tega menjerumuskan kita…. serbuuuuuu!!!!

  17. 21 Kasih dari Surga 12 September 2006 pukul 11:10 am

    kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang pertama dan yang terutama. dan hukum kedua yang sama dengan itu ialah kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

    To Amrozi Cs dan anda2 pendukungnya :
    “Tuhan…. ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Mereka punya mata tetapi tidak melihat, mereka punya telinga tetapi tidak mendengar, mereka punya hati tetapi tidak punya nurani……. ampunilah……ampunilah….”

  18. 22 wadehel 12 September 2006 pukul 12:02 pm

    @ Kasih dari Surga:
    Hukum kedua itu, yang nyuruh mengasihi sesama manusia, maksudnya manusia dalam arti generik, atau manusia yang SEiman/SEagama?
    Kalau hanya untuk yang SEagama, berlaku bagi semua mazhab, atau hanya pada yang SEmazhab?

    *demam pecah belah*

  19. 23 narto 28 September 2006 pukul 9:55 am

    Mungkin ini bisa ditanggapi sebagai lelucon, namun sebenarnya bukan :

    Usul IndCoup pun menurut saya tidak akan membuat para martir berikutnya mengurungkan niat atau membuat para pelaku teror keder.

    Adapun hukuman yang menurut saya ditakuti oleh mereka adalah hukuman penjara sepuluh tahun dengan dicekoki babi dan alkohol setiap harinya kemudian dieksekusi mati dan dikubur bersama babi.

    Dijamin banyak yang takut. Salam.

  20. 24 wadehel 1 Oktober 2006 pukul 12:18 am

    @ Narto
    Ide anda sangat mengerikan, lebih keji dari yang paling kejam!!!
    Anda psikopat ya? Kok tidak punya alamat blog? :P

  21. 25 Sesuatu 3 Oktober 2006 pukul 9:19 pm

    Bagus lagi dirajam…dilempari pakai batu yang sedang2 saja habis itu dikubur bersama babi

  22. 26 salam 5 Oktober 2006 pukul 3:33 pm

    @wadehel
    Hukum kedua itu, yang nyuruh mengasihi sesama manusia, maksudnya manusia dalam arti generik, atau manusia yang SEiman/SEagama?
    Kalau hanya untuk yang SEagama, berlaku bagi semua mazhab, atau hanya pada yang SEmazhab?

    kok bego sih ??, dah jelas dibilang manusia, berarti ya semua manusia, bukan seiman atau seagama, ngerti bahasa indonesia apa gak ya ??, atau mungkin kamu belum pinter baca ya, ntar deh diajarin, mau ??

  23. 27 wadehel 6 Oktober 2006 pukul 12:24 am

    @ Salam
    Mau mau mau mau!!

    *Melihat antusias, melet-melet, sambil mengibas2kan ekor*

  24. 28 gracia 6 Oktober 2006 pukul 12:30 pm

    Tunggu saja di akhir jaman nanti semua banyak orang akan meratapi hidupnya yang dikiranya jalan ke surga tetapi ujungnya maut.Disitu terdapat tangis dan kertak gigi penuh penyesalan yang tiada hentinya.Berbahagialah orang yang peka pendengarannya.GBU.

  25. 29 salam 6 Oktober 2006 pukul 2:58 pm

    @ wadehel
    wah senangnya akhirnya saya bisa mengajarkan mas wadehel untuk membaca, kalau begitu jangan lupa ya besok kita mulai masuk sekolah, jadi mas wadehel nya jangan lupa bawa pulpen, buku, dan jangan lupa pakai seragam juga ya, biar kelihatan ganteng loh mas wadehel. oke sampai ketemu disekolah ya, saya tunggu mas.

  26. 30 wadehel 6 Oktober 2006 pukul 7:22 pm

    Mbak/Bang Salam, alamatnya blog kok tidak ditulis? Gimana mau berangkat berguru nih?

  27. 31 Israel??dimana seeh? 28 November 2006 pukul 2:13 pm

    menurut gw..amRozi cs bih baek direkrut militer indonesia. soalna selain guooblok, militer indonesia juga belum bisa bikin alat perang canggih sendiri..
    malah jangan2 amerika sendiri takut jika amrozi cs bebas, maka indonesia akan menyaingi mereka.He..
    meski bunuh banyak orang-orang yg katanya “ga berdosa”..moga2 Amrozi ditetapkan sebagai Syuhada nantinya..Amien.
    Ok, gals..

  28. 32 M. Nunusaku 26 Januari 2007 pukul 7:49 pm

    Buat saya hukuman yang berkesan: Kontolnya dipotong, agar nanti begitu tibah disyurga, diperiksa oleh 7 bidadari cantik…loh
    kontolnya Amrozi kok tidak ada ? pastikan dia tidak akan diterima.

    Dan siapa yang mau memotong kontolnya Amrozi akan diberi hadiah wang
    10 Juta, dean wang tersebut akan diberikan kepada mereka yanmg mau berjihad dengan tujuan cepat ke syurga. Bagaimana setuju ?

  29. 33 BOLONG & BUNCUL 6 April 2007 pukul 1:14 pm

    MENURUT SAYA HUKUMAN YANG PALING COCOK UNTUK AMROZI CS DI BAWA KE BALI DILEMPARKAN DITENGAH KERUMUNAN MASYARAKAT BALI SUPAYA DIBANTAI DISANA

  30. 34 IBLIZ 6 April 2007 pukul 1:19 pm

    MENURUT SAYA AMROZI TIDAK AKAN MASUK SURGA ATAUPUN NERAKA KARANA MALAIKAT NERAKA DAN SURGA TIDAK AKAN MENERIMANYA KARENA MALAIKAT TAKUT SURGA DAN NERAKA AKAN DI BOM OLEH AMROZI………………!!!!! HEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE

  31. 35 MUHAMAD 6 April 2007 pukul 1:23 pm

    SAYA MALU MENJADI ORANG ISLAM KARNA TINDAKAN AMROZI YANG MENGEBOM BALI DAN MENYEBABKAN KEMATIAN MANUSIA YANG TIDAK BERDOSA. APAKAH INI YANG DIAJARKAN AGAMANYA UNTUK MASUK SURGA?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? SANGAT MEMPRIHATINKAN

  32. 36 dewa manang & donglet 8 April 2007 pukul 11:41 am

    menurut kami, lebih baik amrozi dibawa ke bali. kasi warga bali untuk dijadikan lawar dan bagi- bagikan disana untuk makanan anjing!!!!!!!!!!

  33. 37 michell 8 April 2007 pukul 11:45 am

    Menurut saya, amrozi di balsem atau dijadikan “MUMI”, untuk monumen bali.

  34. 38 noname 10 Mei 2007 pukul 9:54 pm

    PEPESAN KOSONG… LAKU JUGA

  35. 39 harsono 11 Mei 2007 pukul 1:53 pm

    mending amrozi CS jangan di hukum mati karena yang bisa menghukum mati hanya Tuhan, lebih baik dihukum tidak boleh makan minum kencing be’ol dan melihat matahari selama hidupnya. adilkan bagi orang muslim malu dong sama diri kalian, emang kalian tuhan bisa menghukum mati orang.

  36. 40 Wahyu 11 Mei 2007 pukul 3:27 pm

    wah wadehel memang orang yang luar biasa jarang sekali orang seperti anda di indonesia yang dipenuhi munafik dan fanatik hypocrite

    menurut saya sebaiknya amrozi,basyir FPI dan ormas2 munafik lainnya itu dikirim berperang saja di israel daripada menjadi pengecut yang hanya berani merusak di indonesia mentang-mentang banyak beking kuat saya ingin tau bagaimana reaksi mereka ketika sudah sampai di palestina ketika berhadapan langsung dengan israel ketika tidak ada beking yang melindungi mereka bisa jadi malah menanggis minta ampun atau lebih parah lagi menjilat israel agar mendapat perlindungan.

    kalo mereka mereka itu tetap di indonesia hanya akan merugikan indonesia dasar negara pancasila akan dirubah menjadi syariat islam dengan menggunakan cara2 kekerasan dengan anggota yang sebagian besar berasal dari kalangan ekonomi lemah dan pendidikan rendah yang dihasut dengan janji-janji yang bertentangan disingkirkan dengan cara kekerasan (apa bedanya dengan Partai bernama PKI yang juga melakukan aksi kekerasan dalam tujuannya sampai polisi saja tidak berani menindak,tujuan PKI juga mengganti dasar negara,kudeta,PKI juga menghasut kalangan bawah dan mempersenjatai mereka misal: BTI(Barisan Tani Indonesia) pada masa lalu)

    saya yakin kalo memang terjadi suatu kerusuhan besar atau mungkin kudeta seseorang yang mengendalikan ormas2 munafik itu akan muncul menjadi penyelamat dan indonesia akan memasuk dunia kediktatoran baru.

    semoga analisa saya tersebut salah…..

    yang saya herankan kenapa polisi dan bapak presiden diam saja seakan-akan membenarkan tindakan kekerasan ormas2 munafik ini bukankah yang terjadi pada masalalu (PKI) juga mirip seperti ini bangsa ini memang tidak pernah belajar dari kesalahan masa lalu

  37. 41 ahmeDucati 17 Mei 2007 pukul 12:57 am

    Nggak jangan di bunuh, kita potong tanganya, kita kebiri, kita cabut lidahnya, terus kita congkel matanya! biarin dia hidup menderita …

  38. 42 ahmadi 22 Mei 2007 pukul 10:23 pm

    aq dukung kmu.kmi slalu di blakangmu. hancurkan kemaksiatan……………!!!!!!!!!!!!!!! hancurkan bali

  39. 43 Hamba Allah 15 Juni 2007 pukul 3:37 pm

    Weuii elu-elu semua gak ngerti apa-apa. Elu kira Amrozi. Imam Samudra, Abu Bakar Ba`asyir orang FPI. Elu tolol dan kebanyakan bacot !! elu semua gak ngerti apa-apa !!! FPI itu sebagian diboncengi oleh Preman. Amrozi cs adalah orang-orang yang punya niat suci dalam beragama tapi caranya salah. gw sendiri juga gak setuju caranya ngebom BAli. Setelah gw pikir-pikir udah bagus !! dari pada elu-elu semua senengannya ngejablay. Jauh dari Tuhan elu. Gw do`ain elu-elu pade mudah-mudahan elu-leu pade matinya gak bakalan kegencet bumi. kalau kegencet bumi itu resiko elu-elu pade.
    Allahu Akbar !!! perjuangkan terus jihad !! lawan Zionis Israel !!! Gw setuju lebanon menang perang !!! mudah-mudahan Isarel Hancur !!! disana tempat para Iblis bercokol. Banyak musrik !! perjudian !! maksiat !!! berantas juga antek-anteknya yang ada di Indonesia karena itu adalah anak-anaknya Iblis !!!
    Ini Gw serukan kepada seluruh Kaum Muslimin !!!

    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!
    Allahu Akbar !!! Allahu Akbar !!!

  40. 45 Kopral Geddoe 25 Juni 2007 pukul 3:47 pm

    Well, teriakan orang yang sudah merasa ‘mengenal’ Tuhannya :D

  41. 46 indiegal 27 Juni 2007 pukul 7:15 pm

    Sama2 bingung… kok bukannya pada belajar dulu ya sebelum internetan… ?

    Mengerti dulu pan ada yg namanya SATIRE…

  42. 47 sasuke 28 Juni 2007 pukul 2:33 am

    Buat semua nya yang ngomong di dasari dengan nafsu dan bukan dengan ilmu, buru** dah pada tobat, lo semua masih pada doyan ama yang namanya seks bebas, masih pada bangkang orang tua, masih pada sering bacok**an klo tawuran, pada g mikir apa lo…., lo semua klo di kumpulin lebih biadab dari pada orang yang lo bilang buruk,berapa banyak cewek yang udah lo perawanin…?, berapa kali lo udah pernah bacok orang cuma gara-gara uang lima ribu perak, atau cuma karena cewek,udah berapa kali lo lo nabrak anak orang waktu lo track**an,terus kabur gitu aja, berapa kali lo betak harta anak** yang lo anggap culun, lo tuh maluuu lo lebih tolol, sadis, lebih hina, buat yang nulis ini, lo mikir deh…. lo tuh kaya gimana, waktu orang miskin kelaparan apa lo pernah kasih mereka makan…?, waktu ada orang di copet apa lo pernah nangkep malingnya terus lo gebukin tuh maling pake tangan lo sendiri, klo ada yang bilang lo ANJING, BABI, SETAN, BANGSAT, lo pasti marah, terus lo bunuh orang itu, mikir dong looooo, tahu diri lahhhhh, emang lo tahu apa tentang surga ?, bisa** nya lo bilang kaya gitu, lo punya otak kan…… mending lo pake dulu dah otak lo buat cari tahu yang bener tentang suatu perkara, klo ada orang tanya sama lo, gimana klo sodara lo di hina orang, lo pasti bakan marah kan sama dia, mungkinnn bisa** lo pingin bunh dia, itu arti nya looo tuh masih mendahulukan nafsu dari pada ilmu, bicara dengan nafsu bukan ilmu pantes mulut lo bau. sekali lagi deh, lo mikir tentang diri lo….. cari tahu dulu ilmu nya baru ngomong.

  43. 48 legendre 5 Juli 2007 pukul 11:14 am

    wallahu alam bishowab

    ya Allah aku berlindung kepada_Mu dari apa yang telah engkau takdirkan kepadaku

  44. 49 bunga 7 Juli 2007 pukul 3:54 pm

    enak banget nge bom negara muslim sendiri bisa masuk surga, kenapa ga nge bom pasar aja sekalian..siapa tahu di sana banyak orang kafir. nah, kalo misalnya ada orang beriman ikut terbunuh, ntar di surga tinggal minta maaf dan kasih kira-kira 49% bidadari jatahnya amrozi (si pelaku).
    siapa yang mo ngantri ikut ngebom??? ngantri!

  45. 50 Somad 1 Agustus 2007 pukul 5:31 pm

    Saya salut kepada Pak Lek Amro, Semoga kita bertemu di surga Bapa, amien. mmuach!!

  46. 51 Amrozy 2 Agustus 2007 pukul 12:30 pm

    Halo, saya Amrozy,
    saya terharu dengan komentar rekan-rekan semua.
    Saya sudah minta maaf ke istri saya bahwa sudah ada penggantinya di surga nanti.
    Untuk itu sudah saya pesan padanya kalau nanti meninggal pasti juga masuk surga dan dia bisa melayani rekan saya Imam Samudra atau kakak iparnya atau abu bakar baasyir, suka-suka dialah.
    Saya juga minta maaf pada keluarga korban, karena meski keluarga mereka mati kena bom saya, tetap saya lebih berpotensi masuk surga dibanding mereka. Untuk itu saya akan sampaikan salam dari keluarga untuk mereka dari balkon surga. salam dari teman-teman pencinta Mahatma Gandi juga akan saya sampaikan.
    tentang cara saya mati, kalau boleh memilih : itu urusan mahendradata, siapa bilang saya akan mati dalam waktu dekat?
    kalau PK saya terkabul, akan saya cari pemilik blog ini, sama rekan rekan yang nulis negatif tentang saya.
    awas lu, BUM ! dan itu kan jihad. mengebom anda tetap sorga jawabannya….

  47. 52 Don Leito 3 Agustus 2007 pukul 11:14 am

    Mbok yao tolong deh bagi umat yg bukan Islam dan Islam KTP jgn sembarangan seperti menuduh Abu Bakar Baasyir atau FPI dengan tidak bisa menelaah pernyataan2 atau aksi2nya (FPI), kalau amrozi and imam samudra okelah saya setuju dihukum karena sembarangan mencari sasarannya apalagi di negara kita sendiri yg bukan arena perang.
    Abu BA sudah diadili dan dia tdk terbukti, dia memang keras dan tegas, pernyataaannya hanya “membelokkan” kalo mau berjihad hendaknya tempat yg setempat-tempatnya begicu loh (tau kagak elu2 pade kejadian di Philipina dan irak?), mengenai FPI dll ada postingan rekan kita malah ada menuduh memperkosa segala (tolong tunjukkan berita dan faktanya dong jgn asal “jeplak”).
    FPI memang keras dalam bertindak, itu pernah dikemukakan oleh Habib Rizieg di televisi tapi biasanya sebelum mereka bertindak seperti sweeping di Jakarta di daerah yg terkonsentrasinya pusat perjudian dan beraneka macam bentuk pelacuran mereka memberi himbauwan, masukan dan surat kepada KAPOLRI dan Kepolisian setempat bahwa tempat tersebut sdh akut, tapi itu TDK DIGUBRIS…WHY???? ITU LAHAN2 DUIT DAN BASAAAAAAH Sdr2KU SEKALIAN. Begitu pula dgn kejadian terbitnya MAJALAH PLAYBOY dll, dkk, dsb. Tindakan main hakim sendiri muncul KARENA SDH BERTINDAK PROPORSIONAL TAPI TETAP CUPET.Kita kembalikan kepada diri kalian masing2 apa kalian peduli dgn keadaan yg sdh akut begini..???? apa yg sdh kalian lakukan? apa kalian BISANYA CUMA MENGUMPAT, MENUDUH, SUMIR DLL, DKK, DSB..? Saya cuma bisa bayangkan apakah buku2 pornografi dll, dkk dsb dgn bebasnya bisa dibaca anak2 kalian! ketika isteri, suami, teteh, tante2 dan om2 menjadi bagian pelaku perjudian, pejajan seks aneka warna atau malah PENJAJA ITU SENDIRI yg semua itu karena pengaruh lingkungan yg sudah tdk susah lagi di dapat, kalo itu nikmat, enak, bangga jadi keluarga pelacur dll ya sanaaa (asal taripnya ditempel di dinding loh..jadi usernya gak kejebak). Kalo kalian sdh terbentuk seperti itu dan tak peduli cuma satu yg bisa saya ucapkan “KALIAN MEMANG BANGSAT DAN ANTEK ANJING FEODAL DAN KAPITALIS YG TAK TAHU TERIMAKASIH”.

    wusssshhhhhh …(lenyap diikuti suara burung gagak)

  48. 53 Amrozy 3 Agustus 2007 pukul 3:54 pm

    Sebenarnya , kepanjangan yang tepat untuk FPI adalah : Front Preman Islam, atau Front Pembajak Islam, alias Preman yang membajak Islam untuk kepentingannya sendiri.
    apakah tidak ada yang tahu bahwa kelakuan FPI tidak ada bedanya dengan polisi2 itu?
    Amerika pengen jadi Polisi dunia, FPI pengen jadi Polisi dunia hiburan….
    semua ujung sama : duit, alias UUD juga ( ujung ujungnya duit).
    beratlah untuk berbangga dengan kelakuan2 FPI.

  49. 54 Listening_Again 6 Agustus 2007 pukul 7:48 am

    Amrozi CS Hukum Mati Deaaaaal….

    One of Reason FPI
    Di Jakarta di daerah yg terkonsentrasinya pusat perjudian dan beraneka macam bentuk pelacuran sebelumnya mereka memberi himbauwan, masukan dan surat kepada KAPOLRI dan Kepolisian setempat bahwa tempat tersebut sdh akut dan harus diberantas, tapi itu TDK DIGUBRIS…WHY???? ITU LAHAN2 DUIT DAN BASAAAAAAH Sdr2KU SEKALIAN. Begitu pula dgn kejadian terbitnya MAJALAH PLAYBOY dll, dkk, dsb. Tindakan main hakim sendiri muncul KARENA SDH BERTINDAK PROPORSIONAL TAPI TETAP CUPET.

    Perlu diulangi….??????

  50. 55 Mbah elu 12 September 2007 pukul 2:17 pm

    Puji Sukur, amrozi PK nya ditolak !!!!!
    jangan kaget dan jangan heran kalau dia gak bakalan deh di hukum mati! kenapa ???? karena jaksa dan polisi taku ama pembalasan teman temannya.
    kalau (andai aja!) dia bisa masuk surga, orang seiman, gak seimannya kemana? neraka ???
    kita semua tahu, lihat dan saksikan waktu alam murka dan menggetarkan bumi yang katanya ” serambi mekka” mengapa bisa terjadi? apakah orang yang ada disana dicoba Tuhan? atau Tuhan Murka dan marah? apa mereka masuk surga juga??
    jawab dan renungkan dan tanya sama rumput bergoyang !
    he he he
    kesimpulannya Amrozi bakal masuk Neraka!
    he he he.
    Mengapa dunia arab yangpenuh dengan berkah limpah oleh minyak, penuh dengan kekerasan??? apakah Tuhan tidak menyayangi? Tuhan sayang dengan orang arab sehingga dilimpahkan minyak yang banyak, tetapi ada beberapa orang yang berpandangan salah sehingga timbullah kekerasan dan kekejian (perang) disana agar mereka insyaf dan taubat untuk kembali ke jalan Nya.

  51. 56 jojo 18 September 2007 pukul 12:43 pm

    Amrozy darahmu adalah kemenangan …………………………
    Kata katamu adalah semangat ……………………………..
    Hancurkan kedzoliman Amerika …………………………….
    Enyahkan kafir dari muka bumi. …………………………..

  52. 57 ali@yahoo.co.id 18 September 2007 pukul 12:46 pm

    Amrozi jasadku kelak kan dikenang, sebagai pembasmi kejahatan dan kemungkaran, engkaulah pendobrak peradapan kafir dan kerakusan Amerika.

  53. 58 ook 19 September 2007 pukul 3:58 pm

    wuh.., bingung, semrawut… ke WC dulu ajalah…

  54. 59 loyoman 25 September 2007 pukul 1:17 pm

    AKhirnya orang Bali bisa bernapas lega terutama para korban bom bali I dan II, semoga apa yang selama ini mengganjal dalam batin mereka bisa lepas bebas dan bisa melanjutkan kehidupan mereka itu saja….

  55. 60 Dor 25 Oktober 2007 pukul 10:52 pm

    banyak yang gombal. Gak ada kaitannya ngebom bali dengan lawan amrik. apalagi yg akhir2. itu bukan jihad. kenapa musti pake bom. mau jihad nglawan amrik aja kok repot. pake aja golok, babat tuh orang di pasar, sambil teriak, “Bangsat Amerikaa, Allahu akbar!” nggak lama juga sahid dikroyok orang sepasar. Gimana? wagu kan? pake bom lebih wagu n misteri lagi. norak! yang ada adalah orang pinter-ikhlas-kejebak ato bodoh-ikhlas-dikibulin ato pinter-intelejen-menyusup.
    cari tahu tentang agama. semua agama tu baik. kalo gak baik dah musnah dari dulu. semua agama tuh membenarkan dirinya sendiri. perkataan semua agama benar, itu agama baru lagi. Tuhannya beda lagi tuh.
    Agamaku punya aturan bagaiman mensejahterkan semua umat beragama bahkan alam. Tapi ada aturan siapa2 yang harus diperangi dan dibunuh. semua ada aturannya kok. tenang aja

  56. 61 M. Sejuki 30 Oktober 2007 pukul 5:53 pm

    Saya heran dengan kawan-kawan yang komentarnya selalu memojokkan Amrozi Cs. Kenapa tidak meributkan Amerika dan konco-konconya yang telah membantai dengan sadis manusia-manusia di Irak dan Afganistan. Kenapa kalian tidak mengecam Israel yang dengan seenaknya juga membantai rakyat sipil Palestina yang tidak berdosa. Kenapa kalian juga tidak kecam mereka? Takut ya? Ooooooo….. jelas, memang kalian-kalian itu penakut semua. Dengan Amrozi berani mengecam, tapi dengan Amerika? Belum apa-apa kalian sudah terkencing-kencing!!!!! Ketika anak-anak, perempuan-perempuan, orang-orang tua dan warga sipil yang tidak berdosa, rumah sakit, pasar dibantai dengan sadis oleh bom tentara Amerika Cs, mana suara kalian. Hayoooo…..ngomong dong!!! Saya tidak membela siapa-siapa. Saya hanya ingin menyentuh rasa keadilan. Amerika Cs (Pimpinan-pimpinannya) harus juga diadili. Bahkan mestinya hukuman matinya lebih hebat lagi beratus-ratus kali dari hukuman yang diterima Amrozi. Mestinya kita terlebih lagi Pemerintah kita harus berani berkata “Tangguhkan dulu untuk sementara proses hukum Amrozi Cs, kecuali jika Ariel Sharon, George Bush, Tony Blair, John Howard dkk juga diadili secara hukum. Jika tidak dan mereka tetap berkeliaran dengan enaknya dan terus membom orang-orang tidak berdosa, maka Amrozi dkk juga berhak bebas”. Berani aggak kalian ngomong begitu? Saya yakin belum apa-apa kalian sudah terkencing-kencing. Iya kan? Saya tanya, pernahkah kalian membela Palestina, Irak, Afganistan dan negara kecil lainnya yang dizhalimi yang setiap hari selalu dibantai oleh imperialis Amerika dan antek-anteknya yang jelas-jelas mereka-mereka tersebut berada di pihak yang tertindas. Mana pembelaan dan kutukan kalian? Mana hati nurani kalian? Mana suara kalian……suara kalian……suara kalian? Hayooooooooo….Kenapa diam? Lagi ganti celana karena basah akibat air kencing ya? Memalukan…….!!!!!!!

  57. 62 abdullah 1 November 2007 pukul 4:27 pm

    amrozi adalah suruhan/kaki tangan amerika dan kaum kafirin, misinya menjelekkan citra islam, targetnya kalau citra islam udah jelek maka akan banyak umat islam yang dimurtadkan, karena krisis kepercayaan. kalau umat islam di indonesia berkurang, maka produk amerika akan mudah masuk indonesia, seperti minuman keras dan babi.

    sebaiknya amrozi segera dipancung saja, karena dia itu noda bagi umat islam, amrozi adalah sampah yang mengotori risalah mulia nabui muhammad SAW. amrozi pemikirannya adalah sesat, ga jauh beda dengan ahmadiyah, alqiyadah, qur’an suci, yang semuanya kaki tangan amerika dan kaum kuffar.

    umat islam di indonesia jangan tertipu, setan juga bisa pake jenggot dan surban…amrozi adalah setan berjenggot dan bersurban bentukan amerika dan kaum kuffar untuk menjelekkan citra islam

    astagfirullahaladzim…wallahualambishawab….

  58. 63 M. Sejuki 1 November 2007 pukul 7:56 pm

    Untuk abdullah
    1st Nov 2007 di 4:27 pm.

    Sebaiknya anda harus buktikan bahwa Amrozi itu anteknya Amerika dan kaum kafir. Apalagi anda seorang muslim, mestinya harus tahu bagaimana sebaiknya menyampaikan sesuatu yang harus lengkap dengan bukti dan fakta-faktanya disertai dengan argumentasi dan pemikiran yang tajam. Jika tidak anda telah melakukan fitnah yang tingkatannya menurut Al Qur’an (Allah) lebih kejam daripada membunuh dan tentu akibatnya azab Allahpun amat pedih. Nah, sekedar mengingatkan sejak penyerangan Amerika Cs ke Afghanistan dan Irak sudah berapa ratus ribu (bukan puluhan ribu sebagaimana yang diberitakan media yang rata-rata bersumber dari barat) kaum muslimin (anak-anak, wanita-wanita belum lagi yang diperkosa, orang-orang tua yang tidak berdaya dan warga sipil tidak berdosa, pasar, rumah sakit dan tempat lainnya yang katanya salah sasaran) yang darahnya sudah tertumpah oleh keganasan bom-bom Amerika Cs bahkan yang di Falujjah Bom Napalm atau Mostard telah dijatuhkan yang kalau kena radiasinya saja tubuh ini bisa meleleh serta Bom Curah (Cluster) yang dilarang oleh PBB juga digunakan oleh Amerika. Mengerikan dan mengenaskan sekali. Tidak sedikit gara-gara bom Amerika tersebut anak-anak yang telah yatim bahkan yatim piatu, ibu-ibu yang menjani janda atau suami-suami yang menjadi duda bahkan musnahnya beberapa keluarga sekaligus. Belum lagi situs-situs bersejarah yang telah hancur bahkan tidak sedikit yang telah dibawa dan dicuri oleh tentara-tentara Dajjal tersebut. Siapa yang membela mereka? PBB? Negara-negara Arab? Indonesia? Atau siapa? Tidak ada!!!

    Berdasar buku Imam Samudra yang berjudul “Aku Melawan Teroris” yang saya peroleh tanpa sengaja di salah satu Toko Buku di daerah saya. Dia (baca: Imam Samudra) tidak tahan melihat semuanya itu di mana dunia diam seribu basa terhadap kekejaman Amerika Cs tersebut. Akhirnya Imam Samudra Cs membuat keputusan untuk melawannya. Cuma yang jadi masalah, bagaimana caranya? Pendek cerita (masih menurut buku tersebut) diputuskanlah Bali dan kemudian….. terjadilah peristiwa bom Bali tersebut. Kenapa di pilih Bali? Silahkan anda baca sendiri buku Imam Samudra tersebut selengkapnya.

    Nah, sebelum saya uraikan lebih lanjut, saya ingin bertanya kepada anda wahai Sdr Abdullah (saya tidak tahu apakah ini nama beneran atau tidak). Keadilan dan kebenaran itu wajib atau tidak diperjuangkan oleh setiap muslim? Jika wajib maka kebalikannya, kemungkaran juga tentunya harus wajib untuk diberantas. Saya yakin anda tentu sepakat dengan itu dan saya yakin non muslimpun juga sepakat dengan itu. Kemudian saya yakin bahwa semua yang ada di blog ini juga sepakat bahwa yang berkewajiban melaksanakannya itu adalah Penguasa & Penegak Hukum. Jika kita semuanya sepakat, maka kelanjutannya adalah Penguasa dan Penegak Hukum harus melakukan sesuatu untuk menegakkan keadilan dan kebenaran serta memberantas kemungkaran. Yang dalam konteks Amrozi Cs, antara lain mereka harus berani berucap: “Wahai dunia internasional, kami tidak rela jika Amrozi, Imam Samudra dkk saja yang harus dihukum, ajukanlah juga ke Pengadilan Internasional Ariel Sharon, George W. Bush, Tony Blair, John Howard dan sekutu-sekutunya karena tangan-tangan mereka telah berlumuran darah dengan menyerang dan membantai makhluk yang sejenis dengan mereka sendiri yaitu manusia dengan tanpa perasaan sama sekali. Lihat pelanggaran HAM yang telah mereka lakukan seperti kasus Guantanamo, Abu Ghraib dan perlakuan-perlakuan kejam lainnya yang secara kasat mata sangat jelas mereka itu sudah termasuk dalam kategori “Penjahat Perang”. Jika mereka-mereka itu tidak diadili dan masih tetap berkeliaran apalagi sambil terus membombardir manusia-manusia di sana, maka demi “Keadilan dan Kebenaran” proses hukum terhadap kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs. juga harus ditangguhkan dan mereka juga berhak untuk bebas karena perbuatan-perbuatan mereka sangat berkaitan erat dengan sepak terjang George W. Bush dkk”. Ini antara lain kira-kira yang harus dilakukan/diucapkan oleh Penguasa dan Penegak Hukum yang ada di negeri kita ini. Jika tidak… sekali lagi, jika tidak… maka mereka (Penguasa dan Penegak Hukum) akan dimintai pertanggung-jawabannya nanti di hadapan Allah, “Kenapa kamu tidak berlaku adil dan benar? Kenapa kamu hanya menghukum satu pihak saja sementara pihak lain yang jauh lebih kejam lagi dari bayangan manusia manapun kok tidak kamu hukum dengan mengajukannya ke Pengadilan Internasional?” Begitulah kira-kira ilustrasinya pertanggung-jawaban yang akan dimintai Allah kelak kepala Penguasa dan Penegak Hukum di negeri ini terkait dengan kasus Imam Samudra dan Amrozi Cs. Itu jika anda sependapat bahwa kebenaran dan keadilan itu wajib ditegakkan dan kemungkaran itu wajib diberantas.

    Saudaraku Abdullah. Tidakkah anda melihat, mereka-mereka itu (Imam Samudra & Amrozi Cs)? Mereka itu orang-orang baik. Saya yakin siapapun orang yang merasa dirinya orang baik akan merasa senang jika berjumpa dengan mereka. Yang takut itu kan orang-orang jahat, tempat-tempat maksiat (seperti Paddys Club dan Sari Club), Dajjal Amerika Cs dll. Saya sangat yakin itu dan mereka siap dengan konsekwensi apapun yang akan menimpa mereka. Kok malah anda yang mencak-mencak tidak karu-karuan sampai menghilangkan akhlaqul karimah anda sendiri sebagai seorang muslim dalam membuat tulisan? Saya merasa geli saja. Anda mencak-mencak “segera saja dipancung”. lho, justeru merekalah yang ingin segera minta dipancung, bukan anda yang suruh. Kok malah anda yang sewot.

    Nah, kembali ke awal anda telah mencap Amrozi itu kaki tangan Amerika dan kaum kafir. Anda sebagai seorang muslim harus bertanggung jawab. Tunjukkan fakta dan bukti-buktinya, kalau perlu lengkap dengan argumentasi/dalil-dalilnya. Jika tidak anda telah melakukan fitnah dan untuk itu sebaiknya anda segera bertobat karena ini masalah serius dengan mengatakan Amrozi itu kaki tangan Amerika dan kaum kafir padahal Amerika Cs-lah sebenarnya yang paling dimusuhi Amrozi dkk. Jika tidak segera bertobat, Insya Allah azab Allah akan segera menimpa anda. Istighfarlah segera Saudaraku.

  59. 64 dafa 2 November 2007 pukul 7:29 am

    Gue udah bolak-balik tamat membaca Qur’an, Hadits dan juga Tafsir Al-Misbahnya Bapak Quraish Shihab, serta banyak lagi kitab dari Ulama yang lain, tapi tidak pernah menemukan penjelasan : “Jadilah teroris, pembom dan pembunuh agar kamu masuk surga”. Sangatlah naif jika ada Muslim yang meyakini bahwa melakukan pemboman dan pembunuhan, dengan alasan apapun, termasuk jihad. Nabi Muhammad SAW, para sahabat dan pejuang Islam dahulu, melakukan perang karena memang agama Islam, jiwa dan keselamatan mereka terancam. Sasarannyapun jelas, yaitu kaum kafir dan musuh-musuh yang secara nyata menebarkan ancaman dan permusuhan terhadap Nabi & umat Islam.
    Lha, orang-orang yang menjadi korban pemboman Amrozi dkk, apapun agama & kebangsaan mereka, apakah pernah mengancam keselamatan Islam, mengancam atau mengganggu Amrozi dalam beragama? Apakah para korban itu pernah atau sedang merencanakan untuk memusuhi Agama Allah? Kalau jawabannya tidak, maka jelas perilaku Amrozi dkk bukanlah tergolong jihad, dan tempat kembali mereka belum tentu surga!!

  60. 65 abdullah 2 November 2007 pukul 3:44 pm

    for saudaraku M.Sejuki

    saya sudah membaca di media2 dan melihat di televisi bagaimana penderitaan umat muslim dipalestina, irak, afghanistan, di chenya, di thailand, difilipina, bahkan di indonesia dengan kemiskinannya…tapi itu belum seberapa dibandingkan dengan RUSAKNYA CITRA ISLAM oleh amrozi dan kawan2, sehingga umat islam akan menjadi gamang terhadap agamanya sendiri karena citra “islam adalah agama bom”
    jelas apa yang dilakukan amrozi dkk…tidak sesuai dengan tuntunan agama islam, setan bisa saja berjenggot dan bersorban bahkan naik haji…seperti yang dilakukan oleh H. snouch hugronye, kolonialis belanda yang pura2 masuk islam dan mempelajari islam…untuk menghancurkan islam di aceh.
    umat islam tersudutkan….kita harus bangkit….tapi bukan begitu solusinya sahabat….bukan dengan merusak citra islam melalui cara yang kampungan dan primitive seperti yang dilakukan oleh amrozi dkk.
    perjuangkan hukum islam, perkuat ekonomi umat, pendidikan generasi muda yang islami, saya udah lihat mulai dilakukan saat ini…munculnya kader2 islam yang amanah di DPR, dipemerintahan, munculnya badan zakat yang amanah, selama jalan tersebut masih bisa kita perjuangkan kenapa harus merusak citra islam dengan bom.
    saudaraku M sejuki…salut atas semangatmu membela islam
    cerdaskan pemikiran kita….
    jangan mudah tertipu oleh kulit…yang mebungkus kebusukan…

    selamat berjuang sahabat….
    kebenaran hanya datang dari 4JJI
    wallahualambishawab…..assalamualaikum

  61. 66 M. Sejuki 3 November 2007 pukul 8:49 am

    Assalamu’alaikum Wr Wb.

    Untuk Saudaraku Abdullah dan Dafa.

    Saya akan uraikan secara lebih panjang lebar lagi tentang masalah ini dengan harapan mudahan bisa tuntas dan mudahan anda/kalian juga mau sabar untuk membacanya. Saudaraku Abdullah mengatakan:

    “Saya sudah membaca di media2 dan melihat di televisi bagaimana penderitaan umat muslim dipalestina, irak, afghanistan, di chenya, di thailand, difilipina, bahkan di indonesia dengan kemiskinannya…tapi itu belum seberapa dibandingkan dengan RUSAKNYA CITRA ISLAM oleh amrozi dan kawan2, sehingga umat islam akan menjadi gamang terhadap agamanya sendiri karena citra “islam adalah agama bom””

    Bagaimana bisa anda mengukur bahwa penderitaan ummat Islam di mana-mana belum seberapa dengan rusaknya citra Islam oleh Amrozi dkk? Apakah citra Islam telah rusak akibat ulah mereka? Apa ukurannya? Kalau memang rusak, kenapa pemeluk Islam semakin membengkak terus. Bahkan di Amerika sendiri sudah 20.000 orang yang masuk Islam dalam 2 bulan setelah peristiwa WTC 11 September 2001. Dimana rusaknya citra Islam tersebut? Apa tidak terbalik?
    Menurut pandangan saya citra Islam tidak rusak kok. Apanya yang rusak? Rusak tidak rusak, tetap saja orang-orang yang benci Islam akan terus berupaya untuk merusaknya dengan berbagai cara. Ingat, mass media mereka yang kuasai. Mass Media inilah (baca: Televisi) sebagai sarana yang paling ampuh untuk menciptakan opini. Berita-berita yang sampai kepada kita hampir dipastikan semuanya bersumber dari media mereka (baca: kaum kafir yang sudah disensor, dipotong sana-sini yang semuanya harus menguntungkan pihak kafir. Yang menguntungkan Islam tidak boleh diberitakan. Atau diberitakan juga, tetapi dalam porsi yang sangat tidak seimbang.

    Banyak kaum muslimin yang terbuai oleh berita-berita kaum kafir tersebut. Saya tidak menyalahkan cara berfikir anda seperti itu dan bahkan saya yakin sangat banyak yang berfikiran mirip kalau tidak boleh dikatakan sama dengan apa yang anda fikirkan. Kenapa? Karena kita selama ini sudah dicecoki dengan hal-hal yang serba indah. Oh…Islam itu kan agama damai, Islam itu kan tidak boleh anarkis, Islam itu kan harus toleran bahkan terkesan harus sangat toleran dengan orang “kafir”, Islam itu kan harus begini begitu yang pokoknya harus serba indah, rahmatan lil ‘alamin lah begitu. Itulah yang ada dalam otak kaum muslimin yang ada saat ini. Itulah yang diinginkan oleh kaum kafir sehingga kaum kafir dapat lebih leluasa melakukan apapun yang mereka inginkan.

    Jangan lupa saudaraku, Islam itu tidak hanya sebatas itu. Islam itu gabungan antara kelembutan dan kekerasan (baca: ketegasan!). Kapan saatnya lembut dan kapan saatnya keras, sudah diatur semuanya dengan sangat indahnya dalam Al Qur’an dan Al Hadits. Nah, kita kan selama ini inginnya yang lembut-lembut terus, yang damai-damai terus, tidak boleh adanya kekerasan dalam Islam dan bla…bla… bla… apalagi yang namanya dengan “BOM”, itu tidak boleh sama sekali. Begitu kan yang ada dalam otak kita selama ini? Benar, saya dan semua kita dan saya yakin hampir seluruh kaum muslimin juga berfikiran seperti itu. Kenapa? Karena memang kita telah dicecoki dengan hal yang serba lembut, serba rahmatan lil’alamin.

    Kembali ke pokok masalah berkait tentang Imam Samudra, Amrozi dkk. Tentang merekapun kebanyakan kita juga berfikiran seperti yang telah saya uraikan di atas. Kenapa? Karena kita hanya menerima informasi secara sepihak yaitu dari pihak-pihak yang kontra saja. Apalagi mass media (cetak maupun elektronik) lebih luar biasa lagi. Di “Blow Up” habis-habisan. Tapi pernahkan kita mau mendengarkan argumen dari pihak yang pro? Pernahkah kita menyimak pendapat-pendapat mereka, meneliti, menganalisa dsb dst….? Pernahkah? Hampir-hampir tidak pernah sama sekali! Wajar saja kitapun juga akan berpendapat mirip dengan kelompok yang seperti itu.
    Seluruh mass media (elektronik dan cetak) sepertinya koor, tidak boleh (atau mungkin tidak berani?) memberitakan yang pro terhadap tindakan mereka. Kenapa tidak boleh? Kenapa tidak berani? Katanya kita ini pengusung demokrasi. Mana demokrasinya jika itu tidak boleh diberitakan?
    Anda tahu sendiri kan, bagaimana kekuatan asing telah menguasai penguasa dan bangsa kita yang muslimnya terbesar di dunia ini. Walau penguasa dan kita biasanya suka tidak mengakuinya. Mass media kan mereka (baca:kaum kafir) yang kuasai.

    Saudaraku Abdullah, Dafa dan yang sejenisnya. Bagaimana kita bisa balans/imbang dalam menilai sepak terjang mereka, sementara yang masuk ke pikiran kita yang kontra-kontranya saja? Bagaimana kita menilai mereka itu (katakanlah salah, merusak citra Islam dan berbagai umpatan lainnya) sementara kita sendiri tidak pernah mendengar pendapat-pendapat dan argumen-argumen dari kelompok yang pro atau menerima langsung pernyataannya Imam Samudra, Amrozi dkk? Kenapa?

    Seperti yang saya jelaskan tadi, karena memang tidak boleh diberitakan. Dan pendapat yang pro itu bagaimanapun caranya tidak boleh beritanya sampai ke permukaan. Pokoknya orang Islam secara keseluruhan jangan sampai tahu. Kenyataan ini memang pahit, tapi itulah kenyataan yang harus kita terima sementara ini sebagai bagian dari takdir Allah SWT. Anehnya lagi kenapa kok orang Islam (saya tidak tahu apakah anda/kalian termasuk di dalamnya) tidak berusaha untuk mengetahuinya? Silahkan dijawab sendiri.

    Saudaraku, saya disini tidak berada dalam kapasitas pro dan kontra, setuju atau tidak terhadap apa yang dilakukan oleh kelompok Imam Samudra, Amrozi dkk. Namun saya ingin mengajak kawan-kawan termasuk yang non muslim (pokoknya ummat manusia keseluruhan-lah) agar dalam menyampaikan sesuatu hendaklah menyeluruh (Kaffah dalam istilah Islam), seimbang jangan hanya sepihak saja tapi tinjaulah dari semua pihak. Tinjaulah dari semua aspek. Kalau sudah demikian, silahkan kita mengambil kesimpulan masing-masing.

    Pertanyaannya, khusus kepada Saudara Abdullah dan Dafa atau mungkin juga yang lainnya. Pernahkah anda mengkaji dan menganalisa dari mereka-mereka yang berpendapat pro terhadap tindakan Imam Samudra, Amrozi dkk? Kalau belum sebaiknya anda harus lakukan itu agar tidak menimbulkan fitnah demi fitnah yang dosanya (na’udzubillahi min dzalik) lebih besar dari membunuh. Saya anjurkan kepada saudara-saudara untuk membaca bukunya Imam Samudra (dikarang pada saat dia di penjara) dengan judul “AKU MELAWAN TERORIS”. Kita harus hati-hati Saudaraku, agar jangan tergolong di mata Allah sebagai golongan “Tukang Fitnah” yang sangat Allah murkai. Tukang Fitnah inilah yang di Qur’an disebut kelompok orang-orang “Munafiq”. Gara-gara kelompok inilah Islam itu sangat mudah dihancurkan. Islam itu hancur bukan dari luar tapi dari dalam sendiri. Siapa yang menghancurkannya? Ya…orang-orang munafiq itu!!!

    Saudaraku, setelah anda/kalian mempelajari, meneliti, menganalisa pendapat-pendapat yang pro apalagi langsung memperolehnya dari mereka (baca: Imam Samudra dkk) sendiri dengan membaca buku “AKU MELAWAN TERORIS” tersebut. Kemudian anda memberikan kesimpulan, apapun kesimpulannya. Itu namanya baru balans, adil, kaffah dan menyeluruh. Pendapat anda pasti akan dihargai baik oleh orang lain maupun oleh anda sendiri.

    Mengenai buku “AKU MELAWAN TERORIS” tersebut, kan sebelumnya sempat heboh bahkan peredarannya sempat akan dilarang oleh Penguasa (Baca: Kejaksaan Agung). Namun dari MUI melalui Pak Ma’ruf Amin menginginkan agar dilakukan bedah buku dulu sesuai aturan main yang berlaku. Mendengar hal itu, sepanjang yang saya tahu, IMAM SAMUDRA sangat antusias sekali menanggapinya. Kapan debatnya/bedah bukunya? Dimana? Itulah sebenarnya yang diinginkan oleh Imam Samudra si pengarang buku, “debat terbuka”. Tapi seperti yang kita ketahui bersama, debat terbuka buku “AKU MELAWAN TERORIS” sampai saat ini tidak pernah terealisasi. Kita semua tidak tahu kenapa bisa demikian. Apakah menurut MUI, mereka tidak akan akan menang mendebatnya atau bagaimana? Kita semua hanya dapat menduga-duga. Sejak saat itulah sebagaimana kita ketahui bersama buku tersebut sangat diburu-buru oleh siapapun terlebih lagi kaum muslimin, dan Alhamdulillah saya sempat mendapatkannya jauh hari sebelum hebohnya buku tersebut. Buku tersebut yang saya tahu sempat dicetak dalam 2 edisi.

    Yang sangat mengherankan sekaligus pernyataan salut saya adalah Imam Samudra malah minta kepada Penerbitnya agar tidak mencetaknya lagi padahal pernyataan itu di tengah permintaan pasar yang sangat besar untuk memperolehnya. Dia (baca: Imam Samudra) sesuai yang diberitakan media pada waktu itu tidak ingin ria dan takabur, cukup 2 edisi saja. Edisi ke 3 dst stop. Tidak ada komentar saya kecuali kira-kira hanya begini :
    “Luar Biasa Kau Imam Samudra (dkk tentunya). Saya tidak ada seujung kukupun dibandingkan dengan kalian. Saya hanya bagaikan setetes air di tengah Samudra (kebetulan sama dengan nama anda) yang luas. Saya meneteskan air mata begitu membaca buku anda. Saya baru tahu sekarang ayat-ayat Allah dan Hadits-Hadits RasulNya yang anda kutip dalam buku anda tersebut begitu pas dan sulit bahkan tidak akan mungkin untuk dipatahkan oleh orang-orang yang mau berfikir jujur dan objektif. Wahai Imam Samudra dkk, saya bahkan siapapun tidak tahu kenapa MUI tidak jadi melaksanakan bedah buku terhadap buku yang anda tulis “AKU MELAWAN TERORIS” seperti yang telah mereka janjikan? Saya pribadi hanya dapat meraba-bara, barangkali karena MUI tahu bahwa mereka tidak akan menang sebab mereka akan berhadapan langsung dengan ayat-ayat Allah dan Hadits-Hadits RasulNya yang telah tulis dengan begitu pas dan indahnya dalam buku anda tersebut. Saya hanya berdo’a semoga kalian mendapat Rahmat dan Ridha dari Allah SWT. Semoga Saudara-saudara muslim yang ikut gugur akibat bom Bali tersebut juga termasuk Syuhada-Syuhada di sisi Allah. Semoga pula Saudara-Saudara Muslim lainnya dibukakan hati oleh Allah SWT dalam membuat suatu pernyataan dan menyimpulkan sesuatu selalu balans/seimbang dan berfikiran kaffah, tidak sepihak sebagaimana yang sering dilakukan. Amin…”

    Waduh, maaf saudaraku. Saking asyiknya jadi kepanjangan nih tulisannya. Namun mudahan dapat membuka hati kita semua.

    Mari kita semuanya (Muslim dan Non Muslim) untuk selalu berusaha membiasakan diri berpola fikir kaffah dalam segala hal yang akan kita sampaikan, ungkapkan, katakan dan simpulkan. Okey?

    Catatan khusus untuk saudaraku Dafa.
    Apa benar anda itu sudah habis, tamat bolak balik baca Al Qur’an dan Hadits dan juga tafsir Al Mishbah Karya DR. Quraisy Syihab. Katakanlah anda benar seperti itu. Tapi dalam konteks Imam Samudra, Amozi dkk sudahkah anda memperoleh info, menyimak, menelaah dan meneliti pendapat-pendapat yang pro bahkan langsung memperolehnya dari Imam Samudra meski hanya melalui bukunya “AKU MELAWAN TERORIS”? Pernahkah? Kalau belum, berarti anda melakukan umpatan tersebut hanya berdasarkan sumber sepihak yaitu yang kontranya saja. Iya kan?

    Wassalam.

  62. 67 bagus-bagus 4 November 2007 pukul 6:03 pm

    knapa mau masuk surga imam samudra, amrozi dan terrois lainnya udah berpikir jorok dan porno ya??? ngebayangin dadanya bidadari dan telanjangnya bidadari… wah gak bener jalan pikiran jihadnya…

  63. 68 tenetaberateimpious@yahoo.com 4 November 2007 pukul 10:44 pm

    HIDUP AMROZY cs……

    andjjjjjiiiiiing bwt semua orang yang membencinya…..
    kyk dah pada bner az vonis orang lain seenak nya….
    pikirin dulu diri sendiri baru orang laen….
    mana yg LEBIH teroris….AMROZY APA AMERIKA DAN YAHUDI…
    mana yang paling banyak menelan korban jiwa…
    klu kalian pinter dan waras pasti kalian juga taw smua nya…!!!!!

  64. 69 tenetaberateimpious@yahoo.com 5 November 2007 pukul 12:28 pm

    haiiiiiii setan222 yang berbentuk manusia……

    klu kyakinan amrozi cs… mo msk surga…knpa kalian jadi yang repot…

    yang nentuin masuk surga ataw neraka itu alloh…bukan ente SETAN…

    SOK pada BENER AZ AH…

    yang penting kita do’akan az smua korban atw pun pelaku bom bali dan juga semua orang yang telah mati di ampuni dosa dosa nya…supaya bisa masuk surga…

    kan mendo’a kan itu nambah pahala cing….

    jng sibuk ngurusin orang lain mo masuk surga apa neraka….

    emang ente smua prnah nyoba ke akherat apa….!!!!!!!

    TAIIIII LAH SMUA YANG SOK PADA BNER and SOK PINTER….!!!!!!!

  65. 70 M. Sejuki 5 November 2007 pukul 11:25 pm

    @bagus-bagus

    Anda berkata/menulis begitu, sebenarnya menampar ke muka anda sendiri. Ucapan adalah cerminan hati. Akhlak sebagai ukurannya. Jadi apa yang anda ucapkan/tulis itulah anda yang sebenarnya. Sudah hilangkah kesantunan dalam diri anda? Jika anda seorang muslim, anda akan dicap sebagai orang yang berakhlak buruk. Namun jika anda Nasrani (baca: Kristen), mana ajaran “cinta kasih” Yesus yang semestinya harus anda pedomani?

    @tenetaberateimpious@yahoo.com

    Anda lebih luar biasa lagi. Karena sebenarnya andalah “Anjingnya”. Seperti contoh, ada orang gila (yang mestinya harus dikasihi, dituntun bahkan diobati), namun ternyata diumpat dan dicaci maki habis-habisan. Apa bukan lebih gila lagi tuh si pengumpat dan si pencaci maki tersebut? Betul tidak saudaraku Abdullah? He…he…he…

  66. 71 M. Sejuki 5 November 2007 pukul 11:33 pm

    @tenetaberateimpious@yahoo.com

    Ketinggalan sedikit (kelupaan), mestinya…… andalah “Anjingnya” dan …. “Setannya”. Ha…ha…ha…

  67. 72 amran 6 November 2007 pukul 2:09 pm

    untuk saudara sejuki…

    sejuki ini kerjanya menghina dan mengumpat orang….otaknya kerdil…wawasannya sempit…mudah ketipu oleh oleh sandiwaranya amrozi….

    salut for saudara abdullah yang mau meluangkan waktu hadir di sini untuk mencerdaskan saudara sejuki dan sejawatnya…korban sandiwara amrozi….trimakasih saudara abdullah…semoga Allah merahmatimu…

    setelah itu antum jangan pedulikan ucapan sejuki dkk…tinggalkan kejahilan sejuki dkk mereka dan kita doakan semoga Allah menunjukkan kesalahan itu adalah salah dan kebenaran itu adalah benar…

  68. 73 fauzi 6 November 2007 pukul 2:20 pm

    saya setuju banget dengan pemikiran akhi abdullah dan akhi amran….semoga Allah merahmati kalian

    to saudara sejuki dkk seimannya….

    tolong cermati fenomena penipuan lainnya:
    1. ledakan bom di WTC yang direkayasa yahudi dan USA
    dengan menuduh pelakunya adalah umat islam….sehingga
    dengan alasan tersebut USA menyerang Irak, Afghanistan,
    dan sasaran utamanya menghancurkan mekah
    siapa yang jadi korban….umat islam…korban fitnah
    2. munculnya aliran sesat antara lain wahidiyah, alqur’an
    suci, al-qiyadah,salamullah Lia Eden,islam jamaah,NII
    dll itu adalah REKAYASA USA, YAHUDI, dan KAUM
    KUFFAR,mereka mau menghancurkan islam dari dalam…

    Fitnah mereka berhasil menghancurkan umat islam…tapi saya yakin ini hanya sesaat…insyaAllah Allah melindungi Islam…

  69. 74 Dina Fitria 6 November 2007 pukul 2:23 pm

    ASSALAMUALAIKUM…

    JAZAKALLAH AKHI ABDULLAH ATAS TULISANNYA….SEHINGGA SAYA TERBUKA PEMIKIRAN SAYA….SEKALI LAGI JAZAKALLAH YA AKHI….SEMOGA ALLAH MERAHMATI DAN MELINDUNGI AKHI ABDULLAH

    DINA FITRIA

  70. 75 Siti Rahmah 6 November 2007 pukul 2:26 pm

    salut untuk saudara abdullah dan rekan-rekan

    semoga pemikiran saudara abdullah mampu membuka belengu kejumudan dan kebodohan masyarakat indonesia

    sehingga masyarakat indonesia bisa lebih cerdas memahami sesuatu kejadian dan tidak mudah tertipu

  71. 76 dondi 6 November 2007 pukul 2:44 pm

    saya seyuju dengan pemikiran saudara abdullah

    amrozi itu primitif dan tidak berpendidikan,amrozi itu suruhan amerika dan syetan, amrozi tidak menghargai dan melecehkan perjuangan umat islam

    yaitu :
    1. para ulama yang ikhlas yang belajar dan mengajarkan ilmu-ilmu agama, akhlak dan kebaikan
    2. guru-guru agama yang ikhlas yang mengajarkan kebaikan dan alquran
    3. guru-guru TPA/TK islam yang mengajarkan sopan santun islam
    4. para pemuda dan pemudi islam yang berjuang menegakkan dakwah islam dan akhlak islam

  72. 77 marmahah 6 November 2007 pukul 2:53 pm

    Tujuan amrozi ngebom kan hanya untuk bikin kekacauan dan memfitnah umat islam disuruh amerika sih…….kalau ga percaya…liat aja…perbaikan apa yang diperoleh setelah terjadinya kasus pemboman……umat islam di cecar dan dituduh sebagai teroris…dan amrozi jadi selebritis….

    banyak korban tidak berdosa…satpam dan pegawai yang tidak punya pilihan pekerjaan karena kemiskinan bekerja di situ dan masyarakat muslim yang lewat ditempat kejadian banyak yang jadi korban…sementara anak2 mereka menunggu dengan do’a dan air mata berharap sang Bapak pulang dengan membawa rizki untuk bayar spp dan membeli beras

  73. 78 saiful 6 November 2007 pukul 3:23 pm

    amrozi di hukum mati…..setan berduka….malaikat bersuka cita

    tapi setan berdukanya ga lama…dia segera mencari pengganti amrozi…..

    …dan penggantinya ga susah-susah amat…

    dan ketemu kok…….

    nama peganti amrozi yaitu SEJUKI

  74. 79 saiful 6 November 2007 pukul 3:24 pm

    profil pengganti amrozi:

    Nama : Sejuki
    alamat

  75. 80 saiful 6 November 2007 pukul 3:29 pm

    nama pengganti amrozi

    nama : sejuki
    alamat : ada di CIA
    tempat tanggal lahir : ada di CIA

    data lengkap ada di CIA (Central Intelejen of amerika) badan intelejen amerika yang berperan dalam menciptakan kader2 teroris amerika

  76. 81 saiful 6 November 2007 pukul 3:36 pm

    Selamat atas terpilihnya sejuki sebagai calon kuat pengganti amrozi

    ucapan selamat ini datang dari kami yang bergembira:

    1. Lia Eden dan jemaah salamulah
    2. pimpinan dan jemaah alqiyadah
    3. pimpinan dan jemaah alwahidiyah
    4. pimpinan dan jemaah quran suci
    5. pimpinan dan jemaah islam jamaah yang berpusat di london
    6. pimpinan dan jemaah NII
    7. Gusdur
    8. Jaringan Islam Liberal (JIL) Utan Kayu

    semoga menjadi teroris yang amanah dalam mengemban moto….hancurkan islam secara halus dengan merusak citra islam…hidup amerika…hidup israel yahudi..hidup kaum kuffar….

  77. 82 presiden USA/Amerikaa 6 November 2007 pukul 3:43 pm

    fax no. 62 22 108 U.S.A…..November. 04.2007…11.12..PM P1
    ……….im presiden of united state of amerika.I support sejuki as “teroris kader” for change amrozi as teroris……

    congratulation….

    and dont forget…your mision is destroyer islam,with bom….

    ttd…

    George W Bush

    note :
    1. Presiden of israel

  78. 83 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 10:05 am

    Woi, komen gue kemaren kok gak masuk sih?

  79. 84 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 10:08 am

    Gue Teman_Amrozi udah gak tahan temen gue dihujat…

    Kalian2 yang ada di sini kayaknya benci banget ya sama Amrozi CS?
    Bahkan kayaknya udah lebih benci daripada kebencian kalian kepada Amerika CS deh. Why?

    Gue baca di Al Qur’an At Taubah 36…

    “… dan perangilah musuhmu seperti mereka memerangi kamu…”

    Tolong koreksi jika gue salah…
    Klo kalian gimana ngartikan ayat tsb? Klo gue sih gini..

    Musuh bunuh sipil ya kita juga boleh bunuh sipil. Musuh pake bom kita pake BOM. Mereka yang mulai kok…
    Dan ingat bahwa umat Islam itu satu… Jadi satu diperangi artinya kita semua udah dalam keadaan PERANG donk, dan seluruh tanah di muka bumi adalah MEDAN PERANG…

    Sori, mohon dijelasin dulu sebelum gue mau bikin bom seperti temen gue si Amrozi…

  80. 85 Dina Fitria 7 November 2007 pukul 12:45 pm

    islam itu adalah satu-satunya agama yang benar…
    disebarkan dengan kasih sayang…
    baca riwayat perang di jaman rasulullah…
    semua dilakukan dengan alasan yang benar dan dilakukan perang dengan etika yang islami…
    tidak akan membunuh sesama muslim
    tidak boleh membunuh anak-anak dan wanita

    sedangkan bom amrozi….yang meninggal terdapat juga anak-anak dan wanita…juga korban sesama muslim

    sedih ngeliat seorang anak kecil muslim yang menangis kehilangan bapaknya sang pencari nafkah yang tewas akibat bom amrozi…sedangkan amrozi tertawa-tawa ditelevisi sedangkan anak tersebut trauma dan sedih…dan……dikhawatirkan timbul benci kepada islam…karena anda dan sejuki menganggap amrozi pahlawan islam padahal dihati seorang anak kecil yang tak berdosa amrozi adalah setan dan penjahat yang merampas kebahagiaannya bersama sang ayah tercinta

  81. 86 abdullah 7 November 2007 pukul 12:56 pm

    jazakallah atas perhatian dan dukungan akhifillah dan ukhtifillah…

    semoga 4JJI senantiasa melindungi dan mencerahkan pemikiran kita dengan kecerdasan

    tegakkan kemuliaan islam dengan:
    1. mulai dari diri sendiri mencintai islam
    2. berdakwah kepada keluarga untuk mencintai islam
    3. mendidik anak-anak dan generasi muda untuk mencintai islam
    4. CERDASKAN DIRI dengan banyak membaca dan mengkaji..sehingga tidak tertipu oleh TIPUAN DAN SANDIWARA YANG BERBAHAYA DAN MELENAKAN..seperti yang dipertontonkan oleh kaki tangan amerika, israel dan kaum kuffar seperti amrozi, Lia eden, alqiyadah, NII, Islam jemaah, alqur’an suci, alwahidiyah,gusdur, Islam Liberal, dll
    5. salam hormat saya untuk ulama-ulama korban fitnah…bersabarlah…insyaallah 4JJI beserta orang yang sabar

  82. 87 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 2:24 pm

    @ Dina Fitria dan semuanya
    Sori, pada komen sebelumnya tulisan saya terkesan emosi, padahal cuma becanda kok…^^
    Tapi saya tetap ingin minta penjelasan tentang ayat yang saya kutip tersebut…
    Saya yakin Si Amrozi, teman saya itu sudah memperhitungkan alasan2 mereka melakukan bom bali. Mereka belajar tentang Islam dari ulama2 yang mereka temui ketika mereka berjihad di Afghanistan lho. Otomatis belajar dari ulama2 yang mengerti betul apa itu jihad.
    Makanya saya setuju sama Sejuki, tolong jangan mencari sumber berita dari satu pihak saja… Cari juga keterangan yang bersumber dari pelaku bom bali tersebut, lalu dibandingkan.
    Kalo udah membandingkan informasi yang diperoleh dari kedua pihak itulah baru kalian semua bisa menarik kesimpulan.

    JANGAN MENUDUH BERDASARKAN KETERANGAN SATU PIHAK SAJA, KARENA AKAN MENIMBULKAN FITNAH. SESUNGGUHNYA FITNAH ITU LEBIH KEJAM DARIPADA MEMBUNUH…

  83. 88 dina fitria 7 November 2007 pukul 3:04 pm

    banyak baca dan menelaah…insyaallah pengetahuan kitapun kan bertambah dan tak stagnan…

    ada kasus di India..ketika awal munculnya aliran sesat Ahmadiyah….yang dalam ajarannya mereka mengklaim adanya nabi baru yang menerima wahyu yaitu Mirza Ghulam Ahmad dengan kitab sucinya tazkirah

    padahal islam sudah final, sudah disempurnakan oleh nabi muhammad SAW, penerima wahyu terakhir

    setelah ditelaah lebih lanjut ternyata mirza ghulam ahmad adalah kaki tangan inggris yang waktu itu menjajah india..

    Inggris kerepotan menghadapi perlawanan umat islam di India..pake siasat baru…yaitu…dengan memunculkan aliran sesat ahmadiyah…

    tujuannya untuk memecah belah umat islam di india sehingga mudah dikuasai…strategi ini cukup berhasil..

    amrozi ga jauh beda ma mirza ghulam ahmad….amrozi adalah kaki tangan amerika dan yahudi israel…tujuannya mempengaruhi opini umat islam, bahwa islam adalah agama yang tidak mampu memberikan solusi permasalahan umat ….selain bom…

  84. 89 Presiden USA/Amerika 7 November 2007 pukul 3:06 pm

    fax no. 62 22 108 U.S.A…..November. 07.2007…11.12..PM P1
    ……….im presiden of united state of amerika.I support sejuki as “teroris kader” for change amrozi as teroris……

    congratulation….

    and dont forget…your mision is destroyer islam,with bom….

    ttd…

    George W Bush

    note :
    1. Presiden of israel

  85. 90 tenetaberateimpious@yahoo.com 7 November 2007 pukul 3:06 pm

    wahai sodaraku M.SEJUKI…

    saya tak pernah mengatakan anda SETAN atawpun ANJING….

    tapi kenapa anda jadi SEWOT….apakah anda merasa klu anda SETAN ataupun ANJING nya…..

    klu anda tak merasa knapa anda jadi REPOT…

    SEJUKI ini ANEH…

    STOP MENGHUJAT, MENGHAKIMI, MENGHINA sesama umat MANUSIA……

    ingat saya tak pernah menghina siapapun…yang saya hina adalah SETAN yang berbentuk manusia DAN ANJING….dan maap klu ada yang merasa seperti SETAN dan ANJING…

    satu lagi saya tidak maw dikasihi oleh manusia…saya haya mau dikasihi oleh ALLOH s.w.t…..amien….

    sebarkan CINTA dan DAMAI di dunia ini…

  86. 91 tenetaberateimpious@yahoo.com 7 November 2007 pukul 3:19 pm

    satu lagi bwt sodaraku tercinta M.SEJUKI…

    bukalah mata hatimu terimalah saran sodaramu yang lain dengan lapang dada dan pemikiran yang terbuka…

    ingat walaupun kita sama2 manusia..hanya pemikiran kita yang berbeda2..

    dan buat sodara2 ku yang lain luruskanlah jika ada sesuatu pemikiran yang salah diantara sodaramu yang lain….

    ingat kita hanyalah manusia…tak pernah ada yg benar dari diri kita…

    yang paling BENAR HANYALAH ALLOH s.w.t……

  87. 92 fachri 7 November 2007 pukul 3:21 pm

    for sejuki dan temennya amrozi

    amrozi mencoba menghancurkan islam

    jangan tertipu

    dia bukan pahlawan

    dia hanya akan menjadi pecundang

  88. 93 saiful 7 November 2007 pukul 3:34 pm

    amrozi = LIa Eden pimpinan aliran sesat salamullah = koruptor = aliran sesat al qiyadah = aliran sesat ahmadiyah = aliran sesat NII = aliran sesat qur’an suci = aliran sesat al wahidiyah = pemikiran sesat Jaringan islam liberal dari si ulil absor abdala dan kampusnya paramadina itu, dan masih banyak lagi penghancur islam lainnya, musuh dalam selimut,

  89. 94 tenetaberateimpious@yahoo.com 7 November 2007 pukul 4:00 pm

    orang yang baik adalah orang yang bisa memafkan kesalahan orang lain…

    orang yang baik adalah orang yang mampu menerima saran dari orang lain…

    orang yang baik adalah orang yang tidak menghujat dan menghina orang lain…

    buat sodara2 ku yang menghujat amrozi…

    saya setuju dengan semua pemikiran anda tentang dia (amrozi cs)

    memang kelakuan dia membom bali dan membunuh sodara2 nya yang lain itu SALAH BESAR…

    tapi janganlah kita berlarut2 menghakimi dan menghujat nya dengan segala sumpah serapah…

    yang kita sesalkan hanyalah klakuan nya yang salah…bukan orang nya..

    dan sebentar lagi amrozi cs..akan menerima semua akibat dari tindakan nya….

    saya tidak pro kpada amrozi….tapi saya juga tidak suka klu ada orang yang telalu menghina orang lain….

    ingat yah brother klu maw menghina dan menghujat jangan kepada manusia lagi yaahhh…dosa loh..!!!

    meningan kita hina dan hujat ANJING, IBLIS, BABI, DAN SETAN asli ataupun SETAN yang berbentuk manusia……

    wassalammuallaikum wr.wb…

    i love u all…..

    TEGAKAN KEBENARAN…
    LURUSKAN JIKA ADA OPINI SAYA YANG SALAH…
    SAYA HANYALAH ORANG BODOH YANG SINGGAH SESAAT DI DUNIA INI…!!!!

    PISS BROW….HE HE HE HEE……

  90. 95 wadefak 7 November 2007 pukul 4:19 pm

    Loe pada ngomongin sorga ma neraka!!!!! emang dah ada yang pernah kesana??????? bahwa sorga itu indah n’ neraka itu panas????? itu mah khayalan doang menurut gw sorga n’ neraka itu ada pada diri loe masing2 pokoke jalani hidup ini sesuai dengan ajaran agama loe masing2!!!!!!! WATDEFAK LAH with dengan berbagai istilah

  91. 96 saiful 7 November 2007 pukul 4:33 pm

    amrozi = LIa Eden pimpinan aliran sesat salamullah = koruptor = aliran sesat al qiyadah = aliran sesat ahmadiyah = aliran sesat NII = aliran sesat qur’an suci = aliran sesat al wahidiyah = pemikiran sesat Jaringan islam liberal dari si ulil absor abdala dan kampusnya paramadina itu, dan masih banyak lagi penghancur islam lainnya, musuh dalam selimut,

  92. 97 Teman_Amrozi 7 November 2007 pukul 6:04 pm

    Woi, gimana dengan ayat yang saya sebutkan di atas??? Kok belum ada yang ngejelasin sama saya sih…

  93. 98 muhiqmuhiq 8 November 2007 pukul 11:47 am

    for teman_amrozi

    dalam islam ada hukum yang jelas dan tegas contohnya
    -qishas yaitu pembunuh hukumnya balas bunuh,
    -mencuri hukumnya potong tangan,
    -zina hukumnya di rajam sampai mati.
    -kalau umat muslim diserang/diperangi balaslah sebagaimana mereka memerangi kita, dihalalkan membunuh dalam pertempuran
    dan kematian yang terjadi didiri seorang muslim dalam pertempuran tersebut adalah kematian yang mulia/syahid
    sebagaimana pertempuran di zaman rasulullah

    coba baca dan telaah dalam riwayat rasulullah yang shahih

    ada tidak riwayat rasulullah dan sahabat yang membunuh orang nasrani/yahudi diluar perang. justru hak-hak mereka di hormati, karena islam agama yang gentlement, agama yang mulia

    sedangkan amrozi, yang di bom kebanyakan umat muslim korbannya

    udah salah sasaran, tindakannya justru memalukan umat islam dan menodai agama islam yang mulia

    -barokallohu fiikum-

  94. 99 muhiqmuhiq 8 November 2007 pukul 11:53 am

    orang diluar agama islam yang tidak mengganggu umat islam dan mengikuti hukum islam (kafir zidmi) tidak boleh diganggu dan harus dihormati hak-haknya

    sedangkan orang diluar agama islam yang mengganggu dan menyakiti umat islam (kafir harbi)wajib di perangi (sesuai konteks surat at-taubah dimaksud)

    sedangkan yang dibunuh oleh amrozi kan kebanyakan umat islam dan kafir zidmi.

    jelaskan…

    barokallohu fiikum-

  95. 100 Teman_Amrozi 8 November 2007 pukul 1:03 pm

    @ muhiqmuhiq
    Terima kasih penjelasannya. Semoga Allah senantiasa memberikan perlindungan-Nya kepada kita semua.

    Saya setuju dengan Anda.
    Sesuai dengan QS Al Baqarah ayat 190.

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas”.

    Melampaui batas disini menurut para ahli tafsir adalah membunuh wanita, anak2, para ahli ibadah, dan sipil lainnya. Jadi pada dasarnya Islam tidak mengajarkan untuk membunuh sipil, apalagi tanpa didasari alasan yang kuat.

    Tetapi kemudian ayat itu berlanjut pada ayat 194:

    “…Oleh sebab itu barangsiapa yang melampaui batas terhadap kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”.

    Nah, sekarang jelas bahwa dalam keadaan perang, jika musuh melampaui batas terhadap muslim, maka muslim juga dibolehkan untuk melampaui batas(walaupun hal ini sebaiknya dihindari, tapi tetap boleh donk).
    Pertanyaannya adalah, apakah musuh sudah melampaui batas terhadap muslim??? Tanyakan pada saudara-saudara kita yang sedang dihujani peluru dan bom di Timur Tengah sana…
    ____________________________________________________________________

    (Sekarang kita abaikan dulu perbuatan teman saya, Amrozi CS)

    Sudahkah kita mengamalkan ayat tersebut? Apa kita hanya bisa diam saja melihat kenyataan yang terjadi? Jika kita tidak bisa berangkat ke medan jihad, paling tidak kita harus bersuara lantang menentang kebijakan Amerika CS. Seharusnya sebelum anda ingin menghakimi/menghukum mati teman saya (Amrozi) CS, harusnya anda lebih mengutamakan perjuangan dalam menghakimi George W. Bush dan sekutunya. Di sini, saya ingin mengajak kawan2 semua untuk membela Islam (kalau bisa tanpa BOM, saya yakin bisa) dan menghentikan penjajahan terhadap kaum muslimin. Ajaklah seluruh kaum muslimin untuk bersatu dan bersuara yang lantang agar penjajah2 yang kafir itu segera diadili.

    ___________________________________________________________________
    **Saya tidak mendukung teman saya (Amrozi), tetapi sementara ini saya juga tidak bisa menyalahkan mereka.

  96. 101 muhiqmuhiq 8 November 2007 pukul 1:43 pm

    “…Oleh sebab itu barangsiapa yang melampaui batas terhadap kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”.

    ayat ini hanya berlaku terhadap kafir harbi (semisal george bush dkk)

    seimbang diatas bukan bermaksud membabi buta seperti yang dilakukan oleh amrozi sehingga umat muslimpun ada yang jadi korban

    sedangkan terhadap kafir yang tidak menganggu harus kita hormati hak-haknya

    amrozi tidak menyentuh sedikitpun kafir harbinya.

    jadi kesimpulannya hanya ada 2 kemungkinan:
    1. amrozi tidak memahami kaidah perang dalam islam, bahwa yang diperangi hanya kafir harbi dan islam menghormati hak-hak orang yang berbeda keyakinan.dan ini dosa amrozi
    2. amrozi berniat merusak islam dari dalam, dengan menjelekkan citra islam sebagai agama teroris dan kekerasan, yang akibatnya umat menjadi gamang dan malu mengaku beragama islam, dan amerika mempunyai alasan untuk menekan umat islam dengan dalih islam adalah teroris
    kasihan ulama-ulama indonesia dan pejuang islam lainnya yang selama ini berjuang memperbaiki akhlak dan menegakkan islam

  97. 102 Teman_Amrozi 8 November 2007 pukul 6:42 pm

    “…Oleh sebab itu barangsiapa yang melampaui batas terhadap kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu…”

    Mungkin teman saya (Amrozi) mengartikan ayat tersebut seperti ini:

    “…Oleh sebab itu jika ‘Amerika’ melampaui batas(membunuh sipil) terhadap kamu, maka seranglah ia (boleh juga membunuh sipilnya), seimbang dengan serangannya terhadapmu”.

    Jadi Amrozi menujukan ayat tersebut kepada Amerika, bukan kepada orang tertentu saja.
    Gimana ini mas muhiqmuhiq?

  98. 103 Gatoloco 9 November 2007 pukul 6:59 am

    beginilah kalo orang2 mau diperbudak agama, pemikirannya dipasung seolah2 perbuatannya dibenarkan oleh agama, maklum oang2 bodoh….orang pinter sudah bisa kebulan orang beragama masih teriak2 menyalahi orang lain yang belum tentu salah, kalo dia memperkosa, membunuh dll seolah2 dibenarkan oleh agamanya, apalagi dengan alasan membela tuhan…..wo……..alangkah nistaya tuhan harus dibela oleh manusia, alangkah lemahnya tuhan sampe minta perlindungan manusia, apalagi dalam hubungan sex…lebih parah lagi, dia suka gonta ganti wanita, begitu juga yg wanita suka pula menikmati laki2 yg berbeda, tetapi anehnya dia melarang prono aksi, kalo jujur 150 persen manusia agama suka main sex dan ganti pasangan, tp memperlihatkan diri seperti orang ualimmmmmmmmmm, irrroooonniiisssss…..
    lebih baik tidak beragama tapi berperilaku baik…..

  99. 104 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:27 am

    for temannya amrozi

    Jihad berarti perjuangan atas nama Allah SWT. Jihad tidak selalu berarti perang fisik. Dakwah damai dalam menyerukan yang ma’ruf dan kebenaran Allah, atau memperjuangkan yang hak dan mengutuk kezhaliman (seperti memerangi penindas dan membantu pihak yang tertindas, walaupun mereka kaum NonMuslim) juga termasuk bagian dari Jihad.

    Saya pun sekarang ini sedang berjihad dengan mempelihara dan mengurusi website saya, karena ini merupakan sarana untuk berdakwah. Dan karena ini sebagai sebuah sarana, oleh karenany website ini pun bisa digunakan untuk menegakan keadilan dan mengutuk kezhaliman.

    Islam bukanlah agama pedang dan jahat. Disaat Allah Ta’ala menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad saw, beliau menjadi Rasulullah, dan harus menyebarkan Islam kepada sekitar 365 suku-suku Musrykin disemenanjung Arab (Baca; Islam amongs Pagans & Its Monotheistic Scripture). Suku-suku tersebut menunjukkan sikap permusuhan terhadap kaum Muslim, dan telah melakukan sejumlah peperangan terhadap kaum Muslim.

    Kemudian, disaat Islam menjadi agama dari Negara yang kita kenal sekarang sebagai Saudi Arabia, dan hampir seluruh dari 365 suku Musrykin telah memeluk Islam, Kaum Muslim masih harus menghadapi tantangan lain yang berbeda.

    Ancaman Nuklir Uni Soviet dan Amerika Serikat dimasa sekarang adalah Kekaisaran Romawi dan Persian Sasanid dimasa silam. Jika anda mengetahui geografi dan sejarah cukup baik, maka kamu pasti tahu bahwa saat itu kaum Muslim terjebak diantara dua kekuatan besar itu.

    Sikap permusuhan dan sejumlah peperangan dari kedua kekaisaran tersebut ditunjukkan kepada kaum Muslim. Seperti contoh, disaat nabi saw mengirimkan utusan kepada “Kisrah”, Kaisar Persia, untuk memperkenalkan Islam padanya, namun Kisrah memperintahkan agar utusan tersebut di hukum mati.

    Dimasa itu, juga dimasa sekarang, tindakan tersebut dianggap sebagai tindakan pengecut. Orang-orang Persialah yang menunjukkan permusuhan terhadap Muslim dan memproklamirkan banyak perang terhadap Islam terlebih dahulu.

    Kekaisaran Byzantin Romawi juga tidak jauh berbeda. Sebuah contoh, diantara sejumlah peperangan yang mereka lancarkan kepada Muslim dikarenakan mereka melihat agama Islam sebagai ancaman bagi agamanya di wilayah Timur Tengah, raja “Herkules”, mengirimkan sekitar 100.000 tentara menuju “Madinah” untuk memusnahkan Islam untuk selamanya.

    Saat itu, kekuatan umat Muslim belum terlalu stabil, dan mereka hanya mengirim sekitar 3.000 tentara untuk mengusir tentara Kristen Romawi dari Madinah. Perang tersebut dinamai “Perang Mu’ta” dan terjadi di wilayah Mu’ta, Yordania.

    Rencana yang ditetapkan adalah menghadang Kristen Romawi jauh diluar kota Madinah, sejauh yang mereka bisa. Tentara yang hanya berjumlah 3.000 personil berhasil bertahan selama beberapa hari menghadapi 100.000 tentara Romawi yang kemudian mundur dan menuju Yordania selatan. Dan tentara Romawi akhirnya menyimpang dari Madinah dan pasukan kecil Muslim berhasil melarikan diri melintasi pegunungan. Namun begitu lebih dari setengah jumlah pasukan kaum Muslim gugur dalam operasi tersebut.

    Maksud dari artikel ini adalah Islam tidak disebarkan dengan pedang. Perang-perang tersebut dibebankan kepada kaum Muslim. Dan kaum Muslim tidak memulainya!

    Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

    “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (The Noble Quran, 24:54)“

    Alasan Jihad dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk waktu tertentu dan kondisi dan tempat. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. Saya sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh anda yang nonMuslim, hanya karena kamu bukan seorang Muslim. Banyak perang dimasa silam yang dihadapi kaum Muslim, oleh karenanya, adalah normal dan wajar jika kita menemukan sejumlah ayat-ayat dalam al-Quran yang menceritakan masalah peperangan. Namun pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    2-Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! Saya tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT:

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    Jihad hanya boleh dideklarasikan jika kaum Muslim diserang terlebih dahulu. Sebaliknya kami tidak diperkenankan memerangi mereka yang berdamai. Bahkan apabila perang terjadi, jika musuh menawarkan perdamaian, maka kita diwajibkan untuk menerimanya dan mengakhiri pertumpahan darah:

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    Dan jika perjanjian damai dibuat, maka kita wajib menghormati pernjanjian tersebut dengan praktek, bukan hanya dimulut:

    “Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. (al-Quran, 4:90)”

    “Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (The Noble Quran, 9:7)“

  100. 105 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:29 am

    Jihad berarti perjuangan atas nama Allah SWT. Jihad tidak selalu berarti perang fisik. Dakwah damai dalam menyerukan yang ma’ruf dan kebenaran Allah, atau memperjuangkan yang hak dan mengutuk kezhaliman (seperti memerangi penindas dan membantu pihak yang tertindas, walaupun mereka kaum NonMuslim) juga termasuk bagian dari Jihad.

    Saya pun sekarang ini sedang berjihad dengan mempelihara dan mengurusi website saya, karena ini merupakan sarana untuk berdakwah. Dan karena ini sebagai sebuah sarana, oleh karenany website ini pun bisa digunakan untuk menegakan keadilan dan mengutuk kezhaliman.

    Islam bukanlah agama pedang dan jahat. Disaat Allah Ta’ala menurunkan al-Quran kepada Nabi Muhammad saw, beliau menjadi Rasulullah, dan harus menyebarkan Islam kepada sekitar 365 suku-suku Musrykin disemenanjung Arab (Baca; Islam amongs Pagans & Its Monotheistic Scripture). Suku-suku tersebut menunjukkan sikap permusuhan terhadap kaum Muslim, dan telah melakukan sejumlah peperangan terhadap kaum Muslim.

    Kemudian, disaat Islam menjadi agama dari Negara yang kita kenal sekarang sebagai Saudi Arabia, dan hampir seluruh dari 365 suku Musrykin telah memeluk Islam, Kaum Muslim masih harus menghadapi tantangan lain yang berbeda.

    Ancaman Nuklir Uni Soviet dan Amerika Serikat dimasa sekarang adalah Kekaisaran Romawi dan Persian Sasanid dimasa silam. Jika anda mengetahui geografi dan sejarah cukup baik, maka kamu pasti tahu bahwa saat itu kaum Muslim terjebak diantara dua kekuatan besar itu.

    Sikap permusuhan dan sejumlah peperangan dari kedua kekaisaran tersebut ditunjukkan kepada kaum Muslim. Seperti contoh, disaat nabi saw mengirimkan utusan kepada “Kisrah”, Kaisar Persia, untuk memperkenalkan Islam padanya, namun Kisrah memperintahkan agar utusan tersebut di hukum mati.

    Dimasa itu, juga dimasa sekarang, tindakan tersebut dianggap sebagai tindakan pengecut. Orang-orang Persialah yang menunjukkan permusuhan terhadap Muslim dan memproklamirkan banyak perang terhadap Islam terlebih dahulu.

    Kekaisaran Byzantin Romawi juga tidak jauh berbeda. Sebuah contoh, diantara sejumlah peperangan yang mereka lancarkan kepada Muslim dikarenakan mereka melihat agama Islam sebagai ancaman bagi agamanya di wilayah Timur Tengah, raja “Herkules”, mengirimkan sekitar 100.000 tentara menuju “Madinah” untuk memusnahkan Islam untuk selamanya.

    Saat itu, kekuatan umat Muslim belum terlalu stabil, dan mereka hanya mengirim sekitar 3.000 tentara untuk mengusir tentara Kristen Romawi dari Madinah. Perang tersebut dinamai “Perang Mu’ta” dan terjadi di wilayah Mu’ta, Yordania.

    Rencana yang ditetapkan adalah menghadang Kristen Romawi jauh diluar kota Madinah, sejauh yang mereka bisa. Tentara yang hanya berjumlah 3.000 personil berhasil bertahan selama beberapa hari menghadapi 100.000 tentara Romawi yang kemudian mundur dan menuju Yordania selatan. Dan tentara Romawi akhirnya menyimpang dari Madinah dan pasukan kecil Muslim berhasil melarikan diri melintasi pegunungan. Namun begitu lebih dari setengah jumlah pasukan kaum Muslim gugur dalam operasi tersebut.

    Maksud dari artikel ini adalah Islam tidak disebarkan dengan pedang. Perang-perang tersebut dibebankan kepada kaum Muslim. Dan kaum Muslim tidak memulainya!

    Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

    “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (The Noble Quran, 24:54)“

    Alasan Jihad dalam al-Quran:

    Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk waktu tertentu dan kondisi dan tempat. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang. Saya sebagai seorang Muslim, tidak begitu saja dapat membunuh anda yang nonMuslim, hanya karena kamu bukan seorang Muslim. Banyak perang dimasa silam yang dihadapi kaum Muslim, oleh karenanya, adalah normal dan wajar jika kita menemukan sejumlah ayat-ayat dalam al-Quran yang menceritakan masalah peperangan. Namun pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti teredaksi dengan jelas di ayat al-Baqarah 2:190, 8:61 dan 5:28 diatas.

    2-Hukum perang dalam Islam:

    Kaum Muslim dilarang keras menyerang kaum yang tidak memerangi:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Perangilah atas nama Allah Ta’ala mereka yang memerangi kita itulah makna “Jihad” sebenarnya! Saya tidak bisa begitu saja membunuhi nonMuslim hanya karena mereka nonMuslim, hal ini sama-sekali dilarang Allah SWT:

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    Jihad hanya boleh dideklarasikan jika kaum Muslim diserang terlebih dahulu. Sebaliknya kami tidak diperkenankan memerangi mereka yang berdamai. Bahkan apabila perang terjadi, jika musuh menawarkan perdamaian, maka kita diwajibkan untuk menerimanya dan mengakhiri pertumpahan darah:

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    Dan jika perjanjian damai dibuat, maka kita wajib menghormati pernjanjian tersebut dengan praktek, bukan hanya dimulut:

    “Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya. Kalau Allah menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu. tetapi jika mereka membiarkan kamu, dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh) mereka. (al-Quran, 4:90)”

    “Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (The Noble Quran, 9:7)“

  101. 106 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:33 am

    Apakah Islam membolehkan membunuhi nonMuslim yang tidak berdosa?

    Diterjemahkan dari situs Sdr Ossama Abdullah

    Ini adalah sebuah kesalah anggapan yang terus diabadikan demi mendeskriditkan Islam. Islam bukanlah dogma sakit jiwa yang memerintahkan untuk membunuhi orang-orang tidak berdosa. Disini saya telah mengumpulkan sejumlah ayat-ayat suci al-Quran yang langsung membicarakan perihal perang dan damai, semata-mata demi memberi penjelasan yang benar kepada para pembacaku.

    Ayat-ayat suci Al Quran yang memerintahkan untuk membunuh musuh:

    Mari kita lihat ayat Quran At Taubah (9):28-29 “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil haram sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”

    Mari kita lihat At Taubah (9):5 “Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.”

    Seperti yang telah kita saksikan disejumlah ayat diatas, bahwa ayat-ayat suci al-Quran berkenaan hukum perang terhadap kaum nonMuslim atau musrykin untuk waktu dan zaman tertentu, bukan untuk semua zaman dan semua tempat. Perhatikan kutipan”… sesudah tahun ini…” dan “…Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu…”.

    Penting untuk diketahui disaat nabi Muhammad saw memulai menyebarkan Islam, dia terlebih dahulu harus berhadapan dengan 360 suku-suku musryikin Arab, dan beliau beserta para pengikutnya harus melalui banyak perang dengan kaum musryikin yang merasa terancam oleh system baru dan agama nan suci Islam.

    Ayat-ayat suci Al Quran yang membicarakan tentang perdamaian:

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.” (The Noble Quran, 5:28)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al- Quran, 2:256)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? (al-Quran, 10:99)“

    “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.“ (The Noble Quran, 24:54)“

    Mari kita Al Jaatsiyah (45):14 “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Di ayat-ayat Quran berikut ini kita melihat bahwa Allah Ta’alla menyerukan agar kaum Muslimin memaafkan orang-orang non Muslim.

    Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.

    Mari lihat Al Furqaan (25):68 ” Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina In this Noble Verse we clearly see that Allah Almighty considers the innocent soul “sacred”. He will punish those who kill the innocent souls (by throwing them in hell). Diayat ini kita jelas melihat bahwa Allah SWT menganggap pembunuhan terhadap jiwa yang diharamkan akan dihukum (dengan menghempaskan mereka keneraka tentunya).
    Dan ayat ini menjelaskan maksud saya: Mari lihat Noble Verse 8:61 ” Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Pada ayat suci al-Quran ini, kita jelas melihat bahwa Allah SWT memerintahkan kita, kaum Muslimin, untuk menyambut dengan tangan terbuka atas perdamaian yang diajukan musuh. Ini membuktikan bahwa Islam bukan agama perang, namun agama damai.
    Allah SWT memerintahkan kaum Muslimin dalam al-Quran untuk memberi kebebasan mutlak kepada mereka untuk memilih agama yang diyakininya dan tidak diperkenankan untuk memaksa siapapun kepada Islam: Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui( Al Baqarah: 256). Ayat suci al Baqarah ini melarang kaum Muslim untuk memaksa siapapun kepada Islam. Muslimin tidak boleh memaksa orang untuk masuk Islam dan menjadi Islam.

    Tindakan paksaan bertentangan dengan agama: Karena (1) agama tergantung kepada iman dan keinginan, dan ini akan menjadi tidak berarti jika dilakukan dengan paksaan; (2) kebenaran dan kesesatan adalah dua hal yang jelas berbeda dan telah dipaparkan secara gamblang oleh Allah SWT, sehingga tidak seharusnya ada keraguan di kepala siapapun mengenai maksud dari rukun-rukun agama;(3) perlindungan Allah SWT terus menerus, dan RencanaNya selalu untuk membimbing kita dari kegelapan yang dalam kepada cahaya yang terang.

    Di ayat yang saya kutip, kita semua dengan jelas melihat bahwa Allah Ta’ala memerintahkan kaum Muslim untuk menjadi pemaaf dan membuat perjanjian damai sebagai prioritas utama. Ini merupakan bagian dari moralitas Muslim untuk menjadi pribadi yang damai.

    Dan setiap muslim selalu memulai salam dengan menyebut “As’salamu Alaikum Wa Rahmatu Allah Wa Barakatuh”, yang berarti “Salam, dan ampunan dan berkah semoga berlimpah atasmu.”

    Islam, sesungguhnya, adalah agama yang indah.

  102. 107 muhiqmuhiq 9 November 2007 pukul 11:36 am

    baca dulu ya…supaya jangan terjadi debat kusir dan semakin mengetahui bahwa islam adalah agama yang jelas peraturannya teramasuk dalam mengatur perang dan islam adalah agama yang indah dan adalah agama yang benar….

  103. 108 M. Sejuki 9 November 2007 pukul 6:39 pm

    @Teman_Amrozi

    Wow, ternyata ada juga sih yang mau berfikiran kaffah seperti saya. Teruskan Mas, saya lagi ada yang dikerjain. Ntar nanti kutemanin.

    Saya hanya lucu saja, kok kawan-kawan yang di blog ini seperti kebakaran jenggot jika ada orang lain yang fikirannya berseberangan dengan mereka.

    Saya kan dari awal hanya menyarankan sekaligus menganjurkan agar dalam memandang sesuatu itu hendaklah kaffah (menyeluruh), jangan sepotong-sepotong. Selama ini kan kebanyakan kita hanya memperoleh info dari pihak yang kontra saja. Sementara pandangan dari pihak yang lain katakanlah yang pro terhadap “sepak terjang”nya Amrozi Cs hampir-hampir tidak pernah sama sekali. Kenapa? Karena memang sumbernya sangat minim, sementara berbagai media baik cetak maupun elektronik tidak pernah (tidak berani????) memberitakannya. Namun seminim-minimnya sumber, tentu kita sebagai orang yang mau berfikiran kaffah akan berusaha untuk memperolehnya agar kesimpulan yang kita buat nantinya benar-benar utuh dan menyeluruh.

    Dalam konteks itu, saya kan sudah menyarankan kepada kawan-kawan disini untuk mencari sumber yang “pro”nya bahkan langsung dari sumber yang aslinya, yaitu buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra selama dia di penjara.

    Nah, setelah membaca buku tersebut kemudian kalian tetap mencak-mencak seperti kebakaran jenggot atau kebakaran bulu ketek sekalipun, silahkan saja itu hak kalian. Kalau sudah seperti itu, maka pendapat kalian dipastikan akan dihargai oleh orang lain bahkan oleh diri kalian sendiri karena kalian sudah melakukan pendekatan dengan cara yang kaffah.

    Rasulullah pernah memberikan nasehat bahwa bila kita menerima sesuatu meskipun itu datangnya dari Ahli Kitab (lebih-lebih lagi tentunya jika sumbernya bukan dari Ahli Kitab), hendaknya jangan dulu diterima semuanya dan jangan juga di tolak semuanya. Apa makna dari nasehat beliau tersebut? Tidak lain adalah agar kita melakukan check and recheck (saya pakai istilah kewartawanan)dalam segala hal termasuk dalam kasus Amrozi Cs.

    Kalian kan tidak seperti itu, baru saja menerima info sepihak langsung saja ditelan bulet-bulet, bahkan mencak-mencak kesitu kemari ndak karu-karuan. Tul nggak Mas Teman_Amrozi? He…he…he…

  104. 109 M. Sejuki 10 November 2007 pukul 1:40 am

    @muhiqmuhiq

    Assalamu’alaikum wr wb.

    Anda hebat juga tuh. Saya ingin tanya nih karena saya lihat anda hebat dalam mengulas kasus Amrozi Cs dari sudut pandang agama. Pertanyaan saya begini Saudaraku, tolong dijawab/diulas dengan jujur :

    1. Sesuai hadits Nabi bahwa sesama muslim adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh. Kalau bagian tubuh yang satu sakit, maka secara otomatis bagian tubuh yang lain akan merasa ikut sakit. Ketika Amerika Cs (masih berlangsung hingga saat ini) membunuhi dengan secara sadis, sangat kejam dan cenderung membabi buta saudara-saudara kita yang Muslim di Afghanistan dan Irak (terlibat langsung) dan yang di Palestina, Somalia, Chechnya dll (terlibat tidak langsung), dalam konteks hadits tsb apakah tubuh anda wahai saudaraku “Muhiqmuhiq” tidak merasa sakit? Kalau merasa ikut sakit, kenapa anda tidak habis-habisan mencaci-maki Amerika CS? Kenapa hanya Amrozi Cs saja yang anda caci-maki? Kenapa anda tidak mau membaca bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS” sebagai referensi agar anda bisa berfikir balans?

    2. Amerika (catat: bukan semua rakyatnya) di bawah kepemimpinan Geoge W. Bush secara jujur sebenarnya sudah memerangi Islam meskipun di mulutnya tidak. Masih ingatkah anda beberapa waktu yang lalu terlontar kata “Crusade” (Perang Salib) dari mulut si Dajjal Kecil “Bush”, meskipun omongannya tsb kemudian diralat/dicabut kembali oleh dia? Masih ingat kan?. Nah, dalam konteks ini secara “Syar’i” (bukan hukum Indonesia Lho) apakah anda sependapat bahwa saat ini sudah terjadi perang atau lebih tepatnya kita kaum Muslimin (ingat, sekali lagi bahwa sesama muslim bersaudara) telah diperangi dengan pembantaian demi pembantaian dengan bom-bom yang sangat kejam dan tidak berprikemanusiaan di Afghanistan dan Irak? Apakah anda sependapat juga bahwa dengan dibantainya sebagian kaum muslimin sama dengan telah dibantainya kaum Muslimin “secara keseluruhan”? Jika anda setuju bahwa Islam saat ini secara “de Facto” (bukan de jure) telah diperangi, lalu sependapatkah anda bahwa pada tiap jengkal tanah di permukaan bumi ini adalah area perang?

    3. Al Qur’an memang telah mengatur dengan begitu indahnya (karena memang Firman Allah) tentang bagaimana perang secara elegan bermartabat, tidak boleh membunuh anak-anak, para wanita, orang-orang tua yang tidak berdaya, tidak boleh merusak tempat ibadah, tidak boleh menebang pohon dll. Namun beberapa penafsir mengatakan bahwa konteks ayat-ayat tsb memang benar tapi hanya dalam konteks pada waktu kondisi dulu dimana peralatan perang masih konvensional (pake kuda, pedang lengkap dengan baju perangnya dll yang serba konvensional). Nah, dalam konteks kekinian dimana telah diciptakan persenjataan yang sangat canggih seperti dengan bom bahkan dengan hulu ledak nuklir, roket dll wah pokoknya banyaklah. Lalu bagaimana menurut anda penggunaan ayat-ayat tentang perang tsb? Apakah harus diartikan secara harfiah begitu saja? Contoh yang konkrit seperti saat ini Amerika Cs secara langsung telah membantai ummat Islam yang ada di Irak dan Afganistan. Dalam konteks ayat kita tidak boleh membunuh kafir sipil karena membunuh satu orang kafir sipil yang tidak bersalah sama dengan membunuh manusia semuanya. Negara Afghanistan dan Irak hancur lebur dengan beberapa ratus ribu sipil telah jadi “dodol” akibat bom Dajjal Amerika Cs. Kemudian katakanlah Irak atau Afganistan dapat menciptakan sebuah Rudal canggih hingga sampai ke Amerika sana, kemudian mereka gunakan sehingga berakibat jatuhnya banyak korban sipil. Dalam konteks ayat kan membunuh 1 sipil sama saja dengan membunuh manusia seluruhnya. Nah, bagaimana hukumnya mereka yang melepas Rudal sampai ke Amerika sana dan membunuh banyak sipil tsb? Dalam konteks ayat, kan harus dimurkai Allah karena yang melakukannya sama dengan membunuh manusia semuanya?

    4. Menurut yang saya dengar (saya juga belum pernah kesana), katanya Paddy’s Club dan Sari Club yang kena bom di Bali tsb adalah tempat maksiat dimana banyak bule-bule sedang mengumbar nafsu syaithannya. Namun dari sisi lain kita yang nota bene mayoritas muslim di Indonesia ini sangat membangga-banggakan Bali sebagai salah satu sumber devisa wisata dunia yang cukup membanggakan. Nah dalam pandangan anda yang sepertinya banyak menguasai ayat, bagaimana hukumnya keberadaan tempat-tempat maksiat seperti itu? Apakah wajib diberantas menurut pandangan Islam atau bagaimana?

    5. Menurut anda, kenapa sampai saat ini tidak ada beritanya dari MUI tentang rencana bedah buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra padahal itu momen yang sangat baik dan penting untuk mengetahui benar tidaknya “sepak terjang” Imam Samudra dari sudut pandang “syar’i agar tidak terjadi kesimpang siuran sebagaimana yang terjadi di blog ini?

    Mohon penjelasan anda bukan dalam konteks ke-Indonesia-an, tapi dalam konteks Syar’i karena anda saya lihat sangat menguasai dalam bidang ini. Saya juga mengharap saudara Abdullah, Dafa, Saiful, Fachri, Marmahah, tenetaberate@yahoo.com, Dondi, Siti Rahmah, Fauzi, Dina Fitria, Amran, Bagus-bagus dan lain-lain juga dapat memberikan penjelasan atas pertanyaan saya tsb. Trims.

    Untuk saudaraku Teman_Amrozi. Salam kenal dari saya. Saya salut pada anda atas komen anda pada tgl 8 Nov 2007 di atas. Sama dengan anda, saya juga bukan dalam posisi mendukung atau menolak apa yang dilakukan Amrozi Cs. Namun saya hanya menginginkan adanya pemikiran yang kaffah ditinjau dari berbagai pihak, sehingga kesimpulan yang kita ambil itu benar-benar utuh.

    Wassalam.

  105. 110 M. Sejuki 11 November 2007 pukul 7:20 am

    Untuk Saudaraku tenetaberate@yahoo.com

    Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    Astaghfirullah. La haula wala quwwata illa billahil’aliyyil’azhim. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya. Setelah saya teliti ulang tulisan anda. Saya mengakui bahwa saya terlalu terburu-buru menilai anda dan tidak membaca utuh apa yang telah anda tulis padahal tulisan anda tidak panjang. Demi Allah, saya tidak teliti dan benar-benar khilaf. Saya terlalu terpengaruh dengan kata “Anjing” dan “Setan” yang anda tulis, sehingga saya fikir itu ditujukan kepada mereka-mereka yang katakanlah berseberangan dengan kebanyakan kawan-kawan disini yang sukanya menghujat dan mencaci-maki tanpa alasan yang kaffah dan utuh.

    Saya juga terlalu terpengaruh, karena biasanya seorang muslim yang baik jarang bahkan hampir-hampir tidak pernah mengeluarkan kata-kata “Anjing” dan “Setan” seperti itu bahkan kepada orang kafir sekalipun kecuali jika memang benar-benar sudah keterlaluan dan ketahuan belangnya, sehingga saya langsung saja mengambil kesimpulan dengan tidak semestinya kepada anda.

    Sekali lagi saudaraku. Demi Allah, saya benar-benar khilaf. Saya tidak tahu harus bicara apalagi untuk menyampaikan “permintaan maaf” dan “penyesalan yang sangat mendalam” ini kepada anda. Karena kekhilafan saya ini, dalam konteks ini terutama untuk anda khususnya, saya menjadi pantas di mata anda untuk anda caci-maki sebagai “Anjing” dan “Setan”. Demi Allah, air mata saya menetes pada saat menulis ini karena saya telah melakukan kekhilafan yang tidak sepantasnya kepada saudara saya yang seiman dan sepemikiran. Astaghfirullah…..

    Jika anda tidak memberi saya maaf, terus terang selamanya saya tidak akan pernah merasa tenang. Kenapa? Karena saya tidak mungkin minta ampun kepada Allah, jika dosa yang saya lakukan itu kepada manusia.

    Sekali lagi, maafkan saya saudaraku. Saya khilaf.

    Billahi taufiq wal hidayah.
    Wassalamu ‘alaikum wr.wr.

  106. 111 Hadi Mushadiq 12 November 2007 pukul 10:05 am

    Assalamu’alaikum wr.wb…

    Pak M.Sejuki, Abdullah, Teman Amrozi, Dina Fitria, Fachri dan dll. semoga Alloh SWT mengampuni dan merahmati serta senantiasa diberikan hidayah-Nya, saya simak semua komentar/tulisan (hampir satu tahun lebih sejak Juli 2006 sesuai opini awal “Amrozi berangkat ke Surga, semua boleh lega..” Diterbitkan Juli 28th, 2006″ yg ditulis oleh Sdr. Wedehel ) dari berbagai sudut pandang sebagai bukti tarbiyahnya Alloh SWT melalui “mulut2″ manusia untuk dijadikan ibrah tentang kebenaran Kemahakuasaannya Alloh SWT. Maksudnya adalah sebagai manusia beriman yg telah memiliki Furqan/Pembeda dalam jiwanya, tentulah selalu membuka mata hati dari berbagai sudut pandang, iqra/baca semuanya baik yg PRO maupun yg KONTRA sebagai wujud tabayyun/menelusuri baik-benarnya menurut Alloh dan Rasul-Nya.

    Semua komentar/opini yg Saudara2 tulis (termasuk saya pribadi), semuanya mencerminkan “akhlaq/kepribadian” masing-masing. Pandangan yg berbeda dalam Islam adalah rahmat sepanjang untuk “ta’awunan alal birri wa taqwa walaa taawuna alal istmi wal udwan”, saling tolong-menolonglah dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.QS. 5:2

    Saya yakin semua agama mengajarkan kebaikan, saya yakin dengan Din Islam tentang kesempurnaan ajarannya.

    Sekarang tinggal kita songsong janji Alloh bagi Mukminin bahwa Alloh SWT akan menurunkan barakah-Nya di bumi Indonesia, semua bangsa merasakannya sebagaimana futuh-mekahnya/kemenangan Islam di jaman Rasululloh dan Khulafaur Rasyidin.
    “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” QS. 110:1-3
    Pokok-pokok isinya: Janji bahwa pertolongan Allah akan datang dan Islam akan mendapat kemenangan; perintah dari Tuhan agar bertasbih memuji-Nya, dan minta ampun kepada-Nya di kala terjadi peristiwa yang menggembirakan. Insya Allah.

    Wallohu’alam bish-shawab

  107. 112 Fuck Amrozi Cs 12 November 2007 pukul 10:51 am

    Fuck amrozi
    Fuck teroris
    Fuck ISLAM

  108. 113 Teman_Amrozi 12 November 2007 pukul 12:18 pm

    @ M. Sejuki
    Terima kasih, saudara M. Sejuki. Salam kenal balik dari saya.

    @ Hadi Mushadiq
    Saya sependapat dengan anda bahwa dalam mencari kebenaran suatu perkara harus dengan penelitian terhadap perkara itu secara menyeluruh. Jadi, kita tidak hanya mendapatkan berita dari satu pihak saja (dalam kasus ini yang kontra saja).
    Kemudian, dalam menunggu pertolongan dari Allah, kita tidak boleh hanya “menunggu” tanpa usaha. Kita juga harus berusaha untuk memperoleh pertolongan Allah tersebut.
    ________________________________________________________________
    “Tidak akan berubah nasib suatu kaum, kecuali mereka sendiri yang berusaha merubahnya”.
    ================================================================
    Sekarang ini, menurut saya salah satu caranya adalah bagaimana mempersatukan ummat Islam, sehingga jika ada ummat Islam di belahan dunia manapun merasakan penderitaan, kita dapat membantu saudara kita tersebut (dengan prosedur yang legal tentunya).

    Dalam kasus bom Bali, teman saya (Amrozi dan kawan2) melakukan perbuatan tersebut karena tidak adanya kepedulian dari pemerintah negara2 Islam terhadap penderitaan saudara2 kita. Dan mereka pun siap bertanggung jawab karena dalam “pandangan hukum manusia” (mungkin) perbuatan mereka dianggap salah. Oleh karena itu, mari kita doakan “semoga niat mereka adalah ikhlas karena Allah (tidak seperti tuduhan2 yang pernah disebutkan dalam komen2 di atas)” dan “semoga Allah senantiasa memberikan taufik, hidayah dan perlindungan-Nya kepada seluruh kaum muslimin”…

    Amin…….

  109. 114 geograf94upi 14 November 2007 pukul 11:20 am

    sejuki dan rekan2nya kitab sucinya buku yang berjudul “AKU MELAWAN TERORIS” buatan Imam Samudra

    sedangkan kita sebagai umat islam sumber segala sumber acuan hidup adalah alqur’an dan al hadist buatan 4JJI insyaallah tidak akan tersesat

    sejuki dan pendukung teroris amrozi dkk tidak membaca oleh karena itu saya ringkaskan:

    Berkenaan dengan masalah Jihad dan memerangi musuh, Allah Ta’ala Membuat pemisahan jelas didalam al-Quran sikap yang perlu diambil dalam menghadapi nonMuslim yang tidak memerangi, dan sikap terhadap nonMuslim yang memerangi:
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    Islam bukanlah dogma sakit jiwa yang memerintahkan untuk membunuhi orang-orang tidak berdosa.

    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“

    “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan

    sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (al-Quran, 5:32)“

    “ Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (The Noble Quran, 25:68-69)“

    “ Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (al-Quran, 8:61)“

    “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (al-Quran, 60:8)“

    “Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (The Noble Quran 2:193)“

    “ Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir.” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. (al- Quran, 18:29)“

    Mari kita Al Jaatsiyah (45):14 “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” Di ayat-ayat Quran berikut ini kita melihat bahwa Allah Ta’alla menyerukan agar kaum Muslimin memaafkan orang-orang non Muslim.

    Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.

    Mari lihat Al Furqaan (25):68 ” Dan orang-orang yang tidak Islam, sesungguhnya, adalah agama yang indah.

  110. 115 dina fitria 14 November 2007 pukul 11:28 am

    bertobatlah m sejuki agar allah tidak murka

  111. 116 dina fitria 14 November 2007 pukul 11:31 am

    amrozi di hukum mati…..setan berduka….malaikat bersuka cita

    tapi setan berdukanya ga lama…dia segera mencari pengganti amrozi…..

    …dan penggantinya ga susah-susah amat…

    dan ketemu kok…….

    nama peganti amrozi yaitu SEJUKI

  112. 117 muhiqmuhiq 14 November 2007 pukul 11:33 am

    saya setuju banget dengan pemikiran akhi abdullah dan akhi amran….semoga Allah merahmati kalian

    to saudara sejuki dkk seimannya….

    tolong cermati fenomena penipuan lainnya:
    1. ledakan bom di WTC yang direkayasa yahudi dan USA
    dengan menuduh pelakunya adalah umat islam….sehingga
    dengan alasan tersebut USA menyerang Irak, Afghanistan,
    dan sasaran utamanya menghancurkan mekah
    siapa yang jadi korban….umat islam…korban fitnah
    2. munculnya aliran sesat antara lain wahidiyah, alqur’an
    suci, al-qiyadah,salamullah Lia Eden,islam jamaah,NII
    dll itu adalah REKAYASA USA, YAHUDI, dan KAUM
    KUFFAR,mereka mau menghancurkan islam dari dalam…

    Fitnah mereka berhasil menghancurkan umat islam…tapi saya yakin ini hanya sesaat…insyaAllah Allah melindungi Islam…

  113. 118 muhiqmuhiq 14 November 2007 pukul 11:34 am

    jazakallah atas perhatian dan dukungan akhifillah dan ukhtifillah…

    semoga 4JJI senantiasa melindungi dan mencerahkan pemikiran kita dengan kecerdasan

    tegakkan kemuliaan islam dengan:
    1. mulai dari diri sendiri mencintai islam
    2. berdakwah kepada keluarga untuk mencintai islam
    3. mendidik anak-anak dan generasi muda untuk mencintai islam
    4. CERDASKAN DIRI dengan banyak membaca dan mengkaji..sehingga tidak tertipu oleh TIPUAN DAN SANDIWARA YANG BERBAHAYA DAN MELENAKAN..seperti yang dipertontonkan oleh kaki tangan amerika, israel dan kaum kuffar seperti amrozi, Lia eden, alqiyadah, NII, Islam jemaah, alqur’an suci, alwahidiyah,gusdur, Islam Liberal, dll
    5. salam hormat saya untuk ulama-ulama korban fitnah…bersabarlah…insyaallah 4JJI beserta orang yang sabar

  114. 119 M.Sejuki 14 November 2007 pukul 11:36 am

    astagfirullahaladzim

    astagfirullahaladzim

    saya mengaku salah

    mudah-mudahan allah memaafkan saya

    selama ini saya telah terpedaya oleh sandiwara amrozi

    astagfirullah

    astagfirullah

  115. 120 M.Sejuki 14 November 2007 pukul 11:40 am

    terimakasih jazakallah saudara abdullah, dina fitria, dan kawan-kawan

    yang telah menyadarkan saya

    astagfirullahaladzim

    kita harus senantiasa mempererat tali silaturahmi

    saya bertaubat

    astagfirullahaladzim

    mohon maaf atas polemik yang terjadi karena saya membela kelakuan amrozi

    selama ini saya telah membela sandiwara amrozi yang membungkus kebusukan dengan dalih membela agama

    saya telah membaca banyak artikel sesuai dengan saran saudara abdullah, dan saya menemukan bahwa

    AMROZI ADALAH KAKI TANGAN AMERIKA DAN ISRAEL /KAUM KUFFAR

  116. 121 TEMAN_AMROZI 14 November 2007 pukul 11:43 am

    saudara ssejuki…saudara benar

    saya juga setelah menelaah ayat-ayat alqura’an berhasil menemukan ayat-ayat alquran yang mendukung kebenaran bahwa
    islam adalah agama yang indah

    amrozi, imam samudera dan kawan-kawan memang benar-benar antek-antek kaum kuffar

    astagfirullahaldzim….

    astagfirullahaladzim

    Allahuakbar
    allahuakbar

  117. 122 TEMAN_AMROZI 14 November 2007 pukul 11:46 am

    astagfirullahaladzim

    astagfirullahaladzim

    mohon maaf kepada seluruh pemirsa wedehel atas kelakuan saya yang membela amrozi

    ternyata saya harus mencerdaskan diri saya dan menjadi muslim yang cerdas

    hidup islam…allahuakbar

    amrozi dkk adalah antek-antek yahudi dan kaum kuffar

    jangan mudah terpedaya

  118. 123 M. Sejuki 14 November 2007 pukul 11:47 am

    maaf kan segala argumen bodoh saya

    saya sejuki hanyalah manusia biasa

    apa yang saya lakukan dengan membela amrozi tidak dilandasi oleh ilmu

    maafkan saya

  119. 124 abdullah 14 November 2007 pukul 12:28 pm

    alhamdulillah atas taubatnya sejuki dan teman_amrozi

    semoga diikuti oleh pendukung amrozi yang lainnya

    allahuakbar

  120. 125 doni 14 November 2007 pukul 12:30 pm

    guwe ga yakin si sejuki ma si teman_amrozi taubat

    mereka kan sama aja dengan si lia eden, si pimpinan alqiyadah

    setan mana mau taubat

    lagian kalau amrozi dan kawan2 taubat…kan ga mungkin

    kan otaknya dah dicuci oleh amerika dan israel

  121. 126 hero 14 November 2007 pukul 12:31 pm

    paling si sejuki ntar bikin gebrakan lagi, memungkiri taubatnya….ya gitu deh kerjaan setan

  122. 127 abdullah 14 November 2007 pukul 12:33 pm

    kawan-kawan jangan suudzon dengan taubatnya sejuki dkk

    kita doakan taubatnya bener-bener taubat sebenarnya (taubatan nashuha)

    eratkan tali persaudaraan (ukhuwah) islamiyah

    allahu akbar

  123. 128 M.Sejuki 14 November 2007 pukul 12:59 pm

    Untuk M. Sejuki pada 3 (tiga) posting terakhir di atas

    Anda telah membajak nama saya. Kenapa anda telah bersikap pengecut begitu? Jika anda non muslim, saya anggap wajar karena memang kebencian anda kepada Islamlah yang mendasarinya. Tapi jika anda itu muslim, saya tidak akan memaafkan anda dan semuanya hanya saya serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Azab Allah amat pedih bagi orang yang suka memfitnah. Saya akan maafkan anda, jika anda meminta maaf secara terbuka ini.

    Dengan tegas saya sampaikan disini, bahwa 3 (tiga) posting M. Sejuki terakhir di atas, itu bukan dari saya. Itu M. Sejuki yang palsu. Tidak menutup kemungkinan pula nama saudara-saudara yang lain akan bahkan telah dicatut juga di sini.

    Wa lantardha ankal yahudu wa lannashara hatta tattabi’amillatahum…..

  124. 129 Abdullah 14 November 2007 pukul 4:28 pm

    saya jadi bingung dengan munculnya statemen M. Sejuki terbaru….Bukan kah M. Sejuki telah menyatakan taubat dan kembali dalam islam yang sebenarnya….

    ataukah M. Sejuki mempermainkan taubatnya….

    mudah2 kita senantiasa tidak tergoyahkan oleh apapun….dikala kita bingung dan ragu, maka jadikanlah alquran dan alhadis sebagai pegangan

    jangan mudah mengutuk orang lain, kebenaran hanyalah dari Allah dan bersumber pada alqur’an dan alhadist

  125. 130 Abdullah 14 November 2007 pukul 4:57 pm

    marilah kita eratkan tali ukhuwah persaudaraan umat islam dan jangan mudah terombang ambing seperti buih dilautan, saya berusaha meluangkan waktu ikut menguak pemahaman tentang amrozi ini, jazakallah kepada pemilik blog,

    saya mencoba menyimpulkan:
    1. hendaknya kita mesikapi bahwa perbedaan adalah rahmat
    2. jihad dalam islam salahsatunya adalah memerangi kafir harbi (kafir yang menyerang) bukan membunuh kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu),membunuh kafir yang tidak mengganggu berarti melampau batas
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    3. Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.
    4. tindakan amrozi yang membabi buta yang menewaskan kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu) dan juga umat muslim, bukan jihad tetapi tindakan yang menodai ajaran islam yang mulia dan tidak sesuai dengan ajaran islam

  126. 131 M. Sejuki 14 November 2007 pukul 6:59 pm

    Untuk si “PEMBAJAK” nama saya di Blog ini.

    Apa maksud anda membajak nama saya? Apakah dengan cara begitu anda bisa membodohi kawan-kawan yang ada di sini? Kawan-kawan di sini baik yang pro maupun yang kontra, Insya Allah mereka tidak akan mudah terkecoh dengan sikap pengecut anda itu. Sikap pengecut itukah yang anda bangga-banggakan? Kalau ingin berdebat jangan main fitnah seperti itu. Berdebatlah dengan jantan. Pakailah identitas anda sendiri. Jangan main catut nama saya “M. Sejuki”. Kemudian ada yang mengatakan M. Sejuki bertobat. Apanya yang harus saya tobatkan? Saya tidak merasa bersalah apapun di sini kecuali dengan saudaraku tenetaberate@yahoo.com dan itu sudah saya akui. Kepada saudaraku tsb sudah saya sampaikan permintaan maaf saya secara tertulis di sini karena sebagai seorang muslim kami memang diajarkan agar se-segera mungkin meminta maaf jika telah melakukan kesalahan/kekhilafan terhadap sesama. Dan segera memberi maaf jika saudaranya telah meminta maaf. Itulah salah satu bagian dari ajaran Islam yang kami anut.

    Saya yakin anda juga telah mencatut nama-nama yang lainnya. Indikasi itu sangat kuat setelah saya menelusuri sejak saya ikut bergabung untuk sekedar berbagi fikiran di blog ini sekaligus ingin bersilaturrahmi dengan kawan-kawan baik yang sepemikiran maupun yang berbeda pemikiran.

    Sejak saya bergabung itulah, indikasi pencatutan nama itu sangat kuat terlihat di sini. Anda tulis M. Sejuki, padahal bukan M. Sejuki yang memberi komentar. Saya menduga kuat anda itu bukanlah seorang muslim. Sikap seorang muslim tidaklah seperti itu. Seorang muslim pantang bersikap pengecut seperti itu. Jika memang benar anda itu seorang muslim, maka orang seperti anda inilah yang dalam Al Qur’an disebutkan sebagai golongan orang-orang “Munafiq” yaitu suka menyebar fitnah, suka mengadu-domba antar sesama, tidak jujur, pengecut, mau menangnya sendiri, terkencing-kencing pada saat terjepit tapi congkak dan sombong pada saat kuat dsb dll. Orang-orang munafiq seperti anda inilah yang dalam sejarah perjalanan Islam membuat Islam itu hancur. Tetapi jika memang benar anda itu bukan muslim, maka anda telah mempermalukan kawan-kawan anda sendiri, karena saya yakin tidak semua non muslim berhati busuk dan pengecut seperti anda itu.

    Allah SWT Maha benar, Dia-lah yang membuat skenario semakin membukakan kebenaran bahwa QS Al Baqarah (2):120 adalah benar adanya.

    Saudara-saudaraku semuanya (di luar yang mencatut nama saya).

    Mari kita sama-sama berhujjah dalam suasana bersahabat, saling menghargai pendapat masing-masing, karena pendapat kita (saya, anda atau siapapun yang ada di blog ini) juga belum tentu benar. Mari sama-sama kita petik yang baiknya dan kita buang yang buruknya.

    Mas Wadehel si “Tuan Rumah” yang membuka artikel dengan topik seputar “Amrozi” di blog ini juga saya yakin tidak bermaksud negatip tetapi semata menyediakan wadah bagi kita semua untuk sama-sama belajar bagaimana kira-kira sebaiknya dalam menyikapi sesuatu masalah khususnya yang berkaitan dengan topiknya. Juga sebagai sarana pembelajaran bagi kita semua bagaimana sebaiknya berdebat dengan cara yang elegan dan bermartabat.

    Sekali lagi kepada sahabat-sahabatku di sini, marilah kita sama-sama menyimak setiap posting yang masuk apakah benar kalau seandainya si “A” telah posting memang benar-benar si “A” itu yang menulis atau bukan atau setidaknya meragukan.

  127. 132 M. Sejuki 14 November 2007 pukul 7:19 pm

    Untuk semuanya.

    Sekali lagi saya tegaskan bahwa komentar/tulisan saya :

    M.Sejuki
    14th Nov 2007 di 11:36 am, dan

    M.Sejuki
    14th Nov 2007 di 11:40 am, dan

    M. Sejuki
    14th Nov 2007 di 11:47 am

    adalah “PALSU”, karena bukan saya yang menulis tetapi seorang “PENGECUT” yang telah mencatut nama saya M. Sejuki sehingga terkesan seolah-olah sayalah yang menulis.

    Kiranya menjadi maklum.

  128. 133 Mihael "D.B." Ellinsworth 14 November 2007 pukul 7:41 pm

    Makanya situ harus punya blog sehingga komentar tidak bisa dipalsukan. :lol:

  129. 134 Antokondo 15 November 2007 pukul 5:48 am

    gyahahaha…

    *kangen nyampah*

  130. 135 Abdullah 15 November 2007 pukul 10:05 am

    marilah kita eratkan tali ukhuwah persaudaraan umat islam dan jangan mudah terombang ambing seperti buih dilautan, saya berusaha meluangkan waktu ikut menguak pemahaman tentang amrozi ini, jazakallah kepada pemilik blog,

    saya mencoba menyimpulkan:
    1. hendaknya kita mesikapi bahwa perbedaan adalah rahmat
    2. jihad dalam islam salahsatunya adalah memerangi kafir harbi (kafir yang menyerang) bukan membunuh kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu),membom yang menyebabkan kafir yang tidak mengganggu bahkan muslimpun terbunuh berarti melampau batas
    “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (al-Quran, 2:190)“
    3. Mari lihat Al Maidah (5):32 : ”…barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia…” Di ayat ini Allah SWT menghargai semua jiwa yang tidak berdosa. Membunuhi manusia tidak berdosa sangat dibenci Allah SWT sehingga Allah SWT menganggapnya sebagai kejahatan terhadap seluruh umat manusia.
    4. tindakan amrozi yang membabi buta yang menewaskan kafir zidmi (kafir yang tidak mengganggu) dan juga umat muslim, bukan jihad tetapi tindakan yang menodai ajaran islam yang mulia dan tidak sesuai dengan ajaran islam

  131. 136 M.Sejuki 15 November 2007 pukul 10:48 am

    @abdullah (apakah anda abdullah asli apa bukan, saya tidak tahu).

    Supaya fokus, bisakah anda membantu menjawab/menjelaskan 5 (lima) poin pertanyaan saya di atas (lihat M. Sejuki
    10th Nov 2007 di 1:40 am)? Pertanyaan tersebut sebetulnya saya tujukan kepada Saudara Muhiqmuhiq.

    Bisakah anda membantu menjelaskannya?

  132. 137 Abdullah 15 November 2007 pukul 1:04 pm

    5 pertanyaan anda diatas mungkin bisa dijawab sekaligus sebagai berikut:

    kalau kita membalas kekejian pasukan non muslim amerika dan israel dengan kekejian yang sama, sangat boleh dan harus, tapi itu dilakukan terhadap non muslim yang memerangi

    tapi kita tidak boleh membalas kebiadaban mereka terhadap rakyat sipil dengan balas memperkosa, membunuh anak-anak dan wanita, seperti yang dilakukan oleh tentara amerika dan israel
    bukankah ada non muslim warga amerika dan israel yang justru mengutuk perbuatan amerika dan israel tersebut

    kalau kita umat muslim melakukan kebiadaban tersebut, apa bedanya kita dengan mereka, sama-sama biadab, terus dimana kemuliaan agama dan tujuan hidup muslim yang mulia

    kita tunjukan etika islam yang mulia, insyaallah kemuliaan islam lah justru membuat mereka berpikir dan mendapat hidayah.

    contohnya…seorang wartawan inggris, seorang wanita, yang meliput perang di afghanistan, diberitakan di tahan oleh pejuang islam, setelah dilepas dia masuk islam, karena kagum atas akhlak pejuang islam yang memperlakukannya dengan baik selama ditahan, kagum atas kemuliaan islam.

    nabi muhammad SAW dan para sahabat serta umat muslim pernah disakiti oleh kaum kafir mekah, tapi ketika futuh mekah (penaklukan mekah) oleh umat muslim, nabi dan umat muslim tidak melakukan pembalasan dendam, padahal nabi bisa berbuat apa saja terhadap kaum kafir mekah tsb.inilah yang menyebabkan kaum kafir mekah masuk islam dan menjadi beberapa diantaranya menjadi pembela islam yang tangguh, seperti khalid bin walid, amr bin as, dll.

    solusi untuk menghadapi non muslim yang menyerang kita menurut saya adalah:
    1. didik anak-anak dan generasi muda kita menjadi muslim yang soleh dan juga cerdas, dengan kesolehan mereka tidak muda goyah imannya, dengan kecerdasannya mereka mampu memberikan solusi yang cerdas terhadap permasalahan umat
    hindari nonton tv yang merusak
    2. umat islam harus kuat ekonominya, dengan memberdayakan zakat, dlll
    3. umat islam harus cerdas
    4. umat islam harus bebas dari prilaku munafik seperti korupsi, KKN,
    5. tegaknya hukum islam sebagai rahmatan lil alamin
    6. kuasai teknologi modern seperti nuklir, persenjataan, dll,untuk melindungi diri/mempertahankan diri dari kafir harbi
    7. upayakan memiliki pemimpin yang amanah dan islami, dalam sejarah indonesia kita belum pernah memiliki pemimpin yang amanah dan islami

  133. 138 Abdullah 15 November 2007 pukul 1:24 pm

    supaya tidak ada lagi terjadi kebiadaban seperti pembunuhan anak-anak dan orang tua, serta pemerkosaan wanita dan anak2 oleh non muslim seperti yang dilakukan tentara israel dan tentara amerika, sedapat mungkin kita cegah dengan membuat komunitas muslim yang kuat, yang saling mencintai sesama muslim,sehingga non muslim takut untuk menyerang.

    contohnya afghanistan diserang oleh amerika dan israel,
    sebelum pasukan non muslim menyerang, pasukan arab saudi, yordania, iran , kuwait, dan seluruh negara-negara islam bersatu, bergerak membela afghanistan, misalnya dengan memboikot suplay minyak ke negara-negara barat.dengan mengirimkan pasukan membentengi perbatasan afganistan,atau dengan memutuskan hubungan diplomatik dengan amerika, dll.

    tapi kenyataannya umat islam diam saja, hal ini karena umat islam terpesona oleh harta, tahta, dan dunia, sehingga jadi boneka amerika dan israel
    oleh karena itu perlu hadir generasi2 baru yang menjadi pemimpin baru dunia islam, yang cerdas dan soleh, singkirkan pemimpin lemah yang menodai kemuliaan islam.

    ciptakan komunitas muslim dunia yang kuat itulah solusinya, dengan menguatkan ekonomi, seperti yang dilakukan oleh muhammad yunus di bangladesh dengan koperasi simpan pinjamnya, menguasai teknologi canggih/nuklir untuk melindungi diri seperti yang dilakukan oleh iran

  134. 139 Abdullah 15 November 2007 pukul 1:33 pm

    bukankah amerika sangat takut karena perekonomian dan militer mereka bisa hancur karena tidak ada supply minyak dari negara-negara islam, pesawat tempur mereka tidak bisa terbang karena tidak ada minyak, mobil tank tak bisa jalan,

    pemutusan hubungan diplomatik dengan negara-negara islam mematikan bisnis waralaba mereka seperti mc donald, kentucky fried chicken, produk mobil, exxon, freport, serta produk-produknya yang bejibun, yang selama ini menopang ekonomi dan militer amerika dan israel.

    pangkalan militer mereka di kuwait dan arab saudi harus dibekukan

    jalan tersebut masih bisa kita perjuangkan kenapa harus melakukan cara yang haram yang dilarang oleh agama islam seperti bom amrozi yang membunuh non muslim yang tidak menyerang dan bahkan umat islam sendiri

    kita tidak boleh putus asa dalam memperjuangkan jalan kebaikan

    ganti pemimpin2 islam yang lemah dengan mendidik generasi muda muslim yang haus akan kejayaan islam….

  135. 140 M.Sejuki 15 November 2007 pukul 1:48 pm

    @abdullah

    Oke,mari kita lebih fokus lagi, yaitu pada pertanyaan saya no. 3 yang selengkapnya saya copy paste sbb:

    “3. Al Qur’an memang telah mengatur dengan begitu indahnya (karena memang Firman Allah) tentang bagaimana perang secara elegan bermartabat, tidak boleh membunuh anak-anak, para wanita, orang-orang tua yang tidak berdaya, tidak boleh merusak tempat ibadah, tidak boleh menebang pohon dll. Namun beberapa penafsir mengatakan bahwa konteks ayat-ayat tsb memang benar tapi hanya dalam konteks pada waktu kondisi dulu dimana peralatan perang masih konvensional (pake kuda, pedang lengkap dengan baju perangnya dll yang serba konvensional). Nah, dalam konteks kekinian dimana telah diciptakan persenjataan yang sangat canggih seperti dengan bom bahkan dengan hulu ledak nuklir, roket dll wah pokoknya banyaklah. Lalu bagaimana menurut anda penggunaan ayat-ayat tentang perang tsb? Apakah harus diartikan secara harfiah begitu saja? Contoh yang konkrit seperti saat ini Amerika Cs secara langsung telah membantai ummat Islam yang ada di Irak dan Afganistan. Dalam konteks ayat kita tidak boleh membunuh kafir sipil karena membunuh satu orang kafir sipil yang tidak bersalah sama dengan membunuh manusia semuanya. Negara Afghanistan dan Irak hancur lebur dengan beberapa ratus ribu sipil telah jadi “dodol” akibat bom Dajjal Amerika Cs. Kemudian katakanlah Irak atau Afganistan dapat menciptakan sebuah Rudal canggih hingga sampai ke Amerika sana, kemudian mereka gunakan sehingga berakibat jatuhnya banyak korban sipil. Dalam konteks ayat kan membunuh 1 sipil sama saja dengan membunuh manusia seluruhnya. Nah, bagaimana hukumnya mereka yang melepas Rudal sampai ke Amerika sana dan membunuh banyak sipil tsb? Dalam konteks ayat, kan harus dimurkai Allah karena yang melakukannya sama dengan membunuh manusia semuanya?”

    Nah, atas pertanyaan no.3 di atas, bagaimana kira-kira menurut pendapat anda orang Irak atau Afghanistan yang melepas RUDAL sehingga mengakibatkan banyak berjatuhannya korban sipil? Apakah si pelepas RUDAL tsb tetap dimurkai oleh Allah karena telah membunuh sipil yang tidak berdosa yang berarti sama dengan membunuh manusia semuanya? Kemudian, pada saat perang dengan persenjataan yang serba “super canggih” dan “serba bom” seperti saat ini, bisakah dihindari jatuhnya korban sipil? Jika bisa bagaimana caranya?

  136. 141 Abdullah 16 November 2007 pukul 11:24 am

    sebelum amerika dan israel menyerang negara islam misalnya afghanistan

    semua negara islam seperti Iran, Irak, Arab Saudi, Yordania, Indonesia segera bergerak serentak megirimkan pasukan diperbatasan afghanistan sehingga amerika dan israel tidak bisa mendekat bahkan masuk ke afghanistan

    ketika amerika dan israel menyerang dengan bom ke pemukiman muslim di afganistan

    semua negara islam seperti Iran, Irak, Arab Saudi, Yordania, Indonesia segera bergerak menyerbu Amerika dan Israel dan menghancurkan instalasi instalasi militer mereka

    membom departemen pertahanan dan pangkalan militer amerika dan israel

    ajaran islam melarang keras tindakan membabi buta dengan membom pemukiman penduduk

  137. 142 dini 16 November 2007 pukul 11:39 am

    baca tentang riwayat perang di Qadisiah….

    pasukan persia adalah angkatan perang terbesar didunia saat itu, dengan jumlah ratusan ribu prajurit dengan persenjataan lengkap

    pasukan persia menyerang pasukan muslim yang berjumlah sedikit dengan persenjataan yang dianggap buruk

    pertempuran hanya berlansung beberapa hari…dan…pasukan persia lari dari medan tempur karena tak mampu menghadapi pasukan islam

    hal ini dikarenakan
    1. jika kita benar2 pasukan allah maka allah akan mengirimkan pasukannya untuk kita, diantara pasukan allah itu adalah rasa takut di hati musuh-musuh islam
    baca surat al hajj 40 dan allah pasti menolong orang-orang yang memperjuangkan agamanya, sesungguhnya allah maha kuat lagi maha perkasa”
    2.selama kita berjuang dengan ikhlas karena allah,al anfal 12′ sesungguhnya Allah bersama kamu, maka teguhkan pendirianmu, kelak Allah akan menghujamkan rasa takut dalam hati orang kafir

  138. 143 M. Sejuki 17 November 2007 pukul 5:36 am

    @dina

    Benar, saya setuju karena itu perang pada saat dulu dimana persenjataan masih konvensional dan kondisinya dalam keadaan normal saling berhadap-hadapan. Yang saya tanyakan dalam konteks kekinian dimana Amerika Cs selalu culas, curang, tidak kesatria (main keroyokan) namun juga “kejam” dan “bengis”. Membantai rakyat sipil yang selalu mereka bilang “pemberontak” atau “teroris” dengan seenak udelnya. Bahkan banyak yang berpendapat lebih kejam dari Hitler dan Musolini.

    Anda belum menjawab pertanyaan saya.

    @Abdullah

    Benar, saya setuju dengan apa yang anda katakan. Memang ummat Islam harus bersatu melawan. Dan idealnya memang harus seperti itu. Namun kenyataan d lapangan ternyata jauh panggang dari api. Ummat Islam tidak bersatu. Seruan untuk boikot produk Amerika Cs juga tidak digubris. Seruan embargo minyak juga tidak dipedulikan. Pemimpin-pemimpin negara Islam (baca: Khalifah dalam konteks Syar’i) juga diam seribu bahasa dalam artian jangankan ikut berperang, melawan dalam bentuk lain (non perang fisik) saja tidak mau (atau tidak berani???), sementara kaum muslimin tetap saja dibantai hingga saat ini, dan berlangsung terus entah sampai kapan? Hanya Allah SWT yang maha tahu. Saya sudah menduga, anda pasti akan menjawab seperti itu. Namun jawaban anda masih ngambang.

    Saudaraku.

    Amerika Cs sampai saat ini masih tetap melakukan membantaian demi pembantaian khususnya di Irak dan Afghanistan. Begitu pula Israel terhadap rakyat Palestina. Apabila ada yang melakukan perlawanan, katakanlah pada suatu wilayah atau desa para pejuang Irak atau Afghanistan menembakkan satu atau beberapa roket ke salah satu basis militer Amerika atau sekutunya. Maka tidak berapa lama kemudian dikirimlah beberapa pesawat pembom dajjal-dajjal tsb langsung saja membombardir kampung tsb secara membabi buta, bukan hanya ke arah sumber roket yang diluncurkan tetapi pukul rata. Akibatnya, sungguh “mengerikan”. Satu kampung tsb telah berubah menjadi “dodol”, anak kecil, perempuan, orang-orang tua sampai-sampai tikus dan kecoa sekalipun juga ikut musnah. Habislah atau hilanglah kampung/wilayah tsb dari peta dunia. Ini sudah bukan rahasia lagi. Hal seperti ini terus berulang dan akan terus berulang entah sampai kapan. Ingat kasus Abu Ghraib, Guantanamo dan penjara-penjara rahasia lainnya yang sampai saat ini masih misteri? Begitu kejam dan sadisnya. Terjadi secara kasat mata pelanggaran HAM yang sangat luar biasa. Sulit digambarkan dengan kata-kata.

    Tentang kasus pembantaian demi pembantaian tersebut, kemudian apa berita yang sampai ke telinga kita?. Dapat dipastikan bunyi beritanya biasanya seperti ini: “Tentara dajjal (baca: Amerika Cs) telah berhasil menumpas para pemberontak dan teroris-teroris” (padahal yang mereka bantai itu adalah sipil). Kenapa bisa seperti itu? Jawabannya mudah, karena mass media mereka yang kuasai. Tak satupun mass media lain yang berani/boleh memberitakan kejadian yang sebenarnya. Kenapa? Karena jauh-jauh hari mereka sudah diancam oleh dajjal-dajjal bengis tsb yang kira-kira ancamannya begini: “Awas, elo jangan macam-macam ye. Ntar gue hukum. Saat ini “Aku”lah “Hukum” dan “Aku”lah “Tuhan”. Barang siapa yang tidak tunduk kepada”Ku”, maka akan “Aku” hukum!!!”. Sombong sekali. Puihhhhck……!!!!

    Anda masih ingat kan pada saat Amerika menginvasi Irak, banyak kasus terjadi seperti Rumah Sakit di bom, pasar di bom, orang pesta perkawinan di bom. Mereka enak aja bilang. “Kami akan selidiki dulu” atau “Kami salah sasaran, kami kira itu kelompok “teroris” dll, tanpa permintaan “maaf” sama sekali. Sudah unggul dalam persenjataan, culas, main keroyokan lagi. Wah, lengkaplah sudah ke”pengecut”annya. Kenapa pengecut? Karena mereka berani disebabkan unggul dari segi persenjataan yang sampai saat ini boleh dikatakan tidak ada satu negara pun yang mampu menandinginya. Coba kalau berhadapan, satu banding dua pun (satu Islam 2 mereka) mereka akan mikir-mikir apalagi 1 lawan 1.

    Ingat kan waktu pemimpin Taliban dulu Mullah Muhammad Umar menantang George W Bush bahkan dengan Tony Blair untuk perang tanding 1 lawan 1 bahkan Umar sendirian dengan mereka berdua. Begitu pula Thaha Yasin Ramadhan menantang Dick Chenny dan Saddam Husien dengan George W Bush. Senjata apa yang dipakai, terserah asal adil. Kemudian bertindak sebagai wasit Sekjen PBB Koffi Annan. Tantangan perang tanding atau duel 1 lawan 1 atau 1 lawan 2 tsb dikumandnagkan oleh Mullah Muhammad Umar dan Thaha Yasin Ramadhan agar jangan main bom secara pengecut saja yang berakibat fatal pada rakyat sipil yang tidak berdosa. Tapi tantangan duel tsb tidak sedikitpun ditanggapi oleh George W Bush dan Tony Blair. Pengecut dan memuakkan!!!!!!!

    Bagaimana kira-kira perasaan anda jika anda sebagai orang Irak atau Afghanistan? Atau lebih luas lagi, bagaimana kira-kira perasaan anda sebagai seorang muslim yang salah satu bagian tubuh anda sedang disakiti secara sewenang-wenang?(sesuai Hadits sesama muslim bersaudara bagai sebatang tubuh….. dst sambung sendiri).

    Terhadap kondisi yang luar biasa “bengis” dan “kejam”nya tersebut, ternyata kaum muslimin terutama para pemimpin-pemimpinnya tidak seperti kondisi ideal sebagaimana yang anda, saya dan kaum muslimin harapkan yaitu bersatu untuk melawannya (secara fisik dan non fisik), tetapi malah ikut-ikutan meneriakkan “Teroris” kepada kelompok-kelompok yang melakukan perlawanan kepada dajjal-dajjal tsb.

    Saudaraku

    Kembali kepertanyaan saya. Jawaban anda masih ngambang.
    Bagaimana kira-kira menurut pendapat anda orang Irak atau Afghanistan yang berhasil membuat RUDAL canggih yang jarak tembaknya sampai ke Amerika atau ke salah satu sekutunya, kemudian menembakkan RUDAL tsb dan mengakibatkan banyak berjatuhannya korban sipil? Apakah si pelepas RUDAL tsb tetap dimurkai oleh Allah karena telah membunuh sipil yang tidak berdosa yang dalam konteks ayat berarti sama dengan membunuh manusia semuanya? Atau bagaimana? Kemudian, pada saat perang dengan persenjataan yang serba “super canggih” dan “serba bom” seperti saat ini, bisakah dihindari jatuhnya korban sipil?
    Jika bisa bagaimana caranya?

    Anda belum menjawab pertanyaan saya di atas. Kenapa anda menjawabnya muter-muter, to the point saja mas dengan argumentasi-argumentasinya.

  139. 144 Teman_Amrozi 19 November 2007 pukul 4:14 pm

    Woi, mentang2 gue lama gak muncul, ada pembajakan atas nama gue ya??? Waduh, ada pengecut rupanya.

    Gue setuju dengan M. Sejuki, bahwa lu yang membajak nama2 pengunjung blog ini adalah pengecut. Dan Allah akan sangat murka dengan orang2 kayak lu itu !!!

    Ya udah, lu semua jawab dulu deh pertanyaannya M. Sejuki. Pokoknya kita diskusi denga jantan dan baik2. Jangan ada lagi orang2 pengecut seperti pembajak nama di atas,

  140. 145 abdulah 20 November 2007 pukul 2:15 pm

    Sejuki berkata….
    Kembali kepertanyaan saya. Jawaban anda masih ngambang.
    Bagaimana kira-kira menurut pendapat anda orang Irak atau Afghanistan yang berhasil membuat RUDAL canggih yang jarak tembaknya sampai ke Amerika atau ke salah satu sekutunya, kemudian menembakkan RUDAL tsb dan mengakibatkan banyak berjatuhannya korban sipil? Apakah si pelepas RUDAL tsb tetap dimurkai oleh Allah karena telah membunuh sipil yang tidak berdosa yang dalam konteks ayat berarti sama dengan membunuh manusia semuanya?

    jawabannya abdullah udah jelas

    Allah murka terhadap muslim yang menembakkan bom yang sasarannya sipil, karena tidak sesuai dengan etika perang dalam islam

    baca berita dong sejuki….

    belum ada tuh berita irak atau afghanistan atau umat islam menembakkan bom yang menewaskan sipil secara membabi buta seperti yang anda contohkan

    jelaskan…

    saya tidak akan mempengaruhi anda….
    kewajiban saya hanya mengingatkan….
    masalah anda mau terima peringatan saya atau tidak
    biarkan allah yang maha memberi hidayah yang menentukan

  141. 146 abdulah 20 November 2007 pukul 2:32 pm

    buat saudara sejuki dan temennya amrozi

    hari ini saya menyudahi perdebatan kita tentang masalah amrozi

    karena cukup menyita energi saya, sementara masih banyak proses jihad yang harus saya lakukan, antara lain meningkatkan kualitas dan kecerdasan spiritual saya,

    mohon maaf yang sebesar2nya untuk saudara sejuki dan temennya amrozi…nama anda saya lah yang memalsukannya…

    ini untuk simulasi saja bahwa… begitu mudahnya menipu dan mempengaruhi opini publik kalau kita mengetahui triknya,
    dan bagaimana kalau hal tersebut dilakukan oleh musuh-musuh islam yang cerdas, seperti yahudi,

    jawabannya kita harus memcerdaskan pengetahuan teknologi kita dan mencerdaskan pengetahuan spiritual kita

    okey..guy…sejuki dan temennya amrozi serta pendukung amrozi lainnya…

    saya tidak akan mempengaruhi anda….
    sebagai muslim kita wajib saling mengingatkan
    kalau dalam proses saling mengingatkan menimbulkan sakit hati dan ketersinggungan, mohon dimaafkan
    hanya allah yang maha besar kasih sayangnya yang berhak memberi hidayah

    thank…
    assalamualaikum wr.wb.

  142. 147 M. Sejuki 20 November 2007 pukul 4:47 pm

    @abdullah

    Oke, anda berpendapat bahwa kalau membunuh sipil meskipun dalam kondisi perang dengan persenjataan canggih yang serba bom, roket, nuklir dll seperti sekarang ini pun tetap tidak dibolehkan dan tetap itu dimurkai Allah. Saya hargai itu, sementara orang-orang kafir tetap saja dibolehkan membabi buta membunuhi sipil.

    Kalau begitu konteks kesetaraan dalam konsep Islam “Perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu, tapi jangan berlebih-lebihan” bagaimana Mas?

    Musuh boleh membabi-buta membunuh sipil, kita tidak boleh. Musuh boleh culas kita tidak boleh culas. Pokoknya jujur…. jujur….. jujur…. ngalah…. ngalah…. ngalah…… terus….. dari A….. sampai……..Z. Pokoknya musuh boleh melakukan apapun kepada kita. Akhirnya dapat dipastikan habislah kaum muslimin. Itukah yang anda inginkan? Kalau hanya “jangan berlebih-lebihan” saja yang diperhatikan, lalu bagaimana pengertian kalimat sebelumnya “perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu”? Kalimat ini mau dikemanakan?

    Pertanyaan saya yang kedua belum anda jawab. Bisakah korban sipil dapat dihindari dalam konteks ayat-ayat perang yang anda tafsirkan seperti yang anda uraikan di atas dalam konteks perang yang serba “bom”, “roket”, “nuklir” pokoknya serba canggih seperti sekarang ini? Bisakah dihindari jatuhnya korban sipil dari pihak lawan sementara pihak lawan tetap saja boleh membunuhi sipil muslim yang malah sering dilakukan dengan membabi-buta? Kalau bisa bagaimana caranya?

    Ingat, kita ini berbicara dalam konteks Syar’i bukan dalam konteks hukum Thagut (hukum manusia). Tolong mas dikomentari/dijelaskan supaya pembaca di blog ini mengerti andalah yang benar dan saya bersama Teman_Amrozi dan kawan-kawan yang sepemahaman lainnya yang keliru.

  143. 148 Teman_Amrozi 21 November 2007 pukul 12:37 pm

    Buat saudara2 yang menyalahkan teman gue (Amrozi).

    Dalam mengambil penafsiran, sebaiknya kalian ambil fatwa yang bersumber dari ahlinya. Dalam kasus perang, siapakah yang benar2 ahli dalam menafsirkan ayat2 al Quran tentang perang?
    Jawabannya adalah ulama2 yang pernah ikut berperang. Apakah anda sudah bertanya kepada mereka?

    Amrozi, teman gue itu, sama kawan2 yang lainnya, dulu udah ikut perang di Afghanistan. Pada saat itulah, selain berperang, mereka juga mempelajari ayat2 al Quran tentang perang dari ulama2 di sana dan langsung mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka. Berbeda dengan pemahaman kalian yang gak pernah merasakan langsung kondisi perang. Apalagi perang yang menggunakan bom dan mortir seperti sekarang ini. Kalian gak akan pernah ngerti bahwa dengan sikap kalian yang hanya bersabar, gak berusaha melawan, penindasan terhadap kalian gak akan berakhir.

    Gue pribadi gak akan mempermasalahkan opini manusia terhadap apa yang gue lakukan, apalagi opini orang2 kafir. Mau dituduh sebagai antek Amerika kek, setan kek, gue gak peduli. Mau dituduh Islam mengajarkan kekerasan kek, apa kek, yang tahu hanya Allah (Ingat, pandangan orang kafir Quraisy terhadap Islam pada zaman Nabi Muhammad).

    Jadi, jangan sekali2 menyalahkan orang lain tanpa pikir panjang dan mencari sumber2 yang jelas.

    Ya udah, sekarang jawab aja pertanyaan M. Sejuki (yang juga kalian tuduh sebagai antek Amerika tanpa bukti). Gue cuma mau membuka wawasan kalian kok, terutama tentang kasus teman gue (Amrozi) ini.

  144. 149 Teman_Amrozi 21 November 2007 pukul 12:38 pm

    Buat saudara2 yang menyalahkan teman gue (Amrozi).

    Dalam mengambil penafsiran, sebaiknya kalian ambil fatwa yang bersumber dari ahlinya. Dalam kasus perang, siapakah yang benar2 ahli dalam menafsirkan ayat2 al Quran tentang perang?
    Jawabannya adalah ulama2 yang pernah ikut berperang. Apakah anda sudah bertanya kepada mereka?

    Amrozi, teman gue itu, sama kawan2 yang lainnya, dulu udah ikut perang di Afghanistan. Pada saat itulah, selain berperang, mereka juga mempelajari ayat2 al Quran tentang perang dari ulama2 di sana dan langsung mengaplikasikannya dalam kehidupan mereka. Berbeda dengan pemahaman kalian yang gak pernah merasakan langsung kondisi perang. Apalagi perang yang menggunakan bom dan mortir seperti sekarang ini. Kalian gak akan pernah ngerti bahwa dengan sikap kalian yang hanya bersabar, gak berusaha melawan, penindasan terhadap kalian gak akan berakhir.

    Gue pribadi gak akan mempermasalahkan opini manusia terhadap apa yang gue lakukan, apalagi opini orang2 kafir. Mau dituduh sebagai antek Amerika kek, setan kek, gue gak peduli. Mau dituduh Islam mengajarkan kekerasan kek, apa kek, yang tahu hanya Allah (Ingat, pandangan orang kafir Quraisy terhadap Islam pada zaman Nabi Muhammad).

    Jadi, jangan sekali2 menyalahkan orang lain tanpa pikir panjang dan mencari sumber2 yang jelas.

    Ya udah, sekarang jawab aja pertanyaan M. Sejuki (yang juga kalian tuduh sebagai antek Amerika tanpa bukti). Gue cuma mau membuka wawasan kalian kok, terutama tentang kasus teman gue (Amrozi) ini.

  145. 150 aiptuKasno 21 November 2007 pukul 4:01 pm

    Ya ini pinter2nya penyesatan….Amrozi cs itu kan PENGECUT kok DIANGGAP PAHLAWAN…?

  146. 151 M. Sejuki 21 November 2007 pukul 5:38 pm

    @aiptuKasno

    Kalau sampeyan muslim, tolong jawaban pertanyaan saya apa Mas?

    Kalau sampeyan non muslim tidak perlu jawab. Teriak saja terus, sampe leher lu putus.

  147. 152 M. Sejuki 22 November 2007 pukul 12:37 am

    @abdullah

    Karena anda telah meminta maaf atas mencatutan nama saya secara tertulis disini, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim dengan setulusnya saya maafkan anda.

    Mengingat agar kawan-kawan di blog ini dapat memahami atau mengerti duduk persoalan yang sebenarnya tentang Amrozi Cs dan kawan-kawannya yang sepemahaman dengan dia memang benar-benar keliru, saya mengharapkan anda dapat mengomentari atau menjawab atau memberikan kuliah atas pertanyaan saya di atas.

  148. 153 akhifillahi 24 November 2007 pukul 5:01 pm

    asslamualaikum buat semua

    perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu, artinya kita boleh membalas non muslim apabila kita diserang

    namun jangan kita melampaui batas (al-Quran, 2:190)“
    artinya tidak boleh membunuh anak-anak, wanita dan orang non muslim yang tidak mengganggu/tidak memerangi kita,
    apalagi membunuh secara membabi buta seperti yang dilakukan amrozi, sehingga muslim pun ikut tewas, jelas dilarang keras oleh agama

    kalau kita ikut membunuh anak-anak, wanita dan non muslim yang lemah dan tidak memerangi, apa bedanya kita dengan non muslim yang harbi, sama-sama biadab dan tak lebih mulia dari binatang

    makanya, solusinya, SEBELUM non muslim harbi menyerang, umat muslim bersatu padu membela saudaranya, sehingga tidak ada yang berani menyerang,APABILA NON MUSLIM HARBI MENYERANG segera kita hancurkan sasaran militernya bukan pemukiman penduduknya,seperti pangkalan militer, pabrik militer, departemen pertahanannya, kemah pasukannya, sehingga militernya lumpuh dan tidak mampu menyerang kita. dan tetap yakin bahwa allah senatiasa membela “pasukannya”

    1.jika kita benar2 pasukan allah maka allah akan mengirimkan pasukannya untuk kita, diantara pasukan allah itu adalah rasa takut di hati musuh-musuh islam
    baca surat al hajj 40 dan allah pasti menolong orang-orang yang memperjuangkan agamanya, sesungguhnya allah maha kuat lagi maha perkasa”
    2.selama kita berjuang dengan ikhlas karena allah,al anfal 12′ sesungguhnya Allah bersama kamu, maka teguhkan pendirianmu, kelak Allah akan menghujamkan rasa takut dalam hati orang kafir

  149. 154 M. Sejuki 25 November 2007 pukul 5:22 am

    @akhifillahi

    Sebetulnya jawaban anda lebih kurang sama dengan apa yang diutarakan muhiqmuhiq dan abdullah. Saya setuju pendapat anda. Anda tidak membaca ya tulisan saya sebelumnya?

    Kondisi yang terjadi kan bukan kondisi sebagaimana yang anda sebutkan? Islam memang harus bersatu, tapi realitas yang terjadi sekarang nyatanya tidak, sementara pembantaian-pembantaian terus berlangsung baik di Palestina, Afghanistan, Irak dll.

    Saat ini sebenarnya kaum muslimin sudah diperangi mas. Sebagian dari tubuh kita sudah disakiti dengan sangat kejam dan sadisnya. Ingat kan salah satu Hadits yang mengatakan bahwa sesama muslim bersaudara bagai sebatang tubuh, apabila bagian tubuh yang satu sakit maka otomatis bagian tubuh yang lain akan merasa ikut sakit juga.

    Jadi secara Syar’i Islam itu sebenarnya sudah diperangi. Jangankan ratusan ribu muslim yang telah dibantai, membunuh seorang muslim saja tanpa alasan yang jelas apalagi dengan bom-bom yang woww… sangat mengerikan sama dengan membunuh muslim secara keseluruhan bahkan sama dengan membunuh manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu setiap jengkal tanah di muka bumi ini sebenarnya sudah merupakan area perang (saya cuplik dari pendapatnya Imam Samudra).

    Saya ingin bertanya kepada anda. Tolong dan mohon dijawab dengan sejujurnya. Apakah anda sudah membaca buku Imam Samudra berjudul “AKU MELAWAN TERORIS”? Tolong dan mohon dijawab, ya atau tidak. Jadi jawabannya mudah sekali.

  150. 155 akhifillahi 28 November 2007 pukul 12:57 pm

    saya landasanya buku karangan ALLah yang bernama alqur’an dan hadis, jadi saya tidak perlu membaca buku karangan manusia yang bernama imam samudera.

    imam samudera, amrozi, dan kawan-kawannya itu “pahlawan kesiangan”

    pahlawan yang sesungguhnya adalah para ulama ikhlas yang terus berjuang mengajarkan ajaran islam yang mulia. medan peperangan kita adalah memperkaya pengetahuan islam kepada masyarakat yang masih bodoh.

    amrozi cs tidak menghargai perjuangan para ulama.

    contoh sederhana
    ada 3 rumah yang bertetangga
    1. rumah amrozi dan anaknya samudera
    2. rumah mikhael (non Muslim yang jahat)
    3. rumah katrina dan anaknya umur 6 bulan abraham (non Muslim yang ramah dan tidak mengganggu)

    suatu hari mikhael membunuh samudera anak amrozi,dan juga tetangga muslim yang lainnya
    kemudian mikhael melarikan diri ke luar negeri,

    kemudian amrozi membalas dengan membunuh katrina dan anaknya abraham yang masih berusia 6 bulan, dengan alasan telah membunuh samudera anak amrozi dan solidaritas islam

    satu kata untuk amrozi atas tindakannya…biadab, tidak punya agama, bodoh, dan ….pahlawan kesiangan….

  151. 156 M. Sejuki 28 November 2007 pukul 10:05 pm

    @akhifillahi

    Maaf sebelumnya. Itulah sebenarnya kekeliruan anda dan kebanyakan teman-teman di sini. Dari sejak awal saya sudah sampaikan bahwa dalam menilai dan menyimpulkan sesuatu kita haruslah kaffah (menyeluruh) dan juga balans termasuk pula dalam konteks Imam Samudra dan Amrozi Cs. Mengingat bahwa mass media baik cetak maupun elektronik selama ini tidak pernah (tidak berani???!) memberitakan apa versi dan motivasi Imam Samudra dan Amrozi Cs melakukan aksi-aksinya tsb apalagi mem-blow up-nya, bagaimana kita tahu apa motivasi dan latar belakang mereka melakukan semua itu?

    Coba anda bayangkan. Adilkah suatu penilaian jika hanya didasarkan pada informasi yang sepihak? Anda berpendapat bahwa Anda tidak perlu membaca buku karangan manusia, tetapi cukup Al Qur’an dan Al Hadits. Saya setuju seratus 100 %, memang seorang muslim sejati harus seperti itu. Namun anda tidak tahu buku karangan Imam Samudra tsb, karena tidak membacanya. Padahal dalam buku tsb juga sangat kaya dan sarat dengan ayat Al Qur’an dan Al Hadits serta contoh peperangan pada Zaman Rasulullah dan pada Kekhalifahan Abu Bakar As Shiddiq yang juga pernah membunuh sipil tanpa pilih bulu karena menjalankan konsep kesetaraan (QISHASH). Kenapa anda tidak tertarik membacanya? Bagaimana anda bisa bersikap kaffah kalau begitu? Kemudian lagi, pernahkah anda dan yang sepemikiran/sepemahaman merenung kenapa MUI tidak jadi membedah buku tsb padahal dulu mereka melalui Pak Ma’ruf Amin merencanakan akan membedahnya? Kalau belum pernah, kenapa tidak segera anda renungkan mulai saat ini juga? Pernahkah pula anda merenung tempat seperti apa yang telah di bom di Bali tsb (Paddy’s Pub dan Sari Club)? Siapa-siapa sajakah penghuninya yang eksklusif dan yang selalu bermaksiat ria? Bukankah negara-negara seperti Amerika, Australia, Inggris dkk jauh-jauh hari sebelumnya sudah mengeluarkan travel warning kepada warganya masing-masing agar jangan ke Indonesia apalagi Bali? Rakyat sipil biasanya akan sangat patuh dan ketakutan, tapi kenapa mereka tetap nekat datang ke Bali kalau bukan militer setidaknya mata-mata? Bisakah kita menentukan bahwa itu sipil atau bukan? (ini versi Imam Samudra yang saya baca dari bukunya tsb).

    Mengenai perumpamaan yang anda sebutkan di atas, saya fikir benar dan saya sangat setuju bahwa “Amrozi” dalam contoh yang anda tuliskan tsb itu tidak boleh membabi buta melakukan pembalasan karena itu sifatnya pidana bukan dalam konteks perang. Si pembunuh yang bernama Mikhail tsb harus terus diuber karena dia telah melakukan tindak pidana pembunuhan. Dia (Mikhail) harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya tsb di mata hukum. Jadi contoh yang anda sampaikan tsb sangatlah naif apabila disetarakan dengan kasus Bom Bali.

    @All, Khususnya yang Muslim

    Saya mohon khususnya kepada yang muslim, tolong berfikir ulang dulu sebelum mencaci maki Amrozi Cs. Di mata hukum Indonesia (hukum manusia/hukum thaghut), oke mereka bersalah dan mereka pun siap menerima apa pun konsekwensinya. Tapi di mata Allah nanti dulu Saudaraku. Kebanyakan kita terkadang terlalu cepat mengambil suatu kesimpulan terhadap sesuatu masalah. Namun sangat jarang diantara kita yang mau berfikir kaffah. Islam itu satu saudaraku. Dia (Islam) tidak memandang batas negara, batas teritorial, batas wilayah tetapi Islam itu satu kesatuan (konsep ukhuwah). Membunuh satu orang muslim tanpa alasan yang jelas apalagi membabi buta sama dengan membunuh muslim secara keseluruhan. Tidakkah anda bayangkan, bagaimana kalau yang terbunuh dan terbantai itu berjumlah ratusan ribu orang? Belum lagi kehancuran infra struktur yang sangat luar biasa akibat keganasan bom-bom canggih paling mutakhir produks Amerika Cs.

    Untuk lebih jelasnya nanti akan saya cuplikkan seutuhnya sebagian tulisan Imam Samudra dalam bukunya “AKU MELAWAN TERORIS” pada posting saya berikutnya. Namun sebelum itu saya ingin bertanya dulu kepada saudara-saudaraku di sini, tolong diuraikan/dijelaskan apa maksud ayat berikut :

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

  152. 157 akhifillahi 29 November 2007 pukul 10:06 am

    ayat terakhir yang anda sebutkan itu hanya ditujukan pada non muslim harbi yang menyerang, MOHON INI DISAVE DIPEMIKIRAN ANDA

    sedangkan ribuan muslim yang wafat setelah di bantai oleh non muslim harbi di masa lalu, biarkan mereka bahagia sebagai syuhada disisi Allah.

    dan SOLUSINYA adalah MULAI SAAT INI kita umat muslim harus MENCEGAH terbunuhnya/penganiyaan umat muslim oleh kafir harbi, itu solusinya bukan dengan balas dengan kebiadaban
    serupa terhadap non muslim yang tidak mengganggu apalagi brutal seperti yang dilakukan oleh bom amrozi yang juga menewaskan orang islam, anak-anak dan wanita.

    cara membalas yang setimpal yaitu dengan menyerang pasukan militer dan membom semua instalasi militer kafir harbi,sehingga militernya demand (tidak berdaya) MOHON DISAVE DIPEMIKIRAN ANDA sebagai solusi

    minyak dan bahan pembuatan bom, uranium dll, ada diwilayah islam, seandainya tidak diberikan/dijual pada kafir harbi insyaalah militer dan kehidupan mereka akan lumpuh.

    1. sejuki agar menggantikan SBY tahun 2009, dan langkah pertama anda adalah didik rakyat agar mencintai islam,dan otomatis mencintai alquran dan hadis, sehingga alquran dan hadis bisa menjadi hukum dindonesia menggantikan hukum buatan penjajah belanda yang menkerdilkan rasa keadilan,

    2. perkuat ekonomi umat islam dengan MEMBRANTAS KORUPSI, pecat penjabat eselon-eselon pemerintahan semuanya karena produk KKN/koncoisme, ganti dengan penjabat hasil tes kompetensi dan akhlak

    3. didik masyarakat terlebih dahulu mendidik guru dan kepala sekolahnya melalui pecat yang kompetensinya rendah hasil koncoisme, ganti dengan yang kompeten dan berakhlak, sehingga lulusan dunia pendidikan berani dan cerdas dapat menyaingi ariel sharon, condoliza rice, dan pentolan kafir lain.
    bukan dunia pendidikan yang menghasilkan alumni yang rendah diri, rendah akhlak, seperti penjabat-penjabat sekarang sebagai produk guru dan kepsek yang asal-asal mengajar dan gila duit.

    3 itu saja deh dulu sejuki yang perlu anda lakukan SEBAGAI SOLUSI, ga PERLU BOM DEH, karena hal-hal tsb diatas lebih dahsyat dari bom.

    BOM amrozi hanyalah cermin jiwa pengecut dan putus asa dan hanya dilakukan oleh jiwa-jiwa yang kalah/pecundang

  153. 158 M. Sejuki 29 November 2007 pukul 9:38 pm

    @akhifillahi

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Kenyataan saat ini, Amerika Cs sejak invasinya telah membantai kaum muslimin di Afghanistan dan Iraq dengan sewenang-wenang cenderung membabi buta yang mengakibatkan banyaknya berguguran korban-korban sipil (ratusan ribu orang). Terus dalam konteks QS An Nahl (16):126 di atas, gimana Mas penjelasannya sementara ummat Islam tidak bersatu dan tidak ada sedikitpun upaya untuk menyerang instalasi militer Amerika Cs sebagaimana yang anda inginkan di atas?

    Nyaris tidak ada perlawanan sama sekali……!!!!!!!!!!

  154. 159 akhifillahi 30 November 2007 pukul 10:28 am

    kalau amrozi masih diberi kesempatan hidup, mohon agar setelah bebas segera rubah orientasi bom nya dari bom yang membabi buta menjadi bom yang terarah dan fokus untuk pengeboman intalasi militer USA.

    kalau mengharapkan rakyat kebanyakan yang melakukan…sulit…karena pemuda dan pemudi islam seperti di indonesia saat ini sibuk dengan sinetron cinta di televisi,sibuk bercengkrama dengan HP. orang tuanya sibuk korupsi, anak-anak sibuk dengan Play station,

    Iran sudah menunjukkan keberaniannya membuat bom nuklir untuk mempertahan diri dan dengan teknologi GPS mampu fokus mengebom intalasi militer USA dengan akurat.

    akibatnya amerika kan jadi takut, sampai-sampai condoliza rice kemana2 cari dukungan untuk menghancurkan iran.

    indonesiapun di lobi, dan indonesia ternyata mendukung USA karena DPR kebanyakan KKN dan ABG (anak Buah Gusdur dengan islam liberalnya yang bentukan amerika)

    DPRnya aja anggotanya si komar pelawak, dede yusuf, inul, maria eva, marisa haque, dan artis-artis lainnya ditambah anggota hasil Koncoisme dan duitisme,hancur deh…indonesia
    presidennya aja ABS (anak buah/mantan ajudan suharto)

    indonesia punya segudang pakar ilmuan yang islami seperti Dr. taufiqurahman ahli fisika pakar baja lulusan terbaik jepang, ahli fisika spesialis bom nuklir lulusan eropa pun kita punya, ikuti jejak Iran dong……
    mereka sulit bergerak karena gerak mereka dibatasi oleh pemerintah, lagian gajinyapun kecil di Indonesia. dana penelitian dan pengembangan dikorupsi oleh penjabat negara.

    sejuki aku punya ponakan alumni teknik nuklir UGM, sekarang kerjanya di tukang ketik di kantor pemkot, aku punya temen akrab lulusan dengan IPK tinggi dari F. Hukum unpad jago komunikasi sekarang jadi tukang jualan pasir,sudara saya sendiri lulusan elektro komunikasi dari prancis, 15 tahun jadi belum punya rumah sendiri, dll.karena mereka tidak ada kesempatan dan mereka jujur. sementara tempat-tempat lembaga2 strategis di BATAN, Menristek, BPPT, diduduki karyawan hasil Koncoisme.

    kalau kita bisa merubah itu semua, itulah jihad kita

    salut untuk perjuangan temen2 dari PKS seperti ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan anggota fraksinya ada yang hafis alquran. yang terus mencontohkan keteladanan dan perubahan salut dan semoga istiqomah

    salut juga temen2 yang memberdayakan zakat yang bersih dan amanah, sehingga ada RS Bersalin gratis,mobil jenazah gratis, mobil sekolah gratis, dll.

    salut untuk perjuangan ulama-ulama yang terus berjuang mencerdaskan spiritual umat

    lawan mereka yang dipengaruhi amerika seperti Gusdur, Nur Muhammad SQ, siti Mufdah, Ulil Absar Abdallah (islam Liberal), Dawam Rahardjo, azumardi Azra, dll

    kalau kita bisa melakukan revolusi (perubahan, insyaallah umat islam akan bersatu dengan izin allah, jika kita istiqomah di jalan Allah, insyaallah kita akan kuat dan amerika pun akan takut.

    al anfal 12′ sesungguhnya Allah bersama kamu, maka teguhkan pendirianmu, kelak Allah akan menghujamkan rasa takut dalam hati orang kafir

  155. 160 akhifillahi 30 November 2007 pukul 3:15 pm

    sejuki ana salut pada anda….banyak meluangkan waktu untuk mengurusi masalah umat…..sementara saat ini orang dah pada sibuk korupsi dan memperkaya diri.

    ana sarankan dan dukung sejuki jadi presiden indonesia 2009, gantiin SBY, jadikan indonesia negara seperti iran yang ditakuti oleh amerika, menteri ekonominya pilih yang seperti muhammad yunus dari banglades yang peduli pada rakyat, bukan seperti miranda gultom, budiono, dll, koruptor semua.
    menteri pertahanan yang sholeh dan cerdas bukan menteri pertahanan yang kong kalingkong dengan DPR makan duit untuk sarana dan prasarana militer
    menteri agamanya yang sholeh dan cerdas bukan yang makan duit ibadah haji
    dll…ca..pek.. deh kalau disebutkan satu persatu…….

    inilah ladang jihad yang menantang…kalau berhasil kita tanggulangi…lebih dahsyat dari bom apapun…
    lawan musuh dengan bermain cantik (dengan kecerdasan dan keimanan)

    perkuat kecerdasan dan mental umat islam, yang bisa lebih cerdas melawan kaum kuffar, tidak bermental putus asa seperti yang ditunjukkan oleh amrozi dengan bomnya asal-asalannya, tapi bom yang terarah dan fokus pada militer amerika

    negara kita di bom ekonomi oleh comdesus (tokoh yahudi) aja dah empot-empotan, karena pondasi ekonomi kita bukan pondasi ekonomi islam

    hukum mati koruptor

    buang hukum buatan belanda, ganti dengan hukum islam

  156. 161 M. Sejuki 1 Desember 2007 pukul 11:57 am

    @akhifillahi

    Alhamdulillah. Luar biasa….!!!

    Saya terharu Mas, atas beberapa uraian anda di atas. Terus terang tanpa saya sadari air mata saya menetes saking terharunya.Ternyata pandangan anda cukup luas kalau tidak boleh saya katakan amat luas. Namun tentang Imam Samudra dan Amrozi Cs, rupanya masih belum ada titik temu diantara kita. Tapi, Insya Allah titik temu itu akan kita temukan dengan izin Allah tentunya.

    Terhadap kondisi kaum muslimin yang anda gambarkan di atas, tidak ada kata lain yang dapat saya sampaikan kecuali, setuju….!!!!!!

    Memang kondisi kita, ya… seperti yang anda gambarkan di atas. Mengenaskan sekaligus memprihatinkan. Harapan anda agar adanya perbaikan dari kondisi yang anda gambarkan tsb sebenarnya merupakan harapan saya juga dan saya fikir juga merupakan harapan kita semua seluruh kaum muslimin tanpa kecuali. Membereskan atau dengan kata lain mengeluarkan ummat dari keterpurukan tsb memang benar merupakan “ladang jihad”, namun membalas baik secara fisik maupun non fisik atas pembantaian demi pembantaian yang telah dilakukan oleh kaum kuffar juga merupakan “ladang jihad”. Keduanya harus seiring sejalan. Kenapa? Karena kondisi saat ini sudah kondisi “PERANG” bukan kondisi damai. Kenapa kondisi perang? Karena sebagian tubuh kita telah disakiti dengan senjata-senjata yang amat bahkan super canggih. Ratusan ribu kaum muslimin sudah dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya, belum lagi pelecehan HAM dan penghinaan yang tidak tedeng aling-aling seperti kita lihat kasus-kasus pada penjara “Abu Ghraib”, “Guantanamo” dan tempat penyiksaan dan penjara-penjara misterius lainnya. Sungguh menjijikkan…!!!!!

    Karena kondisinya sudah kondisi perang, maka pada setiap jengkal tanah di bumi Allah ini adalah area perang. Oleh karena itu, maka setiap kita yang muslim adalah tentara Allah tanpa kecuali, suka atau tidak suka, terpaksa atau suka rela sebenarnya harus ikut berperan aktif sebagai tentara Allah tsb.

    Bagaimana cara berjihad dalam konteks perang tsb? Rasulullah SAW dalam sebuah hadits sudah membagi dalam tiga kelompok yaitu mereka yang berjuang melawan/berjihad “DENGAN TANGAN” berarti dengan kekuatan fisik, “DENGAN MULUT/KATA-KATA berarti dengan ghazwul fikri (perang pemikiran) yang antara lain sebagaimana yang sedang kita diskusikan saat ini dan yang terakhir berjuang/berjihad “DALAM HATI” yaitu hanya dengan mengandalkan do’a semata. Yang berjuang/berjihad dalam hati inilah kata Rasulullah seorang muslim yang “selemah-lemahnya iman”. Dalam konteks hadits tsb, maka dapat diartikan bahwa mereka yang berjuang/berjihad “DENGAN TANGAN” itulah kelompok yang “sekuat-kuatnya iman”, sedangkan mereka yang berjuang/berjihad “DENGAN MULUT/KATA-KATA” itulah kelompok yang “imannya tengah-tengah”.

    Bagaimana dalam konteks Imam Samudra, Amrozi dkk? Tegas saya katakan, tepatnya tegas sesuai dengan apa yang tercantum dalam konteks hadits di atas merekalah sebenarnya kelompok yang Rasulullah golongkan sebagai kelompok yang “sekuat-kuatnya iman” yaitu yang berjuang/berjihad melawan secara fisik. Pertanyaannya adalah, kenapa di Indonesia, tepatnya di Bali? Maka orang yang bertanya tsb akan ditanya balik, bukankah kondisinya sudah dalam kondisi perang, tepatnya Islam telah diperangi? Karena sudah dalam kondisi perang, bukankah setiap jengkal tanah di permukaan bumi Allah ini juga adalah area perang? Bukankah negara Indonesia tepatnya Bali juga merupakan bumi Allah yang otomatis juga termasuk dalam area perang?

    Lalu timbul pertanyaan lain lagi, yang di Bali kan bukan kafir harbi, tetapi kafir dzimmi? Itupun akan ditanya balik, bagaimana cara kita membedakan kafir harbi dan kafir dzimmi dalam kondisi seperti sekarang ini? Bukankah negara-negara yang tergabung dalam kelompok Amerika Cs pembantai kaum muslimin terutama di Afghanistan dan Iraq jauh-jauh hari sudah memberikan travel warning (peringatan keras) kepada warga negaranya masing-masing agar tidak bepergian ke Indonesia terutama ke Bali? Bukankah negara-negara kuffar tsb melaksanakan program wajib militer kepada setiap warga negaranya? Beralasankah kalau bule-bule yang sedang bermaksiat ria di Paddys Pub dan Sari Club murni dikatakan sipil atau lebih tepatnya lagi kafir dzimmi? Katakanlah benar itu sipil kuffar tetapi sipil kuffar yang sedang bermaksiat ria, Insya Allah dalam konteks syar’i itu masih dibenarkan karena jika kita kembalikan ke konteks ayat di atas :

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Maka sangatlah jelas bahwa dalam konteks perang, Islam itu sangat menekankan kesetaraan (Qishash), tetapi jangan berlebihan dalam artian, jika musuh membunuh sipil muslim 2 orang, kitapun dibolehkan membunuh sipil musuh 2 orang. Yang tidak dibolehkan (berlebihan) dalam konteks Syar’i adalah musuh bunuh sipil 2 orang kita membalas dengan membunuh sipil musuh 3 orang atau lebih. Ini yang dimaksud berlebihan. Kalau kita mau jujur tentang korban yang di Bali itu masih jauh dari setara dibandingkan dengan korban yang dibantai oleh kaum kuffar America Cs yang ratusan ribu orang lebih itu. Saya tidak tahu apakah anda mau merenung dan memahaminya atau tidak, itu hak anda. I hope your mind comprehend about war of according to Islam rule.

    Kemudian pertanyaan lainnya datang lagi, kenapa harus mengorbankan orang Islam sendiri? Bukankah terdapat beberapa orang Islam yang juga jadi korban? Pertanyaan seperti ini pun akan ditanya balik pula, kenapa orang yang mengaku orang Islam mendekati bahkan ikut bekerja di tempat-tempat maksiat yang jelas-jelas diharamkan oleh Allah SWT? Pantaskah (maaf sebelumnya) orang-orang Islam seperti itu masih mengaku sebagai orang Islam? Kemudian kalau sudah berbicara bom, bisakah dihindari jatuhnya korban sipil?

    Ada hal lain yang luput dari perhatian kita dalam konteks bom Bali tsb terutama kelompok Islam seperti anda (mohon maaf sebelumnya) dan kebanyakan kawan-kawan muslim lainnya, yaitu kondisi ummat pada saat pasca peristiwa bom bali 2002 tsb. Kita orang-orang Islam kebanyakan yang ada di Indonesia rame-rame secara berjamaah menghujat, mencaci-maki dengan berbagai tuduhan kepada kelompok Imam Samudra, Amrozi dkk seperti penghancur citra Islam lah, orang-orang pengecut lah, orang-orang Islam yang putus asa lah dll dsb. Tidakkah anda melihat di belahan bumi lainnya seperti di Palestina, Afghanistan, Iraq, Pakistan, Iran dan kebanyakan rakyat di negara-negara Islam lainnya justeru turun rame-rame turun ke jalan-jalan dengan suka cita yang mendalam bahkan banyak diantara mereka yang meneteskan air mata saking terharunya dengan peristiwa bom Bali tsb sambil meneriakkan “Hidup Osama, Imam Samudra dan Amrozi Cs”, “Go to Hell Amerika Cs” dll. Tidakkah anda memperhatikan semuanya itu wahai saudara-saudaraku yang mau berfikir?

    Terjadinya bom Bali jelas membuat dunia terutama kaum kuffar marah, mengecam, habis-habisan mencaci-maki dll. Anehnya kok kita orang-orang Islam kebanyakan yang di Indonesia ikut-ikutan seperti itu sementara justeru saudara-saudara kita yang sedang dijajah, dibantai dan ditindas justeru bersuka cita dan pelakunya malah dielu-elukan sebagai “Pahlawan”? Kenapa kita kaum muslimin kebanyakan yang di Indonesia bersikap seperti itu? Kalau sudah demikian sikap kita, lalu apa bedanya kita dengan kaum kuffar tsb yang juga meneriakkan hal yang sama kepada Saudara kita Imam Samudra dan Amrozi Cs? Betul tidak? Coba anda renungkan dulu walau cuma sejenak. Kenapa kita jadi ikut latah seperti itu? Jawabannya mudah sekali, karena ledakan bom tsb terjadinya di Indonesia. Coba kalau terjadinya di negara muslim yang lain tentu kita tidak ikut-ikutan kebakaran jenggot seperti itu. Iya kan? Jujur saja sekali lagi…… iya kan?

    Kalau kita simak lebih teliti dan mendalam lagi, permasalahan ini sangat menarik untuk kita bahas bersama saudaraku.

    Dari sejak awal, saya sudah katakan bahwa saya sangat miris dan prihatin serta sangat menyayangkan sikap kebanyakan kaum muslimin yang ikut-ikutan mencaci-maki Imam Samudra dan Amrozi Cs dengan berbekal pengetahuan yang tidak kaffah. Kaum muslimin tersekat-sekat karena sudah termakan “konsep kebangsaan” bukan konsep yang semestinya yaitu konsep “Ukhuwah dan Persaudaraan”. Konsep kebangsaan inilah yang sangat membelenggu kita kaum muslimin selama ini. Ketika saudara-saudara kita dizhalimi bahkan dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya di belahan bumi lainnya katakanlah di Palestina, Afghanistan dan Iraq. Dengan begitu mudahnya kita akan berkata oh, itukan urusan Palestina, Afghanistan dan Iraq bukan urusan negara dan Pemerintah kita, yang penting kan negara kita aman-aman saja. Dengan sikap seperti itu kita tanpa sadar (atau memang sudah sadar?) sebenarnya kitalah yang telah mengoyak-ngoyak, menggerogoti dan menghancurkan Islam dari dalam. Bukan kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs seperti yang telah anda dan kebanyakan kaum muslimin tuduhkan. Dan inilah sebetulnya yang paling diinginkan oleh Amerika Cs. Seperti umpamanya si “Dajjal” George W Bush berkata: Udah deh, kita hancurkan saja Afghanistan dan Iraq. Kan orang Islam yang lain tidak akan berani juga membela dalam artian membantu secara fisik karena jika tidak akan bertentangan dengan konsep “kebangsaan” yang telah dianut selama ini bahwa Pemerintah Islam yang satu tidak boleh mencampuri urusan pemerintah Islam yang lainnya meskipun pemerintah Islam tsb diserang oleh negara kuffar.

    Oh ya, satu hal lagi yang menurut saya perlu untuk kita renungkan bersama. Bagaimana kalau kita berandai kata. Seandainya katakanlah Amerika Cs menyerang Indonesia yang mayoritas Muslim ini, berantakan hancur lebur diluluh lantakkan oleh bom dan persenjataan canggih lainnya oleh Amrerika Cs tsb. Korban sipil juga banyak bahkan mencapai ratusan ribu yang berjatuhan. Bagaimanakah kira-kira perasaan kita, jika negara-negara muslim lainnya tidak peduli sama sekali tentang penderitaan kita? Kemudian kita mendengar berita tahu-tahu di komunitas kuffar katakanlah Hotel atau tempat rekreasi di negara Islam yang lain ternyata diserang sekelompok saudara kita di negara muslim tsb dengan bom dan banyak berjatuhan korban sipil dari kelompok kuffar tsb. Kira-kira perasaan kita yang lagi diperangi oleh Amerika merasa senang atau berduka?

    Sampai disini dulu penjelasan dari saya. Perlu saya sampaikan bahwa uraian-uraian saya di atas diambil dari bukunya Imam Samudera berjudul “AKU MELAWAN TERORIS” yang saya edit dan saya tambah sedikit-sedikit berdasarkan pengembangan pemikiran saya pribadi.

    Saya berharap anda, terutama kelompok muslim yang suka berteriak miring terhadap kelompok Imam Samdra dan Amrozi Cs dengan cap-cap yang sebenarnya sangat menyakitkan ditinjau dari sudut pandang “SYAR’I” dapat memberikan tanggapannya dengan harapan agar diskusi ini benar-benar hidup dan memperoleh titik temu yang elegan secara Syar’i.

  157. 162 M. Sejuki 2 Desember 2007 pukul 5:24 pm

    @Teman_Amrozi

    Apa kabar saudaraku?
    Pada kemana saja anda, kok tidak muncul-muncul?

  158. 163 Teman_Amrozi 3 Desember 2007 pukul 11:32 am

    @M. Sejuki
    Masih ada mas. Setelah membaca komen2 mas, saya jadi makin sadar bahwa teman saya (Amrozi cs) adalah pejuang Islam.

  159. 164 M. Sejuki 3 Desember 2007 pukul 8:03 pm

    @Teman_Amrozi

    Syukurlah kalau begitu. Dari sejak awal saya sudah meyakini bahwa anda dapat memahaminya. Namun saudara-saudara kita yang lain kan kita belum tahu? Saya masih ragu apakah saudara-saudara kita tsb bisa memahaminya. Mudah-mudahan mereka juga dapat memahaminya.

    Yah… kita tunggu saja lah komen mereka.

  160. 165 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 3:45 pm

    amerika dan israel dan kaum kuffar selalu menggunakan berbagai cara menghancurkan umat islam

    ketika dengan perang terbuka, mereka selalu kesulitan karena umat islam adalah umat yang tangguh dalam peperangan,

    dengan semangat jihad dan mati syahidnya umat islam ditakuti dimedan perang

    amerika yang di bekingi oleh yahudi (di alquran dikatakan yahudi/bani israel dikaruniai kelebihan termasuk kecerdasan)putar otak dan mereka menggunakan cara yang lebih cerdas yaitu fitnah

    dengan menngunakan amrozi, imam samudera, dll, mereka memfitnah umat islam sebagai perusak / tukang bom
    dan umat islam dipengaruhi opininya supaya mempercayai buku “aku bukan teroris” karangan amerika yang berisi pembenaran tindakan dengan menukil ayat-ayat alquran dengan tafsiran yang ngaco oleh ulama gadungan dan ahli tafsir alquran gadungan imam samudera

    salut to yahudi dengan kecerdasannya…yahudi cerdas..tetapi Allah maha cerdas dan maha berkuasa…Allahuakbar
    semoga allah menguak kebusukan yahudi dan nasrani sehingga umat muslim tidak terpengaruh opininya dan terhindar dari fitnah….

  161. 166 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:00 pm

    pendukung amrozi perbanyaklah baca buku tafsir alquran dari ahli tafsir/ulama yang teruji kezuhudan dan keilmuannya.

    sedangkan imam samudera menafsirkan alquran menurut versinya dan sangat diragukan keahliannya dalam ilmu alqur’an

    imam samudera ga jauh berbeda dengan lia eden,dan aliran sesat lainnya yang menafsirkan dan menambah-nambah alquran menurut kehendak sendiri. siapapun bisa kalau hanya menafsirkan ngaco, lia eden, islam jamaah, al qiyadah, semuanya ngaco, dan pengikut ngaconya gak sedikit, ribuan, karena umat islam ktp masih banyak, dan mudah dipengaruhi.

    untuk pendukung amrozi, cerdaskan diri anda dong, jangan mudah ketipu oleh amrozi

  162. 167 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:12 pm

    tindakan amrozi itu seperti ilustrasi berikut:

    amrozi tidur di asrama, satu kamar berisi 20 penghuni.

    ketika tidur malam, amrozi di gigit nyamuk, untuk mematikan nyamuk tersebut yang mengganggu, amrozi menggunakan baygon semprot yang sangat banyak, sehingga tidak hanya nyamuk yang mati tetapi 19 0rang temennya juga yang satu kamar mati semua.

    ilustrasinya seperti itu.

    tindakannya sangat bodoh dan pahlawan kesiangan, yang membahayakan umat islam

    efeknya lihat…ulama-ulama indonesia diincar dan ditangkap oleh amerika, seperti abubakar basyir, beliau ditahan di cipinang gara-gara amrozi
    padahal terbukti oleh pengadilan abu bakar basyir tidak, bersalah

    berapa banyak waktu abu bakar basyir yang terbuang, dan pengajaran ahlak dan ilmu agama terhenti selama dia dipenjara ini gara-gara baygon semprot amrozi

    temen-temen saya yang kuliah S-2 di Australia dan Amerika diperiksa dan di geladah dan dicurigai dan bahkan diculik dan di ancam dibunuh, sehingga ketenangan mereka belajar terganggu..ini gara-gara baygon semprot amrozi

    dan banyak lagi….ini kan memang skenario amerika dan yahudi, untuk program menghabisi ulama islam, dengan fitnah bahwa islam adalah teroris yang ditebarkan melalui amrozi cs

  163. 168 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:32 pm

    ini beberapa program/skenario menghancurkan islam dengan kecerdasan atau secara halus :

    1.islam liberal, yang berbasis di utan kayu, yang ditukangi oleh ulil absar abdala, gusdur (bukan NU),dawam rahardjo, azumardi azra,siti mufdahmulia, dengan corongnya kompas
    mengobrak abrik agama islam dengan menuhankan logika dan pemikiran yang terbatas

    2.aliran sesat, seperti lia eden, islam jamaah dengan nabinya mirza ghulam, alqiyadah, NII, qur’an suci, dll

    3.media televisi di indonesia yang 100 persen berisi acara yang sangat merusak

    4.sistem ekonomi indonesia yang menggunakan sistem ekonomi kapitalis

    5.produk wiralaba seperti Mc Donald,pizza hut, dll

    6.budaya korupsi yang dihasilkan dari proses pembodohan dan kemiskinan,

    7. dan yang paling berbahaya adalah BOM AMROZI, mengatasnamakan islam, fitnah

    8 anggota DPR korup
    9 pemerintahan korup
    10.hukum lemah buatan belanda

  164. 169 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 4:47 pm

    kalau anda mau berjihad ikutilah jejak:
    1. misalnya aa gym dengan JIHAD DI BIDANG AKHLAK
    2. dompet duafa DSUQ dengan program rumah sakit bersalin gratisnya, mobil pelajar gratisnya, sekolah gratisnya untuk anak-anak tak mampu, pemberdayaan pertanian berbasis umat,JIHAD DI BIDANG EKONOMINYA
    3. Iran dengan program nuklirnya sebagai teknologi pertahanan dan ipteknya, JIHAD DI BIDANG TEKNOLOGI
    4. Dr. taufiqurahman ahli fisika pakar baja lulusan terbaik jepang, belajar dengan sungguh-sungguh dan bekerja serta mengabdi mengembangkan teknologi tersebut di Indonesia, JIHAD DI BIDANG IPTEK
    5. dll

    mereka merupakan “bom” terbaik islam

    sedangkan amrozi apa yang dihasilkannya, cengar-cengir di tv, dan bangga karena fitnahnya berhasil mengganggu jihad pejuang2 islam diatas

  165. 170 akhifillahi 4 Desember 2007 pukul 5:47 pm

    semoga tulisan diatas, dibaca oleh pendukung amrozi, sehingga mereka segera bertaubat dan menyadari bahwa bom amrozi hanyalah sandiwara amerika dan yahudi untuk memfitnah umat islam dan dengan fitnah tersebut amerika dan yahudi punya alasan dan legitimasi untuk menyerang umat islam lebih intensive,

    sedangkan jihad yang sesungguhnya adalah memperbaiki diri,keluarga, dan masyarakat lebih baik.

    ingat islam di siarkan bukan dengan kekerasan, tapi dengan kemuliaan

    baca alquran dan hadis sebagai sumber pedoman kebenaran,

    kritislah ketika membaca karangan manusia seperti “aku bukan teroris” karangan imam samudera, yang ditulis oleh bukan seorang ahli tafsir tapi perakit bom binaan amerika
    dan yahudi,

    islam maju tidak perlu pendapat dan terpengaruh oleh opini orang seperti amrozi dan pendukungnya, islam maju karena allah yang menjaganya….Subhanallah…Allahu akbar….

  166. 171 M. Sejuki 6 Desember 2007 pukul 6:18 am

    @akhifillahi

    Kekaguman saya kepada anda luntur lagi drastis jeblog ke titik terendah. Anda tidak menghargai sama sekali opini kaum muslimin di luar sana sesaat setelah terjadinya bom Bali. Anda tidak mau peduli ayat yang saya sebutkan

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    yang maksudnya bahwa Islam itu dalam konteks apa pun termasuk dalam konteks perang sangat menekankan tentang hukum kesetaraan (Qishash) tetapi tidak boleh berlebihan dalam artian musuh membunuh sipil Muslim 2 orang orang, maka Muslim pun boleh membunuh sipil musuh 2 orang. Yang berlebihan itu adalah Muslim membunuh sipil musuh 3 orang atau lebih.

    Anda tidak mau peduli tempat seperti apa Paddys Pub dan Sari Club. Anda tidak mau peduli kenapa Imam Samudra dan Amrozi Cs melakukan semua itu. Bahwa Bom Bali itu terjadi sebagai akibat dari suatu sebab. Mungkinkah tragedi “Bom Bali” terjadi tanpa ada sebab? Anda tidak mau peduli muslim di luar sana dibantai, dilecehkan, harga dirinya dikoyak-koyak, tanah airnya dicaplok, infra strukturnya dihancurkan, tahanan muslim yang rupanya (bukan?) saudara anda sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits bahwa sesama muslim itu bersaudara yang disiksa, dilecehkan, ditelanjangi dengan sangat memalukannya di penjara Abu Ghraib, Guantanamo dan penjara misterius-misterius lainnya. Anda tidak mau peduli bahwa kaum kuffar sudah memerangi Islam. Anda tidak mau peduli bahwa dari mulut si “DAJJAL” George W Bush sudah terlontar kata “CRUSADE” artinya “PERANG SALIB”. Bahkan anda tidak peduli sedikit pun tentang “HARI AKHIRAT”. Anda dan kebanyakan muslim di Indonesia tidak mau peduli dengan semuanya itu.

    Yang anda dan kebanyakan kaum mislimin di Indonesia pedulikan adalah diriku, keluargaku, teman terdekatku, handai taulanku, kotaku, negeriku, bangsaku, negaraku, nyawaku. Yang terparah lagi adalah anda dan kebanyakan kaum Muslimin di Indonesia “TAKUT” dimurkai Amerika Cs sehingga rela mengorbankan apa pun bahkan harga diri sekali pun asalkan disanjung, disayang, di……. (banyak lagi lah di-nya yang serba menyenangkan dari segi duniawi) oleh Amerika Cs.

    Luar biasa memalukannya dipandang dari sudut pandang “SYAR’I”……!!!!!!

    Saya teringat dengan sebuah hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa nanti ummat beliau akan ditimpa yang namanya “AL WAHN”. Para sahabat bertanya tentang Al Wahn tsb. Beliau menjawab “HUBBUDDUN-YA WA QARAHIYATU AL MAUT” (CINTA DUNIA TAKUT MATI).

    Nah, rupanya “AL WAHN” itu sudah menimpa kepada anda dan kebanyakan kaum muslimin yang ada di Indonesia ini sebagaimana yang digambarkan oleh Rasulullah di atas.

    Anda mengatakan “Islam maju tidak perlu pendapat dan terpengaruh oleh opini orang seperti Amrozi dan pendukungnya”. Berarti yang anda peduli adalah Islam maju di bawah kendali Amerika Cs? Bagaimana bisa maju kalau begitu? Maasyaa Allah………..!!!

    Kemudian anda mengatakan agar para pendukung Amrozi bertobat. Nah, ini lebih keterlaluan lagi. Fikiran anda itu (maaf) ternyata sangat cetek, hanya berfikir “ISLAM” dalam konteks ke Indonesian semata. Kalau begitu puluhan ribu bahkan ratusan ribu kaum muslimin yang turun ke jalan-jalan seperti di Palestina, Afghanistan, Iraq, Iran, India, Pakistan dan banyak kaum muslimin lainnya di negara-negara lain yang sangat gembira bahkan banyak yang meneteskan air matanya mendukung gerakan Imam Samudra dan Amrozi Cs dan bahkan kelompok Imam Samdra dan Amrozi Cs mereka elu-elukan sebagai pahlawan; kenapa tidak anda anjurkan untuk ber”TOBAT” juga…????????????????????????!!!

    Kenapa anda tidak ber “MUHASABAH” (introspeksi diri) bahwa sesungguhnya andalah yang harus bertobat? Kenapa? Karena anda dan kebanyakan kaum muslimin di Indonesia, itulah yang tanpa anda sadari sebenarnya adalah antek-antek Amerika Cs. Bukan Imam Samudra, Amrozi dkk.

    Kenapa anda dkk tidak menyadarinya wahai saudaraku?

  167. 172 akhifillahi 6 Desember 2007 pukul 10:06 am

    saya tidak perlu kekaguman dari anda sejuki,
    saya cukup bahagia bersama Allah SWT,
    bersama kebenaran yang hakiki

    saya tidak akan mempengaruhi anda, karena masalah hidayah itu urusan Allah,
    saya cuma mengingatkan anda untuk segera bertaubat,
    itulah kewajiban (fardu kifayah) yang saya lakukan

    saya yakin sulit untuk anda bertaubat
    kecuali anda menghilangkan egoisme anda
    dan mendengarkan hati nurani dan banyak belajar lagi ilmu agama

    sulit memang, lia eden, al qiyadah,ulil absar abdala,amrozi, dawam rahardjo, gusdur, dll..mereka hatinya sudah keras dan sulit menerima kebenaran

    yang saya lakukan hanya mengingatkan, sampai itu saja kewajiban saya dan mendoakan semoga Allah memberikan hidayah

    Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al-A’raaf: 179).

  168. 173 akhifillahi 6 Desember 2007 pukul 10:12 am

    hukum kesetaraan (Qishash)dimana amerika membunuh sipil 2 orang lalu kamu mencari sipil amerika 2 orang untuk dibunuh sebagai balasan qishas yang setara menurut anda adalah PEMIKIRAN YANG NGACO

    jika tentara amerika memperkosa 2 orang perempuan muslim, anda juga akan membalas (qishas) dengan mencari 2 orang perempuan amerika dan anda perkosa juga

    jika amerika membunuh 2 orang bayi muslim anda juga akan membalas dengan mencari 2 orang bayi amerika untuk anda bunuh

    jika pemikiran kamu seperti itu sejuki….KAMU ITU BINATANG

  169. 174 M. Sejuki 6 Desember 2007 pukul 1:23 pm

    @Akhifillahi

    Kasusnya berbeda apabila Amrozi dkk membom pasar, rumah sakit atau tempat keramaian lainnya yang jelas-jelas tidak ada Amerika Cs nya dan tempat maksiatnya. Itu saya akan kutuk keras, sekeras-kerasnya. Harap anda renungkan itu!!!

    Islam memang mengajarkan kesetaraan, dan itu memang dibolehkan sesuai dengan ayat yang saya sebutkan sebelumnya, tetapi tidak bodoh seperti anda (maaf sebelumnya). Orang memperkosa 2 orang terus kita juga memperkosa 2 orang, kemudian apabila kafir membunuh 2 bayi terus kita juga bunuh 2 bayi, itu namanya Islam yang bodoh sebodohnya. Kalau ini kasusnya, ya dilihat apa hukum zina dan apa hukum membunuh bayi. Cari, begitu ketemu pelakunya bunuh. Kalau musuh dengan bom? Ya dengan bom juga dong. Masa dengan petasan. Kok bodoh amat sih?

    Oke, begini saja. Kalau kami yang berbeda pemahaman katakanlah seperti saya M. Sejuki dan Teman_Amrozi atau mungkin ada lagi yang lainnya yang sepemahaman dengan kami anda katakan “BINATANG”

    Maka ratusan ribu kaum muslimin yang turun ke jalan-jalan di negara-negara muslim yang lain pasca bom Bali mengelu-elukan Osama, Imam Samudra, Amrozi dkk yang melakukan perlawanan dengan tangan (kekuatan) berarti mereka-mereka kaum muslimin tsb adalah “BINATANG” juga kan?

    Begitukah?

  170. 175 Teman_Amrozi 6 Desember 2007 pukul 2:21 pm

    @Akhifillahi

    Kayaknyanya mas memang tidak bisa mengerti, hati mas sudah tertutup oleh paham2 kebangsaan, demokrasi, dll yang bersumber dari barat. Sadarlah mas. Jihad tidak hanya dengan “lembut” seperti yang mas sebutkan, tetapi juga dengan “tegas”.

    Semoga blog ini dibaca oleh orang2 muslim yang selalu menghujat teman saya (Amrozi cs), sehingga mereka segera bertobat.

    Amin~~~~~

  171. 176 akhifillahi 7 Desember 2007 pukul 10:17 am

    sejuki… ribuan orang yang anda katakan mengelu-ngelukan amrozi itu, tidak pernah ada, itu hanya dibuat-buat

    anda kan menginginkan kesetaraan, ketika saya sodorkan kesetaraan yang anda maksud, anda mengelak, jelas betapa setan telah mempengaruhi otak anda untuk selalu menolak kebenaran yang sesungguhnya,

    paham kebangsaan dan demokrasi versi barat yang disebut “teman amrozi” jelas bukan pegangan saya, jadi anda ngawur dan

    sejuki dan temannya amrozi saya tidak peduli dengan kebodohan anda, insyaalah masyarakat indonesia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang ngawur seperti anda

    sejuki dan pendukung amrozi seperti orang sakit, dan kita sebagai umat muslim wajib mengobatinya, selama masih belum sembuh memang merepotkan, namun kesembuhannya kita serahkan pada kehendak Allah, apakah sembuh sembuh atau meninggal dalam sakitnya, kita serahkan pada Allah

    “Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh”. (Al-A’raaf: 199)

  172. 177 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 1:57 pm

    @akhifillahi

    Ha… ha… ha… tenang saja Mas. Tidak perlu terlalu tegang, santai saja. Kita ini kan diskusi, dan dalam diskusi ini bukan untuk mencari menang – kalah tetapi untuk mencari kebenaran yang hakiki berdasarkan hukum-hukum Allah bukan berdasarkan hukum manusia dan juga bukan berdasarkan pandangan ke Indonesiaan semata.

    Anda mengatakan:

    ^^^sejuki… ribuan orang yang anda katakan mengelu-ngelukan amrozi itu, tidak pernah ada, itu hanya dibuat-buat^^^

    Komen: Siapa yang membuat-buat? Kan televisi dan koran-koran yang menyiarkan, bukan di Indonesia lho tetapi di negara-negara lain yang muslim, terutama seperti di Palestina, Afghanistan dan Irak juga di beberapa negara-negara muslim lainnya. Anda saja barangkali yang tidak nonton telivisi pasca bom Bali tsb. Atau menonton, cuma tidak mengakuinya. Ha… ha… ha… (Tenang saja Mas, biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu)

    Anda mengatakan:

    ^^^anda kan menginginkan kesetaraan, ketika saya sodorkan kesetaraan yang anda maksud, anda mengelak, jelas betapa setan telah mempengaruhi otak anda untuk selalu menolak kebenaran yang sesungguhnya,^^^

    Komen: Kan sudah saya jawab, bukan mengelak. Kalau hukum zina dimana musuh memperkosa muslimah 2 orang, terus dibalas wanita musuh juga harus diperkosa 2 orang. Lalu siapa yang jadi Algojonya memperkosa 2 orang wanita musuh tsb? Kalau seperti itu pemahamannya, saya mau kok jadi algojonya (pemerkosanya) asalkan “AKHIFILLAHI” yang nanggung dosanya. Enak lagi (he… he… he…). Teman_Amrozi juga mau jadi Algojonya (pemerkosanya) asalkan “AKHIFILLAHI” yang nanggung dosanya. Bagaimana saudaraku Teman_Amrozi? Ah, kagak usah ditanya, anda juga pasti mau kok. Kan enak. Ha… ha… ha…

    Anda mengatakan:

    ^^^paham kebangsaan dan demokrasi versi barat yang disebut “teman amrozi” jelas bukan pegangan saya, jadi anda ngawur^^^. Kemudian anda tulis lagi:

    ^^^sejuki dan temannya amrozi saya tidak peduli dengan kebodohan anda, insyaalah masyarakat indonesia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang ngawur seperti anda^^^

    Komen: Ha… ha… ha… Senjata makan tuan. Katanya tidak berfaham kebangsaan, tapi nyatanya tuh anda tulis “Insya Allah Masyarakat Indonseia…..dst”. Nah, apa tidak berpaham kebangsaan itu namanya?

    He… he… he… lucu tapi bodoh….!!!

  173. 178 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 2:01 pm

    @akhifillahi

    Mas, lain kali kalo mau bikin lelucon jangan bodoh-bodoh seperti.

    Cari lelucon yang cerdas dong…..???!!!!!

    Ha… ha… ha…

  174. 179 Teman_Amrozi 7 Desember 2007 pukul 2:22 pm

    @akhifillahi
    Wah, ternyata memang mas tidak peduli sama saudara2 muslim di belahan dunia lain yang tertindas, terjajah, dan menderita. Msa dan kebanyakan warga Indonesia, bahkan sampai ulama2nya juga sudah dibutakan oleh pikiran duniawi.
    Sudah saya katakan, jika mas ingin menafsirkan suatu ayat, tanyakan kepada ahlinya. Jika ayatnya tentang perang, tanya sama ulama yang pernah berperang, jangan tanya ulama2 yang tiap hari cuma bisa “pergi ke pengajian, ceramah, pulang, tidur”.

    Contoh ketika tragedi WTC yang banyak menewaskan warga AS terjadi, ulama2 di indonesia menyerukan kepada ummat agar mendonorkan darah, memberi bantuan, dsb. Sedangkan kebalikannya, bertahun2 Amerika dkk menjajah negara2 muslim, tidak ada seruan untuk membantu. BUSYEEEETTT…, itulah bukti bahwa banyak ummat Islam yang tidak peduli sesamanya. Contohlah teman saya, Amrozi cs. Mereka sangat peduli pada saudaranya, sampai rela mempertaruhkan nyawa berjihad di Afghanistan. Bahkan saat divonis mati pun dia cuma senyum2 aja, karena dia tau semua orang bakalan mati.

    Seandainya saya George W. Bush, saya pasti akan tertawa senang membaca komen2 mas.

  175. 180 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 2:30 pm

    @Teman_Amrozi

    Benar Mas. Itulah Islam yang tahunya duniawi melulu. Yang penting Amerika Cs senang. Busyetttttt, kualat sekali!!!

    Coba anda baca komen saya di atas, Akhifillahi menjilat ludahnya sendiri. Ha… ha… ha…

  176. 181 Teman_Amrozi 7 Desember 2007 pukul 2:50 pm

    @M.Sejuki
    Sudah mas, jangan diketawain lagi. Ntar dia malah makin marah dan ga mau tobat, hehe(2000x).

  177. 182 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 2:55 pm

    @Teman_Amrozi

    Masa ketawa tidak boleh?

    Lhaaaa… kalo ditahan kan ketawanya bisa-bisa lewat bawah. Rem angin.

    Rem anginnya kira-kira bunyinya begini:

    George W Bushhhhhhhh………

    Ha… ha… ha…

  178. 183 cucu_amrozi 7 Desember 2007 pukul 2:59 pm

    yang enak to kalo kita semua mikirin ini dengan sikap tenang :
    pertama-tama duduk yang manis.
    kemudian dengan ditemani sebatang L.A menthol mulailah berpikir.
    sebagai cucunya gue seneng banget kalo kake gue dihukum pancung aja, pasti lebih cepat masuk surga.

  179. 184 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 3:05 pm

    @cucu_amrozi

    Emangnya Amrozi udah punya cucu?

    Sampeyan itu cucu yang ke berapa sih? (He… he… he…)

  180. 185 cucu_amrozi 7 Desember 2007 pukul 3:20 pm

    astaghfirullah,,kakek ozi belum konfirmasi ke pers ya,,,
    kakek ozi ayah dari ibunya bapa dari pamannya tante biungnya pa’lenya bapanya ibu saya.
    hua,,,ha,,ha,,ha
    semoga kakek ozi selalu dirahmati allah dan masuk surga yang banyak bidadarinya
    karena waktu didunia kakek ozi sangat kesepian hee,hee

  181. 186 M. Sejuki 7 Desember 2007 pukul 3:31 pm

    @Teman_Amrozi

    Orang yang satu ini kayaknya mencurigakan. Ngomongya sudah mulai ngelantur kayak si Akhifillahi. Jangan-jangan si Akhifillahi atau kawannya yang lain. Kan, nama kita dulu itu sempat dicatut (he… he… he…).
    Saya tanya dulu ya ke dia?

    @cucu_amrozi

    Aduh cucu amrozi yang caem ‘n ganteng.

    Kamu udah disunat apa belum? He… he… he…

  182. 187 neny 8 Desember 2007 pukul 9:10 am

    so…??

    kalo menurut saya ya harus diterapkan khukum Islam di negara ini,
    jadi pemerintah bisa meluruskan tentang konsep jihad yang sebenarnya.

    adany perilaku kaya amrozi cs jelas karena adanya kepusasaan masyarakat tentang kondisi sekarang. mo nunggu pemerintah kelamaan ya udah merak gerak aja sendiri. dan kahirnya ya kaya gini.

    karenya dengan ada kejadian pengeboman, etc seharusnya bikin pemerintah kita melek bahwa sudah saatnya kita ninggalin demokrasi, sekulerisme dan ganti semuanya dg Islam. yakin deh kalo Islam ditegakkan g’ nakal ada kejadian2 kaya gini.

    tentang amrozi cs saya g’ mau ikut2 menghujat toh dg menghujat g’ akan memperbaiki keadaan

    Ok??????!!!!!!!

  183. 188 M. Sejuki 8 Desember 2007 pukul 10:42 am

    @neny

    Benar sekali mbak. Hukum Islam (baca: hukum Allah) itu bukan hanya “HARUS” tetapi “WAJIB” hukumnya untuk ditegakkan. Untuk ukuran Indonesia, itu memang merupakan perjuangan jangka panjang.

    Lalu perjuangan jangan pendeknya apa?
    Ya…… hukum kesetaraan tadi. Bagaimana mungkin ada orang yang telah memerangi kita, kok kita malah cengar-cengir (beda lho dengan cengar-cengirnya Amrozi, he… he… he…) tidak peduli sama sekali dengan dalih ahhhhhhh…… yang penting kan Indonesia itu aman, tenteram, damai dll. Apa memang benar kita itu aman, tenteram, damai dll? Saya jawab tegas, tidak!!!!!!!!!!!!!

    Kita ini sebenarnya sudah sejak lama diincar oleh Amerika Cs, cuma kita saja yang tidak menyadarinya. Jadi, keamanan, ketenteraman, kedamaian dll yang kita alami ini sebenarnya adalah “semu” karena semuanya itu kita peroleh di bawah bayang-bayang ketundukkan dan ketakutan kita kepada Amerika Cs. Kita ini jauh dari rahmat Allah SWT, karena kita lebih takut kepada Amerika Cs dari pada kepada Allah SWT. Iya kan?

    Kalau sudah begitu, mungkinkah Allah masih beserta kita? Saya fikir “tidak”. Buktinya kita sudah sekian kali istighatsah, do’a bersama (meski secara syar’i diharamkan), tobat nasional dll. Mana pernah Allah mau mendengarkan semua do’a dan upaya kita itu? Yang ada kan bala demi bala saja yang Allah timpakan seperti “Tsunami Aceh”, “Gempa Jogja”, “Lumpur Panas Lapindo” dll. Nah lho……..

    Intinya adalah kita lebih takut kepada MAKHLUQ daripada kepada KHALIQ. Kita lebih takut kepada Amerika Cs daripada kepada Allah SWT.

    Bagaimana do’a kita bisa di”Ijabah” dan Allah mau memperhatikan kita???????????????!!!!!!!!!!!!
    Memalukan sekali…………………..!!!!!!!!!!!!!!

  184. 189 R I 12 Desember 2007 pukul 3:18 pm

    …. koq sepi yah…
    pada kemana Amrozi lainnya…. yu..huu…. where are you….
    :-”

  185. 190 cucu_amrozi 12 Desember 2007 pukul 5:10 pm

    jadi pada intinya permasalahan ini di akibatkan oleh keleletan pemerintah…

  186. 191 Teman_Amrozi 12 Desember 2007 pukul 8:14 pm

    @cucu_amrozi
    Yang jelas dong komennya. Ga ngerti nih.

    Anda setuju ga dengan perbuatan Amrozi? Kalo setuju alasannya apa, kalo ga setuju alasannya apa. Jangan kaga nyambung kayak gitu dong.

  187. 192 Bunuh_AliranSesat 13 Desember 2007 pukul 2:11 pm

    amrozi, imam samudera, dll adalah aliran sesat

    umat muslim harus menyadari hal ini

    hukuman yang pantas untuk penghianat/munafiqin islam seperti amrozi adalah dihukum mati,

    bagaimana dengan pengikutnya yang berkokok seperti seperti di blog ini (sejuki dll),kita sebagai umat muslim boleh memberi kesempatan mereka untuk bertaubat

    kalau mereka tidak mau bertaubat biarkan saja karena hidayah hanya allah yang berhak memberi

    namun apabila mereka mengganggu umat muslim

    maka pendukung amrozi seperti di blog ini (sejuki dkk) wajib di bunuh

    membunuh mereka adalah jihad fisabilillah

    Allahu akbar, subhanallah

  188. 193 Bunuh_AliranSesat 13 Desember 2007 pukul 2:18 pm

    amrozi, imam samudera, dll adalah aliran sesat

    amrozi, imam samudera, lia eden, NII, Islam jamaah, Alqiyadah, alquran suci, mereka semua mengatasnamakan islam padahal mereka adalah aliran sesat karena kebodohan dan kemunafikan mereka yang cenderung pada amerika dan yahudi

    umat muslim harus menyadari hal ini

    hukuman yang pantas untuk penghianat/munafiqin islam seperti amrozi adalah dihukum mati,

    bagaimana dengan pengikutnya yang berkokok seperti seperti di blog ini (sejuki dll),kita sebagai umat muslim boleh memberi kesempatan mereka untuk bertaubat

    kalau mereka tidak mau bertaubat biarkan saja karena hidayah hanya allah yang berhak memberi

    namun apabila mereka mengganggu umat muslim

    maka pendukung amrozi dan imam samudera seperti di blog ini (sejuki dkk)boleh dibunuh
    sebagaimana akan dibunuhnya tuhan mereka yang bernama amrozi, imam samudera, dll.
    sebagaimana dibunuhnya musailamah al kazab, pentolan pemikir sesat/kaum munafiqin yang mengaku sebagai nabi,

    membunuh mereka adalah jihad fisabilillah

    Allahu akbar, subhanallah

  189. 194 Jesus 13 Desember 2007 pukul 4:03 pm

    Agama Islam agama terakhir untuk menyempurnakan agama – agama sebelumnya. Mari kita menerima dengan lapang dada dan keikhlasan menerima karena sudah ketentuan dari TUHAN YANG MAHA ESA

  190. 195 M. Sejuki 14 Desember 2007 pukul 4:03 am

    @Bunuh_AliranSesat

    Tolong dijelaskan Mas, sesatnya Imam Samudra dan Amrozi Cs itu di mana Mas dan yang seperti apa. Kok anda yang teriak-teriak. Apa bukan anda yang sesat menuduh orang tanpa dasar yang jelas?

    Harap anda ingat, bahwa untuk menentukan seseorang atau sekelompok orang atau suatu kaum itu “sesat” atau “tidak sesat” harus pake dalil Mas, jangan asbun atau asduh (asal tuduh) saja. Dalilnya harus menggunakan firman Allah dan Hadits Rasulullah. Mana ayatnya atau haditsnya yang tepat yang menyatakan bahwa mereka itu “sesat”?

    Sampeyan kok teriak-teriak seperti setan atau genderowo ndak karu-karuan. Apa bukan sampeyan yang sesat?

    @Jesus

    Yang jelas Mas komennya. Apa hubungan komen anda dengan Amrozi Cs?

    @cucu_amrozi

    Aduhhhh……. anak manis yang caem ‘n ganteng. Kan om kemarin nanya. Udah disunat apa belum? Kok belum dijawab sih pertanyaan om? He… he… he…

  191. 196 hary 17 Desember 2007 pukul 6:55 pm

    Wahai pendukung Amrozi cs!
    Saya punya pertanyaan nih:
    Berdasarkan komentar2 anda semua, seolah-olah Amerika benar-benar memusuhi kaum muslim.
    Kalo memang Amerika memusuhi kaum muslim, mengapa mereka tidak menyerang dan menindas kaum muslim yang ada di negara Amerika itu sendiri? Setidaknya itu lebih baik dalam berbagai hal(ekonomi, politik, dsb) daripada mereka menyerang negara muslim lainnya (buang-buang duit, dihujat manusia seluruh dunia). Kenyataan lainnya keluarga besar saya banyak yang tinggal di Amerika, tapi sebagai orang muslim disana mereka nyaman-nyaman aja tuh, mereka juga bebas menjalankan perintah agamanya.

  192. 197 M. Sejuki 18 Desember 2007 pukul 5:05 am

    @hary

    Benar apa yang anda katakan, karena keluarga anda yang muslim tsb juga muslim-muslim lainnya itu tidak berani berkata “TIDAK” kepada Amerika (baca: Pemerintah Amerika). Mohon maaf saja, menurut hukum syara muslim yang sejati adala muslim yang berani menentang dan melawan kedurjanaan, kemaksiatan, kezaliman, ketidak adilan, membela saudara-saudaranya yang dibantai dan ditindas dan lain-lain. Bukan muslim yang manggut-manggut, penakut, mau enaknya sendiri, muslim yang sudah ditimpa “AL WAHN” (cinta dunia, takut mati), muslim yang tidak peduli dengan penderitaan muslim lainnya, muslim yang diancam sedikit sudah terkencing-kencing.

    Sangat menjijikkan dan sangat memalukan sekali kan type muslim yang terakhir di atas? Apakah anda tidak mau merenung dan berfikir?

    Muslim yang sejati itulah yang diperangi oleh Amreka. Dalam konteks ini sama saja dengan bahwa Amerika telah memerangi muslim secara keseluruhan.

    Anda faham maksud saya?

  193. 198 Bunuh_AliranSesat 19 Desember 2007 pukul 8:04 am

    amrozi, imam samudera, dll adalah aliran sesat

    amrozi, imam samudera, lia eden, NII, Islam jamaah, Alqiyadah, alquran suci,JIL ulil absar abdala, mereka semua mengatasnamakan islam padahal mereka adalah aliran sesat karena kebodohan dan kemunafikan juga niat busuk untuk menghancurkan islam secara halus dengan merusak ajaran islam dari dalam, mereka sebenarnya hanyalah kaki tangan amerika dan yahudi

    umat muslim harus menyadari hal ini

    hukuman yang pantas untuk musang berbulu domba/penghianat/munafiqin/ islam seperti amrozi adalah dihukum mati,

    bagaimana dengan pengikutnya yang berkokok seperti seperti di blog ini (sejuki dll),kita sebagai umat muslim boleh memberi kesempatan mereka untuk bertaubat

    kalau mereka tidak mau bertaubat biarkan saja karena hidayah hanya allah yang berhak memberi

    namun apabila mereka mengganggu umat muslim

    maka pendukung amrozi dan imam samudera seperti di blog ini (sejuki dkk)boleh dibunuh
    sebagaimana akan dibunuhnya tuhan mereka yang bernama amrozi, imam samudera, dll.
    sebagaimana dibunuhnya musailamah al kazab, pentolan pemikir sesat/kaum munafiqin yang mengaku sebagai nabi,

    membunuh mereka adalah jihad fisabilillah.

    Allahu akbar, subhanallah

  194. 199 Bunuh_AliranSesat 19 Desember 2007 pukul 8:17 am

    kesesatan aliran sesat amrozi dkk sudah terbukti dengan perbuatan mereka memelintir ayat alquran dan hadis dengan seenaknya sesuai dengan tujuan busuk mereka yaitu merusak islam sesuai perintah amerika dan yahudi

    ga jauh beda dengan aliran sesat lainnya seperti :
    agama salamulah lia eden /lia edan,
    al qiyadah,
    alquran suci,
    Jaringan Islam liberal (JIL) ulil absar abdala,
    islam jamaah
    NII
    demokrasi dan pemikiran liberal ala gusdur

    Umat islam harus bergerak dan tegas

    kuningan sudah bergerak dengan memberantas aliran sesat ahmadiyah di kuningan, allahuakbar…allahuakbar

    ditunggu aksi umat muslimin di seluruh dunia untuk membunuh/membrantas aliran sesat termasuk aliran/pemikiran sesat amrozi dan pengikutnya yang merusak islam.

    insyaallah Allah SWT bersama umat muslim yang istiqomah terhadap kebenaran islam yang bersumber pada alquran dan al hadis

    insyaallah islam di jaga Allah SWT yang maha perkasa, Allahuakbar…allahuakbar, subhanallah

  195. 200 Bunuh_AliranSesat 19 Desember 2007 pukul 12:46 pm

    kesesatan aliran sesat amrozi dkk sudah terbukti dengan perbuatan mereka memelintir ayat alquran dan hadis dengan seenaknya sesuai dengan tujuan busuk mereka yaitu merusak islam sesuai perintah amerika dan yahudi

    ga jauh beda dengan aliran sesat lainnya seperti :
    -agama salamulah lia eden /lia edan,
    -al qiyadah,
    -alquran suci,
    -Jaringan Islam liberal (JIL) ulil absar abdala,
    -Ahmadiyah
    -NII
    -demokrasi dan pemikiran liberal ala gusdur

    Umat islam harus bergerak dan tegas

    kuningan sudah bergerak dengan memberantas aliran sesat ahmadiyah di kuningan, allahuakbar…allahuakbar

    ditunggu aksi umat muslimin di seluruh dunia (jihad) untuk membunuh/membrantas aliran sesat termasuk aliran/pemikiran sesat amrozi dan pengikutnya yang merusak islam.

    bunuh dan brantas aliran/pemikiran sesat amrozi/imam samudera, sebelum virusnya terlalu jauh mempengaruhi keluguan masyarakat

    insyaallah Allah SWT bersama umat muslim yang istiqomah terhadap kebenaran islam yang bersumber pada alquran dan al hadis

    insyaallah islam di jaga Allah SWT yang maha perkasa, Allahuakbar…allahuakbar, subhanallah

  196. 201 M. Sejuki 20 Desember 2007 pukul 7:47 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Tolong dijelaskan Mas, sesatnya Imam Samudra dan Amrozi Cs itu di mana Mas dan yang seperti apa. Kok anda yang teriak-teriak. Apa bukan anda yang sesat menuduh orang tanpa dasar yang jelas?

    Harap anda ingat, bahwa untuk menentukan seseorang atau sekelompok orang atau suatu kaum itu “sesat” atau “tidak sesat” harus pake dalil Mas, jangan asbun atau asduh (asal tuduh) saja. Dalilnya harus menggunakan firman Allah dan Hadits Rasulullah. Mana ayatnya atau haditsnya yang tepat yang menyatakan bahwa mereka itu “sesat”?

    Sampeyan kok teriak-teriak seperti setan atau genderowo ndak karu-karuan. Apa bukan sampeyan yang sesat?

    Sampeyan itu sebenarnya teroris teriak teroris alias setan yang sungguhan. He… he… he… setan… setan…

  197. 202 venoms 24 Desember 2007 pukul 1:52 pm

    Saya sebagai orang Bali yang Daerahnya di Bom oleh Amrozi cs BANGSAT itu sangat kecewa dengan pernyataan2 yang di ucapkan oleh sejuki dan teman amrozi yang mendukung amrozi cs, menurut saya amrozi itu yang PENGECUT, kalo dia memang benci sama Amerika dan Israel kenapa dia tidak ngebom amerika dan israel langsung saja, kenapa mesti menghancurkan negara sendiri??? dan saya mau tanya gimana perasaan anda seandainya keluarga atau sodara anda yang ikut menjadi korban apakah anda tetap pada keyakinan anda seperti yang anda sampaikan diatas????
    dan sya mau tanya juga apakah surga dan neraka itu ada????? dan apakah anda pernah kesana???? tolong jelaskan
    dan satu lagi saya mohon kepada anda BALI tidak butuh orang semacam anda yang sok TAHU dan sok PINTAR, MUNAFIK!!!!!!! dan jangan pernah datang ke BALI

  198. 203 M. Sejuki 25 Desember 2007 pukul 10:48 am

    @venoms

    Kami menyadari dan juga memahami bagaimana perasaan anda sebagai orang Bali, dan kami fikir wajar-wajar saja anda melakukan umpatan seperti itu.

    Perlu anda ketahui bahwa banyak konsep dalam Islam antara lain disebutkan bahwa sesama muslim itu adalah bersaudara bagaikan sebatang tubuh, apabila bagian tubuh yang satu merasa sakit atau disakiti maka secara otomatis seluruh anggota tubuh akan merasa ikut sakit (Al Hadits). Nah, saat ini sebagian dari bagian tubuh Islam sedang sakit atau disakiti bahkan dibantai dengan sangat sadis dan kejamnya, maka secara otomatis kaum muslimin sedunia saat ini sedang kesakitan, terenyuh, miris sebagaimana kesakitan, terenyuh dan mirisnya saudara-saudaranya yang sedang dibantai bahkan masih berlanjut sampai saat ini, entah sampai kapan.

    Menurut buku “Aku Melawan Teroris” karya Imam Samudra, Bali itu bukanlah sasaran utama. Sasaran utamanya adalah kelompok Bule yang negaranya melakukan agresor dan pembantaian kemanusiaan secara biadab yaitu Amerika Cs sekaligus sebagai shock therapy bagi sang “Agresor”. Sasaran mereka sebenarnya itu dan kebetulan yang terbanyak adalah di Bali itu pun tidak semua Bali tetapi pada tempat-tempat tertentu saja. Kebetulan pada waktu itu Paddy’s Pub dan Sari Clublah yang terbanyak komunitas dari mereka tsb. Pertimbangan berikutnya adalah bahwa kedua tempat itu dijadikan mereka para bule-bule tsb untuk bermaksiat ria yang dalam konsep Islam sangat diharamkan. Klop-lah sudah ditinjau dari sudut pandang syari’at (hukum/ketentuan) Islam. Pertama Islam sudah diperangi karena dalam konsep Islam membunuh atau membantai satu orang apalagi ratusan ribu orang Islam tanpa alasan yang jelas sama dengan membunuh, membantai, memerangi kaum muslimin secara keseluruhan. Oleh karenanya Islam harus bahkan wajib melakukan perlawanan. Kedua, tempat yang menjadi sasaran yaitu Paddy’s Pub dan Sari Club yang merupakan komunitas mereka (baca: bangsa agresor) kebetulan dijadikan tempat secara ekslusif oleh mereka untuk bermaksiat ria yang wajib dalam Islam untuk diberantas. Maka terjadilah peristiwa bom Bali tsb yang sebenarnya semua kita termasuk saya bahkan saya yakin termasuk pula Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak menginginkannya. Namun keadaanlah yang memaksa mereka melakukan itu semua. Mereka sudah tidak tahan lagi melihat saudara-saudaranya dibantai secara sadis di Afghanistan, Iraq, Palestina dll. Jika komunitas mereka yang terbanyak di tempat lain, tentu Bali akan aman. Di tempat lain itulah yang akan menjadi sasaran bom mereka.

    Jadi anda sebagai orang Bali harus bisa membedakan antara Bali sebagai bagian dari Negara Kesatuan RI yang orang Islam di Indonesia ikut merasa bangga dan ikut pula mencintainya dengan segenap jiwa dan raganya yang warganya juga sangat dicintai oleh kami komunitas kaum muslimin karena kita memang sebangsa dan setanah air; dengan Bali yang ada bagian-bagian tertentu merupakan tempat maksiat sekaligus tempat berkumpulnya bangsa-bangsa penjajah/agresor/haus darah. Jadi kedua sudut pandang Bali tsb tentu harus bisa anda bedakan diantara keduanya. Sekali lagi kita semua tidak menginginkan peristiwa bom Bali itu terjadi.

    Keadaanlah yang memaksa mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) untuk melakukan itu semua. Tetapi ada satu fakta yang belum terungkap bahwa ada satu bom yang katanya ikut dompreng yang mana Imam Samudra juga heran karena ledakannya yang sangat luar biasa (High Explosif). Kalau bom yang dipakai oleh mereka sebenarnya low atau middle explosif. Ternyata ada yang High Explosif. Namun karena sulit dibuktikan, yah apa boleh buat merekalah yang kena getahnya.

    Anda bertanya, kenapa kok di Bali? Kenapa tidak mengebom di Amerika dan di Israel sana? Sama Mas, itu juga menjadi pertanyaan saya sebelumnya dan saya yakin itu juga menjadi pertanyaan kita semua, kenapa tidak menyerang ke Amerika, Israel, Australia dll?

    Setelah saya membaca bukunya Imam Samudra “AKU MELAWAN TERORIS”, ternyata masalahnya tidak sesederhana itu. Ke Australia, ke Amerika, apalagi ke Israel itu bukan hal mudah. Perlu diingat, mereka (Imam Samudra dan Amrozi Cs) tidak mudah untuk bepergian ke sana. Disamping mereka itu orang yang di “Wanted”, juga tidak gampang mengurus Paspor, visa dll yang berhubungan dengan ke-imigrasi-an. Belum lagi setelah sampai di sana, terkendala lagi dengan bahan-bahan untuk merakitnya dll. Jelas katanya kalau mereka menyerang ke sana (Amerika Cs dll), tidak akan membuahkan hasil apa pun, bahkan sudah keduluan ketangkap.

    Berbicara BOM memang sangat mengenaskan, korban sipil sulit untuk dihindari. Yang di Bali itu kalau tidak salah sekitar 1,5 sampai 2 ton bom sudah berdampak jatuhnya korban l.k 200 orang dan puluhan bangunan. Bagaimana dengan negara yang telah diserang/dicaplok bahkan dengan cara keroyokan yang hingga berlangsung sampai saat ini katakanlah seperti di Iraq umpamanya? Data sampai September 2003, bom yang sudah dijatuhkan di Iraq oleh Amerika Cs sudah mencapai 34.000 ton bom, belum lagi jika ditambahkan dengan data yang sekarang, bisa anda bayangkan berapa banyak korban kaum muslimin dan bangunan serta infra struktur lainnya yang sudah jadi dodol. Tidakkah anda berfikir wahai saudaraku yang mau berfikir? Di Bali katakanlah kalau dibulatkan 2 ton sudah menjatuhkan korban l.k. 200 orang dengan l.k. 40 bangunan. Bagaimana kalau 34.000 ton? Silahkan anda hitung sendiri. Luar biasa dan mengerikan sekali. Kebiadaban terburuk di abad ini…!!!

    Anda bilang Amrozi Cs pengecut? Ha… ha… ha… saya ingin ketawa saja kalau ada orang apalagi kalau orang tsb mengaku muslim (maaf, yang terakhir ini bukan anda karena anda saya lihat bukan muslim). Yang pengecut itu sebenarnya sebagian besar kita, apalagi yang teriak-teriak tidak karuan-karuan di blog ini. Coba anda lihat mereka itu begitu tegarnya bahkan ingin segera dilaksanakan eksekusinya, dan mereka minta kalau bisa dipancung sesuai dengan syari’at Islam, orang yang pernah ikut berjuang di Afghanistan waktu dijajah oleh Uni Soviet dulu, mereka yang terpidana mati dan tidak mau minta grasi kepada Presiden, mereka yang hanya takut kepada Allah semata dan tidak takut sedikitpun kepada manusia atau makhluk ciptaan Allah lainnya, mereka yang tidak takut kepada Amerika Cs. Itukah yang anda sebut pengecut? Sekali lagi saya tanya, orang-orang yang seperti itukah yang anda sebut pengecut?

    Saya yakin (maaf, ini khusus untuk yang muslim yang suka teriak-teriak di blog ini dengan teriakan Imam Samudra dan Amrozi Cs “PENGECUT”, bukan kepada anda) saya akan sebut kalianlah sebenarnya pengecut nomor ‘WAHID” di dunia. Kalian teriak itu kan sama dengan teriaknya Amerika Cs. Jadi secara tidak langsung kalian juga ingin menyenangkan Amerika Cs dengan harapan mudah-mudahan Amerika Cs tidak menyerang Indonseia. Jujur saja, begitu kan? Jawab!!! Saya yakin jika Amerika Cs membombardir Indonesia, kalianlah yang paling dulu sembunyi nyungsep entah ke mana, lari terbirit-birit, celana basah akibat air kencing, yang bersungut-sungut minta ampun jika ketangkap bahkan kalau perlu menjilat telapak kaki Amerika. Cuiiihhh….!!!!!! Memalukan….!!!!!

    Kasus Amrozi Cs saya fikir sudah selesai. Toh mereka siap menerima apa pun konsekwensinya. Kenapa kok malah kita yang ribut. Pro dan kontra itu biasa saudaraku @Venoms. Jadi itu wajar saja selama kita hidup di dunia ini. Tentang kematian, bukankah kita semua akan mati juga pada akhirnya? Mungkin boleh jadi diantara kita yang ada di blog ini ada yang lebih dulu dipanggil menghadap-Nya daripada Imam Samudra dan Amrozi Cs. Iya kan?

    Bom Bali, kita semua tidak menginginkannya. Namun itulah ekses dari sebuah perlawanan. Saya ingin mensitir lagi sebagian ayat Allah dalam Al Qur’an tentang perang/perlawanan jika Islam diperangi:

    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Mari kita semua bersatu mendesak pemerintah agar segera mendesak PBB untuk menghukum George W Bush, Tony Blair, Ariel Sharon, John Howard dll sekutu-sekutunya sebagai penjahat perang dan mengajukannya untuk diadili di pengadilan Internasional. Saya kira jika mereka-mereka itu diadili perlawanan dan kasus-kasus bom akan jauh berkurang bahkan tidak ada sama sekali, karena memang Islam itu damai, indah dan rahmatan lil ‘aalamin. Tetapi juga akan sangat garang jika diganggu dan dizhalimi.

    Oh ya, anda tanya apa sorga dan neraka itu ada? Jelas ada dong Mas. Jika tidak buat apa Allah menciptakan makhluk ini serba berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada baik ada jahat, ada halal ada haram, ada yang boleh ada yang tidak dll. Jika tidak diciptakan Allah,lalu orang baik nanti matinya pada ke mana, dan orang jahat matinya nanti pada ke mana juga? Tentu tempat kembali kedua golongan manusia ini kan harus berbeda. Mana mungkin sama. Keenakan kan bagi yang jahat. He… he… he…

    Semoga dapat mencerahkan untuk semua.

    Salam kedamaian.

  199. 204 venoms 25 Desember 2007 pukul 4:58 pm

    @ Sejuki

    Anda tahu siapa yang menjadi korban pada waktu BOM itu??? dia adalah ISTRI saya, bagaimana tidak sakit hati dan dendam pada amrozi cs yang telah mengambil nyawa org yang kita sayangi, dia (istri saya) itu tidak tahu menahu tentang konflik yang sedang dialami oleh umat muslim dengan Amerika cs dan apakah mereka (bule2 turis) yang menjadi korban pada saat itu adalah orang2 yang ada sangkut pautnya dengan perselisihan ini????
    Ini Bali maz mayoritas penduduknya HINDU, tempat berlibur, tempat senang2, saya pikir wajar mereka (bule-bule)melakukan itu, Bukan seperti didaerah anda, apakah Bali harus sama juga dengan daerah anda, anda sendiri tau kan bahwa masyarakat Bali sangat welcome, dia bisa menerima siapa saja dan menghargai perbedaan itu maz
    Dan seperti yang ada sampaikan amrosi cs wanted sangat sulit untuk bepergian kesana (amerika & cs nya), yang ingin saya tanyakan kenapa mesti negara sendiri tidak Ke Malaysia atau singapore atau Thailand disana juga banyak bulu-bule nya mas karena amrosi cs masih bisa kan pergi kesana???? tolong jelaskan!!! disini bisa saya simpulkan bahwa amrosi cs adalah ORANG GOBLOK yang menghancurkan negaranya sendiri untuk melawan musuh2 nya

    @Sejuki
    “Oleh sebab itu, barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Al Baqarah/2:194).

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu” (An Nahl/16:126).

    Apakah saya disini juga harus menyerang balik terhadap kaum muslim yang ada di Indonesia karena dia telah merenggut nyawa Istri saya yang notabene adalah saudara saya juga???? Kalo dilihat disini tidak akan ada habis-habisnya tetap akan ada dendam dalam diri masing2

    @Sejuki
    Mari kita semua bersatu mendesak pemerintah agar segera mendesak PBB untuk menghukum George W Bush, Tony Blair, Ariel Sharon, John Howard dll sekutu-sekutunya sebagai penjahat perang dan mengajukannya untuk diadili di pengadilan Internasional. Saya kira jika mereka-mereka itu diadili perlawanan dan kasus-kasus bom akan jauh berkurang bahkan tidak ada sama sekali, karena memang Islam itu damai, indah dan rahmatan lil ‘aalamin. Tetapi juga akan sangat garang jika diganggu dan dizhalimi.

    Ini Indonesia maz yang negaranya terdiri dari 5 agama (ingat Itu) bukan hanya agama Islam saja, kita tidak bisa mendesak pemerintah hanya berdasarkan kepentingan 1 agama saja, perlu juga dilihat hal2 yang lainya, sebagai contoh kita benci sama amerika, australia cs tapi kita tetap mengunakan pakaian mereka yaitu celana JEANS yang merupakan kebudayaan mereka, apakah disini anda bisa jelaskan (maaf saya yakin anda dan keluarga tidak pernah memakai JEANS!!) berarti disini kan ibaratnya Musang berbulu Domba. Beginilah nasib kau minoritas yang segala sesautunya berdasarkan kaum mayoritas

    Terima kasih atas waktu dan penjelasanya

  200. 205 M. Sejuki 26 Desember 2007 pukul 7:37 am

    @venoms

    Saya pribadi ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa anda. Bom Bali bukan hanya tragedi Bali, tetapi tragedi kita semua.

    Saya sudah beberkan semuanya di atas dan sebelum-sebelumnya. Memang tidak mudah memberikan penjelasan dan pengertian. Jangankan dengan anda yang non muslim apalagi yang terkena langsung dampak negatif dari bom Bali tsb, dengan sesama muslim pun bahkan tidak sedikit dari kaum muslimin yang tidak memahami duduk persoalan yang sebenarnya. Sikap anda mungkin lain jika bom tsb terjadi di Sumatera atau Kalimantan atau Irian atau di tempat lainnya.

    Kasus Imam Samudra dan Amrozi Cs sebenarnya sudah selesai dan mereka siap menerima hukuman apapun dalam artian siap bertanggung-jawab menerima segala akibatnya. Anda ingin mengumpat, silahkan saja itu memang hak anda dan saya sangat mengerti dan memahaminya. Beda jika yang teriak-teriak itu saudara saya yang muslim.

    Masalah himbauan saya kepada Pemerintah RI anda kaitkan dengan banyak agama katakanlah 5 agama yang ada di Indonesia, saya fikir (maaf sebelumnya) anda masih berfikiran belum tepat. Yang dibantai oleh Amerika Cs di Afghanistan dan Iraq memang adalah kaum muslimin karena memang Amerika Cs itu sangat membenci Islam yang berkata “TIDAK” kepada mereka. Tetapi apakah mereka itu bukan manusia yang sama dengan kita? Jadi masalah itu bukan hanya masalah kaum muslimin saja tetapi masalah kemanusiaan secara keseluruhan. Amerika Cs sudah melanggar HAM yang sangat luar biasa beratnya. Sudah meng-agresi negara orang, kemudian membantai orang-orangnya lagi. Sampai sekarang dengan “muka tebelnya”, tetap saja mereka tidak mau keluar dari Afghanistan dan Iraq. Bahkan sudah bukan rahasia lagi sudah berapa juta Barel minyak yang sudah dirampok dan dijarah dan di bawa pulang ke Negara mereka masing-masing? Sangat memalukan dari sebuah negara yang mengklaim dirinya paling beradab, paling menghormati HAM, paling demokratis, paling “suci”, paling….. bah, tai palet semua…!!! Teroris teriak Teroris, maling teriak maling, rampok teriak rampok ya Amerika Cs itulah dedengkotnya.

    Saya sudah bilang sebagaimana yang ditulis Imam Samudra dalam bukunya “AKU MELAWAN TERORIS”, Bali adalah bukan sasaran tetapi ekses dari sebuah perlawanan yang memberikan resiko “hukuman mati” bagi mereka. Itu mereka sadari sepenuhnya. Imam Samudra dan Amrozi Cs juga tidak memusuhi orang Bali. Dengan perbuatannya tsb, Amrozi Cs siap menerima hukumannya karena mereka memang menyadari semua resiko tsb. Anda mau membalas, siapa yang melarang? Silahkan saja. Tetapi saya fikir balasan anda belum cukup kuat landasannya. Kenapa? Karena Islam tidak memerangi anda. Yang di Bali itu hanya ekses dari sebuah perlawanan. Setiap ada bom, dipastikan ada pihak-pihak yang dirugikan. Saya fikir anda dapat memahaminya.

    Oh ya, kalau boleh nanya nih. Apa dalam agama anda tidak dikenal adanya sorga dan neraka? Apa dalam agama anda membolehkan kemaksiatan sebagaimana yang ada pada Paddy’s Pub dan Sari Club (sebelum dibom)? Apakah orang-orang seperti anda juga mengutuk keras atas kebrutalan George W Bush Cs dan setuju jika George W Bush Cs diadili di Pengadilan Internasional?

  201. 206 venoms 26 Desember 2007 pukul 11:12 am

    @Sejuki

    Saya pribadi ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa anda. Bom Bali bukan hanya tragedi Bali, tetapi tragedi kita semua.

    Terima kasih atas ucapan bela sungkawanya, tapi disini perlu juga saya jelaskan bahwa trauma yang ditimbulkan akibat trgedi BOM Bali itu sangat memukul saya dan anak. Karena saya harus kehilangan Orang yang saya sayangi dan bagi ANAK saya Taruma itu terus terpatri dalam dirinya
    sehingga dia tumbuh dalam bayang-bayang Taruma itu, siapa yang bertanggung jawab akan hal ini!!! perlu anda ketahui saya sudah berusaha keras memberikan penjelasan kepada anak saya agar dia bisa lepas dari bayang-bayang trauma tersebut. Tapi apa kenyataannya dia tetap trauma dengan trgedi BOM tersebut (maaf saya mohon penjelasan anda disini)apa yang saya harus perbuat lagi

    @Sejuki
    Sikap anda mungkin lain jika bom tsb terjadi di Sumatera atau Kalimantan atau Irian atau di tempat lainnya.

    Dan disini perlu saya juga jelaskan mengenai sikap saya seandainya bom itu terjadi bukan di Bali, saya tetap akan mengutuk perbuatan itu dan saya anggap itu Masih BODOH karena dia telah mengahancurkan Negara nya sendiri Indonesia, seperti anda sampaikan dahulu Bahwa sebagian tubuh kalo disakiti berarti sakit semua kan, karena kita negara kesatuan Indonesia, dan saya akan bisa lebih menghargai perbuatan amrosi cs bila dia tidak menhancurkan negaranya sendiri atau dia melakukan serangan Diluar Indonesia seperti Thailand, malaysia, philipina atau Singapore, bagaimana menurut pendapat anda??

    @Sejuki
    Oh ya, kalau boleh nanya nih. Apa dalam agama anda tidak dikenal adanya sorga dan neraka? Apa dalam agama anda membolehkan kemaksiatan sebagaimana yang ada pada Paddy’s Pub dan Sari Club (sebelum dibom)?

    Jelas dalam setiap agama dikenal sorga dan neraka, tapi dalam hal ini Agama saya lebih menekankan kepada SORGA dan Neraka yang ada pada diri kita masing2 yaitu KARMA (maaf bukan sorga dan neraka yang ada didunia hayal, kalo org baik mati masuk sorga dan kalo org jahat mati masuk neraka, saya tidak tahu itu apakah benar karena saya belum pernah kesana)disini arti karma itu adalah kalo kita berbuat baik niscaya karma yang kita terima baik apakah nantinya masuk sorga saya tidak tahu, begitu juga sebaliknya kalo kita berbuat jahat maka karma yang kita terima akan buruk (karma itu bisa terjadi langsung setelah kita melakukan perbuatan entah itu baik atau buruk)
    Dan pada Paddy,s pub dan Sari Club apa yang dilakukan oleh bule2 itu adalah hal wajar karena Bali itu tempat org Liburan dan tempat org senang2, kemaksiatan disini yang anda maksud itu dalam hal apa???? apapun yang mereka lakukan atau perbuat biar TUHAN yang menghukum mereka bukan manusia yang menghukum mereka (hidup & mati) ada ditangan TUHAN bukan ditangan manusia!!

    Sekian penjelasan dari saya Terima Kasih

  202. 207 M. Sejuki 26 Desember 2007 pukul 10:37 pm

    @venoms

    Saya sudah katakan sebelumnya, memang sulit menjelaskan semuanya ini kepada anda karena kita berbeda keyakinan (keimanan). Satu hal yang perlu anda ketahui tentang Islam adalah bahwa Islam itu tidak mengenal batas daerah, batas wilayah, batas teritorial atau batas negara. Islam itu satu karena bumi ini milik Allah yang artinya juga milik kita semua. Makanya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah yang terakhir dengan Kitab Suci-Nya yang terakhir Al Qur’an Al Karim diutus dan diturunkan untuk seluruh ummat manusia bahkan untuk seluruh alam.

    Seorang muslim di bunuh tanpa alasan yang jelas (apalagi ratusan ribu seperti di Iraq, Afghanistan dan Palestina) sama dengan membunuh seluruh muslim bahkan sama dengan membunuh seluruh ummat manusia. Kalau kita mau jujur, justeru biang keladinya adalah Amerika Cs yang dengan seenak udelnya bahkan dengan main keroyokan menyerang suatu negara bahkan 2 negara (Afghanistan dan Iraq) plus pencaplokan Israel terhadap negara Palestina tanpa tersentuh hukum sedikitpun. Apakah hukum itu hanya milik Amerika Cs dan Israel saja sementara untuk yang lain dibolehkan diperlakukan semena-mena oleh mereka? Mungkinkah tragedi bom Bali terjadi tanpa adanya itu semua? Sangat tragis sekali. Anda tentu tahu kan kasus penjara Abu Ghraib, Guantanamo dan penjara-penjara misterius lainnya yang sampai saat ini mereka-mereka yang mereka tahan tidak diadili dan tidak tersentuh hukum sedikitpun, tidak boleh dijenguk, tidak boleh ada pengacara, tidak boleh diketahui publik apa yang terjadi di dalamnya. Dapatkah anda membayangkan penderitaan yang sangat luar biasa yang mereka alami. Mestinya mereka-mereka (Amerika Cs) yang telah melakukan kejahatan internasional dengan tragedi kemanusiaan yang sungguh sangat mengenaskan itu juga diadili bahkan hukuman matinya mestinya lebih berat dari Imam Samudra dan Amrozi Cs? Tentang masalah ini tidak anda singgung dalam tanggapan anda.

    Masalah sikap anda jika bom tsb tidak terjadi di Bali tapi di tempat lain seperti yang saya sebutkan, maksud saya sikap anda jelas akan berbeda. Katakanlah anda tetap mengutuk, tapi kan anda tidak sampai kehilangan anggota keluarga. Itu yang saya maksudkan.

    Tentang bagaimana anda menjelaskan kepada anak anda, yah ini memang sangat berat. Saya fikir kurang lebih sama beratnya dengan anak-anak Afghanistan dan Iraq dan Palestina bahkan tidak sedikit diantara mereka yang telah yatim piatu. Saya sangat memahami itu. Kalau anda minta saran kepada saya, yah sebagai ummat beragama mesti beda keyakinan saya hanya menyarankan untuk anda agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan yang anda imani. Namun mungkin anda perlu juga mengkaji tentang Islam, yah sekedar perbandingan saja barangkali. Mungkin salah satu cara, anda perlu meyakinkan kepada anak anda tentang apa itu takdir, siapa yang berhak mengatur takdir (kalau dalam Islam, yang berhak mengatur takdir itu hanya Allah Yang Maha Segalanya semata), mencoba belajar sabar meski itu berat. Selebihnya fokus ke masa depan yang masih sangat panjang bagi anak anda. Saya do’akan semoga dia menjadi anak yang berhasil, berbakti kepada orang tua, nusa dan bangsanya setelah dewasa kelak. Amin……

    Kemudian tentang beberapa hal mengenai agama yang anda anut seperti pandangan tentang sorga dan neraka, Paddy’s Pub dan Sari Club, tentang kemaksiatan dll, saya ucapkan terima kasih atas penjelasannya.

    Anda dan orang-orang Bali pada umumnya adalah saudara-saudara saya dan kaum muslimin lainnya karena memang kita adalah ummat yang satu ummat manusia makhluk ciptaan-Nya. Demi Tuhan, tidak ada sedikit pun kami kaum muslimin memusuhi saudara-saudara kami di Bali.

    Tragedi bom Bali telah terjadi dan menimbulkan berbagai ekses termasuk yang telah menimpa anda dan keluarga. Pelakunya Imam Samudra dan Amrozi Cs juga siap menerima hukuman apa pun yang akan ditimpakan kepada mereka. Tinggal bagaimana ke depan, saya fikir itu yang harus kita fikirkan bersama. Berhentilah semua kita saling mengumpat dan menghujat, toh tidak akan ada gunanya juga dan juga tidak akan bisa mengembalikan Bali kepada keadaan semula.

    Satu hal yang sangat miris dan sangat memprihatinkan saya fikir, sulit perlawanan-perlawanan seperti yang dilakukan kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs dihentikan di mana-mana tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, jika sepak terjang Amerika Cs dan Israel tidak segera dihentikan (keluar dari daerah-daerah pendudukan) dan tokoh-tokohnya diadili karena tampak sekali secara kasat mata betapa sombong, congkak dan biadabnya mereka-mereka itu.

    Demikian saudaraku @venoms yang dapat saya sampaikan.

    Salam perdamaian untuk kita semua.

  203. 208 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 10:34 am

    Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al-A’raaf: 179).

    itulah perumpamaan untuk amrozi, imam samudera, dan pendukungnya di blog ini seperti sejuki cs.

    apapun yang kita usahakan untuk menyadarkan mereka, akan berhadapan dengan tembok kokoh niat busuk yang menguasai jiwa dan hati mereka, untuk menghancurkan islam dengan manis dan tipu daya yang mempesona

    ya …tipu daya yang mempesona…bukankah setan pun bisa pake sorban, berjenggot, dan tersenyum khusuk, dan fasih memutarbalikan ayat-ayat alqur’an seperti yang ditunjukkan pelaku bom di TV, untuk menutupi tujuan busuknya menghancurkan islam dengan menjelekkan citra/menodai kemuliaan islam

    lihatlah betapa kukuhnya pendukung amrozi di blog ini dengan kebodohan dan kesesatannya serta niat busuknya menhancurkan islam, naudzubillahimindzalik

    ga jauh beda dengan betapa kukuhnya lia eden, Ulil absar abdala dengan JIL,Alqiyadah, dan aliran setan lainnya dengan kebusukan, kebodohannya dan kesesatannya.

    Allahuakbar…Allahuakbar….

    umat islam cerdaskan diri anda……bertindaklah tegas…seperti yang ditunjukkan oleh ulama Ma’ruf Amin dari NU yang berani menentang NU nyeleneh Gusdur, Ulil Absar, dawam rahardjo, azumardi azra,siti mufdahmulia, jalaludin rahmat, ….salut

    basmi aliran/pemikiran sesat amrozi cs, dengan cerdas dan tegas

    Allahuakbar…allahuakbar….

    umat islam jangan terpesona,
    umat islam harus cerdas

  204. 209 Hoi 28 Desember 2007 pukul 10:39 am

    ada agama baru ya….

    Nama Agama : Teroris

    Nama Tuhan : Israel (Yahudi) dan USA

    Kitab Suci : Buku karangan Imam Samudera

    Nama Rasul : Amrozi, Imam Samudera

    Pengikut : Sejuki

  205. 210 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 11:14 am

    kepada penganut agama lain….perlu diketahui bahwa amrozi, imam samudera, pelaku kegiatan teroris adalah suatu gerakan terorganisir untuk menjelek-jelekan ajaran islam,

    islam adalah agama yang mulia, yang mengajarkan kemuliaan dan ahlak yang baik

  206. 211 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 1:43 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Ha… ha… ha… lucu. Anda dari kemarin kok teriak-teriak mulu. Apa gak sakit tuh tenggorokan? Kalau anda itu benar seorang muslim, maka ayat 179 pada Surah Al-A’raaf itu justeru menohok balik ke jidat lu sendiri. Orang yang seperti andalah yang saya bilang cepet-cepet sembunyi jika Amerika Cs ngebom Indonesia. Dan kalu ketangkap ama mereka, woww… pasti deh minta ampun (dijamin celananya juga basah kebanjiran he… he… he…), tolong Amerika jangan siksa aye, jangan sakiti aye, aye mau nurut apa mau lu aja. Bener kok, sumpah ketembak petir atau sumpah kegilas buildozer. Tolong ye, lepasin aye. Isteri aye masih cantik, bahenol lagi kasian die nanti jadi jande. Itulah kira-kira sebagian lolongan anda. Ha… ha… ha… memalukan…!!!

    Teroris teriak teroris, ya orang-orang seperti anda itulah yang sok ngerti ayat. Ayat Al Qur’an dicari yang kira-kira meng-enak-kannya saja. Jangan sok maen ayat bung, jika tidak ngerti konteks dan asbaabun nuzulnya. Muslim yang sesat itu justeru muslim yang tidak peduli dengan penderitaan saudaranya, muslim yang manggut-manggut apa maunya Amerika Cs, tidak peduli harga diri, bahkan aqidah sekalipun siap dijual asal diri sendiri aman, enak dan yang penting selamat. Peduli amat dengan yang lain. Tapi kalo sudah berada pada posisi enak dan kuat, emhh… biasanya sombongnya bukan maen. Type seperti anda inilah juga yang biasanya suka memprovokasi keadaan. Seperti yang sekarang ini, kasus Amnrozi Cs sudah selesai. Ehhh…. malah teriak-teriak mulu. Malah pake kalimat takbir lagi. Akhirnya apa yang terjadi, terbakarlah kembali emosi yang pro maupun yang kontra Amrozi Cs. Apa bukan provokator namanya? Pake bawa-bawa ayat lagi. Setan…….

    Memalukan sekaligus menjijikkan. Cuihhh…..!!!!!!

    @Hoi

    Nih, satu lagi anteknya Amerika Cs. Yang penting enak, nikmat, aman, selamat, tidak menderita. Kagak peduli saudaranya muslim yang lain menderita. Emangnya gue fikirin. Cuihh…. satu lagi orang yang tidak punya hati.

    Saya mencoba bergumam dalam hati (Atau barangkali mereka bedua ini Bunuh_AliranSesat dan Hoi emhhhh…… barangkali agak sedikit terganggu ye, yah miring-miring dikit lah kira-kira). Baik aye panggilin aje temen-temen aye.

    @Teman_Amrozi, Cucu-Amrozi, Neny dan Yang lainnya

    Woiiii… tolong nih, ada 2 (dua) orang yang kayaknya rada ada gangguan, kayaknya juga agak miring-miring tuh. Tolong panggilin yang laennya ye, ada gak RSJ terdekat. Tangkep dan ikat aja tuh kuat-kuat, bawa ke sana (RSJ). Periksain dulu ye, kali aje emang ada gangguan syaraf. Ha… ha… ha…

  207. 212 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 1:50 pm

    @Venoms

    Maaf ya Mas @Venoms, ini hanya antar kami sesama muslim.

  208. 213 akhifillahi 28 Desember 2007 pukul 2:10 pm

    asslamualaikum buat semua

    perangilah musuhmu sebagaimana mereka memerangi kamu, artinya kita BOLEH MEMBALAS non muslim JIKA MUSLIM DISERANG

    namun jangan kita melampaui batas (al-Quran, 2:190)“
    artinya tidak boleh membunuh anak-anak, wanita dan orang non muslim yang tidak mengganggu/tidak memerangi kita

    kalau membabi buta kan akibatnya non muslimpun jadi apriori dan berpikir jelek bahwa ajaran islam adalah ajaran pembunuhan dan kejam.

    islam adalah agama yang mulia, yang mengajarkan kebaikan bukan pembalasan dendam yang berlebihan

  209. 214 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 3:11 pm

    tindakan membabi buta amrozi dengan bom balinya jelas bertentangan dengan kemuliaan islam

    islam mengajarkan kemuliaan bukan sikap psikopat dan membabi buta yang ditunjukkan oleh bom amrozi

  210. 215 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 4:16 pm

    @Akhifillahi, Bunuh_AliranSesat dan yang sepemahaman

    Semuanya sudah saya uraikan pada banyak sekali postingan saya di atas. Saya juga pada mulanya berfikir kurang lebih sama dengan anda berdua dan kawan-kawan yang sefaham. Tapi saya tidak mau membabi buta seperti anda berdua dalam menilai sesuatu. Saya dari sejak kecil diajarkan agar dalam menilai dan menyimpulkan sesuatu sangat ditekankan agar selalu bersifat menyeluruh, balans dan mengkaji dari segala aspek. Sebagaimana pesan Allah pada Surah Al Hujurat (49):6 sebagai berikut:

    6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

    Coba kalian hayati ayat tsb, oke?

    Saya sudah jelaskan dari sejak awal, bahwa penilaian terhadap kasus Amrozi Cs jangan hanya menihat dari satu sisi yaitu yang kontranya saja, tapi lihat juga dari sisi kenapa mereka melakukan semua itu. Semua kita kan menilai bahwa itu adalah tindakan “bodoh”, iya kan? Tapi apa betul itu tindakan bodoh dan pengecut? Tentu harus dikaji, kecuali anda berdua males mengkajinya. Kalau males ya mestinya jangan ikut ngomong dong, dari pada menambah dosa.

    Baik, kembali ke fokus.

    Dari beberapa bisikan batin tsb, akhirnya saya coba mencari sisi yang satuya, yaitu apa sih motivasi mereka melakukan tindakan yang kita anggap “bodoh” tsb. Data dari mass media baik cetak maupun elektronik sangat minim sekali. Akhirnya tanpa disengaja saya ketemu dengan buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra pada salah satu toko buku di daerah saya. Kemudian saya pelajari apa sih isinya? Bagaimana konteksnya ditinjau dari sudut pandang Syari’at? Bagaimana kok mereka mau-maunya bertindak se-”bodoh” itu? Dll. Akhirnya ya seperti yang kalian lihat sebagaimana postingan-postingan saya sebelumnya.

    Jangankan anda berdua, Pak Ma’ruf Amin sebagai salah seorang Ketua MUI saja yang semula menjadwalkan untuk mengadakan “debat terbuka” untuk membedah buku tsb dengan Imam Samudra si penulisnya tidak jadi dilaksanakan (atau tidak berani?). Kenapa MUI membatalkan untuk acara “bedah buku” tsb padahal itu merupakan momen yang sangat penting agar tidak terjadi kesimpang-siuran pemahaman tentang bom Bali sebagaimana yang ada di blog ini? Kenapa? Tidakkah kalian berfikir? Kenapa kalian juga tidak berupaya untuk memperoleh buku tsb, setidaknya untuk menambah pengetahuan? Tidakkah anda/kalian mau merenung wahai orang-orang yang sok pintar? Orang-orang yang sok pakai ayat padahal tidak memahami ayat itu konteksnya kayak apa dan bagaimana asbaabun nuzulnya?

  211. 216 Bunuh_AliranSesat 28 Desember 2007 pukul 5:00 pm

    banyak sekali aliran sesat di indonesia ini, hal ini disinyalir sebagai salahsatu proyek binaan amerika dan israel yahudi untuk “menghancurkan islam secara manis dan halus”

    “secara manis dan halus” melalui perang pemikiran (ghazwul Fikri), dengan mempengaruhi pemikiran umat islam agar berpikiran bahwa islam adalah agama pembunuh dan bom, melalui sandiwara manis binaan-binaannya seperti imam samudera dan amrozi yang merusak islam dengan citra bom.

    karena kalau secara frontal amerika dan israel akan berhadapan dengan jiwa-jiwa fisabilillah umat islam yang sulit ditandingi

    diantara binaan amerika yang juga teman-teman amrozi adalah lia eden, Jaringan Islam Liberal Utan Kayu, demokrasi liberal gusdur, jalaludin rahmat, al qiyadah, mereka semua mengatasnamakan islam, padahal misi yang mereka bawa adalah kehancuran islam

    Allahuakbar…Allahuakbar…subhanallah
    mahasuci allah dari segala tipu daya musuh-musuh allah.
    subhanallah…subhanallah….

  212. 217 M. Sejuki 28 Desember 2007 pukul 6:06 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Jawaban anda berkali-kali kagak nyambung Mas.

    Ulil, Gus Dur, Lia Eden, jalaluddin rahmat, al qiyadah (apa lagi?), oh ya Yusman Roy dengan shalat 2 (dua) bahasanya dll, gue juga setuju itu semua memberikan Ghazwu al Fikri yang sangat berbahaya dan menyesatkan. Saya setuju 1000 % (seribu persen). Tetapi untuk Imam Samudra dan Amrozi Cs, oh nanti dulu Mas. Anda itu saya fikir terlalu terburu-buru menyama-ratakan mereka dengan kelompok yang pertama di atas.

    Saya menyarankan anda sedikit banyak memperdalam Al Qur’an dan Al Hadits dan lebih banyak juga membaca buku-buku peperangan kaum muslimin di masa-masa lampau dengan musuh-musuhnya. Bagaimana pula Rasulullah berperang dan juga pernah membiarkan para sahabat membunuh sipil musuh dengan cara cenderung membabi buta sebagai akibat musuh sudah sangat keterlaluan membunuhi sipil-sipil muslim.

    Kaji Mas sejarah. Jangan cuman taunya marah-marah mulu. Oke?

    Oh ya, sebentar. Saya sedikit berfikir agak nyeleneh. Begini. Kenapa anda suka sekali melihat dari sisi Islamnya saja? Sedangkan anda tidak mau melihat dari sisi musuh-musuh Islam? Dari sini saja terlihat sekali anda tidak berfikir balans (tidak fair). Selalu sepihak saja. Kenapa? Saya jadi curiga dengan anda. Jangan-jangan anda ini bukan muslim tapi berpura-pura sebagai muslim?

    (Ini dugaan saja lho, karena dalam sejarahnya banyak cara-cara seperti ini dilakukan pihak musuh justeru ingin mengadu domba dan menghancurkan kaum muslimin dari dalam. Istilah kasarnya musuh dalam selimut)

  213. 218 venoms 29 Desember 2007 pukul 11:57 am

    @ Sejuki
    Maaf saya lama tidak Posting (karena kesibukan akhir tahun)

    saya dulu setuju bahwa Islam itu adalah Mulia dan Damai tetapi setelah saya baca postingan-postingan diatas kok saya jadi terbalik bahwa Islam itu sekarang Identik dengan Masalah dan masalah (maaf bukan karena konteks disini saya menjadi korban) akibat Bom Bali, tetapi karena berbagai hal yang ada pada islam baik Itu adanya pengerusakan oleh oknum FPI, pegeboman, Aliran sesat dll. apakah hal itu harus dilakukan? Kalo untuk aliran sesat saya sangat setuju untuk dibasmi karena mereka sudah salah menurut agama!! tapi untuk yang lainnya tidakah ada jalan lain yang lebih Mulia selain kekerasan? (sekali lagi saya mohon maaf kalo saya salah mengartikannya), bukankah setiap agama mengajarkan agar kita hidup damai, rukun dan saling menghormati karena apapun agama yang dipeluknya kita tetap bersaudara, yang dituju cuman SATU yaitu TUHAN YANG MAHA KUASA cuman caranya yang berbeda-beda.

    Terus terang Dulu sejak peristiwa Bom Bali apalagi saya yang menjadi korban langsung karena harus kehilangn Istri sempat punya rasa dendam terhadap kaum muslim (maaf jangan tersinggung) dan ingin rasanya membalas! tapi setelah saya berpikir dan lama kelamaan rasa itu hilang, karena dendam itu tidak akan ada akhirnya, terus berlanjut dan juga tidak ada manfaatnya bagi saya (yang tidak bisa mengembalikan org yang sudah meninggal) dan disamping itu juga agama saya mengajarkan TAT TWAM ASI yang artinya Kamu adalah aku dan aku adalah kamu, dan biarkanlah TUHAN yang menghukumnya, jelaskan buat saya untuk apa Dendam dan ingin membalas!

    Maka untuk itu berhentilah kalian saling marah dan menghujat apalagi sesama kaum muslim, saya pikir disini kalian semua pada pintar-pintar untuk mengulas sebuah permasalahan, apalagi sampe membawa ayat-ayat suci. Katanya islam itu indah dan damai. Apakah anda tidak malu pada diri sendiri?? Saya yang menjadi korban aza sudah memaafkan karena jelas Agama saya mengajarkan untuk saling memaafkan, apakah agama anda tidak mengajarkan hal itu?? Tuhan aza bisa memaafkan kaumnya yang salah, apalagi kita segelintir manusia yang merupakan ciptaaNYA tidakkah punya hati untuk saling memaafkan??

    Terina kasih dan salam damai selalu

  214. 219 dadang 30 Desember 2007 pukul 7:51 am

    kenapa harus ngebom bali ?
    apa karena milisi2 islam kita gagal waktu menghalau amerika cs menginvansi afganistan ? jadi cm berani membunuh kafir dinegri sendiri yg tidak punya niat u/ berperang ?

    jika saya mempunyai teman kafir apakah saya harus membunuhnya karena dia sama2 kafir seperti amerika cs ?

  215. 220 M. Sejuki 2 Januari 2008 pukul 9:52 am

    @Venoms

    Maaf, baru saja juga bisa on. Maklum sebagai manusia punya kesibukan-kesibukan lain.

    Oh ya, saya mencoba memberikan komen dari postingan anda mulai dari bawah. Anda memberikan attensi agar kami sesama muslim berhenti saling menghujat dan segera saling memaafkan. Atas attensi anda, kami ucapkan terima kasih. Dalam Islam, kami itu sudah biasa saling berbeda pendapat dan saya fikir itu adalah hal yang wajar. Hal seperti itu saya fikir juga sering dialami oleh ummat-ummat beragama yang lain.

    Setiap perbedaan pendapat tentu perlu diselesaikan dan cara yang terbaik adalah dengan cara dialog. Apabila tetap tidak ditemukan titik temu, ya sudah. Dalam Islam, apabila perbedaan pendapat diantara kami tidak ditemukan titik temu dan itu jarang terjadi apabila itu diangkat dalam bentuk dialog. Namun toh jika tidak juga ditemukan titik temu, kami tetap saling memaafkan dan kami akan mengembalikan semua itu kepada Allah SWT, karena semua kami masing-masing akan mempertanggung-jawabkan semuanya itu dihadapan Allah SWT kelak pada saatnya nanti.

    Terhadap opini anda tentang Islam yang menurut anda dulunya positif sekarang ada kesan berubah menjadi negatif setelah adanya peristiwa Bom Bali dan adanya kelakuan dari sebagian ummat Islam seperti FPI (Front Pembela Islam) dan mungkin beberapa postingan saya dan teman-teman yang sepaham dengan saya di atas. Itu menurut saya hal yang wajar, karena kesan selama ini terhadap Islam hanya ditinjau dari segi yang lembutnya saja. Jangankan anda, oraNg-orang Islam saja banyak yang berpandangan seperti anda tentang Islam. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jawaban yang pasti dari semua itu adalah karena “TIDAK MEMAHAMI ISLAM SECARA KAFFAH (MENYELURUH)”. Islam hanya dipandang dari segi yang lembutnya saja, yang biasanya diberikan dengan banyak komentar seperti ini :

    “Islam itu kan agama yang penuh kasih sayang, agama yang damai, agama yang tidak anarkis, agama yang sangat memperhatikan toleransi, agama yang sangat menghormati ideologi/pemeluk agama lain, agama yang rahmatan lil ‘aalamin, agama yang sangat menekankan kepada akhlaqul karimah (akhlaq mulia) karena memang Nabi Muhammad SAW diutus untuk menyempurnakan Akhlaq manusia, Islam itu agama yang bla… bla… bla… dst… dsb” (pokoknya yang serba lembut lah begitu)

    Opini di atas tidaklah salah karena memang Islam itu ya seperti itu. Pandangan tsb memang benar, tetapi belumlah lengkap karena pandangan tsb masih belum kaffah (menyeluruh). Selain lembut, Islam itu juga sekaligus keras (baca: TEGAS!!!). Kapan saatnya tegas, kapan saatnya tidak lembut? Itu ada aturan mainnya Mas lengkap dengan kondisi seperti apa Islam itu harus bersikap tegas yang jika tidak dilakukan justeru akan dipandang sebagai dosa yang besar di mata Allah SWT. Sampai di sini anda mungkin sudah bisa menganalisa dan meraba akan ke arah mana uraian saya selanjutnya.

    Saya ambil contoh, kalau seorang muslim katakanlah naik kereta. Kemudian pada salah satu gerbong yang kebetulan hanya diisi oleh dia (si Muslim itu) dan 4 orang lainnya terdiri dari seorang wanita muda cantik dan 3 orang pemuda brandalan yang kebetulan sedang mabuk/agak mabuk. Kemudian 3 orang pemuda tadi berniat akan memperkosa gadis muda cantik tadi dan sudah akan melakukannya. Si Muslim tadi “wajib” hukumnya melakukan mencegahan bahkan jika terpaksa dia boleh melakukan kekerasan dan dalam kondisi tertentu jika nyawanya terancam, dia bahkan dibenarkan untuk membunuh sekalipun. Hal seperti ini kan pada zaman sekarang jarang sekali kita jumpai. Yang ada malah sebaliknya, banyak orang termasuk di kalangan orang-orang muslim sendiri sudah banyak menjadi penakut karena sudah ditimpa sebagaimana digambarkan oleh Nabi Muhammad SAW 14 abad lebih yang lalu bahwa ummat beliau pada suatu saat nanti akan banyak ditimpa “AL WAHN”. Para sahabat beliau bertanya tentang al wahn tsb. Beliau mengatakan bahwa al wahn itu adalah “HUBBUDDUN-YAA WA QARAHIYATU AL MAUT” yang artinya “CINTA DUNIA TAKUT MATI”. Nah, pada kasus contoh di gerbong kereta tsb, jika si muslim tadi sudah ditimpa al wahn, dia bukannya turun tangan membela wanita muda yang akan diperkosa tsb, tetapi biasanya akan mengambil sikap diam bahkan mungkin malah takut sambil menggerutu dalam hati (“Salah sendiri lu wanita, udah tau diri cantik, ehhh malah sendirian naik kereta, malam-malam lagi. Dasar lu, rasain sendiri. Gue kagak mau deh bikin perkara ama tuh orang brandal. Mendingan gue diam pura-pura kagak tau dan cari selamet aja deh. Emangnye gue fikirin”). Nah tuh, kan kualat sekali. Silahkan semua kita merenunginya.
    Saya yakin anda sudah bisa memahami apa maksud saya tsb. Nantilah, sesuai janji saya sebelumnya saya akan mencuplik sebagian tulisan dari buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra di postingan ini juga yang MUI saja tidak jadi atau membatalkan untuk membedah secara terbuka buku tsb dengan penulisnya langsung, Imam Samudra.

    Ada apa ya, kok malah tidak jadi bedah bukunya?

    @dadang

    Pertanyaan anda tsb sebenarnya sudah terjawab pada uraian-uraian saya yang cukup panjang lebar pada postingan-postingan saya sebelum-sebelumnya. saya harap dari mulai awal Mas, sampai-sampai nama saya sempat dicatut sebanyak 3 kali. Silahkan anda simak secara seksama mulai dari awal supaya tidak kembali ke titik nol lagi. Oke?

    @All Khususnya yang Muslim

    Berikut saya cuplikkan beberapa bagian dari buku “AKU MELAWAN TERORIS” karya Imam Samudra.

    Saya cuplik dari halaman 108 sampai 114 (mungkin agak panjang, tetapi mudahan dapat memberikan gambaran lebih lanjut tentang kasus bom Bali) apakah termasuk jihad fii sabilillah ataukah teroris.
    Mari kita simak bersama-sama.

    =========================================================

    PENGERTIAN JIHAD

    - Dari segi bahasa (etimologi), secara simpel jihad berarti bersungguh-sungguh mencurahkan tenaga untuk mencapai satu tujuan. Dalam hal ini seseorang yang bersungguh-sungguh dalam mencari jejak bisa dikategorikan jihad.

    - Dari segi istilah, jihad berarti bersungguh-sungguh memperjuangkan hukum Allah, menda’wahkannya serta menegakkannya.

    - Dari segi Syar’i, jihad berarti berperang melawan kaum kafir yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Pengertian syar’i ini lebih dikenal dengan sebutan ‘jihad fii sabilillah’.

    Seingatku, ketiga definisi di atas telah menjadi ijma’ (konsensus) para ulama salafush shalih, terutama dari kalangan empat mazhab (Syafi’i, Hambali, Maliki, Hanafi). Jadi, tidak ada perselisihan pendapat pendefinisian jihad dalam hal ini.

    Mereka yang ingin mengkaji lebih mendalam tentang hal ini, dapat membaca buku berjudul Al-Jihaadu Sabiilunaa (Jihad Jalan Kami) karya Syaikh Abdul Baqi Ramdun. Juga Kitaabul Jihaad, karya Syaikh Ibnul Mubarak, atau Fii At-Tarbiyah Al-Jihaadiyah Wal-Binaa (Pendidikan dan Pembinaan Jihad) karya Syaikh Asy-Syahid Dr. Abdullah Azzam. Atau bisa juga buku-buku lain yang berhubungan dengan jihad serta ditulis oleh ulama-ulama yang berkompeten dan terlibat aktif dalam dunia jihad (Ulama ‘Aamiliin).

    Dalam kaitan dengan peristiwa bombing di Bali, pengertian ketiga (Jihaad fii sabiilillaah) lebih tepat dan pas untuk kita bahas dan analisis.
    Pada tataran tertentu ada semacam 2 (dua) kebingungan besar yang menjadi teka-teki peristiwa bom di Bali. KEBINGUNGAN PERTAMA adalah “adanya korban dari kalangan bangsa Indonesia sendiri khususnya kaum muslimin”. KEBINGUNGAN KEDUA adalah, “mengapa dilakukan di Bali?”

    Sekali lagi, ini bukan persoalan enteng yang bisa asal jawab. Harus ada dasar hukum yang jelas sebagai landasan sebelum beramal (al-’ilmu qablal ‘aamal), atau sebelum mengadakan aksi jihad tsb. Dua kebingungan besar akan kita analisa terlebih dahulu setelah mendapat penjelasan yang tegas; jihad atau bukan, peristiwa 12 Oktober 2002 tsb?

    BOM BALI = JIHAAD FII SABIILILLAAH

    Berdasarkan niat atau rencana target, jelas bom Bali merupakan jihaad fii sabiilillaah, karena yang jadi sasaran utama adalah bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya. Ini menjadi semakin jelas dengan adanya pembantaian massal terhadap ummat Islam di Afghanistan pada bulan Ramadhan tahun 2001 yang disaksikan oleh hampir seluruh ummat manusia di segala penjuru bumi. Bangsa-bangsa penjajah pembantai kaum lemah dan bayi-bayi tak berdosa itulah yang disebut kaum musyrikin (kaum kafir) yang berhak diperangi sebagaimana tersebut dalam firman Allah,

    “….dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa” (At Taubah: 36)

    ‘SIPIL’ BANGSA-BANGSA PENJAJAH JADI SASARAN?

    Telah menjadi pengetahuan umum, bahwa Amerika, Australia, Singapura, Thailand dan beberapa negara lainnya memiliterisasi rakyat sipil. Jadi omong kosong kalau dikatakan bahwa turis dari bangsa-bangsa tersebut yang melancong ke Indonesia dianggap sebagai warga sipil. Apalagi beberapa bulan sebelum 12 Oktober 2002, Amerika telah gembar-gembor tentang kondisi di Indonesia. Hal ini tentu menjadi momok yang menakutkan bagi ‘warga sipil’. Dus, ‘warga sipil bangsa manapun tidak punya keberanian untuk melancong ke Indonesia yang telah diramaikan oleh kasus bom di beberapa kota. Logikanya, orang yang berani datang ke kancah bom pada umumnya bukan terdiri dari warga sipil, termasuk bangsa-bangsa penjajah seperti Amerika dan sekutunya.

    Jadi, si John Howard sesaat setelah attack 12 Oktober 2002 yang menyatakan bahwa ‘ratusan rakyat sipil’ Australia telah menjadi korban ‘teroris’ di Bali, pada hakekatnya adalah jeritan drakula monster berdasi yang telah memutar-balikkan fakta demi memperoleh simpati dari bangsa-bangsa lain.

    Iktikad di atas barangkali masih dianggap sebagai ‘asumsi ngambang’ yang belum bisa diterima sepenuhnya. Penjelasan tentang hal tersebut perlu diberikan untuk mementahkan tuduhan bahwa operasi jihad di Bali pada 12 Oktober 2002 murni ditujukan kepada rakyat sipil seperti yang digembar-gemborkan si John Howard.

    Selain itu, penjelasan tsb juga diperlukan untuk mengimbangi dakwaan bahwa warga Australia yang tewas di Bali adalah sebagai inocent alias rakyat yang tidak tahu-menahu tentang urusan perang, alias rakyat tak berdosa, seperti juga dinyanyikan oleh si Bush. Si Bush dan si John Howard barangkali ingin mengatakan, “Kalau mau memerangi kami, ya jangan rakyat sipilnya dong, perangi saja tentaranya itu baru gentle!”

    Konyolnya, ada ulama dari kalangan kaum muslimin yang termakan celotehan vampire-vampire tersebut sehingga dengan seenaknya berfatwa, “Apa pun alasannya, Islam mengutuk tindakan tersebut. Islam tidak membenarkan memerangi warga sipil dari bangsa dan agama apapun!”

    Ucapan senada terdengar pula ketika terjadi operasi jihad WTC dan Pentagon pada 11 September 2001. Lalu ulama-ulama yang tak pernah angkat senjata dan tak pernah berjihad itu, yang kehidupan mereka dipenuhi dengan suasana comfortable (serba nyaman), segera menjilat penjajah Amerika dan mencari muka sambil ketakutan dituduh sebagai ‘teroris’ dengan mengeluarkan ‘fatwa’ agar kaum muslimin mendonor darah bagi korban tragedi WTC dan Pentagon, sekalipun korbannya jelas-jelas bangsa kafir penjajah. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan kondisi pada 12 Oktober 2002.

    Yang paling ironis, menjengkelkan dan menjijikkan adalah bahwa ‘ulama-ulama’ itu tidak berbuat hal-hal yang sama tatkala ratusan ribu ummat Islam dibantai oleh Amerika dan sekutunya. Tidak ada sepatah kritik pun yang keluar dari mulut mereka demi menghentikan kebiadaban kafir Amerika dan sekutunya, apalagi ‘fatwa’ untuk mendonor darah. Mata dan telinga mereka sesungguhnya melihat dan mendengar tragedi menyayat hati yang diderita ummat Islam itu, tetapi bibir mereka bungkam sejuta bahasa. Hati mereka terbalik sudah, lebih takut kepada manusia bernama kafir Amerika dan sekutunya ketimbang takut kepada Allah dan membela saudara mereka seiman dan seaqidah.

    BOLEHKAH MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA ‘PENJAJAH’?

    Bangsa yang paling brengsek, licik, bejat dan amoral dalam memblow-up isu sipil adalah bangsa Israel. Ketika mujahid dan anak-anak kecil intifadhah membalas serangan tentara Israel, diisukan bahwa Palestina menyerang sipil Israel. Sebaliknya ketika tentara bangsa keturunan monyet itu menghancurkan ribuan penduduk Palestina dan memusnahkan segala infra struktur mereka, Yahudi terkutuk itu melarang media massa apapun untuk menyiarkan kebinatangan mereka.

    Trik kotor, curang, culas, licik, pengecut ini kemudian diikuti oleh si Bush ketika terjadi attack terhadap WTC dan Pentagon. Begitu juga si John Howard melakukan hal yang sama ketika terjadi peristiwa 12 Oktober 2002. Taruhlah bahwa memang yang tewas pada peristiwa bom Bali adalah rakyat sipil dari bangsa-bangsa penjajah alias drakula itu, secara hukum bolehkah mereka diperangi?

    Limabelas abad lebih yang lalu, Islam telah menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, baik secara eksplisit maupun implisit. Ini terdapat dalam Al Qur’an dan Sunnah yang kemudian diterangkan dalam bentuk Fatwa ataupun ijtihad oleh ulama yang berkompeten dalam bidangnya.

    Namun sebelum merujuk kepada nash-nash syar’i, ada baiknya kita membuat perbandingan dan pertanyaan sederhana terhadap beberapa peristiwa pembantaian sipil muslim yang dilakukan oleh penjajah Amerika dan konco-konconya di beberapa negara Muslim.

    1. Pada Tahun 1991 Amerika melalui PBB telah meng-embargo Irak dengan alasan yang sama sekali tidak masuk akal dan tidak bisa diterima dengan akal sehat. Ini mengakibatkan kematian lebih 600.000 bayi di Irak. Angka ini kemudian berkembang menjadi 1,5 juta bayi menjadi korban (Jakarta Post, 4 Desember 2002).

    2. Dalam periode kepemimpinan Taliban (1994-2001), Amerika meng-embargo Afghanistan melalui trik PBB dengan alasan yang juga tidak mungkin bisa diterima oleh akal waras manusia. Ribuan sipil Afghanistan kembali menjadi korban. Dunia bungkam.

    3. Ratusan ribu sipil Palestina dibantai oleh Israel dengan restu dari Pentagon. Amerika juga membantu peralatan perang sekaligus finansial. Kebiadaban telanjang itu disaksikan oleh seluruh penjuru dunia. Dunia tetap bungkam.

    4. Pasca WTC dan Pentagon 2001, salibis Amerika dan bala tentara sekutunya mementaskan kebrutalan dan kebiadaban sangat luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh Amerika yang di hatinya penuh dendam dan permusuhan abadi.

    Situs http://www.khurasan.com menyebut angka 200.000 jiwa dari kalangan sipil Afghanistan yang tewas akibat dijatuhi ribuan ton bom bangsa-bangsa penjajah itu. Dunia tahu bahwa semua yang jadi sasaran itu adalah murni rakyat sipil muslim.

    Amerika sengaja meng-ekspose WTC secara berlebih-lebihan. Sebaliknya mereka menihilkan serangan terhadap Pentagon pada hari, bulan dan tanggal, serta tahun yang sama. Mengapa?

    Di satu sisi mereka menderita ‘hilang muka’ yang luar biasa karena markas militer yang menjadi mitos terhebat dan terampuh serta tercanggih di dunia itu akhirnya jebol oleh serangan yang tak terdeteksi sama sekali. Secara praktis kepercayaan dunia terhadap sistem pertahanan Amerika menjadi anjlok alias runtuh sama sekali.

    Karena itulah mereka sengaja menutupi rasa malu mereka dengan meng-ekspose berita WTC melebihi data sebenarnya. Tujuannya adalah untuk membentuk opini bahwa korban di WTC adalah ’sipil’ yang tidak pantas dibunuh. Karenanya, pelakunya harus dihukum oleh pengadilan Internaional. Setelah sebelumnya mereka bersungut-sungut merasa diri sebagai Polisi Dunia, pasca tragedi WTC secara tiba-tiba mereka berubah menjadi Hakim Dunia, sehingga dengan seenak perutnya sendiri, mereka menggelar operasi pembantaian berjudul infinitive justice (perang salib).

    Dari sekian pentas keangkuhan dan kebrutalan yang dipamerkan para penjajah itu, Amerika dan sekutunya dengan jelas meninggalkan pesan telanjang dan berkata:

    1. Kami adalah kebenaran, dan selain kami adalah salah.

    2. Hanya kami yang boleh membunuh dan memerangi siapa pun, bangsa mana pun, yang kami anggap salah.

    3. Mereka yang melawan kami adalah teroris dan wajib kami perangi bersama seluruh bangsa dunia yang “berperadaban”.

    4. Apapun yang kami lakukan adalah atas dasar “kebenaran, keadilan dan peradaban”.

    5. Kami boleh, sah, dan dibenarkan membunuh warga sipil terutama Muslim di mana pun dan kapan pun kami suka dan mau. Sedangkan warga sipil kami tidak boleh dibunuh atau diperangi.

    6. Memerangi warga sipil kami dalam bentuk apapun adalah dilakukan oleh ‘teroris’ dan bangsa yang tak berperadaban.

    Wahai siapa saja yang bisa mendengar, bangsa muslim telah dianggap binatang. Darah dan nyawa mereka sama sekali tiada harga. Ada di sana, seorang drakula berjubah putih. Di depannya ada seekor kambing tak berdaya yang telah diikat empat kakinya. Kambing mati disembelih si drakula. Jubah drakula terpercik darah kambing. Tiba giliran kambing yang lain, sang kambing melawan dan meronta. Apa kata si drakula? “Kambing ini biadab! Kambing ini teroris! Lihatlah jubahku penuh darah!”

    Jadi, perlawanan bangsa-bangsa muslim atas penindasan yang telah dilakukan oleh Amerika dan sekutunya adalah TINDAKAN TERORIS. Aturan siapa itu? Undang-undang siapa itu? Anehnya, dunia membisu dan setuju atas semua kecurangan dan ketidak-adilan ini. Tidak sedikit dari kalangan muslim yang ikut latah dengan tindakan biadab Amerika itu.

    Sungguh, semua kejahatan dan kezhaliman para penjajah itu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ummat Islam harus bangkit melawan mereka dengan segala daya dan upaya. Perlawanan yang disyari’atkan oleh Islam adalah dengan cara jihad.

    Maka, bom Bali adalah satu bentuk jawaban yang dilakukan oleh segelintir kaum muslimin yang sadar dan mengerti akan arti sebuah pembelaan dan harga diri kaum muslimin. Bom Bali adalah satu diantara perlawanan yang ditujukan terhadap penjajah Amerika dan sekutunya. Bom Bali adalah salah satu jihad yang harus dilakukan, sekalipun oleh segelintir kaum muslimin.

    (Cuplikan buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra saya lanjutkan lagi pada halaman 116-118)

    MEMERANGI SIPIL BANGSA-BANGSA PENJAJAH SEBAGAI TINDAKAN SETIMPAL DAN ADIL

    Akan tetapi, yang terjadi adalah bangsa-bangsa penjajah itu telah, sedang, dan akan terus membantai warga sipil bangsa-bangsa muslim. Akan tetapi Amerika dan sekutunya telah melampaui batas.
    Allah Maha Suci, Allah Maha Benar! Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya diperlakukan curang oleh kaum kafir. Perang dibalas perang, darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, pelampauan batas dibalas dengan setimpal.

    “Barang siapa melampaui batas terhadap kamu, maka balaslah serangan mereka seimbang dengan yang mereka lakukan terhadap kamu….” (Al-Baqarah: 194).

    Maka memerangi warga sipil (kalau memang benar sipil) dari bangsa-bangsa penjajah adalah tindakan yang wajar dilakukan demi keseimbangan dan keadilan. Darah dibalas darah, nyawa dibalas nyawa, dan … sipil dibalas sipil! Itulah keseimbangan dan itulah keadilan.

    “Dan jika kamu mengadakan pembalasan, maka balaslah dengan balasan yang setimpal dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu ….” (An-Nahl: 126).

    Dengan demikian jelaslah sudah, bahwa ’sipil’ bangsa-bangsa penjajah, yang pada asalnya tidak boleh diperangi, berubah menjadi boleh diperangi karena adanya tindakan yang melampaui batas, yaitu pembantaian atas warga sipil yang dilakukan oleh bangsa penjajah.
    Dengan demikian tercapailah keseimbangan hukum dalam perlawanan. Dan dengan demikian, jihad bom Bali tidak dilakukan secara asal-asalan dan serampangan.

    Di belakang semua peristiwa itu, berdiri hukum-hukum dan pertimbangan yang didasarkan atas Al-Qur’an dan As-Sunnah. Lengkap dengan tafsir dan fatwa dari beberapa ulama yang berkompeten akan hal ini. Bom Bali hanyalah setitik reaksi terhadap sekian banyak aksi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa penjajah bernama Amerika dan sekutunya terhadap ummat Islam di seluruh dunia.

    Perang memang kejam, perang memang mengerikan, perang memang menyakitkan dan perang memang menakutkan. Tetapi, akan tetapi ….. membiarkan kekejaman bangsa-bangsa penjajah terhadap bangsa-bangsa muslim adalah ‘LEBIH KEJAM’. Membiarkan kengerian, ketakutan dan kesakitan yang terus menimpa kaum muslimin akibat kebiadaban drakula-drakula monster itu adalah juga (bahkan malah) ‘LEBIH KEJAM LAGI’.

    Kebiadaban barbarian seperti itu (apalagi main keroyokan) hanya lazim dilakukan oleh kaum musyrik dengan segala kesyirikannya. Kesyirikan itulah yang disebut fitnah. Dan ketahuilah bahwa fitnah yang dilakukan oleh para agresor itu adalah ‘lebih kejam’ dari peperangan biasa. Karenanya Allah mewajibkan perang.
    Demi keseimbangan, demi pertahanan, demi pembelaan diri, dan demi keadilan serta kemuliaan, Allah mewajibkan perang.

    “Telah diwajibkan berperang kepadamu, padahal perang itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah: 216).

    =========================================================

    Demikian, segelintir tulisan dari Imam Samudra dalam bukunya ‘AKU MELAWAN TERORIS’. Buku ini berjumlah sebanyak 279 halaman. Yang saya cuplik hanya segelintir saja. Namun dari yang segelintir ini sebenarnya semua kita sudah bisa menyimpulkan bagaimana peristiwa bom Bali ditinjau dari sudut pandang syar’i apakah termasuk jihad fii sabiilillaah ataukah terorisme. Silahkan kalian semua untuk menyimpulkannya sendiri-sendiri. Yang pro dan yang kontra apalagi yang menghujat (khusus bagi yang muslim), semua kita nanti akan mempertanggung-jawabkannya kelak di hadapan Allah Yang Maha Tahu lagi Maha Perkasa. Alangkah baiknya lagi jika kawan-kawan semua (termasuk yang punya blog ini, Mas Wadehel) mempunyai buku tersebut dan mau membaca dan menghayatinya secara seksama dan dengan penuh kejujuran.

    Bagi yang non muslim, kiranya dapat memakluminya. Kalian juga berhak untuk pro dan kontra karena pro dan kontra adalah dinamika kita hidup di alam dunia ini. Dan itu adalah wajar. Namun perlu diingat bahwa kebiadaban, keculasan, kekejaman, pembantaian sipil (bahkan dengan cara keroyokan) yang tak tanggung-tanggung yang telah dilakukan drakula vampire bin monster bangsa Israel dan Amerika Cs adalah bukan hanya masalah kaum muslimin semata, tetapi sudah menjadi masalah kemanusiaan dan pelanggaran HAM yang sangat luar biasa biadabnya di abad ini.

    Apakah semua kita tidak mau merenung dan berfikir, wahai saudara-saudaraku yang masih punya hati?

  216. 221 Bunuh_AliranSesat 2 Januari 2008 pukul 3:51 pm

    tindakan membabi buta amrozi dengan bom balinya jelas bertentangan dengan kemuliaan islam,

    islam mengajarkan kemuliaan bukan sikap psikopat dan membabi buta yang ditunjukkan oleh bom amrozi

    islam mengajarkan untuk umatnya dapat bertindak tegas dan membedakan yang keji dan yang baik

    islam mengajarkan untuk tidak membiarkan tindakan keji dan merubahnya dengan tegas

    melalui tulisan ini saya berkewajiban (fardhu kifayah) untuk mengingatkan amrozi dan pengikutnya bahwa tindakan kejinya sangat bertentangan dengan kemuliaan islam

    selain mengingatkan, umat islam wajib bertindak tegas sesuai dengan hukum islam seperti yang dicontohkan dizaman nabi bagaimana nabiullah muhammad SAW menghukum tegas dengan memerangi musailamah al kazab yaitu orang yang mengaku islam tapi merusak islam dengan mengakali pemikiran masyarakat dengan memelintir ajaran islam.

    karena tindakannya tergolong memerangi islam dan membuat kerusakan serius, maka setelah terlebih dahulu mengajak untuk bertaubat, dan ditolak, maka rasululullah bertindak tegas untuk menghukum dengan memerangi muslaimah dan musalimah menemui ajalnya dalam kekafiran.

    amrozi dan pengikutnya seperti di blog ini sudah diingatkan, jika tidak mau bertaubat, maka wajib diperangi sampai menemui ajalnya seperti musailamah al kazab.

    subhanallah…maha suci 4JJI, dari kesesatan yang merusak…Allahuakbar…Allahuakbar

  217. 222 JagaKemuliaan_islam 2 Januari 2008 pukul 4:24 pm

    amrozi dan yang menuhankannya di blog ini seperti sejuki cs pemikirannya ngawur dan sesat, bikin malu islam saja, ga jauh beda dengan penjabat negara dan DPR yang mengaku islam tapi korupsi dan kongkalingkong, sehingga negara dan agama islam dirusak citranya

    amrozi dan sejuki berpikiran kalau amerika membunuh 1 orang islam lalu mereka membalas dengan membunuh 1 orang amerika, seperti yang dilakukan amrozi di bali, padahal yang mereka bunuh adalah non islam yang membantu, seperti ilmuan yang bekerja di universitas di indonesia. pekerja non muslm yang membimbing muslim dalam bekerja di proyek-proyek, dll.

    keluarga non muslim BAHKAN MUSLIM SENDIRIpun yang sedang lewat di depan hotel mariot pun dibunuh oleh bom amrozi , sungguh tindakan yang brutal dan binatang pun tidak pernah melakukannya

    jelas banget bahwa sikap seperti itu tidak ada dalam islam. islam bahkan menentangnya.

    dalam islam ada ajaran qishas bunuh balas bunuh atau serang balas serang dengan setimpal) hanya kepada non muslim yang menyerang dan mengganggu, sedangkan terhadap non islam yang tidak menyerang/mengganggu, islam menghormati hak-hak mereka termasuk hak untuk hidup.

    alangkah indah hidup di bawah naungan islam

    alangkah nista perbuatan amrozi dan pengikutnya di blog ini sejuki cs yang merusak citra islam dan menghancurkan citra islam.

  218. 223 M. Sejuki 2 Januari 2008 pukul 6:59 pm

    @Bunuh_AliranSesat

    Anda menulis:

    ^^^selain mengingatkan, umat islam wajib bertindak tegas sesuai dengan hukum islam seperti yang dicontohkan dizaman nabi bagaimana nabiullah muhammad SAW menghukum tegas dengan memerangi musailamah al kazab yaitu orang yang mengaku islam tapi merusak islam dengan mengakali pemikiran masyarakat dengan memelintir ajaran islam.

    karena tindakannya tergolong memerangi islam dan membuat kerusakan serius, maka setelah terlebih dahulu mengajak untuk bertaubat, dan ditolak, maka rasululullah bertindak tegas untuk menghukum dengan memerangi muslaimah dan musalimah menemui ajalnya dalam kekafiran.^^^

    Komen saya :

    Anda tau apa sih tentang Musailamah Al Kadzdzab (bukan Kazab)? Dia itu mengaku Nabi dan menentang Rasulullah. Wajar dong dia harus diperangi. Nulis nama saja anda itu keliru. Saya curiga terhadap kemusliman anda. Banyak contoh orang yang mengaku-ngaku muslim padahal bukan. Apa misinya? Misinya ingin mengadu domba diantara kami sesama muslim. Anda saya lihat punya ‘bakat’ untuk itu. Atau anda benar orang yang saya maksud (penyusup) yang berpura-pura Islam? Baca sejarah Islam yang benar bung! Jangan asal cuap yang justeru bertendensi menyesatkan.

    Cara berdebat bukan seperti itu bung! Sanggah dong argumentasi Imam Samudra di atas juga dengan memakai dalil. Jangan cuma taunya caci-maki melulu.

    @JagaKemuliaan_islam

    Anda menulis :

    ^^^dalam islam ada ajaran qishas bunuh balas bunuh atau serang balas serang dengan setimpal) hanya kepada non muslim yang menyerang dan mengganggu, sedangkan terhadap non islam yang tidak menyerang/mengganggu, islam menghormati hak-hak mereka termasuk hak untuk hidup.^^^

    Komen saya :

    Saya tanya balik kepada anda.

    Apakah ratusan ribu rakyat sipil Afghanistan dan Iraq termasuk para wanita, bayi-bayi tidak berdosa, para orang tua yang tidak tau apa-apa dll telah mengganggu apalagi memerangi Amerika dan konco-konconya yang pengecut itu? Apakah hak hidup mereka juga tidak dihormati???????? Apa hak Amerika dan begundal-begundalnya menyerang dan membombardir negara lain dan menghancurkan infra strukturnya yang telah dibangun puluhan bahkan ratusan tahun? Apa hak mereka? Apa hak mereka masih bercokol di sana bahkan dengan tanpa malu mencuri minyak-minyak kaum muslimin di sana? Kenapa mereka kok malah tidak anda hujat? Di mana kalimat anda yang selalu suka sok berbicara keadilan? Begitukah cara anda menjaga kemuliaan Islam sesuai dengan nama blogger anda? Apa bukan anda yang telah merusak citra Islam? Munafik, sungguh anda itu telah bersikap munafik. Na’uudzubillahi min dzalik.

    Jawab! Jangan sok berbicara hak bung!

    (Saya juga curiga kepada anda. Jangan-jangan anda ini juga penyusup yang sengaja mengaku-ngaku Islam padahal tujuannya untuk mengadu domba Islam dari dalam).

  219. 224 Mihael "D.B." Ellinsworth 2 Januari 2008 pukul 7:39 pm

    Sementara ini, saya yakin, sepertinya ada pengurus salah satu artikel wadehel yang sah. :lol:

  220. 225 M. Sejuki 2 Januari 2008 pukul 9:16 pm

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth

    Saya juga berfikir kurang lebih sama dengan anda.

    Apa kabar Mas Mihael? Lama tak ketemu nih. Hehehe…

    Gimana kabar blog anda?

  221. 226 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 12:58 pm

    amrozi dan yang menuhankannya di blog ini seperti sejuki cs pemikirannya ngawur dan sesat, bikin malu islam saja, ga jauh beda dengan penjabat negara dan DPR yang mengaku islam tapi korupsi dan kongkalingkong, sehingga negara dan agama islam dirusak citranya

  222. 227 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 1:01 pm

    jagalah kemuliaan islam dengan tindakan yang islami dan sesuai dengan kaidah hukum islam

    bom bali amrozi dan imam samudera jelas merupakan tindakan brutal dan tidak islami

    amrozi dan imam samudera jelas diperalat oleh yahudi dan amerika untuk menghancurkan citra islam.

  223. 228 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 1:06 pm

    untuk non muslim…

    ga usah takut dan cemas

    islam menhargai hak anda untuk hidup

    selama anda tidak mengganggu dan menyerang muslim

    dalam islam tidak dikenal balas dendam membabi buta seperti yang dilakukan oleh amrozi cs dengan bom bali

    islam rahmatan lil alamin

  224. 229 JagaKemuliaan_Islam 3 Januari 2008 pukul 1:33 pm

    about amrozi…..

    …… bapaknya bernama Nur Hasyim, yang selama 32 tahun bekerja sebagai carik (sekretaris desa). Sebuah jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj. Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan. Di saat teman-teman sekolahnya paling banter bisa mengendarai sepeda ke sekolah, ia mengendarai sepeda motor. Selain itu, ia suka memelihara rambut gondrong, lebih sering nongkrong di warung kopi dibanding mengaji di masjid. Ini yang mungkin membuatnya drop out dari Madrasah Aliyah ketika di kelas dua. Ia hobi menembak burung bersama Qomaruddin– pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

    latarbelakang hidup amrozi seperti tsb diatas sangat memungkinkan amrozi mudah dipengaruhi oleh pemikiran sesat
    dan “cuci otak” yang dilakukan oleh orang-orang cerdas seperti zionis dan amerika.

    untuk MISI menhancurkan citra islam

    kalau citra islam sudah hancur…

    diharapkan umat islam makin jauh dari islam

    misi menjauhkan umat dari islam lainnya:
    - media televisi indonesia yang dikuasai yahudi, sinetron cinta-cintaan, kekerasan, tayangan perzinahan, dll
    - korupsi oleh penjabat dengan bertamengkan agama
    - yang mengerikan justru “perang pemikiran/ghazwul Fikri” yang diluncurkan amrika serikat dan yahudi melalui memfitnah umat islam dan merusak citra islam melalui sandiwara manis kaki tangannya yaitu amrozi dkk.

    subhannaallah mahasuci dan maha benar allah.

  225. 230 M. Sejuki 3 Januari 2008 pukul 5:39 pm

    @JagaKemuliaan_Islam

    Anda dari kemarin komennya itu-ituuuuuuu mulu.

    Apa hubungannya dengan media TV, sinetron cinta-cintaan, korupsi dll dengan Amrozi Cs? Itu gue setuju akan merusak citra Islam, tapi keluar dari jalur diskusi di sini. Anda ini suka ngelantur kemana-mana ya? Bikin gue geli aja.

    Eh Mas, lu ngebaca kagak postingan beberapa halaman buku ‘AKU MELAWAN TERORIS’ karya Imam Samudra yang gue kutip di atas. Kritisi dong bagian-bagian apa itu jihad, apa yang melatar belakangi tragedi bom Bali, dasar hukum maupun lokiga apa yang digunakan oleh Imam Samudra dll. Kalau anda tidak setuju, apa alasannya. Jangan dilarikan kemana-mana. Fokus saja Mas. Anda bisa berdiskusi tidak? Kalau kagak bisa, ya jangan nulis di sini dong. Kan memalukan. Saya aja merasa malu tuh. Kok ada orang berdiskusinya kayak begini? Hehehe…

    Anak kecil aja bisa nulis sambil marah-marah seperti anda.
    Untuk selanjutnya, kalau komen yang nyambung Mas. Malu tuh dibaca ama Cucunya_Amrozi. Hehehe………..

    Untuk saudaraku non Muslim terutama yang seiman dengan si Vampire George W Bush dkk khususnya yang warga negara Indonesia, tidak perlu khawatir. Insya Allah aman, karena kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak memusuhi anda. Sasaran mereka hanya sipil bangsa musuh saja (Amerika Cs) sebagai balasan setimpal dari sipil muslim yang dibantai dengan tanpa berpri-kebinatangan sama sekali.

  226. 231 M. Sejuki 3 Januari 2008 pukul 6:04 pm

    @All

    Amerika Cs: Amrozi dkk adalah ‘TERORIS’.

    JagaKemuliaan_Islam: Amrozi Cs adalah ‘TERORIS’.

    M. Sejuki dkk: Amrozi Cs adalah ‘BUKAN TERORIS’.

    Berarti:

    JagaKemuliaan_Islam = Amerika Cs

    M. Sejuki dkk tidak = Amerika Cs dan JagaKemuliaan_Islam

    Benar kan rumusnya? Ha… ha… ha… kena lu.

    Dari rumus tsb, telah terbukti sekarang siapa yang benar-benar antek-anteknya Amerika Cs.

  227. 232 venoms 4 Januari 2008 pukul 10:03 am

    @JagaKemuliaan_Islam

    untuk non muslim…
    ga usah takut dan cemas
    islam menhargai hak anda untuk hidup
    selama anda tidak mengganggu dan menyerang muslim
    dalam islam tidak dikenal balas dendam membabi buta seperti yang dilakukan oleh amrozi cs dengan bom bali
    islam rahmatan lil alamin

    @Sejuki

    Untuk saudaraku non Muslim terutama yang seiman dengan si Vampire George W Bush dkk khususnya yang warga negara Indonesia, tidak perlu khawatir. Insya Allah aman, karena kelompok Imam Samudra dan Amrozi Cs tidak memusuhi anda. Sasaran mereka hanya sipil bangsa musuh saja (Amerika Cs) sebagai balasan setimpal dari sipil muslim yang dibantai dengan tanpa berpri-kebinatangan sama sekali.

    Saya disini jadi geli melihat postingan kalian disini, kenapa saya mesti takut dan khawatir?? atas dasar apa?? disini seakan kalian meremehkan orang non muslim, mentang-mentang kita kaum minoritas yang bisa seenaknya untuk dibantai!!! jangan berpendapat yang aneh-aneh yang bisa membuat masayarakat Bali jadi salah pengertian disini kita sudah hidup damai dan saling menghargai jangan ganggu kedamaina itu

  228. 233 M. Sejuki 4 Januari 2008 pukul 10:50 pm

    Sorry, belakangan saya banyak kesibukan sehingga tidak dapat selalu on.

    @Venoms

    Maaf Mas Venoms. Saya pribadi tidak ada sedikitpun bermaksud meremehkan saudara-saudara non muslim apalagi bermaksud mentang-mentang mayoritas lalu bisa berbuat seena